DARAH

DARAH
bab 57


__ADS_3

Jae Wook bicara ditelpon, menanyakan alasan khusus. Dia mengatakan pada orang yang ditelponnya untuk segera melaksanakannya. Kemudian dia menemui Hye Ri untuk berfokus mengobati Na Jung tapi menunda perawatannya. Hye Ri menanyakan alasannya. Jae Wook menyuruhnya melakukan saja tanpa bertanya-tanya.


Ji Sang mengontrol Suster Slyvia di ruangannya. Suster Slyvia mengatakan kalau tindakan yang Ji Sang lakukan jauh lebih efektif ketimbang doa-doanya untuk sekarang ini. Dia menanyakan adakah kemungkinannya sehat kembali dengan bantuan obat-obatan tanpa operasi? Ji Sang mengiyakan. Suster Slyvia merasa lega. Entah Ji Sang berbohong atau nggak.

__ADS_1


Kyung In menatap sebuah pohon yang menjulang tinggi di depan Taemin. Jae Wook datang. Kyung In bercerita jika pohon yang ditatapnya adalah pohon yang ditanamnya di hari Pohon Nasional, yang mana bibitnya diberikan oleh Presdir. Dia mengatakan bahwa pohon itu telah melewati berbagai rintangan dan kesulitan. Tapi, dia menegaskan pohon itu sama sekali bukan merepresentasikan dirinya, melainkan mewakili Taemin sendiri yang telah dijaga dan dilindunginya selama ini. Kyung In nggak akan membiarkan siapapun merusaknya. Dia berjanji akan membayar Jae Wook kembali atas perlakuan yang pernah dilakukannya.


Ji Sang menatap lorong ruang operasi. Di saat bersamaan Ri Ta keluar dari ruang operasi bersama seorang perawat. Ji Sang langsung pergi. Melihat itu, Ri Ta mengikut Ji Sang dan mempertanyakan alasannya berada di sekitaran ruang operasi lebih sering? Dia bertanya apa Ji Sang akan benar-benar pergi? Ji Sang balik bertanya apa Ri Ta ingin dirinya tetap di Taemin? Ri Ta menggeleng. Dia hanya ingin membuatkan pesta perpisahan khusus. Sebab, ada yang ingin ditanyainya. Ji Sang menolak. Ri Ta menekankan bahwa dirinyalah satu-satunya dokter di Taemin yang tahu rahasianya. Ji Sang tetap saja menolak.

__ADS_1


Ji Sang sempat bertanya berapa lama Ja Bok mengalami pendarahan? Perawat mengaku baru melihatnya sekarang, karena dari tadi nggak bisa buka selimutnya Ja Bok. Mereka juga menyebutkan bahwa semuanya normal. Di waktu bersamaan, Ji Sang mulai bereaksi melihat darah yang keluar dari dalam tubuh Ja Bok. Ri Ta melihatnya dan memegangi tangannya. Kesadaran Ji Sang kembali. Dia menengok ke arah Ri Ta. Terjadi kebekuan selama beberapa saat. Kemudian, Ji Sang menarik tangannya.


Ji Sang memerintahkan perawat untuk memanggil Ji Tae (sebelumnya kusebut Manajer Jung). Perawat segera berlari. Ri Ta bertanya kenapa Ji Sang memanggil Ji Tae? Belum pertanyaan itu dijawab oleh Ji Sang, Hye Ri datang dan menyebutkan bahwa Ja Bok perlu dikarantina. Dia memberikan hasil tes darah yang diminta Ji Sang sambil menjelaskan Ja Bok mengidap virus menular nggak dikenal. Ri Ta menyatakan bahwa Ja Bok berada di bawah pengawasan Ji Sang. “Emangnya siapa kau mau mengarantina sembarang pasien?” tantang Ri Ta.

__ADS_1


__ADS_2