El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
96. Hadapi atau Hindari II


__ADS_3

“ Ah ! A- Apa baru saja terjadi ?! “ Tanya Pak Eléanor yang datang bersama dengan petugas museum lainnya saat melihat ruang perpustakaan porak-poranda


“ Ta- tadi aku melihat ada siswa dari SMA Internasional Shinjitsu yang bertubuh kecil mulai berteriak histeris dan tiba-tiba... BUUUUUM ! Muncul ledakan misterius yang menerbangkan hampir seisi perpustakaan ini ! “ Tanya salah satu pengunjung yang mendekatinya


“ Siswa SMA Internasional Shinjitsu bertubuh kecil ? Apa jangan- jangan... “ Mendengar apa yang dikatakan sang pengunjung membuat Pak Eléanor langsung teringat akan Tazuya


“ Apa disini ada yang mengalami cidera serius ? “ Tanya Pak Eléanor


“ Sepertinya tidak ada ! Karena ledakan tersebut bukan berasal dari  senjata atau bom ! Kami serasa... terdorong oleh dorongan misterius yang super kuat ! “ Jawab sang pengunjung lainnya yang diselamatkan oleh Pak Eléanor


Di Toilet umum pria, Tazuya terlihat masih histeris akan apa yang baru saja terjadi dengan berteriak didalam toilet sambil memukul dinding yang ada disekitarnya karena frustrasi akan kedatangan Sandy dan ia gagal untuk berusaha menghindarinya karena tidak mau berurusan lagi dengannya


“ Aaaaaaaaaaaagghh ! Aaaaaaaggghh! Haaaaaa ! Haaaaa! Haaaaaaaaaaa! “


“ Tazuya ! Tazuya ! Tazuya ! Buka pintunya ! “ Ujar Inuya yang baru saja sampai kedalam Toilet umum


“ Tazuyaaaaaa~ Ka- kamu baik-baik saja ?! Ki- ki- kita bisa bicarakan ini baik-baik ! Mumpung tidak ada Karin dan yang lain !  “ Gumam Jubei dari pintu luar Toilet pria


“ BISAKAH KALIAN DIAAAAM ! AAAAAGGGGGHHH~ KALAU SAJA TIDAK ADA KARIN AKU SUDAH PASTI AKAN MENCEKIK PRIA SIALAN ITU ! “ Teriak Tazuya yang masih frustrasi


“ Kau tahu... ini bukan pertama kalinya kau mengalami hal ini dan tidak separah yang dulu ! Kau sering bilang semua baik-baik saja... tapi... kenyataannya sangat terbalik dengan apa yang kau katakan ! “ Ujar Inuya sambil mengingatkan Tazuya akan kejadian sama yang pernah ia alami


“ ... “


“ Hideyuki... ini tidak hanya soal identitas rahasia kita... tapi juga demi reputasi dan keselamatan dirimu... kita sudah cukup lama saling bertemu... kamu sering memendam semua permasalahmu dan itu akhirnya jadi bebanmu... jadi jika kamu memiliki masalah dengan seseorang... tidak masalah jika kamu mau cerita... “ Gumam Ryuga dengan nada pelannya


“ Ini bukan MASALAH KALIAAAAN ! Ini adalah... “


“ Kamu dengar Tazuya-kun ? Jika kamu masih berteriak dan tidak mau mendengarkan kami, jangan salahkan kami jika Inuya-kun akan menendang pintu ini untuk menyeretmu keluar dari tempat ini demi menenangkan dirimu ! Percayalah... orang yang kamu takutkan tidak akan datang kemari dan pasti saat ini sedang mengalami cidera kepala yang serius ! “ Sahut Ataru dengan caranya tersendiri


Mendengar suara dari teman-temannya membuat Tazuya berusaha untuk kembali tenang dan meminta maaf jika ia secara spontan melepaskan Psikokinesisnya yang membuat identitas rahasia sebagai El-Fighter hampir ketahuan


“ Jadi dia beneran tidak ada ? Karin ? Dan temannya... tidak bersama kalian ? “ Tanya Tazuya yang berusaha untuk tetap tenang


