
“ Hmmm~ Aneh ! Robot yang diatas sana... seharusnya dia tidak bisa diupgrade dengan secepat itu ! Terlebih karena Kurenai sudah menghancurkan kepalanya ! Wanita alien itu... kenapa aku tidak bisa merasakan Auranya ! Dan robot itu... dia juga punya aura ?! Atau mungkin... “
Ryuga berpikir sejenak dan merasakan ada sesuatu yang janggal dari SISTER V2.0. Langsung saja dia memanggil Sampson untuk menembak kearah kerumunan Nanobot tersebut untuk bisa mengalih perhatian mereka
“ Sampson ! Tembakan laser pesawat itu kemari ! “ Panggil Ryuga dengan alat komuniskasinya
“ Heh ! K-kau serius soal itu ?! “ Tanya DECA-I yang tidak sengaja mendengar perkataan Ryuga dan Sampson
“ Apa ?! Kau serius ?! Jika aku menembaki kearah bawah maka kalian akan-“
“ Cepat ! Selama bukan Astraser tidak masalah ! Lakukan ! “ Ryuga memotong perkataan Sampson sambil memintanya untuk segera menembaki Nanobot tersebut
“ Oh ! Baik ! “
“ Hei nak ! Kau yakin mau mengikuti apa yang dikatakan mereka ?! “ Tanya Pak Louss dengan nada keraguannya
Walau sedikit ragu dengan perkataan Ryuga, Sampson memutuskan untuk mengikuti apa yang dikatakan pemuda Spezialist tersebut dengan berkata “ Jika itu yang mereka mau... yaaaa mau bagaimana lagi~ selagi mereka bisa menghindarinya dan bukan Astraser yang mereka mau... tidak ada masalah ! “
Sampson kemudian mengarahkan “Rain Laser” kearah Ryuga dan yang lain untuk menarik perhatian dari Rough Polly dan para Nanobot yang dikendalikan olehnya
( ZAAAAAAAAAAASSHHH ! )
“ Hati-hati ! “ Peringat Ryuga sambil mengakitfkan sihir pelindung untuk melindungi Ataru dan Jubei
“ Ah ? “ Rough Polly melihat serangan tersebut dan langsung melindungi dirinya dari serangan laser Superbia-07
( BUUUUUMM! BUUUUUM! BUUUUUUM! )
“ Uwaaaa ! A- Apa-apaan ini ?! “ Tanya Jubei dengan nada kepanikannya sambil memeluk DECA-I
“ Hei ! Hei ! Nak Spezialist ! Apa kau sudah mempertimbangkan permintaan gilamu ini hah ?! “ Tanya DECA-I
“ Oi Ryuga-san ! Apa yang sebenarnya kau rencanakan sekarang ?! “ Tanya Ataru akan rencana Ryuga saat ini
“ Kurenai... ayo lakukan “Convergence” seperti waktu itu ! “ Ryuga menjawab dengan meminta Ataru untuk melakukan teknik “Convergence”
“ Convergence seperti waktu itu ?! Ah ! Maksudmu teknik “Firebird” ?! “ Ataru langsung paham akan teknik Convergence yang dimaksud oleh Ryuga
“ Yaaa ! Ayo ! Lakukan ! “ Ujar Ryuga yang masih menahan serangan yang dilancarkan Sampson dengan sihirnya sambil meminta Ataru untuk bergegas menggunakan salah satu teknik dari Tijdbreker
“ Baiklah ! Verandering ! “
“ Swan lake ! “
“ Convergence : Firebird ! “
( SRIIIIIIIIIIING! SYAAAAAAAAT! )
“ Celaka ! Kalian yakin mau meledakan diri kalian disi- “
( BUUUUUUUUUUUUMMMM !!! )
“ AAAAAHHHH ! “
Ataru dan Ryuga kembali mengeluarkan teknik Firebird untuk mengelabui pandangan dari Rough Polly dan ribuan Nanobot agar bisa membebaskan diri mereka dari cengkraman mereka serta membuat Rough Polly terbutakan sementara oleh pancaran cahaya dari teknik tersebut
