
Disaat yang bersamaan dimana Dullart dan Morsdantaque berusaha untuk mengakhiri pertarungan mereka, Tazuya dan Glabe masih melakukan pertarungan mereka dari atas Kapal Induk. Dalam pertarungan mereka, Tazuya dan Glabe sama-sama berusaha untuk saling menjatuhkan dari atas Kapal Induk. Tazuya terlihat kewalahan dan mulai kelelahan dalam menghadapi Glabe yang membuat DECA-I harus membantunya dengan cara apapun untuk membuat konsetrasinya Glabe jadi terganggu
( TRAAAAANG! TRAAAAAANG! TRAAAAAAANG! )
“ HAAAAAAAAAAAAH ! “
( SYAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAAT! SYAAAAAAT! )
“ Kazami ! “
“ Serangan ini lagi ! “ Gumam Glabe yang melihat Tazuya kembali menggunakan serangan yang sama
( WUUUUUUUUUUUUUUUSSSSH ! )
“ Heh ! Kau tidak ada serangan lain yang bisa kau pakai ?! “ Tanya Glabe dengan nada ejekanya
“ Kau mau yang lain! Baiklah ! Alternate : Hogo ! Kaitoha “ Tazuya menciptakan 6 pilar cahaya kecil dari menusukan Kusanagi ketanah dan kemudian ia menebaskan laser tersebut tepat kearah Glabe
( WUUUUSSSH !!! )
“ Kkh ! HAAAH ! “ Glabe membalasnya dengan mengarahkan laser yang dikeluarkan dari pedang FYBER
( BUUUUUUUUMM !!! )
“ Tadi itu serangan yang cukup kreatif ! “ Ujar Glabe yang bersiap untuk kembali menyerang kearah Tazuya
( ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG ! )
“ Bantuan ?! Di- dimana dia ?! KELUAR KAU ! “ Teriak Glabe kepada sang penembak misterius yang tidak lain ialah DECA-I
( ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG! ZYUUUUUUNG! )
“ Kemana dia ?! “ Glabe dengan kesal melihat kesegala arahnya untuk mencari keberadaan DECA-I
“ Ini dia ! KAITOHA ! “ Tazuya memanfaatkan kelengahannya Glabe untuk kembali menyerang kearahnya
“ Celaka ! “ Glabe dengan cepat melindungi dirinya dengan FYBER SHIELD namun serangan tersebut berhasil membuat perisai tersebut hancur
( WUUUUUUUUUSSSH! ZYAAAAAAAAASSSSH ! )
“ Aaaaah ! “ Glabe hampir terjatuh karena terhempas dari serangan tersebut
“ Tembakan jituuuu~ “ Ujar DECA-I dengan menggunakan program kamuflasenya yang bangga dengan apa yang mereka lakukan kepada Glabe
“ Haaaah... haaaah... haaaaah... “ Tazuya yang mulai kelelahan langsung terduduk diatas atap Kapal Induk
“ Apa ini benar-benar sudah usai ?! “ Tanya Tazuya yang masih kelelahan
Glabe ternyata berhasil menancapkan kedua pisau listrik kebadan Kapal Induk untuk membuatnya tidak terjatuh dari ketinggian beribu kaki. Ia perlahan menancapkan pisau tersebut untuk membuatnya kembali naik keatas badan Kapal Induk
( TRAAAK! TRAAAAK! TRAAAK! )
“ Cih ! Memanfaatkan kelengahan orang lain dalam bertarung ! Kau memang petarung yang kotor ! “ Gerutu Glabe yang terus naik keatas badan Kapal Induk
( TRAAAK! TRAAAAK! TRAAAAK! )
“ Ayo DECA-I ! Tuan Rigel sudah menunggu kita ke ruangan tempat pertarungannya Dullart dan Morsdantaque ! “ Ajak Tazuya kepada DECA-I untuk kembali masuk ke Kapal Induk
“ Okeee~ “
( SYAAAAAAT! JLEEEEEB ! )
