El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
Operasi Pencarian Dilanjutkan


__ADS_3

Disaat Sandy melajukan mobilnya dengan cepat untuk menabrak Tazuya, tiba-tiba, mobilnya dihentikan sesuatu yang cukup kuat yang membuat wajahnya hampir mengenai kaca mobil tersebut. Saat Sandy melihat apa yang ia tabrak, betapa terkejutnya bahwa ia melihat Tazuya sudah tidak ada didepannya, dan bagian depan mobil tersebut penyot


( BRAAAK ! )


“ Agh ! Kkkkhhhh “


“ Kemana. . . mana bocah sialan itu ! “ Katanya sambil mencari-cari keberadaan Tazuya disekitar area tersebut


Di suatu gang yang tidak jauh dari mobilnya Sandy, ternyata Tazuya diselamatkan oleh Inuya. Disaat Inuya menyelamatkan Tazuya dari mobil tersebut, Ia menahan bagian mobil tersebut dengan satu tangan. Karena aksinya, Tazuya tidak mengalami luka serius. Inuya, walau ia sempat mengeluhkan tangan kanannya sakit, juga tidak mengalami cidera yang serius


“ Hah. . . haaah. . . haaah. . . haaaah. . . Inuya. . . kamu baik-baik saja ? “ Tanya Tazuya dengan nafasnya


berat karena panik


“ Aduuuuh. .. yeah. . .aku . . . baik-baik saja ! Sialan mobil itu ! Tanganku sakit sekali ! “


“ Sejak kapan kamu tahu aku ada disini ?! “


“ Ataru memberitahuku bahwa dalam penglihatan masa depannya melihat bahwa kamu sedang ribut-ributan dengan seorang pria di mall, bahkan pria tersebut berniat untuk membunuhmu dengan  mobilnya. Jadi. . .saat aku diberitahu soal itu, Ataru memintaku untuk mencari keberadaanmu dengan titik lokasi GPS smartphonemu “ Jelas Inuya. Sambil memperhatikan Sandy sedang melihat kondisi mobilnya dari kejauhan, Tazuya akhirnya menjelaskan bahwa apa yang dilihat dari Ataru dengan kekuatannya adalah benar


“ Jadi selama aku berada di mall kamu menguntitku ? “ Tanya Tazuya


“ Ya. . . itu karena atas usulan dari Ataru sih. Ngomong-ngomong siapa pria itu ? Kamu kenal dia ? “


“ Ya. Dia Sandy Miller. Teman sekampusnya Karin. Aku tidak menyangka dia akan melakukan ini karena cemburu butanya ! “ Jelas Tazuya dengan nada kesalnya


“ Begitu ya. Dasar manusia rendahan ! “


“ Ya, Inuya. Tapi itu tidak ada hubungannya denganmu. . . jadi itu bukanlah masalah besar. Jadi- “


“ Tidak, Tazuya. Itu akan jadi masalah besar jika kamu terus-terusan mencarinya dan kesempatan untuk membalas


aksinya. Apalagi dia juga bukan dari sekolah kita. Jadi sangat mudah untuk menghindari orang seperti itu. Tapi. . . jika ia terus-terusan untuk mencari cara untuk menghajarmu, aku juga tidak tinggal diam. Jadi jangan bertindak


seorang diri “ Jelas Inuya yang menghentikan langkah Tazuya untuk membalas aksinya Sandy


Tazuya kemudian berpikir sesaat, dan akhirnya mengikuti perkataan Inuya untuk tidak membalas aksinya Sandy. Disaat Sandy sedang menelpon montir langganannya, Tazuya dan Inuya mencari kesempatan untuk lari dari pemuda berkebangsaan Amerika tersebut disaat ia tidak melihat mereka berdua


“ Baiklah. Kamu benar, Inuya. Apalagi pemuda keparat itu bukan dari sekolah kita. Lagipula. . .kita juga Fighter ‘kan. . . jadi dia bukanlah ancaman serius tidak seperti alien dan monster yang menyerang kita. Ayo. . . kita pulang ! “