“ Tidak adaaa~ jadi jangan cemaaaas~ “ Jawab Jubei


“ Jubei ! Kenapa kau tidak masuk kesini ?! “ Tanya Tazuya yang belum keluar dari Toilet


“ Ummm~ ini Toilet pria ! Yaaa walau tidak ada orang ini masih saja perbuatan skandal jika aku masuk kesiniii~ “ Ujar Jubei sambil senyum menyeringai


“ Okeee~ Soal yang tadi... ma- maafkan... aku ! Aku tidak tahu siapa yang harus disalahkan atas semua ini ! Aku tahu Sandy yang membuatku kembali tertekan... tapi... aku juga merasa bersalah karena tidak sengaja membuat orang disekitar terhempas karena kekuatan ini ! Dan itu pasti berpotensi orang lain mengalami luka yang serius... atau lebih buruknya orang mulai curiga tentang identitasku ! “ Ujar Tazuya sambil duduk meringkuk didepan pintu toilet


“ Tenang ! Tenang ! Sebenarnya apa yang barusan terjadi tidak menyebabkan korban jiwa... dan tetap saja itu bukan karena salahmu ! Kau sudah berusaha baik untuk mengontrol dirimu ! Lagian aku juga memerhatikan dia sebenarnya tidak ada niat untuk mencarimu... tapi untuk membuntuti teman kecilmu yang bernama Karin “ Ujar Inuya sambil meingat dimana ia melirik dan mendengar pertikaian Karin dan Sandy


“ Itu benar ! Inuya sempat meminta kepadaku untuk mendengar apa yag mereka bicarakan ! Dan jangan cemas... dia sebenarnya sedang tidak mengincarmu “ Lanjut Jubei


“ ... “


“ Hei ! Kau dengar apa yang kami bicarakan atau malah ti- Uwaaaa ! “ Celetuk Inuya yang menanggapi Tazuya yang tiba-tiba terdiam saat mendengar semua perkataan Inuya dan Jubei dan kemudian terjatuh dari sandarannya karena Tazuya mulai membukakan pintu toilet tersebut


“ Tentu ! Aku dengar ! “ Ujar Tazuya


“ Aaaaaaaaaah~ akhirnya kamu sudah kembali tenaaang~ “ Gumam Jubei dengan penuh kegirangan dan langsung memeluk Tazuya


“ Tapi kalau kami lihat Hideyuki... ledakan psikokinesis ini terbilang tidak separah dua tahun yang lalu~ aku yakin kamu pasti mengingatnya “ Gumam Ryuga sambil teringat kejadian yang sama dimana Tazuya tidak sengaja mengeluarkan ledakan psikokinesisnya


“ Tentu saja ! Dan aku tidak akan pernah melupakan kejadian mengerikan dan memalukan itu ! “ Sahut Tazuya


“ Hmmm~ kalau Tuan Rigel pernah menghadapi Kazenoid dan kamu sendiri tidak ingin kembalu menemui nenekmu yang mengerikan itu... bagaimana kalau kita bertanya saja kepada Tuan Rigel tentang permasalahan ini ? “ Ataru memberi usulan kepada Tazuya


“ Boleh juga ! “ Ujar Inuya


“ Tuan Rigel... ibu dan Nenek Anodyne bilang jika psikokinesisku dan Perisai Mentalku terhubung dengan emosi ! Jika dikendalikan oleh emosi yang kuat atau dalam keadaan tidak stabil... maka psikokinesisku akan semakin kuat dan sulit untuk dikendalikan “ Jelas Tazuya sambil memperhatikan telapak tangannya


“ Mungkin saja ada cara lain selain untuk menanganinya selain dengan mengontrol emosimu “ Gumam Jubei


“ Hmmmm “


“ Mungkin aku bisa menolongmu “ Ucap sosok wanita yang datang menemui mereka


Sosok wanita yang datang tersebut ialah Rough Polly. V-FIGHTER terkejut dengan kedatangannya dan bersiap untuk menyerangnya. Namun Rough dengan santai langsung menghentikan mereka dengan berdalih jika sebenarnya ia tidak ada niat untuk bertarung dengan mereka berlima


