El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
140. I' am strong


__ADS_3

“ Ini bukanlah pertama kalinya aku bertarung ! Aku dan Tazuya sudah pernah menghadapi beberapa anak nakal berandalan yang lebih tangguh... dan tidak ada permasalahan dengan mereka ! Tapi kenapa... sekarang aku mulai ragu... apa karena dia cepat ?! apa karena aku takut... mati ? “ Gumam Inuya dari dalam hati sambil teringat semua pertarungan yang dia hadapi bersama Tazuya saat melawan para berandalan


“ Tapi... aku pernah mendengar beberapa anak berandalan yang mengancam akan membunuh kami jika gagal menghadapi mereka ! Tapi aku sama sekali tidak ragu ataupun gemetar ! Lalu kenapa giliran orang ini... dia tidak mengancamku... tapi aku gemetar ! Hei ! Sebenarnya... apa yang kau pikirkan ! Dasar bodoh ! Ini bukan waktu yang tepat untuk cemas dan berpikir ! “ Lanjut Inuya yang masih ragu untuk melanjutkan pertarungan dan mulai keringat dingin saat mulai mempertanyakan keraguannya kepada dirinya sendiri


Tiba-tiba, Inuya disengat oleh seseorang dari belakang yang membuat dia kembali tersadar oleh lamunan karena keraguannya


( ZZZZZZTTT !!! )


“ YAOOUH !! “ Rintih Inuya


“ Aaaaah~ sadar juga akhirnyaaaa~ “ Gumam DECA-I dengan nada cerianya


“ Inuyaaaa~ heeeeii~ ini bukan saatnya untuk melamuuun “ Sahut Jubei dari portal yang dibuka oleh Ataru


“ Jubei ! Aaah ! Portalnya si Ataru ya ?! “ Sahut Inuya yang sadar jika Ataru sengaja menggunakan Tijdbreker dan membuka portal untuk Jubei


“ Dia membuka ini karena kamu mengalami keraguan dalam pertarungan ! Ini ambil~ “ Gumam Jubei sambil memberikan Yogurt Pouch kepada Inuya


“ Untukku ? Makasih “ Inuya berterima kasih dengan Jubei sambil membuka kaca helm dan langsung meminum Yogurt tersebut


“ Baru kali ini aku melihat kamu jadi ragu seperti itu ! Biasanya percaya dirinya gede banget saat lawan anak berandalan ! Apa itu karena Tazuya tidak bersamamu ? “ Jubei yang bisa merasakan keraguan Inuya melalui kontak spiritualnya


“ Ti- tidak kok ! Cuma capek aja ! Dianya kelewatan cepat ! “ Jawab Inuya dengan nada ketusnya


“ Bahkan disaat seperti ini... kamu berusaha untuk tetap tangguh ! “ Gerutu Jubei dan Inuya tidak berkata apapun saat Jubei mengatakan hal itu kepadanya


“  Hei ! Tidak ada salahnya jika kamu ragu ! Dan bukan hanya kamu saja yang mengalami keraguan dalam menghadapi sesuatu yang besar dihadapanmu ! Tazuya... dia pasti pernah mengalaminya saat dia tidak bersamamu ! Tapi dia berusaha mencari solusi dalam permasalahan itu ! Jika kita terus-menerus ragu disaat yang tidak tepat... itu bisa membahayakan kita looh~ “ Lanjut Jubei sambil memberi semangat kepada Inuya untuk melanjutkan pertarungannya melawan Galaztis


(Flashback On)


3 Tahun yang lalu saat Inuya masih kelas 1 SMP


Inuya teringat dimana dia sedang berbicara dengan Tazuya dan kenapa dia hampir tidak pernah menunjukan rasa takut dihadapan para anak berandalan


“ Hei ! Pernah ga sih kamu itu sesekali takut sama lawanmu yang lebih tangguh darimu “ Tanya Inuya sambil duduk dibawah pohon besar bersama Tazuya


