El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
143. Worthiness


__ADS_3

“ Rough Polly… Glabe… Galaztis… kalian bertiga… sudah mati ! Celaka ! Sekarang yang tersisa… hanya kami berdua ! “ Pikir Meteoralez yang masih bertarung saat dia mendapatkan sinyal dari FYBER SUITnya akan kematian Glabe dan Galaztis


( DUAGH ! DUAGH ! SYAAAT ! DUAGH ! )


“ Aku… tidak akan kalah… ataupun mati ditangannya ! Aku pasti… akan bertahan ! Kalian perhatikan saja ini di Neraka sana ! “ Lanjut Meteroalez yang bertekat untuk menyelesaikan pertarungan dan akan tetap bertahan sampai akhir


( SYAAAT! DUAGH ! )


“ Dan setelah ini… akulah yang akan mengikuti Pangeran Morsdantaque… untuk menyukseskan invasi ini… dan menjadi Kaisar baru umat Theta ! “


Selama pertarungan mereka masih berlanjut, ternyata tidak hanya Meteoralez yang berpikir akan nasib setelah pertarungan dan invasi. Energateez juga memikirkan nasibnya dan bertekat akan tetap hidup


“ Tinggal kami berdua ya ?! Aku sejujurnya tidak menyangka bahwa mereka bertiga akan gugur dipertarugan ! Kupikir… hasilnya akan seri ! “ Pikir Energateez tentang mantan rekannya yang gugur di pertarungan


( DUAGH ! DUAGH ! SYAAAT! BUUUUMM ! )


“ Tapi aku harus berusaha untuk menang ! Aku sudah punya janji dengan Samp-san untuk tetap bertahan hidup… dan mulai memperbaiki hubungan kami ! “ Energateez teringat akan janjinya kepada Sampson


“ Jangan cemas Samp-san ! Aku akan kembali dalam keadaan hidup ! Akan kubuktikan itu kepadamu ! “ Lanjut Energateez


“ HAAAAAAAAAAAAAAHHHH !!! “


( DUAGH ! BUUUUUUUUUUUMMM ! )


“  Uwaaaaaaaaaa ! “ Energateez dan Meteoralez terpental karena efek dari serangan mereka


( BRUUUKK !!! )


Jubei sudah sampai ketempat Energateez dan dengan program kamuflasenya masih dihidupkan dia berusaha untuk memanggil si mantan Prajurit Elit tersebut


“ Uuurrgh ! “


“ Pssst ! Energateez-san ! “ Panggil Jubei dengan bisikannya


“ Su-suara siapa i- “


“ Energateez-san ! Ini aku ! Jubei ! “


“ Oh ! Jubei ?! Si calon El-Fighter ?! Maaf ! Kita tidak punya waktu untuk bicara ! Akan kuhadapi dia sendiri ! “ Gumam Energateez yang tidak ingin pertarungannya dibantu oleh siapapun


( SYAAAAAT ! )


“ Ah ! Tunggu Energateez-san ! “ Panggil Jubei yang berusaha untuk menghentikannya


Tanpa memperdulikan panggilan dari Jubei, Energateez berusaha untuk kembali bangkit dan melanjutkan pertarungannya melawan Meteoralez


“ Heh ! Semangat juga kau ! “ Sahut Meteoralez sambil memegang mata kirinya


“ HAAAAAAAAH ! “


( DUAGH ! DUAGH ! )


“ Apa yang membuatmu kembali bersemangat lagi ?! Apa karena Si kapten dan yang lainnya sudah tewas dipertarungan ?! Dan itu jadi motivasimu untuk menyelesaikan pertarungan ini ?! Untuk membuktikan dirimu kuat ! “ Tanya Meteoralez


“ Yaaa ! Akan kubuktikan tidak hanya dirimu… juga kepada yang lain… aku bisa berubah dan menjadi setara… dan seimbang denganmu ! HAAAAAH ! “ Kata Energateez sambil terus menyerang Meteoralez


( BUG! BUG! BUG! BUG! BUG! SYAAAAT! DUAAAGH ! )


“ Yaaa ! Cobalah ! Jika kau bisa ! “ Teriak Meteoralez


( DUAAAAGH ! )


Mendengar perkataan mereka berdua membuat Jubei terdiam dan teringat akan keinginannya berada di Kota Shinjitsu untuk bisa mengubah diri menjadi lebih baik


