El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
117. WELCOME BACK !


__ADS_3

Argus terlihat sudah kembali keruangannya Pangeran Gretue. Saat ia melihat tidak ada orang lain yang berkeliaran disekitar sana, Argus langsung mengeluarkan kartu identitas khususnya untuk bisa memasuki ruangan tersebut


“ Apa ?! Dia tidak ada disini ?! “ Ujar Argus yang menemukan Gretue tidak ada diruangannya


“ Ruangannya masih berantakan ! Sepertinya Morsdantaque membawanya kesuatu tempat yang tidak begitu jauh dari sini ! “ Pikir Argus


Tiba-tiba, Argus mendengar suara langkah kaki seseorang yang akan memasuki ruangannya Gretue dan ia pun langsung bersembunyi dibalik meja kerjanya Gretue. Ternyata yang datang tidak lain ialah si kedua pangeran tersebut


“ Haaa~ ruangannya masih berantakan ! Kelihatannya mereka belum datang untuk membersihkan ini yaaa~ “ Gerutu Morsdantaque saat melihat ruangan adiknya masih belum dibersihkan oleh para kadet


“ Kurasa lebih baik biar kubersihkan ini sendiri dengan para robot “ Ujar Gretue


“ Tidak tidak ! Jangan merepotkan dirimu untuk membereskan semuanya ! Simpan energi kamu untuk menghadapi yang lain ! Karena FYBER harus digunakan dalam keadaan kondisi yang sangat fit... terutama dalam menggunakan Model Hawkmoth ! “ Ujar Morsdantaque dengan nada tegasnya sambil memegang pundaknya Gretue layaknya si kakak sulung pada umumnya


“ Baiklaaaah~ jika kau bilang begitu ! Aku berharap mereka tidak lama untuk datang kemari ! “


“ Hmph ! “


“ Mana Dullart ? Apa kau melakukan sesuatu yang aneh-aneh kepadanya ? “ Tanya Gretue tentang keberadaan Dullart


“ Jangan cemas ! Aku mengurungnya dikamarnya ! Aku masih beri dia kesempatan terakhir untuk berpikir apakah dia masih ingin jadi pengkhianat atau mau kembali bersama dengan kita ! Dia masih dalam keadaan sehat ! “ Jelas Morsdantaque yang membuat Argus sedikit lega karena Dullart masih dalam keadaan selamat


“  ... “


“ Baiklah ! Aku permisi dulu ! Silahkan beristirahat adikku~ “ Morsdantaque izin pamit dan meninggalkan ruangan Gretue


Sambil memperhatikan Morsdantaque keluar dari ruangannya, Gretue lansgung menghela nafas panjang sambil duduk diatas ranjangnya. Saat Gretue memulai untuk memejamkan matanya, ia dikejutkan atas kedatangan Argus yang tiba-tiba duduk disampingnya


“ Hmmm~ Model Hawkmoth sudah datang juga rupanya ! “ Gumam Gretue sambil melihat FYBER miliknya baru saja datang dari lemari pengantarnya


“ Syukurlah anda baik-baik saja “ Kata Argus yang secara tiba-tiba duduk disamping Gretue dengan santai


“ Hah ! Argus ! Syukurlah kamu selamat ! Sejak aku mendengar kabar mereka berhasil menangkap Dullart dan yang lainnya... aku pikir kau juga ikut tertangkap bersama dengan mereka ! “ Kata Gretue dengan nada kelegahannya saat melihat Argus


“ Yaaa ! Mereka hanya berhasil menangkap ketiga anak El-Fighter itu beserta Dullart dan Energateez ! Dan persiapan FYBER ini sepertinya mereka sudah menduga jika cepat atau lambat pertarungan kedua antara pihak kita dan dia akan segera dimulai “ Ujar Argus dengan nada pelannya


Disisi lain, Rigel dan Pak Louss telah sampai keruang tahanan dimana Inuya dan yang lainnya sempat ditahan oleh Glabe dan Rough Polly. Mereka terkejut saat melihat pintu ruangan tersebut terbuka lebar dan menduga jika ada orang lain yang masuk kesana


“ Ini dia ruangannya ! “ Kata Pak Louss


“ Terbuka ? Apa jangan-jangan... “


“ KEMANA MEREKA ?! “ Teriak Glabe dari ruangan tersebut


“ Suara itu... Kapten Glabe ! Ia terlihat sedang marah besar ! “ Kata Pak Louss yang mengenal suaranya Glabe


“ Marah besar ? “ Tanya Rigel yang langsung bersembunyi dari Glabe dan menghindarinya


