El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
91. Senja itu


__ADS_3

Pasca Oxtoroo dan Swift Polly menyetujui permintaan Rigel untuk menahan Energateez dirumahnya demi keperluan menjadi informasi, kelima V-FIGHTER bersama dengan DECA-I akhirnya diizinkan Rigel kembali keasrama mereka masing-masing. Diperjalanan, mereka berlima berdiskui tentang Energateez dan juga rencana Rigel tentang penyusupan kedalam Kapal Induk Theta serta situasi dikota terkini


“ Jubei ! Kamu tidak lupa’kan soal apa yang dipesan oleh Himekaze-san ? “ Tanya Tazuya tentang apa yang dititipkan Jubei sehabis pulang jam tambahan


“ AAAAAAAAAAAAH~ Iyayaaaaaa~ Eeeeh~ toko yang dikatakan Vlada-chan juga dekat dari sini ! Ayo temenin aku kesana ! “ Ujar Jubei yang panik sambil mengajak yang lain untuk menemaninya pergi ke toko ATK terdekat


“ Laaaah kamu ‘kan Fighter... tidak ada salahnya ‘kan pergi sendirian ? “ Celetuk Inuya


“ Namidashi ! Fighter atau bukan... tidak baik membiarkan wanita baik seperti Jubei berkeliaran sendirian dikeramaian kota ! “ Tegur Ryuga


“ Okeee~ jangan lama-lama ya ! Soalnya sebentar lagi aku mau latihan ke Howling Star nanti ! “ Ujar Inuya yang setujuh dengan ajakan Jubei dan Ryuga


“ Naaaah~ gitu dong Inuya-kun ! “ Puji Ataru sambil menepuk pundak Inuya


“ Tidak kusangka ternyata orang besar mulut seperti Energateez itu... sebenarnya mau mengakui semua kebusukan dari Morsdantaque dan rekan-rekannya ! Walau dia masih nyebelin siih~ “ Jelas Tazuya kepada yang lain


“ Dan aku pikir dia mengatakan semuanya dengan kebohongan ! Auranya juga sama sekali tidak berbohong karena aku bisa melihat jika auranya sering berubaha antara ketakutan dan kecemasan ! “ Ujar Ryuga sambil menjelaskan sisi lain dari Energateez dari auranya


“ Kelihatannya... itu bisa dipercaya ! “ Gumam Inuya sambil menganggukkan kepalanya


“ Tapi sebenarnya... aura orang itu bisa berubah dan sulit untuk kubaca. Dan yang ini bisa menjadi masalah bagiku jika aku ingin merasakan aura orang yang sering berubah-ubah ! Bisa saja mereka itu adalah orang yang pandai dalam mengelabui suasana mereka... atau bisa saja mood mereka sedang jelek ! Tap untungnya aura dari Energateez benar-benar tenang walau kadang berubah sedikit “ Ryuga melanjutkan penjelasan tentang penglihatan auranya


“ Tetap menarik juga sih~ “ Ujar Inuya yang kagum dengan kemampuannya Ryuga


“ Jadi... bagaimana menurut kalian... tentang rencana misi Tuan Rigel untuk melakukan penyusupan ke kapal induk ? “ Tanya Ataru sembari mereka memasuki toko ATK yang terdekat


“ Hmmmm~ apa kita harus bersiap-siap untuk menjalankan misi itu ? “ Jubei balik bertanya dengan nada keraguannya


“ Sepertinya begitu ! Selama kita mendengar semua strateginya Tuan Rigel... aku yakin kita semua bisa menang dan mengalahkan Morsdantaque beserta antek-anteknya yang menyebalkan itu ! “ Ujar Tazuya yang penuh dengan keyakinan


“ Benar juga dengan apa yang dikatakanmu Hideyuki “ Ujar Ryuga yang setujuh dengan perkataan Tazuya


“ Hei ! Tolong bantu aku untuk cari 3 benda yang ini ditempat lain yaaa~ “ Jubei meminta tolong kepada Tazuya dan yang lain untuk membantunya untuk mencari barang yang akan dibeli


