El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
99. Nekad I


__ADS_3

“ Buka matamu Tazuya-kun ! “ Tazuya tiba- tiba mendengar suara dari Ibunya dan seketika ia teringat akan masa lalunya dimana ia menunjukan kekuatannya dihadapannya


“ Ah ! “ Tazuya terkejut saat melihat pohon yang ada didepannya tumbang karena kemampuan dari Psikokinesisnya


“ Luar biasaaaaaaa~ kamu sudah berani untuk menggunakan Psikokinesis dalam skala yang besar ! Kurasa kita perlu cari pohon yang lebih besar lagi biar lebih seru~ “ Puji Sayuri


“ Tapi itu... ayah bilang aku harus menggunakannya dengan hati- hati ! Atau orang lain akan kembali terluka karena ini “ Ujar Tazuya dengan nada kecemasannya


“ Yaaaa~ itu sudah pasti ! Tapi ketahuilah  nak... suatu saat kamu akan tahu tidak hanya kamu menyadari betapa kuatnya Psikokinesis yang sesungguhnya... kamu juga akan sadar jika betapa hebatnya dirimu memiliki itu sehingga orang disekitarmu sadar jika kamu bukan sembarang orang biasa “ Gumam Sayuri dengan nada cerianya


“... “


“ Tazuya-kun... jika kamu sadar bahwa kamu punya kekuatan untuk membuat dirimu tidak dipandang sebelah mata oleh yang lain... maka gunakanlah ! Jangan biarkan mereka memandangmu lemah anakku ! Jika ada yang berani menindasmu atau keluargamu... tidak ada salahnya kamu gunakan itu untuk membukakan mata mereka “ Jelas Sayuri tentang nasehatnya kepada putera sulungnya untuk tidak menjadi orang lemah


Kembali kemasa sekarang, Tazuya membukakan matanya dan melihat jika ia bisa melindungi salah satu prajurit militer tersebut dengan mengerahkan Psikokinesis dalam skala yang besar dan hampir menghancurkan ruangan didalam Museum. Serta terlihat Daddy Long Legs berhasil didorong olehnya karena skala besar dari Psikokinesis. Saat Tazuya terdiam sesaat karena melihat dampak dari kekuatan tersebut, Glabe meminta Daddy Long Legs untuk kembali menyerangnya dengan mengambil kesempatan akan kelengahan sang calon Alpha tersebut


“ Ah ! “ Tazuya terkejut melihat sekelilingnya


“ Hebat sekali “ Gumam si prajurit militer yang ada dibelakang


“ Sialan dia ! Daddy Long Legs... tendang dia selagi dia sedang lengah ! Sekarang ! “ Perintah Glabe


“ El-Fighter awas ! “ Panggil sang prajurit kepada Tazuya yang lengah akan kedatangan serangan dari Daddy Long Legs


“ Apa ?! “


( SYAAAAAAAAAAT! DRAAAAAAAAAAAAG! )


“ Gamma ! “ Panggil Tazuya saat melihat Ryuga menggunakan sihirnya untuk melindungi mereka berdua dari capitnya Daddy Long Legs


( DRAAAG! DRAAAAG! DRAAAAG! DRAAAAG! )


“ Uuuuuugggh ! Cepaaat ! Jangan diam sajaaaa ! Lakukan sesuatu ! “ Ujar Ryuga yang sudah tidak bisa menahan serangan Daddy Long Legs dalam waktu yang lama


( SYAAAAAAAAAAAAAT ! )


“ Sialaaan ! “ Tazuya yang geram langsung kembali menggunakan Psikokinesisnya untuk melindungi mereka bertiga


( WUUUUUUUUUUUSSSH !!! )


“ Terima Iniiiiiii~ Yahaaaaaaaaaaaaaaaaa~“ DECA-I dengan cepat langsung memberikan sengatan listrik Gigajoules kearah Daddy Long Legs yang kembali terdorong oleh Psikokinesisnya Tazuya


( ZAAAAAAAAAAAAAAAASSSH ! )


“ AH ! “ Inuya dan Ataru tiba- tiba terbangun karena efek dari sengatan listrik tersebut


“ Oh tidak ! Kita tertangkap ! “ Ujar Ataru yang menyadari mereka berdua menjadi tahanannya Daddy Long Legs


