
“ AHHH ! SIAL ! SIAL ! SIAAAL ! “ Teriak Tazuya yang kesal karena melihat Morsdantaque dan prajurit elitnya lari meninggalkan mereka sambil memukul tanah
“ Tazuya ! Tenanglah ! Itu karena Musuh kita yang memutuskan untuk lari ! Jadi ini bukan salah kita ! “ Ujar Inuya sambil menenangkan sahabatnya
“ Bagaimana dengan Oxtoroo dan temannya itu ? “ Tanya Ryuga
“ Kita akan bicarakan itu didalam ! Ayo ! “ Ajak Rigel untuk kembali keruang pertemuan untuk mendiskusikan kejadian barusan
“ Errr dalam keadaan ruang berantakan ? “ Tanya Jubei
“ Jangan khawatir... aku bisa mengembalikannya “ Ujar Ataru sambil mengeluarkan Tijdbrekernya
Rigel, Dullart dan V-FIGHTER kembali memasuki ruang pertemuan gedung MIRA. Saat memasuki ruangan tersebut, Ataru langsung menggunakan Tijdbreker untuk memperbaiki suasana di ruang rapat menjadi rapi seperti semula
“ Oke ! Sekarang lakukan ! “ Sahut Inuya
“ Alternate : Terug ! BEGIN ! “
( SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING )
“ WOAH !!! “ semua orang terpukau saat melihat teknik Alternate dari Tijdbreker
“ DECA-I... aku yakin dapur digedung ini tidak rusak karena Thetoid itu ! Tolong minta dengan robot pekerja untuk mempersiapkan snack dan minuman kaleng “ Perintah Rigel kepada DECA-I
“ Okeeee~ aku siaaaaaaaap~ “ Kata DECA-I dengan penuh semangat
“ Teknik Alternate ini benar-benar keren ya ! “ Puji Ryuga
“ Tentu! Teknik Alternate dari Terug bisa mengembalikan spesifikasi suatu objek yang aku tunjukan kewaktu sebelumnya dengan sempurna ! Contohnya dalam mengembalikan ruang rapat ini menjadi serapi beberapa menit yang lalu~ “ Jelas Ataru
“ Hmmmm! Itu artinya... kau bisa menghidupkan orang mati ? “ Tanya Jubei
“ Tidak bisa ! Kematian itu adalah hal yang mutlak... jadi Tijdbreker tidak bisa dipakai dalam itu ! Tapi ini bisa mengobati orang yang terluka saat kematian mereka mulai mendekat “ Jelas Ataru sambil menjelaskan spefikasi dari tekniknya
“ Kau tahu... jika kita cepat tadi kurasa kau bisa menggunakan itu untuk menyembuhkan temannya Oxtoroo ! “ Ujar Tazuya sambil duduk kesalah satu kursi ruang pertemuan tersebut
“ Ini membuatku khawatir soal dia “ Sahut Jubei
“ Jangan cemas... aku bisa melihat jika luka yang dialami Sampson tidak begitu membahayakan nyawanya ! Lagipula kelihatannya Oxtoroo menggunakan medali teleportasi untuk memindahkan dirinya ke Superbia-07... aku yakin Jenderal Argus sudah tahu aksinya dan ialah yang memberi mereka izin “ Jelas Dullart
“ Jenderal Argus ? Ah apa dia orang yang pernah kita hadapi saat pertama kali menggunakan Fighter Possession ?! “ Tanya Tazuya yang teringat akan si Jendral militer Theta tersebut
“ Benar sekali ! “ Jawab Dullart
“ Hmmmm... apa itu artinya si Jenderal itu dan juga dengan wanita yang bernama Swift Polly... mau bekerjasama dengan kita jika ? Dan apa itu benar Oxtoroo dan temannya berani melawan si Pangeran itu atas izin si Jendral itu ? “ Tanya Jubei kepada Dullart
Rigel dan V-FIGHTER lainnya kaget mendengar apa yang ditanyakan Jubei tentang Argus. Inuya dan Ryuga merasa itu mustahil karena Oxtoroo sudah mengatakan bahwa ia dan Sampson tidak berpihak kepada mereka walau ia bertarung demi membela dan mendukung Dullart untuk merebut tahta kekaisarannya. Ataru dan Tazuya memiliki pemikiran yang sama dengan si Beta dan Gamma tersebut
