
Keesokan harinya dikediaman Rigel Orionis
Rigel beserta Dullart dan Energateez sedang mempersiapkan beberapa persenjataan mereka sembari menunggu Tazuya dan yang lain untuk memulai misi penyusupan mereka. Mereka akhirnya mendapat koordinat untuk memanggil pihak Argus yang berada di Superbia-07. Rigel terlihat sedang menghubungi si Jenderal tersebut melalui monitro sambil mengatakan jika mereka sedang menunggu V-FIGHTER yang sedang dalam perjalanan menuju kemari
“ Jadi kalian sudah mempersiapkannya ? “ Tanya Argus
“ Yaaa ! Sekarang kami akan menunggu anak-anak untuk datang kemari dari Asrama sekolah mereka ! Mereka tidak akan lama lagi akan datang menuju kemari “ Jelas Rigel
“ Apa mereka sudah paham tentang pelaksanaan misi ini ? “
“ Sudah pasti ! Aku yakin mereka semua bisa menjalaninya dengan baik ! Aku sudah memperhitungan semua kemampuan mereka dan mengingatkan mereka untuk tidak terlalu terburu-buru atau bertindak sesuka hati “ Ujar Rigel
“ Bagus ! “
“ Uuumm~ Hei ! “ Panggil Energateez yang masuk keruang pemantau
“ Ada apa ? “ Tanya Rigel
“ Hooo~ Energateez ! Bagaimana kabarmu ? “ Tanya Argus yang melihat kedatangan Energateez
“ Baik Jenderal ! Terima kasih karena anda telah mencemaskanku “ Ujar Energateez yang langsung memberi hormat kepadanya
“ Ada perlu apa kemari ? “ Rigel sekali lagi bertanya kepada Energateez
“ Errr~ apa Sampson bersama anda Jenderal ? “ Tanya Energateez dengan nada gugupnya tentang Sampson
“ Hmmm... ya ! Dia disini ! “ Jawab Argus dengan singkat
“ Bo- boleh aku berbicara dengannya sebentar ? “
“ Tentu ! Kalian hanya punya waktu 10 menit “ Ujar Argus sambil mengizinkan Energateez dan Sampson untuk saling berbicara satu sama lain
“ Kelihatannya kamu sudah menunggu momen ini untuk reuni dengan teman lamamu ? Baiklah kalau begitu... aku tinggalkan sebentar untuk melihat Dullart ! FAIS... tolong jaga dia sebentar disini “ Sahut Rigel sambil memerintahkan sistem AI rumahnya untuk menjaga Energateez
“ Siap Tuan Rigel ! “
Saat Rigel meninggalkan Energateez diruang pemantau, terlihat Sampson sudah berada didepan monitor sambil memasang muka masamnya. Sampson sudah jelas masih belum bisa memaafkan Energateez dan sangat tidak suka saat “dipaksa” Argus untuk berbicara dengan mantan sahabat kecilnya
“ Hallo... Sa- Samp-san ! Aku senang melihat dirimu... sudah kembali pulih “ Kata Energateez dengan nada kegugupannya
“ Baguslah kau masih ingat aku ! “ Ujar Sampson dengan nada yang ketus
“ Yeaah... jadi... kamu dan yang lain sudah bersiap untuk nanti ? “ Tanya Energateez yang masih terlihat lesu saat mendengar jawaban Sampson barusan
“ Aku sudah pasti harus begitu “ Sampson masih menjawab dengan nada ketus yang sama dan tidak merubah ekspresinya
Energateez terdiam sesaat. Menyadari jika putusnya persahabatan mereka selama ini adalah salahnya yang tidak berani untuk bisa mengakui kelemahannya dan tidak pernah berterima kasih dengan Sampson yang selalu membantu dan menutupi kelemahannya,
“ Uuum... soal yang waktu itu... aku ingin... maaf karena aku selalu melupakanmu dan tidak bisa mengakui bahwa aku ini lemah “ Ujar Energateez dengan nada gugupnya sambil memasang ekpresi sedihnya
“... “
“ Aku emang bodoh dan penakut... tidak punya keberanian untuk mengakui kelemahan... tapi aku sadar itu tidak membuatku terlihat sama dengan yang lain... aku tidak mempermasalahkan kehilangan posisiku sebagai prajurit elit... tapi kehilanganmu... “
“ Cukup Ene ! Aku selalu berusaha untuk melupakan hal itu dengan menjauh darimu sejauh mungkin ! Jangan anggap itu pertanda jika aku mau memaafkanmu dan akhirnya bisa terbebas dari karma karena ulahmu ! “ Ujar Sampson dengan nada dinginnya