“ Tazuya ! “ Inuya melihat Tazuya dengan battlesuit bersama dengan Ryuga dan para prajurit elit lainnya


“ Anak- anak ! Bergegaslah untuk mencari tempat kami sekarang ! Sebelum yang lainnya akan menjadi korban lain dari si raksasa itu ! “ Perintah Rigel untuk kedua kalinya dengan kontak telepatinya kepada Tazuya dan Ryuga


“ Ayo Alpha ! Kita harus pergi sekarang ! “ Ajak Ryuga sambil menarik tangan Tazuya untuk mengikuti semua rencana dari sang mantan Delta tersebut


Dari tabletnya, Rough Polly bisa melihat jika Ryuga dan Tazuya bergegas pergi kesuatu tempat dan meminta Daddy Long Legs untuk ikut mengejar mereka. Sambil memperhatikan Daddy Long Legs mengejar Tazuya dan yang lain, Glabe sadar jika Inuya dan Ataru sudah kembali sadar dan meminta kepada si robot tersebut untuk tidak melepaskan cengkraman capitnya


“ Kemana mereka ?!  “ Glabe bertanya kemana mereka pergi


“ Ikuti mereka sekarang ! Jangan biarkan mereka lari ! Tangkap mereka walau kita harus menghancurkan tempat itu ! “ Rough Polly memberi perintah kepada Daddy Long Legs


“ Ah ! Tahanan kita sudah kembali sadar ? Hmmm... Daddy... jangan lengah ! Sekali lengah sedikit saja... bisa celaka nanti “ Ujar Glabe kepada Daddy Long Legs


Ryuga mengajak Tazuya untuk lari dari Daddy Long Legs agar robot tersebut bisa mengejar mereka dan masuk jebakannya Rigel. Sesuai dugaan mereka, Daddy Long Legs mengikuti mereka dengan cepat dan ini membuat Tazuya jadi kembali gelisah dan ingin kembali memggunakan Psikokinesisnya untuk kembali menyerang robot tersebut


( SYAAAAAAAAAAAT ! )


“ Eeeeeeeeeeeeeeeeek~ dia mengikuti kita ! “ DECA-I sangat panik saat melihat Daddy Long Legs mulai mengejar mereka


“ Bagus ! Itu sesuai dengan rencana ! “ Ujar Ryuga


“ Apa yang bagus ! Robot itu semakin menggila ! “ Gumam Tazuya dengan nada kegelisahannya


“ Lihat – lihat ! Mereka berdua sudah sadar ! “ Kata DECA-I yang meyadari Inuya dan Ataru kembali sadar


“ Kamu sudah lihat ‘kan ?! Mereka sudah sadar dan dalam keadaan baik-baik saja ! Sekarang kamu harus berhati- hati untuk menggunakan itu ! “ Sahut Ryuga sambil meyakinkan Tazuya untuk tetap tenang


“ Yaaa “ Jawab Tazuya dengan nada lambatnya


( SYAAAAAAAAAAT! BRAAAAAAAAAK! BRAAAAAAAAAK! )


“ Oi Oi ! Kenapa kalian tidak menyerangnya ?! Lakukan sesuatu ! “ Panggil Inuya kepada Tazuya dan Ryuga yang masih lari dan menghindari serangan Daddy Long Legs


“ Ini adalah rencananya Tuan Rigel ! “ Jawab Tazuya


“ Haaaa ? Apa ? “ Tanya Inuya yang masih heran dengan jawabannya Tazuya


“ Kurasa aku akan menggunakan aliran listikku untuk membuat dia tumbang ! “ Gumam Ataru yang bersiap untuk menggunakan elemen  petirnya untuk membebaskan dirinya dari Daddy Long Legs


“ Hei ! Apa kau ingin kita mati konyol gara- gara itu ?! “ Tanya Inuya dengan nada jengkelnya


( SYAAAAAAAAAAT! BRAAAAAAAAAK! BRAAAAAAAAAK! )


“ Tapi aku ini aslinya sudah mati looh~ dan masih bisa kembali hidup seperti biasa~ “ Jawab Ataru dengan nada ngeyelnya


“ OI !!! REINKARNASI TIDAK SELAMANYA MENJAMIN KEMBALI JADI MANUSIA ! JADI JANGAN NGEYEL !!! UWAAAAAA “ Teriak Inuya yang jengkel dengan perkataan Ataru disaat yang bersamaan mereka dibawa Daddy Long Legs dalam kecepatan yang tidak biasa


