El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
55. Masalah Ganda III


__ADS_3

Tazuya dan Melee-Function memulai pertarungan mereka dengan saling menyerang satu sama lain dengan kedua pedang mereka. Kemudian Tazuya memberikan kesempatan Inuya dan Ryuga untuk menghajar Melee-Function dengan Possession mereka. Melihat pertarungan tersebut, mereka akhirnya tahu baik bertarung secara normal maupun brutal, Melee-Function tetaplah lawan yang sangat tangguh seperti Mag-Ni5. Walau demikian, itu sebenarnya adalah permintaan Tazuya karena ia tidak ingin Melee-Function kembali menyebabkan kerusakan yang ada disekitarnya dan korban jiwa akan semakin banyak berjatuhan karena ulahnya


(Traaaang! Traaang! Traaaaang! Traaaaang! Traaaaang! )


“ Hyaaaaaaaaaaaaaah ! “


(TRAAAAAAAAAANG !!! )


“ Eeeeggghhh !!! “


“ Kkkkkkhhh !!! “


“ Agh ! Owuuuuu !!! “ Saat berusaha menahan serangan Melee-Function, Tazuya tiba-tiba merasakan kesakitan yang perih karena cidera yang ia alami yang membuat ia melepaskan pertahanannya


“ Hehe ! Hyaaaaaaah ! “ Melee-Function mencoba untuk mengambil kesempatan menebas Tazuya saat ia tibat-tiba merintih kesakitan


( TRAAAAAAAAAAANG !!! )


“ Bagus Gamma ! “ Puji Tazuya kepada Ryuga yang melemparkan perisainya kearah Melee-Function


“ Heh ! Hyaaaaaaaaah ! “


“ Aaaaaaaaaaaaaaaah ! “


(BUG! BUG! BUG! BUG! SYAAAT! SYAAT! SYAAAAT!)


“ EKRIXI ! “


“ ITU TIDAK AKAN MEMPAN !!! “ Teriak Melee-Function yang bersiap menebas Ryuga dengan pedangnya


( SYAAAAAAAAT! TRAAAK! )


“ CELA-“


(SRIIIIINNNG! ZAASSSSHHH!! BUUUUUUMMM! )


“ Uwaaa !!!! “


Melee-Function terpental oleh teknik sihir dari Ryuga saat ia ingin menebasnya. Inuya lalu melesat pergi kearahnya dan langsung menyerang robot tersebut dengan Labejanya. Melee-Function yang menyadari kedatangan Inuya dengan cepat melindungi dirinya dengan pedang tersebut. Inuya sedikit kesulitan untuk menyamakan kecepatannya dengan Melee-Function, ia pun langsung memanggil Tazuya untuk memberikan bantuan serangan untuk membantunya


“ Datang ! “


“ First Sting : Gelsemium !!! “


( TRAAAAAAAAAAAAANG !!!! )


“ Kau memang gila ! Tapi tidak kusangka kau juga sangat gesit ya ! “ Puji Inuya yang tangannya masih ditahan oleh pedang milik Melee-Function


“ Kau juga ! Aku tidak menyangka dengan cepatnya ingin mengambil kesempatan diwaktu kesempitan untuk menyerangku ! “ Balas Melee-Function yang sadar pedangnya perlahan retak karena efek dari Gelsemium-nya Inuya


“...”


( SYAAAAAAAAAAAAT !!! )


“ Tapi sayangnya kau masih belum bisa berpikir dengan cepat dalam bertarung ! “ Lanjut Melee-Function dengan nada ejekannya dan menukarkan pedangnya kembali kemode tangan normalnya


“ Cih ! “


“ TERIMA INI !!! “


(Bug! Bug! Bug! Bug! Bug! Bug! Bug! )


“ Gaaaaaaaaah !!! “ Rintih Inuya yang terkena salah satu pukulan dari Melee-Function


“ Sekarang saatnya serangan terakhir !” Kata Melee-Function yang bersiap untuk menendang Inuya


“ Tazuya ! “ Panggil Inuya dengan kontak telepatinya


“ First Dance : Kazami !!! “


(WUUUUUUUUSSSSH )


Melee-Function yang geram atas perlawanan dari Tazuya akhirnya ia membalasnya dengan menendang kaki Tazuya yang terkilir pasca terjatuh dari wahana Daisharin. Disaat robot tersebut bersiap untuk menebas kaki sang Alpha bertubuh kecil tersebut, Ryuga dengan cepat langsung melindungi Tazuya diikuti dengan Inuya yang menggunakan Hercaleum untuk menghajar Melee-Function sebagai pembalasannya


“ Kkkkkhhh !!! AWAS KALIAN !!! “ Teriak Melee-Function dengan emosi yang kembali naik seperti biasa


“ Second Dance : Kaze no-“


“ Hyaaaaaaaah ! “ Melee-Function melesat cepat kearah Tazuya dan langsung menendang kearah kakinya yang mengalami cidera


( DUAAAAGH !!! )


“ Agh !!! Aaaaakkkh !!! “Jerit Tazuya yang merintih kesakitan karena tendangan dari Melee-Function


“ Sekarang saatnya beri selamat tinggal kepada kaki kecilmu ! “ Ancam Melee-Function yang kembali mengubah salah satu tangannya menjadi sebuah sabit


“ First Act : TURBO !!! “


( DRAAAAAAAAAAAAAAK ! )


