El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
57. Bond Between Sister I


__ADS_3

Sore harinya setelah penyerangan di festival Shinjitsu, Swift Polly sedang memantau semua aktivitas yang berada di Superbia-07 termasuk perkembangan dari perkerjaan Pak Louss dari laptop khusus milik Militer Theta. Dari laptop tersebut, Swift Polly juga terlihat memeriksa kondisi sistem pesawat dan robot yang sedang dalam tahap perbaikan dan upgrade di apartemen sewaan mereka. Sambil bekerja, Swift Polly sedang memikirkan kekalahan mereka dan apa yang akan dilakukan oleh para prajurit elit setelah itu


“ Hmmmm...Aaaaaah~ oke~ bagus ! Sudah kuduga dia memang bekerja dengan sangat baik dalam membantu Pak Louss ! Okeee~ kurasa tidak ada yag perlu kucemaskan sekarang disana ! “ Kata Swift Polly sambil bernafas lega


“ Tapi...tadi itu adalah kekalahan yang cukup memalukan ! Dan aku bisa membayangkan seperti apa wajah menyebalkannya Energateez saat ia marah-marah karena Melee-Function berhasil dihancurkan oleh mereka! El-Fighter itu...mereka benar-benar dididik dengan baik oleh Prisman itu ! Aku tidak percaya mereka tahu cara untuk menghancurkan robot itu ! “ Pikir Swift Polly


“ Hmmmm~ Rough tidak terlihat bersama dengan Jenderal dan Pak Louss...ah ternyata cewek itu ada disana ! Kelihatannya dia sedang berdiskusi dengan prajurit lain dan Pangeran Morsdantaque...Fuuuuh...kira-kira langkah apa yang akan diambil oleh beliau sekarang ? “ Swift Polly berpikir sambil menatap jendela apartemen tersebut


Tidak lama kemudian, Oxtoroo dan Sampson masuk keapartemen mereka sambil membawa makanan untuk makan malam nanti dan beberapa snack untuk dikonsumsi saat bersantai sambil memikirkan rencana apa yang akan mereka lakukan untuk mencari Dullart


“ Kami pulang~ “ Kata Oxtoroo yang baru saja pulang bersama dengan Sampson


“ Ooooh baguslah kalian akhirnya pulang juga dengan selamat ! “ Sambut Swift Polly yang masih terpaku dengan laptopnya


“ Ini dia makanan kita ! Aku beli 3 potong roti Monstecr-Errrr Monstecristo~sama ini...ini namanya Mie dalam gelas plastik ? Hmmm aneh~ juga ada teh Oolong dalam botol~ roti tipis beku dengan saus dan keju beku yang harus dipanaskan dalam oven...dan juga telur rebus“ Jelas Sampson sambil memperhatikan dan mengeluarkan makanan yang mereka beli di minimarket dekat apartemen


“ Mau sih beli bahan makanan untuk memasak karena di apartmen ini tersedia dapur dan alat-alatnya...tapi karena masih kurang familiar dengan tempat ini jadinya aku beli makanan instant “ Jelas Oxtoroo


“ Woah Oxto ! Caramu dan Sampson berbicara seolah kau tidak merasa terbebani atas kekalahan kita sebelumnya “ Jawab Swift Polly dengan nada dinginnya


“ Nah ! ini untukmu “ Oxtoroo menyodorkan roti Monstecristo dan teh Oolong botol kepada Swift Polly sambil tersenyum ramah


“ U-untukku ? Terima kasih ! “ jawab Swift Polly sambil mengambil makanan tersebut dan langsung memakannya


“ Kelihatannya kamu dari pagi tadi belum makan...makanya tenanglah sedikit dan makanlah makanan yang kami beli untuk mengisi energimu “ Jelas Oxtoroo


“ Yaaa~ terima kasih karena sudah peduli denganku “ Kata Swift Polly yang sedikit malu dengan Oxtoroo