“ Ya ! “


Disaat yang bersamaan, dikapal TSP-03, Swift Polly and Oxtoroo yang sedang beristirahat sambil bermain catur diruang pemantauan tiba-tiba mendapat panggilan dari Pak Kepala Laboratorium, Tom Louss. Pak Kepala Louss menghubungi mereka untuk memanggil Jenderal Argus, karena ia ingin melaporkan sesuatu sesuai dengan apa yang diperintahkan Argus sebelum menemui Pangeran Gretue


“ Woah. . .Polly-chan ! Tak kusangka kamu bisa mengalahkan aku dalam catur ! “ Puji Oxtoroo sambil meminum jus jeruknya


“ Halaaah. . . ini adalah permainan yang mudah loh ! “


( Biiip ! Biiip! Biiip! )


“ Panggilan ? Pak Kepala Louss ? Tumben sekali beliau memanggil kemari “ Kata Swift Polly


(Klik)


“ Hei ! Kenapa lama sekali menjawab panggilannya ?! “ Tanya Pak Kepala Louss dengan nada jengkel


“ Ah. . . maaf. . . tumben sekali anda memanggil kami disaat seperti ini, Pak Kepala” Jelas Swift Polly


“ Kamu telat 2 menit, Kapten ! Aku tidak menyangka kamu tidak bisa mengubah sikap keterlambatanmu bahkan dalam mengangkat panggilan yang penting ! Sudah. . .lupakan saja! Mana Jenderal ? “ Jelas Pak Kepala Louss dengan panjang lebar dan tiba-tiba bertanya dimana Argus


“ Ya. Aku disini ! “ Jawab Argus yang tiba-tiba datang dibelakang Oxtoroo dan Swift Polly


“ Jenderal ! “


“ Itu karena aku mendengar suara Pak Kepala sedang ribut-ribut yang terdengar jelas dari kamar, makanya aku langsung datang kemari. Kelihatannya, anda sudah mengerjakan sesuatu yang aku perintahkan, ya kan ? “


“ Ya, tentu saja “


Pak Kepala Louss ternyata diperintahkan Argus untuk memperbaiki pesawat Superbia-07 untuk membantu mereka dalam misi pencarian Dullart. Berbeda dengan TSP-03, Superbia-07 memiliki ukuran 3 kali lebih besar dari pesawat tersebut, bahkan dilengkapi dengan senjata laser satelit yang bernama Astraser, yang dipercaya bisa menghancurkan suatu target dalam jumlah yang sangat besar


“ Sebenarnya, apa yang anda suruh dari Pak Louss, Jenderal ? “ Tanya Oxtoroo


“ Oh ya. Aku lupa memberitahu kalian soal itu. Saat aku meminta untuk membawa persediaan tambahan bersama dengan GIGANTE dan Proto-Eva, kupikir rasanya tidak cukup jika kita tidak membawa senjata yang lebih mukhtahir untuk mengalahkan para musuh. Ya. . .bukan hanya untuk mengalahkan para Fighter, tetapi juga untuk mengalahkan kekuatan militer dikota ini. Maka dari itu, aku meminta Pak Kepala Louss untuk memperbaiki Superbia-07 serta membawa beberapa senjata cadangan lain untuk dibawa kesini “ Jelas Argus kepada mereka berdua


“ Superbia-07 ? Wah. . . aku tidak menyangka anda akan membuat keputusan seperti ini, Jenderal. Tapi. . .siapa


yang akan menjadi pilot pesawat tersebut ? “ Tanya Swift Polly


“ Heh. . .’kan ada aku dan Sampson disini. Jangan remehkan kemampuan pilotnya Sampson hanya karena dia agak lambat dan santai. Ingat, dialah yang sering mengarahkan Astraser dalam berbagai macam misi “ Jelas Louss