“ Tentu saja ! Takut itu adalah sesuatu yang wajar ada pada diri kita ! Aku sendiri juga... pernah merasakan itu ! Dan itu sangat... menakutkan dan tidak bisa kulupakan begitu saja “ Jelas Tazuya sambil teringat momen dimana dia membunuh sang penculik Shinore dengan sebuah palu


“ Hooo “ Jawab Inuya dengan singkat


“ Walaupun takut itu adalah sesuatu yang wajar bukan berarti kita takut sepanjangan ! Kita harus... melawan rasa takut ! Kita harus ingat akan apa tujuan kita ! Jika kita takut... itu akan jadi penghalang kita ! Dan itu bisa jadi alasan kenapa kita mati konyol ! “ Jelas Tazuya tentang kenapa mereka tidak boleh takut ditempat yang salah


Mendengar penjelasan Tazuya soal rasa takut,  Inuya menjawab “ Kamu ini berotak nekat ya ! Kamu selalu percaya diri soal kemampuanmu ! “


“ Apa katamu ?! “


“ Tapi itu... sejujurnya... adalah sisi yang sangat kucemburu denganmu ! Aku tidak pernah terlihat takut ! Tapi Aku selalu gemetar... setiap kali aku merasakan sesuatu yang membuatku terasa mustahil untuk melakukannya ! “ Sahut Inuya sambil mengeluarkan senyum kecil kepada Tazuya


“ Oke~ nih aku ada pertanyaan untukmu ! Kamu lebih memilih mana ? Takut menghadapi musuh ditempat yang salah ? Atau kamu hadapi dia dan buang rasa takutmu ? “


“ Ah ?! Itu... “


“ Jangan pernah berpikir mentang-mentang takut itu adalah sisi alamiah kita yang membuat kamu takut sepanjangan ! Kita harus fokus akan apa yang ada didepan kita ! Jika tidak dilawan... kamun tidak akan bisa maju ! Ayah dan ibuku pernah bilang... hadapilah... dan pikirkan apa maumu ! Dunia ini luas dan tidak selalu kejam ! Jika kita ingin mencari sesuatu yang indah dan bermakna didunia ini... maka kita harus hadapi semuanya “ Gumam Tazuya teringat akan pesan almarhum kedua orang tuanya


(Flashback Off)


“ Hadapi... “ Pikir Inuya


“ Lagipula~ kamu lebih berpengalaman bergelut ketimbang aku~ aku yakin... jika kamu mengingat pengalaman bertarungmu melawan anak berandalan itu... mungkin kamu bisa mencari solusi yang pas untuk menghadapi dia saat kamu mengingat salah satu lawanmu dulu ! Oh ! Atau~ kamu bisa memperhatikannya gerakannya dalam pertarungan ? Coba kamu perhatikan baik-baik ! “ Lanjut Jubei


Mendengar perkataan Jubei yang terakhir, Inuya berpikir sebentar akan pertarungan yang pernah mereka hadapi untuk mencari cara agar bisa mengalahkan Galaztis yang terkenal akan kecepatannya dalam pertarungan


“ Mungkin... aku bisa menyesuaikan kecepatanku... setara dengan dia... dengan bantuan Ataru ! Hmmmmm~ “


“ Bisa juga itu ! Aaah tidak ! Ataru-kun mulai kesulitan untuk menghadapi dia ! Cepat kamu bantu segera dan selesaikan pertarungamu ! “ Jubei meminta Inuya untuk begergas melanjutkan pertaurngan


“ Lalu kamu ? “


“ Eeer~ Aku akan segera mencari Energateez-san ! Ryuga-kun disini bersama Oxtoroo-san dan Swift Polly untuk beristirahat ! Jadi jangan cemas~ Bye byeeee~ “ Jubei pun berpamitan dan meninggalkan Inuya


Disaat Ataru dan Galaztis masih berfokus dengan pertarungan mereka, Inuya berpikir akan cara yang pas untuk menangkap perhatian Galaztis agar mau kembali bertarung dengannya


( TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAAANG! ZYAAAAAT! )


“ Eergh ! “ Ataru kembali berhasil ditebas oleh Prajurit Elit tersebut


“ Akhirnya ! Berhasil juga kau berlutut ! Tapi tadi itu... memang seru yaaa~ “ Gumam Galaztis yang bersiap untuk menyerang Ataru


Inuya dengan cepat langsung pergi kearah mereka dan menyerang Galaztis dengan Gelsemiumnya. Galaztis yang menyadari hal ini langsung menghindari serangan tersebut. Dan ternyata...