Oxtoroo pergi ke balkon apartemen dan duduk bersandarsambil memandang matahari terbenam. Tidak sampai beberapa menit, Swift Polly juga ikut duduk disampingnya dan memulai bercerita dengan sang penasehat Kekaisaran tersebut. Melihat Swift Polly memutuskan untuk istirahat dari pekerjaannya, Sampson memutuskan untuk meneruskannya disaat mereka berdua sedang bersantai dibalkon


“ P-Polly-chan ? “


“ Tidak masalah ‘kan aku duduk disini ?! “ Tanya Swift Polly


“ Eeeeh~ Iyaaaa~ Boleh~ “ Jawab Oxtoroo yang agak malu-malu didepan Swift Polly


“ Hmmmm “


( Swift Polly dan Oxtoroo terdiam sejenak sebelum memulai pembicaraan)


“ Kamu sudah tahu kakakmu ada disini ? “ Tanya Oxtoroo


“ Yaaa ! Dia menghubungiku saat dalam misi kita difestival itu sambil memberitahu alasan kenapa dia datang kemari...juga ia menjelaskan jika itu benar bahwa Pangeran Morsdantaque yang memberinya izin untuk pergi kesini “ Jelas Swift Polly sambil teringat percakapannya dengan Rough Polly di festival


“ Hu’uh ? “


“ Jugaaaa...Rough mengatakan kepadaku jika Pangeran Morsdantaque dan prajurit lainnya setujuh untuk kerjasama dengan kita demi mempercepat misi kita “ Lanjut Swift Polly


“ Dan juga mempercepat invasi keplanet ini ! “ Kata Oxtoroo dengan nada seriusnya


Swift Polly terkejut saat mendengar ucapan Oxtoroo tentang invasi tersebut. Ia pikir invasi tersebut dibatalkan karena kematian Kaisar Zozo. Namun Oxtoroo mengatakan bahwa Pangeran Morsdantaquelah yang meingingkan invasi itu dilanjutkan tetapi misi pencarian tetap dilakukan untuk menghormati Kaisar Zozo


“ Jadi itu benar invasi akan berlanjut ? Bu-bukannya niat invasi itu harusnya dibatalkan karena seorang Kaisar sudah tiada ? “ Tanya Swift Polly


“ Yaaaa ! Saat kamu dan EVA-Q8 pergi kekota ini...aku mendengar sebuah  pembicaraan anatara Jenderal dan Pangeran Gretue. Dari yang kutangkap tentang pembicaraan mereka bahwa Pangeran Morsdantaque menginginkan invasi itu dilanjutkan dan begitu juga dengan misi pencarian ini. Pangeran Gretue bilang bahwa Pangeran Morsdantaque ingin menghormati peninggalan Kaisar Zozo yang ingin menguasai planet ini sebagai salah satu koloni kita dan menginginkan Tuan Muda kembali bersama mereka karena dia harus menggantika posisi kekaisaran secepat mungkin...ini demi masa depan umat kita ! Begitulah katanya “ Jelas Oxtoroo yang kembali mengingat akan apa yang diucapakan petinggi mereka di Superbia-07


“ Karena itulah kenapa Rough Polly dan yang lain ikut serta dalam misi ini ? “ Tanya Swift Polly


“ Yaaa ! Walau terkesan mereka ikut campur...tapi kurasa...selama ini bisa mempercepat pencariannya...kita tidak punya pilihan selain menerimanya “ Jawab Oxtoroo dengan nada setengah pasrahnya


“ Hmmmm...kau tahu...dalam situasi dimana kita berusaha untuk tidak kelewat batas atau tetap pegang teguh dengan peraturan...kurasa memang tidak ada salahnya kita melanggar itu apalagi dalam situasi seperti ini...apapun yang terjadi dengan planet ini...Tuan Muda harus kembali bersama kita demi masa depan kita semua dalam keadaan hidup ! “ Jelas Swift Polly sambil menghabiskan teh Oolong tersebut


“ Aku rasa ada yang tidak beres dengan kematian Yang Mulia ! Aku yakin itu ! “ Kata Oxtoroo dengan nada tegasnya


