
Dirumah Rigel, Tazuya terlihat sedang beristirahat dikamar kosong sambil menggantikan Battlesuitnya dengan pakaian sehari-harinya seperti semula. Sambil meminum susu dan memakan biskuit coklat yang diberikan Rigel. Tazuya berpikir akan siapa yang telah berhasil mengambil suntikan KRISTA SERUM sambil termenung dan mencelup biskuit tersebut kedalam segelas susu putih
“ Kira-kira... siapa yang mendapat penawarnya ? Apa yang lain sudah menerima penawar itu ? “ Pikir Tazuya
“ Ah ! Heeeeei~ kamu belum menghabiskan itu ? Apa kamu selesai mandi juga ? “ Tanya DECA-I yang baru saja selesai mengisi ulang baterainya
“ Oh ! DECA ! Jadi sudah selesai mengisi ulangnya ? “ Tanya Tazuya yang menyadari kedatangan si robot tersebut sambil memakan biskuit tersebut
“ Heh ! Tentu sajaaa~ aku tidak perlu mengunyah baterai untuk mengisi semua tenaga~” ujar DECA-I dengan nada cerianya
“ Aaaah~ begitu yaaa~ syukurlah bisa dengan cepat kembali pulih “ Gumam Tazuya yang lega saat mendnegar penjelasannya DECA-I
Tidak lama setelah itu, Dullart yang sudah kembali pulih dan sadar tidak sengaja melihat mereka berdua. Dullart yang pada awalnya berniat pergi kedapur untuk mengambil minuman langsung menghampiri Tazuya dan DECA-I
“ Tazuya ! Bagaimana kondisimu ? “ Tanya Dullart yang masuk kedalam kamar tersebut
“ Dullart-san ! Umm~ aku baik-baik saja~ bagaimana dengan anda ? “ Jawab Tazuya yang juga ikut bertanya tentang kondisinya Dullart saat ini
“ Yaaa ! Hanya cidera ringan... agak lega karena Morsdan tidak memasukan Nanobot kedalam tubuhku “ Jelas Dullart tentang kondisinya
“ Hooo~ syukurlah~ aku berharap ada salah satu diantara mereka berhasil membawa penawarnya “ Tazuya berharap salah satu dari rekannya membawa penawar Nanobot tersebut
“ Mungkin saja antara Sampson atau Swift Polly yang mengambilnya ? Karena mereka berdua juga tahu dimana tempat KRISTA SERUM itu berada ! Jadi-“
Tiba-tiba, Tazuya mendapatkan panggilan dari Yoshino melalui Smartphonenya. Saat Tazuya menjawab panggilannya, Dullart memutuskan untuk memberikan privasi kepada Tazuya untuk menjawab panggilan tersebut dengan membawa DECA-I ke dapur
( Biiip! Biiip! Biiip! Biiiip! )
“ Dari siapa ? “ Tanya Dullart tentang siapa yang memanggil Tazuya
“ Yoshi ? “
“ Kita masih punya waktu untuk beristirahat... jadi angkat saja panggilan dari saudaramu itu~ oke ? “ Gumam Dullart sambil membawa DECA-I keluar dari kamar
“ Hei ! Kita mau kemana ? “ Tanya DECA-I dengan nada bingungnya
“ Ikut saja~ “ Gumam Dullart sambil menutup pintu kamar tersebut
( Klik )
“ Ya Yoshi ? “ Tazuya menjawab panggilannya Yoshino
Dengan nada panik dan leganya, Yoshino menjawab “ Ah ! Aniki ! Ooooh~ syukurlah kamu mengangkat telponnya ! Aniki baik-baik saja di Asrama ? “
“ Aku... sudah pasti baik-baik saja ! Jangan cemas... aku masih dalam keadaan segar dan bugar ! “ Jawab Tazuya tentang kondisinya saat ini
“ Yaaa Aniki ! Aku senang mendengarnya~ Apa Aniki juga buka Breaking News ? Militer NEO-Asia menemukan pesawat asing yang tiba-tiba saja muncul diatas kota ini ! Kemungkinan besar itu adalah pesawat Alien ! Dan tidak lama setelah itu... Paman Hideo datang ketempat kami dan meminta untuk bergegas masuk kemobil dan pergi tempatnya untuk mengungsi ! “ Jelas Yoshino tentang semua yang baru saja terjadi terhadapnya dan ketiga adik perempuan mereka
“ Itu artinya... kamu berada dirumah Paman Hideo sekarang ? “ Tanya Tazuya sambil membukan berita dari televisi dikamar tersebut
“ Yaaa ! Sampai situasi dan kondisi menjadi aman kembali ! Lagipula... ini juga masih libur Golden Week~ jadi mungkin kami akan pergi mengungsi ketempat Kakek Kenshiro di Nabari~ Yaaa sekalian liburan disana ! Jadi Aniki... mau ikut juga bersama kami ? “ Yoshino yang menjelaskan liburan mereka selanjutnya langsung bertanya apakah Tazuya bisa ikut dengan mereka
Tazuya terdiam sesaat dan kemudian langsung menolak ajakannya Yoshino dengan berat hati karena misi mereka belum terselesaikan. Sambil memperhatikan berita terbaru tentang Kapal Induk yang kembali menampakan diri diatas Kota Shinjitsu, Tazuya berjanji bahwa dia akan menghabiskan waktunya bersama mereka di libur musim panas
Dengan nada cepat dan kegugupannya yang perlahan menjadi keraguan, Tazuya menjawab “ Maaf ! Aku tidak bisa ! Karena ada beberapa tugas sekolah yang belum selesai ! Yaaa~ merepotkan sekali selama Golden Week kami diberikan tugas yang menumpuk ! Jadi...”