Sementara itu, Jubei bersama dengan Rigel sedang menunggu kedatangan Ryuga dan Tazuya disebuah ruangan auditorium museum yang sangat luas. Jubei terlihat sedikit cemas karena takut jika rencana mereka gagal total


“ Mereka hampir sampai ! “ Ujar Rigel sambil merasakan kontak spiritual V-FIGHTER lainnya


“ Eeeerrr~ Tuan Rigel ! Apa anda yakin ini akan berhasil ? “ Tanya Jubei dengan nada kecemasannya

__ADS_1


“ Selama tidak ada diantara kalian mengikuti arahanku... semuanya akan berjalan dengan sempurna “ Jelas Rigel dengan nada santainya


“... “


Ryuga dan Tazuya berhasil menemukan Auditorium Museum dan disaat yang bersamaan mereka kembali diserang oleh Daddy Long Legs dengan lasernya sebelum mereka bisa memasuki ruangan yang dimaksud


“ Itu dia ruangannya ! “ Sahut Tazuya


“ Bagus ! Sekarang saat- “


( ZYUUUUUUUNG! BUUUUUUM! )


“ Oh’ho ! “ Ryuga kaget melihat apa yang dilakukan Daddy Long Legs


( ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUUNG! )


“ SIALAN KAU ! “ Tazuya menggunakan Psikokinesisnya untuk membelokan laser tersebut kearah lain yang membuat aksinya hampir mengenai Inuya dan Ataru


( ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG! )


“ UWOOOO ! HEI HATI- HATI ! “ Teriak Inuya karena Tazuya tidak bisa berhati- hati dalam menangani kekuatannya


“ Maaf ! Setidaknya itu berhasil mengenai kepalanya ! “ Ujar Tazuya


“ AYO KITA LAKUKAN ! “ Ajak Ryuga yang akhirnya masuk kedalam Auditorium


“ YA ! “


( BRAAAAAK !!! )


Tazuya dan Ryuga akhirnya memasuki keruangan Auditorium. Saat memasuki Auditorium, Daddy Long Legs langsung disambut oleh serangan jebakannya Rigel dan Jubei


“ Sekarang Jubei ! Convergence : Ice Cave ! “ Perintah Rigel kepada Jubei untuk bersama-sama mengerahka  teknik Convergence-nya


( BRAAAK! BRAAAAK! BRAAAAK! BRAAAAAK! BRAAAAAAAK! )


“ Tazuya ! Ryuga ! Sekarang ! “ Perintah Rigel kepada Tazuya dan Ryuga untuk menyerang kesalah satu capit dari Daddy Long Legs untuk membebaskan Ataru dan Inuya


“ IPPEN KAZE ! “


“ SPASIMO STADIO ! “


“ CONVERGENCE : HOME RUN ! “  Tazuya dan Ryuga menggabungkan teknik mereka dengan cara Tazuya memukul kedua persiai Anthos Delfini seperti bola bisbol kearah capit yang menggenggam Ataru dan Inuya


( BRAAAAK! BRAAAAK! )


Tazuya dan Ryuga berhasil melepaskan Inuya dan Ataru dari cengkramannya Daddy Long Legs. Melihat Tazuya dan Ryuga berhasil melakukan apa yang ia perintahkan dan Inuya beseta Ataru dalam keadaan baik-baik saja, Sang manta Delta tersebut meminta Tazuya dan Inuya untuk meggabungkan serangan mereka demi menghentikan Daddy Long Legs


“ Kalian baik- baik saja ? “ Tanya Tazuya dan Ryuga sambil menghampiri mereka bedua


“ Yaaa ! Terima kasih ! “


“ Syukurlah ! Sekarang Nak Inuya... bantu Tazuya untuk memberikan serangan terakhir kepada robot itu selagi ia masih lengah ! “ Perintah Rigel melalui kontak telepati mereka


( SYAAAAAT ! )


“ KAZAMI ! “ Tazuya mengeluarkan teknik tersebut untuk kembali mengacaukan penglihatan dari Daddy Long Legs


( WUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUSSSSHH )


“ Cih ! Mereka berhasil mengacaukan sensornya ! “ Gerutu Rough Polly sambil melihat kearah tabletnya