“ UWAAAA ! “ Teriak Melee-Function yang terpental karena serangan dari Ryuga


“ ALTERNATE !  GELSEMIUM : COLLISION !!! HYAAAAAAAAAAAHHHH !!!! “


“ CELA-“ Melee-Function terkejut saat melihat kedatangan Inuya dihadapannya dan langsung memberikan satu pukulan keras kearahnya


(DUAAAAAAAAAAAGH ! )


“ UWAAAAAAAAAA “


( BRAAAAAAAAAGGGGGHH !!! )


Sebelum sempat untuk melakukan perlawanan atau melindungi dirinya, Inuya tanpa berpikir panjang langsung memberikan pukulan Collision kearah Melee-Function. Yang membuat Melee-Function kembali terhempas jauh dari mereka dan menabrak kesebuah tiang penyanggah arena kereta luncur


“ Hebat sekali ! “ Kata Tazuya yang takjub akan teknik Alternate milik Inuya


“ Padahal kita berusaha untuk tidak membuat kerusakan ditempat ini...dan dia benar-benar tidak hati-hati untuk menggunakan teknik itu ! Dasaaar ! “ Keluh Ryuga


“ Maaf~ aku tidak punya waktu untuk mengontrolnya ! Tazuya...bagaimana dengan kakimu ? “ Kata Inuya yang menjawab keluhan dari Ryuga dan langsung menanyakan kondisi kakinya Tazuya


“ Te-terima kasih ! Jika bukan karena pertolongan kalian...robot jelek itu sudah pasti akan mencabut kakiku seperti mencabut kaki boneka Barbie ! “ Kata Tazuya sambil berterima kasih kepada Ryuga dan Inuya


“ Sini...biar kusembuhkan kakimu Hideyuki “ Tawar Ryuga untuk menyembuhkan kaki Tazuya dengan kekuatan sihirnya


“ Teman-temaaaaaaaaaan~ fyuuuh~ syukurlah kalian semua selamat dari serangan robot itu~ “ Kata DECA-I yang datang dengan penuh semangat


“ Oi ! Ngapain kamu disini ?! Nanti orang lain bisa tahu ki-“


“ Ayolaaaah apa kau tidak suka melihat orang yang peduli akan keselamatanmu ? Buhuuuuu aku senang karena kamu baik-baik sajaaaa~ “ Kata DECA-I yang langsung mengeluarkan tangan robotnya dan memeluk Tazuya dengan sangat erat


“ Adududududuh~ iya ya ya ya yaaaa~ te-terima kasih karena sudah mencemaskan aku~ dan kumohon lepaskan aku karena kau serasa ingin meremukuuuuuuuu~ “


Sementara itu, disaat yang bersamaan dimana Tazuya dan yang lain menghadapi Melee-Function, Ataru terlihat masih melanjutkan pertarungannya melawan Galaztis seorang diri. Keringat mulai bercururan dari wajah mereka walau baik Ataru dan Galaztis, namun itu tidak mengubah sisi keren mereka didalam pertarungan yang masih berakhi imbang


(Traaaaaaaaaang! Traaaaaaaaaaang! )


“ Hahaaaa ! “


( DUAAAGH !! )


“ Agh ! “


( BRUUUK !!! )


“ Haaah! Haah! Haaah! Haaa! “


“ Keringat sudah bercucuran di wajah kita ! Tapi aku lihat wajahmu sama sekali tidak berubah yaaa~ aku rasa kau cukup menikmati ini “ Jelas Galaztis


“ Heeh ! Hmmm ! Kau juga sama ! Keringatmu lebih banyak dariku...tapi kau tetap mempertahankan ekspresi yang sama selama pertarungan “ Balas Ataru


“ Kau benar ! Dan itu karena aku berbeda dari yang lain ! “


“ Hah ?! “


“ Meteoralez...dan Glabe...mereka berdua memang menang dari kekuatan fisik ! Karena itu kenapa mereka selalu diandalkan oleh Pangeran Morsdantaque ! Walau demikian...aku senang ! Dengan itu...aku bisa menjadi senjata rahasia dari Pangeran Morsdantaque ! Karena aku...jauh lebih istimewah dari mereka ! “ Jelas Galaztis yang dengan cepat pergi kebelakang Ataru dan bersiap untuk menyerangnya dengan kekuatan elemen petirnya


“ Apa ?! “


( ZYAAAAAAAASSSSSSSH! BUUUUUUUUUMMM! )


“ WOAH !!! “ Ataru terkejut melihat serangan dari Galaztis dan langsung menghindari dari serangan kejutannya


“ Kenapa baru sekarang kau kaget ?! Aku rasa kau belum tahu seperti apa musuhmu yang sebenarnya ! “ Jelas Galaztis sambil mengerahkan serangan keduanya kepada Ataru


( ZYAAAAAAAAAAASSSSHH! BUUUUUUUUMMMM! )


Tidak lama, Jubei akhirnya datang ketempat dan langsung menembakan anak panah Estrella ke arah Galaztis. Melihat kedatangan Jubei sebagai bala bantuan untuk Ataru, Galaztis langsung menyambutnya dan mengatakan bahwa bertambah lawan maka akan membuat pertarungan semakin seru


(SYAAAAAAAAAAAAT! )


“ Ah ! “ Galaztis sedikit terkejut saat melihat anak panah yang datang kearahnya dan langsung menghindarinya


( TAAAAAAK ! )