“ Hm ? “
“... Aku berjanji... akan kembali dalam keadaan sehat dan baik-baik saja... dan menghabiskan waktu bersama kalian selama liburan musim panas ! Jadi... jangan terlalu mencemaskan aku yaa~ ehehehe~ “ Lanjut Tazuya dengan nada bicara yang cepat karena tidak enak ia menolak ajakan saudaranya dan memberikan janji kepada mereka
Yoshino terdiam sesaat dan kemudian tertawa kecil sambil mengatakan “ Ehehehe~ Aniki~ kamu memang selalu mencemaskan kami~ Aniki tidak perlu terlalu cemas... kami baik-baik saja ! Kami juga tidak memaksamu untuk datang kemari... jadi yaaa~ semoga Aniki menikmati hidup baru sebagai siswa SMA yaaa~ dengan para teman-teman dan semua tugasnya yang menumpuk~ “
“ Ah ! Yaaa~ ehehehe~ terima kasih atas semangatnya wahai adikku yang cakep~ Oke kalau begitu Aniki pamit dulu yaa~ “
“ Yaaa~ hati-hati dan jaga dirimu baik-baik disana ! “
(Klik)
Saat mengakhiri panggilan, Tazuya langsung tertunduk lesu dan merasa tidak enak karena terus-menerus memberikan janji kepada semua adik-adiknya termasuk sebuah janji yang agak mustahil untuk dipenuhi saat ini.
“ Lagi-lagi... aku bicara begitu kepadanya... “
Tazuya teringat dimana ia dan keempat adik-adiknya makan malam bersama dimalam pengumuman ia diterima di SMA Internasional Shinjitsu. Walau mereka bangga akan Tazuya diterima disekolah bergengsi di Neo-Asia, mereka masih sedikit cemas dan takut jika Tazuya tiba-tiba akan di keluarkan karena faktor biaya dan kesulitan dalam menghadapi kurikulum di SMA Internasional
__ADS_1
(Flashback On)
“ SMA Internasional Shinjitsu adalah sekolah yang luar biasa... daaan... kelihatannya kehidupan disana akan dipenuhi banyak tantangan dan saingan ! “ Gumam Katsuya
“ Tazu-Nii sudah pasti bisa melakukannya ! Dia aja sering mengikuti beberapa pertandingan Kendo ! Walau sering pesimis tahu-tahunya malah menang ! “ Ujar Katsuki yang percaya jika Tazuya bisa menjalani hidup baru di SMA Elit
“ Yaaa~ tapi... kita belum tahu seperti apa siswa-siswi di SMA itu ! Mendengar nama SMAnya saja sudah bikin aku berpikir kalau Kakak akan menghadapi orang dan pelajaran dengan kurikulum yang sulit disana ! “Jelas Katsuya dengan nada cemasnya
“ Kakak tahu itu ! “ Jawab Tazuya dengan singkat
Sambil mengangkat kepala dan memasang wajah percaya dirnya, Tazuya meyakinkan kepada keempat adik-adiknya jika ia bisa menghadapi segala rintangan di SMA elit dan alasan kenapa ia memilih masuk di SMA tersebut
“ Lalu... “
“ Ya Katsuki ! Kakak tahu itu ! Walaupun begitu... Kakak tetap ingin masuk kesana karena ingin mengincar beasiswa ! Yaaaa~ siapa tahuuu~ dengan menjadi Alumni di SMA itu dengan memperoleh nilai yang bagus... Kakak bisa keterima di Universitas yang lebih keren ! Dengan itu aku bisa menuntun kalian kemasa depan yang lebih cerah lagi “ Jelas Tazuya dengan nada percaya dirinya
“ Woaaaah ! Kakak ! Kamu keren sekali ! “ Puji Shinore yang takjub dengan perkataan Tazuya
“ Heh ! Itulah Kakak kita ! “ Gumam Katsuki
“ Aniki... jadi kamu sudah memikirkan masa depanmu ? Dan Kamu ingin menjadi apa nanti ? “ Tanya Yoshino dengan cita-citanya Tazuya