“ Okeee~ “


“ Yaaa~ kalau bisa dilakukan sebelum Kapal Induk itu mendekati bumi. Atau tidak Kota ini akan kembali porak-poranda seperti serangan lain yang mereka kerahkan sebelumnya “ Ujar Inuya sambil melihat berita terkini tentang Kota asal mereka didalam toko ATK yang berdiri disamping Jubei


“ Tapi bagaimana kita bisa kesana dengan cepat ? “ Tanya Jubei sambil memilih beberapa lem perekat yang ada didekatnya


“ Medali teleportasi mereka ? “ Kata Inuya sambil teringat medali yang dimiliki Thetoid


“ Hmmm~ bisa juga ! “ Jawab Jubei dengan singkat


Sambil mencari kardus kokoh untuk tugasnya Jubei beserta dengan pena gambar dan buku sketsa untuk dirinya sendiri, Tazuya memikirkan tentang rencana Rigel yang akan melakukan misi penyusupan untuk menyerang Morsdantaque sebelum mereka berhasil mencapai bumi. Disaat yang bersamaan, Tazuya berpikir apa tidak masalah jika ia tidak diikutkan dalam misi ini karena ingin mencari pelaku dari pembunuh orang tuanya dan membalaskan dendam kematian mereka


“ Aaaah ! Diskon ternyata ! Hehehe~ beli tiga untuk yg ukuran A4 sama pena ini juga deh~ “ Ujar Tazuya yang girang saat melihat harga buku sketsa beserta pena gambarnya


“ Kau ingin membeli itu juga ? Itu tidak ada dalam apa yang disuruh Jubei Fujieda “ Ujar DECA-I


“ Ini untukku ! Yaaaa mumpung lagi diskon ya aku beli “ Ujar Tazuya dengan penuh semangat


“ Misi penyusupan untuk serangan kejutan yaaa~ kelihatannya kalau digabung dengan kelompoknya Oxtoroo ini lumayan ramai juga ! “ Gumam Tazuya kepada dirinya sendiri


( Tazuya kemudian teringat pemuda misterius yang menyerangnya dan Sayuri)


“ Apa tidak masalah... jika aku bilang kepada Tuan Rigel... untuk tidak ikut... penyerangan i-“


Tiba-tiba, saat berpikir tentang niatnya untuk tidak ikut dalam rencana penyerangan selanjutnya, pikiran Tazuya tiba-tiba pecah saat ia mendengar keributan dari luar toko. Saat dilihat sekilas, lagi-lagi ternyata itu Sandy yang sedang mengerutu akan mobilnya yang kembali terkena serpihan bangunan karena serangan laser Ocularnya Meteoralez yang menyebabkan mobilnya yang terparkir disana mengenai serpihan dan membuat mobilnya mogok. Tazuya yang masih membenci Sandy atas cemburu butanya yang karena pernah menjadi mantan kecilnya Karin hanya bisa tersenyum puas melihatnya


“ Ah ? “ Tazuya mendengar suara keributan dari luar


“ Waduh duuuuuuuh~ ribut sekali yaaaa ! “ Gerutu DECA-I


“ Hehe ! Mungkin hanya untuk hari ini saja... aku sedikit berterima kasih kepada mereka karena secara tidak langsung mobil sikeparat itu rusak lagi karena mereka ! “ Ujar Tazuya dengan senyuman


“ Heee~ sejak kapan kamu bisa jadi seperti itu ? “ Tanya DECA-I dengan penuh keheranan


“ Yok ayo ! Kita harus cepat menemui Jubei sekarang ! “ Tazuya memotong pertanyaan DECA-I untuk bergegas kembali ketempat Jubei


Semua V-FIGHTER berhasil mencari apa yang disuruh oleh Jubei untuk tugas kelompoknya. Saat keluar dari Toko ATK, Inuya meminta izin untuk langsung berpisah dari mereka untuk pergi ke studio Howling Star karena waktu sesi latihannya sebentar lagi akan dimulai


