El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
62. Salah Perhitungan I


__ADS_3

Tazuya dan Jubei sampai ditempat kejadian dan mereka sangat terkejut saat melihat aksi Polly bersaudara beserta SISTER yang menyebabkan Karin dan Lindsey tidak sadarkan diri. Mereka berdua melihat kearah Rough Polly dan SISTER. Sebelum menghadapi mereka untuk menyelamatkan Karin dan Lindsey, Tazuya memperingatan Jubei untuk tidak tergesa-gesa karena ia yakin Rough Polly bukanlah lawan sembarangan


“ Itu ? “


“ Karin dan teman kuliahnya ! “


“ Ayo ce-“


“ Tunggu ! Ayo kemari ! “ Tazuya mengajak Jubei untuk pergi kebalik bangunan yang tidak jauh dari tempatnya Polly bersaudara


“ Ada apa ? “  Tanya Jubei


“ Kelihatannya wanita yang barusan datang ini bukanlah lawan sembarangan ! Karena itu kita harus berhati-hati karena dengannya ! “ Tazuya memberi peringatan kepada Jubei


“ Oke ! Dipahami ! “


“ Ayo ! Saatnya kita ganti battlesuit ! “ Perintah Tazuya sambil mengeluarkan jam battlesuitnya


Tazuya dan Jubei menggantikan seragam sekolah mereka dengan battlesuit dan langsung pergi menghadapi Polly bersaudara yang bersiap untuk membawa Lindsey dan Karin pergi dari tempat itu


“ Nah ! Sekarang saatnya kita-“


“ BERHENTI ! “ Teriak Tazuya yang berlari menuju kearah mereka bertiga


“ Hah ?! Dia...”


“ El-Fighter ! Dan itu si Alpha dan Epsilon ! “ Kata Swift Polly yang mengenal Tazuya dan Jubei


“ Hoooo~ ini benar-benar diluar dugaanku ! Bagus ! Adik kecilku...cepat pergi bawa mereka ! Biar aku yang urus mereka berdua ! “


“ Hati-hati ! “ Kata Swift Polly langsung mengaktifkan medali teleportasi dan langsung menghilang ditempat bersama dengan Karin dan Lindsey


“ TIDAK ! “


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )


“ Oh lala~ aku sangat tidak percaya bahwa aku bisa menemukan kalian secepat ini ! Tapi aku senang karena aku tidak perlu repot-repot mencari kalian dipenjuru kota ini “ Sambut Rough Polly dengan nada cerianya


“ Okeee~ dia mirip dengan wanita tadi tapi lebih menjengkelkan dari dia “ Jelas Jubei yang menyadari kemiripan Polly bersaudara dari segi fisik


“ Oi ! Sempat-sempatnya kau bicara seperti itu dikondisi seperti ini ! “ Tegur Tazuya dengan nada jengkelnya


“ Aaaah itu benar~ aku dan Swift adalah saudara~ tapi berbeda dengannya...aku sangat berbeda dengannya ! Rough Polly...itulah namaku ! Salah satu dari prajurit elit Morsdantaque ! Dan ini adalah pasangan setiaku...SISTER !“ Kata Rough Polly sambil memperkenalkan dirinya dan SISTER


“ Begitu ! Pantas saja aku merasakan sesuatu yang tidak nyaman dengan dirimu ! “ Kata Jubei


“ Okeee~ perkenalan diri sudah cukup ! Kita langsung saja dengan urusan kita ! “


“ Pertukaran ? Apa itu ?! “ Tanya Tazuya dengan nada kesalnya


“Baik ! Jika kalian ingin teman-temanmu kembali dalam keadaan utuh...kalian akan mendapatkannya jika kalian mau memberitahu keberadaan Tuan Muda Dullart ! Cukup adil ? “ Jelas Rough Polly


“ Kalian masih saja mengulang perkataan manis kalian tanpa ada rasa bosan sama sekali yaaa ! “ Ujar Tazuya


“ Okeee~ jika kalian tidak mau menerimanya...aku terima ! Aku terima keputusan kalian ! Tapi akan kubuat kalian semua menyesal akan keputusan yang kalian buat ! “ tantang Rough Polly sambil mengeluarkan pisau plasmanya