“ Kau yakin ? “ Tanya Sampson


“ Yaaaa ! Aku tidak ingin ikut campur dalam masalah Kekaisaran...tapi sebagai orang yang dibesarkan dari keluarga turun-temurun yang merupakan seorang penasehat Kekaisaran...aku berhak tahu apa yang salah dari mereka ! “ Jelas Oxtoroo


“ Kau benar-benar memegang tugasmu dengan baik...Oxto “ Puji Swift Polly


“ Hehe...itu sudah tidak hanya menjadi tradisi...karena didikan keluarga itulah yang membuat kedudukanku sebagai penasehat sudah bagian dari tanggung jawab hidupku “ Kata Oxtoroo


“ Heh ! Aku senang mendengar ada orang yang serius dan memiliki dedikasi yang tinggi dengan pekerjaan mereka...mungkin aku bisa mengatakan bahwa kau lebih baik dariku “ Jelas Sampson yang membuat baik Oxtoroo dan Swift Polly tersenyum satu sama lain


Jam 6 sore diasrama siswi, Jubei mendapat panggilan dari Hanako Soma, sang penjaga utama asrama siswi. Nana mengatakan bahwa diruang tamu khusus di pos depan asrama, Kakak perempuan Jubei yang bernama Jiyu Fujieda datang  keasramanya


(Suara bell berbunyi)


“ Aku datang~ Aaaaah Soma-san ! Ada sesuatu ? “ Sambut Rattana yang membukakan pintu asrama mereka


“ Disini yang namanya Jubei Fujieda ada diasrama kalian ? “ Tanya Hanako Soma


“ Tentu saja. Dia sedang berada dikamarnya sekarang “ Jawab Rattan

__ADS_1


“ Tolong panggilkan dia. Beritahu bahwa Kakak perempuannya yang bernama Jiyu Fujieda sedang menunggunya diruang tamu pos jaga depan “ Jelas Hanako


“ Okee~ tunggu Ya Soma-san ! “


Dikamar milik Jubei dan Haku, terlihat mereka berdua sedang berdiskusi dan mengerjakan tentang yang diberikan Pak Gracia tentang literatur klasik. Saat Rattana datang kekamar mereka sambil memberitahu jika Jiyu sudah menunggunya diruang tamu pos depan, Jubei langsung kaget dan dengan semangat langsung pergi kepos depan untuk menemui saudarinya


“ Fyuuuh~ ternyata mencari inti cerita dalam literatur klasik lebih sulit yang kita duga yaaa~ ini berbeda dengan memahami cerita yang ada didalam novel modern “ Keluh Jubei


“ Hu’uh...ada beberapa kosakata yang kurang kupahami disini “ Jelas Haku


( Rattana mengetuk pintu kamar mereka )


“ Sebentar~ Aaaaaaaah Rattana-san ! Ada perlu apa ? Apa makan malam sudah siap ? “ Tanya Jubei


“ Soma-san datang kemari dan ingin kamu pergi kepos depan karena Kakakmu datang kemari “ Jawab Rattana


“ Eeeeeeeeeeeeh~ Kak Jiyu ada disini ? Oooooh~ Ooooooh~ Oke oke oke~ aku segera kesana~ Aaaaah tunggu ya~ aku pakai Cardigan dulu “ Kata Jubei yang kaget dan penuh semangat akan kedatangan kakak perempuannya


“ Okeee~ Jangan lama-lama “


“ Haku~ Aku pergi kedepan sebentar ya~ beritahu dengan yang lain untuk duluan saat jam makan malam nanti “ Kata Jubei kepada Haku sebelum ia pergi ke lantai bawah b


“ Yaaa “


Jubei pergi ke pos depan bersama dengan Hanako Soma. Di pos depan, terlihat Jiyu sedang menunggu saudarinya sambil meminum-minuman kaleng yang ia beli dimesin minum ruangan tersebut


“ Kak Jiyu~ “


“ Jubeeeei~ “


“ Aaaaaaaah~ Aku rindu banget sama Kakak~ Bagaimana kabarmu ? “ Tanya Jubei sambil memeluk Kakaknya