“ Oke. . . kelihatannya itu sudah


cukup untuk misi pencarian. Iya ‘kan Jenderal ? “ Tanya Oxtoroo


“ Kapan kamu bisa kesini bersama Sampson ? “ Tanya Argus


“ Jika anda menginginkan sekarang, oke. . . aku dan Sampson akan segera pergi ketempat yang anda tujuh ! “


“ Apa ? Se-sekarang ?! “ Tanya Sampson yang kaget yang duduk disamping Pak Louss


“ Ya. . .tentu saja ! Ini adalah misi penting untuk mencari Tuan Muda ! Karena dia harus kembali untuk menggantikan posisi ayahnya sebagai Kaisar yang baru demi masa depan cerah para Thetoid. Jika kamu siap, ayo. . .segera naik ke Superbia dan kita berangkat ! “ Jelas Pak Louss sambil mendekati dirinya ke anak buahnya tersebut


“ Ah. . . baiklah jika anda memintanya sekarang, Pak Kepala Louss “ Kata Sampson


“ Baiklah, Jenderal. Aku dan Sampson akan segera pergi menuju bumi ! “


“ Ya, Pak Louss. Akan kami tunggu kehadiran anda berdua “


Saat Pak Kepala Louss mengakhiri komunikasinya dengan Argus, Swift Polly dan Oxtoroo, ia dan Sampson bergegas pergi menuju pesawat Superbia-07 untuk mempersiapkan diri mereka pergi menuju bumi. Sementara itu, Oxtoroo bertanya apa dengan melibatkan Pak Louss misi mereka akan berjalan lancar. Namun Argus mengatakan bahwa Pak Louss dan Sampson akan dilibatkan dalam pertarungan jika mereka tidak ada pilihan lain untuk memusnahkan Rigel dan V-FIGHTER dengan satelit Astraser


“ Woah. . . Pak Kepala Louss. . .


tumben sekali dia agak bersemangat ya “ Kata Oxtoroo


“ Tumben sekali Pak Kepala Louss diajak dalam misi yang agak besar. Siapa yang memberin beliau izin ? “ Tanya


Swift Polly


“ Pangeran Gretue “ Jawab Jenderal Argus dengan singkat


Disaat yang bersamaan, Pangerang Gretue terlihat sedang memantau situasi dari balik layar. Ia kemudian melihat Pak Louss beserta Sampson dengan semangat sedang bersiap untuk membantu misi Argus untuk mencari keberadaan Dullart


“ Semoga berhasil, Pak Louss “ Katanya sambil memperhatikan persiapan Pak Kepala Louss dan Sampson dari balik layar


*****


Keesokan Harinya


Para siswa-siswi kelas 1-LA-A berencana untuk menghabiskan hari minggu mereka bertanding bowling di Mall Cassa and Nova atas ajakan dari Kenneth. Para siswa sudah merencanakan ini pasca pertandingan dodgeball. Dan saat di undi usulan tantangan selanjutnya, ternyata usulan dari Kenneth yang mereka dapatkan. Kenneth memilih bowling karena ia juga ingin sesekali bisa bersantai bersama di Mall dengan siswa-siswi lain. Mengingat mereka hampir sibuk karena aktivitas pekerjaan rumah dari sekolah, yang menyebabkan mereka punya waktu yang agak sedikit untuk nongkrong bersama siswa kelas lain diluar lingkungan sekolah dan asrama


“ Aaaaaaaaaaaaahhhh akhirnya. . . kita bisa jalan-jalan ke Mall ! Sudah lama sekali kita tidak nongkrong sebebas ini ya~ “ Kata Kiko kepada siswa lainnya saat mereka sampai ketempat tujuan


“ Ngomong begitu apa kamu sudah mengerjakan PR-mu, Kiko-san ? “ Tanya Danmari


“ Tentu saja. Semuanya berkat kebaikan dari Alessander yang telah mengajariku banyak hal selama belajar bersama di Asrama~ Makasih banyak yaaa, Alessander~ “