“ Alternate : Gelsemium ! Stinger Poison ! “ Inuya menembakan jentikan laser kecil kearah Galaztis untuk melumpuhkannya


( PYUUUW ! )


“ Ah ? Tadi itu apa ? “ Tanya Galaztis kepada Inuya


“ Kalau aku jelasin nanti kamu malah menghindarinya ! Coba rasakan bagaimana pundakmu sekarang ! “ Jelas Inuya


Galaztis merasakan pundaknya menjadi nyeri karena efek dari serangan tersebut. Walau serangan yang dihasilkan Inuya tidak mencolok seperti serangan sebelumnya, efek dari serangan tersebut ternyata sama  berbahayanya dengan serangan lain


“ Serangan kejutan ya ? Kamu memang licik ! “ Sahut Galaztis sambil memegang pundak kanannya


“ Begitu juga dengamu ! Jangan bicara begitu seolah kau tidak pernah melakukannya ! Dasar ! “ Gerutu Inuya


“ Inuya-kun ! Jadi kamu sudah punya Spirit untuk kembali bertarung melawannya ? “ Tanya Ataru


“ Yaaa ! Tapi aku masih memerlukanmu untuk tetap disini ! “ Jawab Inuya


“ Untuk apa ? “


“ Aku... sebenarnya berpikir apakah kita... bisa menukarkan Possession kita atau digunakan dua-duanya secara bersamaan “ Sahut Inuya akan apa yang sedang dia pikirkan saat ini

__ADS_1


“ Hah ? “ Ataru ragu dengan perkataan Inuya barusan


( SYAAAAAAT ! )


“ Oh tidak dia datang ! HAAAAH ! “ Dengan cepat Ataru langsung melindungi mereka berdua dari serangannya Galaztis


“ Ayooo~ masih sempatnya kalian bersantai disini ! “ Kata Galaztis yang mulai jengkel


“ Jadi salah ya kalau kami bicara suatu rencana disini ?! “ Tanya Inuya dengan nada tegasnya sambil melakukan perlawanan ke Galaztis


( SYAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! DUAGH! DUAGH! BUG! )


“ Okee~ aku masih agak ragu soal itu ! Dan aku tidak yakin apa kau bisa menggunakan Tijdbreker dalam keadaan seperti ini ! “ Gumam Ataru sambil ikut  membantu Inuya menghadapi Galaztis melalui kontak telepati mereka agar tidak diketahui oleh Galaztis


( SYAAAT! SYAAAAT! TRAAAANG! )


“ Oke ! Kalau begitu... tolong tambahkan kecepatanku ! “ Balas Inuya sambil memperhatikan kearah Galaztis


“ Kau yakin tidak butuh bantuan aku ?! Tidak lucu jika kau mati konyol karena merasa terlalu tangguh menghadapi dia “ Tanya Ataru untuk memastikan jika Inuya membuat keputusan yang tepat


( SYAAAT! SYAAAAT!)


