El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
Our Real Enemy


__ADS_3

Di museum yang terletak di area perkantoran Kota Shinjitsu,terlihat beberapa petugas keamanan museum berusaha keras untuk menghentikan monster kucing hitam raksasa yang sedang membawa sebuah prasasti kuno. Melihat si monster kucing itu sedang dalam masalah karena para penjaga menghubungi pihak kepolisian untuk menghentikannya, Hassan yang memauntau situasi dari kejauhan memutuskan untuk membantunya dengan menggunaka Biofuse-link untuk berubah menjadi monster tikus


“ Cih ! Merepotkan saja ! Rocco, aku akan kesana untuk menolong si cewek itu ! “


“ Hei ! Aaaaah ini tidak adil ! Harusnya aku saja yang ia suruh untuk bantu Zi “ Gerutu Rocco


(Di Museum Area Perkantoran Shinjitsu)


“ Tembaaaaaaaaaaak ! “


(Dooor! Dooor! Dooor! Dooor! Dooor! Dooor! )


“ Pak ! Bantuan telah tiba !” Lapor salah satu petugas


“ Bagus ! Sekarang tidak ada yang perlu kita- oh-ho !“


“ Muncul satu lagi ! Monster Sialan !  “


“ Tembak ! Dan lindungi kalian jangan sampai tertangkap oleh mereka ! “ Peringat sang kapten kepolisian


(Dooor! Dooor! Dooor! Dooor! Dooor! Dooor! )


“ Celaka ! “


( Duagh ! )


“ Aaaaagh ! “


“ Cih! Monster sialan ! “


Disisi lain museum, terlihat Energateez bersama dengan Boo-Boo sedang memantau situasi tanpa sepengetahuan mereka. Disaat ia berpikir bahwa monster tersebut tidak ada hubungannya dengan Tazuya dan yang lain, tiba-tiba, V-FIGHTER dengan battlesuit mereka telah sampai kemuseum berkat teleportasi dari battlesuit mereka. Melihat mereka telah sampai ditempat, Energateez menjadi bersemangat untuk melihat sejauh apakah kemampuan mereka pasca beberapa penyerangan yang dilakukan oleh pihak Theta dan Atraco


“ Yaaaa. . . sepertinya makhluk ini tidak ada hubungannya dengan apa yang kita cari “ Kata Boo-Boo


“ Haaaah ! Kita salah sasaran ! Ayo kita harus-“


“ Tuan ! Lihat ! “


( Zyuuuuuuuuuuuuuuung )


“ Itu ! MEREKA DISINI ! “ Kata Energateez yang kaget saat melihat kedatangan para V-FIGHTER


“ Jadi itu beneran target kita ? “ Tanya Boo-boo


“ Oke Boo-Boo ! Kita perlu waktu tambahan untuk memantau kekuatan mereka dari dekat ! Ini akan menjadi sangat menarik ! “ Kata Energateez sambil menarik Boo-Boo dan memeluknya


“ Jadi kita akan menonton mereka bertarung disini ? “


“ Sudah pasti ! Ini bagian terseruhnya ! Karena jika ada salah satu dari kita melihat seperti apa target kita, aku yakin Pangeran Morsdantaque akan segera memutuskan keputusannya tentang rencananya selanjutnya ! “


“ Oke ! Ayo ! Ayo ! “


Saat Energateez memutuskan untuk kembali memantau di area museum saat melihat kedatangan V-FIGHTER, ia tidak menyadari bahwa Swift Polly dan Eva-Q8 mendengar pembicaraanya serta bersembunyi ditempat yang cukup jauh dari si prajurit elit tersebut. Mendengar ia menyebut kata “rencananya”, ini membuat Swift Polly menjadi penasaran apa yang ia maksud


“ Rencananya ? Hmmmm “ Kata Swift Polly yang curiga dengan Energateez


Tazuya dan yang lainnya telah sampai ketempat kejadian perkara dan melihat beberapa penjaga keamanan dan para pihak kepolisian mengalami kesulitan untuk mengalahkan monster tikus Hassan. Melihat si monster kucing Zi masih memegang prasasti yang ia curi, Tazuya meminta mereka semua berbagi tugas untuk mengalahkan Hassan dan menghentikan Zi sebelum ia mencari sempatan melarikan prasasti tersebut


“ Oh-ho ! Baru kali ini aku melihat kucing dan tikus akur saat melancarkan kejahatan yang sama ya~ “ Kata Inuya sambil memperhatikan situasi


“ Benar-benar momen yang langkah yaaa~ “ Kata DECA-I


“ Lihat ! Monster kucing itu membawa benda yang mereka curi ! Kita harus berbagi tugas untuk menghentikan mereka berdua ! “ Jelas Tazuya