“ Yaaaa yaaaa “ Jawab Alessander dengan nada jengkelnya

__ADS_1


“ Okee ! Kapan kita bisa mulai ? “ Tanya Hikari kepada yang lain


“ Kita Tunggu Iga-san dan yang lain. Katanya mereka berlima sedang ada urusan penting, tapi tidak begitu lama “ Jelas Shan Lee


“ Heeeh. . . .kok bisa ya mereka berlima bisa barengan dapat urusan yang penting ?” Tanya Kiko


“ Entahlah. Aku tidak peduli dalam tahu urusan orang “ Jawab Elma


“ Akan kuberi mereka pesan untuk segera kesini “


“ Tidak usah, Vlada. Mangetsu memberikan pesan suara bahwa mereka sedang dalam perjalanan menuju kemari “


Kata Vladimir


Tazuya dan yang lain ternyata berada dirumah Rigel. Itu dikarenakan Rigel ingin memberitahu mereka tentang teknologi terbarunya yang diciptakan oleh dirinya, Dullart dan DECA-I


“ Ah. . . maaf telah memanggil kalian mendadak seperti ini dan mengganggu acara bersenang-senang kalian “ Kata


Rigel kepada mereka berlima


“ Tidak masalah, Tuan. Ngomong-ngomong ada masalah apa anda memanggil kami ? “ Tanya Inuya


“ Kami bertiga baru saja menciptakan alat untuk mengubah pakaian kalian menjadi battlesuit dari gelang ini. Jika


kalian memencet tombolnya, maka battlesuit kalian akan langsung terbentuk. Aku juga memperbaiki beberapa detail yang ada dikostum ini, termasuk alat pelacak, teleportasi dan komunikasinya. Ini untuk mempermudah kalian menggantikan battlesuit disaat kalian sedang jauh dariku “ Jelas Rigel sambil menunjukan


sebuah gelang ciptaan mereka


“ Ya. . . itu kuciptakan sesuai dari


seperti teknologi Galaksi Theta. Bagaimana, anak-anak? “ Tanya Dullart


“ Woah kereeeeeen ! Ini benar-benar seperti apa yang ada di Tokusatsu dan anime Mahou-Shoujo. Hebat ! “ Puji Tazuya sambil mengambil gelang tersebut


“ Bertiga ? Siapa lagi yang membantu anda dalam menciptakan ini ? “ Tanya Ryuga


“ Tentu saja Dullart dan akuuuuu~ “ Kata DECA-I yang tiba-tiba muncul dari belakang Dullart


“ Hooo wow. Aku tidak menyangka robot seperti dirimu adalah robot yang pintar” Puji Tazuya sambil mengusap kepalanya DECA-I


“ Heeee. . .itu karena kalian tidak menanyakan sesuatu yang penting kepadaku. Karena itu. . . jika kalian perlu memperbaiki sesuatu, kalian bisa mempercayainya bersamaku. Karena aku adalah ciptaan dari El-Fighter. Jadi mustahil jika aku tidak berguna~ “ Jelas DECA-I dengan penuh percaya diri


“ Kamu memang robot yang keren. Umm. . . bagaimana dengan situasi dikota ini ? Apa ada masalah ? Apa para Alien dan monster jahat tersebut masih ada disekitar sini ?” Tanya Jubei


“ Untuk sementara tidak ada tanda-tanda bahaya dari mereka. Namun yaaa. . .jika tanda-tanda dari penjahat


lain tentu ada. Tapi itu bisa diatasi dengan aku dan Dullart. Walau demikian, itu bukan berarti situasi sudah benar-benar aman. Kita tidak boleh lengah “ Jelas Rigel


“ Ya Tuan !