“ Hati-hati dijalan ! “ Kata Tazuya sambil berpesan kepada Inuya untuk tetap berhati-hati

__ADS_1


“ Yaaaaa ! “


“ Busnya datang ! Ayo cepat ! “ Jubei melihat Bus yang pergi kearah Asrama mereka mulai datang


“ Aaaah ! Bagus-bagus ! Ayo kita naik ! “ Kata Tazuya dengan terburu-buru sambil langsung pergi naik kedalam Bus tersebut


“ Hideyuki ! Tunggu ! “ Teriak Ryuga yang diikuti oleh Ataru dan Jubei yang ikut mengejar Tazuya ke Bus


Di dalam Bus, Jubei dan yang lain bertanya apa yang membuat Tazuya buru-buru mengajak mereka untuk naik kedalam Bus. Ataru bisa menebak jika Tazuya sedang menghindari Sandy yang membuat Tazuya mau tidak mau berbicara tentang apa yang membuat ia akhir-akhir ini selalu menjadi incaran orang yang tidak ia kenal


“ Apa yang membuatmu sangat terburu-buru seperti itu ?! “ Tanya Jubei sambil kecapekan


“ Ummm~ ‘kan bukan hanya kamu saja yang mendapat tugas kelompok itu kaaan~ jadi aku terburu-buru karena takut kelupaan untuk mengerjakannya ! “ Ujar Tazuya dengan senyuman menyeringainya


“ Kelihatannya kamu sedang menghindari seseorang ya ? Siapa dia ?! “ Tanya Ryuga


“ Sandy lagi ? “ Ataru tiba-tiba langsung menebaknya dengan penglihatan masa depannya


“ Uuuh~ I-iya ! Si keparat itu lagi ! Dia tidak melihatku karena sedang mengurus mobilnya... tapi karena aku tidak ingin berhadapan dengan makhluk itu maka aku memutuskan untuk menghindarinya sebisa mungkin ! “ Jelas Tazuya dengan nada jengkelnya


“ Ahahaaa~ kelihatannya ada yang sedang dalam masalah dalam menghadapi masa tersulit di masa remajanya yaaa~ “ Celetuk DECA-I


“ Diam DECA ! “ Tazuya memerintahkan DECA-I untuk tidak meledeknya


“ Kau mau tahu Hideyuki... sebelum kami menghadapi ketiga Alien itu... orang yang bernama Sandy itu yang menghampiri kami dan tiba-tiba bertanya apakah kami adalah temanmu ! Dan tentu saja itu di respon Namidashiku dengan caranya karena dia sangat jengkel sejak tahu jika alasan kenapa dia membencimu karena masalah cemburu buta “ Jelas Ryuga tentang pertemuan mereka dengan Sandy dan para preman


“ HAH ?! SE- SERIUS ! JA- JA- JADI APA YANG IA LAKUKAN DENGAN SI JELEK ITU ?! “ Tanya Tazuya dengan nada kepanikannya sampai-sampai membuat orang disekitarnya terkejut mendengar nada bicaranya


“ Ssssssssssssssssssssst ! “ Tegur si sopir bus


“ Ma-maaf ! “ Gumam Tazuya dengan singkat


“ Jadi... apa sebelumnya... kalian sudah pernah saling kenal ? “ Tanya Jubei


“ Tidak ! Aku tidak kenal dia ! Aku yakin dia tahu aku karena Karin membicarakan semuanya tentang aku dan masa kecil kami ! Dan aku yakin karena ia pikir aku naksir dengannya... makanya kenapa dia mengincarku ! “ Lanjut Tazuya sambil menjelaskan kenapa Sandy bisa tahu tentang dia dan langsung membencinya tanpa alasan yang kuat


“ Ini sudah 2115 ! Tidak kusangka masih ada juga yang bisa seperti itu ya ! “ Gerutu Jubei dengan nada kegeramannya


