
LUUVY lalu menyetel lagu India untuk meredakan sakit kepala Ji Sang. Ji Sang menolaknya. LUUVY mengganti dengan lagu klasik Korea. Ji Sang menghardiknya dan berniat menyerangnya. Untung ditahan Hyun Woo. LUUVY mundur dan berkata, “Serangan terdeteksi. Serangan terdeteksi.” Hahaha. Ji Sang menyuruh Hyun Woo untuk melakukan analisan senyawa di dalam suntikan itu. Hyun Woo hendak membicarakan sesuatu, tapi Ji Sang menyuruhnya membicarakannya besok. Hyun Woo pun mengajak LUUVY keluar dan membiarkan Ji Sang tetirah.
Disisi lain, Ri Ta mencari tahu apa yang terjadi pada Ji Sang. Dia membuka internet dan bertanya pada paman gugel tentang abnormal hypothermia.
Keesokan pagi, Ji Sang menebak kalau orang yang bertarung dengannya adalah orang yang nongol di dekat rumah. Dia berhasil menganalisa kemampuan orang itu berdasarkan suhu tubuh, baunya, dan frekuensinya. Hyun Woo menambahkan kalau orang-orang itu masih memakai metode suntik, metode lama yang dipakai untuk membunuh Sun Young. Ji Sang merasa itu orang-orang lain. Tapi, Hyun Woo menegaskan bahwa orang-orang kemungkinan besar sama, soalnya virus vampir itu memang mudah ditularkan.
__ADS_1
Ji Sang menarik kesimpulan kalau dugaannya bahwa orang-orang itu menggiringnya ke Korea benar adanya. Kemudian, orang-orang itu menjajal apa yang telah dilakukan terhadap Sun Young pada dirinya. Hyun Woo sedikit khawatir soal itu. Sebab, bila orang-orang itu tahu bahwa Ji Sang masih hidup, tentu saja orang-orang itu akan mendatangi Ji Sang. Namun, itu justru membuat Ji Sang senang, sebab sudah dua puluh tahun terakhir ini dia menunggu untuk membalaskan dendam kematian orangtuanya.
Ji Sang menanyakan hasil analisa senyawa pada Hyun Woo. Sayang, Hyun Woo belum bisa mendapatkannya. Perlu banyak waktu untuk mengerjakannya. Hyun Woo mengatakan pada Ji Sang betapa cantiknya Ri Ta. Ji Sang terperanjat. LUUVY menambahkan dengan menampilkan bagian b*kong Ri Ta di layarnya. Hyun Woo memuji keindahan b*kong Ri Ta. Ji Sang melolohkan sayuran ke mulut Hyun Woo supaya kesadarannya kembali.
Sebelum Ji Sang pergi, Hyun Woo memberikan sebuah kotak. Hadiah. Ketika membukanya, Ji Sang menemukan dua buah wadah bulat. Kutebak itu serum baru pengganti obat hijau.
__ADS_1
Presdir menemui Jae Wook di ruangannya untuk membicarakan perawatan gratis yang dilakukan di bangsal 21A. Dia mengatakan kerisauan hatinya bahwa bila mereka mengalami kemunduran atau terungkap pada publik, maka dia akan mengambil tindakan ekstrem. Jae Wook meyakinkan Presdir untuk mempercayakan semua padanya.
Ji Sang pergi ke ruang CCTV lagi. Petugas CCTV mengatakan bahwa CCTV di bangsal 21A belum bisa berfungsi. Nanti setelah semua rilis secara resmi baru akan dipasangi. Ji Sang berpendapat ketidakfungsian CCTV di bangsal 21A karena bangsal 22 masih dalam tahap pembangunan. Petugas CCTV mengiyakan dan bertanya apa ada masalah yang serius, karena Ji Sang kerap datang ke sana untuk menanyakan rekaman. Ji Sang menjawab bahwa dirinya punya phobia sama CCTV. Lebih tepatnya, dia ingin mengetahui berapa banyak pasang mata yang memperhatikannya setiap waktu. Setelah itu, dia pergi.
Seperti biasa, jika kesal dengan Ji Sang, Ri Ta pergi menemui temannya untuk curhat soal kejanggalan yang ditemukannya saat mengecek Ji Sang kemarin. Meski begitu, dia tidak menceritakan orang diceknya adalah Ji Sang. Temannya Ri Ta tidak percaya kalau ada tubuh manusia hidup temperaturnya 27 derajat. Pasalnya suhu tubuh di bawah 35 derajat saja, manusia tidak bisa bermetabolasi apalagi lebih dibawahnya. “Itu pasti mayat! MAYAT!” tegas temannya Ri Ta.
__ADS_1