Dosenku Seorang Mafia

Dosenku Seorang Mafia
Pulang?


__ADS_3

Sekitar pukul 8 malam Keyrani dan Ray kembali ke hotel setelah menghabiskan waktu di wahana tersebut hanya dengan menaiki biang lala. Hingga membuat Keyrani sedikit merasa pusing karena berputar berulang kali.


"Kamu bisa mandi lebih dulu" Ujar Keyrani pada Ray setelah seharian berada di luar


"Bagaimana denganmu?" Tanya Ray


"Aku ingin ke kamar Lisa, kamu bisa mandi sekarang" Ujar Keyrani sebelum beranjak pergi meninggalkan kamar


Ray mengangguk kemudian masuk ke dalam kamar mandi mengikuti perkataan Keyrani.


Sementara Keyrani kini berjalan menuju ke kamar Lisa dan Rani.


Ting...


Tak berselang lama setelah Keyrani menekan bel, pintu kamar kemudian terbuka dari dalam memperlihatkan Rani yang juga baru saja mandi.


Tanpa berbasa-basi, Keyrani segera masuk ke dalam kamar dan merebahkan tubuhnya di kasur.


"Dimana Lisa?" Tanya Keyrani memperhatikan sekitar kamar dan tidak menemukan keberadaan Lisa


"Dia sedang mandi" Jawab Rani menunjuk ke arah kamar mandi


"Jadi apa yang terjadi? Kamu tidak ingin menceritakannya padaku?" Tanya Rani penasaran kemudian ikut berbaring di samping Keyrani dengan tangan menahan kepalanya


Keyrani menghela nafasnya panjang sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Rani "Ray merasa cemburu akan kedekatanku dengan Sean" Jawab Keyrani


"Menurutku wajar jika Pak Ray cemburu. Sean begitu perhatian padamu. Mungkin aku juga akan melakukan hal yang sama jika di posisi Pak Ray" Timpal Rani membayangkannya


"Kalau begitu bagaimana denganku? Aku juga cemburu melihatnya bersama dengan gadis lain. Dan lagi, Alana akan berkuliah di kampus kita. Yang artinya aku akan melihatnya selama di rumah maupun di kampus" Cetus Keyrani mengutarakan rasa kesalnya


"Hah? Dia pindah kampus gitu?" Tanya Rani kaget yang kemudian dibalas anggukan oleh Keyrani


"Bahkan meskipun Ray mengatakan tidak punya perasaan padanya, tapi tetap saja aku tidak suka jika dia pergi dan jalan dengan Ray. Tidak ada satupun perempuan yang suka jika orang yang disukainya jalan berdua dengan perempuan lainnya" Ujar Keyrani


"Dan lagi dia ingin agar aku pulang dengannya besok" Sambung Keyrani kembali menghela nafasnya


"Jadi kamu setuju?" Tanya Rani


"Iya. Mau tidak mau aku setuju, karena jika tidak ia akan melakukan berbagai hal agar aku setuju dan mau ikut dengannya" Ujar Keyrani

__ADS_1


"Bagaimana dengan Sean? Kamu sudah memberitahunya?" Tanya Rani mengingat akan Sean yang sudah mulai akrab dengan mereka


"Belum. Aku masih belum menghubunginya sejak tadi" Ujar Keyrani


"Kamu tahu, sejak kami tiba di Namsan Town. Dia selalu memasang wajah datar seolah tidak bersemangat. Siapapun bisa melihatnya dengan jelas, bahkan aku yang selama ini sulit membaca isi pikiran orang lain pun tahu jika dia sedang sedih" Ujar Rani yang memang memperhatikan Sean sejak tiba di Namsan Tower


Sean hanya duduk diam dan melamun, memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Termasuk Lisa dan Rani yang saat itu asik dengan dunia mereka sendiri.


Keyrani terdiam mendengar penuturan Rani. Bohong jika ia tidak menyadari perhatian Sean yang memang berlebihan terhadapnya tapi tetap saja ia hanya menganggapnya sebagai teman dan tidak lebih.


