El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
52. Operasi Pencarian di Festival


__ADS_3

Saat V-FIGHTER memutuskan untuk kembali ke SMA Internasional Shinjitsu untuk mengikuti pelatihan pentas drama sekolah mereka, Inuya memeriksa smartphone dan melihat ada pemberitahuan berupa pesan masuk dari grup chat kelas 1-LA-A. Inuya memberitahu kepada mereka berempat bahwa latihan pentas drama mereka ditunda untuk sementara karena Pak Monroe sedang ada urusan di Tokyo selama dua hari


“ Vladimir bilang kalau Pak Monroe sedang tidak bisa hadir...dengan kata lain altihan pentas drama kita hari ini dengan anak-anak kelas bahasa dibatalkan karena Pak Monroe sedang berada di Tokyo selama 2 hari “ Jelas Inuya sambil melihat semua isi pembicaraan teman-teman mereka di grup chat kelas


“ Benarkah ? Bagus ! Kalau begitu ayo kita bersenang-senang dulu~ “ Ajak Tazuya dengan penuh semangat


“ Kamu bilang begitu serasa kita tidak ada tugas dari para guru yaa~ “ Kata Ryuga dengan nada sarkastisnya


“ Ayolaaaah~ jangan keseringan jadi murid teladan wahai Ryuga Mangetsu~ Tidak ada salahnya’kan kita pergi jalan-jalan sebentar~ “ Goda Tazuya


“ Hei aku dengar Vladimir walau dia tidak begitu baik dengan kita semua...ia masih saja ingin menyalin semua jawaban dalam tugas Bahasa Jepang dan Mandarin...bahkan sosok yang pintar dan menyebalkan seperti dia saja juga sering menyalin jawaban tugas orang lain...jadi yaaa tidak ada salahnya sesekali kamu jadi siswa-tidak-teladan “ Kata Inuya sambil membawa nama Vladimir untuk membujuk Ryuga


“ Iya sih~ Tapi-“


“ Oooh! Oooh! Vlada-chan bilang mereka semua kebanyakan pergi ke Festival musim semi di taman utama Kota Shinjitsu ! Bagaimana kalau kita kesana saja ? “ Jubei memberi usulan kepada para remaja laki-laki


“ Hmmm...kurasa tidak ada salahnya ‘kan kita kesana ? “ Tanya Ataru


“ Errr-“


“ Heeei~ tidak ada yang perlu dikhawatirkan~percayalah dengan kami kalau ayahmu tidak akan pergi ketempat itu dan kamu pasti juga tahu’kan beliau tidak akan tertarik untuk ketempat seperti itu’kan ? “ Bujuk Tazuya untuk membuat Ryuga mau ikut bersama mereka


“ Uumm...iya siiih~ sepertinya aku setujuh dengan apa yang dikatakan Kurenai...tidak ada salahnya kita kefestival itu “ Kata Ryuga dengan penuh keraguan


“ Okeeee kalau begitu ! Ayo kita pergi ke festivaaaaaaal~ “


“ Yeaaaaaaaah “


Akhirnya V-FIGHTER memutuskan untuk pergi ke festival musim di taman utama kota Shinjitsu. Sesampainya mereka difestival tersebut, mereka bisa melihat betapa ramainya suasana disana dengan berbagai macam stand jajanan, permainan, dan penjualan lainnya yang tersusun dibawa pohon sakura yang sangat lebat. Saat memasuki festival tersebut, Vlada dan Haku langsung menghampiri mereka berlima dan mengajak mereka untuk bersenang-senang difestival sambil memberika arum manis kepada Jubei


“ Sudah lama ya kita tidak pergi ke festival bersama-sama “ Kata Ryuga


“ Yaaaa...3 tahun yang lalu kita pernah kesini “ Jelas Tazuya


“ Oooooooiiiiiiii~ “ Panggil Vlada yang datang bersama Haku sambil membawa arum manisnya


“ Himekaze ! Akashinya ! “ Kata Ryuga yang menyadari kedatangan mereka


“ Aku tidak menyangka festivalnya jadi lebih ramai ditahun sebelumnya ! Ayo... Jubei-chan ! Dan disini juga banyak sekali jajanan yang enak-enak looh~ makan ini “ Jelas Vlada dengan menyodorkan arum manis tepat kemulutnya Jubei


“ Uwoooooooooo aku tidak menyangka aku bisa merasakan arum manis yang seenak iniiiiiii “ Puji Jubei


“ Ayo ikut aku ! Hikari dan yang lain ada distand sebelah sana ! Kalian berempat mau ikut ? “Ajak Vlada kepada Tazuya dan yang lain


“ Aaaah...tidak usah~ Ngomong-ngomong mana Vladimir dan yang lain ? “ Tanya Inuya


“ Mereka berpencar...baiklaaah jika kalian mau mencari mereka Good Luck yaaa untuk segera bisa menemukan mereka ditempat ini “ Kata Vlada sambil mengajak Jubei untuk pergi menemui Hikari dan yang lain


“ Aaah tunggu ! “


“ Ya Tazuya ? “


“ Errrrr ! Bisakah kami mengajak Haku untuk jalan bersama kami ? “ Tazuya bertanya dengan nada keraguan dan sedikit malu-malu sambil menunjuk kearah Haku


“ Huh ? Kena-“


“ Tentu saja Tazuya~ Tidak masalah kok hehehe~ Nah Haku...kalau kamu mau pergi bersama Tazuya dan yang lain silahkan saja. Jangan khawatir~ Tazuya dan yang lainnya itu adalah orang yang baik loh “ Kata Jubei dengan penuh semangat kepada Haku


“ Be-benarkah ? “ Tanya Haku dengan keraguan


“ Yaa...aku yakin kamu pasti belum kenal Inuya dan yang lain ‘kan ? Kalau begitu pergilah bersama mereka untuk bisa kenal lebih dekat “ Bujuk Jubei