“ Ide yang bagus ! “


“ Oke ! Jadi si tikus yang melawan para petugas dan si kucing yang membawa prasasti itu. Kalau menurutku... Hideyuki, Jubei dan Kurenai yang akan menolong para penjaga untuk menghentikan tikus itu dengan mengalihkan perhatiannya agar tidak terfokus dengan si kucing. Sementara aku dan Namidashi yang akan mengalahkan kucing itu. Bagaimana ? “ Jelas Ryuga tentang taktik mereka sambil mempertanyakan persetujuan mereka


“ Hmmmm kelihatannya...ini bisa kita coba ! Ayo ! Kita mulai ! “ Kata Tazuya yang menyetujui taktik dari Ryuga


“ Yaaa ! “


“ DECA-I...ikutlah bersama Inuya dan Ryuga “ Kata Tazuya


“ Okeee~ “


V-FIGHTER menyetujui rencana dari Ryuga dan memulai operasi mereka. Disaat Hassan berniat untuk menyerang kearah para penjaga, usaha berhasil dihentikan oleh Jubei dan Ataru yang menembaki dan memanahi tangannya. Menyadari kedatangannya, Monster tikus Hassan melihat situasi dan memberi aba-aba kepada Monster kucing Zi untuk melarikan prasasti tersebut


“ DIA DATANG ! “ Teriak sang penjaga


“ Kkkkh ! “


( BLAAAAR! BLAAAAAR! )


“ Ah...itu ! PARA FIGHTER ! “ Kata sang kapten polisi yang kaget atas kedatangan Tazuya, Jubei dan Ataru


“ Hei~ baru kali ini aku melihat kucing dan tikus saling akur satu sama lain~ “ Ledek Tazuya


“ Bagus ! Inuya-kun ! Ryuga-san ! Sekarang ! “ Panggil Ataru dengan kontak telepatinya saat melihat Zi lari meninggalkan mereka


“ AYO ! “


“ Ayo kita kalahkan tikus got ini !!!  “ Kata Tazuya sambil mengajak yang lain untuk melawan Hassan


“ Yaaaaaaaaaaaaaa “


Hassan pergi kearah Tazuya dan yang lain. Melihat Monster tikus tersebut pergi kearah mereka, Tazuya memutuskan untuk memulai duluan yang menyerangnya sementara Ataru dan Jubei bersiap diposisi mereka


“ Kusanagi ! Hyaaaaaaaaah ! “


( Syaat! Syaaat! Syaaat! Syaaat! Syaaat! )


“ Ayo semuanya ! Tembaaaaaaaaaaaaaakk “


( Dooor! Doooor! Doooor! Doooor! Doooor! Doooor! )


“ Ah ! Benda itu ! Aku haru-“


( DUAGH ! )


“ Agh ! “ Rintih Tazuya saat Hassan memukulnya dan melemparnya ketanah


“ Alpha-san ! “


“ Delta...Epsilon...kita harus bisa meraih benda yang seperti headset itu dari telinganya ! Jika dicabut maka dia akan kembali ke wujud asalnya ! “ Jelas Tazuya kepada Jubei dan Ataru sambil menunjukan telinga dari Monster tikusnya Hassan


“ Estrella ! Terima iniiiii ! “


( Syat! Syat! Syat! Syat! Syat!)


“ Hmmm ! Kelihatannya ...dia agak kesulitan untuk menyerang lawan disegala arah ! Baik dari serangan para kepolisian dan serangan kami bertiga ! Itu dia ! “ Ataru berpikir sambil melihat situasi disekitarnya


“ Teman-teman ! Kita gunakan Convergence ! “ Kata Ataru kepada Jubei dan Tazuya


“ Kau yakin itu adalah sesuatu yang tepat untuk digunakan disini ! Bagaimana nanti itu akan merusak museum ini ? “ Tanya Jubei


“ Tenang saja ! Aku akan memakain Naar Voren ! Ini hanya untuk menghalanginya saja selagi Beta dan Gamma mengajar kucing raksasa itu “


“ Okeeeeh ! First Target : Pointer ! “


“ Zesde : Naar Voren ! “


“ Fifth Dance : Haodori ! “


“ Convergence ! Dance of Sword and Arrow ! “


“ TERIMA INI ! “


( Syaaaat! Syaaaat! Syaaaat! Syaaaat! )


“ Cih ! Mereka berdua dalam masalah ! Aku tidak punya pilihan lain ! “ Geram Rocco yang memantau situasi dari kejauhan


Sementara itu, Monster kucing Zi berusaha untuk kabur dari area museum. Disaat ia hampir berhasil kabur dengan melompati pagar museum, aksinya berhasil dihentikan oleh Inuya dan Ryuga tepat waktu. Ryuga menghentikan usahanya dengan menggunakan kekuatan sihirnya untuk membuatnya terjatuh


( BRUUUGH )


“ Hah ! Gotcha ! “ Kata Inuya dengan bangga saat melihat Ryuga berhasil menghentikan Zi


“ Hmph ! Masih mau lari juga kau ya ! “ Ryuga langsung melindungi prasasti tersebut dengan pelindung sihirnya