“ Baiklah. Selamat menikmati hari minggu kalian, anak-anak. Akan kuhubungi kalian jika ada musuh yang menyerang kota ini “


“ Oke ! Nah, Ataru. . . ayo kita kembali ke Mall Cassa and Nova “


“ Baiklah ! Vijfde : Beweging ! “


Ataru mengaktifkan Tidjbreker dan menggunakan teknik teleportasi untuk membuat mereka


berpindah ke Mall Cassa and Nova dalam sekejap. Shan Lee yang keluar dari mall tiba-tiba melihat mereka, merasa lega karena Tazuya dan yang lain akhirnya sudah datang kemall tersebut


( Sriiiiiiiiiiiiinnng )


“ Woah ! Kita sampaaaaaaaai~ “


“ Oh Kalian. Syukurlah kalian sudah sampai kesini “ Kata Shan Lee yang tidak sengaja melihat mereka berlima


“ Yaaaa~ Kami sedang menunggu kalian. Ayo cepat, kita kelantai atas !” Ajak Shan-Lee


“ Ya. Ayo ! “


Diluar pesawat TSP-03, terlihat Argus sedang menunggu kedatangan Pak Kepala Louss dengan pesawat Superbia-07. Ia kemudian mendapatkan laporan dari Pangeran Gretue bahwa ia dan Sampson akan segera pergi menuju bumi dalam waktu 2 menit dengan program teleportasi pesawat tersebut


“ Hah. . . Ngirim Tom Louss dan Daz Sampson untuk pergi kebumi buat mencari Dullart ?! Jangan bercanda, wahai anakku ! Jangan buat ayahmu ini tertawa mendengarnya “ Kata Zozo saat melihat laporan dari putranya tersebut


“ Tom Louss dan Daz Sampson adalah orang yang yang handal dalam menggunankan Astraser disaat sedang dalam darurat. Terlebih, Dullart kini dilindungi oleh Fighter yang cukup berbahaya disana. Mereka disebut sebagai El-Fighter “ Jelas Gretue


“ El-Fighter ? Celaka ! Aku tidak menyangka bahwa mereka akan melindungi Dullart ! Ini. . .ini tidak bisa dibiarkan ! “ Kata Zozo dengan nada kepanikan


“ Oh . . . mereka sudah pergi, ayah “


“ Ya ! Pantau terus perkembangan misinya ! Jika memang mereka adalah golongan orang yang rumit, maka tidak ada cara lain selain menghancurkan mereka dengan Astraser ! “ Lanjut Zozo yang masih dengan nada kepanikannya


“  Dimengerti ! “


Disaat yang bersamaan, Superbia-07 mulai berpindah kebumi dalam sekejap. Pak Louss lega karena tidak ada masalah dalam mesin teleportasi dalam pesawat tersebut. Saat sesampainya mereka dibumi, mereka takjub dengan keindahan yang mereka lihat dari kejauhan akan planet tersebut


“ Woah. . . keren ! Mungkin ini pertama kalinya aku melihat planet sebagus ini “ Puji Sampson


“ Ternyata yang dikatakan Kaisar itu benar. Dan mungkin saja, jika kita berhasil menaklukan planet ini, aku yakin


penduduk kita akan- “


“ Oi Sampson ! Kau lupa misi kita disini untuk menjemput paksa Tuan Muda, hah ! Soal menguasai planet ini serahkan saja semua keputusannya kepada Kaisar dan para Pangeran ! Ayo, kita cari Jenderal ! “ Pak Louss memperingatkan Sampson untuk fokus dengan misi mereka


“ Baik, Pak ! “


Sampson kemudian melajukan cepat pesawat tersebut dan segera pergi ke Neo-Jepang untuk mencari titik lokasi keberadaan Argus. Disaat pesawat mereka memasuki lapisan startosfer, pesawat mereka dilacak oleh satelit milik NASA. Disaat salah satu petugas berusaha untuk mencari keberadaan pesawat tesebut, mereka terkejut saat


melihat pesawat tersebut tiba-tiba menghilang dalam sekejap dan lolos dari pelacak satelit tersebut


( Biiip ! Biiip! Biiip ! )


“ Pak, satelit kita baru saja melacak sesuatu yang mencurigakan dari lapisan stratofer. Dilihat dari pelacak tersebut, kelihatannya ini bukanlah pesawat dari bumi ! “ Lapor sang petugas tersebut


“ Apa ? Yang benar saja ? Apa mungkin bumi akan kembali-“


“ Celaka ! Benda yang diduga pesawat itu tiba-tiba menghilang dari pelacak itu !”


