
“ Hmmmm...apa dia di-“
(BRUK)
“ OWUUUUUH ! “ Ataru membukakan pintu tempat ia bersembunyi yang tidak sengaja membuat hidungnya Tazuya terkena pintu tersebut
“ Tazu ? Apa yang kau- “
“ Hei ! Harusnya aku yang bertanya kepedamu soal itu ! Kenapa kau tiba-tiba meninggalkan ruangan dengan alasan pergi ke toilet ?! Bukannya kau sendiri bilang Roh tidak bisa buang air ! “ Jelas Tazuya yang dibantu Ataru untuk berdiri
“ Maaf ! Aku hanya merasakan ada sesuatu yang ganjal dan itu bisa berpotensi menghancurkan pertemuan ini ! “
Mendengar penjelasannya Ataru membuat Tazuya sangat terkejut. Tazuya bertanya apa Oxtoroo dan Sampson akan melakukan penyerangan dalam pertemuan tersebut, namun Ataru mengatakan bukan mereka karena mereka jujur jika mereka tidak akan melakukan penyerangan selama pertemuan
“ Apa ?! Maksudmu Oxtoroo dan temannya berniat melakukan penyerangan nanti ! “ Tanya Tazuya
“ Bukan ! Bukan mereka ! Aku bisa melihat mereka benar-benar tidak berbohong untuk tidak akan melakukan penyerangan selama pertemuan ! Karena yang menyerang pertemuan nanti bukanlah mereka ! “ Ujar Ataru
“ Apa ? Si-siapa ?! “
“ Ayo ! “ Ajak Ataru untuk kembali keruang pertemuan
Disaat yang bersamaan dimana Tazuya memutuskan kembali mencari Ataru,diruang pertemuan, suasana akhirnya menjadi tegang karena walau Dullart akan ikut bersama mereka itu tidak akan menjamin Planet bumi akan aman dan tidak akan menjadi target invasi. Oxtoroo mengatakan jika yang menginginkan invasi dilanjutkan ialah Morsdantaque dan yang bisa menghentikannya ialah Dullart itu sendiri karena ia adalah penerus tahta resminya Zozo
“ Yang benar saja ! Jadi itu benar tidak ada jaminan Bumi akan selamat jika Dullart setujuh untuk kembali bersama kalian ! “ Tanya Rigel
“ Yaaa ! Pangeran Morsdantaque menginginkan planet ini demi meneruskan peninggalan Yang Mulai Zozo ! Aku sebenarnya tidak enak mengatakan ini...yang dikatakan para prajurit elit itu benar...tidak ada jaminan planet ini akan selamat walau Tuan Muda setujuh untuk kembali bersama kami ! “ Jelas Oxtoroo
“ Itu artinya kita akan terus bertarung dan perjuangan kita sia-sia saja ?! “ Kata Jubei dengan nada paniknya
“ Ummm tidak juga ! “
“ Hah ? Apa ?! “ ketiga V-FIGHTER terkejut dengan apa yang dijawab oleh Oxtoroo
“ Hei ! Kau sendiri bilang tidak ada jaminan planet ini akan aman ! Jadi apa maksudmu sekarang ? “ Tanya Inuya
“ Yang bisa menghentikan niat beliau untuk melakukan invasi adalah si penerus resmi tahta kekaisaran...yang tidak lain adalah Tuan Muda Dullart itu sendiri ! “ Jelas Oxtoroo sambil memperhatikan Dullart
“ Ah ? “ Dullart terkejut dengan pernyataan Oxtoroo
“ Hmmm...apa itu artinya...Dullart-san harus bertarung menghadapi Morsdantaque ? “ Tanya Ryuga yang mengambil kesimpulan dari perkataan Oxtoroo
“ Tepat sekali ! “ Jawab Oxtoroo dan Sampson secara bersamaan
