Dosenku Seorang Mafia

Dosenku Seorang Mafia
Cinta Segitiga?


__ADS_3

Saat ini Keyrani tengah berada di kantin dengan semua buku-buku yang telah di pinjam nya di perpustakaan. Berada di perpustakaan hampir seharian membuatnya jenuh dan bosan sehingga memutuskan untuk pindah ke kantin sekaligus mengisi perutnya yang kosong.


Keyrani sudah melewatkan banyak perkuliahan saat dirinya mengambil cuti, untuk itu Ia berusaha mengejar kembali ketertinggalan nya dengan mengambil beberapa kelas tambahan.


"Tumben sekali kamu rajin begini.." Ujar Lisa saat tiba di kantin dan mendapati Keyrani fokus dengan buku-bukunya


"Berhenti mengejekku, aku harus mengejar ketertinggalanku" Balas Keyrani tanpa menoleh ke arah Lisa


"Mengapa tidak meminta bantuan pada Ray?" Tanya Lisa sembari menikmati cemilan yang baru saja di pesan Keyrani


Keyrani menghela nafasnya "Jika aku meminta bantuannya, aku hanya akan semakin tertinggal karena pikiran-pikiran me**m yang dimilikinya" Ujar Keyrani


Selama ini, Ray akan selalu mengambil kesempatan jika berdua dengan Keyrani. Bahkan meskipun dirinya sedang rapat, Ia akan dengan cepat menghentikannya atau bahkan menundanya jika sudah bersama dengan Keyrani.


Lisa tertawa kecil mendengar penuturan Keyrani, dirinya mengerti akan maksud dari sahabatnya ini. Mengingat dirinya sudah beberapa kali mendapati keduanya tengah bermesraan.


"Apa yang kamu tertawakan?" Tanya Keyrani mengangkat kepalanya menatap Lisa


"Aku meneterwakan kebucinan kalian hahaha" Jawab Lisa iseng sembari menyenggol lengan Keyrani


"Aakkhhh... " Ringis Lisa karena Keyrani tiba-tiba mencubitnya


"Aku baru ingat, tadi pagi aku melihatmu di parkiran" Ujar Keyrani mengingat kembali saat dirinya berada di parkiran bersama dengan Ray dan tanpa sengaja melihat Lisa yang terlihat begitu akrab dengan Aaron


"Parkiran..?" Tanya Lisa bingung dengan alis yang bertaut


"Aku melihatmu bersama dengan Aaron, sejak kapan kalian berdua begitu akrab? Bukankah selama ini kalian selalu bertengkar" Ujar Keyrani heran


Seketika Lisa memutar bola matanya sadar akan maksud pertanyaan Keyrani "Hmm.. Sebenarnya Aku selalu memintanya menjemput dan mengantar ku pulang" Jawab Lisa sedikit bergumam


"Aku tidak percaya. Katakan padaku" Ujar Keyrani kekeh karena dirinya sangat mengerti Lisa


Ada akhirnya Lisa menghela nafasnya kemudian berkata jujur pada Keyrani "Aku tidak tahu, aku bingung dengan diriku sendiri. Dia bahkan bukan tipe ku, tapi entah mengapa setiap kali bersamanya aku selalu merasa aman dan nyaman" Ungkap Lisa pada akhirnya


Seketika mulut Keyrani terbuka mendengar penuturan Lisa "Serius? Kamu menyukainya?" Tanya Keyrani memastikan membuat Lisa segera membekap mulutnya

__ADS_1


"Mengapa suaramu begitu keras" Tegur Lisa sembari memperhatikan mahasiswa di sekitar yang kini berbalik ke arah mereka


"Uppss.. Jadi kamu menyukainya?" Tanya Keyrani kembali dengan suara yang dipelankan


Lisa mengangguk. Ini bukan pertama kali bagi dirinya menyukai seseorang jadi ia tahu betul kapan ia menyukai seseorang dan kapan ia tidak menyukainya.