“ Sialan ! Bagaimana bisa mereka lari dari tempat ini ?! Si cebol itu pasti sudah ada disekitar sini ! “ Gerutu Glabe sambil keluar dari ruang tahanan dengan nada kekesalannya yang tidak menyadari keberadaan Rigel dan Pak Louss yang ada dibelakangnya


“ Sepertinya Inuya dan yang lainnya sudah tidak ada diruangan ini ! Tapi mereka sekarang bersama dengan siapa ?! “ Kata Rigel dengan nada agak paniknya saat mengetahui Inuya beserta dengan Jubei dan Ryuga sudah tidak ada diruang tahanan


“ Apa yang terjadi jika mereka sudah mati ? “ Tanya Pak Louss


“ Apa kamu gila Pak Tua ?! Kalau mereka sudah mati kenapa si Prajurit Elit tersebut menjadi kesal saat menemukan ruang tahanan itu sudah kosong ?! “ Ujar Rigel dengan nada jengkel


“ Yaaaaa~ siapa tahu ada seseorang lain yang berani masuk kesana dan secara diam-diam melakukan pembunuhan secara rahasia bukan ? “ Jelas Pak Louss dengan nada santainya


“ Kelihatannya tidak mungkin ! Argus mengatakan mereka punya maksud lain untuk menangkap anak-anak ! Aku yakin anggota militer lain juga tidak berani sembarangan membunuh mereka karena mereka sudah pasti akan mendapat hukuman “ Jelas Rigel


“ Hmmm~ jika kau bicara begitu~ apa kau tahu dimana mereka sekarang ? “ Tanya Pak Louss dengan nada datarnya


“ Mereka... hmmmm... oh mereka ada diruangan kita yang tadi ! Sepertinya salah satu dari anak buahmu sudah membebaskan mereka dan membawa mereka keruangan tersebut ! Jadi mereka untuk sementara ini aman dari prajurit itu “ Ujar Rigel saat menggunakan kontak spiritualnya untuk mencari keberadaan Inuya dan yang lain


“ Lalu ? “


“ Kelihatannya ada benarnya juga akan apa yang dikatakan Jenderal kalian soal rencana Nanobot itu ! Karena itu...  aku ingin kamu untuk mencari cara untuk bisa menghentikan karena kau juga yang mengawasi terciptanya benda itu bersama dengan salah satu anak buahmu ! “ Gumam Rigel sambil menggunakan nada tegasnya dan mendekati wajahnya ke Pak Louss


“ Khhh ! “


“ Ketahuilah Pak ! Jika mereka berhasil mengendalikan Tazuya dan yang lain... maka ada besar kemungkinan mereka juga akan mengunakan mereka untuk menghabisi teman-temannya Dullart-san... termasuk juga dirimu “ Ujar Rigel dengan nada ancamannya yang santai kepada Pak Louss agar ia mau mengikutinya


“ Ji- Jika kau bilang begitu... baiklah ! Tapi jangan kembali ingatkan lagi soal hal yang mengerikan itu ! Cukup satu kali saja ! Pa- paham kan ?! “ Gumam Pak Louss dengan nada gugupnya


“ Aku hanya ingin memberi peringatan saja kok~ bukan untuk menakut-nakutimu !  “ Ujar Rigel dengan nada santainya


“ A- Apa bedanya ?! Kau sudah jelas menakut-naku- “


“ Ayo pak ! Sekarang katakan kepadaku dimana sekarang penawar Nanobot itu berada ! “ Rigel memotong perkataan Pak Louss sambil bertanya keberadaan KRISTA SERUM tersebut


“ Okeeeee~ jika kau ingin tahu sekarang sini ikut aku ! Aku tahu dimana benda itu sekarang dan akan kuceritakan bagaimana cara menggunakannya ! “ Ajak Pak Louss kepada Rigel untuk mencari keberadaan KRISTA SERUM yang ia maksud


Oxtoroo akhirnya menemukan tempat dimana Energateez ditahan. Energateez melihat kedatangan Oxtoroo dan memintanya untuk berhati-hati karena diruangan tersebut telah dipasang perangkap

__ADS_1


“ Energateez ! “


“ Penasehat Oxtoroo ! “


“ Syukurlah kamu- “


“ Jangan ! Didepanmu telah terpasang jebakan ! Sekali kau melangkah saja... tamatlah riwayatmu ! “ Energateez memberi peringatan dengan nada cemasnya kepada Oxtoroo