Tazuya terdiam sesaat saat mendengar perkataan dari Ataru. Walau Tazuya tahu apa yang dilakukan Sandy sudah sangat meresahkan, namun Tazuya belum ingin mengambil langkah yang kedua kecuali jika Sandy sudah melakukan sesuatu yang sangat biadab


“ Dia memang keparat ! Tapi aku masih belum ingin melakukan cara yang nomor 2 ! Aku yakin Karin masih memiliki hubungan pertemanan dengan dia, jadi mungkin... aku akan bicara dengan Karin untuk membujuknya agar berhenti menggangguku “ Ujar Tazuya


“ Okee~ itu cukup bijak juga ! “ Gumam Ryuga


“ Tapi jika dia sudah melakukan sesuatu yang sangat biadab... tidak ada cara lain... selain menyingkirkannya secara permanen ! “ Lanjut Tazuya sambil menatap jendela bus dengan tatapan seriusnya


*****


Dirumah kediaman Rigel, terlihat Rigel beserta dengan Dullart dan Energateez baru saja sampai dan turun dari mobil. Sebelum berpisah dengan yang lain, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, Rigel meminta kepada Energateez untuk memberikan semua teknologi yang ia bawa dan ia pakai kepada Oxtoroo dan Swift Polly


“ Jadi ini rumahmu ? Aku tidak menyangka Prisman Beta seperti dirimu memiliki rumah yang sangat bersih~ “ Komentar Energateez


“ Ini rumah bersama ! Namun karena semua rekan-rekanku sudah pergi jadi hanya aku seorang dengan para robot yang tinggal dirumah ini ! “ Jelas Rigel sambil mengajak Energateez dan Dullart ke sebuah kamar kosong


“ Pantas saja kenapa kau melarangku untuk membawa semua gadgetku ! Ternyata rumahmu cukup canggih juga yaaaa~ tapi ini masih tidak adil karena aku tidak bisa tahu kondisi dari sahabatku Sampson ! “ Gerutu Energateez


“ Jangan cemas ! Aku dengar dari Oxtoroo-san jika Sampson baik-baik saja... jadi tidak ada yang perlu kamu cemaskan sekarang ! Kemungkinan besar dia bisa menemuimu dimisi selanjutnya “ Jelas Dullart


“ Begitu kah ? Baiklah jika anda bilang begitu Tuan Muda ! Itu saja sudah membuatku sangat lega... hehehe ! “ Ujar Energateez yang sedikit lega saat mendengar penjelasan dari Dullart


Nah ini dia kamarmu~ bersebelahan dengan kamarnya Dullart ! Bagaimana ? Nyaman bukan ? Aku tidak akan menguncimu dari luar... jadi anggaplah seperti rumahmu sendiri “ Jelas Rigel sambil membukakan pintu kamar kepada Dullart


“ Jadi... ini beneran kamarku ? “ Tanya Energateez yang ragu-ragu


“ Jadi kau lebih memilih untuk tidur di sel tahanan ? “ Rigel membalasnya dengan balik bertanya kepada Energateez


“ Tentu saja tidak ! “


“ Kalau begitu masuk dan terimalah ! “ Ujar Rigel dengan nada tegasnya


“ Naaah~ karena dia berbuat baik padamu jadi tidak ada yang perlu kamu curigakan lagi ‘kan ? “ Ujar Dullart sambil membujuk Energateez untuk masuk kekamar tersebut


“ Oo-oke~ “ Kata Energateez dengan singkat dan langsung memasuki kamar tersebut

__ADS_1


“ Jika aku membutuhkanmu dalam membahas misi dan hal-hal yang berhubungan dengan Morsdantaque... siap atau tidak kamu harus ikut kerjasama dengan kami ! Baiklah... silahkan beristirahat dan melakukan aktivitas normal seperti dirumah ! Dullart... jika kau mau bicara sekilas tentang planet asalmu aku izinkan kamu bicara dengan dia ! “ Jelas Rigel sebelum meninggalkan kamar tersebut


