
V-FIGHTER beserta dengan Rigel, Dullart dan DECA-I memasuki gedung tersebut secara serentak. V-FIGHTER sangat takjub melihat kondisi gedung tersebut yang masih terawat dengan rapi walau sudah tidak digunakan lagi sekitar kurang-lebih 5 tahun yang lalu. Sambil mengaktifkan robot pekerja yang ada disana, Rigel menjelaskan terkadang ia dan mantan El-Fighter lainnya mengunjungi gedung ini agar tidak terbengkalai atau digunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab
“ Aku benar-benar tidak yakin jika ini pantas dinamai gedung yang terbengkalai “ Ujar Tazuya
“ Walau sudah tidak lagi berugas atau difungsikan sejak kematian teman-temanku...aku masih datang kemari untuk membersihkan atau tidur ditempat ini ! Yaaa ini demi tidak ada orang nakal yang menggunakan tempat ini untuk hal-hal yang tidak penting “ Jelas Rigel sambil mengaktifkan robot pekerja ciptaan Dennias yang digunakan untuk merawat gedung tersebut
“ Apa kabar ! Apa kabar ! “ Sambut para robot dengan nada cerianya
“ Hei heeeeeeeei~ apa kabar teman-temanku~ sudah lama aku tidak bertemu dengan kalian~ “ Sambut DECA-I dengan nada cerianya
Tazuya memperhatikan Inuya yang dari tadi berada dibelakang mereka sambil memperhatikan suasana didalam gedung MIRA dengan ekspresi kebingungannya. Tazuya mendekati Inuya dan langsug bertanya apa yang ia lihat yang membuat ia dari tadi yang terlihat bingung sambil memperhatikan situasi didalam gedung ini
“ Inuya ! Ada apa ? “
“ Ah ? “
“ Ada masalah ? “ Tanya Tazuya
“ T-tidak ada ! “ Ujar Inuya yang langsung membuat dirinya kembali terlihat normal seperti biasa
“ Aku dari tadi melihatmu celingak-celinguk tempat ini seperti orang yang kebingungan loh~ ada apa ? “ Tazuya sekali lagi bertanya kepada Inuya
“ Anuu...entahlah Tazuya ! Saat aku memasuki gedung ini...aku merasa tiba-tiba menjadi tidak tenang ! Bu-bukan ! Aku merasakan...kelihatannya aku pernah melihat dan memasuki gedung ini sebelumnya ! “ Ujar Inuya yang masih kebingungan
“ Hah ? Serius ? Mungkin itu hanya perasaanmu saja kali ! Kau sendiri juga bilang kau tidak pernah pergi kegedung terbengkalai seorang diri sebelum bertemu dengan kami ‘kan ?” Tanya Tazuya yang tidak percaya akan apa yang dikatakan Inuya
“ Iyaaa~ hanya saja...jujur...aku sepertinya pernah melihat gedung ini ! Tapi...dimana yaaa...” Kata Inuya yang masih kebingungan
“ Hei kalian ! Ayo kita ikut Tuan Rigel dilantai atas ! “ Panggil Ataru kepada Tazuya dan Inuya
“ Ah iya ya ! Ayo Tazuya ! “ Ajak Inuya yang kembali berperilaku dirinya seperti semula
“ Hmmmmm “ Tazuya tidak berkata apa-apa dan mengikuti yang lain untuk pergi kelantai atas
Tazuya dan yang lainnya memasuki ruang pertemuan yang sering digunakan Nigulas dan yang lain untuk melakukan pertemuan dengan El-Fighter lainnya. Saat Tazuya dan Inuya memasuki ruangan tersebut, mereka takjub dengan suasana ruangan disana yang masih rapi dan beberapa teknologi disana masih bisa berfungsi dengan baik
“ Kereeeeeeeeeen ! “ Puji Jubei yang langsung duduk disofa ruangan tersebut
“ Kelihatannya anda memiliki biaya yang besar untuk membangun gedung ini ya “ Kata Ataru