“ Baik “ Jawab Haku dengan senyumannya


“ Oke ! Ayo kita pergi Haku ! “ Ajak Tazuya sambil memegang tangan Haku


“ Naaah~ Selamat bersenang-senang yaaa kalian~ Kami pergi dulu “ Kata Inuya saat mereka pergi meninggalkan Jubei dan Vlada


“ Yaaa ! “


Melihat Tazuya dan yang lainnya pergi ketempat lain di Festival,sambil pergi menuju tempat Hikari dan yang lainnya berkumpul, Vlada berbicara kepada Jubei dengan bertanya apa alasan ia membiarkan Haku pergi bersama dengan Tazuya dan yang lain


“ Hei ! Apa yang membuatmu membiarkan Haku pergi bersama mereka ? Padahal dia senang kok untuk bersenang-senang dengan kita ! “ Tanya Vlada sambil memakan arum manisnya


“ Aku dengar dari Inuya-kun...kalau akhir-akhir ini Tazuya semakin dekat dengan Haku ...mereka mulai dekat saat Tazuya mengunjungi ruang klub anggar...dan beberapa hari kemarin kata Inuya mereka sedang asyik bercerita di perpustakaan sambil mengerjakan tugas “ Jelas Jubei sambil mengingat perkataan Inuya tentang hubungan Tazuya dan Haku


“ Aaaaah~ begitu “


“ Yeah~ Kalau dilihat sih kelihatannya Tazuya memang ada rasa dengan Haku. Oh ya...aku juga ingat beberapa hari yang lalu dia bertanya apa aku kenal Tazuya dan seperti apa orangnya. Saat aku menceritakan semuanya...Haku bilang kalau dia tertarik untuk menjadi temannya “ Lanjut Jubei sambil tersenyum


“ Hooo~ jadi kamu berusaha menjadi mak comblang untuk mereka berdua ? “


“ Ahahahahaha tidak tidaaak~ aku hanya ingin membantu mereka berdua untuk bisa nyaman berbicara satu sama lain~ juga...dengan ini aku berharap Haku juga bisa semakin terbuka dengan kita “ Jawab Jubei


Saat berjalan menuju tempat Hikari, Jubei tidak sengaja melihat Karin dan Sandy sedang berbicara disebuah papan penunjuk jalan dan kemudian Sandy mengajak Karin pergi ke sebuah stand yang agak jauh dari tempat Tazuya dan yang lainnya berada


“ Hmph ? “


“ Jubei-chan ? Kamu lihat siapa ? “ Tanya Vlada


“ Ah ! Ummm tidak ada “ Kata Jubei dengan nada gugupnya


“ Oooooooooooooooi~ datang juga akhirnya kalian ! Dasar lambat ! Kalian tidak tahu betapa jenuhnya kami menunggu kalian disini “ Sambut Hikari sambil meledek dan menggerutu kepada mereka berdua


“ Hei hei hei ! Kami hanya telat 10 menit loooooh ! Toh buktinya warna kulitmu tetap sama ‘kan ? “ Jawab Vlada yang membuat yang lain tertawa kecil mendengarnya


“ Sudaaaah~ Sudaaah~ jangan ribut-ribut ditempat umum ! Eh-mana Akashinya-san ? “ Kata Rattana yang berusaha menenang suasana sambil bertanya keberadaan Haku


“ Eh ? Astaga ?! Akashinya-san hilang ?! Bagaimana ini ?! “ Teriak Hikari dengan nada kepanikannya


“ Tenaaaang~ tenaaang~ Dia diajak Tazuya dan yang lain untuk ikut bersama mereka “ Kata Jubei


“ Apa ? Dengan Iga-san dan para cowok ? “ Tanya Elma


“ Hu’uh~ tidak masalah kan ? Lagipula dia juga yang mau “ Kata Jubei


“ Hmmm~ jika dia yang mau kurasa kita tidak dbisa memaksanya...lagipula dia juga sudah kami ajak untuk foto sama-sama “ Kata Machiko


“ Okeeee~ kalau begitu ayo kita ke area jembatan kecil itu ? Disana banyak jajanan murah dan tempat yang bagus untuk foto-foto “ Usul Hikari


“ Boleh boleh ! “


“ Jubei-chan...tolong beritahu Tazuya kalau Haku ingin kembali bersama kita untuk memberi kabar sama kita “ Kata Vlada


“ Ah oke oke “


Sambil memberikan pesan teks kepada Tazuya, Jubei kembali teringat Sandy dan Karin. Namun karena mereka pergi ketempat yang cukup jauh dari arah ketempat Tazuya dan yang lainnya pergi, Jubei memutuskan untuk tidak memberitahu ini kepada Tazuya dan berharap mereka tidak akan pernah bertemu di festival


“ Fuuuuuh...semoga saja mereka semakin jauh dan tidak bertemu “ Gumam Jubei dari dalam hati


Disaat yang bersamaan, terlihat Swift Polly, Oxtoroo dan Sampson juga berada difestival tersebut sedang berdiri disebuah stand minuman sambil memperhatikannya dari kejauhan


“ Heeeei kalian~ jadi gadis berambut biru itu adalah salah satu target kita ? “ Tanya Sampson sambil meminum Smoothie Cherry Berry-nya


“ Mana ? Ooooh yaaa ! Dia adalah salah satu target kita ! “ Jawab Swift Polly


“ Hanya dia sendirian disini ? “ Tanya Oxtoroo yang bingung kenapa Sampson hanya melihat Jubei difestival


“ Hmmm...aku yakin ia sedang berpencar dengan si cebol berambut hitam itu dengan yang lain ! “ Pikir Swift Polly


“ Perlu’kah kita panggil salah satu para robot untuk datang kemari ? “ Tanya Sampson


“ Nanti dulu ! Kita harus cari yang lain dan juga Tuan Muda ! Tapi jika kita tidak bisa menemukan sisanya...kita culik gadis itu untuk mencari informasi tentang keberadaan Tuan Muda saat ini “ Jelas Swift Polly tentang rencana mereka


“ Oke ! “


Tidak lama kemudian, mereka mendapatkan pesan dari Spidaro yang mereka pasang diarea sekitar festival tersebut.Saat Oxtoroo melihat isi pesannya, ternyata Spidaro menunjukan keberadaan dimana Tazuya dan yang lain saat ini walau robot tersebut belum bisa mencari keberadaan Dullart dan Rigel


(Biiip! Biip! Biiip! Biiip!)