“ AGH ! “ Glabe yang baru saja sampai keatas langsung melemparkan pisau tepat dikaki kirinya Tazuya
“ Ah ! Tazuya ! “ DECA-I terkejut saat ia melihat serangan tersebut
( SYAAAAAAAAT! )
“ Uwaaaaaa~ “ DECA-I yang panik langsung menembakan laser kearah pisau listrik tersebut
( ZYAAAAAAASSH )
DECA-I berhasil melindungi dari pisau listrik lainnya dengan menembakan laser kearah pisau tersebut. Melihat serangan keduanya ditangkis membuat Glabe menggunakan Nanobot didalam tubuh Tazuya untuk membuat remaja bertubuh kecil tersebut tidak bisa lari darinya
“ Aaagh ! Eeeergh ! “ Rintih Tazuya yang merasakan kakinya dipaksa untuk dibuat tidak bergerak oleh Glabe
“ Bocah seperti dirimu memang seorang penakut yang kotor ! Merasa sudah menang dan kau seketika langsung ingin kabur dariku ! “ Gumam Glabe dengan nada kekesalannya kepada Tazuya
“ Hei ! Awas ya kalau bicara ! Hiyaaaaa ! “ DECA-I berusaha untuk melakukan perlawaanan demi melepaskan Tazuya dari kendali Glabe dengan menembakan laser kearah sang kapten tersebut
“ Jangan ! “ Panggil Tazuya
( ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! )
“ Mengganggu saja ! “ Ujar Glabe dengan nada kekesalannya sambil melemparkan pisau listrik kearah DECA-I
( SYAAAAAAT ! )
“ Sialan !!! HAAAH !!! “ Tazuya mencabut paksa pisau tersebut dari kakinya dan melemparkannya kearah pisau yang dilempar Glabe untuk melindungi DECA-I
( TRAAAAAAAAAAANG ! )
“ Aaah ! “ Rintih Tazuya karena Glabe membuat tubuh Tazuya terasa sakit dari dalam
“ Bocah tengil ! Kau akan menyesalinya ! “ Teriak Glabe dengan nada kekesalannya
Sementara itu, ditempat pertarungan Dullart dan Morsdantaque, terlihat Dullart berhasil menebas sang Pangeran sulung tersebut yang membuat tubuhnya terbelah menjadi dua
( BRUUUUK ! )
“ Haaaah... Haaaah... Haaaaaah... “ Dullart langsung terjatuh saat ia berhasil mengalahkan Morsdantaque
“ Dullart-san ! “ Panggil Rigel yang datang bersama dengan Pak Louss
“ Heee~ Ja- Ja- ja- jadi...Tuan Muda akhirnya berhasil kah ?! Jadi Pangeran Morsdantaque sudah tewas ?! “ Tanya Pak Louss dengan nada paniknya saat melihat tubuh Morsdantaque terbelah menjadi dua
Tiba-tiba, Dullart dikejutkan saat ia melihat telapak tangannya Morsdantaque perlahan mulai bergerak. Disaat yang bersamaan, sosok misterius datang dari belakang Rigel dan Pak Louss yang seketika mengubah bagian tubuh bawahnya Morsdantaque menjadi ratusan Nanobot
“ Apa ?! “ Dullart terkejut saat melihat “mayat” Morsdantaque tiba-tiba menggerakan telapak tangannya
“ Ah ! “ Rigel tiba-tiba merasakan ada seseorang yang datang dibelakang mereka
__ADS_1
( ZAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSH )
“ Nanobot ?! “ Dullart semakin terkejut dengan tubuh bagian bawah Morsdantaque menjadi ratuan Nanobot
“ HAAAAH ! “ Rigel menggunakan kekuatan esnya untuk menyerang sosok misterius yang ada dibelakangnya
( BUUUUUUUUUUM !!! )
“ Ah ! Siapa disana ?! “ Tanya Pak Louss yang panik dengan aksinya Rigel
( ZAAAAAAAAAAAAASSSSH ! )