“ Sangat baik~ Aku barusan pulang dari tempat kerja Shift siang. Karena masih punya waktu untuk menemuimu aku memutuskan untuk kemari dan membawakan ini untukmu “ Jelas Jiyu sambil menunjukan dua kotak donat disampingnya


“ Ooooh~ kenapa Kakak tidak mampir saja ke Asrama kami ? “


“ Aku hanya sebentar saja~ dan juga ingin mengajakmu makan di cafe yang ada didekat Asrama ini. Kamu mau ? “


“ Te-tentu ! Tapi bisakah aku membawa donat ini keasrama ? “


“ Yaaa~ Kakak tunggu disini saja “ Kata Jiyu sambil memperhatikan Jubei yang berlari ke asramanya sambil membawa 2 kotak donat darinya


*****


( Bell apartemen berbunyi )


“ Siapa ? Eh ! “ Sampson terkejut saat ia melihat siapa yang membunyikan bell apartemen dan kamera pemantau pintu depan


“ Ada apa Sampson ? Siapa yang datang ? “ Tanya Swift Polly sambil menghampiri Sampson


“ Itu- “


“Hahh ! Whuu-Rough ! Kenapa dia disini ?! “ Swift Polly kaget saat mengetahui siapa yang datang keapartemen mereka


“ Haaah ? Rough Polly ? “ Kata Oxtoroo yang kaget saat tahu siapa yang datang


Dipintu luar, Rough Polly terlihat mulai jengkel sambil memencet bell  pintu karena belum ada yang membukakan pintu untuknya dan SISTER menawarkan diri untuk menghancurkan pintu tersebut. Sebelum SISTER berniat melakukannya, Swift Polly secara tiba-tiba membukakan pintu tersebut dengan menendangnya yang membuat Rough Polly terjatuh kelantai


“ Oh Lalaaaaaa~ Kok tidak ada yang mau buka pintu siiiih~ apa ada orang didalam ?! Apa mereka sudah tidur ?! “ Gerutu Rough Polly


“ Bisakah kita hancurkan saja pintu ini ? “ Tanya SISTER


“ Ide yang ba-BUAAAAAH“


(BRAAK !!! )


“ Owuuuuuuuuuu~ “ Rintih Rough Polly


“ N-nyonya ? “ Tanya SISTER kepada pemilikya yang terjatuh


“ Aaaaaaaaaah~ benar dugaanku ! Ternyata Kakak tercintaku yang datang kemari layaknya seperti saudara normal lain ! “ Sambut Swift Polly


“ Heeeeeeeeei !!! Berani-beraninya kamu menyambut Kakak tercintamu seperti ini ! Dasaaaar ! Aku mempersiapkan baju ini untuk menemuimu disini ! “ Gerutu Rough Polly yang berusaha bangkit


“ Bukannya kau harus membantu Pak Louss di Superbia-07 ? Aaaahhh~ jangan-jangan kamu ambil kesempatan ini untuk bolos kerja yaaa~ “ Tanya Swift Polly dengan nada curiganya


“ Eeeeeehh~ tenang-tenang~ aku disini sudah mendapat izin dari Jenderal karena sistem di Superbia-07 sudah mulai berfungsi kembali~ Yaaa untuk para robot seperti GIGANTE, PROTO-EVA, EVA-Q8 dan Mag-Ni5...mereka semua baik-baik saja dan menjaga pesawat~ Oh ini SISTER...kau ingat ? Sekarang dia punya sistem kamuflase untuk menyesuaikan dirinya diplanet lain~ Bagaimana ? “ Rough Polly menjelaskan alasan kenapa ia bisa berada di Shinjitsu yang diakhiri ia menunjukan perkembangan dari SISTER


“ Oke oke oke ! Sudah cukup basa basinya dan kau tidak perlu panjang lebar untuk menyombongkan semua keberhasilamu ! Jadiiii~ kalau kau diizinkan untuk pergi bersenang-senang dikota ini oleh Jenderal...apa yang kau mau dikota ini ? “ Swift Polly kembali bertanya kepada saudarinya


