
Pulang sekolah aku langsung berkemas, Tuan Regan akan menjemputku jam tiga sore. Dan sekarang sudah jam 02.30 menit. Setengah jam lagi aku akan kerumah Mpok Ijah untuk menitipkan kunci rumah. Hari ini adalah hari terakhirku dirumah ini.
Oooo ya aku belum kepenjara untuk melihat kedua orang tuaku. Terlalu banyak yang harus aku urus sehingga waktuku selalu saja habis. Segalanya diurus sendirian dan itu tidaklah mudah.
Bangun tidur harus masak dan bersih-bersih rumah. Setelah itu berlari keagen penjual koran. Mengambil koran dan menjualnya. Pulang sekolah harus menyerahkan hasil penjualan koran, makan siang dan mencuci baju. Uang pas-pasan! Jika satu hari saja tidak berjualan koran maka aku tidak bisa makan atau aku terpaksa harus puasa.
Jika aku bolos sekolah maka aku akan mendapat ultimatum dari kepala sekolah. Jika kukatakan alasanku bahwa aku akan kepenjara untuk melihat kedua orang tuaku maka aku terlalu malu untuk menerima penghinaan dari beberapa teman-teman ku yang tidak menyukaiku.
Ya Tuhan.....rumit sekali hidupku ini. 24 jam rasanya seperti roda sepeda yang berputar begitu cepat. Dan sepeda itu tidak membawamu kemana-mana meskipun rodanya berputar. Aku tetap seperti ini sepanjang hari dan tidak ada perubahan hingga saat ini. Jika tidak berjuang maka jangan harap perutmu akan kenyang.
Jika ditangisi yang ada hanya kesedihan tiada akhir. Jika disemangati maka badan yang lelah pun terasa baru diganti batere baru. Dan aku berharap dengan ku perjuangkan nasibku ini maka suatu saat takdirku akan berubah.
Dan suatu saat bisa ku katakan dengan penuh kebanggaan It's Me.
Okay....waktunya hampir tiba. Berhentilah melamun dan mulai lah hidup yang baru dengan semangat yang lebih banyak.
Sepuluh menit lagi. Aku akan mengunci pintu dan menaruh tasku didepan pintu. Saat Tuan Regan datang maka dia akan langsung tahu jika aku sudah siap. Sebaiknya aku memberikan kunci ini sekarang.
Aku berlari kecil sepanjang jalan. Lagian rumahnya kan ngga terlalu jauh.
"Mpok..."
Ngga ada sahutan. Sebaiknya aku panggil sekali lagi.
"Mpoookkk"
"Iya neng. Mpok sudah dengar." Nah kan sekarang baru dengar.
"Mpok, Mila bisa titip ini? Ini adalah kunci rumah Bu Yayuk, jadi karena Mila mulai besok akan tinggal dirumah majikan Mila yang baru, tolong titip kunci ini ya Mpok. Soalnya Bu Yayuk lagi pulang kampung. Dan... terimakasih buat kebaikan Mpok selama ini, yang sudah banyak membantu Mila."
"Iya sama-sama nak. Mpok jadi sedih dan merasa kehilangan, kita mungkin tidak bertemu lagi setelah ini." Kata Mpok Mila sambil memeluku.
"Jangan bilang gitu dong Mpok. Sekali-kali Mila akan main kesini dan belanja di warungnya Mpok Ijah." Kataku sambil tersenyum.
"Benarkah?" Kata Mpok Ijah melepaskan pelukanya dan menatapku. "Jangan lupa ajak temanmu yang naik mobil merah itu. Ajak kewarungnya Mpok ya neng. Biar mpok bisa Selfi disini, diwarung Mpok. Biar warungnya terkenal dan viral."
"Hahaha Mpok ini ada-ada saja. Ya deh! Nanti Mila ajak Tuan Regan kewarungnya Mpok Ijah. Tapi jangan lupa komisi buat Mila ya Mpok!" Kataku bercanda.
"Dasar anak mata duitan. Tapi ngga papa deh....nanti Mpok kasih komisi kalau Mpok viral dan dagangannya habis ye?"
"Ya Mpok. Ya sudah ya Mpok, Mila pamit dulu."
"Ya... hati-hati nak Mila, jaga diri baik-baik."
"Ya Mpok, terimakasih..." Aku kemudian berlari kecil karena kulihat dari jauh mobil Tuan Regan mendekat.
"Mila...sudah siap?" Kata Tuan Regan turun dari mobilnya.
"Sudah Tuan." Aku kemudian menenteng tasku dan memasukannya kebagasi yang sudah dibuka oleh Tuan Regan.
"Baiklah ayo kita masuk." Kata Tuan Regan membukakan pintu untukku. Aku semakin berdebar-debar dan canggung karena perasaanku sendiri.
"Oya Mila sebelum kerumah kita mampir ke toko baju dulu." Kata Tuan Regan.
"Baik Tuan." Mungkin Tuan Regan akan membeli baju atau kemeja untuk dirinya sendiri.
