El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
101. Visitors of Dormitory I


__ADS_3

2 hari setelah penyerangan di Museum Grand Knowledge


Tazuya dan para siswa kelas 1-LA-A terlihat sedang melakukan aktiftas pagi mereka sebelum mereka bersiap untuk latihan dalam pentas drama mereka bersama dengan para siswi ditaman Asrama. Tazuya terlihat sedang selesai menyuci semua pakaiannya dan pergi kehalaman belakang untuk menjemurnya. Disana, Tazuya bisa melihat Kiko sedang bermalas-malasan dikursi belakang


“ Kiko ! Apa yang sedang kamu lakukan ?! Kau sudah melakukan aktifitas pagimu ?! “ Panggil Tazuya sambil menjemur semua pakaiannya


“ Sedang santai lah ! Aku baru saja sudah melakukan tugas asramaku ! “ Jawab Kiko sambil memperhatikan tabletnya


“ Apa saja ? “


“ Kamu bisa lihat bagian jemuran yang disana ? Itu semua adalah bagianku ! Jadi otomatis aku sudah melakukan tugas pagiku ! Hehehe ! “ Gumam Kiko sambil menunjukan bagian jemuran miliknya


“ Wuish ! Banyak sekali ! Berapa hari kamu tidak mencuci pakaianmu ?! “ Tanya Tazuya yang kaget melihat jemurannya Kiko


“ 2 hari “


“ 2 hari ?! Males banget kamu sih jadi cowok untuk mengurus diri ! Dasar ! “ Gerutu Tazuya


“ Ayolaaah~ kita ini banyak tugas loh ! Jadi mana sempat aku akan mencuci pakaianku dengan bersih ! “ Gumam Kiko sambil memberi alasan kenapa dia malas mencuci


“ Alesan ! “ Gerutu Tazuya


“ Kalau kamu mau menambah tempat untuk menjemur pakaian... kenapa tidak minya Golomanov untuk berdiskusi buat membeli tempat jemuran yang baru ? “ Danmari memberikan usulan sambil menyiram tanaman di sekitar halaman bagian rumah asrama mereka


“ Tidak usah... aku tidak ingin merepotkannya terlebih dalam membicarakan hal yang tidak ada hubungan dengan sekolah “ Jelas Tazuya


“ Tapi~ soal yang ada di Asrama juga ada hubungannya dengan sekolah kita juga “ Ujar Danmari


“ Ia sudah pasti akan memberi teguran kepada Komarih untuk menjadi anak yang rajin ! Kamu sendiri sudah tahu ‘kan seperti apa reaksinya jika ia dibilang begitu dengan sang Ketua Kelas tercinta kita ? “ Sahut Tazuya


“ Errrr yang jelas kamu sudah memberitahu tentang suatu permasalahan yang ada dikelas kita ! Seperti itulah tugas sang ketua kelas... dia harusnya menegur siswa yang malas agar mereka bisa menjadi lebih baik “ Gumam Danmari sambil memperhatikan Vladimir yang baru saja selesai membuang sampah dapur mereka


“ Haha ! Tentu saja ! Adikku Yoshi pernah menjadi ketua kelas... dan ia bilang jika itu bukanlah tugas yang mudah “ Ujar Tazuya yang sudah selesai


“ Oi ! Hari ini kau dan Inuya yang dapat tugas memasak makan malam denganku ‘kan ? Nanti kita mau masak apa malam ini ? “ Tanya Danmari


“ Tentu ! Nanti akan kubicarakan dengan Inuya nanti ! “


“ Semoga saja mereka mengusulkan masakan yang sangat waras dan bisa dimakan “ Celetuk Kenneth yang baru saja selesai memberi pupuk pada tanaman mereka


“ Heh ! Aku berharap itu bukanlah Choconomiyaki lagi “ Ujar Danmari sambil tertawa menyeringai sambil mengingat masakan yang pernah dibuat Inuya beberapa hari yang lalu


( Dikamar asrama milik Tazuya-Inuya )


“ Hei DECA-I ! Ayo bangun ! “ Panggil Tazuya sambil membangunkan robot kecil tersebut untuk bangun


