El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
119. How Silly !


__ADS_3

Oxtoroo terlihat dalam keadaan babak belur karena dihajar habis-habisan oleh Meteoralez. Sang prajurit elit bertubuh besar itu datang bersamaan dimana Oxtoroo berhasil membebaskan Energateez keluar dari ruang tahanan. Meteoralez sengaja datang keruang tahanan karena sebenarnya ia ingin bisa menghajar Energateez seorang diri. Ia sangat tidak menyangka jika Oxtoroo sudah berada disana


( BRAAAAAAKK !!! )


“ Hmmm~ untuk sekelas penasehat kekaisaran boleh juga kamu ! Setahuku mereka tidak pernah diajarkan seni bertarung yang bisa membuat mereka sedikit berguna dipertarungan karena mereka tidak pernah dihandalkan dalam itu ! “ Jelas Meteoralez sambil berjalan menuju kearah Oxtoroo yang babak belur


“ Kkkh ! “


“ Tapi sebenarnya aku bisa menerima dengan keputusan Kaisar Zozo untuk melatih orang seperti dirimu demi persiapan untuk menghadapi pertarungan ! Jika seandainya itu digunakan bukan saat kau berkhianat ! “ Lanjut Meteoralez sambil mengangkat Oxtoroo dari lehernya


“ Jangan coba-coba... kau remehkan pegawai kekaisaran... seperti aku ! Kami memang... tidak sekuat yang ada dimiliter ! Tapi kami... punya semangat kami tersendiri... untuk menangani situasi yang besar seperti pertarungan ini ! “ Ujar Oxtoroo dengan nada tidak ketakutannya kepada Meteoralez


“ Semangatmu... boleh juga ! “ Kata Meteoralez dengan nada ejekannya yang bersiap untuk memukul wajahnya Oxtoroo


Energateez diam-diam melayangkan serangan kearah Meteoralez dengan tombak listriknya untuk membebaskan Oxtoroo. Serangan tersebut berhasil mengenai sang prajurit elit bertubuh besar yang membuat Oxtoroo berhasil terbebas dari cengkramannya


( SYAAAAT ! ZAAAAAASH ! )


“ GAAAAH !!! “


( BRUUK !!! )


“ SIALAN KAU ENE !!! “ Teriak Meteoralez yang berusaha untuk membalas serangannya Energateez


( TRAAAAAAAAANG ! ZAAAAAAAAAASH ! BUUUUUM ! )


“ Woah ! Aku tidak menyangka kau masih menggunakan FYBER I : Model Lucanistag walau sudah sering mengalami peningkatan dalam sistem tubuhmu ! Apa kau masih pesimis dengan kemampuanmu ?! “ Tanya Energateez sambil memanas-manasi hatinya Meteoralez dengan meremehkannya


“ Tapi aku tidak seperti dirimu... yang selalu mengikuti orang lain yang kau anggap kuat bahkan sampai-sampai mengkhianati kami... karena rasa pesismismu ! “ Balas Meteoralez yang memanggilnya pesismis sambil terus menyerangnya


( TRAAAANG! TRAAAAANG! SYAAAAAAT! )


“ HAAAAAAAAAAAAAH ! “


( DUAAAGH !!! )


“ Itu saja ?! “ Tanya Meteoralez dengan nada remehnya


“ Itu saja katamu ? “ Energateez balik bertanya dengan Meteoralez sambil mengeluarkan pistol laser dan langsung menembak kearahnya


( BUUUM! BUUUM! BUUUM! )


“ AAAAGGGHHH ! SIALAN KAU ENE ! “ Teriak Meteoralez yang geram saat menerima tembakan dari Energateez dan siap untuk membalas serangannya


“ CE- CELAKA ! “ Oxtoroo yang panik langsung berlari kearah mereka berdua untuk menyelamatkan Energateez


“ HERCALEUM !


Inuya akhirnya berhasil tepat waktu datang disaat Oxtoroo berusaha untuk mencegah serang Meteoralez yang dikerahkan kearah Energateez. Pukulan tersebut sangat kuat yang membuat sang prajurit elit bertubuh besar tersebut tidak bisa menahannya dengan FYBER


( DUAAAAGH ! BUUUUUMM ! )


“ Kau ! Beta El-Fighter ! “ Kata Oxtoroo yang terkejut melihat kedatangan Inuya


“ Maafkan kami... karena kami tidak punya pilihan ! “ Kata Inuya dengan nada pelannya yang sedikit berat untuk melanggar arahan dari Oxtoroo