“ Itu... “


( SYAAAT! TRAAAAANG! TRAAAANG! SYAAAAT! )


“ Kelihatannya aku akan membutuhkanmu walau tidak begitu sering ! Kau jadi pengalih perhatian saja ! Bagaimana ? “ Inuya menanyakan tentang pemikirannya kepada Ataru


“ Tidak buruk ! Asal aku masih terlibat dan membantumu terhindar dari mati konyol... itu tidak masalah ! “ Kata Ataru yang menyetujui permintaannya Inuya


“ Bagus ! Ayo... lakukan ! “ Inuya dan Ataru secara bersamaan melompat kearah Galaztis


( DRAP ! SYAAAAAAT ! )


“ Mereka datang ! “ Galaztis bersiap untuk menghadapi mereka berdua


“ Alright ! Ini dia ! Naar Voren ! “ Ataru langsung mengaktifkan Tijdbreker


“ Ap-“


( SRIIIIIIIIING ! )


“ Sekarang saatnya ! “ Inuya melesat dengan cepat saat Ataru sudah mengaktifkan teknik Possessionnya untuk menyeterakan kecepatanya dengan Galazits


( DUAGH ! SYAAAAT ! )


“ Apa ?! “ Galaztis terkejut saat melihat Inuya dengan cepat menyerang dan kemudian menghilang dari pandangannya


( BUAGH ! )


“ Agh ! “ Rintih Galaztis saat Inuya menyerangnya dari belakang


( SYAAAT! BUAGH ! SYAAAT! SYAAAT! BUAGH! )


( SYAAAT! SYAAAT! )


“ Diatas ! “ Galaztis yang menyadari kedatangan Inuya dengan cepat menghindari serangan selanjutnya


( WUUUUSSSSH !!! BUUUUUUUUUUMMM !!! )


“ Hiyaaaaaaaaaa ! “ Inuya dengan cepat pergi melesat kearah Galaztis dan langsung memberikan tinjuan kewajahnya


( DUAGH !!! )


“ Aagh ! “


( BRUUUKK !!! )


Inuya berhenti sesaat untuk mengambil nafas. Walau masih bisa merasakan dia masih agak gemetar untuk menghadapi Galaztis, Inuya sekarang akhirnya mampu untuk kembali bertarung dan menghadapinya tanpa harus takut akan kematian


“ Haaaah! Haaaaah! Haaaaaah! Haaaaah! Haaaaah! “


“ Bagus ! Kalau bisa jangan istirahat teralu lama ! Naar Voren hanya bertahan selama 20 menit ! Gunakanlah waktu itu dengan baik ! “ Gumam Ataru kepada Inuya untuk tidak menyia-nyiakan waktu berharganya


“ Kau benar ! Aku bisa melihat apa yang dikatakanmu ada benarnya ! Kelihatannya aku ini cukup spesial dimatamu ! Aku sadar... bahwa aku sebenarnya ini... kuat ! “ Ujar Inuya sambil memperhatikan telapak tangannya dan kemudian memperhatikan Galaztis


*****


“ Aku ini kuat ! Tidak seperti yang lain... aku selalu jadi magnet untuk menarik lawan yang tangguh dipertarungan ! Semua orang tahu itu... dan kuakui itu sangat menyebalkan ! Aku sadar itu... karena itu aku tidak akan ragu untuk menghadapi siapapun dan rintangan apapun ! Karena itulah aku terpilih menjadi kandidat El-Fighter ! “ Lanjut Inuya sambil mengangkat lengan kanannya sambil mengempalkan tangan keatas


“ Karena jika orang lemah yang penakut dan menyedihkan terpilih menjadi kandidat...  akan mati sia-sia disini dan kalian bisa menginvasi planet ini... bahkan jika mereka punya segalanya seperti tahta dan uang... tapi mereka selalu bergantung dengan yang lain... yang ada hanyalah mereka dipermalukan oleh semua orang ! Karena itu... aku dan yang lain tidak pernah ragu... dan akan kuhadapi semuanya walau aku harus kehilangan kedua tangan dan kaki ! “ Lanjut Inuya sambil memperhatikan Galaztis yang mulai berdiri


“ Aaaaah~ begitu ! Sudah mendapatkan kepercayaan diri dipertarungan ? Bagus ! Apa sudah siap untuk melanjutkan pertarungan 1 lawan 1 lagi ? “ Tanya Galaztis dengan senyum percaya dirinya