“ Spidaro ! Lihat ini ! “ Kata Oxtoroo sambil menunjukan tabletnya kepada Swift Polly dan Sampson


“ Si cebol bersama teman-temannya ada disini ! “ Kata Swift Polly sambil memperhatikan tablet milik Oxtoroo


“ Jadi bagaimana sekarang ? “ Tanya Sampson


“ Kurasa kita harus berpencar ! Salah satu dari kita bertiga akan mengikuti gadis itu dan juga si cebol itu, bagaimana Polly-chan ? “ Oxtoroo memberi usulan


“ Boleh ! Kalau begitu aku akan pergi mencari gadis itu dan kalian berdua pergi cari sicebol itu beserta dengan teman-temannya sebelum mereka menjauh dari area ini ! Gunakan pelacak Spidaro untuk mencari mereka ! “ Jelas Swift Polly yang setujuh dengan usulan yang diberikan kepada Oxtoroo


“ Oke ! “


“ Bagus ! Ayo sekarang saatnya berpencar ! “


Swift Polly dan yang lainnya akhirnya berpencar untuk mencari keberadaan Tazuya dan yang lain sebelum mereka jauh dari festival tersebut. Sembari mencari Jubei, Swift Polly memberikan pesan teks laporan kepada Argus bahwa mereka akan segera mendekati target mereka untuk mencari keberadaan Dullart secepat mungkin


*****


Di pesawat Superbia-07, terlihat Rough Polly beserta robot SISTER sudah sampai dipesawat tersebut dengan menggunakan mesin teleportasi yang ada didalan Superbia-07. Sesampainya disana, terlihat Argus sudah menunggunya didepan ruangan teleportasi


( Zyuuuuuuuuuuuuuuuuuung! Zaaaaassshhhhh)


“ Akhirnya datang juga ! “ Sambut Argus


“ Ya Jenderal ! Aku disini ! “ Sapa Rough Polly sambil memberi hormat kepada Argus


“ Bagus ! Sekarang kerjakan tugasmu ! Kita tidak punya waktu yang banyak “


“ Tunggu Jenderal ! “


“ Ya ? “


“ Aku juga disini membawa pesan dari Pangeran Morsdantaque soal misi anda Jenderal. Dikarenakan beliau bisa melihat anda mengalami masalah untuk mencari Tuan Muda, maka Pangeran Morsdantaque memutuskan memberikan sedikit kontribusi untuk mencarinya dikota itu dengan bantuan kami “ Jelas Rough Polly dengan menyampaikan pesan dari Morsdantaque


“ Kamu tidak berbohong soal itu ? “


“ Tentu saja tidak ! Untuk apa aku berbohong soal itu ? “ Rough Polly balas bertanya dengan nada lembutnya


“ Baiklah ! Jika itu yang kamu katakan...silahkan ! Tapi perlu kuperingatkan kepada kalian...walau kalian punya lisensi khusus dari Pangeran Morsdantaque kalian wajib untuk mematuhi keputusanku disini ! “ Argus memberi peringatan kepada Rough Polly


“ Yaaa ! Jenderal Argus ! “


“ Bagus ! Sekarang kalian berdua ikut aku untuk menemui Pak Louss ! “ Ajak Argus keruangan tempat Pak Tom Louss berada


“ Ayo SISTER ! “ Ajak Rough Polly kepada robot petarung pribadinya


“ Dimengerti ! “


Dari sistem pelacak milik SISTER, terlihat Rough Polly sengaja mengaktifkan sistem tersebut tersambung ke komputer milik kedua Pangeran galaksi Theta. Hal ini membuat mereka secara langsung bisa memantau kinerja dari Argus di Superbia-07 sama seperti apa yang ia lakukan terhadap Spidaro


“ Bagus Rough Polly ! “ Puji Morsdantaque


Di Festival, Tazuya dan yang lain terlihat sedang melihat-lihat situasi di festival tersebut sambil mencari sesuatu yang menyenangkan untuk mereka nikmati disana. Disaat yang bersamaan Tazuya bercerita dengan Haku, Inuya bersama dengan Ryuga dan Ataru berbicara tentang Vladimir dan yang lain


“ Hoooo begitu ya Jubei ! Okeee kamu tidak perlu khawatir karena Haku akan selalu bersama kami “ Gumam Tazuya kepada dirinya sendiri sambil membalas pesan dari Jubei


“ Hmmmm...festival ini jauh lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya ya~ apa kamu sering pergi festival dengan keluargamu ? “ Tanya Tazuya


“ Tidak juga “ Jawab Haku dengan singkat

__ADS_1


“ Benarkah ? “


“ Yaaa, ayah dan kedua kakak laki-lakiku selalu sibuk. Tapi jika Kak Hikoboshi ada konser disuatu festival ia akan mengajakku kesana...walau tidak begitu sering...sedangkan aku dirumah...hanya belajar...latihan...dan...melakukan aktifitas lain seperti main video game dan membaca manga “ Jelas Haku sambil mengingat anggota keluarganya


“ Hmmm...jadi ini untuk pertama kalinya kamu pergi bersama teman-temanmu ? “ Tazuya kembali bertanya dengan rasa penasarannya