“ Kaaau ! “ Tazuya yang geram bersiap untuk mengeluarkan Kusanaginya


“ Hei tenaaaaaaaaang~ aku disini tidak bermaksud untuk bertarung melawan kalian ! Jika kalian merasa tidak memiliki keberanian untuk kembali menemui Anodyne Trueax... kurasa aku bisa memberi kalian sedikit bantuan untuk memberitahu tentang kekuatan Psikokinesis... terlebih kami sudah pernah menghadapinya sekali “ Jelas Rough Polly yang berusaha untuk meredam situasi


“ Kau sedang tidak bercanda bukan ? “ Tanya Inuya


“ Tidaaaak~ aku hanya mengatakan apa yang mau kamu dengar~ jika kalian mau mendengar tentang informasi tambahan dari Kazenoid dan Psikokinesis mereka... maka aku akan mengatakan sesuatu yang pastinya kalian berlima ingin mendengarnya “ Jawab Rough Polly dengan nada santai sambil duduk dibangku yang berada disampingnya


“ ... “


“ Jadi bagaimana ? Mau bicara atau tetap bertarung sampai harus mengorbankan identitas kalian kepublik ? “ Tanya Rough Polly dengan nada santainya


Setelah berpikir sebentar setelah mendengar tentang apa yang dikatakan Rough Polly, Tazuya memutuskan untuk mengizinkan wanita prajurit elit tersebut untuk berbicara saat Ryuga memberitahu Tazuya jika Rough Polly saat ini sedang tidak berbohong


“ Kelihatannya dia tida berbohong “ Ujar Ryuga

__ADS_1


“ Haaa ? “


“ Auranya masih tenang dan tidak berubah-ubah sama seperti si Energateez itu ! Mungkin tidak ada salahnya jika kita beri dia kesempatan untuk bicara “ bisik Ryuga kepada mereka berlima


“ Jika seandainya dia mulai melakukan perlawanan, maka kita akan menyerangnya ! “ Ujar Ataru


“ Baiklah ! Jika kau ingin bicara apa yang kau tahu dari umat Kazenoid... beritahu kami ! Kau hanya punya waktu 15 menit untuk berbicara ! Jadi bicaralah sejujurnya ! “ Kata Tazuya kepada Rough Polly


“ Naaaah begitu doooong~ “


Sementara dirumahnya Rigel, disaat yang bersamaan dimana V-FIGHTER bertemu dengan Rough Polly didalam Museum, Rigel akhirnya mengetahui kecelakaan yang ada ditempat tersebut melalui berita sekilas info dan bersiap untuk pergi kesana


“ Rigel-san ! Apa anda sudah lihat berita barusan ? “ Tanya Dullart


“ Yaaa ! Dan ini membuatku cemas akan apa yang dialami anak-anak saat ini ! Ini mungkin saja ada kaitannya dengan salah satu dari kekuatan mereka yang lepas kendali “ Ujar Rigel yang terburu-buru langsung pergi kegarasi


“ Berita tersebut mengatakan bahwa ledakan tersebut tidak menimbulkan api atau sesuatu yang berbahaya lainnya, dan salah satu saksi mengatakan mereka serasa didorong oleh medan magnet yang kuat “ Lanjut Dullart sambil menangkap apa yang dikatakan dalam berita tersebut


“ Oh tidak ! Jangan bilang itu... Dullart... tetaplah disini untuk tetap memperhatikan gerak-gerik dari Energateez ! Aku harus segera kesana sekarang ! Jangan lengah !  “ Ujar Rigel sambil mengaktifkan mobilnya


