
Satu jam kemudian, Yoshino mendapat pesan singkat dari Katsuki sambil mengatakan jika beberapa teman sekelasnya Yoshino sudah datang kerumahnya utnuk melakukan tugas kelompok yang diberikan oleh guru mata pelajaran IPA dan memintanya untuk segera pulang
“ Katsuki ? “ Yoshino melihat sebuah pesan dari smartphonenya
“ Ha ? Ada apa ? “ Tanya Tazuya
“ Hooo~ Katsuki hanya memberitahu jika teman- teman sekelasku sudah datang kerumah kita... yaaaa~ untuk mengerjakan tugas kelompok dari guru IPA kami “ Sahut Yoshino
“ Aaaah~ ternyata kamu juga ada tugas kelompok ? Kami juga barusan selesai persentasi tentang tugas kelompok Sejarah Dunia~ kuharap tugas kelompokmu tidak begitu sulit untuk dikerjakan “ Sahut Tazuya tentang tugas kelompok mereka
“ Hu’uh~ Baik Aniki... kalau begitu aku pulang dulu... aku tidak ingin mereka akan menunggu lama-lama dan berpikir jika aku melupakan janji kami untuk mengerjakan tugasnya hari ini “ Ujar Yoshino untuk berpamitan kepada Tazuya
“ Yaaa~ Hati-hati dijalan “
“ Kami akan selalu merindukanmu Aniki “ Sahut Yoshino sambil memberikan pelukan kepada kakaknya
Saat Yoshino memutuskan untuk kembali kerumah mereka, Tazuya memeriksa isi bento yang diberikan Yoshino barusan. Dalam bento berukuran 30cm tersebut, ternyata isinya adalah kelima masakan favorit dari Tazuya dan keempat adik-adiknya. Yakni tiga Mitarashi Dango kesukaan Tazuya, Yakisoba kesukaan Yoshino, Yakitori kesukaan Katsuki, Tempura kesukaan Katsuya dan nasi daging yakiniku lada hitam kesukaan Shinore
“ Woah ! Keren ! Tapi ini porsi untuk dua orang dan aku tidak menghabiskan semuanyaaa~ hmmmm~ mungkin lebih baik aku berbagi saja ini dengan Inuya saat istirahat nanti “ Gumam Tazuya sambil memuji dan memikirkan bento tersebut
“ Okeeee~ saatnya kembali latihan ! “ Tazuya memutuskan untuk memakan bento tersebut setelah latihan dan kembali mengikuti latihan drama
“ Hyaaaaaaaaaaaaaaaaaa “
“ Ah ? “ Tazuya terkejut saat mendengar jeritan seorang wanita
Tiba-tiba, Tazuya tidak sengaja mendengar jeritan seorang wanita yang tidak jauh dari Asrama mereka. Saat dilihat, ternyata wanita tersebut diserang oleh tiga orang pria yang berusaha untuk menculiknya dan memasukannya kedalam sebuah mobil. Tazuya yang melihat itu meninggalkan bento tersebut di bangku taman dan bergegas untuk menyelamatkannya
“ Tolooooooooooooong ! Lepaskaaaaan ! Lepaskan akuuuuu ! “ Teriak si wanita yang berusaha melakukan perlawanan
“ DIAAAAAAAM ! JIKA KAU MASIH MELAWAN MAKA KAU AKAN MERASAKAN AKIBATNYA ! “
( DUAAAAAGH ! )
“ OUGHH ! “ Rintih salah satu preman karena kepalanya ditendang oleh Tazuya
“ Cih ! Dasar bocah ! Berani sekali kau melawan kami ! “ Kata si ketua preman bertubuh kekar dengan nada kekesalannya
“ Jadi kalian mau menantang bocah sepertiku ?! Heh ! Dasar pengecut ! “ Ejek Tazuya sambil bersiap untuk bertarung melawan ketiga preman tersebut
“ AWAS KAU BOCAAAAAAH ! “
( BUUUG! BUUUG! BUUUG! BUUUUG! BUUUUG! )
“ HAAAAAAAAAAAAAAH “
“ Oh Tidak ! HAAAAAAAAAH ! “ Tazuya yang panik melihat salah satu dari mereka berusaha kabur dengan wanita tersebut tidak sengaja menggunakan psikokinesisnya untuk melempar kedua preman tersebut menjauh darinya
( BUUUUUUUUUUUUUUUMM )
“ UWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA “ Kedua preman tersebut terpental karena psikokinesisnya Tazuya
“ Cih ! Bocah sialan iniiii ! “ Geram si Preman tersebut yang berusaha menancap gasnya dan kabur darinya
“ KEPARAAAAAT !!! “
Tazuya menggunakan psikokinesisnya untuk menahan mobil tersebut sekuat tenaga. Karena tidak ingin wanita tersebut mendapat masalah karena efek dari kekuatannya, Tazuya berfokus untuk membukakan pintu mobil tersebut agar wanita tersebut bisa keluar
“ Uuuuuuuuggggh ! “
“ Sialaaan ! Ada apa dengan mobil sialan iniii ! “ Tanya si Preman yang