“ VENOOOOM ! “ Inuya bergegas mengambil kesempatan tersebut dengan menyerang kearah Daddy Long Legs tepat dikepalnya


( BUUUUUUUUUUUM ! )


*****


“ BAGUS !!! “ Teriak Tazuya yang takjub akan serangan dari Inuya


“ Selesai sudah ! “ Ujar Inuya yang langsung menghindar dari Daddy Long Legs


Inuya berhasil melumpuhkan Daddy Long Legs dengan sekali serangan dari teknik Alternate. Walau robot tersebut dikalahkan dengan teknik khusus untuk melumpuhkan target, ternyata Daddy Long Legs masih ada tenaga untuk berusaha memaksakan diri untuk bangkit


“ Oh’ho ! Dia masih bisa berdiri jugaaaa ! “ Ujar Jubei dengan nada paniknya


“ Apa kau yakin dia masih bisa bertarung ?! “ Tanya Tazuya kepada anggota V-FIGHTER lainnya


“ Boleh saja kau pikir teknik tadi efektif untuk melumpuhkan musuhmu ! Tapi apa kau lupa kelebihan lain dari Daddy Long Legs ? “ Tanya Rough Polly dengan nada ejekannya kepada para V-FIGHTER


“ Tuan Rigel ! Apa aku harus menggunakan Venom untuk- “


( ZYAAAAAAAAAAAASSSH ! )


“ AH !!! “ Rigel dan para V-FIGHTER terkejut melihat sebuah tombak listrik yang tiba-tiba datang dan menembus kepala Daddy Long Legs


“ Apa ?! Tombak listrik ?! “ Glabe dan Rough terkejut melihat serangan dari sebuah tombak listrik


( BRUUUUUUUK !!! )


Para V-FIGHTER terkejut saat melihat sebuah tombak listrik tiba-tiba muncul dan menembus dari kepala Daddy Long Legs dan akhirnya menancap kesebuah dinding di Auditorium. Serangan lemparan tombak tersebut berhasil membuat Daddy Long Legs yang berusaha untuk bangkit dari serangan Inuya akhirnya tumbang. Ternyata tombak listrik tersebut itu berasal dari tombaknya Dullart yang baru saja datang bersama dengan Energateez


“ Dullart ! “ Panggil Rigel


“ Maaf membuat kalian menunggu lama ! Itu karena aku sedang mendengar semua penjelasan dari Energateez tentang robot itu dan bagaimana cara menanganinya ! “ Ujar Dullart disaat yang bersamaan Daddy Long Legs kembali berpecah menjadi puluhan Mini-me Legs dan menghilang dari hadapan mereka melalui portal teleportasi


( Zruuuuuuuuusssh )


“ Eeeeeeeeeekh ! “ Teriak Jubei yang ngeri melihat robot kecil tersebut mulai berpecah seperti kerumunan serangga kecil


“ Ah ! Robotnya ! “ Tazuya panik saat melihat robot tersebut berpecah menjadi robot kecil dan menghilang dari hadapan mereka

__ADS_1


“ Berhenti ! “ Ujar Rough Polly sambil mengarahkan pistol kecil kearah mereka semua


“ Kau... “


“ Urusan kita sudah selesai ! “ Lanjut Rough Polly


“ Selesai katamu ? Apa kamu takut untuk melawan temanmu sendiri ?! “ Tanya Tazuya dengan nada seriusnya sambil melirik kearahnya dan Energateez


“ Pistol itu ? Ja- jangan- jangan... “ Energateez menyadari bahwa senjata yang dipakai Rough saat ini adalah senjata yang kuat


“ Apa kau peka ?! Sekali aku bilang begitu... maka pahamilah apa maksudnya “ Gumam Rough Polly sambil mengarahkan tembakan laser kearah Tazuya karena jengkel dengan apa yang ditanyaka dari si calon Alpha tersebut


( ZIIIIIIIIIIIING! ZYUUUUUUUUUUUNG! )


“ TAZUYA ! “ Inuya dengan refleks langsung berlari untuk melindugi Tazuya dari tembakan lasernya Rough Polly


“ Ah- “


( BUUUUUUUUUUUUUUUUUM !!! )