V-FIGHTER dan Rigel melihat kearah Dullart yang masih terdiam akan perkataan Oxtoroo bahwa ialah yang harus menghadapi Morsdantaque dan merebut kembali tahta pewaris kekaisaran Theta. Melihat sang putra mahkota tersebut masih ragu untuk memilih pilihannya, Oxtoroo kembali membujuk Dullart untuk kembali demi masa depan umat Thetoid dengan bertarung melawan Morsdantaque
“ Dullart ! Kamu sudah dengar sendiri apa yang dikatakan mereka bukan ? Sekarang tentu’kan pilihanmu ! “ Ujar Rigel kepada Dullart yang masih ragu untuk memutuskan keputusannya
“ Aku... “
“ Dullart-san ! Aku bisa melihat dari aura mereka jika mereka berdua tidak berbohong soal itu ! Jadi tidak ada yang perlu anda ragukan lagi “ Kata Ryuga
“ Kemarilah Tuan Muda ! Ikutlah bersamaku dan Jenderal Argus ! Jika anda masih meragukannya...kita masih punya Pangeran Gretue “ Oxtoroo kembali membujuk Dullart sambil mengarahkan tangannya kearah Dullart
“ Ah ? “
“ Percayalah dengan diri anda dan pikirkan takdir anda ! “ Sahut Jubei
Dullart melirik kearah para V-FIGHTER dan Oxtoroo beserta Sampson. Setelah memikirkannya dalam waktu yang cukup lama, akhirnya Dullart telah membuat keputusan yang tepat sesuai dengan apa yang dikatakan kata hatinya sendiri
“ Baik ! Sekarang aku sudah tahu keputusanku ! “ Kata Dullart sambil menutup matanya
“... “
“ Aku...akan-“
“ TUAN RIGEL ! “ Panggil Tazuya yang baru saja tiba keruang pertemuan yang disaat yang bersamaan muncul seseorang misterius langsung datang dibelakang Dullart tanpa sepengetahuan mereka
(GREP ! )
“ AH !!! “ Semua orang didalam ruang pertemuan terkejut melihat kedatangan Glabe yang tiba-tiba dengan langsung menggenggam pergelangan lengan Dullart
“ Si-siapa dia ? “ Tanya Inuya yang terkejut
“ K-KAU...GLABE !!! “ Oxtoroo yang terkejut langsung mengenal Glabe yang merupakan salah satu prajurit elit dari Morsdantaque
“ Aku bisa melihat keraguan ditangan ini ! Jika anda masih ragu...maka kamilah yang menentukan pilihan ! “ Ujar Glabe
“ Kkkh ! “ Ataru langsung menyerang Glabe dengan pistol kaliber khususnya
( DOOOR! TRAAAANG! )
“ Ah ! “ Semua terkejut saat melihat Glabe menangkis tembakan tersebut dengan Brace khususnya
“ Meteoralez “ Panggil Glabe kepada salah satu prajurit elit bertubuh besar yang langsung datang dibelakang Tazuya dan Ataru yang langsung bersiap untuk menyerang sang calon Alpha dan Delta El-Fighter
“ Cela-“
( DUAGH ! )
“ Ugh ! “ Rintih Tazuya dan Ataru saat dipukul dari belakang oleh Meteoralez dengan gauntletnya dan langsung tidak sadarkan diri karena pukulannya
“ Hah ! Mudah ! “ Ejek Meteoralez dengan nada remehnya
“ Hyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah “ Inuya mencoba untuk menyerang kearah Meteoralez dengan Labejanya
“ Ah ! “
(BUG! BUG! BUG! BUG! )
“ Second Sting-“
(Grep ! )
“ HAAAAAAAAAAAH ! “ Meteoralez langsung mengambil lengan Inuya yang terpasang Labeja dan membantingnya ketangga lantai bawah
__ADS_1
( BRUUK ! )