“ Ya. Pertama kalinya “ Jawab Haku


“ Jadi sebelumnya...kamu belum pernah berpergian seperti ini dengan yang lain ? Oooh ya! Apa kamu punya beberapa teman sekelas yang kamu kenal saat kamu masih SMP ? Apa kamu pernah pergi kerumah mereka ? “ Tazuya kembali bertanya dengan nada keraguannya


“ Belum. Soal teman...aku tidak pernah tahu soal mereka. Yang aku lakukan sebelum aku masuk SMP...belajar dan latihan...kakakku waktu masih muda beserta ayahku juga seperti itu...karena itu sudah tradisi kami “ Jelas Haku


“ Aaaah begitu...maaf sudah bertanya hal yang aneh-aneh kepadamu “ Kata Tazuya yang langsung merasa tidak enak hati karena sudah bertanya banyak hal kepada Haku


“ Aaaah tidak masalah~ k-kamu hanya ingin tahu karena kamu ingin menjadi temanku “ Jelas Haku dengan nada kakunya


“ Jadi mana Golomanov dan yang lain ? “ Tanya Inuya


“ Naaah aku lihat pesan terakhirnya mereka pergi keteater Kabuki di dekat komidi putar yang ada disana “ Jawab Ataru sambil menunjuk komidi putar yang ia maksud


“ Aaaah disana adalah area stand penjualan khas Neo-Jepang...wajar saja kenapa dia dan yang lain pergi kesana “ Ujar Inuya


“ Jadi kita kesana ? “


Ryuga terlihat tidak memperhatikan apa yang Inuya dan Ataru bicarakan karena kepikiran akan perkataan Haku yang mengingatkan ia akan masa lalunya saat ia masih SD. Ryuga teringat akan masa lalunya dimana ia selalu belajar melalui homeschooling dan dilarang mengikuti aktifitas lain yang ada diluar dikarenakan Hugo selalu memperingatkan kepadanya bahwa mereka adalah orang yang berbeda dan mereka tidak sepantasnya di samakan dengan penduduk lain


Flashback On


“ Ayah ! Kenapa aku harus duduk disini dengan banyak buku disampingku ? “ Tanya Ryuga yang pertama kali mengikuti Homeschooling


“ Sudah pasti kamu harus menerima pembelajaran yang harus kamu dapatkan untuk dirimu nak “ Jawab Hugo dengan tegas


“ Kenapa harus disini ? “


“ Kita berbeda...termasuk dirimu ! Kamu belum pantas untuk tahu apa yang ada diluar sana “


Kemudian flashback berpindah dimana Ryuga didatangi para perancang busana untuk mengukur badannya serta memintanya untuk memakai pakaian baru yang dirancang sesuai keinginan Hugo


“  Ayah ! Kenapa aku haru memakai pakaian ini ? Aku merasa ini sangat tidak cocok untukku ? “ Tanya Ryuga disaat para perancang sedang mengukur panjang tubuhnya


“ Ini semua untuk kebutuhanmu. Aku tahu semua pakaian yang terbaik untukmu “ Jelas Hugo


Lalu dari jendela rumah mereka, Saat Ryuga sedang latihan memainkan biolanya, ia tiba-tiba merasakan dan mendengar suara anak-anak yang tertawa ceria saat mereka baru saja pulang dari sekolah mereka


“ Ayah ! “


“ Hmph ? “


“ Kenapa anak-anak diluar sana tertawa bahagia ? Apa yang sebenarnya mereka bicarakan ? Dan kenapa...aku penasaran akan apa yang mereka lakukan disana ? “ Tanya Ryuga yang mulai ragu untuk melanjutkan pertanyaannya


“ Hmmmmm...akhir-akhir ini kamu selalu menanyakan hal yang tidak penting ! Tidak ada gunanya kamu mau tahu apa yang sedang bicarakan ! Bisa saja mereka bicara hal-hal yang buruk ! “ Jelas Hugo dengan nada tegas


“ Menurut ayah...apa mereka cocok untuk diajak bicara bersamaku ? “ Tanya Ryuga


“ Tidak ! Kamu tidak membutuhkan mereka ! Tidak semua apa yang ada diluar sana terlihat menyenangkan ! Jadi berhentilah bertanya hal-hal yang aneh karena rasa penasaran bisa membahayakanmu ! Aku selalu akan memberimu apa yang kamu inginkan tanpa harus keluar rumah ! Dan disini...jadilah anak yang  baik ! Agar bisa menjadi contoh untuk Kimiko sama seperti bagaimana Yamato menjadi figur untukmu ! “ Jawab Hugo dengan nada yang lebih tegas dan dingin dari sebelumnya


“ Baik Ayah “ Jawab Ryuga dengan nada pelan sambil menatap jendela ruangan tersebut


Flashback Off


“Ayah selalu overprotektif...namun semenjak Kak Yamato meninggal di Stockholm...beliau berubah menjadi pribadi yang keras kepala...sebenarnya apa yang ayah pikirkan selama ini?! Ibu juga sama seperti ayah sambil berkata “ayahmu tahu yang terbaik untukmu”...Dan Kak Yamato...sebelum ia meninggal...dia jarang ada dirumah karena sedang sekolah SMP dan SMA-nya di Stockholm...itupun ia hanya datang saat liburan musim dingin...melihat Hideyuki yang akur dengan keempat adiknya...ini membuatku sedikit minder karena aku merasa tidak begitu sempurna dimata Kimiko “ Pikir Ryuga sambil teringat suasana keluarganya sendiri


“ Haku Akashinya...apa kamu juga sama sepertiku ? Apa perasaanmu selama ini terhadap ayah dan saudaramu jika mereka jarang bersamamu ? Apa menurutmu menjadi yang “berbeda” diantara yang lain itu menyakitkan? “ Pikir Ryuga sambil bertanya kearah Haku dari dalam hati