“ Berubah ya… “ Pikir Jubei


“ Apa aku…  juga… bisa seperi Energateez  ?! Menjadi setara dan seimbang dengan yang lain ?! Kalau memang iya… kenapa aku masih belum bisa memutuskan aku harus membantu dia… atau tetap sembunyi ?! Tapi dia bilang… dia bisa menghadapi seorang diri ! Aku… aku… aku harus… aku harus apa “ Pikir Jubei dengan nada keraguannya


“ Ayolah Jubei Fujieda ! Jangan ragu ! Semua teman-temanmu tidak pernah ragu ! Keluargamu tidak pernah ragu ! Kau ingin seperti mereka bukan ?! Lalu kenapa… kau ragu untuk memutuskan sesuatu ! “ Kata Jubei kepada dirinya sendiri yang masih ragu untuk memutuskan keputusannya


( DUAGH ! )


“ Ah ! “ Jubei terkejut melihat Energateez kembali dihajar dan didorong oleh Meteoralez


“ Uurrggh ! Sialan kau… “ Keluh Energateez


“ Jadi kau masih ingin bertarung ! Menyerahlah wahai sepupu ! Tidak peduli seberapa besar kau ingin mencoba… kau tidak akan bisa setara denganku dan juga yang lain ! “ Ejek Meteoralez sambil berjalan mendekatinya


“ Bajingan kau ! Aku akan… terus mencobanya… walau harus mengorbankan diriku ! Aku… bisa menjadi… sama seperti yang lain ! “ Gumam Energateez yang berusaha untuk kembali bangkit


“ Hooo~ jadi masih belum menyerah yaaa~ “ Kata Meteoralez yang bersiap untuk menginjak Energateez


( TRAAAAK ! )


“ Ah ! “ Rintih Meteoralez karena serangan dari panah Esrella milik Jubei Fujieda


“ Haah ?! “ Energateez terkejut saat melihat serangan tersebut tapi dia sadar bahwa dia punya kesempatan yang tidak boleh disia-siakan


( SYAAAT ! TRAAK ! )


“ Aaah ! Kurang ajar ! Apa ini bala bantuan dari- “


“ HAAAAH ! “


( DUAGH ! )


Energateez langsung mengambil kesempatan itu untuk menyerang kearah Meteoralez dengan “FYBER CRYSTAL PUNCH”. Dia kembali meninju sepupunya dengan sangat kuat dan kemudian Meteoralez kembali diserang oleh Jubei yang menggunakan program kamuflasenya untuk mengelabui Meteoralez agar tidak diincar olehnya


“ Kkkh ! Apa tadi itu adalah bantuan darimu ?! “ Tanya Meteoralez dengan nada kegeramannya

__ADS_1


“ Tidak ada waktu untuk bertanya ! HIYAAAAAGH ! “ Jawab Energateez sambil meninju tepat diwajahnya Meteoralez


( DUAGH ! )


“ Agh ! “


“ Haaah ! Haaah ! Haaah ! haaah ! Sekarang saatnya… untuk selesaikan ini semua ! “ Gumam Energateez yang kelelahan dan bersiap untuk mengeluarkan teknik terkuat dari FYBER SUITnya


“ FYBER CRYSTAL DOUBLE PUNCH ! “ Energateez mengeluarkan pukulan FYBER CRYTSAL terkuatnya kearah Meteoralez


( DUAGH ! BUUUUUUM ! )


“ Cih ! FYBER SONIC PUNCH ! “ Meteoralez yang tidak kehabisan akal langsung mengeluarkan pukulan “super sonicnya” kelantai yang membuat getaran hampir seisi Kapal Induk


( BUUUUUUUUUUUUUMMM ! )


“ Cela- Aaaaah ! “ Jubei tidak sengaja berteriak karena serangan dari Meteoralez yang menyebabkan Prajurit Elit bertubuh besar tersebut menyadari bahwa yang menyerangnya selama ini adalah dia


“ Uwaaaaa !!! “


“ Suara gadis ?! Ah ! Ternyata gadis El-Fighter ! “ Sahut Meteoralez sambil memperhatikan Jubei yang berusaha bangun dan program kamuflasenya dimatikan karena benturan keras dari serangannya Meteoralez


“ Aduuuuuuh~ punggungku ! “ Rintih Jubei


“ Aku hargai usahamu untuk membantunya ! Tapi kau harus diberi hukuman karena sudah mengganggu kami ! “ Sahut Meteoralez yang bersiap untuk menyerang Jubei


“ Celaka ! “ Energateez yang melihat itu bergegas untuk melindungi gadis berambut biru tersebut


“ FYBER SONIC PUNCH ! “


“ FYBER CRYSTAL SHIELD ! “


( DUAAAAAAGH ! BUUUUUUUUUMMM !!! )


