Dipinang CEO

Dipinang CEO
6 Eps Terakhir


__ADS_3

Malam hari Regan pergi ke apartemen dimana Mila dan bibinya ada disana.


Regan naik lift dan saat dia masuk ternyata ada Mila juga didalamnya. Mereka saling bertatapan dan tiba-tiba pintu lift hampir tertutup.


Dengan cepat Mila menarik Regan dan merekapun terdorong dan berdiri sangat rapat.


"Kau tidak mau masuk?" Tanya Mila dan mereka masih berpegangan tangan sangat erat.


Regan menatap wajah Mila dengan lekat.


Mila menatap Regan balik dengan perasaan yang aneh. Tidak biasanya mereka berdiri sangat dekat seperti ini.


Regan lalu memindahkan tangannya ke pinggang Mila.


"Aku punya kabar baik untukmu?" Bisik Regan persis ditelinga Mila hingga membuatnya merasa berdesir.


"Kabar baik?" Mila mengulang perkataan Regan.


"Kau diundang makan malam oleh mami...."


"Apa?" Mila kaget sementara Regan merasa mendapatkan lampu hijau dari maminya.


Regan lalu menarik Mila dan merengkuhnya dengan cepat dan memeluknya.


"Ini awal yang bagus." kata Regan sambil mendekatkan wajahnya persis di depan wajah Mila.


Mila mendengar nafas lembut Regan, Mila terhipnotis oleh bau maskulin Regan.


Regan mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Mila. Merekapun berciuman dengan lembut hingga sampai di lantai paling atas dan mereka kaget saat lift terbuka.


Wajah Mila merona merah dan dia tersipu malu. Sementara Regan menggandengnya keluar dan tersenyum bahagia.


Mila masuk kedalam apartemen dan disambut oleh Matthew yang sedang merangkak.


"Sini sayang, kemarilah......"


"Ma....ma....ma...." Panggil Matthew dan tanganya terulur ingin di gendong.


Mila lalu mengajak Matthew kekamarnya dan di ikuti oleh Regan dibelakangnya.


Regan menutup pintu dengan pelan. Mila lalu mengajak Matthew bermain dan tidak lama kemudian Matthew rewel karena mengantuk.


Hua hua hua....


Matthew menangis dengan kencang tiba-tiba sambil mengucek matanya.


"Biar aku menggendongnya, kau buatin susu aja." kata Regan.


"Dia minum asi...." kata Mila, hanya kadang-kadang saja dia minum susu.


"Berbaliklah, aku akan menyusuinya." kata Mila lalu membuka kancing bajunya satu persatu saat Regan sudah berbalik.

__ADS_1


Matthew mengenyot dengan kuat karena sekarang sudah semakin besar. Ada dua gigi sudah mulai tumbuh dan Mila hanya meringis saat dia menggigitnya barusan.


Airmatanya bahkan sampai keluar karena menahan sakit akibat gigitan Matthew. Tidak lama kemudian Matthew tertidur dan belum sempat Mila menutup kancingnya Regan sudah ada didepan dirinya.


"Regan.....!" Mila kaget tapi tidak bisa menutup kancing bajunya dan satu payudara nya masih terbuka.


Regan menelan salivanya dan menatap bagian itu tanpa berkedip.


"Aku bilang berbaliklah!" Kata Mila dengan mengatupkan kedua giginya.


"Tidak.....kita akan menikah...jadi apakah tidak boleh aku melihatnya...."


"Apa kau bilang!?".


Setelah menaruh Matthew, Mila dengan cepat mengancing bajunya dan tangan Regan dengan sigap menahanya.


"Diamlah....biarkan saja begitu. Lihatlah, *********** terluka, biarkan aku mengobatinya."


"Aku bisa mengobatinya sendiri." kata Mila dan menarik bajunya.


Regan menahan tangan Mila hingga satu *********** tetap terbuka dan Regan tersenyum melihatnya.


"Apakah dia mengigitnya?"


"Giginya sudah keluar."


"Rasanya pasti sakit."


