Dia Anakku, Bukan Adikku

Dia Anakku, Bukan Adikku
Berita panas hari itu


__ADS_3

Satu minggu pun telah berlalu sejak Naina dan Aga pulang dari liburan mereka. Selama satu minggu ini pula Naina dapat merasakan perubahan dari dalam diri Aga kepadanya walau pun Aga selalu mencoba bersikap biasa saja kepadanya.


"Kak Aga... Maafkan aku..." Lirih Naina menatap punggung Aga yang mulai lenyap dari balik pintu ruangan kerja mereka. Naina pun mulai melangkah dengan tak bersemangat masuk ke dalam ruangan kerja mereka.


"Astaga... Apa benar Tuan Daniel memutuskan pertungannya dengan Nona Queen." Ucap Sasa sedikit keras sambil menatap ponselnya.


"Kau mengatakan apa tadi?" Tanya Thoriq mendekati Sasa.


"Tuan Daniel dan Nona Queen memutuskan pertungan mereka." Ucap Sasa dengan wajah terkejut.


"Apa?" Thoriq yang merasa penasaran pun merebut ponsel Sasa dari tangannya.


Lidah Sasa berdecak. "Kau ini kebiasan sekali!" Ucap Sasa lalu menepuk pundak Thoriq.


"Apa berita ini benar?" Thoria nampak tak percaya atas berita yang dibacanya.


"Sepertinya benar. Kau lihat saja di akun media sosial Nona Queen sudah tidak ada lagi foto Tuan Daniel."

__ADS_1


"Tapi atas dasar apa mereka berpisah?" Thoriq masih saja tak percaya.


"Aku mana tahu. Kau tanyakan saja pada akun lambe turah yang dapat membaca hati mereka!" Cetus Sasa. Sasa pun kembali membaca berita tentang hubungan Daniel dan Queen yang belum selesai ia baca.


Percakapan Sasa dan Thoriq pun berhasil menarik perhatian Aga dan Naina yang sejak tadi mendengar dengan jelas percakapan mereka.


Apa benar Daniel dan Nona Queen memutuskan pertunangan mereka? Tanya Naina dalam hati.


*


Berita tentang kandasnya hubungan Daniel dan Queen pun akhirnya menjadi tranding topic di perusahaan Alexander hari itu. Berita yang beredar pun akhirnya diperkuat keasliannya saat sebuah akun mengunggah video saat Queen keluar dari restoran sambil menangis.


Thoriq mengangguk menyetujui. "Apa mungkin Tuan Daniel sudah mendapatkan pengganti Nona Queen?" Tebak Thoriq.


Sasa menggeleng. "Sepertinya tidak. Tuan Daniel terkenal dengan kesetiaannya sejak berhubungan dengan Nona Queen beberapa tahun belakangan ini."


"Sudahlah. Kalian berdua sejak tadi tak berhenti membahas hal yang sama." Ucap Dimas yang sudah merasa jengah.

__ADS_1


"Jika kau merasa tak suka mendengarkan ucapan kami, sumbat saja kupingmu dengan tisu!" Ketus Sasa merasa sebal.


Dimas menggelengkan kepalanya. "Jika aku bisa, aku sudah melakukannya sejak tadi." Balas Dimas tak kalah ketus.


"Kau sungguh menyebalkan!" Rutuk Sasa dengan bibir mengerucut.


"Lagi pula kau itu tidak bisa diam sebentar saja seperti Naina." Balas Dimas mengarahkan pandangannya pada Naina yang nampak tertunduk.


Mendengar namanya disebut, Naina pun mengangkat kepalanya. Naina tersenyum sebagai jawaban walau pun ia tidak terlalu mendengarkan percakapan teman-temannya karena sejak tadi ia terus berpikir hal apa yang membuat Daniel memutuskan hubungannya dengan Queen. Dan apa yang Naina pikirkan sama dengan apa yang ada dalam pemikiran Aga saat ini.


Apa putusnya hubungan Daniel dan Nona Queen ada hubungannya dengan Zeline? Batin Naina menduga-duga.


Sore itu Naina pun pulang ke rumahnya dengan hati tidak tenang. Bagaimana tidak, malam ini Daniel akan datang ke rumahnya untuk mengatakan yang sejujurnya pada Zeline siapakah mereka yang sebenarnya.


***


Lanjut lagi? Kencengin vote, gift, like dan komennya dulu yuk untuk mendukung karya SHy🥰

__ADS_1


Sambil menunggu DABA update, silahkan mampir di karya baru aku Bukan Sekedar Menikahi☺️


__ADS_2