“ Tuan Rigel! Apa anda masih ingat beberapa orang yang sudah membantu anda dan El-Fighter lain dalam memberi donasi dan bantuan lainnya ? “ Tanya Ryuga
“ Tentu~ salah satu dari mereka adalah orang terkaya di Neo-Asia ! Juga-“
“ Ah ! “
( BRUK! )
“ Inuya ! “ Panggil Tazuya
“ Ke-kenapa dia ?! “ Tanya Dullart yang kaget melihat Inuya tiba-tiba terduduk dengan nafas yang berat
Sambil menahan kegelisahannya saat memasuki gedung MIRA, Inuya tiba-tiba tidak sengaja melihat penglihatan Rigel saat masih muda sekilas yang membuat ia terkejut dan terduduk dilantai dengan nafas yang cepat seolah ia diserang oleh sesuatu yang tidak ia ketahui. Hal ini membuat Tazuya dan yang lain langsung menghampirinya dan bertanya kondisinya
“ Inuya ! Ada apa ?! “ Tanya Tazuya yang langsung menghampirinya
“ Ah ? Aku...aku...Tuan Rigel...anda...” Kata Inuya yang masih bingung dengan apa yang baru saja terjadi
“ Kamu tidak apa-apa ? “ Tanya Rigel yang langsung menghampiri Inuya
“ Yaa ! Aku tidak apa-apa ! “
“ Tazuya ! Ambil air putih kemasan untuknya yang ada di meja pertemuan tersebut ! “ Perintah Rigel kepada Tazuya
“ Oke ! “
Inuya masih bingung akan apa yang baru saja ia lihat. Saat Rigel kembali bertanya, Inuya mengatakan bahwa ia baik-baik saja dan kemungkinan hanya sedikit pusing karena memikirkan tugas Matematika dari Ibu Morgana
“ Kau membuat kami cemas Namidashi ! “ Ujar Ryuga
“ Kamu terlihat seperti diserang oleh santet dari seseorang ! Apa itu benar ?! “ Tanya Jubei dengan nada paniknya
“ Tidak tidak ! Tidak ada yang namanya santet disini ! Haduuuh ! Jangan bilang yang aneh-aneh deh ! “ Gerutu Inuya yang jengkel dengan perkataan Jubei
“ Hei ! Aku mencemaskanmu tahu ! “ Jubei balas dengan teriak kearah Inuya
“ Nih minummu ! “ Kata Tazuya sambil memberikan botol minum ke Inuya
“ Kamu yakin dirimu baik-baik saja Nak Inuya ? “ Tanya Rigel kepada Inuya
“ Ya~ aku baik-baik saja “ Jawab Inuya dengan nada pelan sambil meminum air yang diberikan Tazuya
“ Yakin ? “
“ Y-ya ! Aku baik-baik saja ! Aku hanya banyak pikiran karena tugas dari Ibu Morgana disekolah “ Gumam Inuya
“ Aaaah begitu ya ! Tidak kusangka kamu menjadi anak pintar yang cemas akan nilaimu” Ujar Tazuya yang mempercayai perkataan Inuya
__ADS_1
“ Yaaa ! Begitulah ! Salahkah aku menjadi siswa yang pintar dikelas ? “ Tanya Inuya dengan nada sarkastisnya seperti biasa
Ataru tiba-tiba merasakan kedatangan Oxtoroo dan Sampson melalui penglihatan masa depannya dan langsung memperingatkannya kepada yang lain. Mendengar peringatan dari Ataru akhirnya Rigel memberitahu kepada yang lain untuk berada diposisi mereka masing-masing
“ Ah ! Mereka sebentar lagi akan datang ! “ Kata Ataru yang mendapat penglihatan masa depan tentang kedatangan Oxtoroo dan Sampson
“ Oh ! Baiklah ! Semuanya ayo bersiap di posisi masing-masing sesuai dengan arahanku sekarang ! “ Ujar Rigel kepada mereka semua
“ Siap ! “
“ Tazuya...Inuya...ikut aku ! “
“ Ya Tuan Rigel ! “ Kata Tazuya dan Inuya secara bersamaan untuk menemaninya untuk menyambut Oxtoroo dan Sampson
