El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
139. Sting And Swarm V


__ADS_3

Serangan yang diciptakan Ryuga dan Oxtoroo sangatlah kuat sehingga menyebabkan Rough Polly tidak dapat menahan serangan tersebut dengan Nanobotnya dan akhirnya terpental jauh dengan sangat kuat dan membentur kesebuah gedung sehingga membuat kerusakan yang sangat parah di FYBER SUIT


( BRUAAGH ! )


“ AAAGH !!! “


( BRUK ! TRAAAAK ! )


“ Kolonel ! Nyonya Rough Polly kalah dipertarungan ! “ Lapor salah satu Kadet yang memperhatikan pertarungan mereka


“ Fighter itu dan juga penasehat Oxtoroo berhasil mengalahkannya ! “


“ Ryuga-kun ! Oxtoroo-san ! Mereka berhasil ! “ Gumam Jubei yang lega akan usahanya Ryuga dan Oxtoroo yang berhasil mengalahkan Rough Polly


Ryuga hampir terjatuh dan hilang kesadaran karena menggunakan tenaga dalam skala yang sangat besar untuk mengalahkan Rough Polly. Untungnya Oxtoroo dengan cepat menangkapnya dan membantunya untuk berdiri


“ Uuuuh ! O- Oxtoroo-san ? “


“ Kita berhasil ! “ Gumam Oxtoroo


“ Be- benarkah itu ?! “ Tanya Ryuga yang masih belum percaya


“ Yaaa~ Ayo kita harus menahannya sekarang sebelum dia kembali berdiri ! “ Oxtoroo mengajak Ryuga untuk mendekati Rough Polly


Disaat Ryuga dan Oxtoroo mendekati Rough Polly untuk melihat kondisinya dan menahannya untuk kembali bertindak, Swift Polly meihat kearah jam pemantaunya dan melihat ada sesuatu yang janggal dari Nanobot dan FYBER SUIT milik saudarinya yang mulai mengeluarkan percikan listrik


“ Haaaah ! Haaaaah ! Haaaaah ! “


“ Hentikan ! Kau... kau sudah kalah ! “ Gumam Ryuga yang meminta Rough untuk menerima kekalahannya


“ Jangan paksakan dirimu... Rough ! Kau sudah- “


“ Diam kalian ! Kalian menyebalkan ! Kalian menyedihkan ! Beraninya kalian sombong dihadapanku ! Kalian lupa aku ini siapa hah ?! Kekalahan ini... sangat memalukan dan benar-benar memalukan ! Kalian... AKAN KUBUNUH KALIAN SEMUAAAAA !!! “ Rough Polly yang murka masih ingin tetap melanjutkan pertarungan dan mengarahkan Nanobot kearah mereka berdua


“ ROUGH ! JANGAN ! “ Swift Polly berteriak kepada Rough untuk tidak melanjutkan pertarungan


( BUUUUUUUUMM! BLAAAAAAR !!! )


“ AGH !! “ Rintih Rough saat FYBER SUITnya meledak dan membuat tubuhnya tidak bisa digerakan karena ledakan tersebut


Tiba-tiba, semua Nanobot milik Rough Polly bergerak sendiri pasca FYBER SUIT miliknya meledak dan kemudian ribuan Nanobot tersebut baik yang ada didalam tubuh tentara yang dikendalikan ikut keluar dan menyerang Rough Polly


“ Ah ?! Apa ini ?! “ Tanya Jubei sambil memeluk DECA-I dan memutuskan untuk pergi ketempat Ryuga dan Oxtoroo


( ZAAAAAAAAAAAAAAAASSSSH ! BUUUUUUUUUMMM ! )


“ Celaka ! Rough ! “ Swift Polly panik melihat saudarinya diserang dan kemudian dikerumuni oleh Nanobot


“ Polly-chan ! Jangan ! “ Oxtoroo memanggil Swift dan memintanya untuk tidak mendekati Rough dan para Nanobot