“ Tapi... “
“ Sudahlah ! Cepat persiapkan dirimu untuk misi selanjutnya dan simpan maafmu ! “ Lanjut Sampson yang langsung mematikan komunikasinya dari Superbia-07
(klik)
Energateez hanya bisa pasrah dan duduk lesu saat tahu jika Sampson tidak bisa menerima maafnya. Sampson dengan ekspresi dinginnya juga hanya bisa menghela nafas panjang dan menganggap jika apa yang dilakukan Energateez sudah terlambat
“ Jadi kau belum bisa menerima maafnya ? “ Tanya Oxtoroo yang sudah menunggunya didepan pintu
“ Bukan urusanmu untuk tahu ! “ Jawab Sampson dengan nada ketus sambil meninggalkannya
Sementara itu, V-FIGHTER dan DECA-I terlihat sudah sampai dirumahnya Rigel dan sedang mempersiapkan diri mereka untuk misi besar pertama mereka. Saat menuju keruang latihan, mereka bertemu dengan Energateez yang baru saja keluar dari ruang pemantau dengan ekspresi lesunya
“ Ah ! Energateez ! “ Sapa Tazuya
“ Bocah Kazenoid ? Kalian sudah sampai ? “ Tanya Energateez yang berusaha menyimpan wajah lesunya dihadapan mereka berlima
“ Ummm~ tentu ! Tolong berhentilah memanggilku dengan kata “Kazenoid”... aku hanyalah manusia biasa yang tidak sengaja mendapat kekuatan Kazenoid “ Ujar Tazuya sambil mengingatkan Energateez untuk tidak memanggilnya dengan kata Kazenoid
“ Kau sudah jelas bukan sembarang manusia Tazuya “ Celetuk Inuya
“ Ayolaaaah~ “ Keluh Tazuya
“ Apa anda punya masalah ? “ Tanya Jubei
“ Ti- tidak ada ! Ayo cepat kita harus segera menuju ketempat Tuan Muda dan guru Prisman kalian itu ! Mereka sudah menunggu ! “ Jawab Energateez sambil mengajak V-FIGHTER untuk segera menemui Rigel dan Dullart
“ Ummm~ okee~ “
“ Ayo cepat ! “ Ajak Tazuya
V-FIGHTER memasuki ruang latihan dimana Rigel dan Dullart sudah menunggu disana. Dullart terlihat kembali memakai spacesuit aslinya untuk melakukan misi mereka. Rigel langsung menyambut mereka sambil bertanya tentang medali teleportasi milik Energateez apa sudah bisa dipakai untuk misi tersebut
“ Woah Dullart-san ? Jadi anda kembali memakai spacesuit lamamu ? “ Tanya Tazuya yang masih mengenal Spacesuitnya yang ia pakai beberapa hari yang lalu
__ADS_1
“ Yaaa ! Karena ini juga tahan dari serangan dan punya program untuk bisa kamuflase “ Ujar Dullart
“ Dan begitu juga dengan battlesuit kalian anak-anak... aku sudah menambahkan mode kamuflase yang sama seperti spacesuit milik Dullart ! Sama seperti mode teleportasi... pakailah ini dalam kondisi yang terdesak atau saat waktu yang diperlukan saja karena durasi dari mode tersebut hanya 30 menit... dan hanya bisa dipakai sebanyak 2 kali ! Jika kalian sudah memakainya sebanyak 2 kali maka mode itu akan bisa digunakan kembali 2 jam yang akan datang “ Jelas Rigel tentang program kamuflase yang baru saja ia modifikasi
“ Jadi kemarin anda bersama dengan Dullart-san dan Energateez mengerjakan ini semua seharian ? “ Tanya Jubei yang takjub dengan penjelasan dari Rigel
“ Tidak juga~ aku sudah mengerjakan ini berkat Dullart... dan sejak Energateez datang kemari ia dengan senang hati memberitahu kami tentang teknologi umat Thetoid yang sangat berguna untuk misi kita “ Ujar Rigel sambil melanjutkan penjelasannya
“ Juga aku menambahkan program kamuflase tersebut dengan teman kecil kalian ini ! Tapi ia hanya digunakan untuk bersama dengan timku untuk bagian yang pertama... dan saat kami berhasil mencari robotku yang benrama Boo-Boo... maka aku akan membiarkan Timnya Tuan Muda untuk mengambil robot ini “ Jelas Energateez sambil menambahkan sistem kamuflase pada DECA-I
“ Lihat aku~ aku juga bisa menghilang hehehehe~ “ DECA-I dengan bangganya menunjukan seperti apa program kamuflasenya berfungsi