“ Sebenarnya teknik “Verandering” tidak akan berbahaya jika aku mengaplikasikannya kesesuatu untuk mengelabui musuh ! “ Jelas Ataru yang langsung menyerang Rough Polly dengan tongkat sabitnya
( SYAAAAAT! )
“ Eeeegh ! “ Dalam mata yang masih pedih Rough Polly mengerahkan Nanobot untuk melindugi dirinya dari serangan Ataru
( ZAAAASSH ! SYAAAAAT ! ZAAAASSH ! ZAAAAASSSH ! )
“ Sekarang ! “ Ataru meminta Jubei untuk segera melakukan perlawanan kearah Rough Polly dengan panah Estrella
( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAAT! )
Saat Jubei mulai melakukan perlawanan, dia dan Ataru langsung menggunakan teknik Convengence untuk menciptakan serangan yang kuat untuk melumpukannya
“ Verandering ! “
“ Pointer ! “
“ Convergence : Drone Hive ! “ Ataru dan Jubei menggabungkan serangan mereka untuk mengelabui Rough Polly dan ribuan Nanobotnya
“ Itu tidak akan mempan ! Kalian lupa siapa yang kalian lawan selama ini hah ?! “ Gumam Rough Polly yang menyebarkan Nanobot kearah serangan mereka dan mengerahkan tentara dan polisi yang dikendalikan kearah mereka bertiga
(ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! )
“ Oh tidak ! Oh tidak ! Oh tidak ! “ DECA-I menjadi panik saat melihat tentara dan polisi tersebut kearah mereka
“ Ataru-kun ! Tolong kendalikan serangan ini selama aku melakukan Convergence bersama Ryuga-kun ! “ Gumam Jubei yang meminta Ataru untuk mengontrol serangan gabungan mereka
“ Jangan Jubei ! Jika kamu memaksakan diri melakukan Convergence sebanyak dua kali diwaktu yang bersamaan... ini akan menguras semua tenagamu ! “ Gumam Ryuga yang ragu untuk melakukan teknik Convergence dengan Jubei yang baru saja melakukan Convergence dengan Ataru
“ Yaaa ! Aku tahu itu ! Tapi kita harus melakukan ini ! Dan bergegas menolong Swift Polly dan Oxtoroo yang ada disana ! “ Gumam Jubei sambil memperhatikan kedua Alien Thetoid tersebut yang masih kesulitan mengahdapi SISTER V2.0
“ Jubei... “
Walau sedikit ragu akan tawarannya Jubei untuk menggunakan Convergence sebanyak dua kali disaat yang bersamaan, Ryuga memutuskan menerima tawaran Jubei untuk melakukan Convergence agar mereka bisa menghentikan kegilaannya Rough Polly
“ Baiklah ! Tolong sekali ini saja ya untuk berbuat nekat seperti itu ya “ Ujar Ryuga dengan nada keraguannya
“ Tenaaaang~ aku sebenarnya ingin melakukan ini karena aku bisa membaca kontak batinmu bahwa kamu mencurigai robot itu bukan ? “
“ Yaaa~ akhirnya kamu bisa mengetahui apa yang kupikirkan dalam pertarungan ini “
“ Ayoo~ kita lakukan ! “
Disaat yang bersamaan dimana Jubei menawarkan diri kepada Ryuga, Swift Polly dan Oxtoroo masih berusaha untuk mengalahkan SISTER V2.0 yang tidak segan-segan menyerang mereka
( DUAGH ! DUAGH ! SYAAAAT ! SYAAAT ! DUAGH !)