“ Hmmmm~ menurutmu apa kau tahu tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi diplanet ini ? “


“ Tempat yang menyenangkan ? Kenapa aku harus tahu soal itu ? Kita sedang dalam misi pencarian ! “

__ADS_1


“ Yaaaaaaaaaa~ mungkin saja kau pernah mengunjungi suatu tempat sembari istirahat dalam misi kan ? Aku yakin kau tahu tempat itu ! “ Bujuk Rough Polly


“...”


“Ayolaaah~ sudah lama kita tidak menghabiskan waktu seperti saudara normal pada umumnya karena misi kita ! Karena itu tidak ada salahnya jika menghabiskan waktu berdua antar kakak-adik disini ? “ Rough Polly kembali membujuk Swift Polly yang memandangnya dengan wajahnya jengkelnya


Karena Rough Polly terus membujuknya membuat Swift Polly tidak punya pilihan lain selain menerima tawarannya. Sebelum pergi, Swift Polly meminta Oxtoroo dan Sampson untuk menjaga diri mereka selama ia pergi sebentar


“ Haaaaah~ oke okeee~ hanya hari ini saja ! Jika itu yang kau mau ! “ Kata Swift Polly


“ Jadi kamu mau pergi sebentar ? “ Tanya Oxtoroo


“ Yaaaa~ hanya untuk hari ini ! Jaga diri kalian baik ba-“


“ Tenang saja Oxtoroo~ kami tidak akan lama~ Lagipula Jenderal belum menghubungi kalian kan ? Jadi nikmati saja waktu santai kalian~ “Kata Rough Polly  dengan penuh kegembiraan sambil mencium pipi kirinya Oxtoroo


“ Wooow “ Ledek Sampson yang melihat Oxtoroo dicium


“ Daaaaaaaaaaaah~ “ Rough Polly langsung meninggalkan mereka sambil menarik tangan Swift Polly dan SISTER


“ Bagaimana perasaanmu dicium mantan ? “ Tanya Sampson


“ Aku berharap bisa melakukan lobotomi untuk melupakan wanita itu untuk selamanya !” Gerutu Oxtoroo


Di sebuah cafe yang tidak jauh dari asrama siswi SMA Internasional Shinjitsu, Jubei dan Jiyu terlihat selesai menyantap makan malam mereka dengan lahap. Sebelum pulang, mereka berdua saling bercerita satu sama lain tentang hari-hari mereka


“ Huaaaaaaaa~ mantap sekaliiiiiii~ “ Puji Jubei yang puas untuk memakan Udon yang ia pesan


“ Kamu benar ! Kalau kamu ada waktu tidak ada salahnya kamu ajak teman-temanmu kemari...apalagi karena harganya juga sesuai untuk saku para pelajar “ Jelas Jiyu sambil meminum Mocktailnya


“ Tazuya dan Inuya bakal suka tempat ini sambil lomba makan Udon~ Hmmmm...Kelihatannya ini pertama kalinya Kakak minum Cocktail ya “


“ Aaah ini Mocktail...bedanya ini tidak ada Alkohol “


“ Se-serius ! Kalau aku tahu harusnya aku mau pesan jugaaaaaaaaa~ Gerutu Jubei sambil meminum jus apelnya


“ Nanti kamu bisa beli sendiri dilain hari...aku janji akan menambahkan uang bulananmu untukmu ! Oh ya~ bagaimana harimu ? Aku dengar kamu sedang pergi ke Festival Musim Semi Shinjitsu siang tadi “


“ Eeeeh~ Ummm yaaa ! Itu benar ! Aku pergi bersama dengan Tazuya dan yang lain ke festival~ Yaaaaa karena sudah lama tidak kesana jadinya aku ikut~ Da-darimana Kakak tahu aku ada disana ? “ Jelas Jubei sambil bertanya darimana Jiyu tahu bahwa ia ada di festival siang tadi