“ Delta ! “ Panggil Jubei


“ Epsilon ! “


“ Bala bantuan ya ? Hmph“ Pikir Galaztis


“ Apa yang kamu lakukan disini ?! Bantulah Alpha dan yang lain ! “ Tegur Ataru


“ Alpha yang menyuruhku datang kemari...dan sepertinya pertarungan mereka dengan robot tersebut sudah selesai kalau menurut apa yang kudapatkan dari kontak spiritualku “ Jelas Jubei


“ Aaaah~ jadi kamu teman mereka ? Senang bisa bertemu denganmu~ “ Sapa Galaztis


“ Ah ! Uuummm~ yeaaaah~ senang bertemu denganmu juga “ Balas Jubei dengan ragu kepada Galaztis


“ Baguuuus~ kalau begitu semakin banyak lawan maka akan semakin seru~ Ayo ! Kita lanjutkan pertarungan kita ! “ Kata Galaztis sambil mempersiapkan dirinya untuk melanjutkan pertarungannya melawan Ataru dengan tombak listriknya


“ Jubei-chan ! Jangan lengahkan pertahanan dan konsentrasimu terhadap orang ini !” Ataru memberi peringatan kepada Jubei sebelum melanjutkan pertarungannya dengan tongkat sabitnya


“ Ah ! Okeee ! “ jawab Jubei


( SYAAAAAAAAT ! TRAAAAAAAANG !)


“ Hmph ! “


( SYAAAT! SYAAAT! SYAAAT! SYAAAT! SYAAAT! )


“ Sekarang Jubei ! “ Panggil Ataru dengan meminta Jubei untuk menyerang Galaztis dengan anak panahnya


“ Haaaaah ! “


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! )


“ First Target : POINTER ! “


“ OH’HO !!! “ Galaztis melihat Jubei menggunakan teknik Possessionnya langsung melindungi diri dengan menebas anak tersebut


( TRAAAAAAAAANG ! )


“ Heh ! “ Galaztis tersenyum


(SYAAAAAT! GREEEP! )


“ Boleh juga kamu nyonya muda~ aku suka cara memanahmu dan keputusanmu untuk menyerangku saat aku bertarung dengan orang lain ! “ Puji Galaztis sambil memegang salah satu dari anak panah Estrella


“ Sekarang terima ini ! “ Galaztis langsung menyerang kearah mereka berdua dengan tembakan petir dari tangannya


( ZYAAAAAAASSSSH )


“ Uwaaaaa ! “


( ZYAAAAAAAAAAAASSH ! )


“ Epsilon ! “ Panggil Ataru


“ Ah ! “ Jubei terkejut saat melihat serangan petir Galaztis pergi kearahnya


“ TERUG !” Ataru menggunakan Tijdbreker untuk melindungi Jubei dan membuat mereka kembali kewaktu 5 menit yang lalu


(SRIIIIIIIIIIIIIIING !)


“ Boleh juga kamu nyonya muda~ aku suka cara memanahmu dan keputusanmu untuk menyerangku saat aku bertarung dengan orang lain ! Sekarang terima ini ! “ Puji Galaztis yang langsung menyerang kearah Jubei dengan tembakan petirnya


“ HYAAAAAAAAAAAAH ! “ Ataru dengan cepat berhasil melindungi Jubei dengan membelokan petir tersebut dengan tongkat sabitnya kesebuah pohon besar yang ada disamping mereka

__ADS_1


(ZYUUUUUUUUUUUUUSSSSH! BUUUUMM!! )


“ Ma-maafkan aku...aku...”


“ Tidak masalah ! Dia memang cepat dan itu bukan salahmu ! Ayo...tetap fokus dan jangan lengah ! “


“ Yaaaaa ! “


*****


Saat Jubei dan Ataru kembali melanjutkan pertarungan mereka melawan Galaztis, Swift Polly yang masih menghubungi Rough Polly dari tabletnya terlihat masih memantau situasi pertarungan dari balik semak-semak. Saat bertarung,Galaztis menyadari keberadaan Polly bersaudara dari balik semak tinggi. Walau demikian, ia hanya memberikan anggukan kepadanya sebelum ia kembali fokus dengan pertarungan


“ Galaztis ?! “ Swift Polly sedikit terkejut saat Galaztis tidak sengaja memperhatikannya


“ Swift Polly ? Hmmm “ Kata Galaztis kepada dirinya sendiri dari dalam hati sambil memberi anggukan kecil kepadanya dan kembali melanjutkan pertarungannya dengan Ataru dan Jubei


“ Eh? Aku yakin tadi beliau memperhatikanku barusan ! Tumben sekali ia tidak memanggilku untuk membantunya “ Kata Swift Polly kepada saudarinya


“ Jika ia tidak memanggilmu...aku yakin dia sebenarnya masih ingin menikmati pertarungan dengan Fighter muda itu “ Jelas Rough Polly


“...”