“ Yaaaa~ tapi sekarang tidak masalah jika mau mengeluarkan trik ! Karena kita harus menyelesaikannya dengan cara apapun ! Terlebih kau juga ada alasan lain kenapa kau ingin cepat-cepat menyelesaikan pertarungan bukan ? “ Kata Inuya sambil mengingatkan Galaztis tentang keinginannya untuk menyelesaikan pertarungan


“ Hm ? “


“ Jujur ! Aku tidak tahu apa yang ingin kau lakukan setelah ini ! Karena aku bisa melihat ini sangat penting bagimu untuk menyelesaikannya... maka kita harus selesaikan pertarungan ini dengan cara apapun “ Jelas Inuya


“ Aku senang akhirnya kau paham kenapa aku ingin menyelesaikannya dengan cepat ! “ Balas Galaztis sambil langsung pergi menghadapi Inuya


( SYAAAAAAAT! )


“ HAAAAAAAAAAAAAH ! “


( DUAGH ! )


“ Eeeerrgghhh ! “ Inuya berusaha untuk menahan pedang FYBERnya milik Galaztis


“ Eeeeggghh ! “ Galaztis yang tidak menahan serangan dari Inuya langsung melompat dan memberikan serangan baru kepada Inuya

__ADS_1


( SYAAAT ! )


“ FYBER RIPOSTE SLASH ! “


“ Alternate : Gelsemium ! Heartbreak Point ! “ Inuya menggunakan teknik “Alternate” lain dari Gelsemium dan berusaha untuk mengincar titik vital dari Galaztis


( SAAAT! SAAAT! SAAAT! SAAAT! SAAAT! SAAAT! )


“ Hehe ! Hiyaaah ! “


( TAAAAAAK ! )


Serangan baru dari Inuya berhasil membengkokan pedang FYBER Galaztis yang elastis tetapi juga sulit untuk dihancurkan oleh serangan lain


“ Apa ? “ Galaztis terkejut saat melihat pedang FYBERnya mulai bengkok karena efek seragan tersebut


“ HAAAAA ! “


( DUAGH ! )


“ Eegh ! “ Rintih Inuya yang ditendang oleh Galaztis saat menyadari Inuya mengeluarkan teknik yang berbahaya yang berpotensi dapat menjatuhkannya tanpa berhati-hati


( BRUUK !! )


“ Kau menemukan teknik yang pas untuk membengkok tulangku ! Hyper Chorus : Green Shooting Star ! “ Galaztis mengarahkan pedang FYBER keatas sambil menciptakan beberapa mata pisau tajam berwarna biru


( Sriiiiiiiiiiiiiiiiiiing ! )


“ Haaah ! “


( SYAAAAAT ! )


“ Terlalu cepat ! Hou Op : Zwaarveld ! “ Ataru dengan ekspresi paniknya langsung menggunakan "Alternate" dari Hou Op untuk menghentikan waktu disekitarnya


( SYAAAAAAAAASSS ! )


Ataru berhasil menghentikan sementara waktu disekitarnya. Saat melihat timer dari teknik “Naar Voren”, Ataru menyadari bahwa jika dia mengaktifkan “Naar Voren” dengan teknik lain saat “Naar Voren” masih diaktifkan, waktu dari Timer tersebut berkurang menjadi 11 menit yang semula awalnya masih 15 menit


“ Naar Voren tinggal 11 menit lagi karena efek dari penggunaan Hou Op ! Cih ! Aku yakin kau bisa dengar aku ! Karena itulah Kau harus pintar-pintar menghemat seranganmu Inuya-kun ! Verandering ! “ Gumam Ataru yang langsung menendang Inuya menjauh dari serangan Galaztis yang hampir mendekati kepalanya dan kemudian mengubah mata pedang tersebut menjadi sebuah ledakan


( BRUAK ! BUUUUUUMM !!! )


“ Aduuuuh ! “ Karena tendangan dari Ataru membuat Inuya terbebaskan dari efek “ Zwaarveld “