“ Apa saja ! Aku bisa saja menjadi guru atau ahli literatur Bahasa Inggris... mungkin aku bisa jadi translator... oh ya ! Aku juga bisa mempelajari olahraga baru atau menjadi instruktur Kendo internasional ! Yaaa~ yang namanya kita ahli dalam Bahasa Inggris kita bisa menjadi apa saja~ Karena itulah... aku berjanji... akan mencari yang terbaik agar bisa membantu kalian semua dimasa depan yang lebih cerah “ Saat Tazuya menjelaskan tentang cita-cita dengan nada percaya dirinya yang perlahan menjadi nada lembut yang penuh dengan senyuman
“ Hueeeeeeee~ Kak Tazuyaaaaaaaaa~ “ Shinore terharu dengan mendengar perkataan si Kakak sulungnay tersebut
“ Ya Aniki... kami percaya itu... dan akan selalu mendukungmu “ Ujar Yoshino dengan nada pelannya
“ Kakak juga... nanti kalau sudah sukses atau sibuk dengan aktivitasmu... tolong jangan sesekali melupakan kami “ Sahut Katsuya sambil mengambilkan minuman kepada Tazuya
“ Yaaa Tazu-Nii ! Karena sekarang hanya kamulah orang terdekat kami... dan kami tidak ingin mengalami hal yang sama saat itu menimpamu ! “ Katsuki melanjtukan perkataan Katsuya
“ Ehehehe~ kalian memang rada paranoid ya~ jangan takut~ Kakak pasti akan selalu bersama kalian ! “ Jawab Tazuya dengan senyum lebarnya yang hangat
(Flashback Off)
Tazuya perlahan meneteskan air matanya dan merasa berat hati karena terus-menerus memberikan janji besar kepada keempat adik-adiknya. Dan kini ia juga harus berusaha untuk bisa terus bertahan dengan status barunya sebagai calon El-Fighter dan sedikit kesulitan untuk menyeimbangkan semuanya. Baik itu dalam kehidupan sehari-harinya dan juga misisnya. Tazuya sangat tidak suka harus menjaga identitas rahasianya termasuk dengan keluarganya sendiri
( Baaang! Baaaang! Baaaang! )
*****
“ INUYA ! “ Tazuya terkejut ternyata yang menggedor pintu kamar tersebut tidak lain ialah si Inuya yang memasang rawut wajah cemberut dan curiga terhadap Tazuya
“ Lama sekali bukain pintunya ! Apa kau tuli ?! “ Omel Inuya
“ Ah ! Soal itu... eeeeh~ aku hanya... “ Tazuya yang tidak ingin Inuya mengetahui permasalahnnya perlahan menutup pintu kamar
( GREEP )
“ JANGAN BERLAGAK BODOH ! AKU TAHU TADI KAU SEDANG MENANGIS KARENA AKU MENDENGAR SEMUANYA !!! TERMASUK MERASAKAN ISI HATIMU DENGAN KONTAK SPIRITUALKU !!! “ Inuya berteriak sambil menahan pintu tersebut dan bersih keras ingin tahu permasalannya Tazuya
“ SUDAH KUBILANG TIDAK ADAAA ! BERHENTILAH UNTUK KEPOOOO !!! “ Tazuya juga ikut berteriak sambil berusaha untuk menutup paksa pintu kamar
“ Uuuuurrrrgggh ! Kalau ada masalah... tolong cerita- KAAAAAAN... “
( DUAAAGH ! )
Karena kepanikannya Tazuya membuat ia kembali tidak sengaja menggunakan Psikokinesisnya yang membuat ia mendorong Inuya dengan kuat dan membentur dinding. Hal ini membuat Inuya sangat kesal dengan Tazuya yang menyebabkan mereka si pemuda pendek tersebut lari tunggang langgang meninggalkannya dengan kepanikan
“Uwaaaaaaaaaaaaaaa~ “
“ Kemari kau ! Tazuya Hideyuki Igaaaaaaaaaaa “ Teriak Inuya sambil memanggil nama lengkap Tazuya
“ Sudah kubilang aku tidak apa-apaaaaaa~ berhentilah mengejarkuuuuuu ! “ Jawab Tazuya yang terus berlari dan hampir menabrak Jubei yang baru saja datang kerumah Rigel
“ Aaah ! Ta- Tazuya ?! Ada a- “
“ Maaf Jubei ! “
“ I- Inuyaaa ! Ada apa ini ?! Ya Ampuuun !“ Panggil Jubei yang ragu dengan kejar-kejarannya Tazuya dan Inuya namun panggilan tersebut tidak ditanggapi oleh mereka berdua