“ Baiklah Saudariku~ aku permisi dulu yaaa~ banyak yang ingin kukerjakan di Superbia-07~ Aku yakin Pak Tom Louss sedang menungguku sekarang~ Okeeee jika kau merasa Galaztis membutuhkan bantuanmu makan bantulah dia tanpa harus disuruh yaaa~ Bye-byeeee~ “ Rough Polly berpamitan dan mengakhiri panggilannya


Dikarenakan Galaztis terus-terusan mengincar Ataru yang memutuskan untuk menghadapinya dengan pertarungan jarak dekat, Jubei merasa dirinya tidak bisa mengikuti Ataru untuk bertarung menggunakan teknik jarak dekat atau mengikuti kecepatan mereka. Jubei memutuskan untuk menyerang Galaztis sebagai penghalangnya saat Ataru mengalami kesulitan untuk nyerang pemuda tersebut


(Traaaang! Traaaaang! Traaaaang! Traaaaang! )


“ Haha ! Hyaaaaaaaaaah ! “


( TRAAAAAAAAAANG ! )


“ Permainan yang sangat bagus Fighter ! “ Puji Galaztis sambil mengaktifkan sengatan listrik dari tombak listriknya


(ZYAAAAAAAAAASSSSH )


“ Gaaaaaah !!! “ Rintih Ataru yang terkena sengatan tersebut


“ Walau katamu sendiri lebih pintar menggunakan senjata api...tapi kuakui kau memang ahli dalam bertarung menggunakan senjata tongkat ! “ Lanjut Galaztis sambil kembali menyerang Ataru dengan mengaktifkan aliran listrik pada tombaknya


“ Kkkkh ! “


(Traaaang! Traaaaang! Traaaaang! Traaaaang! )


“ Hmph ? “ Galaztis kemudian menyadari Jubei mulai bersiap menyerangnya dengan Estrella


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! )


“ Lumayan cepat juga ! “ Puji Galaztis


“Masih belum ! Alternate ! Pointer : Scale ! “ Jubei mengeluarkan teknik Alternate dari Pointer untuk menyerang Galaztis dari berbagai arah yang berbeda


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSSH )


“ Ah ? ! “


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! )


“ Mengarahkan anak panah seperti Drone para robot ? Keputusan yang bagus ! Dia sadar diri karena ia tidak bisa mengikuti semua pergerakanku!“ Pikir Galaztis sambil memuji keputusan Jubei untuk menggunakan Scale dan bersiap untuk menangkis semua anak panah tersebut


“ Kau mau tantangan ? Baiklah ! Zesde : Naar Voren !” Kata Ataru sambi mengeluarkan teknik Tijdbreker untuk mempercepat pergerakan anak panah Estrella


(WUUUUUUUUUUUSSSSSH)


“ Jubei ! Fokuskan untuk mengerahkan anak panah itu “ Kata Ataru


“ Okeeee ! “


“ Menarik !“ Kata Galaztis dengan senyuman kebanggaannya dan mempersiapkan tombak listriknya


Ataru mengaktifkan salah satu Tijdbreker untuk mempercepat gerakan dari anak panah Jubei untuk membuat Galaztis kesulitan melakukan penyerangan terhadap mereka berdua sembari mereka memikirkan cara untuk mencari cara mengalahkan Galaztis


( SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAAT! )


“ Begitu ya ! Alternate : Naar Voren ! Spiegel ! “ Ataru mengaktifkan teknik Alternate dari Naar Voren untuk memperbanyak jumlah anak panah tersebut


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )


“ Apa ?! Bukan masalah ! “ Kata Galaztis yang merasa tertantang oleh serangan dari Jubei dan Ataru


( SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAAT! )


“ Jubei-chan ! Aku ada ide ! “ Kata Ataru sambil tersenyum


Disaat Galaztis sibuk untuk menebas semua anak panah yang mengelilinginya, Jubei dan Ataru siap untuk menggunakan tiga teknik possession dan menggabungkannya menjadi Convergence untuk mengalahkan Galastis dengan mengambil kesempatan saat konsentrasinya terganggu karena efek dari Scale dan Naar Voren. Saat anak panah tersebut perlahan menipis dan hilang dari pandangannya, tanpa basa-basi lagi Jubei dan Ataru langsung


( SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAAT! )


“ Saatnya ! “


“ Okeeee ! Second Target : Arrow Trick ! Mode hibrida panah menghilang dan listrik diaktifkan ! “


( ZAAAAASSSH )


“ Tembak !!! “ Perintah Ataru


( SYAAAAAAAAAAAAT ! )


“ Apa ?! Jangan coba-“


“ Vierde : Verandering ! “ Ataru menghentikan anak panah tersebut dan perlahan ia dan Jubei mengubahnya menjadi sebuah kembang api kecil yang tiba-tiba meledak tepat didepan Galaztis


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )


“ Kita sebut-“


“ CONVERGENCE : FIREWORK !!! “ Kata Jubei dan Ataru secara bersamaan


( BUUUUUUUUUUUUUUM )


“ Gaaaaah ! Uhuk ! Uhuk ! Kalian- “


Saat Ataru bersiap untuk mengakhiri pertarungannya dengan Galaztis, tiba-tiba, mereka bertiga mendengar sebuah suara dentuman keras yang sebenarnya diakibatkan oleh efek teknik Alternate Gelsemium milik Inuya yang memukul Melee-Function. Efek pukulan tersebut begitu keras dari kejauhan yang membuat Ataru dan yang lainnya terkejut mendengarkannya dan mengira itu ada suara ledakan


“ Sekarang saatnya kita selesaikan ! “ Ataru tiba-tiba muncul dibelakang


(BUUUUUUUUUUUUUUUMMMM )


“ Ah ! “ Ataru dan Galaztis sama-sama terkejut mendengar sebuah suara dentuman dari kejauhan