“ Maaf Jubei... aku tidak yakin jika mereka mau kerjasama dengan kita ! Kamu sendiri ingat apa yang dikatakan Oxtoroo ‘kan bahwa ia tidak memihak kita walau ikut membantu Dullart-san ? “ Jelas Ryuga
“ Itu benar ! Kelihatannya jika mereka mau membantu kita itu bukan berarti mereka mau menjadi teman kita “ Tambah Inuya
“ Yaaa~ mungkin dia tidak tahu jika selama ini Dullart-san selalu berpihak dengan kita ‘kan ?” Sahut Jubei
“ Mereka tidak senaif yang kita pikirkan... lagipula alasan mereka mau kerjasama dengan kita hanya karena kita memiliki tujuan yang sama ! Aku yakin alasan kenapa Oxtoroo bilang begitu karena dia sendiri tahu kita tidak akan menyetujui kerjasama dengan sekelompok orang yang pernah melakukan penyerangan dikota tempat tinggal kita ! “ Sahut Tazuya
“ Aku bisa mendengar jika apa yang dikatakan Oxtoroo itu adalah kenyataan dan tidak ada tanda-tanda jika mereka berbohong ! Mereka mau membantu kita tapi itu tidak menjamin mereka selamanya menjadi sekutu kita ! “ Lanjut Ataru
“ Itu benar ! Dan ketahuilah anak-anak... hal seperti itu sangat wajar terjadi ! Aku teringat saat aku dan yang lainnya menjadi El-Fighter untuk melawan LA-SOMBRA dan beberapa organisasi kejahatan lainnya... ada beberapa orang yang mendukung aksi kami dan memberikan sumbangan yang cukup besar ! Walau demikan... tidak semuanya bisa menjadi teman kami secara seutuhnya... kebanyakan mereka bukanlah Fighter... dan hanya segelintir saja yang bisa kami jumpai walau itu tidak begitu sering kami temui atau dihubungi jika kami ada perlu dalam keperluan misi ! “ Jelas Rigel sambil menjelaskan tentang sekutu mereka terdahulu
“ Hmmm menarik juga kedengarannya~“ Sahut Jubei
“ Ketahuilah... bahkan salah satu dari sekutu kami... mereka adalah kepala keluarga dari keluarga terkaya di kota ini dan di Neo-Asia “ Lanjut Rigel yang membuat kelima V-FIGHTER penasaran
“ Haaaaaaaah ? “ Kelima V-FIGHTER kaget dengan apa yang dikatakan Rigel barusan
“ Heh ? Siapa dia ? “ Tanya Ataru
“ Hmmm... Akashinya ? Byakkoshi ? Kurokame ? Atau jangan-jangan... HAAAAAAAAH... Mangetsu ?! “ Tanya Jubei sambil menyebut keempat keluarga terkaya di Shinjitsu dan kelihatannya ia berpikir bah
“ Ngggg... Jubei~ Sejujurnya aku tidak yakin keluargaku pernah jadi sekutu El-Fighter “ Sahut Ryuga
“ Yaa bisa jadi ‘kan ? Mungkin para pendahulu keluargamu pernah ? “ Ujar Jubei
“ Siapa keluarga kaya yang anda maksud itu Tuan Rigel ? “ Inuya bertanya kepada Rigel tentang keluarga kaya itu
“ Suatu saat kalian akan tahu siapa “ Jelas Rigel sambil tersenyum dan melirik kearah Ryuga
__ADS_1
“ Hooo “ Dullart bisa mellihat apa yang dimaksud dari Rigel sambil memperhatikan mimik wajahnya
Tazuya bertanya kepada Rigel bagaimana cara Rigel dan yang lainnya bisa mendapatkan sekutu perjuangan mereka. Rigel menjelaskan bahwa itu tidak semudah mencari teman disekolah dan perlu waktu yang agak lama untuk membuat mereka percaya dengan visi-misi mereka berlima
“ Jadi bagaimana cara anda dan El-Fighter lainnya mencari sekutu perjuangan kalian ?” Tanya Tazuya