“ Cela- Aaaaah ! “ Nanobot tersebut berhasil menangkap Dullart
“ Dullart-san ! “ Panggil Rigel saat mengetahui Dullart tertangkap oleh jebakannya Morsdantaque disaat yang bersamaan Nanobot diam-diam mengambil kaki kanannya Rigel beserta Pak Louss dan berhasil menangkapnya
“ Uwaaaaa ! “
Morsdantaque yang asli kemudian muncul dan dengan pincang berjalan menuju kearah mereka bertiga sambil mengubah mayat palsu tersebut menjadi ratusan Nanobot
“ Tidak kusangka kau bisa sekuat itu ya ! Kuakui akan tekadmu untuk mengalahkanku ! Kau bahkan tidak memerlukan bantuan El-Fighter ataupun si Prisman Beta ini untuk mengalahkan aku ! Aku sangat menghargai semua usahamu ! “ Ujar Morsdantaque dengan nada tegasnya sambil berjalan kearah Dullart
“ Eeeerrgh ! Eeeegh ! “ Dullart berusaha untuk membebaskan dirinya dari cengkraman para Nanobot
“ Tapi sungguh disayangkan... aku bukanlah orang yang memiliki kesabaran tingkat tinggi dalam menghadapi suatu masalah ! Karena itulah... sudah saatnya kuberi kau hukuman yang setimpal ! “ Ujar Morsdantaque yang bersiap untuk menyiksa Dullart dengan Nanobotnya
“ HAAAAAAAAAAAH ! “ Rigel berusaha membebaskan dirinya dengan mengeluarkan kekuatan es miliknya menciptakan ledakan hawa dingin yang menyebabkan Nanobot yang mengcengkramnya hancur
( BUUUUUUUUUUUUMMMM !!!! )
“ Ah ! “ Morsdantaque terkejut akan apa yang baru saja dilakukan Rigel
“ HAAAAAH ! “ Rigel kembali mengeluarkan Anthemusanya dan bersiap untuk menyerang kearah Morsdantaque
“ FYBER SHIELD : REVERSE ! “ Morsdantaque langsung mengaktifkan pelindung yang bisa membelok semua serangan dari lawan
( BUUUUUUUUUUUUUUUM !!! )
Morsdantaque berpikir jika Rigel sudah tidak punya teknik lain yang bisa menghentikannya. Namun Rigel sebenarnya memiliki taktik lain
“ Kkkkkhhh ! “
“ Heh ! Apa kau tidak ada cara lain untuk- “
“ Ice Column ! “ Rigel memanfaatkan serpihan es diantara Morsdantaque dna bersiap untuk menjebaknya didalam pilar es
“ Apa ? “
Morsdantaque menghindari dari serangan tersebut sebanyak tiga kali. Rigel kemudian menggunakan “Ice Bullet” untuk membebaskan Dullart dan Pak Louss saat melihat Morsdantaque menjadi lengah karena serangannya
( BUUUUUUUM ! )
“ Kau ! “ Teriak Morsdantaque yang kesal dengan apa yang dilakukan Rigel
“ Maaf Dullart-san... kita mundur sebentar ! Alternate : Ice Colomun ! Stairs ! “ Rigel kemudian menciptakan tangga es dan keluar dari Kapal Induk dari langit-langit Kapal Induk
( BUUUUUUUM ! )
“ UWAAAAAAAAA ! “ Tazuya dan Glabe terkejut melihat kedatangan Rigel dari bawah mereka
“ T- Tuan Rigel ! “ Panggil Tazuya dan DECA-I
“ Maaf Tazuya... kita harus mundur dulu ! “ Ujar Rigel dengan nada tenangnya
*****
Tazuya sangat terkejut akan apa yang dikatakan Rigel dan bertanya apa yang membuatnya untuk lari dari pihak musuh. Tetapi Rigel hanya menjawab untuk melaksanakan Protokol 5154
“ Lari ?! “ Tanya DECA-I yang heran dengan apa yang dikatakan Rigel
“ Apa ?! Kenapa ?! Ah... Dullart-san ? Apa yang baru saja- “