“ Ini gila ! Lacak keberadaan benda itu ! Kirim salah satu satelit untuk mencari benda tersebut didaratan “


“ Baik, Pak ! “


“ Sialan ! Ini bukan pertama kalinya pesawat asing muncul kepermukaan. Aku juga mendapat kabar bahwa di Kota


Shinjitsu, para militer Neo-Asia yang berjaga disana diserang oleh Alien pemilik pesawat tersebut.  Apa ini akan terjadi invasi kedua seperti kejadian 20 tahun yang lalu itu ya ? “ Kata sang kapten dengan raut kecemasannya kepada dirinya sendiri


Ditempat lokasi keberadaan Pesawat TSP-03, terlihat Superbia-07 akhirnya berhasil mendarat ketempat yang dimaksud oleh Argus. Saat Oxtoro melihat Superbia-07 telah sampai ketempat mereka, ia memanggil Swift Polly yang tidur dikamarnya untuk keluar dari kapal untuk menyambut Pak Kepala Louss


“ Akhirnya anda datang juga, Pak Louss ! “ Sambut Jenderal Argus


“ Ya. Untung tidak ada serangan dari siapapun. Jadi bagaimana. . .apa anda sudah siap untuk melakukan misi pencarian kita ? “ Tanya Pak Louss


“ Tentu saja. Mari kutunjukan dimana Tuan Muda berada sekarang “ Kata Argus sambil mendekati Pak Kepala Louss


*****


Didalam Superbia-07, Argus menjelaskan semua pertarungan mereka sebelumnya melawan V-FIGHTER, serta

__ADS_1


memberitahu identitas dari V-FIGHTER dan Rigel yang ia ketahui. Terlihat, Superbia-07 sudah berada diatas kota Shinjitsu. Untuk membuat pesawat tersebut tidak dilacak oleh pihak apapun, ia mengaktifkan sistem kamuflase yang jauh lebih unggul dari sistem kamuflase milik TSP-03. Mengingat mereka sedang berada diudara, tidak ada seorang pun yang melihat pesawat tersebut dari mata telanjang mereka berkat sistem tersebut


“ Jadi. . . Tuan Muda melarikan diri kekota ini ? “ Tanya Pak Louss setelah mendengar penjelasan Argus


“ Ya. Tapi sayangnya kita kembali kehilangan jejaknya. Tuan Muda sepertinya menghancurkan alat pelacak dari jam tangan dan spacesuit-nya agar kita tidak bisa melacak keberadaanya. Juga sepertinya, tempat persembunyian sang Prisman Beta tersebut dilindungi oleh teknologi yang cukup canggih sehingga kita tidak dapat mencari keberadaannya “ Jelas Argus


“ Soal si El-Fighter dan Prisman itu. . . apa itu saja ancaman dalam misi ini, Jenderal ? “ Pak Louss kembali bertanya kepada Argus


“ Ada beberapa pihak militer yang pernah ikut membantu mereka dalam mengambil pesawat TSP-03, tapi itu bisa diatasi dengan mudah karena mereka mengirim beberapa kecil unit mereka untuk mencapai pesawat tersebut. Karena itu, aku ingin anda menjadi bagian untuk penyerang belakang disaat yang sedang genting “


“ Jadi kesimpulannya. . .aku dan Sampson disini berfungsi untuk mengurus para penghalang dalam jumlah yang banyak ? “


“ Benar. Sesuai dengan pantauan dari Spidaro, kelihatannya anak-anak V-FIGHTER itu sedang berada didalam gedung itu. Tapi aku tidak menemukan keberadaan Tuan Muda dan si Prisman itu “ Kata Argus sambil menunjukan hasil pantauan Spidaro yang mengikuti Tazuya dan yang lain yang sedang bermain Bowling