“ Agh ! “
( BRUUK ! )
“ Polly-chan ! “ Panggil Oxtoroo yang bisa melihat Swift Polly sudah tidak bisa menahan dirinya untuk bertarung melawan SISTER V2.0
__ADS_1
( SYAAAAT! TRAAAAAANG! )
“ Menyeralah ! Tidak ada gunanya kau melanjutkan pertarunganmu ! “ Gumam SISTER V2.0 yang serangannya berhasil ditahan oleh Oxtoroo
“ Jangan remehkan kemampuan dari Penasehat Kekaisaran ! “ Ujar Oxtoroo yang terus menahan serangannya
“ Kau yang harusnya jangan sombong ! Kau lupa siapa yang sedang kau hadapi sekarang hah ! Aku bukan sembarang robot ! “ Geram SISTER V2.0 yang kembali menebas Oxtoroo
( SYAAAAT ! TRAAAAANG! )
“ Ataru-kun~ Arahkan dua Hive Drone kearah robot yang dihadapi Oxtoroo untuk menarik perhatiannya ! “
“ Okeee ! “ Ataru langsung mengerahkan teknik Convergence mereka kearah SISTER V2.0 yang berniat untuk menghabisi
ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! )
“ Agh ! Sialan ! Manusia sialan itu ! Aaaah ! “ Geram SISTER V2.0
“ Ah ! Polly-chan ! Ayo menghindar dari sini ! “ Oxtoroo langsung mengevakuasi Swift Polly disaat robot tersebut kesulitan untuk menghadapi mereka karena serangan yang dilancarkan oleh Ataru
“ Sekarang Jubei ! Blue Drop ! “ Ryuga mengeluarkan teknik non-fatal dari Anthos Delphini
“ Eeeeh ?! Ummm okeee ! Arrow Trick ! “ Jubei yang ragu dengan teknik baru yang dikeluarkan Ryuga berpikir jika Arrow Trick adalah teknik yang pas untuk digabungkan ke Convergence
“ Convergence : Rain Drop ! “
( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING !!! )
“ Tunggu ! Kita menciptakan teknik apa barusan ?! “ Tanya Jubei kepada Ryuga
“ Teknik penenang ! Agar orang yang dikendalikan Nanobot bisa terbebas dari kendali wanita itu untuk sementara ! “ Jelas Ryuga
“ Ah ! Dimengerti ! Sekarang saatnya ! Control : Calm ! “ Jubei yang mengerti akan penjelasan Ryuga langsung mengendalikan Convergence mereka untuk menenangkan orang yang masih terpengaruh oleh kendali Rough Polly
( SYAAAAT ! )
“ Kurenai ! Bagaimana dengan situasi diatas ?! “ Tanya Ryuga kepada Ataru akan situasi dari pertarungan antara Oxtoroo dan Swift Polly melawan SISTER V2.0
“ Oxtoroo-san kembali bersiap untuk menghadapi robot itu setelah selesai mengevakuasi Swift Polly ! “ Jelas Ataru yang bisa melihat situasi dari Hive Drone
“ Bagus ! Sekarang saatnya kita melakukan kejutan ! “ Gumam Ryuga sambil menunjukan senyum menyeringainya yang bersiap untuk melakukan taktiknya
*****
“ Kurenai-kun ! Lepaskan Convergencemu dengan Jubei ! “ Ataru meminta Ataru untuk melepaskan teknik “Hive Drone”nya
“ Hmph ! Unleashed Convergence ! “
( SYAAAAAT ! )
“ Aduuuuh~ capeknyaaaa~ “ Keluh Jubei yang mulai kelelahan saat Ataru melepaskan teknik Convergence-nya
“ Tarik nafasmu dalam-dalam lalu hembuskaaan~ istirahat sebentar selagi kedua temanmu ini melakukan bagian mereka ! “ Kata DECA-I yang meminta Jubei untuk beristirahat sejenak