“ Eeerrrrgh ! “ Energateez sekuat tenaga menahan pukulan dari Meteoralez


Energateez berhasil menahan serangan Meteoralez dan melindungi Jubei yang hampir diserang olehnya. Sambil menahannya, Jubei tanpa berkata atau bertanya kepadanya langsung bergegas menghindar dari mereka berdua. Melihat Jubei berhasil bangkit dan mengindari mereka,  Energateez dengan sigap langsung memberikan serangan kepada Meteoralez


“ Ah ! Sia- “


“ FYBER CRYSTAL HOT PUNCH ! Haaaaaaah ! “


( DUAAAGGH ! )


“ Third Target : Triple Sting ! “ Jubei ikut menolong Energateez dengan menembakkan tiga panah pelumpuh dan peledak kearahnya sebanyak tiga kali


( SYAAAT ! SYAAAT ! SYAAAT ! )


“ Itu tidak mempan ! “ Kata Meteoralez sambil menangkis anak panah tersebut


( TAAAK ! )


( SIIIIIIING ! )


“ Ah ! “


( BUUUUUUUUMMM ! BUUUUUUUUUMMM ! BUUUUUUMM ! )


“ Fyuuuh ! Untung sempat ! “ Jubei bernafas lega saat melihat serangan barunya tadi mempan untuk melawan Meteoralez


“ Uuuum~ cewek ! “ Panggil Energateez


“ Yaaaa ? “


“ Terima kasih… karena tetap berada disini dan mau menolongku “ Gumam Energateez


“ Tidak masalah “ Jawab Jubei dengan senyumannya


“ Eeeer~ Apa kamu tidak mepermasalahkan soal tadi ? “ Tanya Jubei yang masih ragu dengan apa yang dia lakukan


“ Jangan khawatir ! Kau sudah membuat keputusan yang tepat “ Kata Energateez dengan nada bangganya kepada Jubei


*****


Disaat yang bersamaan dimana Jubei dan Energateez sedang menghadapi Meteoralez, diluar Kapal Induk, terlihat Dullart dan Rigel sekarang sedang menghadapi kesulitan untuk menghadapi Morsdantaque yang semakin menggila dalam pertarungan karena memaksakan dirinya untuk meningkatkan kapasitas dari FYBER SUITnya


( BRUUK !! )


“ Haah ! Melelahkan ! Tidak kusangka aku akan memaksakan diriku untuk melampaui batasku demi menghabisi kalian ! Menjengkelkan… sungguh menjengkelkan ! “ Keluh Morsdantaque kepada Dullart dan Rigel yang mulai terkapar karena kelelahan


“ Uuugggh ! Si- sialan kau ! “ Kata Dullart dengan nada kegeramannya dan berusaha untuk bangkit


“ Du- Dullart ! “ Gumam Rigel yang masih terkapar sambil memperhatikan Dullart yang masih ingin memaksakan dirinya


“ Kau tahu… percuma sekarang jika kau dan Dullart ingin melanjutkan pertarungan ! Tidak lama lagi Kapal Induk mau tidak mau akan mendarat dikota ini ! Dan dalam sekejap… sebagian kota ini akan rata dengan tanah ! “ Lanjut Morsdantaque sambil mendekati Rigel


“ Kelihatannya kau benar-benar ingin mempercepat Invasi ini segera terlaksanakan ya ! Dasar… kau ini benar-benar tidak sabaran ! “ Sahut Rigel dengan nada kegeramannya


“ Aku hanya tidak ingin kematian Glabe dan yang lain menjadi sia-sia ! Mereka gugur menghadapi kalian ! Dan aku akan mempercepat ini untuk menuntaskan mimpi kami untuk- “


( ZYUUUUUNG ! )


“ Ah ! “


Disaat Morsdantaque bersiap untuk menghabisi Rigel, aksinya dihentikan oleh Ataru yang menembaknya dari jarak jauh dengan pistol lasernya


“ Agh Miss ! Kau adalah orang pertama yang berhasil menghindari tembakanku ! “ Gerutu Ataru


“ Hei ! Bisa-bisanya kau bicara seperti itu disaat seperti ini ! Ini bukan kontes menembak tahu ! “ Inuya ikut-ikutan menggerutu

__ADS_1


“ Hooo ! Kelihatannya diantara kalian berlima…  kau adalah yang paling sombong ! Benar-benar menjengkelkan ! Mati sana ! “ Dengan nada kekesalannya, Morsdantaque menyerang Ataru dan Inuya dengan tebasan lasernya


( ZYAAAAAAASSSH ! )