( Pintu mobil disamping wanita tersebut perlahan terbuka )
“ B- BAGUS ! “ Tazuya menggunakan dorongan kecil psikokinesisnya untuk mendorong wanita
“ Eh ? Hyaaaaaa” Teriak wanita tersebut yang terdorong keluar dari mobil karena psikokinesis Tazuya
“ HAAAAAAAAAAH ! “ Tazuya kemudian melepaskan psikokinesis di mobil tersebut yang membuat mobil preman tersebut menabrak sebuah toko yang ada didepannya
( BRAAAAAAAAAK !!! )
“ Anda tidak apa-apa ? Cepat panggil polisi sebelum mereka kembali lari ! “ Ujar Tazuya sambil melepaskan ikatan wanita tersebut
Ditempat latihan para siswa kelas 1-LA-A, terlihat Inuya dan Hikari masih latihan peran mereka sebagai sang Puteri Tidur dan Pangeran. Walau sudah meminta untuk menggantikan adegan ciuman bibir dengan mencium tangan, Inuya masih ragu-ragu untuk memerankan adegan tersebut
“ Fuuuuuuh~ “ Inuya menghela nafas panjang sebelum melakukan adegan ciuman tangannya
“ Ayo deh Inuyari Namidashi ! Mana ada Pangeran yang gentleman ngambil nafas dalem-dalem kaya kamu seperti itu ! Buruan deh cium tangannya ! “ Gerutu Kiko yang membuat Inuya jengkel mendengar perkataannya
“ Hei ! Kalau kau mau sini gantian peran kita ! Elu pikir mencium cewek itu hal yang mudah apa hah ?! “ Jawab Inuya dengan nada kekesalannya
“ Okeeee~ sepertinya kamu perlu waktu untuk bisa improfisasi peranmu Inuyari Namidashi ! Yang kamu harus tahu jika setiap namanya aktor harus bisa memainkan tuntutan peran apapun dari naskah dan mereka harus bisa profesional ! Aku yakin suatu saat kamu mulai terbiasa soal itu ! Aku berharap yang terbaik untukmu agar tidak membuat reputasi sekolah ini menurun ! Paham ? “ Jelas Megami kepada Inuya
“ Yaaa~ maafkan aku Nyonya Mangetsu “
“ Okeee~ selama kalian istirahat latihan sementara... bisakah aku meminta nomor dari guru kesenian kalian ? Aku ingin bertenya tentang properti pentas drama kalian “ Tanya Megami tentang nomor telpon dari Pak Monroe
“ Ya Bu ! Ini dia “ Kata Vladimir sambil memberikan nomor dari Pak Monroe kepada Megami
__ADS_1
“ Hei ! Bagaimana latihannya ? “ Tanya Tazuya yang baru saja sampai ketempat Inuya dengan sedikit memar diwajahnya karena pertarungan tadi
“ Lumayan~ ada apa dengan wajahmu ? Apa barusan kau berkelahi lagi ? “ Tanya Inuya yang menyadari memar diwajah Tazuya
“ Yaaa~ seorang penculik ! Tapi untungnya semua sudah diatasi oleh pihak kepolisian “ Jelas Tazuya
“ Hmmm~ apa bento itu untuk kita berdua ? “ Tanya Inuya sambil menawarkan minuman kaleng kepada Tazuya
“ Sudah pasti~ ini dari adik-adikku~ “ Ujar Tazuya yang bangga dengan masakan adik-adiknya
“ Aaaah~ begitu ! Sampaikan salam dan terima kasihku kepada mereka ya~ “ Ujar Inuya yang menitipkan salam kepada keempat saudaranya
Saat Inuya dan Hikari disuruh untuk beristirahat pasca sesi latihan mereka, para rombongan siswa mengomentari performanya Inuya yang dianggap belum begitu baik hanya karena Inuya masih enggan melakukan adegan ciuman
“ Aduuuuuh~ Inuyariiii~ bisa ga sih kamu itu sesekali saja tidak sok-sokan jaim dengan cewek ! “ Ujar Kiko yang tidak suka dengan hasil latihannya Inuya
“ Hah ? “
“ Yaaa ! Coba deh sesekali kamu memberanikan dirimu untuk mencium tangan Ichinose-san demi reputasi sekolah kita ! Kamu sendiri tahu’kan ini adalah tuntutan dari naksah ? “ Ujar Kenneth
“ Hei ! Kalian pikir mencium cewek itu mudah ! Apalagi mencium cewek seperti Ichinose itu bukanlah suatu perkara yang mudah ! Walau itu mencium ditangannya saja ! Nanti dia bisa salah tingkah ! “ Gerutu Inuya
“ Eeeehhh~ apaaaaa katamu ? Salah Tingkah ? Selama kamu tidak salah tingkah aku juga tidak akan begitu ! Jadi ga masalah kalau kamu mau coba lagi~ tetap santai~ apalagi kita sudah saling kenal satu sama laiin~ “ Ujar Hikari sambil mendekati Inuya
“ Tidak Ichinose ! Kita hanya bertemu saja saat perlombaan gimanstik dan belum saling mengenal loh “ Gumam Inuya