Rigel yang melihat hal ini tidak percaya akan apa yang terjadi dan berpikir jika Oxtoroo dan Sampson sengaja mengundang mereka untuk menjebak mereka. Jubei berusaha untuk melakukan peenyerang Glabe dengan Estrellanya. Sayangnya Glabe dengan cepat menyadarinya dan langsung menangkap anak panah tersebut
“ Kurang ajar ! “ Geram Rigel
“ FIRST TARGET : POINTER ! “
“ TUNGGU ! “ Rigel berusaha untuk menghentikan Jubei yang berusaha melakuakn penyerangan terhadap Glabe
( SYAAAAT! GREEEP! )
“ Heh ! Dasar bodoh ! Jika kau menggunakan itu maka bukan hanya aku saja yang terkena serangan itu bukan ? “ Ujar Glabe pasca menangkis anak panah dari Estrella sambil menyandera Dullart
(ZYUUNG! ZYUUUNG! ZYUUUNG! )
“ Hei manis~ lama tidak bertemu ! “ Sapa Rough Polly sambil menembak Ryuga dan Jubei bersama dengan Energateez yang ada disebelahnya
“ Boo-Boo ! “ Energateez memerintahkan Boo-Boo untuk membuat sangkar elektrik untuk menahan Oxtoroo dan Sampson
( ZYAAAT ! )
“ Dia menangkap Oxtoroo ! “ Kata Ryuga yang panik dengan apa yang ia rasakan
“ Oke-Okeeee~ sudah cukup ! Jangan terlalu bersemangat bertarung karena kita bisa menghancurkan gedung cantik ini ! “ Ucap Galaztis yang juga muncul berkat medali teleportasi mereka
“ Ternyata...kau sengaja memanggil mereka dan menjebak kami dengan ini ! “ Ujar Rigel yang kesal kepada Oxtoroo karena ia pikir jika Oxtoroo memanipulasi mereka dan mengambil kesempatan untuk menyerang mereka
“ Ti-tidak ! Kami tidak bermaksud-“
“ Itu benar Tuan Prisman Beta~ Oxtoroo.** sebenarnya tidak tahu apa-apa atas kedatangan kami kemari...teteapi- Kami diberitahu oleh teman kecil kami yg satu ini~“ Ujar Galaztis dengan nada santai sambil menunjukan Spidaro dari sakunya
“ S-Spidaro ? “
“ Bagaimana bisa ?! “ Tanya Sampson yang terkejut atas pernyataan
“ Ahahaha~ kalian pikir hanya Swift Polly yang pandai dalam meretas suatu teknologi ? Sudah aku bilang kepada kalian bahwa dia itu tidak istimewah ! Dan karena kebodohanya itulah membuat kenapa kalian selalu gagal ! “ Ejek Rough Polly
“ Kalian...” Tanya Dullart yang masih di sandera oleh Glabe
“ Jangan cemas Tuan Muda ! Kami disini hanya ingin membantumu untuk menentukan pilihanmu ! Aku bisa melihat anda masih tidak punya keberanian untuk menentukan pilihan anda dan masih naif tentang memutuskan suatu keputusan ! Dan kelihatannya aku bisa melihat Oxtoroo juga sama naifnya dengan anda karena mau menyetujui dalam perundingan ini walau ia sudah tahu hasilnya akan sia-sial belaka ! “ Ujar Glabe
“ Kkkkh ! ” Geram Oxtoroo akan pernyataan Glabe yang menyinggungnya
“ Tuan Rigel ! Bagaimana ini ? “ Tanya Ryuga yang mulai cemas akan situasi terkini
“ Seperti yang kalian lihat...kami berlima adalah prajurit elit Pangeran Morsdantaque ! Dengan ini kita semua imbang ! “ Kata Galaztis sambil mengeluarkan kedua pistolnya sambil melihat kearah Rigel