“ Ah ? Hmmmm~ “ Oxtoroo langsung mengeluarkan pelacaknya untuk melihat jebakan yang dimaksud oleh Energateez


“ Okeee~ ini sepertinya terhubung tidak hanya diluar tapi juga didalam ruang sel ! Dengan kata lain kamu juga akan ikut mati karena laser yang ada didalam sel itu ! “ Jelas Oxtoroo tentang jebakan yang ada didalam ruang tahanan tersebut


“ Tepat sekali ! Untungnya kamu masih tahu bahaya dari penjara ini ! “ Jelas Energateez


Oxtoroo masuk kedalam dan pergi ke sudut ruang tahanan dan langsung menutup pintu ruangan tersebut. Ia kemudian melihat disekelilingnya untuk mencari cara mematikan perangkap tersebut untuk membebaskan Energateez


“ Hmmmm~ Energateez ! Apa kau tahu tentang sistem yang ada di runag tahanan ini ? “ Tanya Oxtoroo sambil memperhatikan situasi disekitarnya dengan pelacaknya


“ Sebenarnya pengontrolnya ada disampingku ini ! Galaztis juga memiliki kendali dari jam tangannya untuk bisa memantau situasi dan mengontrol pengaman dari jarak jauh ! Dengan kata lain... jika dihancurkan kendalinya... kita bisa ketahuan ! “ Jelas Energateez tentang pengamanan diruang tahanan tersebut


“ Jadi... “


Oxtoroo kembali berpikir sambil memperhatikan gelang tali penancap khusus yang ia bawa untuk melakukan misi. Gelang tali penancap tersebut bisa diatur seberapa besar dan kecilnya ukuran tali dan penancap tersebut. Teknologi tersebut adalah ciptaan pertamanya Swift Polly


“ Hah ? Kau mau pakai itu ? “ Tanya Energateez


“ Yaa ! Aku akan mencoba ini... dan mematikan sementara tuas merah kecil pintu tersebut sambil menahannya ! Disaat aku berhasil mematikannya... aku akan melemparkan kartuku ini... kepadamu ! Jadi disaat itulah kau harus keluar dari sana ! “ Ujar Oxtoroo dengan berhati-hati menggerakan tali tersebut secara perlahan untuk bisa mematikan sementara pelacak yang ada didalam ruang tahanan


Disaat yang bersamaan, Swift Polly bersama dengan Sampson akhirnya sampai keruang pertemuan milik Prajurit Elit Morsdantaaque. Disana, mereka bisa melihat Rough Polly sedang berdiri sambil memantau monitor yang ada diruanga tersebut


“ Ohh ! Tidak ! Dia disini ! “ Keluh Swift Polly


*****


Saat Swift Polly dan Sampson akhirnya berhasil menemui ruang pertemuan para Prajurit Elit Morsdantaque, diruang rahasia milik Argus, Inuya bertanya kepada Ataru apakah Oxtoroo dan Swift Polly pernah membicarakan hal yang penting kepadanya. Ia juga penasaran akan apa rencana Morsdantaque dan yang lain untuk menanamkan Nanobot kedalam tubuh mereka yang membuat Tazuya dipaksa menjauh dari mereka


“ Jadi Ataru... apa kau mendapatkan info penting selama bersama dengan mereka ? “ Tanya Inuya dengan nada penasarannya


“ Yaaa ! Terutama tentang teori gila akan rencana mereka untuk mengendalikan Tazuya-kun dengan Nanobot “ Ujar Ataru


“ Kurasa mereka tidak ingin hanya mengendalikan Hideyuki saja ! Karena tubuh kita juga terdapat benda itu ! Terlebih ini juga adalah ide dari si wanita prajurit elit itu yang tertarik dengan kemampuan kita ! Jadi menurutku itulah alasan mengapa mereka melakukan ini ! “ Jelas Ryuga sambil teringat akan Rough Polly


“ Dan juga... mereka lebih tertarik dengan Tazuya-kun karena dia punya darah Alien... dan dan dan dan... bisa saja mereka akan menggunakan Tazuya-kun untuk membunuh kita semuaaaa ! “ Gumam Jubei dengan nada pelannya yang tiba-tiba berubah menjadi panik


“ Itu adalah suntikan khusus yang bisa mematikan Nanobot secara total ! Itu sedang dicari mereka diruangan milik Prajurit Elit ! Semoga saja mereka bisa menemukan benda itu dengan cepat !  “ Jelas Ataru sambil memikirkan pihak Oxtoroo yang berada didalam Kapal Induk