Oxtoroo yang melihat Hive Drone mulai menghilang bisa melihat kesempatan besar untuk menghancurkan SISTER V2.0 “ Haah ?! Serangan tadi menghilang ?! Ini dia saatnya ! “
( SYAAAAT ! )
“ HAAAAAAAH ! “
( SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! TRAAAAAANG! )
“ Kurenai-kun ! Apa kau bisa membalikkan posisiku dengan Oxtoroo saat ini ?! “ Tanya Ryuga tentang salah satu kemampuan Tijdbreker milik Ataru
“ Ooooh~ jadi kau memutuskan untuk tidak membantu kami menghadapi wanita sialan itu ?! Ah ! Atau jangan-jangan... “
“ Kelihatannya... kamu sudah menyadarinya ! Ayo segera lakukan ! Karena efek dari Convergence milik kami hanya bertahan selama 15 menit ! “ Gumam Ryuga yang meminta Ataru untuk segera memanggil buku mantra Spezialistnya
( SRIIIING ! )
Ryuga membuka buku mantra tersebut yang seketika halaman-halaman isi bukunya berubah menjadi huruf brailer untuk menyesuaikan sang pengguna buku tersebut
“ Ketemu ! Sekarang saatnya ! “ Ryuga akhirnya menemukan mantra yang tepat
“ Okeee~ Verandering ! “
( SYAAAAAAT ! )
“ Zeigen Dich ! Identitat ! “ Ryuga bersiap menggunakan mantra yang dia temukan dalam buku mantra miliknya
“ Alternate : Verandering ! Schakelaar ! “ Ataru mengarahkan tangannya kearah Ryuga dan keatas tempar dimana Oxtoroo masih menghadapi SISTER V2.0
Saat teknik Tijdbreker telah diaktifkan, Ataru dengan “mata masa depannya” berkonsentrasi untuk melihat dimana waktu yang pas untuk dirinya menukarkan posisi Oxtoroo dengan posisi Ryuga saat ini
( SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! TRAAAAANG! )
“ Terima ini ! FYBER THUNDER SWORD LASER ! “ Oxtoroo mengaktifkan aliran listrik kepedang FYBERnya untuk menebas SISTER V2.0
“ Sekarang ! “ Sahut Ataru sambil meminta Ryuga untuk bersiap
“ Oke ! “ Ryuga mempersiapkan posisinya seolah dia bersiap untuk memukul Rough Polly yang ada didepannya
“ Ruil ! “
( SYAAAAAT! SYAAAAAAT! )
Saat Ataru menukarkan posisi mereka, Oxtoroo tidak menyadari bahwa posisinya saat ini telah ditukar dan menyebabkan serangannya mengenai Rough Polly dan Nanobotnya sedangkan serangannya milik Ryuga berhasil mengenai SISTER V2.0
( ZAAAAAAAAAASSSSH ! )
“ Ah ?! “ Rough Polly yang tidak sempat menghindar terkensa serangan dari Oxtoroo
( ZYAAAAAAAAAAAAASSSHHH! BUUUUUM! )
“ Apa- “SISTER V2.0 yang terkejut melihat kedatangan Ryuga akhirnya terpental jatuh kebawah oleh serangan mantranya
( DUAGH ! BUUUUUUUMMM ! )
“ Oooouuuh~ Ketemu kau ! “ Gumam Ryuga sambil menahan sakit ditelapak tangannya pasca memberikan tinjuan yang sangat kuat kearah SISTER V2.0