“ Oi Ryuga ! “ Panggil Inuya sambil menepuk pundaknya


“ Eh ! “


“ Hei ! Kau dari tidak memerhatikan pertanyaan mereka loh...apa yang sedang kau pikirkan ? “ Tanya Tazuya


“ Apa kau masih cemas karena nanti bakal bertemu ayahmu disini ? “ Tanya Ataru


“ Ti-tidak ada ! Uuuuh...lupakan saja ! Kalian bertanya apa ? “ Ryuga berusaha untuk mengalihkan pertanyaan mereka dengan bertanya apa yang mereka inginkan


“ Oooh Oke ! Kalau menurut percakapan terakhir di grup kita kelihatannya Golomanov dan yang lain sedang berada di area teater untuk menonton pertunjukan kabuki...apa menurutmu kita kesana saja untuk mencari mereka ? “ Tanya Inuya


“ Naaaah kalau menurutku biarkan Golomanov-san dan yang lainnya menikmati hiburan mereka disana...apalagi katanya sih area sana memang diperuntunkan untuk kebudayaan Neo-Jepang ‘kan ? Jadi yaaa biarkan saja mereka menikmati acara yang ada disana “ Jelas Ryuga


“ Benar juga ! Danmari juga bersama mereka...jadi tidak ada yang perlu kita cemaskan “ Kata Tazuya yang setujuh dengan pendapat Ryuga


“ Okeeee ! Dan sekarang kita mau ngapain disini ?! “ Tanya Inuya


“ Hmmmm...kita ke stand itu saja ! Bagaimana ? “ Tazuya memberi usulan dengan menunjuk sebuah stand permainan bernama “Mr.Duck”


“ Stand Permainan Mr.Duck ? Boleh juga ! “ Kata Inuya


“ Aaaaah ! Stand permainan Mr.Duck! Kamu tahu Akashinya-chan...aku dulu sangat jago dalam permainan Duck Shooter di stand itu looh~ Bahkan Jubei-chan saja yang ahli dalam memanah kesulitan untuk mengalahkanku “ Jelas Ataru dengan penuh kebangaan kepada Haku


“ Benarkah ? Kelihatannya seru ! “ Kata Haku yang penasaran dengan permainan tersebut


“ Bagus ! Karena disitu lebih seru jika ditantang 1 lawan 1 ajak saja Tazuya-kun untuk memainkannya “


“ Eh ? Apa ? Aku katamu ?! “ Tanya Tazuya yang kebingungan saat mendengar perkataan Ataru


“ Ayolaaah~ kau saja waktu itu bisa menyeimbangiku pada waktu itu...jadi tidak ada salahnya ‘kan jika kau bertanding dengan Haku ? “ Goda Inuya


“ Aaaah iya siiih~ oke-oke ! Kalau bergitu ayo kita kesana ! “


“ Yeaaaaaaaaah ! “


Saat Tazuya dan yang lain pergi menuju stand Mr.Duck, terlihat dari kejauhan Oxtoroo dan Sampson memperhatikan mereka di stand penjualan Ikayaki. Melihat V-FIGHTER dan Haku memasuki stand permainan tersebut, Oxtoroo memutuskan untuk mengikuti mereka kesana


“ Itu dia ! Si cebol target kita sang Alpha El-Fighter ! “ Kata Oxtoroo


“ Bukan siih, aku juga tidak tahu siapa dia karena ini pertama kalinya aku melihatnya ! Tapi yang jelas kelihatannya dia tidak seberbahaya teman-temannya “ Pikir Oxtoroo


“ Oh ho ! Mereka pergi ke stand bebek itu “


“ Kau benar Sampson ! Ayo kita kesana ! “


Tazuya dan yang lain memasuki stand Mr.Duck dimana mereka langsung kearea yang bernama Duck Shooter. Tazuya memutuskan untuk dirinya yang pertama untuk memainkan permainan tersebut bersama dengan Haku dengan membayar 250 yen jika melawan 1 lawan 1. Namun jika pengunjung ingin bermain seorang diri maka mereka akan membayar 115 yen


“ Oke ! Silahkan mulai ! “ Kata Inuya


“ Kamu siap Haku ? “ Tanya Tazuya


“ Yaaa ! “


“ Level Hard ya ? Tidak sulit ! Itu malah cukup menegangkan hehehe “ Kata Tazuya


“ Bersedia ! Siaaap ! Tembak ! “


Duck Shooter mulai digerakan dalam tempo kecepatan yang sulit. Tantangan Tazuya dan Haku yaitu menembak 10 ekor bebek yang ada didepan mereka sebanyak 3 ronde dalam waktu mundur 5 menit. Mereka berdua menembak target mereka dalam waktu yang bersamaan. Dikarenakan Tazuya tidak begitu ahli dalam menggunakan senjata jarak jauh, ia mengalami kesulitan untuk memainkan permainan tersebut walau ia mengakui cukup menikmatinya


( Dooor! Dooor! Doooor! Dooor )


“ Ah ! Dapat satu ! “ Keluh Tazuya


( Dooor! Dooor! )


“ Woah ! Ternyata memainkan permainan menembak didunia nyata sensasinya sangat berbeda dengan apa yang ada di video game ya ! “ Kata Tazuya


“ Yaaaa ! “


( Dooor! )


“ Waaah! Mantap juga cara menembakmu Hideyuki ! “ Puji Ryuga akan keahlian menembak Tazuya


“ Mungkin seharusnya kamu tingkatkan lagi kemampuanmu itu bersamaku “ Tawar Ataru


“ Tidak ! Aaah Aku tidak tertarik untuk itu ! Jadi maafkan aku Ataru “


(Dooor! Dooor! Doooor!)