“ Hmm “ Jawab Tazuya dengan singkat sambil mengeluarkan Kuro Kusanaginya yang diikuti oleh Jubei yang langsung mengeluarkan Estrellanya


“ Epsilon ! Jangan lengah ! “ Peringat Tazuya


“ Yaaa ! “


Tazuya dan Jubei bersiap untuk bertarung melawan Rough Polly dan SISTER. Kali ini Jubei memulainya duluan dengan menembakan anak panah kearah mereka yang diikuti dengan Tazuya yang langsung menebas mereka. Walau Rough Polly berhasil menghindarinya, wanita tersebut sadar jika senjata yang mereka gunakan bukanlah senjata biasa


( SYAAAAAAAAAAT ! )


“ Ah ! “


( TAAAK ! )


“ Hmmm ! Cepat juga !!! “Ujar Jubei yang jengkel karena serangannya berhasil dihindari Rough Polly


( SYAAAT! SYAAAT ! SYAAAT ! )


“ Haaaah ! “


( Traaaang ! Traaaang ! Traaaang ! )


“ Hyaaaaaaaah ! “ Tazuya langsung berlari dan berusaha untuk menebas mereka


( TRAAAAAAAAAAANG ! )


“ Jadi...wanita ini adalah robot ?! “ Gumam Tazuya yang kaget melihat SISTER yang melindungi Rough Polly dengan lengan kanannya sambil membuka penyamaran manusianya dihdapan si Alpha tersebut


“ Yaaa ! “ Jawab SISTER yang langsung mendorong Tazuya


( SYAAAAAAT ! )


“ Tapi aku berbeda dengan yang kalian hadapi sebelumnya !!! “ Ujar SISTER sambil mengeluarkan pedang dari lengannya


“ Kkkkh ! “


( TRAAAAANG ! TRAAAANG ! TRAAAAANG ! )


“ Ah ! “ Rintih Tazuya yang kakinya belum sembuh dari penyerangan di festival tempo hari yang lalu yang membuat ia tiba-tiba terjatuh


“ Kena kau ! “


(SYAAAAAAT ! )


“ UWAAAAAAAAA “ SISTER terpental berkat serangan Arrow Trick dari Jubei


“ Cih ! “ Rough Polly yang jengkel melihat aksinya Jubei langsung melesat pergi kearahnya dan bersiap untuk menyerangnya


“ Oh’ho ! “ Jubei yang panik dan menjatuhkan Estrella sambil mengeluarkan pisaunya untuk  menahan serangan dari Rough Polly


( TRAAAAAAAAAAAAAAAANG ! )


“ Cekatan juga kau ! “ Puji Rough Polly yang kembali menyerang Jubei


“ HYAAAH ! “

__ADS_1


( TRAANG! TRAANG! TRAAANG! TRAANG! )


“ Ah ! “


( DUAAGGH ! )


“ Gaaah ! “ Rintih Rough Polly yang kena tendangan dari Jubei


Jubei dengan cepat mengambil Estrellanya dan langsung memanah kearah Rough Polly dengan teknik Rain of Arrows. SISTER yang menyadari pemiliknya dalam masalah langsung melindunginya dengan menembas semua anak panah tersebut


( TRAAAAANG ! TRAAAANG ! TRAAAAANG ! TRAAAAANG ! TRAAAANG ! TRAAAAANG ! )


“ Hyaaaaaaaah ! “ Rough Polly mengambil kesempatan untuk menyerang Jubei dengan tongkat listriknya yang sontak membuat Jubei terkejut dengan kecepatan dari pergerakan sang prajurit elit tersebut


( ZYAAAAAAASSSH)


“ Ah ! “ Rintih Jubei yang terkena serangan tersebut yang membuat ia tidak sadarkan diri


( BRUK )


“ E-EPSILON ! “ Teriak Tazuya yang langsung menyerang kearah SISTER


“ Hmmmm ! “


( TRAAAAAAAAAAANG ! )


“ Alternate : Kaze No Shizuku ! TATSUMAKI ! “


( WUUUUUUUUUUUUUUUUSSSSSSH)


“ Uwaaaaaaaaa !!! “


“ Dimana dia ?! “ Tanya SISTER sambil menggunakan sistem pelacaknya untuk mencari Tazuya