“ Eeeeeggghhhh “ Rough Polly perlahan ditarik paksa oleh kerumunan Nanobot


“ Kau ! Kau harus mempertanggung jawab semu- Ah ! Ah! AAAAAAHHH ! “ Disaat Swift Polly berusaha untuk mengeluarkan Rough Polly, beberapa Nanobot mulai mengerumuni kedua lengannya dan seketika merasa kesakitan yang sangat hebat oleh Nanobot tersebut


( SYAAAAAT ! )


Ryuga dan Oxtoroo mau tidak mau harus menarik Swift dari cengkraman Nanobot dan merelakan Rough terjebak oleh kerumunan Nanobotnya sendiri


“ Aaah ! Ta- tanganku ! “ Rintih Swift yang merasakan kedua lengannya masih sakit dan segera disembuhkan oleh Ryuga


“ Oh tidak ! “ Jubei terkejut melihat Rough Polly mulai dikerumuni oleh Nanobot


“ Eeegh ! AAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRGGGGHHHHH !!! “ Teriak Rough saat tubuhnya mulai terbenam oleh kerumunan Nanobot tersebut dan seketika kerumunan Nanobot mulai menyalah berwarna merah terang


“ Ah ! Tidak ! Apa Dia- “


“ Semuanya ! Cepat lari dari sini ! Sampson-san akan menembaki robot-robot ini sebelum menyebar keseluruh kota ! “ Ataru memberi peringatan kepada Ryuga dan yang lain untuk lari menghindari Nanobot tersebut


“ Kkkh ! Ayo ! Cepat ! “ dengan berat hari Oxtoroo meminta Ryuga dan yang lain untuk menghindari tempat tersebut disaat yang bersamaan Pak Louss mengerahkan Superbia-07 kearah ribuan Nanobot dan Sampson bersiap untuk membasminya dengan Astraser


“ Vijfde : Beweging “ Ataru mengaktifkan Tijdbreker untuk menciptakan portal teleportasi dan memindahkan mereka ketempat yang aman


( Zyuuuuuuuuuuunnng ! )


“ Mereka sudah lari ! Ayo nak ! Lakukan sebelum kita tenggelam didalam kerumunan mahakaryanya Rough ! “ Sahut Pak Louss sambil memperhatikan layar monitor


“ Astraser 35% ! Luncurkan ! “ Gumam Sampson yang langsung mengarahkan Astraser kearah ribuan Nanobot tersebut


( ZYUUUUNG! BUUUUUUUUUUUUUUUUUUMMM ! )


Dari kejauhan, Ryuga dan yang lainnya menyaksikan Sampson membasmi Nanobot tersebut dengan laser Astraser. Serangan laser tersebut meninggalkan bekas lubang yang cukup besar dan ribuan Nanobot tersebut sudah hancur tanpa sisa ditempat tersebut bersama dengan sang penciptanya yang ditelan hidup-hidup oleh mereka


“ Ini... apa sudah... berakhir ? “ Tanya Jubei dengan nada cemasnya


“ Yaaa ! Sudah berakhir “ Gumam Oxtoroo yang terduduk sambil menundukan kepalanya yang membuat Jubei bisa melihat bahwa Oxtoroo dan juga Swift Polly merasa jika Rough Polly tidak pantas untuk mati dicara yang mengenaskan


“ Sialan ! Kenapa diakhir hidupmu saja... aku masih peduli denganmu Rough ! Kenapa kau masih berteriak kesakitan seperti itu ! Kenapa ?! Kenapa kau masih membiarkan Swift untuk menolongmu ! Bukankah kalian... saling membenci satu sama lain ! Dasar cewek sialan ! “ Gumam Oxtoroo kepada dirnya sendiri yang masih tidak terima jika dia masih perhatian dengan mantan pacarnya yang berengsek tersebut sampai bisa merenungi kematiannya