“ Hmmm... sejujurnya kami berenam bukan orang yang karismatik dalam mencari teman atau sekutu... tapi yang perlu kalian tahu jika mencari sekutu itu tidak semudah mencari teman disekolah ! “ Jawab Rigel dengan nada tegasnya
“... “
“ Dalam mencari sekutu... Nigulas hanya menawarkan mereka untuk bergabung atau tidak sambol menjelaskan visi-misi kami... dan tentu saja banyak yang ragu soal itu ! Nigulas juga bukan sosok yang memaksa kehendak... jika mereka tidak mau yaaa mau bagaimana lagi... dia membiarkannya dan mencari orang lain yang bisa diajak untuk menjadi sekutu ! Itu karena kita tidak boleh memaksa kehendak orang lain... jika kita merasa apa yang kita lakukan itu benar dan demi keselamatan umat... itu bukan berarti kita harus memaksakan mereka untuk setujuh dengan ajakan kita ! “ Lanjut Rigel yang memperingatkan kepada Tazuya dan yang lainnya untuk tidak memaksa orang lain untuk setujuh dan bersekutu dengan mereka
“ Kalian sendiri bagaimana cara kalian bertemu satu sama lain ? “ Tanya Dullart
“ Hmmm~ sama seperti anda... tidak ada pemaksaan apapun... aku berteman dengan Inuya karena aku menyelamatkannya dan menyemangatinya untuk menghajar kakak kelas yang memukulinya... Jubei dan Ryuga kemudian menjadi teman kami karena Jubei pikir kami adalah orang yang asyik untuk diajak berteman... dan Ataru... ummm kelihatannya ia juga tertarik dengan kami dalam... entahlah~ itupun kami juga bukan orang pandai dalam menarik perhatian orang lain~ “ Jelas Tazuya sambil tersenyum menyeringai menjelaskan bagaimana ia bisa bertemu dengan Inuya dan yang lain
“ Yaaa... mungkin tertarik karena reputasi kami yang selalu menghajar kakak kelas sialan itu ? “ Celetuk Inuya
“ Tidak bukan itu~ karena itu aku bisa merasakan jika kalian adalah orang yang unik ! Dan aku bisa melihat kalian punya visi yang sama denganku “ Ujar Ataru
“ Hm ? “ Inuya dan Tazuya tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Ataru
“ Okeee~ jika kalian sudah tahu untuk tidak memaksakan kehendak orang untuk mendukung visi-misi kalian itu bisa jadi pedoman untuk mencari sekutu perjuangan ! Memang tidak semuanya bisa datang dengan banyak... tapi aku yakin suatu saat kalian akan menemukannya “ Gumam Rigel
“ Jadi... soal tadi ? “ Gumam Ryuga
“ Jika mereka mau bertarung tetapi tidak ingin menjadi teman kita... itu bukan masalah ! Selama mereka konsisten dengan tujuan mereka... tidak ada salahnya jika kita membantu mereka untuk mengalahkan Morsdantaque “ Jelas Tazuya
“ Yaaa ! Kamu benar Nak Tazuya ! Aku senang akhirnya kalian bisa menangkap apa yang kumaksud “ Puji Rigel
*****
Di Kapal Induk Theta, para prajurit elit Morsdantaque sedang membicarakan tentang kegagalan misi mereka sembari menunggu kedatangan Morsdantaque dan Gretue untuk membicarakan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya. Terlihat kelima prajurit elit yang penuh percaya diri itu masih tidak percaya dengan aksinya Oxtoroo dan Sampson yang dianggap sudah mengkhianati umat mereka. Disaat prajurit lain sedang berbicara dan mengungkapkan frustrasi mereka, Energateez tidak berkata apa-apa dan terlihat masih terdiam dan asyik minum-minum sendirian
“ Haaaa ! Sudah kita gagal mendapatkan Tuan Muda... ditambah dengan si keparat Oxtoroo dan Sampson yang berani mengkhianati kita ! “ Geram Meteoralez sambil meminum minumannya