“ Hyaaaaaaaaaa “


Rough Polly menembakan laser kearah Tazuya. Saat Inuya berhasil melindungi Tazuya dari tembakan laser tersebut, laser tersebut malah menembak kearah gedung yang dibelakang Tazuya yang menyebabkan ledakan yang sangat besar dan hampir menghancurkan Auditorium


“ Apa itu tadi berasal dari pistol yang ia pegang ? “ Inuya bertanya- tanya kepada Tazuya


“ Sepertinya iya ! S- Syukurlah tadi tepat waktu ! “ Ujar Tazuya sambil memperhatikan suasana di Auditorium yang porak- poranda


“ Dia lari ! Bagaimana ini ?! “ Tanya Ryuga dengan nada sedikit paniknya


“ Biarkan dia lari ! “ Gumam Rigel


“ Huh ? Kau yakin ?! “ Tanya Energateez yang kaget dengan keputusan Rigel


“ Yaaa ! Yang terpenting sekarang adalah keselamatan orang- orang disekitar tempat ini ! Karena jika kita terus- menerus bertarung maka potensi orang disekitar menjadi korban akan semakin besar ! “ Jelas Rigel kepada Energateez


“ Hmmm ? “ Energateez masih ragu dengan apa yang dikatakan Rigel


“ Juga tentang dia “ Lanjut Rigel sambil melihat kearah Tazuya yang berkumpul dengan Inuya dan yang lain


“ Menurutmu apakah bukan hanya aku saja yang menjadi target dari mereka ? “ Tanya Dullart kepada Rigel


“ Tentu saja ‘kan Tuan Muda ? Aku yakin sebenarnya mereka berdua sibuk untuk mengincarku ! “ Ujar Energateez dengan nada jengkelnya


“ Aku tidak sengaja melihat dan mendengar semua kejadian sebelum mereka bertemu dengan kedua prajurit elit itu dengan kontak telepatiku... pertarungan ini tidak akan terjadi jika Tazuya tidak sengaja menunjukan Psikokinesis dalam keadaan panik karena ia bertemu dengan orang yang sering menghajarnya karena cemburu buta... yang tentu saja itu memancing perhatian prajurit itu karena masih penasaran dengan potensi psikokinesisnya ! “ Jelas Rigel sambil menyimpulkan apa yang ia lihat dari kontak spiritual milik Tazuya


“ Hu’uh... jadi itu artinya target mereka sudah menjadi 3 ‘kan ? “ Tanya Energateez yang langsung mengambil kesimpulan dari penjelasannya Rigel


“ Aku tidak yakin jika mereka benar-benar ada niat untuk menjadikan Tazuya Hideyuki Iga sebagai target mereka “ Sahut Dullart


Disaat yang bersamaan, Tazuya meminta kepada Ryuga untuk menggunakan Dowsing untuk memeriksa situasi diluar Museum. Ryuga menjelaskan bahwa diluar sudah banyak beberapa anggota militer dan kepolisian yang berdatangan untuk membantu proses evakuasi dan pertarungan yang ada disekitar mereka


“ Apa Tijdbreker bisa mengembalikan ini semua ? “ Tanya Inuya kepada Ataru tentang kemampuan Possessionnya Ataru


“ Hmmmm~ kerusakan ini cukup besar dibandingkan dengan yang ada di gedung MIRA ! Tapi akan kucoba apa aku bisa memperbaikinya “ Ujar Ataru sambil memperhatikan Tijdbrekernya


“ Ryuga ! Bagaimana situasinya ? “ Tanya Tazuya


“ Sangat ramai ! Kurasa tidak hanya pihak militer saja yang datang kemari untuk membantu kita barusan “ Ujar Ryuga sambil merasakan kedatangan pihak kepolisian


“ Mungkin kita harus secepatnya lari dari sini untuk melindungi identitas kita ? “ Tanya Jubei yang mulai mengkhawatirkan identitas rahasia mereka


“ Soal tadi... kalian yakin jika orang-orang tidak akan tahu jika ledakan aneh itu berasal dari aku ? “ Tanya Tazuya yang masih teringat dimana ia tidak sengaja melepaskan Psikokinesisnya


Rigel beserta dengan Dullart dan Energateez menghampiri mereka berlima untuk menanyakan kondisi mereka saat ini. Sambil menjelaskan kondisi mereka, Tazuya langsung meminta maaf kepada Rigel dan yang lain karena merasa para prajurit elit tersebut datang menyerangnya karena kecerobohannya yang tidak sengaja menunjukan psikokinesisnya


