Dia Anakku, Bukan Adikku

Dia Anakku, Bukan Adikku
Hanya Naina


__ADS_3

Daniel mendengus. "Jika kedatangan kalian kemari hanya untuk meledekku lebih baik kalian pulang saja!" Usir Daniel merasa jengah dengan tingkah para sahabatnya.


"Kau jangan terlalu serius begitu, Niel. Kedatangan kami kemari tentu saja untuk membantu menyukseskan acara hari pertunanganmu dan Queen yang akan berlangsung satu bulan lagi." Ucap Marvel.


"Tanpa bantuan kalian acara pertunanganku tetap akan berlangsung dengan lancar!" Cecar Daniel.


"Kenapa aku melihat kau seperti orang yang tidak begitu antusias dengan acara pertunanganmu sendiri, Niel?" Timpal Kevin yang sejak tadi memperhatikan raut wajah Daniel.


Daniel menghela nafas panjang lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. "Aku memang tidak begitu antusias untuk melakukannya. Kau tahu sendiri jika aku belum siap dengan hubungan yang terlalu serius saat ini." Balas Daniel sambil memejamkan kedua matanya


"Lantas untuk apa kau melakukannya sedangkan kau tidak ingin?" Tanya Kevin merasa heran.


Daniel membuka kedua kelopak matanya. "Aku tidak punya pilihan lain selain mengiyakannya. Lagi pula aku tidak ingin Queen meninggalkanku jika aku tidak menuruti keinginannya untuk menikah." Terang Daniel.


"Aku heran dengan sifatmu saat ini, Niel. Kau seperti orang yang tidak benar-benar mencintai kekasihmu." Ucap Dio yang sudah mulai serius.


"Aku tidak tahu perasaan apa yang aku rasakan padanya saat ini. Aku hanya merasa jika aku menyayanginya bukan mencintainya." Balas Daniel.


"Kau menyayanginya hanya sebagai bentuk ucapan terimakasihmu karena Queen telah menjadi teman hidupmu selama kuliah di Jepang, bukan?" Timpal Marvel yang juga ikut mulai serius.

__ADS_1


"Entahlah. Namun keberadaan Queen sangat berpengaruh besar di hidupku selama beberapa tahun belakangan ini." Ucap Daniel mengingat pengorbanan Queen yang rela mengikutinya untuk melanjutkan pendidikan di Jepang untuk menemaninya di sana. Dan juga segala bantuan Queen dari mulai mengurus sarapan paginya hingga membantu tugas akhirnya membuat Daniel begitu berhutang budi pada kekasihnya itu.


"Jadi kau ingin bertunangan dengannya hanya sebagai bentuk balas budimu kepadanya begitu?" Tanya Kevin sambil menggelengkan kepalanya.


"Mungkin saja." Ucap Daniel apa adanya.


"Kau memang berengsek, Niel..." Ucap Kevin merasa kesal dengan sahabatnya itu.


"Kau sudah mengetahui itu sejak lama." Balas Daniel dengan santai.


"Cih. Apa kau sudah tidak memiliki hati? Hingga selama empat tahun bersama Queen namun kau tidak mencintainya?" Cecar Kevin.


Ya, awal mula jalinan asmara Daniel dan Queen terjadi karena Queen lah yang lebih dulu mengungkapkan perasaannya pada Daniel. Dan sebagai pria yang notabennya seorang playboy waktu itu, Daniel pun menerima ungkapan perasaan Queen. Namun Daniel tidak menyangka jika jalinan asmara mereka akan berlangsung selama ini karena Queen selalu berusaha untuk mempertahankan hubungan mereka meski dirinya tak ingin.


Namun dengan berjalannya waktu, akhirnya Daniel pun sudah bisa menerima kehadiran Queen di dalam hidupnya karena wanita itu benar-benar menunjukkan perjuangannya hingga sampai Daniel lulus dari studynya di Jepang.


"Jangan bilang jika kau menerima kehadiran Queen di dalam hidupmu karena kau membutuhkan tubuhnya untuk memenuhi hasratmu selama ini?" Timpal Marvel dengan seringaian tipis di bibirnya.


Daniel mendengus lalu menatap tajam pada Marvel. "Kau jangan sembarangan berbicara. Walau pun Queen sering menginap di apartemenku selama kami kuliah di Jepang, namun aku tidak pernah menyentuhnya sekali pun selain hanya berciuman semata." Ucap Daniel menekan setiap kata-katanya.

__ADS_1


"Jangan bilang jika hanya Naina si gadis cupu itu yang pernah kau sentuh selama ini." Cibir Marvel.


Deg


Mendengar nama wanita yang sudah lama tidak pernah didengarnya itu entah mengapa membuat detak jantung Daniel bekerja lebih cepat.


"Kau benar. Hanya Naina wanita yang pernah aku sentuh." Ucap Daniel tanpa ekspresi apa pun di wajahnya.


***


Selamat membaca☺


lanjut??


Mohon beri dukungan untuk karya author dengan cara memberikan like, komen dan votenya☺


Semakin banyak dukungannya... Maka author juga makin semangat upnya, hihi☺☺


Buat mengetahui jadwal update, kalian bisa bergabung di grup chat author, ya☺

__ADS_1


__ADS_2