“ Eeeeh~ Jadi itu benar si jelek itu menjadi pengkhianat ! Cih... ada-ada saja ! Seandainya waktu itu aku tahu dari tadi aku akan menghukumnya ! “ Geram Rough Polly yang tidak terima melihat mantan pacarnya menjadi pengkhianat
“ Ohooo~ Rough-chan... aku tahu kamu dan Oxtoroo adalah mantan terindah saat kalian masih sekolahan dan putus dengan cara yang menyedihkan ! Dilihat dari perkataanmu aku bisa melihat kamu masih peduli dengan Oxtoroo “ Ledek Galaztis
“ Oi oi ! Sudaaaah sudaaaaah ! Berhentilah bicara seperti anak kecil sekolahan yang menyedihkan ! Jika kalian sudah melihat aksinya Oxtoroo dan Sampson adalah bentuk pengkhianatan... maka mulai saat ini kalian tidak boleh memberi mereka ampunan atau kesempatan untuk hidup diposisi lama mereka ! “ Tegur Glabe dengan nada tegasnya
“ Itu benar ! Nanti kalau kita kembali bertemu dengan kedua orang itu kita harus mematahkan semua tulang mereka dan menyeretnya kembali kesini ! “ Ujar Meteoralez
“ Hei hei ! Boleh saja kalian mau menghukum mereka berdua sampai puas... tapi ingat disini kita diperintahkan untuk menjemput paksa Pangeran kecil kita kembali kerumah dan siapa yang harusnya kita lawan sekarang ! “ Sahut Galaztis sambil mengingatkan misi mereka
“ Tenaaaang~ soal itu kami pasti ingat akan misi kita ! “ Ujar Glabe
“ Heh ! Itupun kadang kamu selalu lupa karena keasyikan bertarung dengan musuh yang kau anggap “menarik” ! “ Celetuk Galaztis
“ Ohhh~ sepertinya kau mulai nyaman bertindak nge-sok seperti seorang pemimpin tim yaaa~ Galaztis-kun ! Gawat sekali jika aku terus-terusan pergi dan meninggalkan semua tanggung jawabku keorang seperti dirimu ! “ Jelas Glabe dengan nada jengkelnya
“ Heh ! Kalau kau pikir aku orang yang buruk jadi pengganti sementara dirimu kira-kira siapa yang cocok hah ? “ Tanya Galaztis
“ Menurutmu apa si Kapten Teknisi itu tahu niat dari Oxtoroo ?! “ Tanya Meteoralez
“ Heh ! Aku tidak yakin dia tahu soal dia atau peduli soal apa yang dilakukan Oxto ! Tapi beruntungnya aku berhasil membawanya kemari sehingga dia bisa terlindungi dari aksi bodohnya si Oxto dan juga Sampson ! “ Jelas Rough Polly sambil memakan sebuah biskuit yang berbentuk daun berwarna putih
Rough Polly melirik kearah Energateez yang sedang minum-minum Stabeer sendirian sambil melihat acara hiburan para Thetoid dari tabletnya. Penasaran kenapa Energateez tidak berisik seperti biasanya membuat Rough Polly sedikit curiga dengannya
“ Oi Ene ! “ Panggil Rough Polly sambil menghampirinya
“ Oh ! Heeeeeei~ “ Jawab Energateez dengan sikap biasanya
“ Tumben banget kau tidak berisik seperti biasa ! “ Ujar Rough Polly
“ Ayolaaah~ aku sedang menonton acara yang mendatangkan Model super Matrika sebagai bintang tamunya ! Kau lihat ?! “ Jelas Energateez sambil menyodorkan tabletnya yang menunjukan sebuah acara dimana Matrika menjadi bintang tamunya
“ Eeeh~ tidak menarik ! Aku lebih cantik dari dia ! Biasa saja ! “ Gerutu Rough Polly
“ Kalau iya kenapa dari dulu kau tidak memilih kontes kecantikan ketimbang bergabung dengan militer jika kau merasa paling cantik diantara cewek lain ! “ Celetuk Energateez
“ Itu bukan urusanmu untuk mengetahuinya ! “ Jawab wanita tersebut dengan nada jengkelnya