Disaat yang bersamaan dimana Tazuya dan yang lain sedang bersenang-senang di stand Mr.Duck, Karin dan Sandy terlihat tidak sengaja melewati stand tersebut. Karin melihat kearah stand Mr.Duck dan tidak sengaja melihat Tazuya disana. Karin berniat ingin memanggil Tazuya. Namun saat ia melihat Tazuya sedang bersenang-senang dengan teman-temannya membuat Karin mengurungkan niatnya untuk menghampiri atau memanggilnya


“ Hmph ! Syukurlah dia punya teman yang menyenangkan “ Kata Karin dari dalam hati


Disisi lain area festival, terlihat Vlada dan yang lain sedang menikmati piknik mereka sambil duduk-duduk dibangku di area bunga sakura. Para siswi kelas 1-LA-A berniat untuk pergi kearea lain, namun mereka sedang menunggu Jubei yang sedang pergi ketoilet umum


“ Hei ayo kita pindah ketempat lain ! “ Ajak Hikari


“ Tunggu dulu ! Jubei-chan masih di toilet “ Kata Vlada


“ Iyaa ! Tidak baik tinggalkan dia ! Ayo tunggu dia sebentar “ Kata Elma


“ Okeee Okeee~ ayo kita tunggu dia “


Di toilet umum wanita, Jubei terlihat sedang membersihkan tangannya di wastafel. Tiba-tiba, saat mengecek pesan dari Smartphonennya , ia dikejutkan dengan kedatangan Swift Polly yang langsung mengunci pintu toilet umum


“ Ah ! “


“ Hei...gadis Fighter ! Aku benar-benar tidak menyangka kamu ternyata cantik juga ya “ Sapa Swift Polly


“ Kau ! “ Kata Jubei yang terkejut sambil mengenali Swift Polly


*****


Di toilet umum wanita, Swift Polly langsung mendekati Jubei sambil menceritakan maksud kedatangannya kemari. Wanita Thetoid menjelaskan bahwa situasi umat Thetoid sedang kacau pasca kematian Kaisar Zozo. Karena itu Swift Polly menginginkan Jubei untuk kerjasama bersama mereka untuk memberitahu keberadaan Dullart dengan imbalan mereka tidak akan segera meninggalkan bumi


“ Hei ! Kau ! Ma-mau apa kau datang kemari ! “ Kata Jubei dengan nada sedikir ketakutannya saat ia mulai terpojok oleh Swift Polly


“ Kami...mendapatkan kabar yang sangat mengejutkan dari Pangeran kami. Ia mengatakan bahwa Kaisar kami telah tiada...kami tidak tahu penyebab kematiannya...namun salah satu prajurit elit mengatakan ia meninggal karena tekanan yang ia alami saat mengetahui konflik yang terjadi antara ketiga Pangeran Theta “ Jelas Swift Polly yang perlahan berjalan mendekati Jubei


“ Jadi...apa...urusanku tentang itu ? “


“Dikarenakan situasi semakin kacau setelah kematian beliau...Pangeran Gretue menginginkan kami untuk mencari Tuan Muda Dullart tanpa harus membuat kekacauan sama seperti yang ada dikota ini beberapa hari yang lalu...karena itu...aku ingin kamu bekerjasama dnegan kami dengan membujuk Tuan Muda Dullart untuk kembali bersama kami “ Jawab Swift Polly


“ Apa ? “


“ Yaaa ! Itulah yang kami inginkan darimu ! “


“...”


“ Kau tidak boleh cemas ! Jika kau mau berkerjasam dengan kami...para Pangeran akan menjamin bahwa mereka tidak akan menginvasi planet ini ! Karena sekarang...kami ingin berfokus untuk meredamkan situasi dengan menjadikan Tuan Muda Dullart menjadi Kaisar selanjutnya ! “ Lanjut Swift Polly


Jubei terkejut mendengar apa yang dikatakan Swift Polly. Walau demikian, ia masih meragukan semua perkataannya karena ia berpikir Swift Polly hanya berbohong kepadanya dan merasa bahwa jaminan tersebut hanyalah omongan belaka


“ Kalian...umph ! Apa-apaan yang kalian bicarakan ini ?! Apa kalian serius ingin berdamai dengan kami setelah apa yang kalian lakukan dikota kami beberapa hari yang lalu ?! “ Tanya Jubei dengan nada ketegasannya


“ Aku tidak pernah berbohong soal itu ! Kaisar memang sudah tiada...dan Tuan Muda harus secepatnya pulang bersama kami demi masa depan umar Thetoid ! “


“ Aku tahu apa maksudmu ?! Aku tidak akan pernah termakan oleh omongan manismu itu ! “ Ujar Jubei dengan nada seriusnya


“ Apa ?! “


“ Oooh jika Dullart-san memiliki dua orang saudara laki-laki...kenapa tidak mereka saja yang menjadi penerus Kaisar pengganti ?! Apa kalian tidak punya orang lain untuk menggantikannya ?! “ Tanya Jubei


“ Kau tidak mengerti dengan situasi kami karena kau tidak pernah berusaha untuk mencoba memahami kami “ Kata Swift Polly dengan nada tenangnya

__ADS_1


“ Mencoba untuk memahami perasaan musuh...yang pernah menyerang kota kami ?! “


“...”


“Aku benar-benar tidak menyangka jika kalian akan berbicara seperti ini kepadaku ! Tapi karena sudah dua kali aku menghadapi kalian...jangan harap aku akan mengubah pemikiranmu soal kalian ! “ Kata Jubei yang bersih keras tidak akan mempercayai Swift Polly


Swift Polly kemudian mengambil nafas pendek dan menutup matanya. Mengetahui Jubei sudah pasti akan menolak ajakannya dengan lembut, Swift Polly masih menggunakan cara yang sama dengan memberi peringatan kepada Jubei bahwa ia dan prajurit elit milik Morsdantaque


“ Huuuuf...baiklah jika kamu bicara begitu ! Tapi...ada sesuatu yang ingin kuperingatkan kepada kalian ! “


“...”