Trifighter (Ryuga, Ataru, Jubei), Oxtoroo dan Swift Polly VS Rough Polly


Trifighter, Oxtoroo dan Swift Polly dinyatakan menang


Diatas Kapal Induk, Galaztis yang masih melanjutkan pertarungannya melawan Inuya bisa melihat ledakan yang cukup besar dari kejauhan yang disebabkan oleh Astraser


“ Hah ? Ledakan apa itu ?! “ Tanya Inuya


( SYAAAAAT! SYAAAAAT! TRAAAANG! )


“ Itu ?! Kalau tidak salah itu dari Astraser ! Apa yang sedang mereka lakukan ?! “ Galaztis bertanya-tanya yang mengetahui bila ledakan tersebut bersumber dari Astraser


( SYAAAAAT! )


Tidak Lama kemudian, Galaztis menghentikan sementara pertarunagn karena mendapatkan pesan dari Oxtoroo yang tersebar diseluruh komunikasi milik Thetoid dan pesan tersebut berisi tentang berita kematiannya Rough Polly


“ Ah ! Begitu ! “

__ADS_1


“ Ada apa ?! “


“ Kelihatannya teman-temanmu itu berhasil membunuh Rough Polly barusan ! “ Jawab Galaztis dengan nada datarnya


“ Apa ?! Jadi ledakan itu... “ Inuya menyadari jika Astraser ada hubungannya dengan kematian Rough Polly


“ Yaa ! Aku yakin mereka tidak ada pilihan lain selain memusnahkannya dan Nanobot itu sebelum itu menyerang siapapun termasuk kita disini “ Jelas Galaztis sambil mempersiapkan tekniknya


“ Hyper Slash of Heavely Music Note ! “ Galaztis mengeluarkan teknik lamanya yang ditingkatkan dengan kemampuan dari FYBER SUITnya


“ Alternate : Gelsemium ! Venom “


“ Mari kita menari ! “ Gumam Galaztis sambil memulai perlawanannya


( SYAAAAAT ! )


“ Yaaa ! “ Jawab Inuya


( SYAAAAT! CLIIIING! TRAAAANG! TRAAAAANG! SYAAAAT! SYAAAAT!  )


“ Ah ! “


( ZYAAAAAAT ! )


“ Ough ! Agh ! “ Rintih Inuya saat terkena tebasan dari Galaztis


“ Tidak buruk ! Kau memang jago ! HAAAH ! “


( SYAAAAT! TRAAAAANG! TRAAAANG! SYAAAAT! )


“ Eeeerrrgh ! Eeeeegggh ! “ Inuya berusaha keras untuk menahan pedangnya Galaztis dan membuatnya perlahan terlumpuhkan oleh Labeja miliknya


( SYAAAAAT! ZYAAAAAAT ! )


“ Aaaaahh ! “ Rintih Inuya yang kembali ditebas oleh Galaztis yang menebas lengan kanannya yang membuat Labejla kembali tahap pertama Labeja yang kebentuk belati dan menjauh darinya


( TRAK ! )


“ Tadi itu bagus ! Sayangnya kelihatannya kamu kurang cekatan ! Coba lagi ! “ Gumam Galaztis yang berhasil membuat Inuya terlepas dari Labejanya


( SYAAAT! )


“ Sialan ! “ Inuya yang melihat Galaztis melesat cepat kearahnya langsung menghindari serangannya dengan gaya akrobatiknya sambil terus memancingnya agar bisa mendekati Labeja


( SYAT! SYAT! SYAT! SYAT! DRAP! WUUUUSSH! )


“Haaaaah ! “ Sambil melompat Inuya langsung melancarkan pukulan kearah Galaztis


( DUAGH ! DUAGH ! SYAAAT ! DUAGH ! )


