DARAH

DARAH
bab 132


__ADS_3

Di sisi lain, Ga Yun tampak memeluk Na Jung yang kedinginan sambil menyuruh Yoo Jin untuk tenang. Yoo Jin memaki Ga Yun. Ri Ta yang datang bersama Ji Tae langsung menanyakan kondisi Na Jung. Yang dijawab oleh Ga Yun bahwa suhu tubuh serta BP Na Jung normal, tapi Na Jung menggigil kedinginan. Ri Ta kemudian menenangkan Na Jung bahwa semua akan baik-baik saja.


Yoo Jin turun dari tempat tidurnya. Berniat keluar. Ji Tae menahannya, tapi itu justru membuatnya harus terkena gigitan Yoo Jin. Ri Ta menyambar perban dan membalut tangan Ji Tae yang digigit. Sementara itu Yoo Jin cengengesan melihat Ji Tae dan Ri Ta, sambil menikmati darah dari tangan Ji Tae yang terluka.


Ji Sang keluar dan membantu tim keamanan mengendalikan keadaan. Dia meminta salah seorang tim keamanan untuk menutup jalur keluar bangsal 21A. Tapi orang itu berujar kalau pintu itu tak bisa ditutup tanpa perintah dari Jae Wook. Lagipula, pintu itu harus diakses dari ruang keamanan terlebih dulu.

__ADS_1


Pada akhirnya, Ji Sang menghubungi Jae Wook untuk menutup pintu jalur keluar bangsal 21A. Jae Wook menolak. Itu membuat Ji Sang berjanji untuk meneliti efek samping dari vaksin Jae Wook. Well, kita pun melihat pintu jalur keluar-masuk bangsal 21A tertutup. Tak seorang pun diperbolehkan keluar-masuk, kecuali dokter dan perawat yang bertanggung jawab.


Kyung In menemui Jae Wook untuk menunjukkan apa yang ditemukan soal Hye Ri. Dia menegaskan Hye Ri diketahui masuk ke apartemen Jae Wook dan tak pernah keluar. Hanya seorang pria membawa tas besar untuk memasukkannya mobil Hye Ri dan kembali ke apartemen Hye Ri. Dia akan melaporkan kasus ini pada polisi.


Ji Tae menyatakan harus membalas kekalahan mereka dari Jae Wook setelah kalah di babak sebelumnya. Dia menanyai Ji Sang apa benar-benar ingin mengikuti permintaan Jae Wook? Ji Sang menjawab harus! – meskipun mengaku tidak menginginkannya. Dia membagi tugas: Ji Tae berfokus pada vaksin dan penelitian serum darah, sedangkan dirinya bersama Ri Ta dan Hyun Woo akan mengurus efek samping obat.

__ADS_1


Ketika masuk ke ruangan hematoma, Eun Soo melihat Ji Tae - Ji Sang - Ri Ta ada disana, membuatnya pergi lagi. Karena, dia merasa tidak diikutsertakan dalam pembicaraan itu, yang artinya tidak boleh mendengarkannya.


Kyung In memikirkan kembali kata-kata Jae Wook yang mengaku lebih memercayainya ketimbang Presdir Yoo yang egois, temperamental, dan palsu. Jae Wook merasa bisa memercayai Kyung In saat membicarakan tentang pohon yang ditanam di depan RS. Dia menarik kesimpulan bahwa apa yang penting bagi Kyung In adalah RS Taemin itu sendiri, bukan Presdir Yoo apalagi Ri Ta.


Jae Wook menjanjikan Taemin untuk Kyung In jika melakukan apa yang dimintanya. Kyung In balik bertanya, “Kau pikir aku bisa memercayai ucapanmu?” Jae Wook mengiyakan. Dia akan melakukan apapun demi bisa mendapatkan Taemin untuk Kyung In asalkan diberi tempat untuk melakukan penelitian medis. Kyung In meminta waktu berpikir.

__ADS_1


__ADS_2