“ Tazuya ! Situasi sedang buruk ! Jika kita lanjutkan... maka habislah kita ! Kita mundur dulu sebentar ! “ Ujar Rigel dengan nada tegasnya
“ Tapi... “
“ Hooooo~ jadi begitu yaaa~ kalian ingin lari dari kami setelah berbuat kekacauan di Kapal Induk ?! Kalian benar-benar orang yang jahat ! Dan setiap orang jahat harus dimusnahkan secepat mungkin ! “ Gumam Glabe dengan nada kekesalannya yang bersiap untuk menyerang mereka
“ Kau ini- “
“ Tazuya ! Hentikan itu ! “ Rigel menghentikan Tazuya untuk melanjutkan pertarungannya dengan Glabe
“ Tapi- “
“ El-Fighter ! Protokol 5154 ! Jalankan ! Rigel menggunakan kontak telepatinya kepada kelima V-FIGHTER untuk menjalankan apa yang perintah demi keselamatan mereka
Saat mendengar perintah dari Rigel, kelima V-FIGHTER pada awalnya ragu untuk menjalankan perintahnya Rigel. Namun mereka harus menyelamatkan diri mereka dan lari ke Shinjitsu untuk mengistirahatkan kondisi mereka sebelum kembali melanjutkan pertarungan. Jika tidak maka salah satu diantara mereka akan mendapat masalah serius atau lebih buruk kematian
“ Tuan Rigel ! Kkkh ! “ Pikir Inuya yang sedikit ragu dengan apa yang dikatakan Rigel disaat dia sedang menghadapi Galaztis dan Meteoralez
( SYAAAAAT! TRAAAAAAANG! )
“ Aaagh ! “ Inuya yang lengah karena mendengar perintah dari Rigel menyebabkan Galaztis menyerangnya dengan memanfaatkan kelengahannya
( BRUUUK ! )
“ Uhuuu~ ada apa ? Ada yang mengganggu pikiranmu ? “ Tanya Galaztis
“ Bukan urusanmu untuk mengetahuinya ! “ Jawab Inuya sambil bersiap untuk mengerahkan teknik lain dari Labeja terhadap Meteoralez dan Galaztis
“ Baiklah kalau itu yang kau bicarakan ! “ Galaztis bersiap untuk melanjutkan pertarungan
“ Alternate : Dandelion ! SPARK ! “ Inuya mengeluarkan teknik Alternate lain dari Dandelion dengan menciptakan serbuk sari lebat yang memiliki tegangan listrik sedang kearah Galaztis dan Meteoralez
( WUUUUUUUUUUUUUUUUUUSSSSH ! PZZZZZT! PZZZZZT! )
“ Ti- “ Galaztis terkejut akan datangya serbuk sari yang menutupi pandangannya
“ Ah ! Apa-apaan ini ?! “ Tanya Meteoralez dengan nada paniknya saat melihat serbuk sari lebat menutupi area sekitar mereka
“ Ayooo ! “ Inuya bergegas mengambil lengannya Energateez dan mengajaknya untuk pergi meninggalkan kedua prajurit elit tersebut
__ADS_1
“ Uwaaa ! Hei ! Ini belum selesai ! “ Ujar Energateez yang bingung akan apa yang dilakukan Inuya
“ Yaaa ! Tapi kita harus mundur dulu sebentar ! “ Gumam Inuya sambil menarik lengannya Energateez
“ Apa ?! “
“ Cepat ! Beritahu aku dimana pintu keluarnya ! “ Inuya meminta Energateez utuk memberitahu cara tercepat untuk keluar dari Kapal Induk
Tidak lama setelah itu, Ataru akhirnya muncul didepan mereka dan menuntun mereka berdua ketempat dimana Ryuga dan Sampson saat ini
“ Inuya-kun ! Energateez-san ! “ Panggil Ataru
“ Oi ! Ataru ! “ Balas Inuya
“ Cepat ! Ikut aku ! “ Ataru seketika langsung mengajak Inuya dan Energateez untuk ikut dengannya
( BUUUUUUM ! )
“ Uwaaa ! “