“ Begitu... tapi terima kasih banyak karena sudah menolong kami ! “ Jawab Oxtoroo yang langsung berterima kasih kepada Inuya


“ Ayo cepat ! Kita harus lari dari sini ! “ Ajak Energateez yang meminta mereka bedua untuk lari dari Meteoralez


Saat Inuya bersama dengan Oxtoroo dan Energateez bergegas lari meninggalkan Meteoralez, tiba-tiba, Inuya dengan sendirinya jatuh tersungkur dan sulit untuk digerakan


( BRUK ! )


“ Beta ! “ Panggil Oxtoroo yang melihat Inuya tiba-tiba terjatuh


“ Akh ! Ouh ! Kakikuuuu “ Rintih Inuya


“ Kakimu ? Ja- jangan-jangan ini “ Energateez kemudian berpikir ada yang salah dengan kakinya Inuya


“ Baguslah akhirnya kau sadar juga Ene ! Aku hanya ingin membutuhkan bocah Fighter ini karena ini sesuai dengan arahan Pangeran Morsdantaque untuk mencegah mereka mencari Tuan Muda ! Sedangkan kalian... akan ku urus nanti ! “ Jelas Meteoralez yang ternyata mengendalikan Nanobot didalam tubuh Inuya untuk membuatnya tidak bisa bergerak dan lari darinya


“ Kkkh ! “


“ Sialan kau Meteo ! “ Energateez yang geram bersiap untuk kembali menghadapiya


“ Lari ! Kalian berdua... cepatlah... lari dari sini ! Ouuuh ! “ Kata Inuya yang meminta Oxtoroo dan Energateez untuk lari meninggalkanya


“ Apa katamu ? “ Tanya Oxtoroo dengan nada tegasnya


“ Orang ini sudah bilang jika ia mau menghadapiku ‘kan ?! Sekarang pergilah dan cari yang lain sebelum ia berubah pikiran ! “ Kata Inuya yang bersih keras meminta Oxtoroo dan Energateez untuk lari


“ ... baiklah ! Ayo Oxtoroo-san ! Kita pergi ! “ Kata Energateez dengan nada keraguannya yang langsung menarik lengannya Oxtoroo untuk lari dari Meteoralez


“ Ah ! Hei ! “


Oxtoroo dan Energateez akhirnya lari meninggalkan Inuya dengan perasaan yang cukup berat hati. Meteoralez perlahan bangkit dan berjalan mendekati Inuya sambil memuji akan keputusan Inuya yang terbilang nekat untuk membantu mereka walau sudah tahu tubuh mereka sedang dalam kondisi yang tidak bagus untuk membantu


“  Ooooh~ jadi kau sendiri yang meminta mereka untuk lari ?! Jadi kau tidak takut untuk mati disini ?! “ Tanya Meteoralez yang perlahan bangkit dan berjalan mendekati Inuya


“ Aku sudah berjanji dengan yang lain jika aku tidak akan mati konyol disini ! Karena itulah aku akan memegang janji itu kepada mereka ! “ Jelas Inuya dengan nada seriusnya


“ Hooo~ oke ! Kalau begitu... sini aku uji seberapa seriusnya kamu memegang janji kepada mereka ! “ Jawab Meteoralez yang terus menantang Inuya


“ Anda ini... kelihatannya ini benar-benar sudah menjadi hobi anda ya ! “ Gerutu Inuya yang bersiap untuk bertarung


“ Tapi orang ini tangguh juga ! Tidak kusangka dia cukup kebal dengan serangan yang tadi ! Ini bisa merepotkan jika tidak ada seranganku yang bisa menjatuhkannya ! Entah karena dia memakai benda itu atau karena modifikasi Cyborg-nya ! Cukup berat... tapi akan kucoba ! Ayo Inuyari Namidashi... jangan keluarkan keraguanmu dihadapan dia ! “ pikir Inuya sambil memperhatikan Meteoralez


“ Jangan salah aku jika kau tidak bisa menjaga janjimu itu ! “ Ujar Meteoralez sebelum memulai pertarungan

__ADS_1


“ Jangan khawatir ! Jika aku mati arwahku tidak akan menyalahkanmu “  Jawab Inuya dengan nada santainya


“ Naaah~ Ayo mulai !!! “


( SYAAAAAAAT! DUAAAAGGGHH!)