__ADS_1
Serangan mantra dari Ryuga tidak hanya mampu memukul SISTER V2.0 dan membuatnya terpental mereka tetapi juga dapat melihat akan identitas asli dari lawan yang mencurigakan. Ternyata SISTER V2.0 tidak lain ialah Rough Polly yang sedang menyamar menjadi SISTER V2.0. Sedangkan Rough Polly yang selama ini adalah sebuah klon yang tercipta dari ratusan Nanobot
“ Jadi tadi itu... sebenarnya dia adalah Rough ?! Bukan SISTER ?! “ Tanya Swift yang terkejut melihat aksi dari Ryuga
“ Aaaaagggh !!! Eeeerrgggh !!! “ Rintih Rough Polly yang berusaha untuk bangkit
“ Apa ?! Seranganku... mengenai Rough ?! “ Tanya Oxtoroo yang belum sadar jika posisinya saat ini sambil memperhatikan Rough Polly palsu yang berasal dari Nanobot yang kini hanya tersisa bagian bawah tubuh saja
“ Bukan ! Itu... itu adalah Nanobot ?! Hah ?! “ Jubei juga ikut heran
“ Kau... jadi selama ini kau sudah sadar bahwa aku selama ini menyamar ?! “ Tanya Rough Polly yang geram atas aksinya Ryuga
“ Singkatnya ialah... kau tidak belajar dari pengalaman sebelumnya ! Entah apa kau yang bodoh jika aku tidak mempan dari itu atau kau yang sudah lupa jika aku punya kemampuan untuk merasakan aura seseorang ?! “ Jawab Ryuga sambil mengejek Rough
“ Kau ! Apa kau bilang ?! “ Geram Rough Polly
“ Sejak aku merasakan kehadiran Kurenai dan Nanobot itu... aku bisa merasakan bahwa dirimu yang palsu itu tidak memiliki aura ! Dari situlah aku bisa merasakan sesuatu yang janggal dari dirimu ! Juga... sehebatnya teknologi umat kalian... mustahil kalian termasuk sijenius seperti dirimu bisa memperbaiki robot itu dalam tempo waktu yang singkat ! Terlebih jika kerusakannya itu ada dikepala robot itu ! “ lanjut Ryuga sambil mengeluarkan perisai Delfininya yang masih ingat jika kepala SISTER ditembak oleh Ataru saat mereka masih berada di Kapal Induk
Mendengar penjelasan dari Ryuga, ekspresi kegeraman Rough Polly perlahan berubah menjadi datar dan kemudian dia tertawa lepas dengan kuat kepadanya
“ Eh ?! Ehehehehe ! Hehehehehehehehe ! AHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAAAAA ! Aha... aha... aha... ahaaaa~ “ Rough Polly tertawa yang membuat Ryuga menjadi jengkel dari berwaspada dengannya
“ Kau... kau ini memang pintar ya ! Tapi... kau harus ingat satu hal nak... kau itu ... JANGAN SOMBONG KAU JADI ORAAAAAAANG !!! “ Teriak Rough Polly yang mulai frutrasi dan mulai meningkatkan kemampuan FYBER SUIT
“ Fighter ! Hati-hati ! Dia meningkatkan kemampuan FYBER SUITnya ! “ Swift Polly memberi peringatan kepada Ryuga dari alat komunkasi mereka
“ Apa ?! “ Ryuga terkejut dengan apa yang dikatana Swift Polly barusan
“ Kelihatannya kesombongamu itu jadi bikin lupa diri ! HAAAAAH ! “ Rough kembali mengerahkan Nanobot yang belum terkena serangan dari Oxtoroo untuk mengalahkan Ryuga
“ Sialan kau ! “ Ryuga mengambil posisi untuk menghadapi Nanobot tersebut
( ZAAAASH! ZAAASH! ZAAAAASH! ZAAAASH! ZAAAASH! TRAAANG! TRAAANG!)