“ Apa-apaan tadi ?! “ Tanya Swift Polly yang mendengar dan merasakan dentuman tersebut


“ Le-ledakan apa itu ?! “ Tanya Jubei yang kaget mendengarkan suara tersebut dan mengira itu suara ledakan


“ Kau yakin itu ledakan ?! Kalau menurutku itu dihasilkan karena Inuya-kun terlalu bersemangat untuk bertarung ! “ Jelas Ataru kepada Jubei


“ Hooo begitu yaaa ! Aku suka dengan temanmu yang seperti itu ! Tapi sayangnya ini akan jadi masalah untuk temanku yang ada disana ! “Kata Galaztis sambil mengubah tombak petirnya jadi mode baton dan pergi meninggalkan Jubei dan Ataru


“ Senang bertemu dengan kalian ! Kembalilah bertemu denganku lagi saat kalian sudah menjadi kuat ! “  Lanjut Galaztis sambil berpamit dengan Ataru dan Jubei


“ TUNGGU ! “ Panggil Ataru


“ Apa ?! Kau pikir aku penakut ?! Jangan salah ! Dan jangan hanya kalian saja yang bisa peduli dengan rekan kerja yang dalam bahaya ! “ Jelas Galaztis


“...”


“Bagaimana ? Jika kalian masih peduli dengan mereka...haruskah kalian juga membantu mereka ketimbang melanjutkan pertarungan kita dan membiarkan mereka ditangkap oleh Energateez ? “ Lanjut Galaztis sambil memberi pertanyaan yang membuat Ataru dan Jubei bimbang untuk memilih melanjutkan pertarungan atau menolong Tazuya dan yang lain


“ Itu...”


“ Usaha yang bagus ! Dilihat dari perkataanmu...aku ragu jika kau adalah tipe yang setia kawan ! HYAAAAAAAH ! “ Kata Ataru yang berusaha untuk menghentikan Galaztis dengan tembakan petir merah dari jarinya


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAASSSH )


“ Ah ? “ Galaztis yang terkejut langsung menangkisnya dengan petir miliknya


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAASSSH )


“ Hmph ! “


( SYAAT ! )


“ Celaka ! “ Ataru dan Jubei terkejut melihat Galaztis tiba-tiba perindah kebelakang mereka


“ Heh ! HAAAAAAAAH ! “ Galaztis langsung menyerang Ataru dan Jubei dengan baton tersebut dan menyengat mereka dengan aliran listrik yang langsung mengalahkan mereka dengan sekali serangan


( ZAAASSSSH )


“ AGH !!! “


“ Sampai jumpa ! “ Galaztis kembali berpamitan kepada mereka dan pergi meninggalkan tempat


“ Tuan Galaztis ! Kenapa anda-“ Panggil Swift Polly yang terkejut melihat keputusan Galaztis untuk tidak menghabisi Ataru dan Jubei


“ Mereka bukanlah tipe yang ingin membuka mulut untuk memberitahu keberadaan Tuan Muda tidak peduli jika kita akan melakukan interogasi dan memutilasi mereka hidup-hidup ! Jadi percuma saja jika mereka dibawa bersama kita ! “ Jelas Galaztis yang langsung memotong pertanyaan Swift Polly


“ Apa ?! “


“ Selain itu...aku juga sedikit tertarik dengan si pirang itu untuk menjadi lawan bertarungku...jadi sangat disayangkan jika aku biarkan dia mati dengan cepat disini ! “ Lanjut Galaztis sambil melirik sebentar kearah Ataru yang perlahan kembali bangkit dan menghampiri Jubei


“ Jubei-chan ! Kau tidak apa-apa ?! “ Tanya Ataru


“ Uuuuh...mana orang tadi ? “


“ Sudah pergi ! Jangan khawatir...aku tidak yakin orang itu beneran akan membantu temannya untuk menghadapi Tazuya-kun dan yang lain ! Tapi kita istirahat sejenak sebelum pergi ketempat yang lain dan aku harus menggantikan battlesuitku “ Jelas Ataru


Di area kereta luncur tempat dimana Melee-Function mendarat karena terpental efek dari teknik Labeja milik Inuya, terlihat ada beberapa orang disana terkejut dengan apa yang mereka lihat. Tiba-tiba, Melee-Function yang kembali bangkit dalam keadaan tubuh mengalami kerusakan 60% langsung menyerang orang yang ada disekitar dengan tangan sabitnya karena jengkel akan kerumunan orang yang ada disekitarnya. Robot tersebut berniat untuk kembali melanjutkan pertarungan untuk membalaskan kekalahannya


“ Oi ! Tadi itu apa ?! “ Tanya salah satu pengunjung


“ Siapa yang terlempar disi-“


( ZYAAAAAAASSSH )


“ AAAGHHH ! “


“ HATI-HATIIIIII !!!” Teriak pengunjung yang panik melihat aksinya Melee-Function


“ Kyaaaaaaaaaaaaaa !!! “


( ZYAAASSSH!! ZYAAAASSSH!! ZYAAAAAAAASSH !!)


