DARAH

DARAH
bab 106


__ADS_3

Dokter Lee duduk di sebuah tempat dan Ga Yun memberikan minuman untuknya. Ga Yun bertanya kenapa Dokter Lee melakukan hal seperti itu? “Aku emang kayak begitu. Jadi aku bisa dipecat dari rumah sakit sewaktu-waktu,” ucap Dokter Lee sambil menyedot capucino cincau pemberian Ga Yun, “Aish, aku harus mengendalikan diri lebih baik lagi nih.”


Ri Ta berpapasan dengan Ji Sang. Dia bertanya, “Manajer, apa yang ingin kamu katakan pada Manajer Jung? Kamu nggak menceritakan semuanya kan?” Ji Sang mengangguk-angguk, karena memang tidak harus menceritakannya pada Ji Tae. Ri Ta mengungkapkan bahwa Ji Sang tak bisa terus-menerus menyembunyikan fakta bahwa dirinya vampir. Ji Sang membenarkan, tapi dia menyadari akan lebih banyak orang yang berada dalam bahaya jika hal itu dikuak. “Oiya, nanti setelah pertemuan kita ke tempatku dulu ya?” kata Ri Ta, “Aku mau mengambil beberapa baju nih.”


Ji Tae, Ri Ta, dan Eun Soo sudah berada di ruangan Ji Sang. Ji Tae menuntut jawaban kenapa dirinya dan Ri Ta diserang dan kenapa? Ji Sang menjawabnya, “Sebelumnya kuberitahu orang yang menyerang Dokter Yoo adalah orang yang telah mencuri penelitian kita.” Ji Tae kaget mendengarnya.

__ADS_1


Lebih lanjut Ji Sang mengatakan, “Bukan hanya kita yang tahu tentang virus yang sedang kita teliti ini. Aku nggak tahu kapan tepatnya itu terjadi, tapi aku merasa itu sudah bocor dan seseorang melakukan penelitian yang sama.”


“Jadi maksudmu orang yang menyerang Manajer Jung dan Dokter Yoo satu kelompok?” tanya Eun Soo. Ji Sang mengiyakan, berdasarkan teorinya. Dia kemudian mengaku pernah diserang disertai ancaman untuk menghentikan penelitian. Ji Tae memastikan Ji Sang sudah memberitahu semua yang diketahuinya. Dia mengatakan jika sampai ada hal yang disembunyikan maka hubungan saling percaya mereka akan langsung selesai.


Jae Wook berpapasan dengan Kyung In. Dia bertanya apa yang telah Kyung In lakukan, sehingga Presdir Yoo tidak jadi menghukumnya? Dia memberikan Kyung In pujian untuk itu dan menganggap Kyung In tidak seringan yang disangkanya. Kyung In pergi setelah mengatakan, “Silakan kamu menyamankan diri denganku.”

__ADS_1


Selesai rapat, Ji Sang mengantar Ri Ta ke apartemennya untuk mengambil beberapa barang. Sesampainya di sana, Ri Ta mengepak banyak banget barang. “Kamu mau imigrasi atau bagaimana? Kamu kan cuman pergi beberapa hari ke tempatku, kenapa harus mengepak barang sebanyak itu?” Ri Ta menyebutkan bahwa dirinya itu cewek, yang biasanya ribet dengan urusan ini.


Tidak hanya baju dan parfum, Ri Ta juga mengepak action figure. Ji Sang mempertanyakannya? Ri Ta menjawab karena action figure itu adalah “bayi-bayinya”. Belum selesai, Ri Ta juga mengepak sandal dan bantal, aih.


Selanjutnya, kita beralih ke kamar Ji Sang, dimana Ri Ta sudah meletakkan parfum miliknya di rak. Dia berkomentar kalau seharusnya kamar ini dilengkapi dengan penyaring udara, karena udara di dalam kamar terasa tercemar. Setelah itu, dia melihat lukisan sunrise yang Ji Sang. “Kamu yang nge-lukisnya?” tanya Ri Ta, “Itu kamu lihat sendiri?” Ji Sang mengakui itu matahari yang ada di dalam imajinasinya. Pasalnya, selama ini, dia sama sekali belum pernah sunrise.

__ADS_1


__ADS_2