“ Hmph ! “ Dengus Energateez yang kembali lanjut menonton
Setelah basa-basi dengan Energateez, Rough Polly kembali teringat dengan reaksi Energateez yang terkejut saat berhasil menebas Sampson. Wanita tersebut bisa melihat jika Energateez tidak menunjukan rasa marahnya karena melihat temannya berkhianat atau bangga karena ia berhasil memberi hukuman kepada sang pengkhianat
__ADS_1
“ Kau tahu... aku senang karena aku sadar jika aksiku untuk membawa kembali Swift adalah keputusan yang bagus... karena aku bisa menghindarinya dari perbuatan Oxtoroo dan Sampson ! “ Jelas Rough Polly dengan nada bangganya
“ Hah ? “
“ Yaaa ! Aku tahu Swift bukanlah tipe yang suka mendengar perkataan orang ceroboh ! Tapi aku hanya sedikit takut jika suatu saat dia terpengaruh dengan aksi mereka ! Heh... ada-ada saja mereka berdua itu... tidak kusangka mereka juga sangat sulit untuk diprediksi yaaa~ Aku bisa melihat mereka berdua itu adalah orang penakut yang sok menjadi kuat dan benar !“ Jelas Rough Polly dengan nada santai
“ Penakut... ” Gumam Energateez kepada dirinya sendiri sambil mengingat perkataan dan ekspresi Sampson saat ia tidak sengaja menebasnya juga perkataan Jubei saat ia menghadapinya
“ Kau sendiri bagaimana ?! Selalu bersembunyi dibalik punggung teman-temanmu dan menolak mengetahui kelemahannya ! Aku memang penakut ! Tapi aku berusaha untuk tidak menjadi beban !!! “ Kata Jubei saat memulai pertarungan mereka
“ Sama seperti dirimu... aku melakukan ini... karena aku berani ! “ Ujar Sampson pasca ia melindungi Dullart dari serangannya
Energateez beranjak dari kursinya dan mengatakan jika ia kebelet pipis karena sudah meminum banyak minuman beralkohol dengan terburu-buru. Melihat si pemuda pendek tersebut keluar meninggalkan ruangan, Glabe memperingatkan Energateez untuk tidak lama-lama kekamar mandi
“ Ah ! Mau kemana ? “ Tanya Rough Polly yang kebingungan
“ Kebelet pipis~ aku udah kebanyakan minum ! “ Ujar Energateez dengan tergesa-gesa
“ Ada-ada saja kamu ! “ Kata Galaztis sambil menepok dahinya
“ Ene Tunggu ! “ Panggil Glabe
“ Apa ?! “ Jawab Energateez dengan nada jengkelnya
“ Jangan lama-lama ! Nanti kedua pangeran datang kamu bisa dimarahi looh~ “ Glabe memberi peringatan kepada Energateez
“ Iya iyaaaaaaaaaaaaaa~ “
Setelah keluar dari toilet, Energateez mencuci tangan dan membasuh mukanya. Lagi-lagi, ia kembali teringat dengan perkataan Jubei dan Sampson, yang akhirnya membuat ia mempertanyakan semua aksinya
“ Kenapa aku tiba-tiba mencemaskannya ? Dia mengkhianati kami ? Kenapa aku tidak marah atau bangga dengan memberinya hukuman karena mengkhianati kita ? Gadis Fighter itu... kenapa dia seolah menaruh kasihan kepadaku ?! Perkataannya seolah dia tahu bahwa aku ini sebenarnya seorang penakut ! “ Pikir Energateez sambil melihat refleksi dirinya dari cermin di toilet
Energateez kemudian teringat apa kata ibunya saat ia masih menjadi siswa sekolahan. Ia teringat dirinya selalu dibully dan dihina oleh siswa lain karena dianggap lemah dan seorang penakut. Yang membuat dirinya selalu dilindungi oleh Sampson, sosok yang selalu mendukungnya untuk menjadi kuat tapi menerima kelemahan diri sendiri. Namun ibunya tidak terima dengan anaknya yang selalu terlihat lemah dan menginginkan Energateez untuk selalu maju dan jangan pedulikan kelemahan atau orang yang peduli dengannya