“ Hoaaaaaaaaaam~ sudah pagi kah ? “ Tanya DECA-I yang baru saja bangun


“ Yaaaa ! Kamu tahu mana Inu... aaaah~ itu dia ! Ayo DECA-I kita kesana ! “ Tazuya tidak sengaja melihat Inuya sedang melakukan pemanasan didekat lampu jalan seorang diri dan mereka berdua langsung pergi ketempat mereka


“ Uwaaaaa~ okeee okeeee~ “


Saat Tazuya kembali meletakan keranjang bajunya dikamar, ia langsung pergi ketempat dimana Inuya berada bersama dengan DECA-I. Inuya terlihat sedang melakukan pemanasan seorang diri didekat lampu jalan didepan Rumah Asrama mereka. Inuya langsung menyambut mereka berdua saat Tazuya dan DECA-I menghampirinya


“ Ooooooi~ “ Panggil Tazuya kepada Inuya yang sedang latihan “keseimbangan” dengan lampu jalan tersebut


“ Ah ! Tazuya ! Jadi kamu selesai mencuci pakaianmu ? “ Tanya Inuya sambil melakukan latihan “keseimbangan”


“ Tentu ! Jadi kamu bisa melakukan ini selama berapa menit ? “


“ Aaaah~ tidak lama sih ! 3 menit saja~ “ Jawab Inuya


“ 3 menit itu sudah cukup lama sih~ tapi keren juga kamu bisa melakukan ini ! Terlebih dari dulu kamu memang tahu Pole Dance “ Sahut Tazuya sambil ikut melakukan pemanasan kecil bersama Inuya


“ Pole Dance ? Heee kecil- kecil kok tahu Pole Dance ?  “ Tanya DECA-I yang berpikir Pole Dance hanya untuk orang dewasa


“ Pole Dance tidak hanya dilakukan orang dewasa saja ! Anak- anak yang tahu akrobatik saja juga bisa melakukan ini “ Jelas Inuya dengan santai


“ Nah Inuya ! Karena hari ini kita mendapat giliran untuk masak bersama Kosugi... apa kamu punya ide untuk masakan yang ingin kita masak nanti malam ? “ Tanya Tazuya


“ Ummm~ apa ya ? “


“ Kalau bisa sih~ yang enak dan bisa dimakan oleh semua orang ! Bukan hanya bisa dimakan olehmu “ Sahut Tazuya


“ Hei ! Sejak kapan masakanku itu tidak bisa dimakan oleh kalian ? “ Tanya Inuya yang agak tersinggung dengan apa yang dikatakan Tazuya


“ Kau tahu... tidak semua orang itu bisa tahan dengan masakanmu ! Jadi cobalah untuk memasak makanan sesuai dengan apa yang ada dibuku masak ! “ Sahut Tazuya


“ Yaaaa yaaaaa ! Jangan takut ! Nanti aku masakan makanan yang ada dibuku masak deeeeeh~ “ Gumam Inuya yang masih jengkel


Tidak lama, Haruka Kujo, sang penjaga Asrama Siswa SMA Internasional Shinjitsu datang menghampiri mereka. Ia mengatakan kepada Tazuya jika ada seseorang yang ingin menemuinya diruangan meja depan

__ADS_1


“ Hooo ! Disini kamu rupanya “ Sahut Haruka


“ Kujo-san ! “


“ Tazuya Hideyuki Iga ! Apa itu namamu ?! “ Tanya Haruka sambil bertanya tentang namanya Tazuya


“ Ummm~ yaaa ! Ada apa ? “ Tanya Tazuya


“ Ada seseorang yang ingin menemuimu di ruang meja depan ! Ikut aku “ Jawab Haruka sambil mengajak Tazuya untuk ikut dengannya


“ S- siapa ?! “


“ Adik laki- lakimu “ Jawab Haruka


“ Hoooo~ baguslah ! Aku pikir si wanita itu ! Nah Inuya... kalau aku belum datang saat latihan pentas drama tolong beritahu Golomanov jika adikku Yoshino sedang mengunjungiku di ruang meja depan “ Ujar Tazuya kepada Inuya sebelum pergi mengikuti Haruka