Kembali didepan ruang pertemuan Prajurit Elit Morsdantaque, Swift Polly dan Sampson berbincang akan cara mereka untuk memasuki ruangan tersebut karena Rough Polly dari tadi tidak keluar dari ruangan tersebut. Yang membuat mereka kesulitan untuk mencari cara lain untuk memasuki ruang pertemuan


“ Bagaimana ini Kapten ? Ia belum berpindah dari tempat itu ! “ Bisik Sampson


“ Sial ! Kalau kita terus menerus menunggunya ini tidak akan ada gunanya ! Sepertinya ia sudah sadar jika kita akan kembali ketempat ini untuk mengambil suntikan itu ! Makanya kenapa si wanita sialan itu tidak berpindah dari ruangan ini ! “ Balas Swift Polly dengan nada kesalnya


“ Jadi... itu artinya kita harus menghadapinya ? “ Tanya Sampson


Swift Polly berpikir sebentar sambil teringat akan perkataan Sampson yang berniat ingin menghabisi Rough Polly seorang diri demi dendam pribadinya. Mengetahui jika mereka tidak ada cara lain selain menghadapi Rough untuk bisa mengambil KRISTA SERUM


“ Kelihatannya memang tidak ada cara lain selain menghadapinya ! “ Ujar Swift Polly


“ Jadi... kita harus... bertarung ?! “


“ Tidak ! Biar aku saja yang hadapi dia ! Saat aku sibuk membuatnya lengah... bergegaslah untuk mengambil KRISTA SERUM didalam laci meja itu ! Paham ? “ Jelas Swift tentang taktik penyerangan terbaru mereka


“ Itu... “


“ Aku memang tidak begitu percaya diri tentang kemampuan bertarungku ! Sejujurnya dalam segi fisik... Rough memang cukup unggul ! Dan itulah alasan kenapa ia bisa jadi prajurit elit ! Walau demikian... sebagai tentara militer... aku sadar aku tidak bisa menghindar dari yang namanya pertarungan... dan aku harus menghadapinya ! “ Jelas Swift sambil mempersiapkan Cyber-glove untuk bisa menghadapi Rough


“... “


“ Okeee~ jangan masuk sebelum aba-aba yang kuberikan ! Oke ? “


“ Yaa ! Hati-hati ! “


Swift Polly berdiri didepan pintu dan menghela nafas panjang sebelum memalukan penyerangan kepada Rough Polly


“ Oxto ! Maaf... tapi akulah yang akan menghadapinya terlebih dahulu “ Gumam Swift kepada dirinya sendiri


Swift langsung berlari kearah Rough yang belum sadar akan kedatangannya. Saat ia menyerang tepat dipunggungnya, tiba-tiba...


( ZAAAAAAAAAAAAASHHH )


“ Ah ! Na- Nanobot “ Sampsn dan Swift terkejut ternyata itu adalah ratusan Nanobot yang membentuk klon dari Rough Polly


“ Oh tidaaak ! “ Sampson bisa merasakan ada yang aneh didalam ruangan tersebut

__ADS_1


( BRAAAAK ! )


Pintu ruang pertemuan tiba-tiba tertutup dengan sendirinya dan lampu ruanga tersebut berubah menjadi merah gelap. Sampson berusaha untu membuka pintu ruangan tersebut. Mereka berdua masuk jebakannya Rough Polly


“ Ah ! Eerrgh ! Ggggh ! “ Sampson berusaha untuk membukakan pintu tersebut


“ Sialan ! Ini- “


“ Ehehehehe~ sudah kuduga kau memang akan kembali lagi bersama dengan Oxtoroo-kun “ Kata Rough dari monitor ruangan tersebut


“ Rough ! “


“ Aku tahu kamu akan mengambil KRISTA SERUM itu ! Karena itulah kenapa aku sudah mempersiapkan diriku untuk menyambut kedatanganmu kemari ! “ Ujar Rough Polly yang secara bersamaan muncul dihadapan Swift Polly dengan FYBER I : Black Widow-nya


“ Kau ! Jadi memutuskan untuk menggunakan FYBER tipe I ? “ Tanya Swift Polly


“ Tentu ! Jangan remehkan aku jika aku sudah menggunakan ini ! Kau sendiri sudah tahu ‘kan jika dari fisik aku ini lebih unggul darimu ?! Jadi wajar saja jika aku menggunakan FYBER tipe I ! “ Jelas Rough Polly dengan nada remehnya


Mengetahui ia tidak pilihan selain menghadapi Saudarinya, Swift Polly mau tidak mau mengaktifkan Cyber Glovenya menjadi mode bertarung yang dinamai CYBER SUIT


