Dosenku Seorang Mafia

Dosenku Seorang Mafia
Cemburu


__ADS_3

Sejak kepulangannya, Ray sibuk menscroll ponselnya sembari tersenyum layaknya seseorang yang sedang pacaran. Jhon yang melihat tingkah Ray merasa aneh seolah tidak percaya.


Ray yang selama ini terkenal kejam dan tanpa ampun saat ini tengah tersenyum. Benar- benar pemandangan yang langka.


"Dimana Pria dingin dan kaku yang aku kenal" Gumam Jhon heran dan penasaran dengan apa yang membuat Ray menjadi seperti itu


Sementara Ray yang sedari tadi diperhatikan masih setia menatap ponselnya. Ponsel yang kini menampakkan foto Keyrani.


Sejak hari dimana Keyrani membuatkannya Instagram. Ray menjadi sering membuka ponselnya. Menscroll foto-foto yang di upload Keyrani. Hingga membaca satu-persatu komentar yang ada di fotonya.


Hanya dalam sepersekian detik saja, wajah yang tadinya tersenyum kembali mengerutkan dahinya kesal setelah membaca komentar-komentar yang ada di foto Keyrani yang kebanyakan memuji kecantikannya.


Coment :


"My Queen😍. Tolong bawa aku.. " _unknown


"Colek dikit😜" _unknown


"Jadilah pasangan hidupku, Jadilah Ibu dari anak-anak ku..." _unknown


"... "


Seperti itu lah komentar-komentar yang ada di Instagram Keyrani. Yang membuat Ray berenggut kesal dan tidak terima.


"Hmm, ada apa dengan mereka. Bagaimana bisa berkomentar seperti itu. Jadilah pasangan hidupku?  Jadilah Ibu dari anak-anak ku?" Baca Ray kesal


"Itu bukannya lagu yah Tuan?" Tanya Jhon menyela "jadilah pasangan hidupku, jadilah Ibu dari anak-anak ku, membuka mata dan tertidur di sampingmu.. " Lanjut Jhon menyanyikan lagu tersebut namun segera dihentikan oleh Ray


"Stop" Selah Ray kemudian melotot ke arah Jhon sembari melempar hp-nya kesal.


Dengan sigap Jhon menutup mulutnya tidak mengerti dengan sikap Tsundere majikannya itu. Yang hanya dalam beberapa menit saja bisa berubah tanpa alasan yang jelas.


Tak ingin memikirkannya terlalu lama, Jhon mengangkat bahunya tidak perduli kemudian beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut. Menjauh sebelum Ray semakin emosi dan melampiaskan kekesalannya pada dirinya.


...***...

__ADS_1


Don't Fight The Feeling..🎶


Teriak Keyrani seperti biasa masih dengan lagu kpop kesukaannya. Kali ini berbeda, karena boyband favoritenya Exo baru saja comeback, meski dengan member yang hanya bertujuh saja karena 2 membernya tengah melaksanakan wajib militer.


Keyrani pun perlahan melajukan mobilnya cepat karena jalan yang dilaluinya perlahan lenggang.


Tak berselang lama kemudian, Keyrani tiba di kampus. Tujuannya ke kampus hari ini bukan karena ada kelas. Tapi ia akan pergi ke perpustakaan untuk mencari beberapa materi karena Ray akan mengadakan tes di kelasnya.


Sesampainya di perpustakaan, Keyrani segera memilih meja yang berada di bagian pojok perpustakaan, salah satu tempat tersembunyi dan jarang didatangi di ruangan tersebut.


Tanpa berlama-lama Keyrani mengeluarkan laptopnya dan mulai mencari materi pada buku yang diambilnya tadi sebelum duduk.


Terlihat beberapa mahasiswa yang juga tengah sibuk berkutat dengan laptop dan buku masing-masing. Ada pula beberapa mahasiswa yang kini sudah tertidur dengan buku yang sengaja digunakan untuk menghalangi.


1 jam berlalu..


Keyrani masih sibuk mencari materi-materi yang ada di buku. Hingga kemudian rasa kantuk perlahan menghampirinya. Beberapa kali, Keyrani memukul pelan wajahnya mencoba menyadarkannya dari rasa kantuk. Namun setelah dirasa tidak mempan, Keyrani memutuskan beranjak dari tempatnya menuju ke kantin.


Selama diperjalanan menuju kantin, Keyrani beberapa kali menutup mulutnya karena menguap dan juga mencoba merenggangkan tangannya ke atas karena tubuhnya yang lelah setelah duduk lama di perpustakaan.