“ Bagus ! Heracleum ! “ Dengan cepat Inuya mengambil Labejanya dan langsung saja dalam Possessionnya masih tahap pertama Inuya melancarkan serangan Heracleum kearah Galaztis yang membuatnya terpental menjauh darinya berkat ledakan yang dihasilkan di mata pedang dari Labeja


( SYAAAAAT! )


“ Hah ?! Ti- “


“ UWAAAGH ! “ Rintih Galaztis yang terpental karena serangan tersebut


“ Fyuh ! Hampir saja ! “ Inuya lega dengan memberikan senyuman kepada lawannya karena akhirnya dia bisa sempat mengambil Possessionnya dan berhasil memancing Galaztis untuk bisa diserang olehnya


*****


“ Ouh ! Agh ! Aku tidak menyangka ternyata kau bisa menggunakan teknikmu walau Possessionmu dalam keadaan tahap awal ! “ Gumam Galaztis yang tidak percaya akan apa yang baru saja dilakukan Inuya


“ Bisa siiih~ tapi ga seberbahaya dengan tahap kedua ! Mungkin ?! “ Gumam Inuya sambil memperhatikan Labejanya dan kemudian merasakan ada yang aneh dari kedua kakinya yang sedikit gemetar


“ Aaaah~ jadi begitu ya ! Possession ternyata berbahaya juga “


Kemudian Galaztis merasakan ada sesuatu yang aneh dari Inuya. Galaztis yakin dirinya selalu menggunakan teknik yang berbahaya yang dapat menyebabkan lawannya mengalami luka serius dan tempo waktu penyembuhannya memakan waktu yang agak lama


“ Aneh ! Aku yakin tadi mengeluarkan banyak teknik yang berbahaya yang mustahil semua cidera yang dihasilkan akan sembuh dalam sekejap ! Aku bisa melihat jelas dia berdarah karena serangan itu bahkan lengan kanannya saja harusnya tidak bisa dia gunakan karena cidera itu ! Tapi dia terlihat baik-baik saja ! “ Gumam Galaztis sambil mengingat pertarungan mereka barusan dan tubuhnya Inuya


“ Menurut info yang didapatkan Polly bersaudara... jenis spesiesnya tidak diketahui... dia bukan Spezialist... Cyborg... Designer Baby... ataupun Hibrida... bahkan bukan Malaikat Maut ataupun makhluk spiritual ! Apa dia dari species baru yang tidak terdektesi dibumi ? “ Pikir Galaztis


“ Hei nak ! Sebenarnya kau ini cukup unik ya ?! “ Panggil Galaztis


“ Hah ? “


“ Yaaa ! Unik karena pada dasarnya harusnya manusia seperti dirimu tidak akan bisa bertahan lama dari seranganku tadi ! Tapi kau masih kuat dan mampu menahannya ! “ Ujar Galaztis sambil melancarkan serangannya kepada Inuya


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! ZRAAAASSH )


“ Eeegh ! “ Rintih Inuya saat Galaztis berhasil melukai punggung dan dada atasnya Inuya


“ Lihat ?! Seberapa banyak aku menebasmu... kamu masih bisa bertahan bahkan berdiri ! Hyper Slash of Heavely Music Note ! “ Sahut Galaztis yang kembali menebasnya dengan cepat dan kembali melancarkan teknik sebelumnya untuk menebas Inuya


“ Celaka ! “ Inuya terkejut dan tanpa diberi kesempatan untuk melindungi dirinya langsung kembali diserang oleh Galaztis


( WUUUSSH! ZYAAAT! ZYAAAT! ZYAAAT! ZYAAAT! ZYAAAAT! )


“ Tidak peduli berapa kali untuk menebasmu... mau 5... 10... 20... 50... 100 kali... kamu tidak akan terjatuh dengan mudah ! “ Jelas Galaztis yang terus menebas Inuya tanpa ampun


( TRAAAAANG ! )