“ Yaa ! Berhati-hatilah disana ! “


*****


“ Anodyne Trueax ! Dia adalah wanita Kazenoid yang dijuluki sebagai “Pemburu yang tak tersentuh” karena Psikokinesis dan Perisai Mentalnya yang begitu kuat tidak seperti Kazenoid pada umumnya ! Saat prajurit elit milik Pangeran Gretue dikalahkan olehnya... kami diperintahkan kepada Pangeran Morsdantaque untuk menghadapi wanita tersebut ! Kemampuan yang luar biasa... dan kami benar-benar tidak bisa meremehkannya ! “ Jelas Rough Polly sambil menunjukan hologram tentang pertarungan mereka bersama dengan Anodyne di Planet Dia-Moon


“ Itu benar-benar pertarungan yang sangat besar “ Gumam Inuya


“ Yaaa ! Karena itu Pangeran Morsdantaque memerintahkanku untuk pergi ke Kazetopia dengan menyamar sebagai salah satu dari mereka untuk mencari info tentang wanita tersebut ! Aku sama sekali tidak menyangka jika kriminal yang mengerikan seperti dia... berasal dari planet yang bisa dikatakan sangat damai ! Ini membuatku penasaran apa yang bisa membuat wanita itu menjadi gila “ Ujar Rough Polly sambil menunjukan hologram tentang situasi diplanet Kazetopia


“ Jadi seperti ini planet asal dari neneknya Tazuya ? “ Tanya Jubei yang takjub melihat suasana di planet tersebut


“ Hmph... benar ! Kalau kuperhatikan rakyat disana... tidak semua diantara mereka memiliki Psikokinesis atau Perisai Mental... biasanya mereka hanya mendapatkan salah satu dari kekuatan itu dan hanya 4 berbanding 1000 yang memiliki keduanya... dan orang tersebut salah satunya ialah Anodyne dan juga dirimu “ Lanjut Rough Polly sambil melirik kearah Tazuya


Karena semakin penasaran dengan apa yang didapatkan Rough Polly tentang misinya, Tazuya memintanya untuk kembali melanjutkan semua penjelasannya tentang Kazenoid. Rough Polly dengan senang hati kembali melanjutkan penjelasannya sambil mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan tentang info yang ia temukan di Planet Kazetopia


“ Ryuga ! “ Panggil Tazuya untuk memastikan apa yang dikatakan Rough Polly tidak ada kebohongan


“ Dia masih jujur ! “ Ujar Ryuga


“ Lanjutkan ! Apa saja yang kau temukan disana ! “ Sahut Tazuya dengan nada tegasnya


“ Haaaa bagus ! Akhirnya kalian tertarik juga untuk mendengarkannya ! Okeee~ akan ku lanjutkan jika kalian mau ! “ Puji Rough Polly


“ Sudah cepat ceritakan saja ! “ Sahut Inuya


“ Potensi ? Yang Mengerikan dan juga tidak terduga ? “ Tanya Ryuga yang terkejut mendengar penjelasan terakhir dari Rough Polly


“ Apa itu ? “ Tanya Tazuya yang masih dengan nada tegasnya yang penasaran dengan perkataan


“ Yaaaa ! Potensi yang kumaksudkan itu menjadi Kazenoid terkuat yang melampaui Anodyne Trueax ! Kau sendiri merupakan Kazenoid laki-laki pertama didunia dan juga menurunkan kedua kekuatan itu sejak lahir ! Jadi itulah kenapa kau sekarang dianggap ancaman bagi kami untuk mencari Tuan Muda Dullart disini jika kau tidak mau menyerah ! “ Lanjut Rough Polly


“ Apa itu benar kekuatan Kazenoid terikat dengan emosi mereka ?! “ Tanya Tazuya


“ Sayangnya iya... dan itu sama sekali tidak bisa dihindari ! Apalagi jika itu sudah ada mendarah daging ! Walau kau memang adalah salah satu dari ancaman kami... tapi ada kemungkinan besar kau akan menjadi target kedua kami untuk dibawa bersama dengan kami setelah misi kami usai ! “ Jawab Rough Polly


“ Membawaku ?! Kau pasti sudah gila ! Jadi untuk apa misimu itu sebenarnya hah ? “ Tanya Tazuya yang semakin geram dengan perkataan Rough Polly