"Biarkan saja begitu agar lekas kering. Kau jangan menutupnya dengan bra. Malah akan membuat semakin lama sembuh."


"Lagakmu seperti kau sudah berpengalaman saja."


"Aku membaca buku tentang masa setelah melahirkan."


"Untuk apa kau membacanya?"


"Aku hanya ini tahu saja." kata Regan dan mulai tertarik dengan leher Mila yang jenjang.


"Diamlah....aku akan mengikat rambutmu. Tanganmu diam dan jangan mencoba menutup nya."


Regan mengambil karet didekatnya dan mengikat rambut panjang Mila.


Lehernya yang jenjang semakin menggodanya.


"Mila...." Regan berbisik di telinganya.


"Ya..." Mila menjawab pelan dan lirih.


Tangan Regan masih memegang pinggangnya dan menyusup masuk ke perutnya dan membuat buku kuduknya berdiri seketika.


"Mami akhirnya mengundangmu kerumah bersama Matthew. Setelah kami berbicara dan om Prasetyo lah yang membuat Mami akhirnya menyetujui hubungan kita."

__ADS_1


"Benarkah?"


"Ya....kau kaget bukan? Om Pras lah yang membuat mami berubah pikiran."


"Aku senang sekali. Dan aku sangat bahagia akhirnya keluargamu merestui hubungan kita."


"Kita akan menikah dalam waktu dekat. Agar gosip itu tidak melebar kemana-mana..." Bisik Regan dan bibirnya sudah mendarat di leher jenjang Mila.


Mila mencoba menahanya tapi Regan terus menekanya hingga Mila terjatuh keranjang di sebelah Matthew.


"Mila...."


"Hemmmm."


"Matthew sangat mirip denganku bukan?"


"Hemmm." kata Mila saat bibir Regan mengunci bibirnya dan Mila memejamkan matanya.


"Sakit!" Teriak Mila saat tubuh Regan menindih payudara nya yang tadi terluka karena di gigit oleh Matthew.


Regan langsung menarik tubuhnya ke belakang dan ini kesempatan Mila untuk mencegahnya agar tidak melewati batasanya.


Mila menahan badan Regan dengan kedua tangannya.


"Mila...."


"Aku akan mandi. Kau tunggulah disini." kata Mila dan dengan cepat pergi dari hadapan Regan.


Tapi tangan Regan dengan cepat meraih tangannya dan akhirnya merekapun jatuh bersamaan dan Regan ada dibawah, sementara Mila menindih tubuhnya.


"Regan....aku akan mandi...."


"Sebentar lagi. Aku sangat merindukanmumu Mila. Kau tahu betapa tersiksanya aku saat kita tidak bertemu." bisik Regan sambil bibirnya menyusuri pipi Mila dan mendarat di telinganya .


Sebuah gigitan kecil ditelinga Mila membuat darahnya berdesir.


"Kau yang menjauhiku dan mengingkari janjimy sebelumnya."


"Ya. Aku tahu. Aku tidak bisa berpisah lagi. Dan aku berjanji tidak akan terjadi hal seperti kemarin lagi. Maafkan aku...." Regan berbisik dan bibirnya mengecup leher Mila dan meninggalkan jejak disana.


Mila langsung bangkit dan membiarkan Regan tiduran disamping Matthew.


"Aku harus mandi. Jika kau ingin tidur, maka aku akan membangunkanmu nanti." kata Mila lalu pergi ke kamar mandi.


Dikamar mandi, Mila membuka semua bajunya dan beberapa tanda merah terlihat jelas dikaca yang lebar yang ada dihadapannya.


Mila meraba tanda itu dan tersenyum karena akhirnya keluarganya merestui hubungan mereka.


Matthew akan mendapatkan haknya untuk di akui dan mendapatkan keluarga yang utuh.


Tidak ada hal yang paling membahagiakan selain hari ini.

__ADS_1


Mila lalu menyalakan shower dan menyiram tubuhnya dengan air dingin. Dia akan menemui ibunya besok dan mengatakan segalanya.


__ADS_2