“ Begitu ya ! Kelihatannya kamu benar ! Aku bisa berdiri... karena aku... memang kuat ! “ Gumam Inuya sambil menahan serangan Galaztis


( SYAAAT! TRAAANG! TRAAAAANG! TRAAAANG! )


“ Mungkin karena itulah kau tertarik denganku ?! “ Lanjut Inuya yang masih menyerang Galaztis


“ Yaaa~ sedikit ! Teman kecilmu itu benar-benar tidak salah orang untuk memilihmu sebagai anak buahnya di geng kalioan ! “ Sahut Galaztis


( TRAAAAAAAANG ! )


Mendengar perkataan Galaztis yang merasa pertemanannya dengan Tazuya hanya sekedar memanfaatkan kekuatannya membuatnya sedikit tersinggung karena secara tidak langsung dia memandang Tazuya sebagai “Boss” ketimbang “sahabat”

__ADS_1


“ Tazuya... dia itu sangat gila... dan penuh kenekatan ! Tapi kedekatanku dengan dia... sebenarnya tidak sesuai dengan apa yang kau katakan ! Begitu juga dengan yang lain ! Ataru... dia menyebalkan... Jubei... dia aneh dan naif... Ryuga juga... aku tidak mengerti banyak soalnya dan selalu merasa dirinya “berbeda” karena dari keluarga elit ! Tapi mereka semua... tidak pernah diperlakukan Tazuya seperti apa yang kau pikirkan ! “ Jelas Inuya dengan nada jengkelnya kepada Galaztis


( SYAAAT! SYAAAT! TRAAAAAAANG! )


“Jika kau tidak tahu apa-apa soal lawanmu... sebaiknya jangan bersuara ! “ Lanjut Inuya sambil mengerahkan teknik Heracleum kearah Galaztis dan meninju sang mantan Kapten Prajurit Elit Morsdantaque tersebut


“ Ah ! “


( BUUUUUUUUUMMM !!! )


“ Aku benci dengan orang yang besar mulut dan tidak berotak ! “ Ejek Inuya dengan nada kegeramannya


“ Kasar sekali kau ini ! “ Gerutu Galaztis sambil memberikan perlawanan kepada Inuya


( SYAAAAT! SYAAAT! DUAGH ! )


“ Kau juga sebaiknya jaga omongan dengan lawanmu ! Paham ?! “ Lanjut Galaztis dengan nada jengkel


( SYAAAAT! SYAAAT! SYAAAAT! )


“ HAAAAAH ! “ Inuya dan Galaztis sama-sama melancarkan laser dari senjata mereka yan yang menyebabkan ledakan yang cukup dari atas Kapal Induk


( BUUUUUUUUUUUUUUUUUUMMM !!! )


“ Ah ! “ Morsdantaque yang masih menghadapi Dullart dan Rigel ikut terjatuh karena getaran tersebut


“ Ini dari Inuyari dan Galaztis bukan ? “ Tanya Dullart kepada Rigel


“ Yaaa ! Hati-hati ! “ Jawab Rigel yang dengan cepat langsung menangkis serangan dari Morsdantaque kearah mereka


( SYAAAAAT! TRAAAAAAAANG! )


“ Jangan lengah ! Biarkan mereka bertarung seperti itu sampai mati ! Selesaikan urusan kita ! “ Gumam Morsdantaque kepada Rigel dan Dullart


“ Kaaaau ! “ Dullart dengan cepat melakukan perlawanan kearah Morsdantaque


( SYAAAT! TRAAAAANG! )


“ Jangan cemas ! Aku akan fokus ! Heavenly Ice Wind ! “ Kata Rigel dengan nada tenangnya sambil mengeluarkan hembusan angin es kearah Morsdantaque


“ FYBER BLITZ ! “ Disaat yang bersamaan Dullart mengeluarkan aliran listrik dari pedang FYBERnya untuk digabungkan dengan serangan milik Rigel


( WUUUUUUUUUSSSSH! ZYAAAAAAASSSSSH! )