“ Cih ! Ataru dan Inuya bersiap untuk menghindar dari serangannya Morsdantaque


( BUUUUUUUUUUUUUUUUUUMMM ! )


“ Jangan lari kau bocah sombong ! “ Teriak Morsdantaque yang mulai geram dan kembali menyerang mereka berdua


( ZYAAAAAASSHHH ! )


“ HAAAAAAH ! “ Tazuya akhirnya berhasil datang tepat pada waktu dan melindungi Ataru dan Inuya dengan Psikokinesisnya


( BUUUUUUUUUUUUUMMM !!! )


“ Tazuya ! “


“ Fyuh ! Sempat juga ! “ Tazuya lega saat menggunakan Psikokinesis dalam skala yang cukup besar untuk melindungi Inuya dan Ataru


“ Nak Tazuya ! “ Panggil Rigel


Morsdantaque langsung tersenyum lebar saat melihat kedatangan Tazuya. Hal ini membuat dia memutuskan untuk menghadapinya terlebih dahulu sebelum melanjutkan pertarungannya melawan Rigel dan Dullart


“ Heh ! Bagus ! Akhirnya kau bisa datang kemari ! Kelihatannya kau sudah selesai dengan urusanmu menghadapi Glabe ! Aku takjub karena kau bisa selamat dari ruang mesin utama dan meninggalkan Glabe terjebak disana karena kau tidak sabaran untuk menghadapiku kemari ! Kau memang licik ! “ Gumam Morsdantaque kepada Tazuya


“ Bahkan terhadap Prajuritmu yang paling loyal saja kau tidak punya simpati terhadap mereka “ Sahut Tazuya


“ Omong kosong ! Mereka sudah melakukan tugas mereka dengan baik ! Bertarung dan mati untuk kekaisaran ! Kenapa aku harus bersimpati dengan mereka terlebih itu sudah bagian dari tanggung jawab mereka ?! Mereka lebih baik ketimbang Prajurit milik Gretue ! “ Gumam Morsdantaque


“ Tanggung jawab mereka ?! Sejujurnya aku masih tidak paham apa yang kau maksud karena kalian sama-sama orang bejat yang tidak punya hati… kalian memandang orang yang tewas tidak ada apa-apanya dimata kalian ! Walau itu termasuk dengan bawahan setiamu ! “ Gumam Tazuya yang siap untuk bertarung


“ Oi Tazuya ! Kau ingin menghadapinya seorang diri ?! “ Tanya Inuya dengan nada kecemasannya


“ Heh ! Bocah Kazenoid ! Wajar saja kau sombong karena kau adalah cucu dari Anodyne Trueax ! FYBER TRIPLE SLASH ! “ Gumam Morsdantaque yang langsung mengerahkan serangan pedang lasernya kearah Tazuya


( ZYAAAASH ! ZYAAAASH ! ZYAASSH ! )


“ Serangan itu ! Celaka ! Hati-hati ! “ Teriak Dullart


“ Tazuya-kun ! “ Panggil Ataru yang langsug mengeluarkan Tijdbrekernya


“ Ippen Kaze ! “


“ Verandering ! “


“ Convergence : Twist ! “ Tazuya dan Ataru menciptakan perisai angin yang bisa melindungi diri mereka dan menghancurkan serangan lasernya Morsdantaque


( BUUUUUUM! BUUUUUUM! BUUUUUUUM! )


“ Ayo ! “ Tazuya mengajak Ataru dan Inuya untuk menyerang Morsdantaque


“ Okeee ! “ Ataru setujuh untuk ikut membantu Tazuya


“ Tazuya ! Kamu memang selalu nekat ! “ Gerutu Inuya yang memutuskan untuk membantu Tazuya


“ HAAAAAAAAAAAAAAAAHHH ! “


“ Jangan remeh ! KALIAN BUKAN APA-APANYA UNTUKKU ! “ Teriak Morsdantaque yang menerima tantangan mereka untuk bertarung


( ZYAAAAAAAAASSH ! TRAAAAAANG ! ZYAAAT! ZYAAAAT! ZYAAAAT! )


“ Ayo Dullart ! Kita tidak bisa membiarkan anak-anak menghadapi Morsdantaque seorang diri ! “ Rigel mengajak Dullart untuk segera bangkit dan bergegas membantu Tazuya dan yang lain


Disaat yang bersamaan dimana pertarungan Morsdantaque kembali dilanjutkan, Meteoralez kembali bangkit pasca mendapatkan serangan oleh Jubei


“ Oh tidak ! “ Jubei terkejut melihat Meteoralez kembali bangkit walau sudah mendapat serangan yang cukup besar dari Jubei