“ Okeee ! Nah DECA-I... ayo ikut aku Olahraga ! “ Ujar Inuya sambil mengajak DECA-I untuk olahraga pagi dengannya


“ Yaaaaaaa~ “


Tazuya mengikuti Haruka Kujo ke ruang meja depan. Saat memasuki ruangan tersebut, Tazuya sangat lega saat mengetahui yang datang untuk menemuinya benar-benar Yoshino Hidenatsu Iga, si bungsu nomor 2


“ Yoshi ! “ Panggil Tazuya yang baru saja sampai keruangan meja depan


“ Aniki ! “


“ Tumben sekali kamu kesini tidak bilang-bilang denganku... Bukannya kamu sendiri bilang jika mau datang kemari ? “ Sahut Tazuya sambil duduk disamping adik laki-lakinya


“ Hehe ! Tidak masalah jika aku memberi sedikit kejutan dengamu ‘kan ? Nah ! Ambil ini dari kami~ “ Gumam Yoshino sambil memberikan sekotak bento dan dua bungkus Senbei pedas kepada Tazuya


“ Wooooh~ terima kasih~ Boleh aku berikan salah satu bungkus Senbei ini kepada yang lain untuk latihan pentas Drama ? “


“ Tentu saja~ “


“ Hei Tazuya Hideyuki Iga ! Apa Ryuga Mangetsu ada diasrama ? “ Tanya Haruka


“ Ummm Ya ! Dia sedang berada di asrama kami ! Dia tidak pernah kemana-mana kok “ Jawab Tazuya


“ Baguslah ! Aku ingin memberitahunya jika kedua orang tuanya akan datang kemari beberapa menit lagi ! Apa dia sedang ada diasrama sekarang ? “ Gumam Haruka sambil menunjukan panggilan sebelumnya yang berasal dari Hugo Mangetsu


“ A- APA ?! “ Tazuya kaget saat mendengar penjelasan dari Haruka


“ Eeeehhh~ tidak siiih~ aku hanya cemas nanti Tuan Mangetsu datang kemari hanya untuk menceramahi Ryuga untuk menjadi anak yang baik padahal dia tidak pernah melakukan sesuatu yang kontroversial disini “ Jelas Tazuya dengan nada gugupnya


“ Tidak ada salahnya orang tua menceramahi anak mereka untuk menjadi lebih baik walau mereka tidak pernah melakukan kesalahan serius ! Lagian sudah selayaknya orang tua itu harus memberi arahan yang baik dengan anak-anak mereka bukan ? “ Jelas Haruka


“ Iya siiih~ “


“ Oke ! Silahkan lanjutkan pembicaraanmu dengan adikmu ! Aku permisi dulu untuk mencari Ryuga Mangetsu “ Ujar Haruka sambil pergi meninggalkan Tazuya dan Yoshino diruang meja depan asrama


*****


Ditaman asrama, para siswa kelas 1-LA-A terlihat sedang menunggu para siswi kelas 1-LA-A untuk latihan drama bersama-sama. Saat Inuya sedang menjelaskan Vladimir jika Tazuya akan datang terlambat karena kedatangan Yoshino, Haruka Kujo akhirnya sampai ketempat mereka dan langsung memberitahu Ryuga tentang kedatangan ayahnya


“ Aaaah ! Jadi Tazuya akan telat datang latihan drama karena adiknya datang kemari ? “ Tanya Vladimir saat mendengarkan penjelasannya Inuya


“ Iyap ! Jadi tolong dimaklumi yaa~ “ Gumam Inuya


“ Okeeee~ “


“ Para cewek lama juga ya datang kemari ! Padahal mereka sendiri yang minta untuk datang latihan jam 8 pagi disini !  “ Gerutu Alessander yang duduk disamping Vladimir


“ Sabaar~ aku yakin mereka sedang sibuk merias diri mereka masing- masing~ “ Celetuk Ataru dengan senyuman menyeringainya