“ Kau juga tidak bisa seenaknya meremehkan aku ! Kau pikir menyadari batas itu artinya aku takut denganmu ?! Itu adalah lelucon yang tidak lucu ! “ Gumam Swift Polly dengan nada geramnya


“ Tidak lucu katamu ? Heh ! Okeeee~ Buktikan jika itu tidak lucu ! Sebagai imbalannya~ kau boleh ambil KRISTA SERUM ! “ Tantang Rough Polly dengan wajah sombongnya yang sengaja untuk memanasi suasana hati Swift Polly


“ Hmph ! HAAAAAAAAAAAAAAH ! “ Swift Polly langsung memberikan serangan kepada Rough Polly


( DUAAAAAAGH ! )


“ Kkkh ! “


“ Heh ! Segitu- “


“ HAAAAAAAAAH ! “ Walau ditahan dengan mudah oleh Rough, Swift tetap menyerang kearahnya secara bertubi-tubi


( DUAGH ! DUAGH ! DUAGH ! DUAGH ! )


“ ZERO KICK !!! “


( BUUUUUUUUUUUUUMMMM !!!! )


Swift Polly menendang Rough Polly dengan sangat kuat sampai-sampai membuat keempat V-FIGHTER bisa merasakan getaran tersebut dari ruang rahasia Jenderal Argus dan juga lorong tempat dimana Rigel dan Pak Louss berada


“ Uwaa ! “ Pak Louss terkejut saat merasakan getaran yang sangat kuat


“ Ini ! Sepertinya sedang ada pertarungan lagi ! “ Gumam Rigel yang langsung tahu jika getaran tersebut berasala dari sebuah pertarungan


“ Jadi bagaimana ini Prisman-san ?! “ Tanya Pak Louss dengan nada paniknya yang tidak menyadari ada robot Spidaro yang sedang mengikuti mereka


( Ruang rahasia Argus )


“ Aaah ! Getaran apa ini ? “ Tanya Ryuga kepada yang lain


“ Menurut penglihatan masa depanku... ini bersumber dari pertarungan antara dua saudari yang tidak pernah akur ! ” Gumam Ataru


“ Dua saudari ?! Mungkinkah itu Swift-san dan Kakak perempuannya itu ?! “ Tanya Jubei dengan nada penasarannya


“ Sudah pasti ‘kan ? Mereka juga mirip dan sama-sama nama belakangnya Polly ! Sudah pasti itu mereka “ Jawab Inuya


( BUUUUUUUUUUUMMMM )


“ Getarannya saja menandakan ini sedikit brutal dari pertarungan sebelumnya ! “ Kata Jubei dengan nada paniknya


“ Oxtoroo-san ! Apa dia sudah berhasil membebaskan Energateez ?! “ Ryuga bertanya tentang keberadaan Oxtoroo yang berjanji akan kembali menemui mereka


( BUUUUUUUUUUUMMMM )


“ Kelihatannya... mungkin tidak ada cara lain... “ Kata Inuya yang berpikir untuk membantu yang lain dan keluar dari ruangan tersebut tanpa arahan dari Oxtoroo


Sementara itu di TSP-03, Tazuya sedang melihat-lihat seisi dalam pesawat tersebut. Merasa sedikit bosan dengan tugasnya untuk menjaga ruang kendali, Tazuya memutuskan untuk mencari sesuatu yang bisa ia kerjakan selain hanya menunggu diruang kendali pesawat


“ Hmmm~ “


“ Psst ! Hei ! Apa yang kau lakukan ?! “ Tanya DECA-I kepada Tazuya


“ Sedang mencari sesuatu yang bisa kukerjakan selain menunggu di ruang kendali ! “ Ujar Tazuya sambil melihat-lihat disekitarnya


“ Tapi kita sendiri disuruh untuk menjaga ruang kendali ! “ Gumam DECA-I dengan nada sedikit cemasnya


“ Kamu sendiri’kan bisa mengurus bagian ruang kendali kan ? Jadi kenapa tidak kamu yang- Eh ?! “ Tazuya tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah ruang penyimpanan robot dan disana bisa terlihat Mag-Ni5 dan Proto-EVA berada diruangan itu dalam keadaan non-aktif


“ Inikan... robot yang pernah kita hadapi sebelumnya ?! “ Kata DECA-I yang masih ingat akan Mag-Ni5 dan Proto-EVA


“ Kau benar “ Ujar Tazuya dengan singkat

__ADS_1


*****


__ADS_2