Disaat mereka ingin melarikan diri, Galaztis yang berhasil terbebas dari kerumuman serbuk sari tersebut langsung menembakan pistol laser kearah mereka untuk menghentikan pergerakan para V-FIGHTER yang akan melarikan diri dari Kapal Induk
“ Hei ! Mau kemana kalian ! “ Panggil Galaztis yang terlihat wajahnya memiliki banyak lebam karena efek dari serangannya Inuya
( BUUUUUUUM ! )
“ Cih ! “ Ataru mulai geram dengan aksinya Galaztis yang terus menembak mereka
“ FYBER THUNDER THROW ! “ Galaztis melemparkan tombalk listrik kearah Ataru dan Inuya
( SYAAAAAAT! ZAAAAAAAASSSH ! )
“ Ryuga-san ! “ Ataru melihat Ryuga yang datang bersama Sampson berhasil melindungi mereka dengan perisai Delfininya
“ Cepat ! Portalnya ! “ Ryuga dengan tegas meminta Ataru untuk segera membuka Portal keluar dari Kapal Induk
“ Heh ! Ini bukanlah pelindung yang kuat ! “ Galaztis memperkuat serangannya yang membuat pelindung yang diciptakan Ryuga perlahan retak dan mulai pecah
( BUUUUUUUM ! )
“ Aaaaah ! “ Ryuga dan Inuya terpental karena serangannya Galazti dan mengenai Ataru sehingga membuat suntikan KRISTA SERUM tepental dari tangannya
( BRUUUK !!! )
Disaat bersamaan dimana Portal teleportasi berhasil dibuka Ataru, Galaztis menggunakan “FYBER FLOATH” untuk mengambil suntikan tersebut mereka bertiga berhasil mengambilnya
“ Heh ! Tepat waktu ! “ Gumam Galaztis sambil memperhatikan suntikan tersebut dengan senyuman liciknya
“ Suntikannya ! “ Teriak Sampson yang menyadari Galaztis berhasil mengambil suntikan tersebut
“ Cepat ! Kita tidak punya waktu banyak ! “ Ataru mengajak mereka untuk segera lari dan masuk kedalam portal
Ataru dan lainnya berhasil kabur dari kejaran Galaztis melalui portalnya Ataru. Namun dikarenakan Ataru mengaktifkan portalnya tanpa berpikir lokasi yang ditujuh membuat mereka semua terjun bebas dari atas Kota Shinjitsu
“ UWAAAAAAAAAAAA “
“ Oi Ataru ! Kau kerahkan portal ini kemanaaaaaaa ?! “ Teriak Inuya
“ Hei jangan salahkan aku ! Ini karena Ryuga-san yang tidak sabaran ! “ Balas Ataru
“ Bagaimana bisa ini adalah salahku ! “ Ryuga tidak terima disalahkan oleh Ataru
“ Tidak ada waktu untuk saling menyalahkan karena kita akan segera mati dan hancur dari ketinggian beribu kakiiiiiiiiii !!!! “ Teriak Eenergateez dengan nada paniknya
Dengan cepat Ryuga langsung mengeluarkan sihir Spezialistnya untuk membuat perisai berbentuk bola untuk membuat mereka semua tidak mengalami cedera serius. Walaupun mantera yang dikeluarkan Ryuga membuat perisai bola tersebut bisa memantul dan akhirnya mereka masih mendarat ke suatu gedung dengan pendaratan yang kasar
“ Oi Ene-tan ! Lakukan sesuatu kalau kau masih sayang dengan nyawamu ! “ Panggil Sampson yang meminta Energateez untuk mencari cara untuk bisa mendarat dengan mulus
“FYBER-ku sangat disayangkan tidak punya fitur seperti ituuuuuuuuuu “ Jawab Energateez dnegan nada paniknya
“ SFAR HOPP ! “ Ryuga dengan cepat mengeluarkan teknik sihirnya
( SRIIIIIING ! BUUUM ! BUUUM ! BUUUM !)