*****
“ Jadi itu benar ! Kalian memang kerjasama dengan Morsdantaque dalam misi ini ! Yaa ini sudah pasti demi menyingkirkan Dullart dari tahta penerus kekaisaran Galaksi Theta ! Kuakui Morsdantaque bukanlah sosok pangeran malas yang manja yang hanya memodalkan status kebangsawanannya ! Dia juga kelihatannya mengambil penuh kendali kemiliteran Theta ! “ Ujar Rigel sambil mengarahkan pistol lasernya kearah Galaztis
“ Tentu saja ! Pangeran Morsdantaque itu sangat serius dengan semua ambisinya dan rela berbuat apa saja demi menggapai ambisinya tersebut ! Tidak peduli seperti apa tantangan yang harus ia hadapi dan seperti apa cara beliau menggapainya...kami akan selalu mendukungnya !” Jelas Galaztis
“ Woah ! Kedengarannya kalian sangat serius soal ini ! Aku tidak melihat tanda-tanda kalian dicuci otaknya oleh Morsdantaque ! Bagus deh ! Kelihatannya kami tidak perlu kasihan kepada kalian jika nanti salah satu diantara kalian mati dipertarungan ! “ Ujar Rigel sambil menggantikan pistolnya dengan Anthemusanya
“ Karena itulah...kalau kau tidak tahu siapa kami maka ayo kita berkenalan dari pertarungan ! “ Ujar Rigel sambil melirik kearah para V-FIGHTER
“...”
“ Tazuya ! Maju ! “ Perintah Rigel yang merasakan Tazuya mulai bangkit pasca diserang oleh Meteoralez
“ Ha ? “
“ First Dance : KAZAMI ! “ Tazuya yang baru saja bangkit langsung menyerang Meteoralez dengan Kuro Kusanaginya dari belakang
( WUUUUUUUUUUUUUUUSSSSSSSSSH )
“ Uwaaaaaaaaa ! “
“ Cela-“ Jubei panik saat Meteoralez terpental kearah mereka
“ Fifth Act : Surprise ! “ Ryuga menciptaka perisai peledak dari Anthos Delfini yang membuat Meteoralez terkena ledakan dari perisai tersebut
( BUUUUUUUUUUUUUUUUM ! )
“ Aaagghh ! “ Rintih Meteoralez
“ Kereeeeen ! Ini baru namanya semangat ! Kalau begitu ayo kita-“
“ Aku akan menghadapi si Alpha itu ! “ Ujar Glabe yang masih menyandera Dullart
Melihat serangan pertama dari Tazuya dan Ryuga membuat Galaztis takjub dengan serangan mereka yang membuat ia ingin menghadapi mereka berdua. Mengetahui Tazuya adalah Alpha El-Fighter, Glabe memutuskan untuk bertarung melawan Tazuya untuk memastikan tingkatan seluruh kemampuan Tazuya sebagai Fighter dan hibrida manusia-Kazenoid
“ Ha ? Kau ? “ Tanya Rough Polly
“ Hmmmmm! Jadi kau adalah Alphanya ?! Sebenarnya Aku penasaran dengan tingkat dari kekuatannya sebagai Alpha El-Fighter dan hibrida manusia-Kazenoid ! Saat mendengar info tentang dirimu, itu membuatku penasaran seperti apa kau yang sebenarnya ! Aku ingin tahu apa kau pantas dipanggil Alpha dan cucu dari Anodyne Trueax !“ Ujar Glabe sambil memperhatikan Tazuya dengan nada remehnya
“ Apa kau bilang ?! “ Tanya Tazuya sambil menatapnya dengan tatapan tajamnya
“ Hoooo~ jadi kamu penasaran ? Tidak apa-apa ! Urus saja mereka sementara aku akan mengantarkan Pangeran kecil kita ketempat Pangeran kita “ Jelas Galaztis
“ Setujuh ! “ Ujar Glabe yang setujuh dengan tawaran Galaztis
“ Cih ! Kurasa aku tidak punya pilihan ! “ Ujar Tazuya sambil menggantikan Kuro Kusanagi menjadi Shiro Kusanagi karena sadar musuh yang ia hadapi sangat tangguh untuknya