“ Uitgave ! “ Ataru langsung mematika teknik Zwaarveld


( SIIIIING ! )


“ Apa ?! “ Galaztis terkejut akan apa yang baru saja terjadi dengannya dan serangannya dan menyadari jika pedang FYBERnya sudah kehabisan daya untuk mengeluarkan teknik pedang cepatnya


“ Ayo Inuya-kun ! Kita tidak punya banyak waktu ! “


“ Aku tahu itu ! HAAAAH ! “ Gumam Inuya yang sudah maksud dari perkataan Ataru dan dengan cepat langsung menyerang kearah Galaztis


( SYAAAAT! DUAGH ! )


“ Bagus ! Bertindak dengan cepat agar musuhmu tidak lari ?! Kau memutuskan kebijakan yang sangat bijak ! “ Gumam Galaztis


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAT! TRAAAANG! )


“ Ouuuh~ Kelihatannya kau tidak masalah pedangmu itu bengkok hah ? “ Tanya Inuya dengan nada jengkelnya karena lagi-lagi serangannya meleset dan ditangkis oleh


“ Ini sudah tidak berguna lagi ! Karena dayanya sudah kuboroskan untuk menciptakan seranganya yang tadi ! “ Jawab Galaztis dengan nada santainya sambil kembali menyerang kearah Inuya dengan pedang FYBERnya


( SYAAAT! SYAAAT! )


“ Wouh ! “ Inuya langsung menahan pedang tersebut dengan lengan kirinya karena hanya lengan kanannya saja yang menggunakan Labeja dan dia harus menghemat batas serangannya yang sering terkena pedangnya Galaztis


( GREEEEP ! )


“ Kau ! Menggunakan tangan kirimu untuk menahan pedang ini ?! “ Tanya Galaztis


“ Kkkh ! Walau daya pedangmu sudah sedikit tapi tetap saja ini menyakitkan ya ! HIYAAAGH ! “ Dengan cepat Inuya langsung menyerang lengan kanan Galaztis dan menusuknya dengan Labeja sebanyak dua kali


( TAAAK! TAAAK! )


Dengan cepat Galaztis menjauh dari Inuya dan menjatuhkan pedang FYBERnya. Lengan kanan Galaztis tiba-tiba mati rasa karena serangan dari Inuya dan dia benar-benar menahan sakit yang cukup hebat karena efek dari serangan tersebut


“ Aagh ! Lenganku ! Aku tidak bisa merasakannya ! Serangan yang kuat sekali karena bisa menembus FYBER SUIT ! “ Keluh Galaztis


( SYAAAAT ! )


“ Dia datang ! “ Galaztis yang melihat Inuya langsung menahan tendangannya dengan lengan kirinya dan berusaha untuk menangkis semua serangannya dengan tangan kosong


( DUAGH ! SYAT ! SYAT ! SYAT ! DUAGH ! SYAAT! ZAAAT ! )


“ Tergores ? bukan masalah ! “ Pikir Galaztis sambil melihat bekas goresan yang disebabkan oleh tangannya Inuya dengan Labejanya


( SYAAAAT ! )


“ FYBER PUNCH ! “


“ Alternate : Heracleum !  Hogweed Spark ! “


Inuya mengaktifkan teknik Alternate dari Heracleum dan dalam sekejap bekas goresan tersebut mengeluarkan percikan api dan membakarlengan kirinya


( BWUUUUSSSSH ! )


“ AAAAGH ! “ Galaztis yang merintih kesakitan langsung melepaskan FYBER SUIT bagian lengan kirinya untuk menghindari api tersebut melalap seluruh tubuhnya tanpa dia sadari Inuya berpindah dibelakangnya dan tanpa ragu mulai menyerangnya


“ Terima Ini ! “ Sahut Inuya dari dalam hati dan akhirnya serangan dari “Heartbreak Point” yang terakhir berhasil mengenai punggung Galaztis dan membuat sang mantan Kapten Prajurit Elit Morsdantaque terjatuh

__ADS_1


*****


__ADS_2