Rough Polly berkonsentrasi untuk mencari keberadaan Tazuya dengan instingnya. Saat ia merasakan Tazuya berusaha menyerangnya dari belakang, Rough Polly langsung berbalik dan mempersiapkan pisau plasma untuk menyerang Tazuya yang membuat remaja bertubuh pendek tersebut terkejut melihat aksinya


“ Kena kau ! “ Ujar Rough Polly dengan senyumannya


“ Cela- “


( ZYAAAAAAAAAASSSSSH )


“ AKH ! “ Rintih Tazuya yang terkena serangan dari Rough Polly yang membuat ia tidak sadarkan diri


( BRUK )


Tazuya dan Jubei berhasil dikalahkan oleh Rough Polly dan SISTER tanpa ada masalah. SISTER bertanya apa mereka juga harus mencari anggota V-FIGHTER lain kepada penciptanya sekarang. Namun dijawab Rough Polly memerintahkannya untuk membawa Tazuya dan Jubei ke gudang tua yang didekat dermaga Shinjitsu untuk keperluan interogasi


“ Nyonya Polly ! Apa kita perlu mengejar yang lain juga  sekarang ?! “ Tanya SISTER


“ Ya ! Tapi kita harus membawa mereka berdua ke gudang tua itu dulu ! Dengan ini kita tidak hanya mendapatkan info dimana mereka yang lain dan juga keberadaan Tuan Muda ! “ Jelas Rough Polly


“ Baik Nyonya ! “ Jawab SISTER sambil mengaktifkan medali teleportasi miliknya


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )


“ Oooooh~ tidaaaak ! Ini bencanaaaa ! “ Teriak DECA-I yang panik saat memperhatikan Tazuya dan Jubei dibawa oleh musuh


“ Hyaaaaaaaaaah ! Ah ! Tazuya ? Jubei ?! Uwaaaaaa “


( BRUUUUK ! )


“ Ouuu~ itu pasti sakit ! “ Ledek salah satu dancer dengan nada sarkastisnya


“ Kamu tidak apa-apa Namidashi ? “ Tanya sang instruktur sambil menghampiri Inuya


“ Yaaa ! Tidak apa-apa ! Hanya sedikit keseleo “ Jawab Inuya


“ Kalau begitu duduklah sebentar agar kakimu tidak bengkak “


“ Te-terima kasih “ Kata Inuya yang langsung pergi meninggalkan arena latihan


“ Perasaan ini...Tazuya...Jubei...sialan ! “ Saat menyadari kedua temannya dalam bahaya Inuya langsung bergegas keruang ganti untuk menggantikan pakaiannya


****


Ryuga Mangetsu terlihat sedang dalam perjalan pulang dari Tsuki Entertaiment dengan mobilnya yang dikendarai oleh Kokoda Natsume. Kokoda kemudian melihat suasana ditepi jalan terlihat cukup ramai, dimana ia bisa dua mobil polisi dan area tempat dimana mobilnya Karin menabrak halte juga dipasangi garis polisi


“ Hah ? Apa-apaan ini ? Apa barusan ada kecelakaan ?! “ Kokoda bertanya-tanya sambil melihat situasi diluar


“ Maaf Pak ! “ Kata sang petugas kepolisian yang menghentikan mobil keluarga Mangetsu


“ Hei ! Ada apa disini ? “ Tanya Kokoda


Disaat sang pak polisi menceritakan kejadian perkara kepada Kokoda dan memintanya untuk mencari jalan lain karena jalan disana sedang tutup untuk keperluan penyelidikan, Ryuga yang menyadari Tazuya dan Jubei dalam bahaya dari kontak spiritualnya langsung mengeluarkan sihir pengalih topik kepada Kokoda agar ia tidak sadar jika Ryuga kabur dari mobil


“ Maaf Kokoda-san “ Kata Ryuga sebelum mengaktifkan sihir pengalih topiknya


( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )


“ Ah ? Tunggu ? Kenapa aku mau kejalan itu ? Padahal Tuan Muda Ryuga sudah kuantarkan keasramanya ? “ Kokoda bertanya dengan heran karena efek dari sihirnya Ryuga


“ Maaf Pak ? Anda-“


“ Oh baiklah ! Kalau begitu aku akan mengambil arah jalan sesuai apa yang anda katakan Pak ! Terima kasih dan maaf sudah merepotkan anda “ Jelas Kokoda yang langsung minta maaf kepada sang Pak Polisi dan kembali mengemudi mobilnya