“ Hei ! Kalian rombongan siswa kelas 1-LA-A bukan ? Apa disini ada yang namanya Ryuga Mangetsu ?! “ Tanya Haruka Kujo dengan nada tegas yang tiba- tiba saja datang tanpa sepengetahuan mereka yang tentu saja mengagetkan


“ UWAAAAAA ! KUJO-SAN ! “ Teriak semua siswa 1-LA-A yang kaget atas kedatangan Haruka


“ Ah ! A- a- aaaaada apa Kujo-San ! A- A- Apa aku baru saja melakukan sesuatu yang sangat fatal disini ?!  “ Tanya Ryuga yang langsung menghadapnya dengan nada kegugupannya


“ Tidaaak ! Bukan itu ! Aku disini untuk memberitahu jika orang tuamu bersama dengan adik perempuanmu akan datang kemari “ Jelas Haruka yang membuat Ryuga menjadi sedikit panik


“ AGH! KATAKAN KEPADA MEREKA JIKA AKU SIBUK DAN TIDAK BISA DITEMUI ! DAAAAH~ “ Teriak Ryuga yang panik dan langsung sembunyi dibalik pohon yang ada didekatnya


“ Heee ? Apa ada masalah jika orang tuanya yang datang mengunjunginya ? “ Tanya Kenneth


“ Baiklah~ aku disini hanya ingin memberitahu kedatangan beliau ! Tolong jangan berbuat yang macam- macam disini yaaa~ ! “ Gumam Haruka kepada Ryuga sebelum pergi meninggalkan taman Asrama


Inuya dan Ataru kemudian menghampiri Ryuga yang duduk termenung dibelakang pohon karena ia tidak menyukai kedatangan orang tuanya. Karena ia pikir jika Hugo akan menanyakan hal yang aneh- aneh tentang aktifitasnya di Asrama yang membuat ia akan ditarik paksa oleh orang tuanya yang dikenal sangat keras kepala dan overprotektif


“ Ryuga ?! Apa kamu masih ada masalah dengan ayahmu ?! “ Tanya Inuya

__ADS_1


“ Masalah ? Ummm~ tidak lagi sih~ tapi yaaaa~ aku hanya tidak ingin kalian semua menjawab hal yang aneh- aneh tentang apa yang kulakukan disini ! Atau beliau akan menarik paksa aku keasrama karena menganggap kalian semua adalah “pengaruh buruk” untukku ! Beliau belum berubah ! Beliau semakin menjengkelkan ! “ Jelas Ryuga dengan nada frustrasinya


“ Jadi begitu ? Haduuuh namanya juga orang tua~ Tapi soal itu jangan cemas ! Kami tidak akan memberitahu soal itu kepadamu~ kami akan memberitahu yang lain untuk tidak keceplosan atas nama persahabatan ! Bagaimana ? “ Gumam Inuya untuk meyakinkan Ryuga untuk tidak terlalu cemas atas kedatangan kedua orang tuannya


“ Hm ? “


“ Kamu masih ragu ? Ada Ataru disini~ dia tahu cara untuk membuat yang lain untuk tutup mulut jika ada yang keceplosan ! “ Lanjut Inuya


“ Soal itu serahkan padaku ! Jadi hadapi saja orang tuamu Ryuga-san~ aku yakin mereka sebenarnya kesini hanya ingin melepaskan kerinduan denganmu “ Gumam Ataru


“ Kita baru saja 1 bulan tinggal di asrama ! Dan itupun beberapa hari yang lalu Ayah menjengukku dirumah sakit saat tahu aku mengalami luka serius gara- gara para Alien itu “ Ujar Ryuga


“ Uuuummm~ Mangetsu ! Aku dengar Ibumu adalah salah satu orang yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan acara “High-School Stage”  bukan ? Jadi bisa saja alasan kenapa kedua orang tuamu kemari karena ingin melihat sesi latihan kita “ Gumam Shan-Lee sambil menghampiri mereka bertiga


“ Mu- Mungkin ? “ Jawab Ryuga


“ Aah ! Iya ya ! Kalau begini kita harus segera memberitahu para siswi untuk segera datang kemari ! “ Ujar Vladimir yang menyadari mereka harus segera melakukan persiapan latihan drama