“ Ouuuh ! “ Rintih mereka berlima
“ Walau sudah ada pelindung tetap saja sakit banget ! Aaarrgh~ “ Gerutu Ryuga yang menjadi sangat kelelahan sambil langsung terkapar dibawah
“ Ini lebih baik... daripada semua bokong kalian hancur berkeping-keping ! “ Celetuk Inuya
“ Hehe ! Yaaa~ terima kasih banyak Ryuga-san~ “ Gumam Ataru yang ikut duduk disamping Ryuga
Inuya melihat kearah Kapal Induk dan tiba-tiba saja ia melihat sebuah ledakan es dari atas atap Kapal Induk tersebut. Terlihat juga Tim Rigel turun dari atap Kapal Induk berkat Rigel yang berhasil menciptakan tangga es sebagai jalan untuk bisa terbebas dari kejaran Glabe tanpa harus terjun bebas dari atas
“ Tuan Rigel ! Tazuya ! “ Ujar Inuya yang melihat Tim Rigel mendarat dari kejauhan
“ Mana yang lain ?! “ Tanya Sampson kepada Inuya
“ Tuan Rigel dan yang lain mendarat kegedung yang berbeda ! Tapi... Jubei... bersama dengan Oxtoroo dan teman perempuannya itu... belum terlihat ! “ Gumam Inuya yang heran kenapa Jubei belum muncul
“ Jubei-chan tidak menjawab panggilan kontak telepatinya ! “ Sahut Ataru dengan nada santainya
“ Kemana dia ?! “ Inuya bertanya-tanya sambil memperhatikan Kapal Induk tersebut
Ditempatnya Tim Rigel, terlihat mereka akhirnya mendarat kegedung yang lebih tinggi dari gedung tempat Inuya berada. Disaat Mereka bergegas untuk memeriksa kondisinya Dullart dan Pak Louss, Tazuya juga menyadari jika Jubei bersama dengan Oxtoroo dan Swift Polly belum terlihat atau merespon panggilan dari mereka
“ DECA-I ! Cepat bantu aku periksa mereka berdua ! “ Rigel memerintahkan DECA-I untuk membantunya memeriksa Dullart dan Pak Louss
“ Tim Inuya sudah mendarat ! Jubei... celaka ! Jubei dari tadi belum menjawab panggilannya Tuan Rigel ! “ Gumam Tazuya sambil merasakan kontak spiritualnya
“ Jubei ! Kau dimana ?! “ Tanya Tazuya sambil memperhatikan Kapal Induk tersebut yang perlahan naik keatas
Didalam Kapal Induk, Morsdantaque yang tengah beristirahat mendapat laporan dari Kolonel Denzell akan kesampaian mereka ke Kota Shinjitsu
“ Bagaimana Kolonel ?! “ Morsdantaque langsung menanyakan kepada Denzell tentang keberadaan mereka saat ini
“ Kita sudah sampai ketempat tujuan wahai Pangeranku ! Inilah dia ! “ Jawab Denzell sambil memperhatikan Kota Shinjitsu dari layar monitor
“ Baguuuuus~ “ Gumam Morsdantaque dengan senyuman liciknya
*****
__ADS_1