Dia Anakku, Bukan Adikku

Dia Anakku, Bukan Adikku
Kenyataan pahit


__ADS_3

"A-apa maksud ucapnmu, Daniel?" Bibir Queen bergetar. Wajahnya nampak begitu terkejut setelah mendengarkan ucapan Daniel.


"Maafkan aku, Queen. Namun saat ini aku harus mengakhiri hubungan kita." Daniel tak membiarkan Queen melepaskan genggaman tangannya.


"K-kau memutuskan hubungan kita?" Kedua bola mata Queen mulai tergenang. Dadanya mulai terasa sesak. Kepalanya menggeleng berharap Daniel hanya bercanda.


Daniel mengangguk lemah.


Tubuh Queen melemah. "A-apa maksudnya ini Daniel? A-apa salahku hingga kau meminta memutuskan hubungan kita?" Tanya Queen dengan bibir bergetar.


"Kau tidak memiliki kesalahan apa pun. Aku lah yang sangat bersalah di sini." Balas Daniel.


Queen kembali menggelengkan kepalanya. "Kau sedang bercanda 'kan?" Tanyanya penuh harap.


Daniel menggeleng. "Maaf." Ucapnya.


Tubuh Queen semakin melemah. Air mata mulai jatuh membasahi kedua pipinya. "Tapi karena apa? Apa salahku Daniel?" Queen berusaha kuat melepas genggaman tangan Daniel. Ia tidak bisa tenang hanya dengan genggaman tangan Daniel.


"Katakan... katakan apa salahku? Apa aku berbuat salah kepadamu selama ini? Apa aku melakukan sesuatu yang membuatmu tidak suka? Katakan Daniel... aku akan berusaha merubahnya." Air mata Queen semakin mengalir deras.

__ADS_1


"Kau tidak memiliki kesalahan apa pun Queen... akulah yang bersalah." Daniel kembali mencoba menjangkau tangan Queen namun wanita itu menepis tangannya.


"Kau tidak pernah bersalah, Daniel. Aku benar-benar menerimamu baik dan burukmu. Ku mohon jangan seperti ini..." Queen menggeleng lemah.


"Namun aku tidak pantas untukmu, Queen. Kesalahanku sangatlah fatal. Dan aku tidak bisa membuat wanita sebaik dirimu semakin jatuh ke dalam pelukan pria berengsek seperti diriku."


"Kesalahan apa yang kau maksud? Jika kau tidak memiliki waktu untukku, aku tidak mempermasalahkannya. Jika kau juga tidak mencintaiku aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta padaku, Daniel. Aku benar-benar menerima kekuranganmu. Ku mohon jangan seperti ini... Hiks..." Queen menangis tersedu-sedu.


Daniel memejamkan kedua matanya. Melihat Queen menangis karena dirinya benar-benar membuatnya sangat bersalah. Wanita di depannya sudah banyak mengorbankan hidupnya demi dirinya. Melakukan apa pun untuk membuatnya mudah dan bahagia. Namun kini ia menyakitinya.


"Kekuranganku ini akan menyakitimu, Queen. Aku tidak pantas untuk wanita sebaik dirimu."


Daniel menghela nafas sesaat sebelum kembali berbicara. "Maaf jika perkataanku nanti akan membuatmu terkejut dan terluka. Namun aku benar-benar harus mengatakannya." Daniel menatap wajah Queen. Memastikan wanita itu siap untuk mendengar sebuah fakta yang keluar dari mulutnya.


"Katakan Daniel... katakan!" Queen nampak tidak sabar.


"Aku sudah memiliki anak dari wanita masa laluku, Queen." Daniel berucap dengan tenang. Kedua bola matanya mulai tergenang saat mengatakan sebuah fakta besar di hidupnya.


"A-apa?! Kau jangan bercanda!" Pekik Queen tak percaya.

__ADS_1


"Aku tidak bercanda. Aku sudah memiliki seorang anak dari wanita masa laluku. Dan aku baru mengetahuinya satu bulan yang lalu." Ungkap Daniel.


"Apa kau mengkhianatiku, Daniel?!" Queen merasa terkejut sekaligus tak percaya pun bangkit dari duduknya.


"Aku tidak pernah menduakanmu, Queen. Anak kami sudah berusia empat tahun. Hubunganku dan dia terjalin sebelum aku bersamamu."


"E-empat tahun?" Queen semakin dibuat terkejut.


Daniel mengangguk membenarkan.


Tubuh Queen bergetar. Bibir mungilnya mulai mengeluarkan suara isakan kecil. Kenyataan ini benar-benar mengejutkannya.


"Apa kau berniat kembali pada ibu dari anak itu hingga kau meninggalkanku? Kau tidak perlu melakukannya Daniel. Aku siap menjadi ibu sambung dari anakmu." Queen masih berupaya membesarkan hatinya walau pun sudah sangat terluka. Ia benar-benar tidak sanggup untuk merelakan Daniel pergi dari hidupnya.


"Aku tidak berniat melakukannya, Queen." Balas Daniel dengan tegas.


***


Sambil menunggu DABA update, silahkan mampir di karya baru aku Bukan Sekedar Menikahi.

__ADS_1


Yuk berikan dukungan untuk Naina dan Daniel dengan cara vote, komen dan likenya. Teman-teman juga bisa memberikan dukungan dalam bentuk gift loh🤗


__ADS_2