Hingga tanpa sengaja, pandangannya terhenti pada seorang pria yang kini tengah duduk bermesraan dengan seorang wanita. Dia adalah Alex mantan Keyrani yang juga merupakan pacar Saudara tirinya Devi.


Keyrani tersenyum licik kemudian meraih ponselnya dan memotret pemandangan tersebut. Kemudian mengirimkan hasil jepretan tersebut kepada Devi.


"Sepertinya akan ada tontonan menarik" Ujar Keyrani masih dengan senyum liciknya kemudian berdiri mengambil minumannya yang sudah jadi


Setelah membayar minumannya, Keyrani kembali duduk di tempat yang tadi karena terlalu antusias untuk melihat tontonan yang menarik di depannya.


Sesuai tebakannya, kini orang yang ditunggu-tunggu oleh Keyrani kini terlihat memasuki kantin dengan wajah penuh emosi dan amarah sembari menggenggam erat ponselnya.


Segera Devi mengedarkan pandangannya mencari posisi Alex kemudian menghampirinya saat Ia menemukan Alex yang masih bersama dengan seorang wanita. Bahkan tanpa sungkan mengecup tangan wanita tersebut.


"Alex, berani sekali kamu selingkuh dibelakang aku" bentak Devi menggebrak meja keduanya


"Devi.." kaget Alex segera melepas rangkulannya pada wanita tersebut "aku bisa jelasin" bujuknya menghampiri Devi dan memegang tangannya namun segera dihempaskan oleh Devi

__ADS_1


"Ngga ada yang bisa dijelasin. Dasar laki-laki breng**k. Sekarang kita putus !" Teriak Devi kemudian segera pergi meninggalkan keduanya


Sementara Alex menggaruk gusar kepalanya, dan kembali pada wanita yang satu mencoba membujuknya juga namun..


PLAK...


Sebuah tamparan mendarat di pipinya. Dan wanita itu juga meninggalkan Alex tanpa sepatah kata darinya.


"Memang dasarnya breng**k, yah tetap breng**k. Nggak ngerti lagi, kok bisa dulu aku mau sama dia" Ujar Keyrani yang sedari tadi melihat ke arah mereka


Keyrani berdiri dari tempatnya dengan senyum penuh kepuasan setelah melihat kejadian tadi. Satu hal yang pasti, laki-laki yang telah tega mengkhianati pasangannya demi wanita yang lain setelah bertahun-tahun menjalin hubungan tidak akan pernah bisa setia dan bertahan.


"Sepertinya mataku kembali terang.." Ujar Keyrani senang karena kejadian tadi membuat rasa kantuknya menghilang


Tanpa berlama-lama lagi di kantin, Keyrani meraih minunannya dan segera berjalan menuju perpustakaan. Sembari bersenandung kecil.


Perpustakaan terlihat sepi, saat Keyrani memasukinya. Hanya ada pengurus perpustakaan, selain itu tidak ada lagi. Waktu memang sudah menunjukkan pukul 12 jadi wajar bagi mahasiswa untuk berada di kantin saat ini.


Dengan kopi di tangannya, Keyrani segera menuju meja tempatnya namun tiba-tiba Keyrani memicingkan matanya menatap sosok pria yang saat ini duduk di tempatnya yang tak lain adalah dosennya, Ray.


"Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Keyrani bingung kemudian duduk tepat dihadapannya


"Bukankah sudah jelas" jawab Ray memperlihatkan buku yang dipegangnya


"Tapi kenapa harus disini? Banyak tempat lain yang masih kosong disana" Ujar Keyrani menunjuk meja-meja yang kosong


"Sewaktu aku datang tempat ini masih kosong. Aku mana tahu tempat ini sudah ada kamu"


"Bukankah sudah jelas, tas dan laptopku saja masih disini" Balas Keyrani menunjuk tas dan laptopnya


"Aku liat nggak ada orang makanya aku duduk, dan lagi aku memang sering duduk disini"


"Apa jangan-jangan kamu suka denganku" Tebak Keyrani ngasal sembari menaikkan alisnya yang sontak membuat Ray menatap tajam ke arah Keyrani


"Oke...Oke.. bercanda" Ujar Keyrani  tertawa kecil kemudian kembali mengetik materi-materi yang sempat tertunda tadi

__ADS_1


Begitu pun dengan Ray yang kembali fokus pada bukunya. Sunyi.


__ADS_2