“ Bagus ! “ Ujar Ryuga yang bersembunyi disebuah bangunan sambil merasakan Kokoda sudah pergi meninggalkan tempat itu


Ryuga menggunakan Dowsing untuk melacak jejak Tazuya dan Jubei yang masih tertinggal disana. Namun ia tidak menemukan apapun karena ia menduga jika Tazuya dan Jubei kemungkinan besar menggunakan teleportasi untuk meninggalkan tempat itu


“ Jejak mereka masih ada disini ? Tapi kemana mereka pergi ? “ Tanya Ryuga yang bingung kemana perginya kedua rekannya tersebut


Ryuga kemudian perlahan mendekati mobil Karin yang masih berada disana dalam keadaan rusak sedang tanpa sepengetahuan petugas kepolisian yang sedang berjaga disana. Pemuda Spezialist berkacamata tersebut langsung menyentuh badan mobil tersebut dan menggunakan kontak spiritualnya untuk melacak keberadaan Tazuya dan Jubei


“ Benar dugaanku ! Mereka menggunakan teleportasi dan berpindah kesebuah gudang tua yang lokasinya agak jauh dari sini ! Ini berada di dermaga ! “ Pikir Ryuga


“ Aku harus cepat ! “ Ryuga memutuskan untuk mencari mereka berdua seorang diri dan pergi ketempat yang dimaksud


Ryuga dengan cepat berlari mencari gudang tua tempat Tazuya dan yang lainnya disekap oleh Polly bersaudara. Namun disaat ia ingin menggantikan battlesuitnya, Ryuga tiba-tiba merasakan jika jam battlesuit miliknya tidak bisa berfungsi dan gagal menciptakan battlesuitnya


“ Ah ! Ti-tidak bisa bekerja ? Ada apa ini ?! “ Tanya Ryuga yang kebingungan tentang kondisi jam battlesuitnya

__ADS_1


“ Cih ! Merepotkan saja ! “ Akhirnya Ryuga memutuskan untuk tidak menggunakan battlesuitnya dan lanjut mencari Tazuya dan Jubei kegudang tua di dermaga


Inuya terlihat baru saja keluar dari Studio Howling Star dan didepan ia bisa melihat jika Ataru sudah menunggunya didepan gedung


“ Ataru ? Ja-jangan bilang kalau kau juga-“


“ Ya ! Tazuya-kun dan Jubei-chan baru saja diculik oleh pihak Alien itu dan mereka berdua dibawa kesebuah gudang tua yang letaknya berada di dermaga Shinjitsu “ Jelas Ataru sambil mengajak Inuya untuk berjalan keluar dari area sekitar Howling Star


“ Diculik ? Apa mereka diculik oleh prajruti elit itu ?! “ Tanya Inuya dengan nada setengah paniknya


“ Hmmm...sepertinya begitu ! Kalau dilihat dari penglihatan masa depanku...kelihatannya Alien tersebut juga menculik teman-temannya Tazuya dari mobil mereka “ Lanjut Ataru sambil bercerita soal Karin dan Lindsey yang ikut menjadi korban dari Polly bersaudara


“ Ataru...kurasa kita mendapatkan masa lain yang agak gawat ! “ Gumam Inuya sambil memperhatikan jam battlesuitnya


“ Hng ? “


“ Jam battlesuit kita dalam masalah ! “ Jawab Inuya sambil menunjukan jam battlesuitnya


“ Juga Ryuga-san bertindak sembrono dengan mencari mereka seorang diri kegudang itu “ Lanjut Ataru yang bisa melihat apa yang sedang dilakukan Ryuga dari kekuatan penglihatan masa depannya


“ A-APA ?! Kau tidak sedang bercanda ‘kan ?! “ Tanya Inuya yang kaget akan perkataan Ataru soal Ryuga


“ Tentu saja tidak ! Karena kemampuanku-“


“ Ayo cepat ! Kita cari mereka ! “ Teriak Inuya yang langsung menarik lengan Ataru untuk mencari keberadaan teman-teman mereka


