DARAH

DARAH
bab 55


__ADS_3

Kyung In kemudian menanyakan kondisi kesehatan Presdir pada Ri Ta. Pertanyaan itu Ri Ta balas dengan pertanyaan, “Hah, bukankah kau lihat dia baik-baik saja?” Kyung In membenarkan dan tersenyum.


Presdir menemui Jae Wook setelah mendengar tentang kasus Ja Bok. Dia mempertanyakan apa yang telah terjadi? Jae Wook coba menenangkan Presdir dengan menyatakan bahwa trial dan error pasti diperlukan karena bagian dari proses. Dia menyatakan apa yang telah terjadi hanyalah masalah kecil, kerikil. Presdir menyahut jika masalah kecil ditumpuk menjadi satu maka akan menjadi masalah besar juga.

__ADS_1


Presdir menyebutkan selain kasus Ja Bok juga ada kasus Dong Pal. Dia mendengar Dong Pal dipaksa keluar dari rumah sakit dan tewas dalam satu kecelakaan mobil. Dia tampak khawatir mengenai hal itu, pasalnya bangsal 21A baru dibuka kurang dari seminggu. Jae Wook justru mengkambinghitamkan dua pasien tersebut yang telah bermasalah sebelum dirawat. Dia memastikan akan lebih teliti lain kali. Tapi tampaknya kali ini Presdir lebih sulit diyakinkan. Dia nggak ingin Jae Wook mengubah kepercayaan yang telah diberikan menjadi keragu-raguan.


Sekeluarnya dari ruangan direktur, Presdir berpapasan dengan Ri Ta yang meminta waktu bicara sebentar. Presdir mengaku dirinya buru-buru ikut rapat kantor. Ri Ta meminta Presdir untuk melakukan investigasi terhadap tim pengembang obat. Presdir coba menjelaskannya dengan lembut, tapi ketika Ri Ta terus mendesaknya, pada akhirnya Presdir muntab dan menyuruh Ri Ta diam. Presdir menyatakan jika Ri Ta terus mendesaknya, maka dia akan mengenai Ri Ta dengan pasal hukuman aturan pekerja rumah sakit. Ri Ta terdiam dan menatap kepergian Presdir dengan tatapan penuh tanda tanya.

__ADS_1


Ji Sang tercenung mengingat kondisinya saat ini. Di satu sisi dirinya nggak fit dan Hyun Woo menyarankannya untuk mundur dari dokter di Taemin. Di sisi lain, Jae Wook menawarinya solusi untuk bisa tetap prima. Dia dilema. Sebagai dokter, dia merasa bertanggung jawab terhadap pasien-pasiennya. Terlebih permintaan Ji Tae yang mengajaknya kerja bareng melakukan penelitian.


Di saat pikiran Ji Sang melayang-layang nggak tentu arah, Ga Yun datang dan menyodorinya es krim. Ji Sang coba menolaknya, membuat wajah Ga Yun cemberut karena dia berusaha keras mendapatkan es krim tersebut dan takut nggak sempat memberikannya pada Ji Sang. Nggak enak dengan penawaran Ga Yun, pada akhirnya Ji Sang mengambilnya. Ga Yun kemudian menanyakan soal kesehatan Ji Sang?

__ADS_1


Ji Sang balik bertanya kenapa Ga Yun peduli dengan kesehatannya? Ga Yun meminta maaf soal itu. Dia mengaku merasa sedikit melihat orang yang dihormati sekaligus disukainya sakit. Ji Sang menyebut Ga Yun seperti serangga Akabosia matsudoensis Kinoshita – maksudnya orang seperti Ga Yun itu langka. Ri Ta menatap mereka dari kejauhan dengan tatapan cemburu atau marah ya?


__ADS_2