Dosenku Seorang Mafia

Dosenku Seorang Mafia
Teman Baru


__ADS_3

Lisa terbangun dari tidurnya, mdanpati Keyrani yang kini tidak berada di dekatnya. Lisa mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Keyrani, yang ternyata tengah berada di teras.


Tangannya naik mengucek matanya, kemudian bangkit dan berjalan ke arah Keyrani di teras.


"Kamu bangun.. " Ujar Keyrani saat Lisa menghampirinya


"Hmmm" Gumam Lisa kemudian ikut memperhatikan langit malam yang terlihat begitu indah dibarengi dengan kemilau dari lampu-lampu dari bangunan yang menjulang tinggi ke langit


"Kamu ada masalah apa?" Tanya Keyrani sedikit penasaran dengan alasan Lisa ikut dengannya


Lisa terdiam sejenak sembari menghela nafasnya panjang "Aaron menciumku dan parahnya aku justru membalasnya saat dia menciumku" Jawab Lisa pada akhirnya merutuki perbuatan dirinya


"Hah? Aron menciummu? Kenapa?" Tanya Keyrani kaget dengan apa yang baru saja didengarnya


"Iya. Dia menciumku dan karena hal itu dia menghindariku" Ujar Lisa kesal


"Padahal yang harus marah disini adalah aku yang sebagai korban, bukan malah dia" Gerutu Lisa kembali


Keyrani terdiam, bingung harus menjawab apa. Di sisi lain, ia adalah satu-satunya orang yang tahu akan Rani yang juga menyukai Aaron.


"Mengapa cinta begitu rumit" Batin Keyrani mengingat kembali masalahnya sendiri


"Bagaimana denganmu? Kamu ada masalah dengan Ray?" Tanya Lisa balik penasaran


"Aku tidak tahu"


"Maksud kamu tidak tahu?"


"Dulu Ray pernah di selamatin sama seseorang dan orang itu punya anak cewek. Dan sekarang dia tinggal di rumah Ray. Aku nggak tahu, harus bersikap apa dengan mereka. Aku benar-benar cemburu sekaligus kesal saat Ray tidak bisa menolak permintaannya" Jawab Keyrani geram


Lisa merangkul bahu Keyrani berusaha menenangkannya "Ribet" Cetus Lisa membuat keduanya tertawa akan kehidupan cinta mereka


...***...


Keesokan harinya, Keyrani terbangun di pagi hari karena perutnya yang sedari tadi bergemuruh karena lapar.


Dengan langkah lesuh sembari mengelus perutnya, Keyrani meraih jaketnya berniat keluar untuk mencari beberapa makanan untuk mengganjal perutnya.


Keyrani keluar dari hotel dan berjalan menuju sebuah kafe yang terletak tak jauh dari hotel tempatnya berada.


Ting....


Lonceng berbunci saat Keyrani mendorong pintu kafe tersebut yang kemudian disambut senyuman oleh pegawai kafe tersebut.


Keyrani berbalik tersenyum, kemudian memperhatikan papan menu di depannya.


"Gimbab Cheonguk and Naeng Cofee" Pesan Keyrani

__ADS_1


"Ok" Balas pegawai tersebut mencatat pesanan Keyrani


Setelah memesan Keyrani duduk di salah satu meja yang terletak di pojok kafe yang kosong. Keyrani membaringkan kepalanya di meja sembari menatap ke arah luar karena cafe tersebut menggunakan kaca sehingga pelanggan bisa melihat langsung orang-orang yang berlalu lalang di luar.


Hingga kemudian, seorang pria tiba-tiba datang menghampiri meja Keyrani.


"Sillyehabnida (permisi)" Sapa pria tersebut


Keyrani mengangkat kepalanya saat mendengar suara pria tersebut dan menatapnya "Ya?" Imbuh Keyrani lupa jika sedang berada di Negara K


Pria itu mengerutkan keningnya " You are not from Here? (Kamu bukan dari sini?) " Tanya pria itu mengerti setelah melihat respon Keyrani


"Yes (Iya) " Jawab Keyrani


"can i sit here? (Bisa saya duduk disini?" Tanya pria itu sopan sembari menunjuk kursi depan Keyrani


Keyrani memperhatikan meja lainnya yang tampak penuh oleh pelanggan lainnya sebelum akhirnya menyetujuinya.


