
Presdir memarahi Kyung In, karena mengira telah melibatkan Ri Ta dalam masalah tim pengembang obat baru. Kyung In menjawab kalem kalau Presdir keliru. Presdir memotong ucapan Kyung In. Dia menuding Kyung In senang bila Jae Wook dikasuskan? Kyung In menenangkan Presdir bahwa dirinya sama sekali nggak punya niatan begitu. Niat sesungguhnya adalah demi Taemin juga. Presdir menghargai ucapan Kyung In. Meski begitu, dia mengingatkan supaya hal ini nggak terjadi lagi. Dia berjanji nggak akan segan-segan mengambil tindakan.
Salah seorang pasien yang berada di bawah pengawasan Ji Sang di bangsal 21A lagi-lagi kelojotan. Seorang dokter junior dan perawat datang untuk menenangkannya. Nggak berapa lama kemudian, Ji Sang dan dokter junior lain datang. Ji Sang langsung mengecek dan memerintah dokter junior yang datang bersamanya untuk obat penenang. Pada akhirnya, pasien berhasil ditenangkan. Ji Sang berdiri di sisi tempat tidur pasien, menatap pasien dan istri yang setia menungguinya.
__ADS_1
Ji Sang keluar dan menemukan anak dari pasiennya sedang duduk sendirian di ruang tunggu. Dia duduk di sampingnya dan bertanya apa yang dilakukannya disini? Si anak mengatakan bahwa dirinya sedih mengetahui kondisi ayahnya yang sebentar lagi nggak akan ada di dunia ini. Dia sedih memikirkan omongan para tetanggannya yang bilang lebih baik ayahnya mati daripada harus menanggung rasa sakit akibat penyakitnya. Yang membuatnya sedih adalah ayahnya ingin berjuang melawan penyakitnya, meski itu nggak mungkin.
“Kau kan tahu cita-cita ayahku adalah mengiringiku di hari pernikahanku,” kata si anak sambil meneteskan air mata, “Aku ngerasa dia menjadi jauh lebih sakit karenaku. Itulah kenapa aku merasa buruk. Aku nggak akan mengganggu para dokter lagi dan meminta mereka membuat hidup ayah lebih lama lagi.” Ji Sang merangkul si anak dan membelai rambutnya yang hitam, memberinya penenangan.
__ADS_1
Di luar, para perawat berkasak-kusuk kenapa Na Jung bisa bersikap sekeras itu. Mereka menyebutkan Na Jung kehilangan kedua orangtuanya dan nggak ada satu pun keluarganya yang mau mengambilnya sebagai tanggung jawab. Na Jung kemudian diambil lembaga Jasa Anak. Nggak lama, Na Jung didiagnosis menderita kanker hati dan dibawa ke Taemin. Pihak lembaga Jasa Anak mengataka Na Jung selalu mengungkapkan keinginannya untuk mati.
Ri Ta yang mendengarkan kasak-kusuk itu pergi. Ga Yun membuntutinya dan menanyakan apa Ri Ta benar-benar menginginkan Na Jung mati? Ri Ta menjawab tentu saja nggak. Dia menyuruh Ga Yun membawakan makanan nanti malam ke kamar Na Jung. Kemudian dia bertanya apa Ga Yun coba mendekati Ji Sang? Ga Yun mengaku nggak bermaksud seperti itu. Ri Ta menceritakan bahwa waktu dirinya masih berstatus dokter junior nggak pernah sekalipun dirinya menatap bosnya lama-lama. Dia meminta Ga Yun nggak sombong hanya karena dipilih Ji Sang waktu itu. Yang terjadi nanti malah Ga Yun bisa tertekan atau sesuatu seperti itu.
__ADS_1