“ Oke ! Dia datang ! DECA-I Hati-hati ! “


( Syaaat! Syaaat! Syaaaat! )


“ Antos Delfini ! HAAAAAH ! “ Ryuga mengeluarkan Possessionnya dan langsung melempar perisai tersebut kearah Zi


( BRUGH ! )


“ Sekali lagi ! Kita harus mengambil Headset itu ! “


“ OKEEEE ! HYAAAAH! “


( SYAAAAT! )


“ First act : Turbo ! “ Ryuga menggunakan teknik pertama Possessionnya untuk memutar balik perisai tersebut


( DUAGH ! )


“ Sekarang, Beta ! “ Panggil Ryuga kepada Inuya


“ Bagus, Gamma ! Sekarang kita selesaikan saja ! LABEJA ! “


“First Sting : Gelsemium ! Sekarang ! Alternate ! Gelsemium : Ven- “


(SPRAAAAT )


“ Uwoooo ! “ Inuya tiba-tiba disemprot oleh cairan misterius seperti jaring laba-laba yang menutupi bagian dada dan punggungnya


“ Namida- “


(SPRAAAT! SPRAAAT! )


“ Makhluk apa ini ? “ Tanya Ryuga yang berhasil menghindari serangan tersebut


“Laba-laba sialan itu ! Tidak ! Dia mengambil prasastinya !! “ Inuya memberi peringatan kepada semua orang yang ada di area museum


“ Apa ?! “ Tazuya dan yang lain terkejut saat mendengar peringatan dari Inuya


“ Cih ! Merepotkan saja ! “ Geram Tazuya


“ Khhh ! KAAAAAAAAU ! “ Saat Monster kucing Zi berusaha untuk menyerang mereka berdua, Ryuga dengan sigap melemparkan perisainya kearah Zi yang membuah Biofuse-linknya terjatuh


( DUAAAGH ! )


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )

__ADS_1


“ Ah ! Bocah sialan ! “ Geram Zi sambil melarikan diri meninggalkan mereka secepat mungkin


“ Ryuga~ sebelum kejar mereka tolong lepaskan aku “


Monster Laba-laba Rocco tiba disebuah truk terbuka. Ia langsung meletakan prasasti tersebut dan dengan sigap langsung kembali berubah menjadi semula, diikuti Zi yang naik keatas mobil tersebut


“ Beri tanda kepada Hassan untuk lari ! “ Perintah Zi


“ Ya ! Dia sudah tahu ! “


( Di area museum )


“ Hyaaaaaaaaaaaaaaaah ! “


( TRAAAAAANG )


( SRIIIIIIIIIIIIING )


“ Fighter itu berhasil mengalahkan orang itu ! Tangkap dia ! “ Perintah sang kapten kepada anak buahnya


“ Kalian tidak apa-apa ?! “ Tanya Jubei kepada Inuya dan Ryuga


“ Ya ! Tapi kita tidak punya waktu ! Kita harus cepat mengejar mereka ! “ Jawab Inuya


“ Teman-teman ! Ayoooo ! “ Ajak Tazuya dan yang lain


“ Rocco ! Zi ! Cepat pergi ! Aku bisa menghindari mereka seorang diri ! Larikan prasasti itu sekarang ! “ Teriak Hassan kepada mereka berdua


“ Roger ! Ayo kita pergi ! “ Kata Rocco saat mendengar perintah dari Hassan yang berlari kearah yang berlawanan untuk menghindari kejaran dari pihak V-FIGHTER dan kepolisian secara bersamaan. Melihat ketiga penjahat itu berpencar, kapten kepolisian meminta kepada Tazuya dan yang lain untuk mengejar Rocco dan Zi


“ Sial ! Mereka berpencar ! Fighter...tolong kejar mobil mereka. Kami akan mengejar yang satunya disana ! “


“ Baik pak ! Ayo ! “ Kata Tazuya yang langsung mengajak yang lain untuk mengejar Rocco dan Zi


“ Robot ! Berikan lokasi kemana mereka pergi ! “ Perintah Inuya


“ Segera~ “


Melihat ketiga pihak meninggalkan Museum, Energateez menjadi semakin penasaran yang membuat ia memutuskan untuk mengikuti kemana V-FIGHTER pergi


“ Hmmmm ! Ini jadi semakin menarik ! Ayo kita ikuti mereka ! “ Ajak Energateez kepada Boo-Boo


*****


DECA-I berhasil melacak keberadaan Rocco dan Zi. Saat dilihat, mereka berdua ternyata pergi kearah jalan yang cukup ramai dari para penduduk dan pejalan kaki yang ada disekitar. Mendengar hal itu, Rigel yang melihat semua aktivitas mereka dari DECA-I langsung menghubungi mereka berlima meminta untuk tidak sembarangan mengeluarkan teknik Possession karena itu bisa membahayakan penduduk sekitar