“ Ternyata mereka bisa juga ya bersenang-senang seperti yang lain “


Saat melihat seperti apa wajah dari kelima anggota V-FIGHTER, Pak Kepala Louss memiliki ide yang cukup gila untuk memancing mereka


“ Jadi, Pak Louss. Anda sudah menemukan ide untuk memancing mereka dan Tuan Muda kemari ? “


“ Anda tahu, Jenderal. Pesawat ini baru saja selesai dari perbaikan yang cukup ketat terutama dalam persenjataannya. Diantara sistem yang belum aku coba yaitu sistem penyerangan kecil berupa Blastio dan Claw Drone. Karena itu, sambil menguji coba kedua sistem itu, bagaimana jika aku akan menggunakannya untuk memancing mereka keluar dari persembunyian mereka ? “ Jelas Pak Kepala Louss


“ Hmmm. . .Blastio dan Claw Drone tidak menyebabkan ledakan sebesar Astraser. Tapi jika digunakan untuk memancing anak-anak itu, silahkan “


“ Oke, Jenderal Argus. Sampson ! “


“ Yo, Pak ! “


“ Aktifkan kelima Claw Drone. Sekarang saatnya, kita akan memancing ! “ Perintah Pak Kepala Louss


“ Sekarang ? “


“ Tentu saja. Ngapain mau menunggu lama-lama. Ini adalah misi yang penting ! Tidak ada waktu untuk menjadi


sarkastis seperti itu! Lakukan ! “ Omel Pak Louss karena jawabannya Sampson


“ Ah. . .uuum. . .siap ! “


Argus kemudian memberi isyarat kepada Oxtoroo dan Swift Polly untuk berisap mengaktifkan GIGANTE dan Proto-EVA. Didalam Mall Cassa and Nova, terlihat Tazuya dan yang lain tidak merasakan sesuatu yang aneh dari kontak spiritual mereka, walau Ataru terlihat agak cemas dengan sesuatu yang ada disekitarnya. Disaat sedang melihat Tazuya dan yang lain bersiap untuk bertanding, Inuya memperhatikan Ataru sering melirik kearah kiri dan kanan akhirnya bertanya tentang apa yang ia lihat


“ Ayo Tazuya. Bola ini tidak seberat apa yang kamu kira. Jadi majulah ! “ Tantang Kenneth


“ Haaaah. . .kenapa kalian pikir aku tidak mengangkat bola itu ? Sini bolanya ! Aku maju ! “ Kata Tazuya dengan penuh percaya diri


“ Woaaah Iga-san tahu main Bowling juga ? Kamu memang orang yang kereeen ! “ Puji Kiko dengan penuh semangat


“ Umm. . .Ataru ? “


“ Ah ya, Inuya-kun. Kenapa ? “


“ Aku dari tadi memperhatikan dirimu


melirik seisi ruangan ini sambil terlihat gelisah ? Ada apa ? Tidak tahu cara


bermain bowling ? “ Tanya Inuya


“ Aaah bukan apa-apa. Sepertinya efek dari penglihatan masa depanku akhir-akhir ini membuatku sedikit gelisah. Padahal aku tidak begitu sering menggunakannya “ Jelas Ataru


“ Kamu sendiri menggunakan itu saat melihat Tazuya mau dibunuh oleh pacar dari teman kecilnya kemarin. Apa setelah itu kamu melihat potensi yang lain yang membuat kamu agak cemas akan apa yang terjadi ? “


“ Tidak, Inuya-kun. Tidak ada “


Disaat sedang berbincang, pembicaraan mereka dihentikan oleh Tazuya yang menggerutu karena ia tidak bisa bermain bowling dengan baik yang memutuskan untuk duduk dengan mereka berdua. Disaat Tazuya duduk disamping Inuya, Ataru kemudian beranjak dari kursi sambil mengatakan bahwa ia akan membeli minuman di lantai bawah