“ Hentikan ! “ Teriak Rigel yang baru saja sampai ke Museum


Rigel akhirnya sampai ketempat mereka dan meminta kepada Rough Polly untuk menghentikan pembicaraannya yang takutnya akan bikin Tazuya semakin tertekan. Namun prajurit elit wanita tersebut berdalih hanya membantu mereka berlima


“ Heeeei~ Tuan Prisman~ Bagaimana kabarmu ? “ Tanya Rough Polly dengan nada cerianya


“ Hentikan semua aksi bodohmu ini wanita sialan ! “ Peringat Rigel


“ Aksi bodoh ? Ooooooh~ tidak tidak tidaaaaaaak~ aku tidak ada niat untuk menyerang merekaaaa~ apalagi untuk cucunya Anodyne yang memiliki potensi yang luar biasa yang mampu menghancurkan disekitarnya tanpa ia sadari... jadi aku katakan sejujurnya akan apa yang aku tahu dan apa yang mau mereka dengar ! “ Jelas Rough Polly dengan nada santainya


“ Cukup ! Jika kau kembali berbicara yang aneh-aneh untuk memprovokasi Tazuya... aku tidak akan membiarkanmu kembali membukakan mulutmu ! “ Ancam Inuya


“ Astagaaaaa~ jadi kau tidak berterima kasih karena aku telah membantumu ? Baik ! Kalau itu adalah tanggapan kalian... maka aku akan ajarkan kalian bagaimana untuk berterima kasih denganku ! “ Balas Rough Polly dnegan menaikan nada suaranya


“ SUDAH CUKUP ! “ Teriak Tazuya sambil mengarahkan Psikokinesis kearah Rough Polly yang membuat ia terdorong sangat kuat


( WUUUUUUUUUUUUUUUSSSH )


“ AAAH ! “ Rintih Rough Polly yang terkena tembok dibelakangnya


“ Haaaah... haaaah... haaaah... “


“ Ta- Tazuya ! “ Inuya terkejut melihat Tazuya yang emosinya kembali tidak stabil


“ Oh tidaaak ! “ Jubei dan yang lainnya mulai panik melihat aksinya Tazuya


“ Kau mau lihat betapa berbahayanya aku dan apa aku layak untuk dibawa bersamamu ?! BAIK ! Akan kupastikan kau mati dengan rasa kepuasan setelah melihat ini ! “ Ujar Tazuya dengan nada yang penuh emosi sambil bersiap untuk menggunakan Psikokinesisnya


“ Cih ! “ Geram Rough Polly yang langsung berlari meninggalkan mereka semua

__ADS_1


“ AWAS KAU ! “ Teriak Tazuya yang ikut menyusul Rough Polly


“ Ah ! T- Tun... “


Melihat Rough Polly berlari meninggalkan mereka, Tazuya yang tersulut emosi karena perkataannya membuat ia langsung mengejar wanita tersebut tanpa menggunakan battlesuit yang membuat Inuya beserta yang lain berusaha untuk menghentikannya. Namun langkah mereka dicegat oleh SISTER yang langsung menghadang jalan mereka yang langsung datang berkat panggilan dari Rough Polly


“ Jangan coba-coba untuk lari ! “ Ujar SISTER sambil mengarahkan pedang panas kearah mereka


“ Oh ho ! Ba- Bagaimana ini ?! “ Tanya Ryuga


“ Inuya... kamu ikut aku untuk kejar Tazuya ! Sisanya kalian bertiga hadapi dia ! Sekarang cepat ganti battlesuit kalian ! “ Perintah Rigel


“ OKEEE ! “


( SYAAAAAAT ! )


“ Ayooo ! “ Rigel mengajak Inuya untuk pergi meninggalkan mereka dengan bersama-sama langsung menendang kearah SISTER


( DUAAAAAAAGH ! )


“ Agh ! Awas kali- “


( ZYUUUUNG! ZYUUUUUNG! ZYUUUUNG! )