Tidak lama berselang, Oxtoroo dan Sampson akhirnya sampai kegedung MIRA dengan medali teleportasinya. Saat mereka sampai kegedung MIRA, Rigel langsung menyambut mereka dipintu depan gedung MIRA bersama dengan Tazuya dan Inuya yang berada dibelakang mereka
( Zyaaaaaaaaaaaaassh )
“ Disini kah ? “ Tanya Sampson
“ Sepertinya begitu ! “ Ujar Oxtroo
“ Akhirnya kalian datang juga ! “ Sambut Rigel dengan kedua pemuda Thetoid tersebut
“ Apa benar kau yang mengirimkan pesan itu untuk kami ? “ Tanya Oxtoroo dengan nada seriusnya
“ Itu benar ! Lagipula siapa lagi mengirimkan pesan itu selain aku ! Aku sengaja menuliskannya dengan bahasa planetku agar kalian bisa tahu bahwa akulah yang memberikan pesan itu kepada kalian ! “ Ujar Rigel
“ Begitu “ Ucap Oxtoroo dengan singkat
“ Kemana teman perempuan kalian yang berambut perak itu ? “ Tanya Tazuya yang sadar jika Swift Polly tidak datang bersama dengan mereka
“ Swift Polly ditahan dan dihukum karena kegagalan misi ini ! Aku dengar kalian mencoba untuk melakukan cara damai ‘kan ? Aku disini juga punya keinginan yang sama dengan kalian semua ! Ini tidak hanya demi masa depan umat kalian, tetapi juga demi membebaskan Swift Polly... dan juga umat kami ! “ Jelas Oxtoroo dengan nada tegasnya
“ Aku bisa mengerti akan apa yang semua kalian katakan ! Ternyata apa yang dikatakan Ataru Kurenai itu benar...kalian benar-benar serius soal kondisi umat kalian saat ini ! “ Ujar Rigel
“ Jadi... “
“ Kami ingin tahu apa semuanya tentang kalian ! Mungkin dengan ini...kami bisa menemukan cara yang terbaik untuk membujuk Dullart kembali bersama denga kalian...dengan menceritakan semuanya yang ada di Galaksi kalian ! “ Jelas Rigel sambil menatap mereka dengan tatapan serius kepada mereka berdua
“ Baik ! Aku setujuh ! “ Ujar Oxtoroo
“ Bagus ! Sekarang ikut aku ! “ Ajak Rigel untuk pergi kelantai atas dimana yang lain sudah menunggunya diruang pertemuan
“ Ayo Sampson ! “ Ajak Oxtoroo
*****
Oxtoroo dan Sampson akhirnya masuk keruang pertemuan bersama dengan Rigel yang menuntun mereka. Saat memasuki ruangan tersebut, situasi menjadi agak tegang satu sama lain karena mereka masih berstatus musuh. Namun Rigel meminta semua tidak terlalu tegang satu sama lain karena disini mereka hanya ingin berbicara bukan untuk bertarung
“ Mereka disini ! “ Bisik Jubei kepada Ryuga yang mulai cemas melihat Oxtoroo dan Sampson memasuki ruang pertemuan MIRA
“ Jangan cemas ! Dan jangan panik ! “ Ujar Ryuga sambil menenangkan Jubei yang tidak tenang saat melihat kedatangan Oxtoroo dan Sampson
“ Silahkan duduk disini ! “ Rigel mengajak mereka semua untuk duduk di meja pertemuan
( Semua orang didalam ruangan tersebut terdiam)
“ Aaah...kalian tidak perlu canggung seperti itu ! Santai saja...kita disini hanya untuk berbicara dan saling memahami satu sama lain ! Ayo...silahkan duduk ! “ Ujar Rigel yang kembali meminta mereka semua untuk duduk di meja pertemuan
Tidak lama berselang, Dullart akhirnya kembali menunjukan dirinya dihadapan Oxtoroo dan Sampson dan mereka duduk saling berhadapan satu sama lain. Sebelum memulai, Dullart juga menyadari jika Swift Polly tidak datang bersama mereka. Dan Dullart sangat terkejut saat mendengar penjelasan dari Oxtoroo tentang apa yang baru saja terjadi dengan wanita Thetoid tersebut