“ Kalian semua selalu berbicara soal kelayakan diri kalian untuk bisa berubah ! Tapi jangan salah… kuhargai perkataan dan keinginan kalian… karena aku juga mengalami hal yang sama dengan kalian ! Berubah untuk bisa dihargai ! Dan rasa sakit menjadi diri sendiri tanpa mendengar perkataan orang lain ! “ Sahut Meteoralez yang terlihat mata sebelah kirinya mulai rusak dan menunjukan kedua lengan robot prostetiknya


“ Lengan anda… “ Jubei memperhatikan kedua lengan Meteoralez


“ Yaaa ! Aku menggunakan ini karena mereka menginginkannya ! Mereka sudah tahu aku kuat… tapi mereka mengingikan aku jadi jauh lebih kuat lagi ! Sebelum resmi masuk militer…  Aku dan semua anak buahku dikalahkan oleh seseorang yang lebih tangguh dariku… dan membuat aku tidak bisa menggunakan kedua lenganku dan juga mata kiriku ! Lalu mereka berkata… “Kau resmi menjadi bagian dari kami ! Tapi kau harus mengikuti prosedur kami untuk diperkuat menjadi Cyborg ! Barulah semua orang akan mengakui perubahanmu ! ”… dan sejak aku menyetujui apa yang mereka mau dariku… aku bisa mendapatkan segalanya ! Kekuatan tambahan dan posisi yang pas untukku ! “ Cerita Meteoralez sambil mengingat masa lalunya dengan memperhatikan kedua lengannya


“ Pangeran Morsdantaque memujiku bahwa aku ini kuat ! Tapi sayangnya aku tidak bisa dijadikan Kapten karena beliau tidak ingin aku mati dengan cepat ! Aku aset yang paling berharga dimatanya ! Karena itu… sama seperti kalian… aku akan tunjukan kepada yang lain bahwa aku layak untuk berubah…  menjadi kuat…  dengan tidak akan mati dengan mudahnya dipertarungan ini ! “ Lanjut Meteoralez yang kemudian perhatiannya tertujuh kearan Energateez dan Jubei


“ Kita semua ingin berubah ! Entah itu karena dorongan orang lain ataupun dari diri kita sendiri… tapi itu memang tidak bisa dipungkiri ! Berubah demi memperbaiki diri… tapi terkadang orang-orang disekitar tidak menghargai kita ! Entah itu orang yang mengharap kita berubah atau orang yang mengharap kita selamanya menjadi pecundang ! Yaaa~ itulah membuat kita menjadi keras kepala ! Aku sadar itu ! Aku yakin kalian juga sadar soal itu ! Kita sama-sama ingin berubah… dan  juga sama-sama keras kepala soal itu ! “ Sahut Energateez yang mengerti akan perkataan dari Meteoralez


“ Itu benar… kita keras kepala… soal perubahan diri… “ Kata Jubei dengan nada pelannya


“ Aku juga sadar soal itu ! Aku tahu pahitnya diremehkan orang lain saat kita ingin berubah ! Aku ragu… aku cemas… aku muak…  orang disekitar bisa menyebalkan… karena mereka selalu ingin kita mengikuti perkataan mereka tapi menolak mendengar perkataan kita ! Karena itu… aku menolak Tazuya untuk menolongku datang kemari… aku ingin membuktikan jika aku… bisa seperti mereka ! “ Lanjut Jubei sambil bersiap untuk melanjutkan pertarungan mereka


“ Jadi kau masih ingin kembali bertarung ? “ Tanya Meteoralez


“ Tentu saja ! Aku ini calon El-Fighter ! HAAAH ! “ Jawab Jubei yang mulai mengarahkan Estrella kearahnya dan mulai melakukan penyerangan kearah Meteoralez


( SYAAAAT ! TAAAAK ! )


“… “ Meteoralez tidak berkata apa-apa saat menghindari serangan Jubei


“ Selesaikan ini… baru kita keatas ! “ Gumam Energateez sambil melakukan penyerangan kearah Meteralez


( SYAAAAT ! DUAGH ! )


Dari balik layar kamera pemantau Spidaro yang berada disekitar mereka, para anak buah Meteoralez tersentuh dengan pembicaraan mereka bertiga dan berharap diantara mereka semua tidak ada yang mati dipertarungan


“ KALIAN… JANGAN MATI DAN SEMOGA BERHASIIIIILL !!! “ Teriak Belleria yang diikuti oleh sorak-sorai anak buah lainnya


*****

__ADS_1


__ADS_2