“ Aaaakkh sialan ! “


“ Lah. . . sudah selesai mainnya ? “ Tanya Inuya


“ Ya, giliranku sudah selesai. Jika karena bolanya tidak seberat melebihi apa yang aku pikirkan, aku pasti bisa bermain dengan mudah dan mengalahkan para cewek ! “


“ Ya. . . itu karena Tazuya-kun yang kepedean sampai lupa dengan berat bolanya atau mungkin karena Tazuya-kun


sebenarnya tidak tahu cara mainnya  “ Komen Ataru


“ Bisa saja dua-duanya. Apa kamu ingat beberapa hari yang lalu Tazuya kesulitan untuk mengangkat beras seberat 5 kg dan langsung teler karena kecapekan ? “ Inuya ikut-ikutan berkomentar sambil


mengingat kejadian beberapa hari yang lalu saat Tazuya mendapat tugas untuk


belanja di minimarket


“ Kau ini menghina atau sok-sokan sarkastis, hah ?! “ Tazuya bertanya sambil menjewer telinga kanannya Inuya


“ Adududuuh. . . hei. . .mau kemana ? “ Tanya Inuya


“ Kebawah sebentar untuk membeli minuman. Lagipula mau beli minuman sendiri juga harganya rada mahal ‘kan ? Aku pergi dulu sebentar “


“ Ya. Jangan lama-lama ! “


“ Tadi kamu bicara apa sama Ataru. Aku lihat dia agak sedikir berbeda selama dia ada disini ? “ Tanya Tazuya


“ Tidak ada. Bukan masalah yang penting kok “ Jawab Inuya


Disaat yang bersamaan, Dullart terlihat sedang memperbaiki senjata milik Rigel diruang pemantauan bersama dengan DECA-I. Disaat komputer ruangan tersebut berbunyi, DECA-I meminta FAIS memberitahu situasi terkini dikota Shinjitsu


(Biiip ! Biiip ! Biiip ! Biiip !)


“ FAIS. . . lapor ! “


“ Menurut dari pantauanku, ada sebuah pesawat besar yang tiba-tiba muncul diatas kota. Lokasinya tidak jauh


berada di Mall Cassa and Nova “ Jelas FAIS sambil memperlihatkan gambar dari Superbia-07


“ Pesawat ini ?! DECA. . . .Panggil Rigel ! “


“ Baiklah ! “


Dullart menjadi kaget dan cemas saat melihat kedatangan pesawat tersebut. Terlebih, Superbia-07 memiliki senjata satelit yang sangat mematikan yang berpotensi bisa menghancurkan kota tersebut


“ Aku harus menghubungi Tazuya dan yang lain soal ini “


Di Superbia-07, Pak Louss dan Sampson tengah bersiap untuk menyebarkan Claw Drone kelima tempat yang berbeda. Salah satunya tepat diatas Mall Cassa and Nova. Dimana Lantai tersebut posisinya tepat diatas area Bowling tempat dimana Tazuya dan yang lain berada


“ Sasaran yang bagus . Tembak ! “


( Zyuuuuuuuuuuunnng! BUUUUUUMMM! )


Tembakan dari salah satu Claw Drone tersebut menyebabkan ledakan yang sangat kuat, yang menyebabkan getaran hebat dari lantai bawah, terutama di ruangan Bowling. Para siswa-siswi 1-LA-A dan para pengunjung lainnya menjadi panik saat merasakan getaran tersebut


“ Uwaaa ! “


“ Gempa ! Ada Gempa ! “ Teriak salah seorang pengunjung yang panik


Didalam lift, Ataru yang baru saja kembali juga merasakan getaran tersebut dan lift tersebut mulai mengalami gangguan yang disebabkan oleh getaran dari ledakan laser tersebut


“ Ah ! Celaka ! Sialan. . .ternyata itu benar. . . Getaran ini. . .  bersumber dari lantai atas ! “ Kata Ataru yang panik saat merasakan getaran tersebut dari dalam lift


*****

__ADS_1


__ADS_2