“ Hoooo~ “
“ Karena itu juga aku ingin kalian membawa ini dalam misi jika dalam keadaan terdesak ! Silahkan ambil ! “ Rigel memberikan sebuah pedang lipat khusus beserta sebuah pistol Blasterate yang ia modifikasi menjadi Blasterator
“ Hideyuki ? Kau tidak ingin mengambil pistolnya ? “ Tanya Ryuga
“ Aku... eeerr... aku tidak yakin apa aku siap menggunakan ini “ Ujar Tazuya yang ragu untuk mengambil Blasterator tersebut
“ Okeee~ kalau begitu aku akan menggunakan 2 pistol ! Apa itu tidak masalah ‘kan Tuan Rigel ? “ Ujar Ataru sambil menawarkan dirinya untuk mengambil dua Blasterator
“ Yaaaa ! Silahkan “ Rigel mengizinkan Ataru untuk menggunalan 2 Blasterator
“ Hehe ! Ini akan semakin seru “ Gumam Ataru sambil tersenyum dan memperhatikan kedua Blasteratornya
“ Tim Energateez ! Mulai ! “ Rigel memberi perintah kepada Timnya Energateez untuk segera bersiap
“ Energateez ! Sekarang ! “ Perintah Dullart untuk membukakan portal dimensi dari medali teleportasinya
“ Okeeeeeeeeeeeeeee~ HAAAH ! “ Energateez mengeluarkan medali teleprotasi untuk membukakan portal menuju ruang pertemuan
( ZAAAAAAAAAAAAASSSH )
*****
DECA-I memasuki portal tersebut sambil mengaktifkan mode kamuflasenya untuk memantau situasi yang ada diruang pertemuan. Sesuai dengan apa yang dikatakan Energateez, tidak ada siapa-siapa disana. Dan ia pun langsung memberitahu Rigel tentang situasi yang ada disana cukup aman
“ Tidak ada siapa-siapa disini ! “ Lapor DECA-I
“ Bagus ! Ryuga... Jubei... Energateez... sekarang ! “ Perintah Rigel kepada Energateez dan yang lainnya untuk memasuki portal tersebut
“ Ayo ! “
Tim Energateez memasuki portal tersebut dan langsung menutup portalnya.Energateez mengajak DECA-I untuk terhubung dimeja komputer yang ada diruangan tersebut untuk mengecek kamera pemantau di seluruh kapal induk
“ Ah ! Ketemu ! Robot... kemari ! “ Energateez mengajak DECA-I untuk mendekati meja komputer yang disana terdapat sebuah medali teleportasi yang tersimpan didalam sebuah laci
“ Tidak begitu ramai “ Jelas Ryuga sambil merasakan situasi dari luar dengan Dowsingnya
“ Dapat ! Robot... sekarang hubungi dirimu kekomputer ini “ Perintah Energateez kepada DECA-I untuk menghubungkan dirinya
“ Oke ! “
Jubei langsung memberikan sinyal kepada Rigel jika mereka telah melaksanakan misi mereka dari alat komunikasi. Rigel menghadap Tazuya dan yang lain sambil memberi isyarat kepada mereka untuk segera bersiap. Disaat yang bersamaan, Energateez langsung membukakan portal dimensi ke Superbia-07 untuk memberikan
( ZAAAAAAAAAAAASSSSH )
“ Jenderal ! “
“ Hah ! Bagaimana situasi disana ?! “ Tanya Argus
“ Salah satu Fighter mengatakan bahwa disana belum begitu ramai ! Tapi nanti akan kuberitahu anda dan yang lainnya dari pemantauan robot mereka “ Jelas Energateez
“ Bagus ! Jaga diri kalian baik-baik disana ! Jika waktunya sudah tepat untuk kembali bergerak... tolong beritahu kami ! “
“ Siap Jenderal ! “ Jawab Energateez yang langsung kembali memasuki portal dimensi
Ataru mengaktifkan teknik teleportasinya dan mereka langsung berpindah ketempat keruang penyimpanan Kapal Induk yang letaknya cukup jauh dari posisi tim Energateez pada saat ini agar gerak-gerik mereka tidak ketahuan
( ZAAAAAAAAASSSSH )
“ Apa benar ini kapal induk mereka ? “ Tanya Tazuya yang sedikit curiga dengan tempat disekitar mereka
“ Yaaa ! Ini ruang penyimpanan “ Jelas Dullart
“ Hmmm~ disini cukup ramai ! Dan hanya Tuan Rigel sendiri yang tidak memiliki pakaian khusus dalam misi ini ! “ Ujar Ataru sambil mengintip situasi dari luar ruangan penyimpanan