“ Aku dan yang lain berbeda dengan para prajurit elit milik Pangeran Morsdantaque ! Aku yakin kamu juga sudah bertemu dengan mereka dua kali dan sudah lihat betapa liciknya mereka bukan ?” Kata Swift Polly sambil memasukan satu tangannya kedalam saku jaketnya


“ Dua orang yang yang kemarin ? Apa jangan-jangan dua orang yang waktu itu yang kamu maksud ?! “ Tanya Jubei yang teringat akan Energateez dan Galaztis


“ Ya ! Mereka adalah salah satu dari lima prajurit elit Morsdantaque ! Dan ketahuilah gadi Fighter...jika Pangeran Morsdantaque sudah mengambil keputusan untuk mengerahkan mereka dalam misi pencarian ini...maka kalian tidak bisa selamat dari mereka ! Mereka mungkin terlihat sama seperti kami...tapi kenyataannya mereka sangat berbeda dengan apa yang kalian pikirkan karena kalian belum melihat sisi monster mereka yang sebenarnya ! “ Lanjut Swift Polly


“ Ah ! “


“ Kami hanya menargetkan kalian karena kalian berlima adalah El-Fighter dan juga pengikut dari Prisman Beta itu...orang yang bertanggung jawab menyembunyikan Tuan Muda ! Namun jika para Prajurit Elit sudah mengambil tindakan...tidak hanya kalian saja yang akan menjadi target mereka...tetapi juga orang disekitar kalian...dan teman-teman kalian...tidak ada jaminannya mereka bisa selamat dari mereka “ Jelas Swift Polly sambil mengeluarkan pisau plasma dari sakunya


“ Apa kata-“


“ Maafkan aku ! “ Swift Polly dengan cepat langsung menyerang kearah Jubei


“ Uwaaa ! “


( SYAAAAT! )


“ Apa yang kau- “


( Syaaat! Syaaat! Syaaat! Syaaaat! )


“ Kau-“


( Syaaaat! ZAAAASHHH )


“ Aaagh ! Apa yang- apa yang akan kau lakukan sekarang hah ?! “ Rintih Jubei sambil mempertanyaakan Swift Polly dengan lengan kirinya berdarah karena pisau plasma


“ Karena kau menolak untuk bekerjasama dengan kami...maka aku tidak punya pilihan lain selain melanjutkan peranku sebagai musuh bagimu !  Aku akan tetap mengincarmu sampai kalian memberitahu dimana Tuan Muda ! HAAAH ! “


“ Ah ! “


(DUAAAGGH )


Di saat yang bersamaan dimana Swift Polly menyerang Jubei di Toilet umum wanita, di stand Mr.Duck, Tazuya dan yang lain masih menikmati area permainan Duck Shooter dan belum merasakan tanda-tanda bila Jubei dalam masalah. Pertandingan mereka berjalan imbang dan semakin sengit. Namun disaat Tazuya hampir mendekati kemenangannya melawan Haku, ia kemudian merasakan sensasi yang janggal yang membuat ia kehilangan konsentrasinya dalam permainan tersebut


( Doooor! Doooor! Dooooor! Dooooor! )


“ Sedikit lagiiiiiiiiiiiiii ! “


“ Ayo Tazuya ! “ Inuya memberi semangat kepada Tazuya


“ Ah ! “ Tazuya kemudian merasakan sensasi yang buruk yang membuat ia menjatuhkan pistol mainan tersebut


( Trak ! )


( Doooor ! )


“ Woaaaah ! Haku ! Akhirnya kamu menang ! “ Puji Inuya


“ Ta-Tazuya ? “ Tanya Haku yang melihat Tazuya terdiam dengan tatapan kosongnya


“ Ah ! Hideyuki ? “


“ Tazuya ? “ Panggil Inuya


“ Eh ! Ah ! Aaaaaaaaaah Haku menang ?! “ Teriak Tazuya dengan nada kepanikan yang kembali tersadar dan menyadari Haku berhasil mengalahkannya


“ Yeah ! Soalnya tadi kamu tiba-tiba menjatuhkan pistol tersebut dan terdiam disaat Akashinya-chan melepaskan tembakan terakhirnya “ Jelas Ataru


“ Apa ada sesuatu yang tiba-tiba kamu pikirkan tadi ? “ Tanya Inuya


“ Eeeeehhh Ummmmm tidak ada ! Aku hanya tiba-tiba kehilangan fokus saja ! “ Kata Tazuya dengan nada kebingungannya


“ Ini dia hadiah kalian berdua~ “ Kata sang penjaga stand sambil memberikan sebuah boneka kucing dan lebah kepada Tazuya dan Haku


“ Woah ! Te-terima kasih hehehe ! Kerja yang bagus Haku ! Aku harap kita bisa melakukan aktifitas ini di lain hari “ Kata Tazuya sambil berjabat tangan dengan Haku


“ Aaahh sa-sama sama “ Kata Haku yang ikut berjabat tangan dengan Tazuya


“ Namidashi ! Bisakah kau temani aku ke toilet umum sebentar ! “ Ajak Ryuga sambil mengambil pergelangan tangan Inuya


“ Toilet umum pria tidak jauh dari sini kok ! Pergi saja sendiri “ Kata Inuya


“ Kamu yakin ingin membiarkan orang buta tersesat difestival ini ? “ Tanya Ryuga dengan nada sarkastisnya


“Ayolah Inuya-kun ! Temanin saja~ “ Bujuk Ataru


“ Ummm oke ! Kalian bertiga kalau ingin pergi ke stand lain silahkan ya~ asal kasih tahu saja keberadaan kalian dimana “ Kata Inuya


“ Yaaaa ! “


“ Oke Haku ! Bagaimana kalau kita lihat-lihat stand arena permainan lainnya disini ? Mungkin saja ada sesuatu yang agak menyenangkan yang ingin kita mainkan bertiga “ Ajak Tazuya kepada Haku dan Ataru