“ HEEEEI !!! “


Inuya dan Ataru bergegas untuk mencari Tazuya dan yang lain tanpa mempedulikan jam battelsuit mereka. Tidak lama kemudian, DECA-I menemukan mereka berdua dan langsung menghampiri mereka sambil menceritakan apa yang terjadi dengan Jubei dan Tazuya barusan


“ Oooooi~ “


“ Ah ! Si kepala TV ! “ Kata Inuya yang menyadari kedatangan DECA-I


“ Akhirnya aku bisa menemukan kalian disini ! “ Ujar DECA-I yang langsung menghampiri mereka berdua


“ Katakan apa kamu tahu apa yang baru saja terjadi dengan Tazuya dan Jubei ? “ Tanya Inuya


“ Mereka baru saja diserang oleh dua wanita Thetoid bersaudara dengan robot wanita petarung mereka ! Menurut yang aku pantau jika salah satu dari mereka ialah prajurit elit Pangeran Morsdantaque ! Tidak hanya itu saja...mereka juga membawa teman kecilnya Tazuya yang bernama Karin itu ! “ Jelas DECA-I yang masih dalam keadaan panik


“ Apa kau juga tadi melihat Ryuga-san disana ? “ Tanya Ataru


“ Tidak ! Aku dari tadi belum melihatnya disana “ Jelas DECA-I


“ Hmmm...oke...jika menurut penglihatan masa Ataru menunjukan jika Ryuga sedang menuju gudang itu sendirian...kurasa kita harus segera cepat mengejarnya ! Karena bisa gawat jika ia menghadapi prajurit elit itu seorang diri disana ! Ayo ! “ Ujar Inuya sambil mengajak Ataru dan DECA-I untuk segera mencari teman-teman mereka


“ Oke ! “


“Ah ! Tu-tungguuuuuuuuuu ! “ DECA-I akhirnya ikut mengejar Inuya dan Ataru


Tazuya dan Jubei terlihat perlahan bangun disebuah gudang tua besar yang berada ditengah dermaga Shinjitsu. Mereka diikat saling menghadap satu sama lain disebuah tiang oleh Polly bersaudara sementara Karin dan Lindsey disekap diruangan yang berbeda


“ Aaaaah...Ouuuuh...Ju-Jubei ! Ah ! Ki-kita dimana ?! “ Tanya Tazuya yang perlahan bangun dan menyadari bahwa kedua tangannya terikat dibelakang


“ Tazuya ! Ooooh syukurlah akhirnya kamu sadar juga ! “


“ Jadi kau tahu kita ada dimana sekarang ? “ Tazuya kembali memberikan pertanyaan yang sama karena Jubei belum menjawabnya


“ Umm~ kalau dilihat dari tempatnya...dan beberapa suara yang kudengar...kelihatannya ini didermaga Shinjitsu ! “ Jawab Jubei sambil merasakan beberapa suara dan melihat situasi yang ada disekitarnya


Tiba-tiba, Polly bersaudara dan SISTER memasuki ruangan tersebut dan mendekati mereka berdua. Rough Polly mengatakan kepada mereka untuk tidak usah terlalu mencemaskan Karin dan Lindsey karena mereka dalam kondisi sehat dan ditempatkan diruang yang aman. Disamping itu juga Rough Polly masih menawarkan mereka untuk kerjasama dengan pihak Theta untuk mencari Dullart


( BRAAK ! )


“ Ah ! “


“ Aaaaaaaaaaaaah~ akhirnya kalian sudah bangun jugaaa~ bagus deh karena Swift tidak perlu harus menendang kalian untuk memaksa kalian bangun~ “ Ujar Rough Polly dengan nada kegembiraannya


“ Heh ! Masih juga kau bertindak sok polos dan ceria dihadapan kami yaaa~ “ Ujar Tazuya dengan nada jengkelnya


“ Heeeei lagian itu juga salah kalian karena mau menantang kami ! Yaaaa~ karena itulah kenapa aku mau tidak mau menyerang kalian ! “ Jawab Rough Polly yang jengkel dengan perkataan Tazuya


“ Oi ! langsung saja ke inti ! Buang-buang waktu saja ! “ Tegur Swift Polly kepada saudarinya yang suka main-main dihadapan musuh mereka