"OMG.. Ada apa ini. Mengapa di hubungan persahabatan ku selalu ada cinta segitiga" Batin Keyrani tersadar akan Rani yang juga menaruh rasa pada Aaron


"Jadi apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Keyrani


"Aku tidak tahu, untuk sekarang aku tidak ingin merusak hubungan pertemanan ini. Dan lagi, dia menyukaimu" Ujar Lisa memukul lengan Keyrani untuk mengingatkannya kembali akan Aaron yang menyukainya


"Eii.. Itu sudah berlalu begitu lama. Bagaimana mungkin dia masih menyukaiku, terutama saat dia setiap hari melihatku bersama dengan Ray" Ujar Keyrani


"Aku bahkan masih bisa melihat cinta di matanya saat ia memandangmu" Sahut Lisa karena dirinya masih sering memperhatikan Aaron yang terkadang diam - diam menatap Keyrani lekat


"Sudahlah, tidak ada gunanya membahasnya. Karena aku tidak akan pernah menyukai Aaron, terutama karena aku sudah memiliki Ray" Ujar Keyrani berniat menyudahi pembahasan itu


"Aku tahu. Jika aku jadi kamu, aku juga tidak akan pernah melepaskan pria sesempurna Ray" Sambung Lisa membayangkan yang sontak membuat Keyrani menjitak kepalanya


"Apa yang kalian bahas begitu serius? Aku bahkan memanggil kalian sedari tadi tapi kalian sama sekali tidak menyadarinya" Ujar Aaron duduk di kursi diikuti oleh Rian dengan nampan berisi makanan yang telah di pesannya tadi


"Cuma basa basi, bukan masalah yang serius" Jawab Lisa cepat


"Sepertinya ini serius" Imbuh Keyrani membuat Lisa sontak menginjak kakinya


"Jadi yang mana yang benar?" Tanya Aaron bingung


"Tidak apa-apa. Makanlah" Jawab Lisa gugup sembari melempar tatapan tajam pada Keyrani agar menutup mulutnya


Keyrani yang dicegah oleh Lisa kembali berfokus pada buku-bukunya di depannya untuk mengalihkan pikirannya sejenak yang juga sedari tadi ikut terganggu.


Sementara Aaron maupun Rian hanya mengangkat bahu tidak perduli jika keduanya tidak ingin membahasnya dan memilih melanjutkan makannya.


...***...

__ADS_1


Setelah mengetahui perasaan Lisa, Keyrani terdiam selama di perjalanan hingga tidak menggubris panggilan Ray yang sedari memanggilnya.


"Key.. " Panggil Ray sekali lagi sembari menggoyang bahunya pelan


"Ahh.. Iya" Jawab Keyrani kembali tersadar


"Apa yang kamu pikirkan? Hingga mengabaikan panggilan ku sedari tadi"


"Oh.. Ini tentang Lisa. Sepertinya ada yang salah dengan circle pertemanan ku ini. Bagaiaman bisa, kami terus-terusan terjebak diantara cinta segitiga"


"Kami?" Tanya Ray dengan alis terangkat sebelah dan nada yang ditekan


"Iya. Bukankah itu cinta segitiga, kedua sahabatku menyukaiku disaat bersamaan"


"Itu bukan cinta segitiga, karena kamu tidak menyukai diantara keduanya. Jadi itu hanyalah cinta sepihak saja" Ujar Ray meluruskan pemahaman Keyrani


"Oh.. "


"Jadi, apa yang terjadi?" Tanya Ray kembali


"Kamu ingat, dulu aku pernah mengatakan jika Rani menyukai Aaron. Dan sekarang Lisa justru masuk di antara keduanya dan ikut menyukai Aaron" Jawab Keyrani memegang dagunya


"Selama bukan dirimu, aku tidak masalah" Balas Ray mengusap rambut Keyrani


Keyrani hanya tersenyum singkat mendengar penuturan Ray, dirinya sudah terbiasa dengan semua perkataan dan perlakuan manis dari kekasihnya itu.


"Tapi bagaimana jika ini mempengaruhi hubungan pertemanan lagi seperti dulu" Ujar Keyrani sedikit khawatir mengingat Aaron dan juga Rian yang dulunya sempat berkelahi hanya karena memiliki rasa yang sama. Entah apa yang akan terjadi jika Rani maupun Lisa mengetahui perasaan masing-masing mengingat hati perempuan bahkan lebih sensitif ketimbang seorang laki-laki


"Semuanya tergantung Aaron. Tidak akan ada yang terjadi, jika Aaron tidak menyukai diantara keduanya. Tapi aku berharap, dia bisa menyukai salah satunya" Balas Ray


"Kenapa?" Tanya Keyrani bingung dan berbalik ke arah Ray


"Karena dia menyukaimu. Aku tahu selama ini dia masih sering mencuri pandang kepadamu" Jawab Ray gerakm saat melihat Aaron yang terkadang masih sering memperhatikan kekasihnya ini


Meski dirinya sudah berusaha untuk menahannya selama ini karena Keyrani menganggapnya sahabat, tapi tetap saja Ray tetap merasa cemburu khususnya kepada Rian yang tinggal seatap dengannya.

__ADS_1


__ADS_2