“ Kau tadi hanya salah dengaaaar ! Aku sedang tidak menangiiiiiss ! “ Ujar Tazuya yang berlari kearah ruang pelatihan
__ADS_1
“ Pembohong !!! Dasar Pembohong yang buruk !!! “ Gumam Inuya yang masih terus mengejar Tazuya
Mengetahui Tazuya berlari keruang pelatihan, Inuya punya ide untuk mencari jalan tercepat untuk menangkap Tazuya. Ia kemudian mengaktifkan jam khususnya untuk membuat dirinya berpindah keruang pelatihan dengan mode teleportasi. Inuya berhasil menggunakan mode tersebut dan seketika ia akhirnya berpindah kepintu ruangan pelatihan
( GREP !!! )
“ DAPAT !!! Sekarang kau tidak bisa lariiii ! “ Inuya dengan kuat menahan tubuh kecilnya Tazuya
“ Eeeerrrgh~ Aaaaarrghh~ Lepaskan akuuuuu~ aku tidak apa-apaaaaaa~ “ Tazuya berusaha untuk melepaskan diri dari cengkramannya Inuya
“ Aduuuuh~ Sudah kubilang kau itu pembohong yang buruk ! Berhentilah jadi seperti itu ! Kau itu buruk dalam berbohong ! Aku tahu itu ! “ Inuya ngotot tidak ingin melepaskan Tazuya sambil mengejek Tazuya sebagai sang pembohong yang buruk
“ Aaaaaah~ Kau iniiii~ dasaaaar~ rasa ingin tahumu benar-benar kuat ! “ Gerutu Tazuya
“ Bodoh ! Kau juga ‘kan ? Ada-ada saja ! “ Balas Inuya
“ Bodoh ? Yaa~ sepertinya apa yang kamu katakan ada benarnya juga “ Tazuya perlahan menurunkan suaranya dengan menunjukan sisi insecuritynya
Tazuya terdiam sesaat dan kemudian ia langsung berbicara tentang isi hatinya. Tazuya merasa berat hati karena terus menerus selalu membicarakan janji kepada semua orang termasuk juga kepada adiknya. Ia juga merasa tidak begitu baik untuk menjadi calon Alpha karena ia takut tidak bisa memegang janji tersebut
“ Aku payah... Inuya ! Aku benar-benar payah ! “
“ Hmph ? “
“ Aku terus-menerus berjanji kepada siapa saja... baik itu kepadamu... teman-teman... keluargaku... dan... diriku ! Aku tidak bisa terus menerus berjanji kepada yang lain bahwa aku akan menjadi yang terbaik... dan juga akan membawa mereka menjadi orang yang baik... sayangnya... itu benar-benar... memberatkan aku ! “
“ Kau ini bicara apa ? “
“ Aku selalu mengambil semua tanggung jawab agar aku bisa berguna dan dipercayai oleh semua orang ! Bahkan terhadap dengan keluargaku sendiri ! Karena itu kenapa aku memberanikan diriku masuk SMA Internasional Shinjitsu... aku selalu percaya diri agar semua bisa mempercayaiku... alasan aku mau jadi El-Fighter karena aku ingin mengubah takdir dan nasibku... karena sebenarnya aku mengharapkan bisa mendapatkan sesuatu yang lebih jika aku menjadi Fighter ! Aku malu Inuya ! Aku malu karena aku terus berbohong bahwa aku bisa melakukan semuanya ! Dan berjanji kepada semuanya bahwa aku bisa melakukan semua tanggung jawabku ! Bahkan sampai harus membahayakan diriku sendiri ! Aku... benar-benar... kesal... “ Lanjut Tazuya sambil tertunduk lesu sambil memegang pundaknya Inuya
“ Hei ! Ada apa dengan mindset-mu untuk terus maju dan hadapi semua rintangan demi nasib dan masa depan kita dan menerima siapa kita ?! Kau sendiri mengatakan itu kepadaku agar aku dan yang lain terus maju ‘kan ! “ Balas Inuya dengan nada tegasnya
“ Itu hanyalah perkataan pengingat agar aku tidak selalu pesimis ! Kenyataannya... itu semua tidaklah bekerja dengan baik ! Aku tidak bisa terus-menerus menjadi contoh untuk kalian semua ! “ Balas Tazuya yang masih lesu