“ Tuan Muda ! “ Panggil Oxtoroo dan Sampson secara bersamaan
“ Oxtoroo ? Sampson ? Mana Swift Polly ? “ Tanya Dullart dengan nada santainya seperti biasa
“ Rough Polly membawanya kembali ke Kapal Induk ! Ia mengatakan bahwa semua kegagalan misi kami karena salahnya yang terlalu lembut dengan kalian “ Jelas Oxtoroo
“ Rough Polly ? Sudah kuduga memang ada sesuatu yang mencurigakan dimisi ini saat mereka berlima mulai terlibat ! “ Kata Dullart sambil duduk menghadap mereka
“ Ayo ! Kita bicara sekarang ! “ Ajak Dullart
Mereka semua terdiam sesaat dan akhirnya Rigel meminta kedua Thetoid tersebut untuk membicarakan tentang misi mereka yang diberikan oleh atasan mereka dan hubugan mereka dengan Morsdantaque
“ Karena disini tidak ada para Prajurit Elitnya Morsdantaque...kurasa sekarang ini adalah waktu yang tepat untuk membicarakan semua yang berkaitan dengan militer Theta ! Terlebih dalam misi dan rencana untuk mengkoloni planet ini ! “ Jelas Rigel
“...”
“Sekarang bicaralah ! “
“ Darimana aku harus memulainya ? “ Tanya Oxtoroo
“ Apa saja ! Yang jelas ada hubungannya dengan apa yang kalian lakukan saat ini ! “ Ujar Rigel kepada Oxtoroo
“ Baik ! Pada awalnya aku disini karena diperintahkan Kaisar Zozo untuk mencari Tuan Muda dan mempelajari planet ini ! Yaaa...itu benar beliau sempat bilang jika ia tertarik dengan planet ini ! Tapi Yang Mulia belum begitu pasti jika ia ingin menguasai planet ini atau tidak ! Dan saat membicarakan niatnya...Pangeran Morsdantaque belum ada dikapal induk “ Jelas Oxtoroo
“ Tapi bagaimana dia bisa tahu soal ini...kalau saat itu Morsdantaque memang tidak bersama dengan kalian ?! “ Tanya Tazuya
__ADS_1
“ Kalau menurutku...sudah pasti Yang Mulia sendiri yang mengatakannya...beliau sendiri adalah ayahnya “ Jelas Sampson
“ Sejak Yang Mulia meninggal...aku bisa melihat jika para prajurit elit mulai bertindak sesuka hati mereka dengan alasan untuk membantu kelancaran misi kami ! Juga...aku bisa melihatnya jika kelima prajurit itu tahu tentang rencana dari atasannya demi merebut tahta kekaisaran ! “ Jelas Oxtoroo
“ Aku yakin mereka membantu Morsdan untuk menyingkirkanku dan juga mereka sengaja untuk membantu kalian agar bisa membunuhku disini ! “ Jelas Dullart
“ Jadi...mereka sebenarnya mau melaksanakan kedua misi itu bersamaan ? “ Tanya Jubei yang agak bingung dengan topik pembicaraan mereka
“ Bisa dikatakan begitu ! “ Kata Sampson
Ataru kemudian izin pergi meninggalkan ruang rapat karena ia merasakan ada yang ganjal dari pertemuan itu dan ia pergi mencari sebuah ruangan kosong yang berada di gedung MIRA. Tanpa ya sadari Tazuya terus meliriknya yang membuat ia penasaran kenapa Ataru pergi meninggalkan ruangan tersebut
“ Permisi ! Aku mau ketoilet sebentar “ Ujar Ataru yang langsung pergi meninggalkan ruang pertemuan
“ Silahkan ! “
“ Apa yang membuat Morsdantaque ditakuti oleh semua orang ? “ Tanya Tazuya sambil melirik Ataru yang keluar dari ruang pertemuan
