Dipinang CEO

Dipinang CEO
Pertemuan


__ADS_3

Saat ini usia Sharmila memang sudah sepantasnya berumah tangga, namun dia tidak punya kekasih ataupun pasangan. Dia masih berharap bisa bertemu dengan Tuan Regan dan mengungkapkan perasaannya.


Namun ternyata Tuan Regan sudah hidup bahagia bersama istrinya, Catrine yang sangat sombong dan jutek padanya.


Haruskah aku menerima lamaran dokter Irwan?


Dokter Irwan lalu mengambil tangan kiri Sharmila dan menyematkan cincin berlian dijari manisnya.


Sharmila ragu, namun melihat kebahagiaan Tuan Regan dan Catrine, akhirnya tanpa berpikir panjang dia menerima cincin itu. Dan dia menjadi tunangan Dokter Irwan, orang yang tidak dicintainya.


Mungkinkah dia hanya lari dari perasaannya? Apakah ini hanya pelarian karena kecewa, melihat kebahagian orang yang dia cintai diam-diam selama tujuh tahun?


"Mari kita makan," Kata Dokter Irwan dengan sangat bahagia.


Sementara Sharmila terus menerus melihat kearah Tuan Regan dengan sudut matanya.


Regan sedang berbicara dan dinasehati oleh Nadiya.


"Kau jangan berputus asa begitu Regan, kau juga Catrine." Kata Nadiya.


"Tapi kami sudah memutuskannya untuk mengambil anak dari panti asuhan. Dan Kami sudah kesana satu Minggu yang lalu." Kata Regan.


"Mami dulu bahkan menderita kanker sebelum akhirnya mengandung dirimu." Kata Nadiya pada Regan.

__ADS_1


"Tapi kami bahkan sehat mami, tapi entah kenapa dia belum juga hamil?" Kata Regan dingin pada Istrinya.


Bagaimana bisa hamil, kau bahkan jarang menyentuhku!


Gumam Catrine dalam hati. Namun karena obsesi dan cintanya pada Regan yang begitu besar, Catrine tidak mempermasalahkannya, jika sampai saat ini Regan belum pernah menyentuhnya.


Ini adalah tahun keenam pernikahan mereka, dan mereka memutuskan untuk mengambil anak dari panti asuhan.


Tadinya Regan mencintai Madina, namun karena Nadiya tidak setuju dan latar belakang serta budaya yang berbeda, akhirnya mereka berpisah.


Dan akhirnya Nadiya dan papanya Catrine bekerja sama dalam proyek raksasa, lalu demi memperkuat hubungan kerja sama dan ikatan kekeluargaan, mereka menjodohkan Regan dengan Catrine.


Ini adalah keberuntungan bagi Catrine namun keterpaksaan bagi Regan.


Dia tidak peduli jika Regan tidak menyentuhnya, namun baginya memiliki dan bersama Regan dalam satu rumah tangga, membuat kepuasan tersendiri bagi obsesinya.


Semua teman-temanya bahkan sangat itu melihat dirinya setiap kali datang kepesta bersama Regan yang tampan dan gagak serta latar belakang yang dimilikinya.


Dimata publik hubungan mereka terlihat begitu sempurna dan harmonis.


"Bagaimana kalau kalian pergi kedokter yang dulu membuat mami akhirnya bisa mengandung?"


"Tidak perlu mami, kami sudah punya dokter pribadi " Kata Regan berbohong. Padahal sebenarnya mereka tidak pernah kedokter manapun.

__ADS_1


Tiba-tiba Regan melihat Sharmila diseberang mejanya bersama dokter Irwan. Mereka sangat mengenal dokter Irwan. Bahkan mereka sudah seperti keluarga sendiri.


"Dokter Irwan??!" kata Regan dan diikuti oleh tatapan seluruh keluarganya.


"Ohh, iya, itu dokter Irwan. Bagaimana kalau kita memanggilnya agar bergabung makan bersama?" Kata Nadiya.


"Baiklah, aku akan kesana untuk mengajak mereka makan." Kata Regan yang tidak tahu jika wanita yang bersama dokter Irwan adalah Sarmila.


Regan berjalan mendekat dan menyapa dokter Irwan.


"Hai dokter, bergabunglah dengan kami, kebetulan kita bertemu dan makan ditempat yang sama." Kata Regan dan matanya menatap wanita yang baru saja mengambil sesuatu yang jatuh dari meja.


Dan saat wanita itu mendongakkan wajahnya, mata mereka bertemu dan mereka bertatapan dengan shock.


"Mila!?" Kata Regan begitu melihat wajahnya yang bulat dan semakin cantik dan anggun.


"Tuan Regan!?" Kata Sharmila juga kaget.


"Kalian sudah saling mengenal bukan? Jadi aku tidak perlu memperkenalkannya. Dia tunanganku, dia calon istriku." Kata Dokter Irwan.


"Ohh, ya, selamat untukmu dokter!" Kata Regan yang masih terpana dengan kecantikan Sharmila yang anggun dan terlihat dewasa.


Dulu dia begitu sederhana dan lugu, sekarang dia cantik mempesona dan terlihat jika dia wanita yang cerdas dan anggun.

__ADS_1


"Mari, kami mengundang kalian untuk makan bersama kami." Kata Regan mempersilahkan mereka berdua untuk bergabung dengan keluarganya.


__ADS_2