“ Bagaimana ? “ Tanya Tazuya


“ Mereka pergi menuju jalan didekat gedung AkashiTech Corporation “ Lapor DECA-I sambil menunjukan arahnya dari balik layarnya


“ Itu jalan yang cukup ramai dari pejalan kaki dan para pengendara ! “ Kata Jubei yang kaget saat mendengar laporan dari DECA-I


“ Anak-anak ! Jangan menggunakan teknik Possession kalian terlalu berlebihan karena itu bisa menyebabkan penduduk yang disekitar terluka ! Itu karena kalian semua belum bisa menguasai teknik Possession kalian dengan baik ! Maka untuk itu kalia harus pikirkan cara lain tanpa harus menggunakan Possession kalian “ Rigel memberi peringatan kepada mereka berlima


“ Hmmmm ! Tuan Rigel. Ngomong-ngomong soal Possession...kupikir hanya Tijdbreker yang terkategori tidak memiliki kemampuan yang cukup berbahaya disini. Bisakah anda memberi izin untukku menggunakan Naar Voren untuk mempercepat langkah kami agar bisa mengerjar mereka ?  “ Ataru angkat bicara kepada Rigel


Rigel berpikir sebentar tentang apa yang dikatakan Ataru. Setelah kembali mengingat beberapa pelatihan mereka, Rigel akhirnya mengizinkan Ataru untuk menggunakan Tijdbreker untuk mempercepat gerakan mereka untuk mengejar Rocco dan Zi


“ Baik ! Tapi hanya untuk menggunakan Naar Voren bukan teknik lain “ Kata Rigel kepada mereka berlima


“ Oke ! Sekarang Ataru ! “


“Zesde : Naar Voren !”


( Sriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing )


Dijalan menuju area AkahiTech Corporation, Rocco dan Zi mengendarai mobil mereka dalam kecepatan tinggi yang menyebabkan mereka hampir menabrak pengendara lain. Disaat yang bersamaan mereka mendapat panggilan dari Ramone Grace, mereka dikejutkan dengan kedatangan kelima V-FIGHTER yang begitu cepat karena efek dari teknik Naar Voren milik Ataru


“ HEI ! HATI-HATI ! “


“ Uwaaaaa ! “


“ LIHAT-LIHAT JIKA MENGENDARAAAA ! “


“ Oi ! Perlambat jalannya ! Karena gedung AkashiTech Corporation sedang mengadakan acara peluncuran teknologi baru disana dan jalan disana juga sangat ramai ! “ Peringat Zi


“ Sebentaaar ! Aku pikir dulu jalan yang terbaik untuk-“


(Biiiip! Biiip! Biiiip! Biiip! )


“ Astaga ! Boss memanggil kita ! “


( SYAAAAAAAATTT )


“ AH ! “


“ MEREKA DISINI ! “


“ KETEMU ! “ Teriak Tazuya


“ ROCCO ! BELOK  ! “ Perintah Zi yang panik akan kedatangan mereka


( BRAAAAG )


“ Celaka ! “ Zi terkejut melihat Tazuya mendarat diatas mobil mereka


Tazuya berhasil mendarat tepat diatas mobil pick-up terbuka mereka. Melihat Tazuya berusaha untuk membuka pengaman yang ada disekitar prasasti tersebut, Zi memutuskan untuk melakukan perlawanan dengan menembak kearah Tazuya dengan pistolnya. Melihat Tazuya dalam masalah, Inuya meminta Jubei untuk menggunakan Grappling Hook untuk menahan mobil tersebut serta meminta Ryuuga untuk pergi keatas mobil tersebut untuk melindungi Tazuya


“ Jangan sombong kau ! “


“ Sialan ! “


“ Alpha ! Cih ! Epsilon pakai Grappling Hook untuk menahan mobil ini ! “ Perintah Inuya


“ Okeeee ! “


( SYAAAAAAT ! TAAAAK ! )


“ Uwaaaaaaaaaa ! Hei ! Aku tidak bisa menahan iniiiii ! “ Gerutu Jubei yang tidak bisa menahan mobil tersebut dan malah ikut terbawa olehnya


“ Gamma ! Naik keatas mobil itu ! Lindungi dia ! “ Perintah Inuya kepada Ryuuga


“ Hmph ! “


( BRAAAG )


“ Satu lagi ! Rasakan ini ! “ Kata Zi saat melihat kedatangan Ryuga


“ Alpha ! Serahkan padaku ! Lanjutkan tugasmu ! “ Kata Ryuga kepada Tazuya


“ Roger ! “


( Door! Dooor! Dooor! Dooor! )


“ Sialan kau ! Cepat Rocco ! “ Geram Zi sambil menggantikan peluru pistolnya


“ Hassan pergi kemana sih ! “ Gerutu Rocco yang kesulitan berkonsetrasi saat mengendarai