Inuya dan Galaztis masih melanjutkan pertarungan mereka dan terlihat Inuya masih kesulitan untuk mengikuti kecepatan dengan Galaztis


( SYAAAAAAT! )


“ Cih ! Antara dia yang yang sudah cepat atau dia menambahkan kecepatan baju itu... ini jadi semaki su- Uwaaaaaa !!! “ Inuya yang berpikir tentang kecepatannya Galaztis tiba-tiba diserang oleh sang mantan kapten tersebut dan mengenai lengan kanannya


( ZYAAAAAAAT ! )


“ Eeegh ! Ah ! “ Rintih Inuya dan kemudian bergegas menghindari serangannya Galaztis dengan cepat


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAT! BUUUUUUMMM !! )


“ Haaaah ! Haaaaah ! Haaaah ! Haaaaah ! “ Inuya mulai kelelahan karena pertarungan dari tadi belum terselesaikan


“ Bahkan sosok unik seperti dirimu saja masih mengenal yang mananya kelelahan ! “ Ejek Galaztis dengan nada tenangnya sambil bersiap untuk mempersiapkan serangan pemusnahnya


( SRIIIIIIIIIIIIING ! )


“ Celaka ! Kakiku gemetar dan hampir terjatuh ! “ Inuya bisa merasakan bahwa dia  sudah terlalu lelah dan sulit untuk melanjutkan pertarungannya


( ZYUUUUUUUUNG ! BUUUUUM ! )


“ Ah ! “


Galaztis tiba-tiba diserang oleh Ataru yang tepat waktu datang keatas Kapal Induk untuk menolong Inuya


“ Perfect Timing ! Hei Inuya-kun~ “ Sapa Ataru


“ Ataru ? “


“ Hooo~ sampai juga akhirnya kamu ! Tapi ini sangat tidak adil jika aku melawan 2 orang sekaligus ! “ Gumam Galaztis yang menyambut kedatangan Ataru


“ Aku yakin kau sudah tahu kenapa aku bisa berada disini “ Jelas Ataru sambil bersiap untuk melawan Galaztis


“ Eeeeh~ Ataru ! Sebaiknya kamu-“


“ Jangan cemas mata kuning ! Biar aku singkirkan dia ! “ Potong Galaztis yang mulai menyerang kearah Inuya


( SYAAAAAT! )


“ Celaka ! Jangan terlaly nekat Ataru ! “ Inuya terkejut melihat Galaztis mulai mengincar Ataru


“ Heh ! “ Dengan percaya diri Ataru langsung menyerang kearah Galaztis


( SYAAAAT! SYAAAT! SYAAAAT! TRAAAAANG! TRAAAANG!  ZYAAAASH! )


“ Ha ? “ Ataru sedikit terkejut saat melihat Galaztis berhasil menebas dibagian dadanya


“ Heh ! Hiyaaaah ! “


( TRAAAAAAANG! )


“ Masih sempat ! Kecepatanmu melebih Cheetah ! “ Sahut Ataru dengan senyumannya


“ Bahkan dalam keadaan berdarah dan tertebas seperti itu... masih bisa juga kau tersenyum ! “ Jawab Galzatis


( SRIIIIING! TRAAAAANG! )


Inuya berusaha untuk kembali berdiri agar bisa melanjutkan pertarungannya melawan Galaztis. Namun dia masih bisa merasakan kakinya gemetar dan sulit untuk bergerak


“ Sialan ! Kenapa ?! Kenapa kakiku... gemetar ! Kenapa ? Kenapa disaat seperti ini... disaat aku hampir kehilangany nyawaku... aku mulai... ragu... “ Gumam Inuya dengan nada kecemasannya sambil memperhatikan kakinya dengan pupil matanya mulai mengecil karena merasa tidak aman sambil memperhatikan Galaztis

__ADS_1


*****


__ADS_2