
Ji Sang memberikan pelukan besar pada Ri Ta yang telah berepot-repot ria membuatnya.
Ga Yun sedang duduk di ruangannya ketika Jae Wook masuk dan menyarankan perbaikan hubungan. Syaratnya: Ga Yun benar-benar membunuh Ri Ta kali ini. Ga Yun tak bergeming dan menegaskan pikirannya tetaplah sama, tak ingin membunuh Ri Ta. Dengan enteng Jae Wook mengatakan sebagai gantinya maka Na Jung yang akan mati.
Eun Seol dan Ji Tae berdiskusi tentang darah Ji Sang yang sangat berbeda dari orang yang terinfeksi. Mereka menarik kesimpulan Ji Sang adalah mutasi. Eun Seol mengaku sempat membaca bahwa dua orang yang terinfeksi tak bisa punya anak, kecuali Ji Sang. Itulah sebabnya VTH-16 terus mengalami kegagalan.
__ADS_1
Ji Tae memerintahkan Eun Seol mengemail beberapa berkas pada Hyun Woo. Tapi, Eun Seol memutuskan datang menemuinya, lebih pribadi katanya, aih aih...
In Ho telah tertangkap dan diseret dua minion ke markas Jae Wook. Dia meminta maaf karena telah ceroboh berpikir. Chul Hoon menendangnya dan menghajarnya habis-habisan, tapi Jae Wook memintanya berhenti. Jae Wook bertanya, “Aku penasaran apa psikopat pernah bertobat?” Mendadak mata hijau In Ho muncul.
Hyun Woo dan Eun Seol berdiskusi bareng sambil saling menggoda. Setelah sepakat tentang diskusinya, Eun Seol mengaku harus pergi. Itu membuat Hyun Woo sedikit kecewa. Dia menanyakan apa rencana Eun Seol? Eun Seol hanya mengaku bahwa dirinya mau pulang untuk menonton acara tv sambil minum b*r. Hyun Woo menyuruhnya nonton di tempatnya saja. Eun Seol, “Call!
__ADS_1
Ri Ta berlanjut ke pertanyaan terakhir “Jika bisa mati, apa yang akan kau lakukan sebelum mati?” Dia menatap Ji Sang untuk kemudian mendekat dan mengusap rambutnya. Dalam hati, dia bergumam, “Aku tak suka, mengubahnya, jawabanmu atas pertanyaan ke-100...”
Eun Seol dan Hyun Woo minum bersama sambil makan kacang. Dia bertanya kapan Hyun Woo bertemu dengan Ji Sang? Hyun Woo menjawab enam tahun silam, ketika dirinya mengunggah tesisnya mengenai virus vampir di situs ilmu penyakit menular. Yang didapatnya hanya cemooh. Profesornya mengusir dan dirinya dikick dari pusat penelitiannya. Setelah itu, Ji Sang muncul dan mengakui penelitiannya. Disitulah, dirinya tahu jatidiri Ji Sang.
“Kau tak takut padanya?” tanya Eun Seol. Hyun Woo mengaku tak bisa tidur ketika melihatnya berubah untuk kali pertama. Selanjutnya, hal itu sudah terbiasa. Dia menyebutkan Ji Sang dan dirinya lebih lekat dibandingkan saudara kandung sekalipun, karena Ji Sang bisa mengerti dirinya jauh lebih baik dari siapapun.
__ADS_1
Hyun Woo mengajak Eun Seol untuk mencampur minumannya dengan soj*. Biar lebih kerasa endesnya. LUUVY berteriak kalau oplosan itu akan menjadi bom yang berbahaya bagi kondisi mental dan kesehatan peminumnya. Hyun Woo mengaku takkan sejauh itu. Eun Seol sendiri setuju dan mengatakan, “Call!”
Keesokan harinya, Ji Sang menemukan Hyun Woo dan Eun Seol tidur berpelukan dalam satu sofa. Ketika Eun Seol akhirnya sadar, langsung didorongnya Hyun Woo hingga tersungkur ke tanah. Hyun Woo langsung duduk, begitu melihat Ji Sang dan coba menjelaskan sesuatu. Tapi Ji Sang menyuruh mereka berdua melakukan apa yang sudah dilakukan, lalu pergi.