Disaat yang bersamaan, Hassan terlihat kelelahan dan beristirahat dibelakang suatu gedung. Terlihat juga bahwa ia berhasil melumpuhkan sang kapten Kepolisian dan beberapa anak buahnya sampai membuat ia kehabisan peluru pistol


“ Haaaah ! Haaah ! Haaaah ! Sinyal SOS-nya Rocco ! Jadi begitu ! Chuckles...sekarang saatnya ! “ Perintah Hassan dari Biofuse-linknya kepada Chuckles


Kembali dalam pengejaran, Tazuya terlihat berhasil melepaskan salah satu pengaman dari Prasasti tersebut. Melihat Jubei hampir kehabisan tenaga untuk menahan mobil tersebut, Inuya akhirnya membantu Jubei untuk menahan mobil tersebut dari tali Grappling Hook


“ Bagus ! “


“ TERIMA INI ! “


“ Masih belum menyesal juga ya Nona ! “ Kata Ryuga sambil menggunakan kekuatan sihirnya untuk menyerang Zi dan akhirnya melemparkan pistol tersebut dari tangannya


( SYAAAAT! TAAAAK !)


( DUUGH)


“ Ah ! Celaka ! “ Rocco terkejut saat mobilnya tiba-tiba terhenti dan dari spion ia bisa melihat Inuya juga ikut menahan mobilnya


“ Ugggggggghhh ! Cepat Alpha ! “ Teriak Inuya


“ Sedikit Lagi ! “


“ Helikopter “ Ataru kaget saat ia melihat helikopter yang dikendalikan Chuckles datang dan langsung menembakki mereka


(Dooor! Dooor! Doooor! Doooor! )


“ Aaaah ! “


“ Sialan ! Bala bantuan musuh ! “ Kata Tazuya yang kaget akan kedatangan Chuckles


“ Belagu sekali mereka “ Kata Ataru sambil mengeluarkan Spirit Pistolnya dan menembak kearah Rocco


( Zyuuuung! Zyuuuuung! Zyuuuuuung)


“ Uwaaaaa ! Hei ! “ Gerutu Chuckles yang hampir terkena serangan Ataru


“ Rocco tambah kecepatan ! “ Perintah Zi yang mulai panik meminta Rocco untuk menancap gas


“ Aaaaaaaaaaahhh! Aku sudah tidak kuat lagiiiiiii “ Gerutu Jubei


“ Bertahan sedikit ! Dia tidak akan lama “ Kata Ryuga kepada Jubei melalui kontak telepatinya sambil menggunakan sihir pelindung untuk melindungi mereka dari Zi


“ Ayo cepat! Cepaaat Tazuya ! “ Kata Inuya dari dalam hati sambil menahan mobil dengan sekuat tenaga


( Rrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr )


“ AAAAAAAAAAH HAAAH !”


Rocco mencoba menambah kecepatan mobilnya dan Inuya terus menahan mobil tersebut. Saat Tazuya berhasil memotong semua pengamannya, Rocco kembali menambah kecepatan mobilnya yang membuat Tazuya dan yang lain terlempar dari mobil bersama bersama dengan prasasti yang tidak berpengaman. Yang membuat mobil tersebut menabrak halte dengan kuat dan prasasti tersebut terbelah menjadi dua. Tak ada yang mengalami luka serius dalam kejadian tersebut


( BRAAAAGH )


“ Aaaaah ! “


( BRUUUGH )


“ Ouuuhhh ! Apa mereka baik-baik saja ? “ Tanya DECA-I


“ Astaga ! Teman-teman ! “ Teriak Ataru yang langsung menghampiri keempat anggota V-FIGHTER yang terjatuh


“ Aduuuuh ! “


“ Astaga ! Kita merusak prasastinya ! Bagaimana ini ? “ Tanya Jubei dengan kepanikan saat melihat prasastinya terbelah


“ Aaaah ! Mereka melarikan diri ! “ Tazuya kaget saat melihat Rocco dan Zi naik keatas helikopter dan meninggalkan tempat


“ Biarkan mereka lari “ Kata Rigel memalui DECA-I

__ADS_1


“ Tapi ! “


“ Yang terpenting mereka tidak membawa prasastinya, dan kalian juga sudah terlalu kelelahan untuk mengejar mereka “ Lanjut Rigel


Mendengar peringatan dari guru mereka, kelima V-FIGHTER akhirnya menyetujui perkataan Rigel. Tidak lama kemudian, para kepolisian beserta dengan Pak Tsurugi sang pemilik Museum datang menghampiri mereka. Dikarenakan kapten Kepolisian terluka oleh Hassan, maka sang inspektur yang menjadi perwakilannya


“ Ah mereka datang. Dan itu...” Ryuga menyadari kedatangan pihak kepolisian dan merasakan salah satunya ada Pak Tsurugi


“ Pemilik Museum “ Kata Ataru


“ Oh-ho “ Mendengar perkataan Ataru, Tazuya menjadi gugup karena prasastinya rusak