“ Baguuus ! Aku suka kesediaanmu untuk menerima tantanganmu ! “ Puji Glabe sambil menyerahkan Dullart kepada Galaztis
( ZYAAAAASSSH )
“ Celaka ! ARROW TRICK ! “ Jubei dengan cepat menggunakan Estrella untuk menghancurkan portal dimensi untuk mencegah Galaztis kabur membawa Dullart
( BUUUUUUUUUUM )
“ Uwaaaaaaa ! “ Galaztis dan Dullart terpental karena efek dari serangan dari Jubei yang membuat portal tersebut kembali tertutup dan Dullart mengambil kesempatan untuk lari dengan tangan terikat
__ADS_1
“ First Dance :KAZAMI ! “
( WUUUUUUUUUUUUUUUUSSSH )
“ Uwaaaaa ! “
“ Tingkatan Shiro Kusanagi ternyata lebih berbahaya dari yang Kuro ! “ Ujar Rigel sambil menahan kuatnya angin dari Kazami sambil yang juga sadar jika teknik yang dihasilkan Shiro Kusanagi lebih kuat dari Kuro Kusanagi
“ HYAAAAAH ! “
“ HAAAAAAAAAAAH ! “
(TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAAAAANG!)
“ First Dance : Kaze no Shizuku ! “
( PRAAAAAAAAAANG ! )
Tazuya menebas Glabe dan mendorongnya keluar dari ruang pertemuan dari kaca jendela ruangan tersebut. Tidak lama berselang Meteoralez ingin ikut membantu Glabe bertarung melawan Tazuya. Untungnya, Inuya datang tepat waktu dan langsung menantang Meteoralez untuk bertarung dengannya
“ Ruang pertemuan adalah arena yang sempit untuk bertarung ! Ayo kita lakukan disini agar aku tidak dengan cerobohnya menyakiti yang lain ! “ Ujar Tazuya sambil mengarahkan Shiro Kusanagi kearah Glabe
“ Kelihatannya kau masih kesulitan mengontrol kekuatanmu ya ? Baiklah ! Kurasa apa yang kau katakan itu benar ! Boleh juga kau bisa memilih tempat yang pas untuk bertarung ! Bisakah kita mulai sekarang ? “ Ujar Glabe sambil mengeluarkan pedang khusus dari gauntletnya
( SYAAAT ! )
“ Aku juga ! Aku juga akan bertarung dengan bocah ini ! Aku juga bisa merasakan bocah ini punya semangat bertarung dan haus darah yang tinggi ! “ Ujar Meteoralez yang tiba-tiba datang dihadapan Tazuya dan Glabe
“ Kau mau bertarung dengan sosok yang haus darah dan punya semangat bertarung yang tinggi ?! Boleh juga ! Kalau begitu aku ikut ! “ Kata Inuya yang datang dibelakang Tazuya
“ Inuya ! “
“ 2 Lawan 2 ?! Boleh ! Aku senang dengan semangat anak berandal muda yang suka bertarung ! “ Gumam Glabe
“ Dan aku yang akan memulainya ! HYAAAAAAAAAAAAH ! “ Meteoralez memulainya dengan menyerang kearah Tazuya dan Inuya dengan pukulan ketanah
“ AH ! “
(BRAAAAAAK)
“ Apa ?! Kenapa pukulanku melemah ?! “ Meteoralez sadar jika pukulan tanah yang dihasilkan tidak sekuat dengan apa yang ia ciptakan
“ Lain kali jika kau menangkap tanganku...jangan pegang tangan kananku yang terpasang Labeja ! “ Ujar Inuya yang mengambil kesempatan untuk menyerang Meteoralez
( DUAGH ! )
“ Cih ! “ Geram Meteoralez
( BUG ! BUG! BUG! BUG! BUG! BUG! )
“ METEOR PUNISHMENT ! “ Meteoralez bersiap meninju Inuya dengan pukulan panas dari gauntlet nya
( BRAAAAAAAAAAAAAAAK ! )
“ HAAAAAH ! “ Glabe menyerang Tazuya dengan tebasan laser dari pedangnya
( SYAAAT !)