“ Yaaaa “


Saat Rigel keluar dari kamar, Dullart dan Energateez saling menatap satu sama lain selama beberapa detik. Saat Energateez berbaring diatas tempat tidur dengan santainya, Dullart mendekatinya dan duduk disamping ranjang tersebut sambil memulaikan ceritanya tentang rencana dari Morsdantaque


“ Haaaaaaaaaaaaaah~ akhirnya bisa santaaaaaaaaaai~ “ Gumam Energateez yang langsung membaringkan tubuhnya


“ Kelihatannya akhir-akhir ini kamu selalu rajin bekerja ya sama teman-temanmu “ Sahut Dullart sambil duduk disebelah Energateez


“ Yaaa begitulah~ Aku disini hanya disuruh untuk memperbaiki teknologi dan tetap tutup mulut tentang semua yang direncanakan oleh Pangeran Morsdantaque~ “ Jelas Energateez


“ Aku cukup bangga denganmu yang berani jujur denganku ! Dan karena kejujuranmu itu juga kelihatannya kamu menjadi lebih santai dari sebelumnya “ Puji Dullart


“ Anda tidak perlu memujiku, Tuan Muda~ Itu karena aku hanya meluangkan semua frustasiku selama aku bekerja sebagai prajurit elit dari kakak anda~ “


“ Kelihatannya kamu banyak frustrasinya ketimbang senangnya ya ? “


“ Aku sebenarnya... cukup menikmatinya... tapi sekarang... aku tidak tahu aku harus berkata apa “ Jelas Energateez dengan nada keraguannya


“ Aaaaah~ okeee~ jika kamu bilang begitu ! “


“ Hmm ? “


“ Aku sejujurnya... benar-benar merindukan rumah... teman-temanku disana... juga beberapa kenangan saat aku bersama mereka... dan aku yakin mustahil aku bisa diterima kembali kesana karena rencana dari Morsdantaque ! “ Jelas Dullart sambil memikirkan masa lalunya


“ Sebenarnya siiih~ aku tidak merindukan semuanya~ tetapi aku memang merindukan masa-masaku bersama Samp-san... itu karena dia adalah teman masa kecilku yang paling berharga “ Cerita Energateez tentang pertemanannya dengan Sampson


“ Jadi... soal itu... apa karena itulah kamu merasa kesal dengan semua tanggung jawabmu sebagai prajurit elit ? “ Tanya Dullart sambil mengingatkan Energateez tentang momen dimana ia tidak sengaja menebas Sampson


“ Ti- sebenarnya... tidak ! Dari dulu aku merasa lama kelamaan ada yang tidak beres dari Pangeran Morsdantaque tentang semua misi-misinya ! Beliau sering berkata kepada kami jika Yang Mulia tidak pernah menghargai semua kerja kerasnya untuk menguasai suatu planet dan menjadikannya koloni kita ! Karena itulah... kenapa Pangeran Morsdantaque memutuskan untuk melakukan ini ! “ Jelas Energateez tentang perasaannya dan Morsdantaque


“ Aku sudah menduga hal itu sejak lama ! Ia menjebakku dengan membuat ayahku percaya jika aku mengkhianati Theta ! Walaupun nanti kita bisa menjatuhkannya... aku tidak yakin apa aku masih bisa diterima disana “ Ujar Dullart


“ ‘Kan ada Pangeran Gretue dan Prajurit elitnya ! Mereka semua juga tidak tahu apa-apa soal itu ! Tolong percayalah denganku Tuan Muda ! Pasti masih ada cara untuk menghentikan kegilaan ini selain meminta tolong dari para Fighter Bumi ! “ Kata Energateez sambil meyakinkan Dullart jika masih ada harapan untuk membuatnya kembali ke Theta


“ Gretue ? “ Gumam Dullart dari dalam hati dengan mata yang melebar saat mendengar perkataan dari Dullart


“ Sepertinya... Energateez bersungguh-sungguh untuk berbicara soal ini ! Gretue tidak tahu dia pelakunya ?! Apa itu benar ?! Apa aku... juga harus mengatakan ini kepadanya ? “ Pikir Dullart