“ HYAAAAAAH ! “ Ryuga langsung melemparkan perisai Delfini kearah SISTER disaat yang bersamaan dimana Ataru dan Jubei melancarkan serangan tembakan mereka untuk menghentikan langkah robot tersebut


( DUAAAAAAAAAAGH ! )


“ Haiyaaaaaaaaaaaaah ! “


( TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! )


Disaat yang bersamaan dimana Ryuga beserta dengan Ataru dan Jubei memulai pertarungannya dengan SISTER, Tazuya terus berlari dan mengincar Rough Polly yang berlari menuju pintu keluar Museum. Tazuya yang masih terbutakan oleh kekesalannya dengan Rough Polly membuat ia lupa ia sedang tidak menggunakan battlesuit yang membuat hampir semua orang disekitarnya melihat aksinya Tazuya yang menggunakan Psikokinesisnya untuk menyerang Rough Polly


“ HAAAAAAAAAH ! “ Tazuya yang berhasil mengejar Rough Polly langsung menggunakan Psikokinesis untuk kembali menyerang wanita tersebut


( WUUUUUUSSSSH ! )


“ Uwaaaaa ! “


“ Masih ingin lari dariku ?! “ Tanya Tazuya dengan nada tegasnya sambil mengeluarkan pisau lipat dari saku celananya


“ Jadi kau masih ingin mengincarku juga tanpa harus-“


“ Hyaaaaaaaaaaah ! “ Tazuya yang tidak memperdulikan perkataan Rough Polly kembali menyerangnya dengan Psikokinesisnya


“ Agh ! “ Rintih Rough Polly yang kembali terpental yang terkena sebuah meja depan dari museum


“ Oi lihat ! Bocah itu bisa mendorong wanita asing tersebut tanpa harus menyentuhnya ! “ Ujar salah satu pengunjung


“ Dia menggunakan trik yang sama seperti ledakan misterius tadi ! “ Jawab sang pengunjung tersebut yang membuat Tazuya kembali sadar jika dia hampir membuat identitas rahasianya terbongkar


“ Cela- “


“ HAAAAAH ! “ Rough Polly membalas serangan Tazuya dengan pisau listriknya


( TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! )


“ Aaaah ! “ Rintih Tazuya saat serangannya ditangkis oleh Rough Polly


“ Kau sengaja untuk jadi bodoh ya ?! “ Ujar Rough Polly yang kembali untuk memanas-manasi Tazuya


“ ICICLE BLAST ! “ Rigel akhirnya berhasil tepat waktu untuk menghentikan Rough Polly sebelum ia membocorkan identitasnya Tazuya kepublik


( BUUUUM! BUUUM! )


“ Uwaaaa ! “ Rintih Rough Polly yang terkena salah satu serangan dari Rigel


“ DECA-I  ! Lakukan ! “ Panggil Rigel kepada si robot kecil tersebut dari komunikatornya untuk menggunakan radarnya untuk memacetkan dan meretaskan teknologi orang-orang yang ada dimuseum tersebut agar tidak ada yang merekam aksinya Tazuya


“ Okeee~ “ Jawab DECA-I yang langsung mengaktifkan radar pengacaunya


“ Tazuya ! “ Inuya dengan cepat langsung menghampiri Tazuya untuk membantunya bangkit


“ Terima kasih ! “ Ucap Tazuya dengan nada rendahnya


“ Semuanya cepat ! Pergi dari sini ! Wanita ini adalah musuh yang berbahaya ! “ Ujar Rigel sambil memberi peringatan tegas kepada para pengunjung dan petugas yang ada di museum


“ Ayo cepat ! cepat ! cepat keluar ! “ Semua orang yang ada didalam sana langsung keluar dari Museum sesuai dengan arahan Rigel


“ Karin-chan ayo ! “ Ajak Lindsey sambil menarik tangan Karin yang terdiam saat melihat Tazuya


“ Tapi Tazu-“


“ Sudah cepat ! Tidak ada yang harus kamu cemaskan karena temanmu sudah ditolong oleh El-Fighter ! Kita harus lari dari sini ! “ Ujar Lindsey


*****

__ADS_1


__ADS_2