Inuya dan Meteoralez langsung memulai pertarungan dengan saling memberikan serangan kepada satu sama lain. Pertarungan mereka berlangsung menjadi seru karena baik Inuya maupun Meteoralez saling menyerang tanpa henti ataupun meneteskan beberapa keringat dari wajah mereka


( BUUG! BUUUG! BUUUG! BUUUG! BUUUG! )


“ Hyaaaaaaaaaah ! “ Inuya melayangkan tendangan kearah Meteoralez


( DUAAAGH ! )


“ HAAAH ! “ Meteoralez membalas serangan Inuya dengan pukulan dari tangan kanannya


( DUAAAGH ! )


“ AGH ! “ Rintih Inuya yang langsung terpental karena serangan tersebut


“ Heh ! Mudah ! “ Ejek Meteoralez dengan nada remehnya


“ Mudah katamu ?! Sixth Sting : Sunburst ! “ Inuya kembali membalas serangan Meteoralez dengan mengarahkan serangan laser kearahnya dari Labeja


( ZYUUUUUUNG ! BUUUUUUM ! )


Serangan yang dihasilkan Labejanya milik Inuya sangat kuat sehingga getarannya hampir terdengar diseisi kapal induk


“ Getaran ? Hmmmm~ sesuai dengan dugaanku~ mereka sudah pasti akan kembali ! “ Ujar Morsdantaque sambil memasang senyum liciknya saat merasakan getaran dari ruangannya


“ Lagi ! Seseorang pasti sedang bertarung ! Siapa dia ?! “ Dullart bertanya-tanya dengan nada paniknya dan melihat sekelilingnya untuk mencari sesuatu yang bisa membuatnya keluar dari kamarnya


“ Ketemu ! “ Saat diperiksa ternyata Dullart menemukan sebuah pedang listrik


“ Oke~ sekarang apa yang aku harus lakukan dengan ini ?! “ Dullart bertanya kepada dirinya sendiri sambil memikirkan untuk bisa keluar dari kamarnya untuk mencari celah bisa keluar dari kamarnya dengan pedang tersebut


Mag-Ni5 dan Proto-EVA akhirnya sampai kekapal induk dengan masuk kedalam ruang anggar belakang. Sang robot tersebut langsung menghubungi Tazuya tidak lama saat mereka sudah sampai


“ Ini dia ! Oi Fighter... kami sudah sampai ! Sekarang bagaimana ?! “ Tanya Mag-Ni5 melalui alat komunikasinya ke Tazuya


“ Lacak keberadaan mereka ! Jika ketemu... akan kuberi arahan tentang apa yang harus kalian lakukan nanti “ Jawab Tazuya


“ Okee~ Proto-EVA... lacak mereka dan sambungkan dirimu ke monitor itu “ Perintah Mag-Ni5 kepada Proto-EVA sambil menunjuk sebuah monitor yang ada diruangan tersebut


“ Mengerti ! “


*****


Disisi lain koridor kapal induk yang cukup jauh dari lokasi pertarungan Oxtoroo dan Inuya yang sedang melawan Meteoralez, Rigel terlihat sedang menghadapi Galaztis sedangkan Pak Louss bersembunyi untuk menghindari pertarungan yang sangat sengit


( TRAAAAAAAAANNG !!! )


“ AH ! “


“ WOAH ! Itu benar-benar kostum yang keren ! “ Ujar Rigel sambil mengomentari FYBER milik Galaztis karena berhasil melukai bahunya


“ Yaaa~ FYBER I : Model Grasshopper ini adalah FYBER khusus yang dirancang untuk pecinta pisau dan senjata pelempar lainnya ! Aku senang ini masih menjadi miliku walau aku sudah tidak lagi menjadi kapten ! “ Jelas Galaztis sambil kembali melayangkan serangannya


( ZYAAAT! ZYAAAAT! ZYAAAAT! )


“ Kkkh ! “


( TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAAAANG! TRAAAAANG! )


“ Ice Bullet ! “ Rigel mengarahkan serangan dari Anthemusanya


( BUUUM! BUUUM! TRAAAK! TRAAAK! )


“ Heh ! Tidak buruk ! Kau memang hebat ! Aku pikir bertahun-tahun tinggal di planet Bumi... kau sudah lupa cara bertarung sebagai Prisman Beta ! “ Gumam Galaztis yang takjub akan gaya bertarungnya Rigel


“ Aku ini El-Fighter ! Sama seperti yang lain... kami harus punya gaya tersendiri dalam pertarungan ! Aku tidak tahu banyak tentang cara manusia bertarung karena mereka memiliki gaya bertarung yang berbeda... dan karena itulah kenapa aku masih menggunakan gaya bertarung ala Prisman Beta tipe es ! “ Jelas Rigel dengan nada tenangnya