“ EEERRRGGGH ! “
( BUUUUUUUMM !!! )
Swift Polly berhasil menembakan laser dari jarak jauh dengan menggunakan Cyber-Glove miliknya untuk membebaskan Ryuga dan cengkraman Nanobot
“ Heh ! “ Rough kemudian mengarahkann Nanobot kearah pihak militer bumi dan tentara Thetoid lainnya yang masih bertarung satu sama lain untuk dikendalikan
“ Celaka ! “ Ryuga terkejut saat merasakan Rough mengerahkan Nanobot bukan kearahnya
( ZYAAAAAAAAAAAASSSSHHH )
Semua orang yang ada dikota terkejut melihat ratusan Nanobot yang bersiap mengerumuni mereka untuk dikendalikan secara paksa
“ Ah ! Lihat ! “ Panggil salah satu tentara NEO-Asia
“ A- Apa-apaan itu ?! “
“ Kolonel Denzell ! Celaka ! Kita harus lari dari sini ! “ Lapor salah satu tentara Thetoid yang panik saat melihat
“ Nanobot ini ! Apa yang akan dilakukan Rough sekarang ?! “ Gumam Denzell dengan ekspresi kecemasannya melihat Nanobot yang datang ketempat mereka
“ AWAAAAAASSS !!! “ Semua tentara militer dari kalangan yang berbeda berlari untuk menghindari Nanobot tersebut
Disaat semua tentara militer berlari ketakutan untuk menghindari kerumunan Nanobot yang datang kearah mereka, Ataru dengan cepat menghentikan kerumunan Nanobot tersebut dengan Tijdbreker
“ HOU OP !!! “
( SYAAAAAAAAT ! )
“ Eeeerrrgh ! Cepat lari dari sini ! Ini terlalu banyak untuk kutahan ! “ Ujar Ataru yang berusaha keras untuk menahan Nanobot tersebut
“ Itu tidak akan mempan !!! “ Teriak Rough yang berusaha untuk mendorong Nanobot kearah Ataru
“ Cepat lari dan menjauh dari tempat ini ! “ Oxtoroo ikut membantu Ataru sambil memberi peringatan kepada yang lain
“ Itu’kan... Penasehat Oxtoroo.** bukan ?! “ Tanya salah satu kadet yang masih kenal dengan Oxtoroo yang bersiap untuk melancarkan serangan kearah ribuan Nanobot yang ditahan Ataru tersebut
“FYBER THUNDER SWORD LASER ! Hiyaaaaaaaaaaahh ! “ Oxtoroo dengan cepat mengeluarkan teknik sebelumnya untuk menebas Nanobot tersebut
( ZYAAAAAAAAAAAAASSSSSH !!! )
“ Aaaaaaaaaaaaaahhhhh !!! “ Rough Polly berusaha untuk menahan dirinya dari serangannya Oxtoroo
( SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! )
“ Anak panah ?! Mengganggu saja ! “ Rough Polly kemudian diserang oleh anak panahnya Jubei dan menghindari serangan itu dengan mudah
( TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! )
“ Uuuh! Sekarang ! “ Jubei meminta Ryuga untuk segera melakukan seragan penghabisan kearah Rough Polly
“ Oxtoroo-san ! Ayooo ! “ Panggil Ryuga kepada Oxtoroo untuk bergegas membantunya
( SYAAAAAT ! )
Ryuga mengeluarkan kedua perisai Anthos dan Delfini. Oxtoroo kembali mengeluarkan teknik pedang FYBERnya yang akan digunakan untuk digabung dengan serangan milik Ryuga
“ FYBER THUNDER DEATHLY SWORD ! HIYAAAAAAAAAAAAAH “
( ZYAAAAAAT ! )
“ Finisher act : Close Stage ! “ Ryuga menciptakan perisai khusus yang mampu menyerap serangan Oxtoroo dan kemudian dikeluarkan kembali menjadi serangan yang dahsyat kelawan
( SRIIIIIIIIIIIIIIIIING !!! )
“ DOUBLE NANOSHIELD ! “ Rough Polly berusaha melindungi dirinya dengan menciptakan pelindung ganda dari Nanobotnya
“ TERIMA INI ! “ Ryuga mengeluarkan serangan dari Oxtoroo dan mengarahkannya kearah Rough Polly yang membuat kedua serangan saling bertabrakan satu sama lain yang membuat Rough berusaha keras untuk menahan serangan dari Ryuga
( ZYUUUUUUUUMM !!! )
“ Eeeeeeerrrrrggghh ! AAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHH ! “
( ZYAAAAAAAASSHHH !!!! BUUUUUUUUUUUUUMMM !!!! )
__ADS_1
*****