“BEEE...RIIIII...SIIIIIIK !!!!” Teriak Melee-Function yang geram sambil menebas pengunjung yang ada disekitar


“ LARIIIIII !!!! LARIIIIII !!!! “


“ SIAL ! SIAL ! SIAL ! SIAL ! SIAL ! SIAAAAAAAAAAAAAAAAL ! AWAS KALIAN FIGHTER BRENGSEEEEEEEEEEEEK !!!! “ Teriak Melee-Function yang dengan cepat langsung melesat ketempat Tazuya dan yang lain


“ Masih bisa berfungi ? Bagus deh ! Setidaknya aku tidak perlu buang-buang waktu untuk menunjukan diriku kepada mereka “ Kata Energateez sambil memperhatikan tabletnya


Saat Ryuga selesai menyembuhkan kaki Tazuya, mereka bertiga berniat untuk mencari keberadaan orang yang mengontrol robot tersebut karena merasa pertarungan mereka dengan Melee-Function sudah selesai. Namun usaha mereka dihentikan oleh Melee-Function dengan cepat dan meminta mereka untuk kembali bertarung walau dalam keadaan sudah rusak


“ Selesai ! “


“ Hei ! Aku rasa diantara Alien yang kita temui pasti salah satu dari mereka ada yang memberikan robot itu perintah untuk menyerang kita “ Jelas Inuya


“ Be-benarkah ? Kalau begitu ayo-“


( BRAAAAAAAAAK !!! )


“ AH !!! “ Mereka bertiga kaget melihat kedatangan Melee-Function dalam keadaan rusak parah


“ TIDAK AKAN KUBIARKAN KAU ! TIDAK AKAN KUBIARKAN KAU UNTUK LARI ! JANGAN BERBANGGA HATI DULU YAAA DASAR MANUSIA BRENGSEK !!! “ Tantang Melee-Function dengan penuh amarah kepada mereka bertiga


“ Sialaaaan ! “


*****


Melihat kedatangan robot tersebut membuat mereka tidak punya pilihan lain selain kembali menghadapinya sampai membuat ia benar-benar hancur. Tanpa ragu, Melee-Function langsung memutarkan kedua tangan sabitnya seperti baling-baling dengan kecepatan tinggi kearah mereka dan menyerang mereka secara membabi buta. Hal ini membuat Tazuya, Inuya dan Ryuga mau tidak mau berpencar untuk menghindari serangan dari robot gila tersebut


( ZRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINNNG )


“ Oh ho ! Kita dalam masalah besar ! “ Kata Tazuya yang kaget melihat Melee-Function


“LARI !!! “ Teriak Tazuya sambil menggendong Tazuya untuk melindunginya dari serangan Melee-Function


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSHHH )

__ADS_1


“ HYAAAAAAAAAAAAH ! “ Melee-Function kembali berusaha untuk menyerang mereka


“ Uwaaaa !!!! “


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSHHH )


“ Cih ! Alpha ! Beta ! Kita harus berpencar ! Sekarang ! “ Kata Ryuga yang langsung lari meninggalkan tempat


“ EH ! Akuuuu~ ! UWAAAAA T-TUNGGU AKUUUU~ “ Teriak DECA-I yang memutuskan mengikuti Ryuga


“ Ayooo ! “ Ajak Inuya kepada Tazuya yang setujuh dengan permintaan Ryuga untuk berpencar


“ Heh ! Kalian pikir bisa lari dari AKUUUUUUU !!! HYAAAAAAHHH !!!


Melee-Function menerbangkan tangan sabitnya kedua arah yang berbeda. Beruntungnya, Tazuya dan yang lain bisa menghindarinya. Saat menghindari serangan tersebut, mereka bisa melihat tangan sabit tersebut tidak sengaja mengenai pohon yang ada disekitar mereka, dan serangan tersebut membuat beberapa pohon yang ada disana tumbang dihadapan mereka


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSHHH )


“ Celaka ! TIARAP ! “ Inuya melindungi dirinya dan Tazuya dengan tiarap dari serangan tangan sabit tersebut


( ZREEEEEEEEEESSSSSHHH )


“ Awas ! “ Tazuya mendorong Inuya untuk meghindar dari pohon yang tumbang dihadapannya


( BRUUUUUUKK )


“ Haaaah ! Haaaah ! Haaaah ! Sialan ! Kalau begini terus bisa mati kita ! “ Pikir Ryuga dari dalam hati sambil bersembunyi dari balik pohon bersama DECA-I


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSHHH )


“ CELAKA ! “ Ryuga yang terkejut langsung menghindari dari tangan sabit tersebut dan serangan tersebut menyebabkan pohon didepan Ryuga tumbang


( ZREEEEEEEEEESSSSSHHH! BRUUUUUKKK ! )


“ Uwaaa ! “


( BRUUUUUUUKKK )


“ Bagaimana ini ?! “ Tanya DECA-I yang mulai ketakutan melihat serangan Melee-Function dipelukan Ryuga


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSHHH )


“ HAH ?! “ Ryuga terkejut melihat tangan sabit Melee-Function langsung melindungi dirinya dan DECA-I dengan perisai sihirnya


( DRAAAAAAAAAAAKKK )


“ HEH ! KAU PIKIR ITU AKAN MEMPAN HAAA ?! “ Ejek Melee-Function terhadap pertahanan Ryuga


“ Kkkkkkhhh ! Diaaa-“


( PRAAAAAAAAAAKKKK )


Melee-Function mempercepat serangannya yang membuat perisai sihir milik Ryuga perlahan retak dan akhirnya hancur berkeping-keping, yang membuat Ryuga dan DECA-I terpental dan mendarat tepat didepan Ataru dan Jubei yang baru saja datang untuk mencari mereka. Menyadari tangan sabit milik Melee-Function kembali menyerangnya, Ryuga langsung mendorong mereka berdua dengan sihirnya untuk melindungi mereka dari serangan tersebut