“ Ah...kalian Fighter ? Aku-“


“ Maafkan kami, pak. Kami tidak sengaja merusak prasasti tersebut saat kami mengejar penjahat itu. Dan kami-“


“ Aku mengerti. Yang terpenting ini tidak jatuh ketangan para penjahat. Aku berterima kasih kepada kalian karena telah mengambilnya kembali dari mereka. Kerja yang bagus “ Lanjut Pak Tsurugi kepada mereka berlima


“ Aaahhh...uummm...anuuu...Terima kasih, Pak “ Kata Tazuya yang langsung memberi hormat kepada Pak Tsurugi


“Kita memang belum bisa menangkap mereka. Tapi kalian sudah berusaha keras untuk mengambil prasasti ini “ Kata Pak Inspektur


“ Mana Pak Kapten ? “ Tanya Inuya


“ Beliau terluka, tapi syukurlah dia tidak apa-apa “ Jelas Pak Inspektur


“ Begitu ya “


“ Oh ! Baiklah, kami permisi undur dulu pak. Semoga kalian baik-baik saja kami mendoakan kesehatan dan keselamatan kalian “


“ Ya ! “


V-FIGHTER izin meninggalkan tempat dan pihak kepolisian membantu pak Tsurugi untuk membawa prasasti tersebut kembali ke Museum. V-FIGHTER pergi suatu gedung yang tidak jauh dari asrama sekolah mereka dan langsung menggantikan Battlesuit mereka. Disaat mereka ingin pergi kembali keasrama, mereka dihentikan oleh prajurit Morsdantaque yang bernama Galaztis dan disaat yang bersamaan, Energateez juga menghampiri mereka


“ Fyuuuh ! Selamat “


“ Asyiiiiiik~ akhirnya kita pulang dan bisa beristirahaaaat~ “ Kata DECA-I dengan penuh kegirangan


“ Tapi aku masih tidak enak tentang prasasti itu “ Kata Tazuya


“ Naaaah...si bapak pemilik Museum katanya tidak mempermasalahkan itu bukan karena kita berhasil mengambilnya kembali “ Jelas Inuya


“ Yaaa “


( Terdiam sesaat )


“ Menurut kalian apa mereka adalah musuh kita yang sebenarnya ? Maksudku mereka...dibandingkan penjahat manusia yang kita hadapi...jauh lebih kompeten bahkan mereka bisa kerjasama dengan pihak alien tersebut “ Tazuya bertanya dengan yang lain tentang Atraco


“ Aku juga teringat dengan pria yang bernama Hassan itu bahwa ia pernah mengalahkan El-Fighter termasuk Tuan Rigel 15 tahun yang lalu “ Lanjut Inuya


“ Mungkin ada kaitannya mereka dengan pencurian museum ini ? Itu karena tiap kali kita menghadapi mereka, mereka selalu menargetkan Museum dan artefak kuno sebagai sasaran mereka ! Dan juga punya teknologi aneh yang bisa menciptakan monster raksasa “ Jelas Ataru sambil mengingat beberapa pertarungan mereka dengan Atraco


“ Juga alien itu...kita juga belum tahu apa motif mereka. Tapi jika dilihat dari penyerangan mereka beberapa hari yang lalu dengan pesawat itu mereka terbukti ancaman yang lebih besar dari perampok itu “ Kata Ryuga


“ Hmmmmm “


“ Hei ! Ayo cepat kondisi sudah aman ! “ Kata Jubei saat melihat situasi dari balik gang


“ Oke ! Ayo cepat ! “


( Galaztis tiba-tiba datang )


“ Hei ! “ Sapa Galaztis yang datang menghampiri mereka


“ Uwaaaa ! “ Tazuya dan yang lain kaget akan kedatangan mereka


“ Ah ! Si...siapa kau ?! “ Inuya bertanya kepada pemuda alien tersebut


“ Hey heeeeeeyy~ kita ketemu lagi~ apa kalian merindukan aku ? Tadi itu petarungan yang menyenangkan ya~ dan aku benar-benar takjub akan usaha kalian~ “ Puji Energateez sambil menunjukan dirinya kepada V-FIGHTER


“ Hei...itu sipendek yang menyebalkan yang pernah menyerang kita disekolah ! “ Kata Jubei


“ Jadi dia temanmu ? “ Tazuya bertanya dengan Energateez tentang Galaztis


“ Suatu kehormatan dan kesenangan bisa bertemu langsung dengan kalian. Ternyata apa yang dikatakan info yang kami dapatkan memang ada benarnya...dan aku suka itu “ Ujar Galaztis sambil memberikan senyuman kepada mereka


*****


Mengetahui Tazuya dan yang lain didatangi sosok Alien misterius, Rigel memutuskan untuk mendengar semua pembicaran mereka dari DECA-I untuk mengetahui tujuan mereka datang kemari. Saat Dullart mendengar seksama suara tersebut, ia langsung mengenalnya sebagai salah satu dari prajurit elit milik Pangeran Morsdantaque