“ Ayo deeeh ! Salah satu dari kalian untuk memanggil mereka untuk segera datang kemari dan melakukan latihan ! “ Gumam Kiko


Ryuga kemudian saling menatap kearah Inuya dan Ataru. Sang pemuda berambut magenta tersebut perlahan menunjukan senyumannya kepada mereka dan berjanji akan selalu tenang saat ia berbicara dengan kedua orang tuanya


“ Yaaa ! Akan kucoba nanti “ Sahut Ryuga dengan nada netralnya yang tenang


Sementara itu, Tazuya dan Yoshino sedang berbicara sambil duduk didepan air mancur. Saat Tazuya menjelaskan aktifitas pentas dramanya, Yoshino menjelaskan jika alasan ia datang kemari karena ia melihat berita tentang penyerangan di Museum Grand-Knowledge di berita. Karena salah seseorang memotoi Tazuya menyerang Rough Polly tanpa menggunakan Battlesuit, Yoshino memutuskan untuk datang keasrama untuk memeriksa kondisinya Tazuya


“ Jadi Aniki hari ini adalah latihan pentas Drama “High-School Stage” itu yaaa ? “ Tanya Yoshino


“ Ummm~ yaaa ! Tapi bukan sebagai pemeran utama siiih~ Aku dipilih memainkan peran si peri karena badanku pendek ! “ Jelas Tazuya


“ ‘Kan Aniki memang pendek~ Kenapa yaaa Aniki pertumbuhannya sangat lambat walau rajin berolahragaaa~ “ Celetuk Yoshino dengan senyumannya


“ Tidaaaak~ Tidaaaaaaaak~ Merekalah yang kelewatan tinggi dariku ! Apalagi setiap orang punya masa pubertas yang berbeda ! Toh buktinya kamu yang menuju 13 tahun saja tinggimu sudah melebihiku ! “ Keluh Tazuya sambil memakan Senbeinya


“ Oh ya ! Ngomong-Ngomong dua hari yang lalu... apa yang sedang Aniki lakukan di Museum Grand-knowledge ? “ Tanya Yoshino yang tentu saja membuat Tazuya kaget dengan pertanyaan dari adiknya


“ Hah ? Kok kamu tiba- tiba tahu aku ada disana ?! “ Tanya Tazuya


“ Ummm~ itu karena kejadian itu tersebar luas didalam berita dan internet ! Dan salah satu berita tersebut menyebutkan jika Aniki ikut diserang oleh wanita Alien tersebut juga menggunakan kekuatan itu untuk membela diri “ Jelas Yoshino sambil menunjukan sebuah berita yang menceritakan tentang kejadian yang dimaksud


“ Eh ? “


“ Daaaan~ kata saksi yang tidak disebutkan namanya jika sebelum Alien tersebut menyerang Museum itu... ada kejadian misterius dimana ada sebuah ledakan yang muncul didalam ruangan perpustakaan... rumor ledakan aneh itu tidak berbahaya namun memiliki dentuman yang sangat kuat sampai seisi perpustakaan tersebut porak- poranda “ Lanjut Yoshino sambil membaca isi berita tersebut


“ Oh’ho~ “ Gumam Tazuya dengan ekspresi sedikit cemasnya


“ Ummm~ Aniki ? Ada masalah ? “ Tanya Yoshino


“ Eeeerr~ soal kejadian yang kamu sebutkan itu... semuanya benar ! Termasuk soal ledakan itu... i- i- itu semua karena kesalahku ! “ Jelas Tazuya dengan nada kegugupannya


“ Eeeeh ?! Apa ?! “


“ Yaaa ! Aku yakin kamu masih kenal Karin Umida si tetangga lama kita bukan ?! Aku tidak sengaja bertemu dengannya dan juga aku disalah pahamkan dengan orang yang naksir dengannya jika aku dan Karin punya hubungan istimewah ! Orang itu selalu menguntitku dan Karin ! Aku berusaha untuk menghindarnya... sayangnya saat itu aku tidak sengaja bertemu dengannya... dan itu membuatku tidak bisa mengendalikan diri yang membuat aku melepaskan Psikokinesisku ! “ Jelas Tazuya tentang kejadian yang ada di perpustakaan


