DARAH

DARAH
bab 130


__ADS_3

Ji Sang meminta Ri Ta untuk berfokus pada pekerjaan tanpa harus memikirkan soal ini. Ri Ta menolak, sebab dirinya akan berumur panjang. Setidaknya itu yang dikatakan peramal padanya dan Eun Soo. Peramal juga memberitahu bahwa dirinya akan menikah paling lama setahun ke depan. Di samping itu, dia mengaku juga ingin melindungi RS Taemin peninggalan Bapaknya. Karenanya, tak lagi ada perasaan takut di dalam hatinya.


Ji Sang terdiam mendengar penjelasan Ri Ta. “Berhentilah berwajah masam!” tukas Ri Ta, kemudian mengecup pipi Ji Sang.


Salah seorang minion Jae Wook bertanya kenapa Ga Yun ingin mengetahui tentang In Ho? Ga Yun menjawab hanya ingin memastikan apakah dirinya benar-benar bisa percaya pada sang ilmuwan. Dia kemudian mengakses data In Ho dan menemukan fakta bahwa In Ho adalah biokimiawan yang telah membunuh banyak orang tanpa penyesalan.

__ADS_1


Jae Wook merenungkan kata-kata minionnya yang menyebutkan bahwa tak ada yang mengira kalau Ji Sang akan kembali ke apartemennya. Dia meletakkan kecurigaannya pada Ga Yun sebagai orang yang memberitahu Ji Sang – setelah mencekik Ga Yun, dia mengangkat telpon dan memerintahkan untuk melakukan apapun yang diperlukan terhadap Hyun Woo.


Ji Sang mengecek pasiennya yang bernama Park Sun Kil. Sang pasien menyatakan bahwa tidurnya sangatlah nyenyak semalam. Ji Sang menanyakan apa ada orang yang memberinya obat? Pasien tidak tahu. Karena itulah, Ji Sang keluar untuk mengecek di dalam data apa pasien diberi obat. Ternyata tidak. Ga Yun muncul. Ji Sang curiga setelah teringat ucapan Ga Yun sebelumnya.


Kyung In menonton rekaman CCTV di parkiran apartemen Jae Wook. Dia menemukan fakta bahwa terlihat seorang pria yang sama, yang membawa mobil Hye Ri ke tempat parkir semula.

__ADS_1


Di saat bersamaan, Jae Wook juga tengah melihat rekaman CCTV ketika Presdir Yoo keluar dari ruang tim pengembang obat baru. Dia pun mengkonfirmasi mengenai hal ini pada In Ho, yang mengaku tidak melaporkan pertemuannya dengan Presdir Yoo karena dinilai tidak penting. In Ho juga berbohong bahwa Presdir Yoo datang untuk membicarakan tentang Asosiasi Direktur.


“Oiya, dia juga ingin tahu mengenai perkembangan obat baru dan berharap kita bisa berhasil secepatnya,” jelas In Ho menambah kebohongannya. Padahal malam itu, In Ho menyuntik Presdir Yoo dengan vaksin yang belum selesai diteliti.


Ri Ta coba menghubungi Sekretaris Presdir Yoo untuk menanyakan alasan kenapa HP pamannya dimatikan? Dalam penjelasannya, Sekretaris menyebutkan bahwa Presdir Yoo tidak ingin diganggu dulu sebab ingin tetirah selama beberapa hari ke depan. Ri Ta berpesan pada Sekretaris untuk menghubunginya bila memang ada sesuatu yang salah.

__ADS_1


Eun Soo menemukan pangkal masalah kenapa VTH-01 tak bisa dinetralkan. Dia menilai fokus penelitian berada di wilayah yang salah. “Jadi, kita sebaiknya memfokuskan diri pada sel induk.” Ji Tae mengerti apa yang dimaksud Eun Soo. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari perubahan bentuk di dalam sel-sel induk.


Ketika berada di ruang istirahat hanya berdua bersama Ga Yun, Ji Sang yang merasa curiga menanyainya tentang apa yang musti dilakukan terhadap dua pasien. Ga Yun ingat betul apa yang harus dilakukannya – sesuai pesan Ji Sang sebelumnya. Meski begitu, dia masih belum bertanya lebih jauh.


__ADS_2