“ Second Dance : Kaze No Shizuku ! “
( ZYAAAAAAAAAAASSSSSSSSSH )
“ Haaaaaah ! “
(TRANG! TRANG! TRANG! TRANG! TRANG! TRANG! )
“ Tidak buruk ! “ Ujar Glabe
Disaat yang bersamaan dimana Tazuya dan Inuya memulai pertarungan mereka melawan Glabe dan Meteoralez, Rigel dan yang lainnya berusahan untuk menghentikan Galaztis dan dua prajurit elit lainnya yang akan membawa Dullart bersama dengan Oxtoroo dan Sampson kembali ke Kapal Induk. Ryuga dan Ataru kembali menghadapi Galaztis dan Rough Polly sementara Jubei berusaha untuk membebaskan Dullart dan yang lainnya bersama dengan Rigel
( ZYUUUNG! ZYUUUNG! ZYUUUUNG! )
“ Hyaaah ! “ Pekik Jubei yang berniat untuk mendekati Dullart yang kaget akan tembakan dari Galaztis
“ Hati-hati ! “ Peringat Ataru yang membalas serangan Galaztis dengan tembakan dari Spirit Pistolnya
( ZYUUUNG ! ZYUUUNG ! )
“ Hei~ senang bertemu denganmu lagi~ jadi bagaimana...bisakah kita jadi teman dan membiarkan Pangeran kecil kami kembali bersama dengan kedua kakanda tercintanya ?! “ Tanya Galaztis kepada Ataru
“ Dan Tuan Spezialist ? Aku juga senang bertemu denganmu ! Syukurlah kamu cepat pulih dari luka yang kamu derita ! Kau sungguh kuat ! “ Ujar Rough Polly sambil mengeluarkan pisau plasmanya yang bersiap untuk menghadapi Ryuga
“ Tuan Rigel ! Jubei-chan ! Serahkan mereka berdua dengan kami ! “ Kata Ataru kepada Rigel dan Jubei
“ Yaa ! Ayo Jubei ! “ Rigel mengajak Jubei untuk membebaskan Dullart yang kedua tanggannya terikat dibelakang
“ Aku suka cowok yang bersemangat ! “ Puji Rough Polly
“ Aku harap kau akan menikmatinya ! “ Balas Ryuga
Mereka berempat memulai pertarungan dengan sama-sama memulai penyerangan satu sama lain. Sementara itu Rigel berhasil melepaskani ikatannya Dullart berkat bantuan dari DECA-I dan Jubei. Jubei berniat untuk membebaskan Oxtoroo dan Sampson karena ia percaya mereka berdua juga tidak menyukai para prajurit elit tersebut. Namun disaat ia mendekati mereka yang terjebak di kurungan listrik, Energateez menghentikan Jubei dengan menembaki kakinya dengan laser dari Cyber-Glove
“ Kau tidak apa-apa ?! “ Tanya Rigel
“ Ya ! Terima kasih ! “]
“ Ayo ! Kita keluar dari sini ! “ Ajak Rigel kepada DECA-I dan Jubei
“ Mereka ? “ Jubei yang melihat Oxtoroo dan Sampson langsung pergi kearah mereka untuk membebaskannya
“ Ah ! Tunggu ! “ Oxtoroo menghentikan Jubei karena Energateez bersiap untuk menyerangnya
( DOOOR ! )
“ AH ! “ Rintih Jubei yang kakinya ditembak oleh Energateez
__ADS_1
“ Kelihatannya Cuma kau yang belum bertarung dengan yang lain ! Kalau begitu ayo hadapi aku nyonya muda ! “ Tantang Energateez kepada Jubei dengan Cyber-Glovenya
*****