“ Ooooookeeee~ baiklah untuk kalian berdua...dengarkan kami ! Kedua teman-teman kalian yang lemah itu untuk sementara dalam keadaan sehat dan sekarang mereka berada diruangan lain ! Tapiiiii~ kami tidak bisa terus-terusan menjamin keselamatan mereka ! Karena itu...jika kalian peduli dengan mereka maka yang perlu kalian lakukan yaitu memberitahu keberadaan Tuan Muda kami ! Bagaimana wahai sang Alpha yang pemberani ?! “ Jelas Rough Polly sambil mendekati wajahnya Tazuya


“ Jadiiii...kau masih tidak paham dengan kata “tidak akan!” dari mulut kami ?! “ Tanya Tazuya dengan tatapan dinginnya dan nada sarkastisnya


“ Kami paham kok ! Itu artinya kalian adalah sosok keras kepala yang tidak mengerti perasaan kami ! Tapi ketahuilah kalian berlima harusnya bersyukur karena Pangeran kami masih memiliki kesabaran yang membuat ia belum memutuskan untuk memerintahkan kami untuk menghabisi kalian atau melakukan invasi ! “ Jelas Rough Polly yang kemudian memindahkan wajahnya kearah Jubei


“...”


“Benar apa yang dikatakan adikku ini...planet ini tidak secanggih rumah kami tapi memang terbukti sangat indah ! Sangat disayangkan jika ini dihancurkan begitu saja ! Jugaa...aku sangat takjub dengan teknologi baru ini yang membuat kalian bisa menggantikan pakaian kalian dengan battlesuit “ Jelas Rough Polly sambil menunjukan jam battesuit mereka yang ia curi saat ia menculik mereka berdua


“ Oh tidak ! “ Kata Jubei dengan nada kecemasannya


“ Beruntungnya adik tercintaku ini adalah orang yang cerdas~ jadi ia bisa melihat jika jam ini saling berhubungan dengan jam battlesuit lainnya ! Karena itu kami akan menggunakan ini untuk mencari yang lain ! Sembari kami mencari mereka...kami beri kalian waktu untuk berpikir apa kalian mau kerjasama dengan kami atau tidak ! Pikirkanlah...dengan baik-baik ! Sampai jumpa~ “ Jelas Rough Polly sambil mengancam untuk mencari Inuya dan yang lain serta meminta mereka untuk berpikir tentang keputusan mereka


( BRAK ! )


Sambil berjalan keluar dari gudang, Swift Polly memperhatikan tabletnya untuk memeriksa titik lokasi para V-FIGHTER lainnya dengan chip yang telah terpasang di jam battlesuit milik Tazuya dan Jubei. Chip kecil yang dipasang telah diprogram untuk membuat jam tersebut tidak bisa mengubah pakaian menjadi battlesuit untuk sementara waktu dan juga mereka bisa melacak Inuya dan yang dengan menggunakan jam tersebut karena jam battlesuit diprogramkan berhubungan dengan satu sama lain


“ Bagimana Swift ? “ Tanya Rough Polly


“ Aaaah ! Ternyata ada salah satu diantara mereka sudah mendekati dermaga ini ! Sedangkan dua orang lainnya masih jauh dari sini ! “ Jelas Swift Polly


“ Hmmm~ yang satunya sudah mendekati tempat ini ?! Okeeee ini juga diluar dugaan kita karena ada diantara mereka cukup pintar bisa mengetahui lokasi mereka ditempat ini ! “ Ujar Rough Polly yang takjub akan kedatangan Ryuga yang sampai kedermaga Shinjitsu


“ Jadi bagaimana Nyonya ?! “ Tanya SISTER


“ Aku akan menghadapi yang mendekati dermaga ini dengan benda ini ! Sedangkan sisanya tolong panggil Oxtoroo-kun dan Sampson untuk menghadapi mereka sebelum mereka bisa mencapai tempat ini ! “ Jelas Rough Polly sambil menggunakan jam battlesuitnya Jubei


“ Okeeee “ Ujar Swift Polly


“ Kami ? “ Tanya SISTER


“ Jaga Alpha dan Epsilon itu bersama Swift ! Jika mereka berusaha kabur...potong kaki mereka ! “ Jelas Rough Polly sebelum meninggalkan mereka berdua digudang


“ Hmph ! Hati-hati ! “


*****

__ADS_1


__ADS_2