“ Karena itulah kenapa aku menginginkan Inuya untuk bersama kita “ Ujar Rigel sambil tersenyum kepada Inuya
“ Oh tidak ! Ada yang datang ! “ Tazuya meminta yang lain untuk diam karena ia merasakan ada seseorang yang datang
Tidak lama, salah satu kadet militer Theta mendekati ruangan tersebut untuk menjawab panggilan dari pacarnya yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka karena si pacar sudah memiliki orang lain karena dijodohkan orang tuanya. Yang tentu saja membuat si kadet tersebut sedih mendengar kabar tersebut
“ Waduuuh~ kasihan ya dia ini “ Bisik Tazuya
“ Hei ! Ini benar-benar diluar dugaan ya~ sempat-sempatnya dalam misi ini kita bisa mendengar hal yang tidak penting seperti ini diarea kemiliteran ! “ Gerutu Inuya
“ Tuan Rigel... apa orang ini pakaian pas untukmu ? “ Tanya Ataru
“ Yaa ! Inuya... sengat orang itu “ Ujar Rigel yang meminta Inuya untuk menyengat si kadet tersebut dengan Labejanya
__ADS_1
“ Okeee~ Fifth Sting : Gardenia “
Sang kadet terlalu sedih untuk menyadari kedatangan Inuya yang secara diam-diam menyengatnya dan membuat ia langsung tertidur ditempat. Melihat si kadet tersebut langsung tertidur, Inuya langsung membawanya kedalam ruang penyimpanan dan melepaskan armor kemiliteran agar bisa dipakai oleh Rigel
“ Ini dia ! Syukurlah orang ini masih memakai pakaian lain dari dalam armor ini “ Ujar Inuya sambil memberikan armor tersebut kepada Rigel
“ Kira-kira berapa lama orang ini akan tertidur seperti ini ? “ Tanya Tazuya
“ Kurang lebih 2 jam “ Jawab Inuya
“ Sekarang kita harus berpencar ! Inuya ikut denganku sedangkan Tazuya dan Ataru ikuti Dullart keruangan milik Morsdantaque ! Kami berdua akan pergi menghadapi prajurit elit untuk membuat mereka sibuk sebelum pertemuan mereka akan dimulai “ Jelas Rigel yang meminta mereka untuk berpencar
“ Tazuya... Ataru... ayooo... Kita harus cepat sebelum ia kembali memasuki ruang pribadinya ! “ Ajak Dullart sambil mengaktifkan program kamuflasenya
“ Yaaa ! “ Tazuya dan Ataru mengaktifkan program kamuflase dan langsung meninggalkan Inuya dan Rigel
“ Ayo Inuya ! Kita segera bergerak ! Aktifkan sistem kamuflasemu ! “ Perintah Rigel kepada Inuya yang bersiap untuk bergerak
“ Okeee ! “
Inuya dan Rigel akhirnya bergerak meninggalkan ruangan tersebut sambil memberitahu DECA-I dan Energateez bahwa mereka akhirnya sudah bergerak. Saat pesan tersebut sudah tersampaikan ke sang mantan prajurit elit tersebut, Energateez langsung memberitahu hal ini kepada Argus dan memintanya untuk segera bergerak bersama dengan yang lain
“ Baiklah ! Ayo kita berangkat ! “ Ujar Argus yang bersiap mengaktifkan teleportasinya
Sambil memantau situasi diruang pertemuan melalui DECA-I, Energateez mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sedikit cemas jika Meteoralez akan menemui mereka dan sudah pasti dia akan jadi sasaran empuknya karena telah mengkhianatinya
“ Jenderal Argus sudah mulai bergerak ! Kalian semua berhati-hatilah ! Karena menurut dari pantauan si robot... Pangeran Morsdantaque sedang berbicara dengan Letjen dan petinggi lainya diruangan yang terpisah “ Sahut Energateez sambil memperhatikan situasi dari komputer
“ Bagaimana dengan prajurit elit lainnya ? “ Tanya Ryuga
“ Mereka semua masih berada diruangan mereka masing-masing... hooo ya ampun ! “
“ Apa ada masalah ? “ Tanya Jubei yang merespon keluhannya Energateez
“ Yaa ! Meteoralez kelihatannya sudah dimodifikasi sekuat mungkin ! Kita harus bisa untuk tidak bertemu dia ! Karena jika ketahuan... dia sudah pasti akan mengincarku ! “ Jelas Energateez dengan nada kecemasannya sambil memikirkan dirinya yang akan dihajar habis-habisan oleh Meteoralez