“ Kau harus terus maju nak ! Jangan pernah peduli dengan orang yang kasihan denganmu ! Itu akan selalu membuatmu menjadi lemah dan tidak berdaya ! “ Teriak Ibunya
“ T...tapi ibu... “
“ Ya nak ! Mengakui kelemahan itu mudah... tapi sangat menyakitkan ! Jika kau terus begitu kau tidak akan bisa tumbuh menjadi orang kuat ! Orang lain akan terus menginjakmu ! Jangan pedulikan mereka yang mengkasihanimu ! Terkadang mereka hanya ingin memanfaatkanmu dan membuatmu semakin menderita ! “ Ujar Ibunya sambil memeluk Energateez
Mengingat perkataan ibunya membuat Energateez percaya jika Jubei dan Sampson tidak peduli dengannya dan rasa kasihan mereka hanya sebagai trik semata untuk membuat ia mengkhianati Morsdantaque dan umat Thetoid
“ Cih ! Tidak ! Aku seorang penakut ? Tidak ! Itu Cuma trik murahan agar aku bisa menyerah dengan mereka ! Aku bukan penakut ! Merekalah yang penakut... mereka merasa yang paling benar... tapi kenyataanya mereka tidak lain si lemah yang munafik ! “ Ujar Energateez yang bersih keras jika mereka sebenarnya kebaikan dan aksi mereka hanyalah sebuah tipu daya
“ Bodoh sekali aku malah kepikiran dengan perkataan musuh dan pengkhianat ! “ Sahut Energateez dengan ekspresi kesalnya sambil keluar dari kamar mandi
Pearly, salah satu prajurit elit milik Gretue tidak sengaja berpapasan dengan Energateez. Sambil menyapanya ia bertanya soal kabar kebenaran pengkhianatan Oxtorood dan Sampson. Energateez hanya menjawab “iya” dan langsung mengalihkan pembicaraan mereka dengan mengatakan bahwa iya kelelahan dan ingin segera tidur
“ Ene ! “ Panggil Pearly
“ Oh ?! Pearly ! “
“ Aku tidak sengaja mendengar pembicaraan kedua pangeran tentang penasehat kekaisaran Oxtoroo yang menjadi pengkhianat bersama dengan Sampson ! Apa itu benar ? “ Tanya Pearly dengan rasa penasarannya
“ Itu... be-benar ! “ Jawabnya dengan singkat
“ Astagaaa ! Aku benar-benar tidak menyangka sang penasehat kekaisaran bisa menjadi pengkhianat ! Apa itu-“
“ Maaf Pearl... nanti saja kita bicara yaa~ aku capek dan mau tidur ! “
“ Okeee~ selamat tidur sobat ! “
Rough Polly kembali mengunjungi sel-nya Swift Polly. Terlihat si saudari mudanya tersebut sedang duduk termenung dengan melirik makan malamnya yang belum ia santap dan ia sangat tidak suka melihat kedatangan saudari tertuanya
“ Hmph ! Suatu kehormatan besar bisa melihatmu lagi disini... kakakku ! Aku tidak menyangka kau kembali menjengukku dan bertingkah seperti saudari normal pada umumnya ! “ Gerutu Swift Polly
“ Aku mendengar sesuatu yang mengejutkan saat kami kembali menghadapi El-Fighter ! Karena itulah aku disini ingin menanyakan sesuatu yang mungkin kau tahu sesuatu dan harus kau akui sekarang ! “ Jelas Rough Polly
“ Aku tidak mengerti apa maksudmu ! “ Jawab Swift Polly dengan geramnya
“ Oke~ kalau begitu aku langsung bertanya ke intinya ! Kalau sudah tahu... yang harus kalu lakukan adalah jawab sejujur jujurnya ! “
“... “
“ Apa kau sudah tahu niat pengkhianatannya Oxtoroo ?! “ Tanya Rough Polly dengan nada serius dan datarnya sambil menatapnya dengan tajam
*****
__ADS_1