“ Dan soal wanita Alien itu ? “


“ Dia... mengincarku karena kita adalah cucu dari Anodyne Trueax ! Mereka bilang... mereka tertarik dengan kekuatanku “ Jawab Tazuya dengan nada sedikit cemasnya


“ Sepertinya Aniki ada pertarungan yang cukup besar dengan wanita Alien itu sebelum diselamatkan oleh El-Fighter itu ! Apa itu artinya kita juga akan diincar oleh mereka ? “ Tanya Yoshino dengan nada cemasnya


“ Ah ! Sepertinya tidak ! Aku yakin itu “


“ Kupikir Aniki memutuskan untuk tidak bertarung lagi dengan orang lain ! Tidak kusangka ternyata Aniki... masih tetap melakukan itu “ Sahut Yoshino dengan nada rendahnya


“ Hei ! Soal pertarungan itu... aku membela diriku sendiri ! Jika tidak maka aku akan dibawa oleh mereka ! “ Jelas Tazuya dengan nada tegas


“ Aniki ! Kamu sudah banyak masalah dengan siswa berandalan lainnya karena kamu mau menerima tantangan mereka untuk bertarung ! Bahkan sampai- sampai Aniki hampir masuk penjara karena orang tua si tukang perundungan tersebut menuduh jika itu semua adalah salahmu ! Aku... tidak ingin kamu kembali mendapat masalah serius dan itu berakibat Aniki tidak bisa kembali bersama dengan kami ! “


Mendengar penjelasan dari adiknya membuat Tazuya terdiam sesaat. Ia tahu jika apa yang ia maksud ada benarnya. Ia sadar jika selama ini dirinya selalu mendapat masalah yang cukup serius karena menerima tantangan dari orang lain untuk bertarung. Namun Tazuya merasa tidak semua apa yang harus mereka hadapi harus ditanggapi dengan damai dan mereka mau tidak mau harus menghadapi tantangan dengan bertarung


“ Yoshi ! Aku bisa memahamimu dan aku tidak akan menyalahkanmu karena kamu berkata seperti itu karena kamu belum tahu dunia itu tidak sepenuhnya putih dan hitam ! Kamu benar... memang ada cara lain yang lebih baik untuk bisa mengatasi permasalahan itu ! Aku sudah mencobanya ! Bahkan berusaha untuk menghindari wajahnya juga memberinya ruang untuk menjadi orang yang normal ! Namun jika mereka masih tidak berubah dan masih melakukan hal yang tidak- tidak terhadap kita... maka bertarung adalah salah satu cara yang ampuh untuk memberi mereka pelajaran ! “ Jelas Tazuya sambil mengingat semua musuh yang ia hadapi akhir- akhir ini


“ Itu... “


“ Kamu harus kuat juga Yoshi ! Jangan terus pesimis hanya karena aku selalu berusaha untuk tegar dan bertarung menghadapi banyak rintangan ! Aku juga sering merasa pesimsi jika aku menghadapi sesuatu ! Tapi itu bukan berarti kita hanya bisa pasrah begitu saja ! Kita bertarung bukan hanya menghadapi musuh yang nyata ! Tetapi juga menghadapi berbagai rintangan lainnya yang berusaha untuk menghalangi jalan untuk mencapai keinginan kita ! Jangan takut akan dunia terus berubah ! Tapi takutlah kepada diri kita yang tidak bisa berubah ! Lanjut Tazuya sambil memberi motivasi kepada Yoshino


“ Aniki ! Apa aku... bisa melakukannya ? “ Tanya Yoshino dengan penuh keraguan


“ Aku selalu percaya...  jika kamu pasti bisa melakukannya ! “  Jawab Tazuya yang langsung memeluk adik laki-lakinya dan Yoshino akhirnya ikut berpelukan dengannya


*****

__ADS_1


__ADS_2