“ Anak-anak ? Ada apa dengan mereka ? “ Tanya Rigel dari dalam  hati saat merasakan sesuatu yang aneh dari Tazuya dan yang lain


“ Ada apa Rigel-san ? “


( klik )


“ Suara siapa itu ? “


“ Haaah ! Suara ini...Galaztis ! “ Dullart kaget saat mendengar suara dari Galaztis


“ Kamu kenal dia ? “


“ Salah satu dari prajurit elit milik Morsdantaque ! Dia adalah satu dari dua prajurit yang paling kompeten dalam bertarung ! “ Jelas Dullart


“ Celaka ! “


Ditempat V-FIGTHER berada , Galaztis langsung memperkenalkan dirinya kepada mereka berlima. Galaztis mengatakan bahwa ia takjub dengan kemampuan mereka yang bukan omong kosong saat ia dan Energateez menyaksikannya dari dekat. Disisi lain, Swift Polly dan Eva-Q8 juga mendengar pembicaraa mereka dari Buds Drone. Swift Polly juga sangat kaget saat mengetahui kedatangan darinya


“ Salam kenal anak-anak. Aku Galaztis, salah satu prajurit elit dari Pangeran Morsdantaque. Dan soal pertanyaanmu tadi...ya ! Aku adalah salah satu teman dari Energateez “ Galaztis memperkenalkan dirinya kepada Tazuya dan yang lain


“ Heh ! Teman ya ! “ Kata


“ Mau apa kalian datang kemari ? “ Tanya Ryuga


“ Aaaah~ aku suka dengan kalian yang langsung bertanya kepada kami tanpa melibatkan pertarungan. Mungkin kalian sudah tahu soal putra mahkota kesayangan kami yang bernama Dullart. Dia adalah pengkhianat yang harus dibawa menghadap kekaisaran karena ulahnya yang tidak bisa dimaafkan “ Jelas Galaztis dengan nada santai


“Jugaaa...aku mendengar sesuatu yang hebat dari pangeran kami. Ia sudah memantau tentang perkembangan kemampuan kalian dan juga planet ini melalui para agen kami. Dan saat beliau menyuruh kami untuk memantau langsung, ia mengatakan bahwa ia takjub dengan apa yang ia lihat. Planet ini...dan juga kalian...benar-benar luar biasa “ Lanjut Galaztis


(Disisi lain daerah sekitar Asrama)


“ Apa ? Itu artinya Pangeran Morsdantaque sudah tahu soal ini ?! Bagaimana bisa ?! “ Swift Polly bertanya kepada dirinya sendiri saat mendengar perkataan Galaztis


“ Atau mungkin...jangan-jangan...” Swift Polly kemudian kaget dan teringat akan sesuatu


Setelah menjelaskan tujuan para Thetoid, Tazuya dan yang lain teringat akan serangan pesawat Superbia-07 yang terjadi beberapa hari yang lalu juga soal Argus dan komplotan. Mereka mempertanyakan kejadian itu dan juga tentang Argus, Galaztis dengan santai menjawab pertanyaan mereka berlima dengan senang hati


“ Begitu ! Aku yakin kalian juga ada hubungannya dengan pihak yang menggunakan pesawat warna abu-abu itu untuk menyerang kami ! Apa itu benar ?! “ Tanya Tazuya


“ Jadi orang yang bernama Argus si Jenderal, Oxtoroo dan Swift Polly...apa kalian mengenal mereka ?” Tanya Jubei


“ Oh tentu ! Mereka adalah orang ternama di militer kami ! Dan soal pesawat itu, ya...Pangeran Gretue yang memberi izin untuk meminjamkannya agar Tuan Muda bisa cepat ditemukan~ “ Jelas Galaztis


“ Jadi Pangeranmu itu berencana ingin menghancurkan planet ini ? “ Tanya Jubei dengan nada kepanikan


“ Tidak tidaaak~ tentu saja tidak ! Pangeran Morsdantaque hanya menginginkan kalian menjadi bagian dari kami. Beliau dan ayahnya sangat tertarik dengan keindahan planet bumi jadi mereka sangat ingin kalian semua penduduk bumi menjadi bagian dari kami. Bukan’kah itu bagus ? “ Jelas Galaztis


“ Ehm ! Bisakah kita akhiri ini ! Aku bosan mendengarmu berbicara dengan baik dihadapan musuh ! “ Gerutu Energateez yang sudah bosan menunggunya


“ Jadiii...apa itu artinya kalian sudah selesai memperkenalkan diri kalian dengan ramah dihadapan calon musuh ? “ Tanya Ryuga


“ Naaaah...aku disini tidak hanya untuk memberitahu kalian siapa yang kalian hadapi selanjutnya tetapi juga untuk menjemput teman kecilku yang nekat berbuat sesuka hati tanpa instruksi dari kami. Yaaap ! Kalau begitu kami permisi dulu ya~ aku harap kalian tidak akan melupakan kami “ Kata Galaztis sambil mengaktifkan medali teleportasinya dihadapan mereka berlima


( Zaaaaaaaaaaaaaaaaaasssshhh)


“ Aaaaaaaaah “


“ Tazuya ! Itu...”