“ Mamoru-kun tidak sengaja lewat ke festival itu saat kamu baru masuk kesana saat ia pergi ke kantornya. Saat melihat berita terkini soal penyerangan disana...Mamoru-kun langsung menelponku sambil menceritakan bahwa ia melihatmu disana...dan itu bikin aku sangat cemas mendengarnya “ Jelas Jiyu sambil teringat akan apa yang dikatakan Mamoru tadi siang


“ Hooooo~ “


“ Dan aku sangat lega saat tahu ternyata kamu baik-baik saja~ makanya kenapa aku menyempatkan diriku kemari “ Lanjut Jiyu


“ Ahahaha~ tenang kaaak~ aku bisa menjaga diriku kok~ lagian aku selalu pergi kehutan waktu aku kecil bersama dengan anak-anak pemburu lainnya loh~ dan aku bisa kembali dengan selamat “ Jelas Jubei untuk membuat Jiyu tidak terlalu berlebihan mencemaskannya


“ Yaaaa~ padahal yang menyerang tadi itu robot pembunuh~ bukan hewan buas ! Makanya aku sangat cemas mendengarnya “


“ Ngomong-ngomong bagaimana hari kakak ? “ Tanya Jubei


“ Hmmm lumayan baik~ aku akhirnya bisa menyesuaikan diriku saat bekerja disana sebagai Analis Kesehatan dirumah sakit utama Shinjitsu. Aku benar-benar gugup dan takut mengacaukan semuanya...apalagi itu adalah Rumah Sakit ternama di Neo-Jepang “ Jelas Jiyu sambil teringat hari pertamanya bekerja dirumah sakit


“ Jadi ayah dan ibu sudah tahu ? “


“ Yaaaa ! Mereka sangat kegirangan mendengarnya “


“ Kereeeeen ehehehe~ “


Jubei bangga dengan keberhasilan Kakakya. Disaat yang bersamaan, ia juga merasa minder karena merasa Jiyu lebih unggul ketimbang dirinya. Jubei sebenarnya ingin memberitahu jika ia adalah calon El-Fighter agar ia merasa setara dengan Kakaknya. Namun Jubei tidak bisa melakukannya karena merasa ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Yang membuat Jubei memutuskan untuk mencari topik lain dalam pembicaraan mereka


“ Kakak be-benar benar keren yaaa ! Ini membuatku terlihat sangat hambar ketimbang dirimu “


“ Eeeh ? “


“ Kurasa jika dibandingkan dengan dirimu...itu membuatku terlihat seperti susu sapi perah yang belum dikelolah oleh pabrik~ tidak ada rasa dan biasa saja...aku tidak sepintar dirimu dan bukanlah siswa berprestasi disana ! Kupikir masuk SMA internasional bisa membuatku setara dengan yang lain...tapi aku merasa belum setara dengan teman-temanku “ jelas Jubei sambil menyamakan dirinya dengan susu


“ Jangan paksakan dirimu ! Soal pekerjaan itu bisa dipikirkan dilain waktu~ Tunggu... bukan’kah kamu bilang punya cita-cita ingin kerja dihotel berbintang ? “


“ Yaaaa ! Tapi spesifikasinya...a-aku belum tahu “ Jawab Jubei dengan malu-malu


“Mungkin kamu belum saja mencarinya~ suatu saat aku yakin kamu bisa menemukannya...tapi kamu ada minat utama dan rencana kamu mau masuk dibagian mana ?”


“ Eeeeh~ mungkin Chef ? “


“ Aaaaah ! Chef ! Keren itu ! “


“ Menurutmu apa itu akan terealisasikan ? “ Tanya Jubei


“ Itu tergantung dengan dirimu...kalau serius kamu bisa melakukannya “ Jelas Jiyu yang membuat Jubei perlahan tersenyum saat mendengar penjelasan kakaknya yang mendukung keinginannya


“ Yaaa~ semoga saja “ Kata Jubei

__ADS_1


*****


__ADS_2