
Kristina Aera Bryn. Ibu kandung dari Keyrani yang mengalami kecelakaan mobil 12 tahun yang lalu bersama dengan Keyrani. Namun, Ia harus meregang nyawa karena menyelamatkan Keyrani yang waktu itu masih berumur 10 tahun.
Sejak menikah dengan ayah Keyrani, Darel Vanjola Tzeng. Ia tidak pernah menggunakan nama keluarganya yakni Bryn. Tuntutan dan paksaan dari keluarganya membuatnya memilih melarikan diri dari rumah dan hidup mandiri, meninggalkan adik kandungnya Jeri Scott Bryn yang masih berumur 10 tahun kala itu.
Keluarga Bryn merupakan salah satu keluarga terkemuka di Negara S. Bukan tanpa sebab, mereka memiliki kondominium terbesar di negara bagian timur, bisnis keluarga yang tersebar di mana-mana baik di bidang teknologi mutakhir, properti hingga pasar modal.
Namun uniknya, Keluarga Bryn tidak pernah memilih seorang pewaris dari pihak laki-laki yang artinya pewaris seluruh harta kekayaan haruslah dari pihak perempuan.
Untuk itu, dari sejak dirinya kecil Kristina sudah di latih dan di bekali berbagai pengetahuan agar kelak bisa mewariskan dan menjalankan perusahaan seperti yang dilakukan ibunya saat ini.
Kristina merasa lelah dan frustasi dengan semua kekangan yang didapatkannya. Tidak ada yang memberinya waktu bernafas lega barang sejenak. Semuanya harus sempurna dan sesuai keinginan mereka. Tidak ada penolakan atau pun bantahan bahkan sekedar memberikan masukan.
Hingga kemudian, Kristina memutuskan kabur dari rumah saat keluarga Bryn mengadakan pesta di kapal pesiar. Selama pelariannya ini, tanpa sengaja dirinya berkenalan dengan Darel ayah Keyrani yang saat itu baru merintih karirnya. Namun dengan bantuan Kristina, perlahan tapi pasti perusahaan yang dirintis oleh Darel perlahan berkembang dan sukses berkat semua saran yang diberikan oleh Kristina yang memang sudah ahli di bidang tersebut.
Sementara itu, Jeri yang merupakan adik Kristina yang saat itu merasa terpukul karena kepergiannya perlahan menutup diri dan berjanji akan menemukan Kristina. Karena meski Kristina kabur dari rumah, ahli waris keluarga Bryn sama sekali tidak akan berubah. Karena seorang laki-laki harus bisa berusaha sendiri untuk membuat dirinya sukses tanpa bantuan dari keluarga.
Dari sejak itu, Jeri belajar cara bertarung dengan pamannya yang saat itu merupakan seorang ketua geng mafia. Hal itu membuat Jeri penasaran dan berniat mengikuti langkahnya masuk ke dalam dunia hitam itu. Latihan demi latihan dilakukannya setiap hari. Hidup dan matinya dipertaruhkan tiap kali pamannya membawanya menyelesaikan misi membunuh pembunuh bayaran. Fisik dan mentalnya benar-benar dilatih hingga sekeras baja.
Hingga 10 tahun kemudian Jeri mendapat informasi tentang keberadaan Kakaknya dan berniat bertemu dengannya. Tapi sungguh naas, sebelum keduanya bertemu. Kristina justru mengalami kecelakaan membuat Jeri merasa frustasi dan syok.
Sejak saat itu, Jeri menjadi lebih kejam dan bengis, melampiaskan semua amarahnya pada musuh nya. Membuatnya benar-benar ditakuti di dunia hitam itu. Hingga suatu hari dirinya bertemu kembali dengan Keyrani. Jeri memutuskan untuk tetap berada di dekatnya tanpa memberitahu identitasnya dan tetap berpura-pura sebagai sahabat.
__ADS_1
Namun sekali lagi, dirinya dibuat frustasi karena Keyrani yang mengalami kecelakaan akibat ulah dari ayahnya. Jika bukan karena Ray mungkin saat ini Ia sudah menyapu rata semua orang yang tinggal di rumah itu.