Kemudian Tuan Regan memutar musik dan aku melihatnya bersenandung lirih sambil matanya menatap lurus kedepan.
Aku terus memperhatikannya dengan ujung mataku, oh Tuhan....hatiku berdebar kencang sekali, seperti pacuan kuda."
Padahal aku ini hanya seperti onggokan sampah yang tidak berguna dan jika ada yang memungutnya maka itu karena akan didaur ulang.
Tapi aku bermimpi terlalu tinggi seperti pungguk merindukan bulan. Dan kata kasarnya aku ini tidak tahu diri.
Siapakah diriku ini bagaikan bumi untuk pijakan dan dia bagaikan langit yang tinggi menjulang.
Ahk semua peribahasa ini memang terlalu hiperbola, tapi ini kenyataanya. Aku terlalu dramatis dan dia terlalu romantis, hiks hiks....hatiku menangis karena sebab yang tidak jelas.
Lagu Ed sheeran ini membuatku semakin baper aja.
found a love for me Darling, just dive right in and follow my lead
Saya menemukan cinta untuk saya Darling, hanya menyelam masuk dan mengikuti jejak saya
Well, I found a girl, beautiful and sweet
Nah, saya menemukan seorang gadis cantik dan manis
Oh, I never knew you were the someone waiting for me
Oh, saya tidak pernah tahu Anda adalah seseorang yang menungguku
‘Cause we were just kids when we fell in love
__ADS_1
Karena kita hanya anak kecil saat kita jatuh cinta
Not knowing what it was
Tidak tahu apa itu
I will not give you up this time
Aku tidak akan memberimu waktu ini
But darling, just kiss me slow
Tapi sayang, cium saja aku pelan
Your heart is all I own
Hatimu hanya milikku sendiri
And in your eyes you’re holding mine
Dan di matamu kau memegang mataku
Baby, I’m dancing in the dark
Sayang, aku menari dalam kegelapan
With you between my arms
Denganmu di antara kedua lenganku
Barefoot on the grass
Bertelanjang kaki di rumput
Listening to our favourite song
Mendengarkan lagu favorit kami
When you said you looked a mess
Bila Anda bilang Anda terlihat berantakan
I whispered underneath my breath
But you heard it,
Tapi Anda pernah mendengarnya,
Darling, you look perfect tonight
Sayang, kamu terlihat sempurna malam ini
Well, I found a woman, stronger than anyone I know
Nah, saya menemukan seorang wanita, lebih kuat dari siapapun yang saya kenal
She shares my dreams, I hope that someday I’ll share her home
Dia berbagi mimpiku, kuharap suatu hari nanti aku akan berbagi rumahnya
I found a love to carry more than just my secrets
Saya menemukan cinta untuk membawa lebih dari sekadar rahasia saya
To carry love, to carry children of our own
Untuk membawa cinta, untuk membawa anak-anak kita sendiri
We are still kids but we’re so in love
Kami masih anak-anak tapi kami sangat cinta
Fighting against all odds
Berjuang melawan segala rintangan
I know we’ll be alright this time
Aku tahu kita akan baik-baik saja kali ini
__ADS_1
Darling, just hold my hand
Sayang, pegang tanganku saja
Be my girl, I’ll be your man
Jadilah gadisku, aku akan menjadi laki-laki Anda
I see my future in your eyes
Aku melihat masa depanku di matamu
Baby, I’m dancing in the dark
Sayang, aku menari dalam kegelapan
With you between my arms
Denganmu di antara kedua lenganku
Barefoot on the grass
Bertelanjang kaki di rumput
Listening to our favourite song
Mendengarkan lagu favorit kami
When I saw you in that dress
Saat aku melihatmu di gaun itu
Looking so beautiful
Terlihat sangat cantik
I don’t deserve this
Saya tidak pantas menerima ini
Darling, you look perfect tonight
Sayang, kamu terlihat sempurna malam ini
Baby, I’m dancing in the dark
Sayang, aku menari dalam kegelapan
With you between my arms
Denganmu di antara kedua lenganku
Barefoot on the grass
Bertelanjang kaki di rumput
Listening to our favourite song
Mendengarkan lagu favorit kami
I have faith in what I see
Saya memiliki keyakinan akan apa yang saya lihat
Now I know I have met an angel in person
Sekarang saya tahu saya telah bertemu dengan seorang malaikat secara pribadi
And she looks perfect
Dan dia terlihat sempurna
I don’t deserve this
Saya tidak pantas menerima ini
You look perfect tonight
Kamu terlihat sempurna malam ini
Oouhhh melihatnya bernyanyi dan mendengarkannya bersenandung membuat hatiku ambyar.
Lagunya sudah berakhir dan kami berpandangan. Dengan cepat kutundukkan pandanganku sebelum aku hanyut dan tenggelam dalam matanya.
__ADS_1
Dan akhirnya kami sampai disebuah toko baju.