Inuya mendirikan dirinya dan Tazuya. Iapun langsung mengingatkan Tazuya bahwa bukan hanya dia saja yang takut untuk menjadi orang yang rendah dan diremehkan oleh yang lain. Ia juga mengingatkan kepada Tazuya untuk tidak selalu merasa paling terbebani dan menderita karena berusaha untuk menjadi lebih baik
“ Dengar Tazuya ! Inilah salah satu sisi burukmu ! Kau selalu merasa dirimu bertanggung jawab akan segala tanggung jawab yang diberikan kepadamu ! Kau selalu merasa dirimu penting untuk melakukan tanggung jawab itu... tanpa peduli apa itu akan membebanimu ! Dan saat itu akhirnya menimpamu... kau akhirnya menyalahkan dirimu dan merasa menderita karena itu ! Apalagi karena kau selalu memendam semuanya ! “ Inuya dengan tenang mengatakan “sisi buruk”-nya Tazuya yang selalu membebaninya sendiri
“ Yaaa~ itulah- “
“ Tapi... jika kamu terus-menerus memendam semuanya... itulah yang membuat kamu menderita dan menutup mata serta telingamu sambil merasa “akulah makhluk yang paling menderita didunia ini !” seperti orang yang menyedihkan... tanpa peduli jika ada seseorang yang mengalami hal yang sama seperti dirimu ! “ Lanjut Inuya sambil terus memeluk Tazuya
“ Inuya... kau... “
“ Tazuya... jika kau merasa kau berusaha mencari teman karena ingin memenuhi rasa kesepian dan kesusahanmu... tidak ada salahnya jika kita bicara akan keluh-kesah kita... jika kau mempercayai semua temanmu untuk berbicara semua permasalahmu... katakan saja ! Kami berempat mau mendengarmu... dan akan dicari apa solusinya ! Karena kami tahu kau juga mengalami masalah yang membebanimu ! Terlebih awal dari pertemanan kita berlima... kaulah yang memberikan semangat kepada kami untuk terus melangkah ! “ Jelas Inuya sambil teringat momen dimana mereka berlima pertama kali mengumumkan tim pertemanan dan Tazuya memberikan semangat kepada mereka saat kelas 1 SMP
“ ... “
“ Inuya... menurutmu... aku ini... apa ? “ Tanya Tazuya dengan nada keraguannya
“ Sudah pasti aku ini sahabatmu bukan ? Kenapa kamu masih bertanya ?! “ Balas Inuya
“ Ummm... baiklah... percayailah aku... Inuya ! Percayai aku... sebagai sahabatmu... dan Alphamu “ Lanjut Tazuya yang perlahan mendapatkan kepercayaan dirinya
“ Yaaa... aku juga... Tazuya... percayailah aku... sebagai sahabatmu dan juga Betamu “ Balas Inuya dengan nada datar dan lembutnya
Tidak lama kemudian, Rigel yang sedang berada diruang pemantau bersama dengan Sampson dan Pak Louss melihat sinyal di monitor yang melacak adanya pesawat militer dan robot petarung milik NEO-Asia yang mulai berdatangan untuk bersiap menghadapi Kapal induk tersebut
( BIIP! BIIP! BIIP! )
“ FAIS ! Perlihatkan aku sinyalnya ! “ Ujar Rigel kepada FAIS
“ Dimengerti “
( KLIK )
“ Hooo~ jadi seperti ini’kah Militer dari penduduk Bumi ? “ Tanya Samspon yang melihat pesawat dan robot petarung mulai bermunculan
“ Apa ?! Apa mereka semua bodoh mau menghadapi Kapal Induk dengan jumlah segitu hah ?! “ Tanya Pak Louss dengan nada paniknya
Saat memperhatikan apa yang dilacak oleh FAIS di kota Shinjitsu, Rigel dengan cepat langsung memanggil kelima V-FIGHTER untuk bergegas keruang pemantau “ Sudah mulai ?! FAIS ! Panggil Anak-anak sekarang ! “
“ Siap Tuan Rigel Orionis ! “
__ADS_1
*****