“ Gaya bertarung yang tenang... tetapi juga sangat brutal dan penuh akan kebencian ! Aku suka itu ! Apalagi kau tidak pernah menampakkan kebencianmu didepan musuh ! Kau memang sangat tangguh ! “ Puji Galaztis disaat yang bersamaan Pak Louss bergegas mengambil sebuah koper yang berisi KRISTA SERUM dan secara diam-diam keluar dari ruangan tersebut


( WUUUUUUUUUUUUUSSH )


“ Bisakah kita kembali melanjutkan pertarungan kita ? “ Tanya Rigel sambil mengaktifkan hembusan angin yang dingin dari Anthemusanya


“ Tentu saja ! Anda memang orang yang tidak sabaran ! Tapi... “


Galaztis menyadari keberadaan Pak Louss yang diam-diam keluar dari ruangan sambil membawa KRISTA SERUM. Iapun langsung memanggil Mini-Me Legs untuk menangkapnya dan mengambil koper tersebut


( ZAAASH ! )


“ Eeeekh ! Ja- jangan coba co- UWAAAAAAA ! ”


“ Sialan ! Ketahuan ! “ Keluh Rigel yang panik saat ia melihat Galaztis menangkap Pak Louss


“ EEEEKKKH~ LE- LEPASKAN AKUUUU !!! “ Teriak Pak Louss dengan nada kesalnya yang dikeruminin oleh ratusan Mini-Me Legs


“ Aku tahu kamu ingin menolong dan lebih berguna~ tapi~ aku ingin memastikan kepintaran dari si Prisman ini dalam memutuskan tindakannya terlebih dahulu “ Jawab Galaztis dengan nada ejekannya


( BUUUUUUM !!! )


“ APA ?! “ Galaztis dan Rigel terkejut saat melihat ada seseorang yang menembak Mini-Me Legs


( BRUUK !!! )


Tiba-tiba, ada seseorang yang menembak kerumunan Mini-Me Legs dari belakang yang membuat Pak Louss terjatuh. Ternyata sosok tersebut ialaha Ataru Kurenai yang menembakan Spirit Pistol ke Mini-Me Legs

__ADS_1


“ Fyuh ! Sempat juga akhirnya ! “ Ujar Ataru dengan senyum lebarnya


“ Delta ! “ Panggil Rigel saat melihat kedatangan Ataru


“ Hooo ! Kau rupanya ! “ Sambut Galaztis sambil kembali mengerahkan Mini-Me Legs kearah Pak Louss dan Ataru


( ZAAAAAASSH ! )


“ Oh tidak ! “ Ataru langsung bersiap untuk menangkis serangan tersebut


“ Kkhh ! “


Rigel dengan cepat berlari kearah Pak Louss dan melindunginya dari serangan Mini-Me Legs sedangkan Ataru dengan cepat mengubah Spirit Pistolnya dengan tongkat sabit untuk melindungi dirinya sendiri dari robot kecil tersebut


( TRAAAK! TRAAAK! TRAAAAK! TRAAAAAK! TRAAAAK! )


“ Tidak buruk ! HIYAAARGH ! “ Galaztis mengerahkan Mini-Me Legs kearah lain yang membuat Pak Louss kembali tertangkap


“ Cela- “ Rigel panik saat ia melihat adanya Mini-Me Legs yang datang dari arah lain dan menangkap Pak Louss


“ Eh ! Eh ! Uwaaaaaaaaaa ! “


“ Aku tidak menyangka mantan kapten seperti dirimu masih sangat licik ! “ Ujar Ataru yang langsung berlari kearah Galaztis untuk menyerangnya dengan tongkat sabitnya


( SYAAAAT ! TRAAAAAAAANG ! )


“ Aku tidak menyangka orang yang bukan di posisi Alpha bisa setangguh ini ! Padahal posisi Delta bukanlah posisi yang cukup penting tidak seperti Alpha dan Beta ! “ Ujar Galaztis yang terus menyerang Ataru


( Traaaang! Traaaaang! Traaaaaang! )


“ Sepertinya... kau belum tahu fungsi kami berlima ya ?! Atau selama kau jadi Kapten kau tidak pernah mempercayai yang lain untuk membuat regumu berguna ! “ Balas Ataru


“ Begitu kah ? Okeee~ jika kalian merasa sama bergunanya dengan kapten kalian... buktikanlah disini ! Aku menjamin Pak Louss dan suntikan ini ada ditangan kalian jika kalian bisa membuktikannya ! “ Tantang Galaztis kepada Rigel dan Ataru