“ Morsdantaque mengambil ahli hampir semua yang ada di militer Theta ! Dia bukanlah pangeran manja yang kalian pikir hanya bisa bermalas-malasan disinggasana ! Morsdantaque sangat aktif berperan didalam militer sedangkan Gretue berperan aktif dalam urusan diplomatis di galaksi Theta ! Sedangkan Dullart, dituntut untuk bisa melakukannya karena aku adalah pewaris tahta kekaisaran “ Jelas Oxtoroo tentang peran dari ketiga pangeran galaksi Theta
“ Aku rasa dia benar-benar tidak puas akan berada diposisi hanya di bagian militer ! Itu karena dalam tradisi pengangkatan Kaisar yang baru, anak laki-laki bungsulah yang harus menjadi penerus tahta Kekaisaran “ Jelas Dullart
“ Tuan Rigel, aku izin sebentar “ Ujar Tazuya yang juga pergi meninggalkan ruang pertemuan MIRA
Merasa curiga akan apa yang dilakukan Ataru dan merasa alasannya keluar tidak masuk akal mengingat roh tidak bisa buang air seperti manusia, Tazuya memutuskan untuk mengikuti kemana Ataru pergi
“ Kemana dia pergi ? “ Tazuya bertanya-tanya kepada dirinya sendiri
( Tazuya terdiam sesaat sambil memperhatikan sekelilingnya dan Ruang Pertemuan)
“ Hmmm...kurasa tidak salahnya jika aku melihat-lihat seperti apa isi ruangan bangunan tua ini dari dekat ? Apa mungkin Ataru tidak sengaja melihat hantu yang membuat ia memutuskan untuk melakukan ritual pengusiran digedung ini ? Aku bisa lihat Ataru tidak ingin pertemuan ini kacau karena diserang para hantu” Ujar Tazuya kepada dirinya sendiri dengan senyuman menyeringainya
Tazuya melihat-lihat area disekitar lantai dua gedung MIRA dan memeriksa dari ruangan satu keruangan lain untuk mencari Ataru. Tazuya masuk kesebuah ruangan satu dan ruangan lain dan benar-benar takjub dengan apa yang ia lihat disekitarnya
“ Keren ! Menarik ! Tuan Rigel benar-benar jago dalam membersihkan suatu tempat ! “ Puji Tazuya
Tazuya kemudian melihat sebuah ruangan yang terkunci. Tazuya berusaha mencoba untuk membukakan pintunya dengan kunai, namun ia sadar jika ia melakukannya maka akan ketahuan oleh Rigel dan memutuskan untuk tidak melakukannya.Tazuya melihat sebuah rak buku dan mendekati rak tersebut untuk mencari sesuatu disana
( SRAAK )
“ Ah ! Ruang rahasia ? Hooo ternyata ini adalah akses lain keruangan yang terkunci tadi ! Hmmmm ? “
Ternyata dibalik rak buku tersebut ada ruang ganti kerja milik Nigulas sang Alpha El-Fighter Tahap ke-3 dan Tazuya bisa melihat jika ruangan yang dikunci itu adalah pintu ruang kerja. Tazuya melihat kesebuah mural Nigula dan sebuah lukisan yang kemungkinan besar adalah Nigulas itu sendiri. Tazuya yang memperhatikan lukisan itu bisa melihat jika itu kemungkinan besar dibuat oleh ayahnya karena Tazuya bisa mengenal seperti apa gaya lukisannya Hideyoshi dan ia bisa juga melihat jika muralnya Nigulas sangat serupa dengan Inuya
“ Woah ! Apa ayah yang selama membuat ini ?! Keren sekali jika ayah pernah dapat komisi dari- ah ! “ Tazuya terkejut melihat muralnya Nigulas yang serupa dengan Inuya
“ Ini...apa seperti ini wajah dari Alpha El-Fighter sebelumnya ? “ Tazuya bertanya-tanya sambil memperhatikan mural dari Nigulas yang serupa dengan Inuya