“ Boleh ! “


“ Perasaanku mulai tidak enak “ Pikir Ataru sambil memperhatikan situasi di area tersebut


“ Sensasi tadi...apa Inuya dan Ryuga mulai sadar bahwa ada sesuatu yang janggal ditempat ini ? “ Pikir Tazuya sambil melirik kearah Inuya dan Ryuga


Saat Inuya dan Ryuga keluar dari tenda stand Mr.Duck, mereka tidak sengaja berpapasan dengan Oxtoroo dan Sampson yang baru saja sampai ke stand permainan tersebut. Mereka berempat terkejut satu sama lain, dan sontak Oxtoroo langsung menarik lengan Sampson untuk lari menghindari mereka


“ Ah ! “


“ Mereka ?! “


“ Ayo Sampson ! “ Ajak Oxtoroo dengan kepanikan dan langsung lari menghindari Inuya dan Ryuga


“ Namidashi ! Sensasi ini-“


“ Ya Ryuga! Kelompok Alien Thetoid yang pernah kita hadapi ada disini ! Pantas saja Tazuya tiba-tiba terdiam saat itu karena dia pasti merasakan kedatangan mereka ! Ayo ! Kejar mereka ! “ Jelas Inuya yang langsung pergi mengejar Oxtoroo dan Sampson


Di area bunga Sakura, Vlada melirik kearah jam Smartphonenya yang sudah menunjukan jam 10.55 dan Jubei belum terlihat datang ketempat mereka. Penasaran kenapa Jubei belum datang ketempat mereka membuat Vlada memutuskan untuk pergi ke toilet umum wanita untuk mencari Jubei


“ Oi oi oi~ Jubei-chan lama sekali niiiiih ! Kemana sih dia ?! “ Gerutu Hikari


“ Mungkin dia pergi ketempat Iga-san untuk menjemput Haku ? “ Tanya Rattana


“ Bukan’kah dia sendiri yang bilang bahwa Tazuya yang akan membawanya kemari jika Haku sudah bosan bersama mereka ? “ Kata Machiko


“ Aku akan cari dia ! “ Kata Vlada sambil mengecek Smartphonenya dan langsung pergi ke toilet umum wanita


“ Eeeeh ?! “


“ Kamu yakin dia masih ada di toilet umum ? “ Tanya Elma


“ Kalau menurut GPS sih kayaknya iya ! Aku mau kesana dulu untuk mencarinya ! “ Jawab Vlada


“ Heeeei Kami ikut juga yaaa~ “ Tawar Hikari


“ Oke ! Ayo kita kesana ! “


Di toilet umum wanita, Jubei terlihat masih sedang menghadapi Swift Polly yang kini tangan kanannya mulai berdarah yang disebabkan Jubei berhasil menghindari tinjuannya yang menyebabkan tangan Swift Polly mengenai kaca cermin toilet umum. Karena pada dasarnya Jubei terlalu mengandalkan kemampuan bertarung dari jarak jauh seperti menembak dan memanah, hal ini membuat ia mengalami kesulitan untuk menghadapi Swift Polly yang unggul dalam bertarung dengan tangan kosong


( Brug )


“ Kkkkh ! “


“ Kenapa kau tidak mau tunjukan kekuatan Fightermu ? Bertarunglah dengan serius ! “ Kata Swift Polly yang kembali menyerangnya


( Syaaaaaat ! )


“ Kau mau bertarung ? Baik ! Terima ini ! “


( Bug ! Bug! Bug! Bug! Bug! )


“ Haaaaaaaaah ! “


( greeeep ! )


“ Aku tidak tahu kau berusaha untuk berpura-pura bodoh atau menahan diri untuk tidak menggunakan kekuatanmu, tapi jika kau terus-terusan begini...maka...”


( BUAGH ! )


“ Agh ! “


“ Kaulah yang akan kesakitan ! “


( BUAGH !)


“ Maka itulah bertarunglah dengan serius ! “


“ Haaaaaaaah ! “


( DUAGH ! )


“ Kkkkkh ! Boleh juga kau ya gadis Fighter ! “


Tiba-tiba, Jubei kemudian mendengar ada yang berusaha untuk membukakan pintu toilet umum dari luar. Didengar dari suaranya, Jubei bisa mendengar bahwa Vlada dan yang lainnya sudah berada didepan toilet umum dan berusaha keras untuk membukakan pintu toilet tersebut karena mereka pikir Jubei terjebak didalam sana


“ Ah ! Terkunci ! “ Kata Vlada yang terkejut


“ Kau yakin Jubei ada disana ? “ Tanya Machiko


“ Ooooooi! Jubei-chaaaaan ! Kamu disanaaaa ! “ Panggil Vlada


“ Celaka ! V-vlada-chan ! “ Jubei kaget saat mengetahui teman-temannya datang untuk mencari keberadaannya


“ Manusia ? “ Swift Polly yang terkejut melihat kedatangan mereka langsung melihat kearah kaca ventilasi dan berusha untuk melarikan diri dari sana


“ Kau tidak akan kubiarkan lari dari sini ! “ Jubei langsung menangkap Swift Polly yang berencana untuk kabur dan menahan tubuhnya


“ Uwaaaaa ! “


( Brugh ! )


Disaat yang bersamaan Vlada dan para siswi berusaha untuk membukakan pintu toilet umum, Oxtoroo dan Sampson terlihat masih berlari menghindari kejaran Inuya dan Ryuga. Oxtoroo berusaha untuk menghubungi Swift Polly dari komunikatornya, namun Swift Polly tidak menjawabnya karena ia masih menghadapi Jubei di toilet umum


“ Mana Swift Polly ?! “ Tanya Sampson


“ Sial ! Dia tidak menjawab panggilan kita ! Kemana dia ?! “ Tanya Oxtoroo yang panik


*****


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2