Dipinang CEO

Dipinang CEO
Regan patah hati


__ADS_3

Dokter Mila termenung sendirian dikamarnya. Dia akan menikah dalam waktu 24 jam lebih, tapi satupun dari keluarganya tidak akan ada yang hadir disana.


Mereka semua tidak ada kabar beritanya hingga saat ini. Dan Mila tahu persis apa yang membuat mereka tidak mau bertemu dengannya.


"Ibu....aku sangat merindukanmu. Kalian ada dimana?" Mila sudah menaruh informasi tentang keduanya saat mereka memutuskan akan menikah, namun hingga hari itu hampir tiba, mereka tidak datang atau menghubunginya.


"Aku tahu kenapa ibu tidak mau menemuiku. Itu pasti karena ibu takut masa laluku dan noda hitam itu membuat aku menjadi malu didepan keluarga suamiku."


"Pasti kau juga sangat merindukanku kan ibu..."


***


Nadiya mencoba menghubungi Regan ,namun teleponnya mati. Nadiya menjadi khawatir dengan keadaanya akhir-akhir ini.


Setelah resmi bercerai dari Catrine, Regan pulang kerumahnya namun dia sering menghabiskan waktu diluar rumah.


"Jangan sampai karena frustasi, Regan terjerumus pada obat-obatan." Kata Nadiya pada Prasetyo.


"Itu tidak akan terjadi, dia hanya butuh waktu untuk menata hidupnya kembali. Kali ini sebaiknya kau jangan memaksanya untuk menikah dengan pilihanmu yang kau anggap wanita terbaik menurut versimu. Atau dia akan menjadi seperti ini lagi."


"Aku tahu. Tapi sebagai seorang ibu, aku ingin dia bahagia dengan wanita yang baik-baik, dari keluarga baik-baik, yang mencintainya. Apa kurangnya Catrine coba? Dia sangat mencintai Regan."


"Tapi apakah kau pernah bertanya pada Regan, apakah dia juga mencintainya?"


"Aku pikir, cinta bisa datang setelah pernikahan." Kata Nadiya.

__ADS_1


"Tidak semua orang bisa mencintai setelah pernikahan. Bagi sebagian orang mungkin pendapatmu itu benar. Tapi bagi sebagian orang, mereka tidak mudah melakukanya."


"Aku tidak menyangka mereka menjalani pernikahan sandiwara hingga enam tahun." Kata Nadiya.


"Itu karena Regan tidak ingin membuatmu sedih. Tapi aku sedih melihatnya tidak bahagia." Kata Prasetyo.


Tanpa terasa airmata Nadiya jatuh karena awalnya dia merasa apa yang dia lakukan adalan yang terbaik bagi putranya.


Menikah dengan wanita pilihannya. Dan ternyata dia telah membuat putranya tidak bahagia selama enam tahun. Dan bahkan dia selalu menggunakan topeng dengan pura-pura bahagian.


Dan semua itu dia lakukan karena tidak ingin melihat ibunya sedih.


"Maafkan Mami Regan...ternyata apa yang aku anggap baik, belum tentu itu yang terbaik untukmu." Kata Nadiya lalu bersandar pada bahu Prasetyo.


***


"Gunakan ini Bro, maka masalahmu akan kelar. Kau tidak akan merasakan sakit hati lagi." Kata temanya yang seorang pecandu.


"Tidak. Aku hanya ingin menenangkan diri disini."


"Ahk, Cemen! Cobalah. Maka kau akan terus ingin menggunakannya setelah kau mencobanya. Dia akan membuatmu melayang." bujuk temannya.


"Tidak, Thank you...Ok, sudahlah, sebaiknya aku pulang, mami pasti khawatir karena aku belum pulang." Kata Regan.


"Ahk, dasar anak mami!" Kata temannya.

__ADS_1


***


Mila belum tidur hingga tengah malam. Dan tiba-tiba dia mendengar suara mobil didepan rumahnya. Mobil itu berhenti dan samar-samar Mila melihat Regan didalam mobil itu.


Regan setengah mabok saat Mila sampai disamping mobil yang berhenti tepat didepan rumahnya.


"Regan? Ngapain kamu malam-malam datang kemari?"


Regan mendongak lalu tertawa.


"Hahahaha..."


Setelah tertawa Regan malah tidak sadarkan diri.


Hal itu terjadi karena Regan tidak makan dari pagi, dan begitu minum beberapa gelas, membuat badanya menjadi limbung.


Untunglah jalanan sepi, sehingga dia tidak mengalami kecelakaan. Dan tempat dia minum juga tidak jauh dari rumahnya Mila.


Jika pulang kerumahnya sangat tidak mungkin karena rumahnya jauh.


Mila bingung harus bagaimana? Saat ini sudah jam 1 dini hari. Jalanan begitu sepi dan dan dia tidak bisa meminta tolong pada siapapun.


Jika dia membiarkanya tidur didalam mobilnya, ahk, rasanya tidak tega.


Tapi dia membawanya masuk kedalam, bagaimana jika ada yang melihatnya?

__ADS_1


Berfikir lah Mila.....


Akhirnya Mila menelpon Irwan, namun karena teleponnya mati, akhirnya Mila memilih untuk membawa Regan masuk kedalam.


__ADS_2