“ Aaaaah ! Dia...”


Saat Galaztis membukakan portal menuju kapal induk Theta dan masuk kedalam portal tersebut, mereka berlima dikejutkan akan Pangeran Morsdantaque yang dengan tatapan dinginnya melirik kearah mereka berlima dengan tajam dan tidak berkata apa-apa kepada mereka dengan memberi isyarat wajah bahwa “dia akan kembali”. Dullart yang melihat situasi dari DECA-I juga sangat kaget melihat sekilas kedatangan sang putra sulung dari Zozo dan menyadari sekarang mereka dalam bahaya yang besar


“ Dullart ! Apa dia-“


“ Morsdantaque ! Dia disini ! “ Kata Dullart dengan geram sambil memukul keyboard yang ada didepannya


( Zaaaaaaaaaaaaaaassssshh)


“ Woah ! Tadi itu benar-benar tegang ya~ “Kata DECA-I


“ Tazuya ! Apa kau lihat tadi ?! “ Tanya Jubei


“ Ya ! Dari tatapannya saja aku yakin orang itu sudah tidak sabar ingin menghajar kita dilain hari ! “ Jawab Tazuya


“ Anak-anak ! Anak-anak ! Apa kalian baik-baik saja ?! “ Tanya Dullart melalui DECA-I


“ Ya Dullart-san. Kami baik-baik saja ! Tapi tadi itu benar-benar agak tegang “ Jawab Inuya


“ Sepertinya kita sudah tahu siapa yang akan kita hadapi. Walau demikian itu bukan berarti kita membiarkan yang lain seperti pihak Atraco berada dikota ini ! Terlebih kalian sendiri masih ingat bukan mereka sempat berkerjasama dengan orang-orang itu ? “ Jelas Rigel kepada mereka berlima


“ Tentu saja kami masih meingatnya “


“ Dan kalau kutarik kesimpulan mereka memutuskan untuk memilih jalan tersendiri untuk mengalahkan kalian. Tapi untuk sementara ini, kita akan mengurus pihak Thetoid karena kelihatannya misi mereka sekarang bukan lagi untuk menangkap Dullart “ Lanjut Rigel


“...”


“ Jangan khawatir. Kami tidak akan membiarkan kalian dengan gegabah menghadapi mereka seorang diri. Karena kalian masih tahap latihan...aku siap untuk membantu kalian untuk menghadapi saudaraku dan komplotannya “ Jelas Dullart


V-FIGHTER agak terkejut dan ragu saat mendengar perkataan dari Dullart. Namun Dullart mengatakan bahwa ia sama seperti Rigel, ia sudah tidak dibutuhkan lagi bagi umatnya dan kini memilih untuk berpihak kepada manusia untuk menghentikan mereka dalam menguasai planet bumi


“ Anda...tapi mereka...”


“ Kalian sudah dengar apa yang ia katakan ? Mereka sudah tidak membutuhkanku lagi atau menganggapku sebagai bagian dari kekaisaran. Jadi...sama seperti Rigel...tidak ada gunanya aku kembali bersama mereka “ Jelas Dullart


“ Oke. Intinya kalian semua harus tetap waspada saat menjalankan aktivitas kalian masing-masing. Untuk itu tetaplah menjaga identitas kalian dari publik dan segala ancaman dari pada musuh “ Kata Rigel kepada Tazuya dan yang lain


“ Yaaa! Tuan Rigel “


“ Bagus. Aku permisi dulu dan selamat malam “


( Blip )


“ Hmmm kurasa kita perlu mengantarkan Jubei dulu kembali keasrama “ Kata Tazuya


“Aaaah Tidak usah. Padahal Asramanya dekat sini loh~ “


“ Jubei...tidak baik membiarkan cewek berkeliaran sendirian pada malam hari. Apalagi musuh sekarang sedang mengincar kita. Mari kami antarkan “ Jelas Ryuga


“  Okeee...terima kasih “ Kata Jubei dengan memberi senyuman kepada mereka berempat


Saat memperhatikan Tazuya dan yang lain pergi menuju asrama mereka, Swift Polly mendapatkan pesan dari Argus untuk kembali ke Superbia-07


“ Kapten, ada pesan dari Jenderal “ Lapor Eva-Q8 memberikan pesan tertulis dari layar hologramnya


“ Hmmm, jadi beliau meminta untuk kembali ? Dimengerti. Ayo kita kembali”

__ADS_1


“ Baik Kapten “


*****


__ADS_2