Dengan terpaksa ia mengikuti perkataan Ray untuk membiarkan ayah Keyrani. Namun tentunya tidak dengan ibu dan saudara tirinya. Jeri yang akan merebut kebahagiaan mereka, membuatnya menjadi mimpi buruk bagi keduanya.
...***...
Setelah kepergian Jeri, setiap saat Ray berada di sekitar Keyrani. Memantau perkembangan kondisinya bersama dokter yang sudah dipercayakan Jeri dan sesekali curhat menceritakan apa yang dialaminya selama Keyrani koma.
Ray yang saat ini baru saja memasuki ruangan, mengucek matanya beberapa kali karena Keyrani yang kini membuka matanya.
Dengan cepat Ray menghampiri Keyrani dan memegang tangannya, tak lupa dirinya menekan tombol yang berada di dekat meja untuk memanggil dokter agar segera datang.
"Key.. Kamu bangun" Ujar Ray seolah tidak percaya sembari mengelus rambut Keyrani
"Iya Sayang. Aku disini" Ujar Ray masih menggenggam tangan Keyrani
Dirinya benar-benar tidak menyangka bahwa Keyrani akan terbangun. Sudah 3 hari sejak kepergian Jeri. Selama itu Keyrani tidak pernah menunjukkan tanda-tanda akan terbangun. Hingga tiba-tiba dirinya menemukan Keyrani membuka matanya hari ini. Sungguh suatu keajaiban yang dialaminya.
Tak berselang lama, Dokter kemudian tiba di dalam ruangan dan segera memeriksa keadaan Keyrani, baik dari penglihatan mau pun respon gerak tubuhnya.
"A..ku tidak bi..sa berge..rak" Ujar Keyrani tertatih saat berusaha menggerakkan badannya yang kini terasa kebas dan kaku
__ADS_1
Dokter menghela nafasnya berat "Sepertinya pasien mengalami gangguan pergerakan tubuh akibat pendarahan yang terjadi pada otak"
Keyrani tertegun kaget mendengar penjelasan dokter. Tubuhnya sama sekali tidak bisa bergerak sekeras apapun dirinya mencoba.
"Lakukan sesuatu Dok" Ujar Ray tidak tahan melihat Keyrani tersiksa karena tidak bisa menggerakkan tubuhnya
"Ini merupakan salah satu gejala umum yang dialami saat seseorang mengalami pendarahan khususnya di otak"
"Jadi bagaimana dok? Lakukan sesuatu" Sela Ray semakin panik
"Untuk itu beberapa hari kedepan, akan dilakukan observasi ketat terkait keadaan pasien hingga kondisi nya kembali normal. Setelah itu, barulah pasien akan dibiarkan menjalani terapi hingga keadaannya pulih kembali dan bisa bergerak" Ujar dokter tersebut menjelaskan sebelum akhirnya beranjak pergi meninggalkan ruangan
"Ray.." Panggil Keyrani lirih yang kini mulai meneteskan air mata karena memikirkan gejala yang dialaminya
"Tidak apa-apa. Aku disini. Aku akan selalu berada di sisimu hingga keadaanmu pulih kembali. Kamu harus kuat, Keyrani yang aku kenal kuat dan pantang menyerah" Balas Ray menyemangati Keyrani agar tidak berfikir yang tidak-tidak
Keyrani mengangguk mendengar penuturan Ray meski dengan air mata yang masih saja mengalir karena jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam dirinya masih belum bisa menerima keadaannya yang sekarang.
Berbagai prasangka berputar di pikirannya. Bagaimana jika dirinya menjadi orang lumpuh? Bagaiman jika dirinya tidak bisa berjalan lagi? Bagaimana jika dirinya tidak bisa mengendarai motor yang sudah menjadi hobinya selama ini?
"Berhenti berpikir yang berlebihan Key" Ujar Ray seolah mengerti apa yang dipikirkan Keyrani dari raut wajah yang diperlihatkan nya
__ADS_1
"Jangan meninggalkanku.." Tutur Keyrani menatap Ray dalam
"Tidak akan. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Aku akan selalu ada disini menjagamu hingga kondisimu pulih" Jawab Ray yakin karena ia tidak perduli mau bagaimana pun kondisi gadisnya ini ia akan tetap menerimanya ketimbang harus menahan sakit karena kehilangannya. Rasa cintanya bukan berdasarkan fisik semata tetapi karena banyak hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.