"Yes please. (Iya silahkan) " Balas Keyrani mempersilahkan


Setelah mendapat persetujuan dari Keyrani, pria itu kemudian duduk di kursi meski sebenarnya Keyrani merasa sedikit canggung karena duduk bersama seseorang yang tidak dikenalnya.


"what's your name? (Nama kamu siapa?)" Tanya pria itu kembali


"My Name is Keyrani and You? (Nama saya Keyrani dan kamu? )" Jawab Keyrani kembali


"You can call me Sean" Jawab Sean sembari tersenyum hangat ke arah Keyrani


Tak berselang lama, pegawai hotel itu datang membawa nampan yang berisi pesanan Keyrani beserta Sean yang sengaja dibawanya berbarengan.


Keduanya kemudian menghentikan percakapan dan fokus pada makanan masing-masing.


"how long have you been here? (Sudah berapa lama kamu disini?) " Tanya Sean tiba-tiba


"I just came yesterday (aku baru datang kemarin) " Jawab Keyrani


"Holiday?"


"Yes" Imbuh Keyrani menggangguk yang kemudian mengakhiri percakapan keduanya kembali


10 menit kemudian, Keyrani selesai menyantap makanannya dan berniat untuk pergi.


"I'm done. I have to go now (aku selesai. Aku harus pergi sekarang) " Ujar Keyrani meraih tissu membersihkan tangannya


"Wait... " Cegah Sean meraih tangan Keyrani


"Can i get your contact? (Bisa aku mendapatkan kontakmu?)" Pinta Sean menyodorkan ponselnya

__ADS_1


Keyrani sedikit ragu namun pada akhirnya meraih ponsel Sean dan mengetikkan kontaknya disana.


"Thank you. I will call you (aku akan menghubungimu" Ujar Sean tersenyum


"Yes. I'll wait ( Iya. Aku tunggu) " Balas Keyrani sebelum akhirnya beranjak pergi meninggalkan Sean yang masih menatap kepergiannya


...***...


Setelah keluar dari kafe tadi. Keyrani berjalan kembali ke hotel menuju ke kamarnya. Yang sepertinya, Rani maupun Lisa masih terbaring di kasur.


Seperti dugaannya, keduanya masih tertidur pulas di kasur. Seolah-olah keduanya datang bukan untuk menghilangkan stress melainkan tidur.


Keyrani menggelengkan kepalanya kemudian berjalan masuk ke kamar mandi. Ia berniat untuk berendam sejenak di bathub.


20 menit kemudian....


"Key.. Bangun Key" Panggil Rani menggoyang tubuh Keyrani yang saat ini tertidur di bathub


Keyrani membuka kedua matanya dan tersadar jika dirinya ternyata ketiduran.


"Ayo bangun, sebelum kamu sakit karena berendam terlalu lama" Tegur Rani kemudian keluar dari kamar mandi


Keyrani kemudian bangkit dan berjalan menuju shower untuk membersihkan dirinya.


10 menit kemudian...


Keyrani keluar dari kamar mandi dengan mengenakan baju mandi dan handuk yang membungkus rambutnya.


"Tadi ada yang menghubungimu. Pria?" Ujar Lisa menyodorkan ponsel Keyrani karena sempat mengangkat salah satu panggilan yang masuk


Keyrani mengerutkan keningnya kemudian meraih ponsel yang disodorkan Lisa, berniat memeriksa panggilan tersebut.


"Namanya Sean.. " Tambah Lisa mendekatkan kepalanya membuat Keyrani seketika berbalik


"Apa yang dia katakan?"


"Iya. Dia hanya menyebut namanya" Jawab Lisa


Hingga kemudian, ponsel Keyrani kembali berdering yang sontak membuat Keyrani berjalan ke teras menjauh dari Lisa yang super kepo untuk mengangkat panggilan tersebut.


"Keyrani?" Sahut Sean dari seberang


"Yes" Balas Keyrani mengiyakan


"this is my number. don't forget to save it. And if you need help while you're here don't hesitate to tell me. (ini nomor aku. jangan lupa menyimpannya. dan jika kamu butuh bantuan selama di sini jangan sungkan mengatakannya padaku) " Ujar Sean kembali


"then I will trouble you (I will trouble you)"

__ADS_1


"No problem (tidak masalah)" Balas Sean


Keduanya berbicara cukup lama sebelum akhirnya Keyrani menutup panggilan teleponnya dan masuk ke dalam kamar yang langsung ditarik oleh Lisa berniat meminta penjelasan.


__ADS_2