Tazuya teringat akan perkataan Inuya saat mereka duduk kelas 1 SMP. Inuya mengatakan kepada Tazuya jika ia sangat tidak suka dibilang mirip dengan seseorang yang dikenal “Fighter yang ingin menyatukan umat di bumi dengan aksinya yang irasional”. Saat Tazuya bertanya siapa orang yang dimaksud, Inuya mengakui ia tidak tahu siapa namun orang lain bilang bahwa nama orang yang mirip dengannya “tidak boleh disebut dan harus dilupakan disejarah”
(Flashback On)
“ Jadi begitu ya ? Ayolaah mereka hanya bergurau ! Jangan diambil terlalu jauh ! “ Ujar Tazuya
“ Tapi itu menyebalkan ! Aku mendengar itu berkali-kali sampai aku ingin sekali mengiris telingaku dengan pisau ! Mereka bilang bahwa orang yang mirip denganku adalah seorang Fighter terkuat dan mengerikan yang berniat untuk menyatukan umat dengan cara yang sangat irasional ! “ Jelas Inuya dengan jengkel sambil mondar-mandir didepan Tazuya
“ Eeeeh kau sendiri tahu siapa orang yang mereka maksud ? “ Tanya Tazuya
“ Uuuuumm...ti-tidak ? Setiap kali aku bertanya siapa orang yang maksud...dan mereka bilang jika nama orang itu tidak boleh disebut dan harus dilupakan oleh sejarah “ Jawab Inuya yang bingung akan nama orang itu
“ Hmmm...wajar kenapa kamu kesal...sepertinya orang yang mereka maksud punya niat yang mengerikan sehingga bikin orang didunia ini ketakutan “ Sahut Tazuya
“ Mungkin “
Tazuya kemudian teringat akan dirinya bertanya kepada Rigel tentang Nigulas. Rigel mengatakan bahwa Nigulas sudah meninggal 15 tahun yang lalu pada tanggal 6 Mei 2100
“ Tuan Rigel “
“ Ya ? “ Jawab Rigel yang sedang bersantai diruang tamu saat selesai melatih mereka
“ Ummm...boleh aku tahu seperti apa Alpha pendahuluku yang juga teman akrabmu ? “ Tanya Tazuya
“ Hooo...maksudmu Nigulas ? Okeee jika kamu bertanya soal dia...aku bisa menjelaskan bahwa dia cukup berpendirian dengan dirinya sendiri...keras kepala...namun setia kepada orang yang peduli dengannya...untuk fisik dia sudah pasti sangat tampan “ Jelas Rigel sambil tersenyum saat mendeskripsi seperti apa Nigulas
“ Kapan beliau meninggal ? “
“ 15 Tahun yang lalu...6 Mei 2100...beliau meninggal dalam misi menghentikan Wendigo yang dikendalikan oleh sang pemimpin Atraco “ Ujar Rigel
(Flashback Off)
“ 6 Mei ? Inuya sendiri lahir pada tanggal 1 April ! Jadi tidak mungkin dia adalah reinkarnasi dari Tuan Nigulas ! “ Pikir Tazuya
“ Ah ! Ataru ! “ Tazuya yang kembali teringat dengan niat awalnya untuk mencari Ataru akhirnya muncul dan iapun akhirnya bergegas keluar dari ruang kerja milik Nigulas dan melanjutkan pencariannya
Disaat yang bersamaan dimana Tazuya menjelajahi setiap ruang di lantai 2, Ataru terlihat sedang melakukan ritual untuk melihat prediksi besar yang akan datang saat mereka mengadakan pembicaraan dengan Oxtoroo dan Sampson. Terlihat Ataru membukan sebuah jam pasir dan menamburkannya diatas Tidjbreker dan seketika cahaya merah mulai keluar dari jam saku tersebut. Saat dilihat Ataru, hasil dari ritual prediksinya memunculkan sesuatu yang membuat ia terkejut
“ Oh Tidak ! “ Gumam Ataru
__ADS_1
*****