"Kamu disini?" Sela Lisa tepat setelah pintu kamar mandi terbuka dan ia melihat Keyrani di kasur


"Apa yang kalian bicarakan? Mengapa raut wajah kalian seperti itu?" Tanya Lisa heran melihat keduanya yang terlihat begitu serius


"Besok Pak Ray akan pulang, tapi dia mau supaya Keyrani ikut dengannya" Jawab Rani


"Hah? Serius? Jadi bagaimana dengan kami?" Tanya Lisa menghampiri Keyrani yang kini sibuk memperhatikan ponselnya


"Terserah kalian. Mau ikut denganku atau tinggal lebih lama disini" Jawab Keyrani tanpa memalingkan wajahnya dari layar ponselnya


"Kalau aku, aku akan ikut. Karena aku tidak ingin mengambil cuti terlalu lama" Sahut Rani


Lisa mengerucutkan bibirnya mendengar penuturan keduanya. Dirinya masih belum puas selama berada di sana. Dan lagi ia masih belum siap untuk bertemu dengan Aaron yang telah mengambil ciuman pertamanya.


"Kamu mau kemana? Buru-buru banget" Cegah Lisa memegang lengan Keyrani


"Ketemu Sean. Nanti kalau Ray nyari bilang aja ada urusan dan tidak perlu mencariku" Ujar Keyrani melepas tangan Lisa dari lengannya


Lisa dan Rani hanya mengangguk pasrah mengiyakan permintaan Keyrani karena sebelum keduanya berbicara Keyranu sudah lebih dahulu berlari pergi meninggalkan kamar.


...***...


Setelah pergi dari kamar tadi, Keyrani masuk ke dalam lift dan menekan tombol lantai paling atas hotel.


Ting..


Pintu lift kemudian terbuka, Keyrani segera keluar dan menuju ke tangga yang terhubung ke Rooftop hotel. Tempat iya dan Sean janjian untuk bertemu.


Keyrani tiba di Rooftop sembari mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Sean. Karena saat ini mengirim pesan padanya Sean sudah berada di Rooftop hotel.

__ADS_1


"Key.. " Panggil Sean yang saat ini duduk di bagian paling atas Rooftop


"Apa yang kamu lakukan disitu? Bagaimana caramu naik?" Tanya Keyrani menatap ke atas


"Mendekatlah, di samping ada tangga yang bisa kamu gunakan" Jawab Sean sedikit keras


Keyrani mengikuti arahan Sean kemudian berjalan menaiki tangga yang disebut oleh Sean tadi.


Setelah sedikit perjuangan Keyrani kemudian tiba di atas dengan bantuan dari Sean yang menarik tangannya agar tidak terjatuh.


"Jadi apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Keyrani sembari duduk di pinggir


"Lihatlah ke atas" Pinta Sean menatap ke langit lepas


"Woaahh.. Bagaimana bisa ada lautan bintang disini" Tutur Keyrani takjub dengan pemandangan langit malam


Sean hanya mengangkat bahunya tidak tahu. Karena pada awalnya ia hanya ingin mencari udara segar hingga menjadi terbiasa menghabiskan waktunya di sana.


"Oh iya, apa yang ingin kamu katakan padaku?" Tanya Sean kemudian mengingat tujuan Keyrani datang menemuinya


Keyrani menolehkan kepalanya menatap wajah Sean "Aku akan pulang besok" Ujar Keyrani membuat Sean seketika tertegun kaget mendengar penuturan yang tiba-tiba ini


"Bukannya kamu ingin tinggal lebih lama lagi?" Tanya Sean kemudian


"Niatnya memang seperti itu. Tapi Ray memuntaku untuk ikut dengannya, belum lagi aku ini masih kuliah. Aku tidak bisa mengambil cuti terlalu lama" Jawab Keyrani menjelaskan


Sean terdiam pandangannya terkunci pada wajah Keyrani "Kalau begitu biarkan aku memelukmu sebagai tanda perpisahan dariku" Pinta Sean dengan wajah lirih


Mendengar hal itu, Keyrani melebarkan tangannya sembari tersenyum hangat. Yang dengan senang hati dibalas oleh Sean yang kini memeluk Keyrani.


"Jangan sampai kamu melupakan aku" Ujar Keyrani


"Justru aku yang seharusnya mengatakannya dan lagi berikan aku alamatmu" Timpal Sean


"Kenapa? Jangan bilang kamu ingin datang ke negara ku"


"Hmm.. Tidak ada yang tahu masa depan Key. Bisa saja aku benar-benar datang ke negaramu" Ujar Sean berandai-andai yang mana keduanya masih dalam keadaan berpelukan


"Baiklah. Aku akan memberikannya padamu. Dan lagi kita masih bisa saling menghubungi" Ujar Keyrani

__ADS_1


"Iya. Aku akan sering-sering menghubungimu" Balas Sean kemudian


Keduanya berpelukan cukup lama sebelum akhirnya kembali memperhatikan langit malam sembari membicarakan diri masing-masing.


__ADS_2