“ Uwaaaaaaaaaaaa !!! “


(BRUUUUK !!! )


“ Uwoo ! “ Ataru sedikit kaget saat melihat Ryuga mendarat tepat didepan mereka


“ Gamma ! DECA-I ! “ Panggil Jubei


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSHHH )


“ HATI-HATI ! “ Ryuga mendorong Jubei dan Ataru untuk menghindar dari serangan


( BRUUUK ! )


“ Auuuh !!! “


“ AORATOS ! “  Ryuga menggunakan teknik sihirnya untuk membuat ia dan yang lain seolah tidak terlihat oleh Melee-Function walau sebenarnya mereka masih berada ditempat itu


(SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )


Melee-Function mengira Ryuga dan yang lainnya sudah pergi meninggalkannya karena efek dari sihir tersebut. Mengira Ryuga sudah tidak terlacak lagi didaerah sana, Energateez meminta Melee-Function untuk berfokus dalam mencari Tazuya dan Inuya. Melihat robot tersebut sudah pergi dari tempat mereka, Ryuga akhirnya bercerita apa yang baru saja terjadi bersama Ataru dan Jubei


“ Dia pergi ?! Dasar penakut ! “ Gerutu Melee-Function


“ Sudah lupakan mereka ! Cari sicebol itu dan temannya sekarang ! “ Perintah Energateez


“ Dimengerti master ! “ Kata Melee-Function yang memutuskan untuk mencari keberadaan Tazuya dan Inuya


(Sriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing )


“ Fyuuuh ! Selamaaat ! “ Kata Jubei yang lega karena Melee-Function memutuskan untuk berhenti mencari mereka


“ Tapi tidak untuk Hideyuki dan Namidashi ! Kita harus cari cara untuk menghancurkan robot tersebut tanpa harus mengorbankan tangan dan kaki kita ! “ Jelas Ryuga


“ Kalian baik-baik saja ? “ Tanya Tazuya dan Inuya melalui kontak telepati mereka


“ Ka-kalian ada dimana ?! “ Tanya Ataru


“ Kami diatas pohon ! Jangan khawatir...sepertinya robot itu tidak begitu pintar untuk mencari kita dari sini ! “ Jawab Inuya yang kelelahan sambil memperhatikan Melee-Function yang mencari mereka dari bawah


“ Kami bersembunyi diatas pohon yang cukup tinggi ! Syukurlah Jubei dan Ataru juga selamat “ Kata Tazuya


“ Yaaa ! Syukurlah kamu baik-baik saja Tazuya-kun “ Jawab Ataru dengan senyumannya


“ Dalam situasi ini...kita tidak bisa mengalahkan makhluk itu seorang diri ! Sekali kita bertindak sesuka hati saja kita bisa kehilangan anggota tubuh kita ! Tapi jika dilihat kelihatannya ia cukup mengalami kesulitan menyerang musuh banyak yang dilawan dari arah yang berbeda ! “ Jelas Tazuya tentang situasi pertarungan mereka


“ Kurasa aku punya cara untuk menghentikannya “ Kata Ryuga kepada yang lain


“ Tolong jelaskan Ryuga ! “ Kata Tazuya yang mempersilahkan Ryuga untuk berbicara tentang idenya


“ Yang mulai pertama menyerangnya adalah Kurenai dan Jubei ! Dengan sihir tidak terlihatku ini akan membantu mereka untuk mengalihkan perhatian sekaligus untuk melemahkan pertahanan dan persenjataannya jika ia mendapat serangan yang bertubi-tubi ! Lalu setelah itu akan diikuti oleh Namidashi dengan teknik Gelsemium untuk melumpuhkan tubuh robot tesebut dan diikuti dengan Hideyuki yang menebasnya ! Untuk pertahanan aku akan menggunakan teknik Possessionku untuk melindungi kalian berdua ! Bagaimana ? “ Jelas Ryuga tentang rencananya


“ Hmmm boleh juga ! Itu artinya kamu tidak ikut dalam pertarungan ? “ Tanya Tazuya


“ Sebenarnya...aku unggul dalam pertahanan dan ilusi...jadi semua sihir dan teknik Possessionku tidak ada yang berpotensi untuk mengalahkan musuh secara sekejap “ Jawab Ryuga sambil menggosok kepala bagian belakangnya


“ Wajar saja siiih untuk orang tengah seperti dirimu “ Kata Inuya


“ Oke ! Kedengarannya itu ide yang cukup bagus ! Ayo kita lakukan sekarang ! “ Kata Tazuya kepada yang lain


“ YAAAA !!! “


“ Robot...tetaplah bersamaku disini ! “ Kata Ryuga kepada DECA-I


“ Okeeeyyy~ “


Dari pantauan DECA-I, Rigel mendengar semua pembicaraan Ryuga dan yang lain. Tidak hanya itu saja, ia juga menggunakan kontak spiritualnya untuk mendengar pembicaraan para V-FIGHTER tentang taktik untuk menghancurkan Melee-Function


“ Jadi begitu rencana mereka ? Baiklah...ayo kita lihat apakah taktik mereka sesuai dengan apa yang mereka bicarakan “ Kata Rigel dengan senyuman diwajahnya