Sementara itu, Rigel terlihat sedang beristirahat dikamarnya sambil memikirkan tentang rencana mereka selanjutnya untuk melakukan penyusupan dan serangan kejutan didalam Kapal Induk. Rigel berpikir apa ini misi yang terlalu sulit untuk Tazuya dan yang lain, karena mereka berlima masih belum ahli dalam melakukan misi penyusupan


“ Apa menurut kalian ini ide yang bagus untuk melibatkan mereka dalam misi penyusupan ini ? Dilihat dari video pelatihan mereka sebelumnya... mereka masih belum bisa untuk koordinasi dalam misi penyusupan dengan baik... menurut kalian bagaimana ? “ Pikir Rigel kepada dirinya sendiri sambil membukakan semua file latihan dan memperhatikan kearah foto El-Fighter sebelumnya


“ Tapi kita tidak boleh pasrah dan pesimis seperti itu ! Aku yakin... jika mereka bisa ikut koordinasi dengan baik... aku yakin mereka pasti bisa melakukannya ! “ Lanjut Rigel yang optimis mereka bisa melakukan misi penyusupan tersebut


Saat hari sore menjelang malam, di asrama, Tazuya terlihat sedang sibuk mencari sumber materi untuk tugas kelompok mereka sembari menunggu Inuya yang sedang latihan menari di Howling Star. Disaat yang bersamaan, Ataru datang kekamarnya dan ingin membicarakan sesuatu kepada Tazuya


“ Aaaaaaaaaah~ Perang Dunia ke-II ! Cukup kompleks sih~ terlebih ada banyak konflik lain utama yang harus dibahas ! “ Ujar Tazuya sambil mencari materi di laptopnya


“ Apa tidak masalah jika kamu ikut mencantumkan peran para El-Fighter pada masa itu juga sebagai informasi tambahan ? “ DECA-I memberinya usulan


“ Hmmmmmmmm~ “ Tazuya berpikir sebentar akan apa yang dikatakan DECA-I


( Ataru mengetuk pintu luar )


“ Oooh ! Ataru ! Ja-jadi kau sudah dapat materinya ? “ Tanya Tazuya yang langsung mempersilahkan Ataru untuk memasuki kamarnya


“ Yaaaa~ tapi sebenarnya... ada topik lain yang ingin kubicarakan denganmu disini selain dari tugas kita “ Jelas Ataru


“ Topik lain ? “


“ Tentang si pemuda bernama Sandy itu “ Ujar Ataru dengan singkat


“ Apa yang ingin kamu bicarakan soal dia ?! “ Tanya Tazuya dengan nada seriusnya


“ Saat kami bertiga menghadapinya... aku secara tidak sengaja menyentuh pemuda itu dan melihat potensi berbahaya yang sama mengerikannya dengan orang yang bernama Morsdantaque itu ! Ini membuatku sedikit gelisah... yaaa dia memang bukan Fighter dan sosok pemuda pencemburu yang menjengkelkan ! Tapi aku bisa melihat sepertinya dia bukanlah tipe yang mau belajar dari apa yang ia perbuat ! “ Jelas Ataru tentang potensi dari Sandy dengan melihat masa depannya


“ Apa ?! “


“ Dan karena itulah... aku datang kemari karena aku ingin kembali meyakinkan kepada dirimu tentang cara untuk menyingkirkannya ! Tazuya-kun sendiri sudah bilang bila ia sudah sangat meresahkan dirimu terlebih dia hampir ingin menculikmu karena cemburu butanya ! Karena aku sudah menjelaskan tentang potensinya dari kekuatan penglihatan masa depanku... aku ingin tahu apa pendapatmu tentang dia ?! Apa dia harus diperlakukan sama seperti Morsdantaque dan pembunuh orang tuamu ?! Menyingkirkannya secara permanen tanpa memberikan kesempatan kedua ? “ Tanya Ataru dengan nada sedikti khawatirnya kepada Tazuya


*****

__ADS_1


__ADS_2