“ Bagimana dengan kalian ? “ Tanya Rigel kepada kelima V-FIGHTER


“ Kami semua baik- baik saja ! Yaaa walau kepalaku masih sedikit pusing karena efek dari serangannya si laba- laba bodoh itu “ Ujar Inuya


“ Soal tadi... maafkan saya Tuan Rigel... jika saja aku waktu itu bisa mengontrol Psikokinesisku... kurasa kekacauan ini tidak akan terjadi “ Jelas Tazuya dengan nada rendahnya


“ Tidak apa- apa... itu hanya kecelakaan ‘kan ? Semua penyerangan ini bukanlah karena kesalahanmu... jadi... jangan menyalahkan dirimu “ Ujar Rigel kepada Tazuya untuk tidak menyalahkan dirinya atas apa yang diperbuat para Prajurit Elit


“ Aaaah~ disini kalian ternyata ! “ Ujar salah satu kapten kepolisian yang memimpin evakuasi para korban yang dibelakanganya terlihat Karin mengikutinya bersama dengan Lindsey


“ Oh ! Rigel-san ! Kami harus segera pergi ! “ Ujar Dullart yang kaget melihat kedatangan dari pihak kepolisian


“ Yaaa ! Hati- hati ! “ Rigel langsung memberi mereka izin untuk lari dari tempat untuk menghindari kecurigaan pihak kepolisian


Saat melihat Karin ikut masuk bersama dengan si Kapten dari pihak kepolisian, Tazuya yang jengkel langsung menanyakan apa yang membuatnya datang kemari sambil mengirimkan pihak kepolisian di Museum


“ Anda... ke- kenapa dia... maksudku... apakah disini... nyonya muda dibelakang itu sedang mencari seseorang didalam tempat ini ? “ Tanya Tazuya yang berusaha untuk menjadi sepropesional mungkin agar tidak ada yang mencurigai identitasnya


“ Dia adalah keponakanku ! Saat pertarungan sedang berlangsung... ia bergegas menelponku untuk datang ketempat ini untuk melakukan evakuasi ! Dan dia... juga melihat jika temannya yang bernama Tazuya Hideyuki Iga terjebak ditempat ini “ Jelas sang kapten yang ternyata adalah paman dari pihak ibunya Karin


“ Aku tadi lihat dari mataku sendiri jika ia diserang oleh gadis Alien itu dan aku yakin dia terjebak ditempat ini ! Apa kalian melihatnya ? “ Jelas Karin dengan nada kepanikannya


“ Jangan cemas ! Temanmu yang bertubuh pendek itu selamat dari serangan Alien tersebut ! Tidak ada yang perlu kamu khawatirkan ! “ Ujar Tazuya sambil mengenggam telapak tangan Karin


“ Kamu sudah dengar ‘kan Karin ? “ Tanya Lindsey


“ Baiklah ! Kalau begitu kami pergi dulu ! Daaah ! “ Ujar Tazuya yang mendapatkan izin dari Rigel untuk meninggalkan tempat yang diikuti oleh Inuya dan yang lain


( SYAAAAT ! )


Melihat kelima V-FIGHTER pergi meninggalkan museum, Rigel langsung menjelaskan kepada sang kapten kepolisian tentang pertarungan sebelumnya untuk mengalihkan perhatian dari pertanyaan si Kapten soal identitas mereka


“ Kamu masih belum percaya juga ? cobalah untuk menghubungi si pendek itu ! “ Ujar Lindsey kepada Karin yang masih sedikit ragu dengan apa yang dikatakan Tazuya


“ Kelihatannya mereka semua  itu... masih muda ya Tuan Delta “ Ujar sang Kapten

__ADS_1


“ Soal pertarungan tadi... robot laba- laba itu sangatlah tangguh ! Sangat berbeda dengan para robot yang pernah kami hadapi sebelumnya ! Karena itu... aku ingin kalian semua untuk memperketat keamanan tempat umum ! Bisa jadi musuh kita ada disekitar kita dan sengaja untuk membaur dengan yang lain agar identitas mereka tidak terbongkar “ Jelas Rigel yang meminta kepada si kapten untuk tetap berhati- hati


*****


__ADS_2