
Ri Ta menginjeksi atisan pada Presdir Yoo, yang mulai sadarkan diri kembali. Presdir Yoo meminta Ri Ta yang dipanggilnya dengan sebutan Chae Yun untuk pulang. Ri Ta mempertanyakan alasan pamannya memanggilnya dengan sebutan Chae Yun bukannya Ri Ta? Presdir Yoo sepertinya baru ingat kembali. Ri Ta tersenyum dan menyuruh pamannya untuk memanggilnya sesukanya. Dia menambahkan pamannya menjadi orang yang hangat lagi, seperti dulu. Presdir Yoo mengiyakan dan keceplosan bilang, “Karena penyakitku, aku marah padamu dan pada Kyung In juga.”
Ri Ta minta penjelasan apa yang terjadi antara Presdir Yoo dan Kyung In? Mendadak Presdir Yoo menutup mulutnya.
Ga Yun dan salah seorang minion Jae Wook sampai di depan rumah sakit. Sebelum turun Ga Yun menyempatkan diri apa yang temannya lakukan terhadap jasad J? Temannya mengaku telah mengkremasi tubuh J. Ga Yun mengungkapkan kekhawatirannya jika meninggal nanti takkan ada orang yang tahu siapa mereka sebenarnya.
__ADS_1
Ga Yun mulai mengenang masa lalunya, saat diselamatkan Jae Wook. Begitu pula dengan temannya dan J. Dia merasa Jae Wook berubah dan kadang ingin melayangkan protes – sayang tidak bisa. Temannya mengaku juga ingin melakukannya.
Sesampainya di ruang dokter magang, Ga Yun menemukan Ji Sang sedang duduk disana. Ji Sang beralasan mampir sebentar untuk melihat ada orang atau tidak. Dia pergi setelah meminta Ga Yun untuk tidak berubah apapun alasannya. Ga Yun mengiyakan.
Hyun Woo merasa gila melakukan penelitian sendirian yang hampir berhasil dipecahkan. Ji Sang datang dan Hyun Woo melontarkan pemikirannya mengenai senyawa yang ada di dalam vaksin Presdir Yoo, yaitu: anestasi, senyawa paralytic, atau mungkin malah racun. Meninjau CT scan dan MRI Presdir Yoo pun tak ada sesuatu diluar kewajaran, kecuali kenyataan otot presdir sangat lemah saat ini.
__ADS_1
Ga Yun meletakkan kepalanya di atas meja dan teringat alasan Ji Sang menerimanya sebagai dokter magang dan permintaan untuk tidak berubah.
Minion Jae Wook bertanya pada Jae Wook, “Apa yang harus kita lakukan jika hasil penelitiannya tidak cukup baik?” Jae Wook merasa minionnya itu gusar. Tapi sang minion menjawab bahwa bukan itu maksudnya. Dia hanya berniat untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Jae Wook menjawab akan pergi setelah menyingkirkan semua subjek penelitian.
Direktur Operasional menyatakan bahwa pewaris Taemin adalah Kyung In, sebab Ri Ta masih dinilainya terlalu muda. Lagipula, dia menilai Kyung In sudah bekerja lama dan sangat gigih menjaga Taemin. Kyung In belagak menolak, tapi bertanya, “Yang jadi masalah adalah mendapatkan dukungan mayoritas di dalam rapat pemegang saham.” Direktur Operasional mengaku itu akan menjadi masalah besar, tapi jika Presdir Yoo telah menunjuk sendiri pewarisnya maka semua akan menjadi mudah.
__ADS_1
Untuk itu, Kyung In mendatangi Presdir Yoo di ruangannya dan menyuruhnya bicara. Presdir Yoo bertanya bicara soal apa? Kyung In menyatakan akan meninggalkan Presdir Yoo seperti sekarang ini dan akan menggelar rapat direksi. Tiba-tiba Presdir Yoo membicarakan tentang konspirasi kejahatan yang telah dilakukannya bersama Kyung In. Dia mengaku semua ingatannya perlahan mengabur, kecuali ingatan tentang hal itu. Semuanya dapat diingatnya secara jelas – kata-kata, pakaian, tiap detailnya.
Ketika Kyung In menanyakan kenapa dibahas, Presdir Yoo menjawab bahwa mereka berdua tak boleh melupakan kejadian itu. Kyung In hanya bisa menelan ludah atas kemarahannya.