“ Oh sial ! Jadi aku dijadikan hadiah tantangan untuk mereka seperti putri yang terjebak di kastil di buku cerita anak-anak ?! Menyebalkan ! “ Gerutu Pak Louss yang ditahan didinding atas oleh Mini-Me Legs


“ Tantang diterima ! “ Kata Rigel yang berdiri disamping Ataru


“ Tuan Rigel... hati-hati ! Kemungkinan besar ratusan robot kecil-kecil itu terisi Nanobot ! Tazuya-kun dan yang lainnya memiliki itu kemungkinan karena benda itu ! “ Ataru memberi peringatan kepada Rigel untuk berhati-hati


“ Nanobot ? Ah- “


( BUUUUUUUUUUUM ! )


“ Begitu ! Baiklah ! Kamu juga jaga dirimu baik-baik ! “ Ujar Rigel yang langsung memahami peringatan Ataru dari kontak telepati mereka


“ HAAAAAH ! “


( TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAAAANG! TRAAAAAAANG! )


Sementara itu, Swift Polly masih menghadapi Rough Polly yang mulai menyadari jika Swift tidaklah seorang diri untuk mengambil KRISTA SERUM. Rough terus menghajar Swift sambil menanyakan keberadaan Sampson


( BRUK ! )


“ Aaggh ! Kkkkh ! “ Rintih Swift karena cidera yang ia alami selama bertarung dengan Rough


“ Heh ! Masih bisa berdiri ?! Kau tidak punya FYBER tapi masih bisa keras kepala juga ! “ Ejek Rough yang terus menghajar Swift


( DUAAAGH ! DUAAAAGH ! )


“ Sudah dooong~ aku malah jadi tidak tega melihatmu babak belur dan ingin terus bertarung ! “ Ujar Rough dengan nada ejekannya


“ Kau ini ! “


“ Hei ! Jika kau sudah tidak tahan lagi... beritahu aku dimana pendampingmu ! Aku yakin kau tidak seorang diri datang kemari ! Katakan kepadaku... siapa dia ?! Oxtoroo ? Jenderal Argus ? Atau mungkin... “


Tanpa Rough sadari, ada seekor kupu-kupu berwarna putih datang diruangan tersebut dan kemudian kupu-kupu tersebut memancarkan cahaya yang sangat terang sehingga menyilaukan pandangan mereka berdua


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIING )


“ Aah ?! “


“ Ap- “


“ Di- dimana ini ?! “ Tanya Rough Polly saat ia melihat disekelilingnya berada disebuah hutan wisteria dengan langit berwarna putih dan merah muda


( SRIIING ! )


“ Swift ?! “ Rough terkejut saat melihat Swift hilang didepan matanya karena tekniknya Ryuga Mangetsu


( SYAAAAT! SYAAAT! SYAAAT! )


“  Ah ! Cih ! Dimana kalian ?! Jangan bersembunyi dibalik ilusi ! Dasar pengecut ! “ Tanya Rough Polly sambil menghindari serangan dari Jubei dan Ryuga


“ Convergence : Cyclone ! “ Ryuga dan Jubei menggabungkan teknik mereka untuk menyerang kearah Rough


( WUUUUSSSSH )


“ Kkkkh ! “


Walau mendapat serangan yang cukup kuat dari Ryuga dan Jubei, Rough berkonsentrasi untuk mencari keberadaan mereka berdua dengan mengaktifkan program Nanobot di FYBER-nya agar ia bisa menghentikan salah satu dari serangan mereka


“ Fokus Rough ! Hmmm~ serangan ini~ ini mirip... dengan yang si Fighter berambut Magenta itu ! Aku yakin... dia ada di... SANA ! “ Rough Polly mengaktifkan program pengendali Nanobot dan seketika Ryuga langsung merintih kesakitan yang membuat serangan dari Possessionnya hilang dalam sekejap


“ AAGH ! “


“ Oh Tidak ! Ryuga-kun ! “ Panggil Jubei yang panik bersama dengan Swift Polly yang ada disampingnya


“ Eeergh ! Uuuuggh ! “ Rough mengontrol Nanobot didalam tubuh Ryuga untuk membuatnya tidak kembali menyerangnya

__ADS_1


“ Heh ! Aku tahu seranganmu ini berasal dari kedua tanganmu !  Karena itu... aku akan memutuskan kedua tanganmu terlebih dahulu untuk memberikan pelajaran beharga kepadamu !” Ancam Rough dengan senyuman liciknya


*****


__ADS_2