“ Eeeerr~ kurasa kita harus benar-benar menutup mulut kita agar tidak ketahuan ! Tapi bagaimana dengan yang lain ? “ Sahut Jubei yang juga mencemaskan Tazuya dan yang lain
“ Mereka pasti bisa melakukannya ! Jika mereka membutuhkan kita... sudah pasti kita harus siap ! “ Ujar Ryuga yang percaya jika yang lain bisa menjalani misi mereka dengan baik
Inuya dan Rigel telah sampai diruang portal teleportasi berkat informasi yang diberikan Energateez. Saat mereka sudah sampai disana, mereka didatangi oleh salah satu kadet yang sedang melintas disana sambil bertanya apa yang sedang Rigel lakukan disana
“ Ini dia tempatnya ! “ Ujar Rigel yang akhirnya menemukan ruang portal teleportasi
“ Hoi kau ! “ Panggil sang kadet yang memiliki tindik dihidungnya
“ Eh ?! Celaka ! “ Inuya sedikit terkejut saat melihat ada kadet yang memanggil mereka
“ Bukan’kah kau tadi izin untuk menjawab panggilan dari pacarmu ? Jauh sekali jika kau berteleponan disini ! “ Sahut si kadet
“ Ummm~ bisa juga yaa kamu kepo tentang permasalah cinta seseorang ! “ Jawab Rigel yang berusaha untuk membuat sang kadet tidak menaruh curiga kepadanya
“ Hmmm~ “ Sikadet mengkerutkan dahinya
“ Dan setelah itu... aku mendapatkan panggilan dari Jenderal untuk menjemputnya kemari keruang portal “ Lanjut Rigel yang disaat yang bersamaan Argus beserta dengan Tom Louss dan Sampson datang dari portal tersebut
( ZAAAAAAASSSSH )
“ Tuh lihat ? “ Sahut Rigel sambil menunjuk kearah pintu ruang portal dimensi
Argus beserta Tom Louss dan Sampson akhirnya telah sampai ke Kapal Induk. Si Kadet yang menyadari kedatangan sang Jenderal tersebut bukanlah berita palsu langsung memberinya hormat dan menyambut kedatangannya. Disaat yang bersamaan, Inuya langsung bersembunyi dibalik sebuah kotak kemas besi dan meng-nonaktifkan program kamuflasenya untuk menghemat durasi program tersebut dan bisa kembali digunakan kembali tanpa harus menunggu waktu yang lama
“ Jenderal Argus ! Selamat datang kembali ! “ Ujar sang Kadet yang langsung memberinya hormat
“ Ah Kadet Janice ! Jadi kamu bersama dia juga ? “ Tanya Argus sambil menyebut nama sikadet bertindik tersebut
“ Yaaa~ sebenarnya tidak sengaja melihat dia sih kemari “
“ Apa kabar dengan kedua Pangeran ? “ Argus kembali menanya Janice tentang Morsdantaque dan Gretue
“ Mereka sedang berada diruang mereka masing-masing ! “ Jawab Janice
“ Haaaa~ kedua pangeran itu memang sering dengan aktifitas mereka masing-masing yaaaa~ “ Keluh Pak Tom Louss
“ Mereka sepertinya berunding tentang nasib dari Tuan Muda Dullart dan pengkhianat lainnya ! Aku mendengar mereka benar-benar akan mengambil langkah serius untuk melakukan mengeksekusi kepada mereka berdua “ Lanjut Janice sambil mengingat akan apa yang di diskusikan oleh kedua pangeran tersebut yang tentu saja membuat Rigel dan yang lainnya terkejut termasuk Argus
“ A-apa ?! “ Gumam Rigel dan Inuya dari dalam hati
“ Eksekusi ?! “ Tanya Pak Tom Louss yang terkejut mendengar penjelasan dari Kadet Janice
“ Kadet Janice ! Bisakah aku menemui Pangeran Gretue sekarang ?! “ Tanya Argus yang ingin bertanya langsung dengan Gretue
“ Te- tentu saja ! Mereka baru saja selesai berbicara beberapa menit yang lalu ! “
“ Bagus ! Pak Louss... segera kembali ke kantor anda ! Aku permisi dulu ! “ Ujar Argus yang meminta Tom Louss dan Sampson kembali keruangan mereka
“ Yaaa ! “
Rigel pergi mengikuti Argus yang menuju keruangan Pangeran Gretue. Tidak lama saat semua orang sudah pergi meninggalkan ruang portal dimensi, Inuya kembali mengaktifkan sistem kamuflasenya dan langsung pergi menyusul Rigel dan Argus
*****
__ADS_1