“ Jika kamu mempercayainya...aku akan melakukan hal yang sama ! “


“ Tidak ada yang mustahil jika mereka mau melakukannya “


Ryuga menggunakan Dowsing untuk merasakan dan melacak keberadaan Melee-Function. Ryuga merasakan jika robot tersebut kembali ketempat dimana mereka bertarung sebelumnya dan pergi menuju diarah sebuah pohon tinggi dimana Tazuya dan Inuya bersembunyi. Langsung saja ia mengeluarkan sihir tidak terlihatnya untuk membuat mereka tidak terlihat dan segera melakukan rencana mereka


“ Bagaimana ?! “ Tanya Ataru


“ Oh tidak ! Dia menuju kearah pohon yang dimaksud Hideyuki dan Namidashi ! Kita harus bergerak sekarang ! Kalian siap ?! “ Kata Ryuga sambil menanyakan kesiapan Ataru dan Jubei


“ Yaaa ! “


“ AORATOS ! “


(SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING ! )


Dari bawah pohon tempat dimana Tazuya dan Inuya bersembunyi, Melee-Function terlihat sudah mulai bosan untuk mencari-cari keberadaan mereka dan mengancam akan menebas semua pohon yang ada ditaman tersebut. Sebelum melancarkan aksinya ,Jubei dan Ataru langsung menyerang kearahnya dengan menembakinya dengan Estrella dan Spirit Pistol


“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH BOSAN !!! Kalau begini terus kayaknya bakal lebih baik jika aku tebas semua pohon yang ada ditempat ini ! Dengan ini mereka- “


( SYAAAAAAAAAAAT !! )


“ Uwoooo ! Hmph ! DISANA ! “ Melihat anak panah datang kearahnya robot tersebut langsung membalasnya dengan tebasan tangan sabitnya


( ZYAAAAAAAAAAAAASSSSH ! BRUUUK ! )


“ Tidak ada ? “ Kata Melee-Function yang terkejut saat ia melihat tebasanya mengenai pohon yang ada dibelakang


( SYAAAAAAAAAAAT !! )


“ DISANA !!! “


( ZYAAAAAAAAAAAAASSSSH ! BRUUUK ! )


“ CIH ! KEMANA KALIAAAAN ?! “ Jerit Melee-Function


( ZYUUUUNNNG ! )


“ Celaka ! “ Robot tersebut terkejut saat melihat serangan laser Spirit Pistol datang dari arah kirinya dan langsung menghindarinya


( BUUUUUUUMMM !!! )


“ HEEEEI ! KELUAR KALIAN DASAR PENAKUT !!!! “ Jerit Melee-Function sekali lagi kepada mereka


Jubei dan Ataru kembali menggunakan teknik Convergence Firework sebanyak 5 kali untuk merusak pertahanan dan persenjataannya. Saat Melee-Function mulai merasakan sistemnya mulai terganggu karena serangan dari mereka, Ryuga kemudian meminta Inuya untuk terjun dan menggunakan Alternate dari Gelsemium untuk melumpuhkan Melee-Function


( ZYUUUUNNNG ! )


“ CIIIIIH !!! “


( BUUUUUUUMMM !!! )


“ Kemana mereka bersembunyi ?! “ Keluh Melee-Function


“ Lakukan ! “ Perintah Ryuga


“Second Target : Arrow Trick ! Jadilah drone panah peledak  !!!! “ Jubei memanah kearah Melee-Function dengan meminta kepada anak panahnya untuk menjadi panah peledak yang berjumlah lima anak panah


“ Vierde : Verandering ! “


“ CONVERGENCE : FIREWORK !!! “


“ AH ?! “ Melee-Function terkejut akan melihat kehadiran anak panah tersebut yang tiba-tiba meledak dihadapannya


(BUUUM! BUUUM! BUUUM! BUUM! BUUUUUM! )


“ Bagus ! Aku siap sekarang ! “ Kata Inuya sambil memperhatikan situasi dari atas


“ Kurasa akan lebih bagus jika aku memakai Shiro Kusanagi ! “ Kata Tazuya sambil mengeluarkan Shiro Kusanagi


“ Namidashi ! Sekarang ! “ Perintah Ryuga


“ Okeeeee ! “


“ Gaaaaah !!! Sialan kaaauuu !!! “ Geram Melee-Function sambil memegang matanya karena merasakan sistemnya mulai mengalami kerusakan


( TAAAP !!! )


“ Celaka !! “ Melee-Function terkejut melihat kedatangan Inuya yang mendarat tepat dibelakangnya


“ Gelsemium : VENOOOM !!! “


“ SIA- “


( DUAAAAGH !!! )


“ Uwaaaaaggghh !!! “


( BRUUUUK !!! )


“ Maju Hideyuki ! “ Perintah Ryuga


Tazuya langsung turun dari pohon sambil mengeluarkan teknik Alternate dari Ippen Kaze dengan Shiro Kusanagi. Melihat kedatangan Tazuya yang bersiap untuk mengalahkannya, Melee-Function hanya bisa meminta Tazuya untuk berhenti namun Tazuya tidak mendengar perkataannya dan langsung menebasnya


“ Ippen Kaze ! “


( Wuuuuuuuuussssh )


“ TUNGGU !!! JANGAN TERBURU-BURU-“


“ Alternate ! Ippen Kaze : KAZESHINI !!! “


( ZYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSSSHHHH )

__ADS_1


*****


__ADS_2