“ Kamu boleh saja bilang begitu Namidashi~ tapi apa jadinya jika nanti kamu malah kepincut sama Hikari-chan pasca mencium tangannya dan menyadari jika kau dan dia telah ditakdirkan satu sama lain ? Itu akan jadi plot twist yang keren ! “ Celetuk Kiko sambil cengengesan
“ Hehehe~ itu bakal bagus jika itu terjadi “ Sahut Hikari dengan tawa kecil dan mukanya yang sedikit memerah
“ Kuceburkan kalian berdua nanti ke danau ! “ Sahut Inuya yang jengkel dengan perkataan Hikari dan Kiko
“ Sudah Inuya~ mereka cuma bercanda~ “ Gumam Tazuya sambil memakan Senbei dan meminta Inuya untuk tidak terlalu serius menanggapi perkataan Hikari dan Kiko
“ Inuya-kun... kalau kamu mau tahu cara menjadi gentleman pemikat hati wanita sesekali belajarlah dengan sang ahlinya “ Goda Ataru yang ikut-ikutan sambil menunjuki dirinya
“ Kamu pernah melihat Inuyari mencium wanita lain ? “ Tanya Vlada sambil berbisik kepada Jubei dan memperhatikan pembicaraan Inuya dan para siswa
“ Tidaaak... tapi aku percaya dia pernah mencium ibunya “ Jawab Jubei sambil mengambil 2 roti untuk dirinya
Tidak lama kemudian, V-FIGHTER mendapatkan pesan singkat dan pesan suara dari Rigel dari smartphone mereka. Dalam pesan tersebut mengatakan jika ia menginginkan mereka berlima untuk berkumpul dirumahnya nanti malam untuk membicarakan tentang hasil rundingannya dengan Jenderal Argus tentang rencana penyerangan mereka
“ Lihat ! “ Kata Ataru sambil mengecek smartphonennya
“ Hmm~ Tuan Rigel ! “ Gumam Tazuya saat melihat pesan dari Rigel di Smartphone
“ Okeeee~ karena kita Free nanti malam... jadi tidak masalah untuk datang malam ini “ Gumam Ataru
“ Kalian mau kemana ? “ Tanya Shan Lee yang tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka
“ Oooh~ kami diundang pamanku untuk datang ke pesta ulang tahunnya~ karena itulah kenapa adikku Yoshino datang kemari~ ehehe~ “ Ujar Tazuya yang berbohong kepada Shan Lee sambil melirik kearah Ryuga yang memberi anggukan kecil menandakan jika ia setujuh untuk ikut dengan Tazuya dan yang lain malam ini kerumahnya Rigel
*****
Malam harinya pada jam 8, kelima V-FIGHTER bersama dengan DECA-I pergi kerumah Rigel Orionis dengan berjalan kaki dari Asrama mereka. Sambil berjalan, Tazuya dan yang lainnya bertanya tentang Ryuga akan apa yang ia bicarakan dengan ayahnya tadi siang
“ Syukurlah masakan kita hari ini berjalan dengan sukses ! Tidak kusangka semuanya suka Oden dan Mitarashi Dango yang kita buat~ “ Ujar Inuya sambil memikirkan masakan mereka berdua tadi malam
“ Yaaa~ itu karena semua ‘kan masih dibantu sama yg ahli~ coba kalau tidak ? Kacau deh sudah~ Golomanov-kun bisa marah besar dengan kalian ! “ Ujar Ataru
“ Jadi Ryuga... sebenarnya apa yang dibicarakan ayahmu tadi siang ? “ Tanya Tazuya
“ Tidak ada yang istimewah... dan ujung-ujungnya beliau memberikan ceramah yang sama “ Gerutu Ryuga
“ Kami tahu Tuan Mangetsu itu seperti apa... Tapi beliau tidak sekeras kepala seperti waktu itu... karena beliau akhirnya mempercayai bahwa kita bukan pengaruh buruk untukmu ! Yaaaa~ setidaknya ayahmu masih mengizinkanmu sekolah disini kan ? Jadi tidak perlu cemas Ryuga-kun~ “ Sahut Jubei sambil mendekati Ryuga
“ Yaaa~ kalian benar ! Setidaknya aku masih bisa disini dan bersama kalian ! Aku senang ayah masih memiliki kepercayaan dengan kalian berempat “ Sahut Ryuga yang setujuh dengan apa yang dikatakan Jubei sambil memberikan senyuman kepada mereka berempat
“ Makanya~ kita tidak boleh membiarkan Ryuga menjadi anak nakal seperti apa yang Tuan Mangetsu harapkan ! Sebagai teman yang baik dan dipercaya beliau... kita harus membuktikan jika kita ini bisa dipercaya beliau ! “ Sahut Tazuya
“ Yaaaa ! “
“ Jadiii~ kira- kira nanti apa yang ingin dibicarakan Tuan Rigel ? “ Tanya Jubei dengan rasa penasarannya
“ Mungkin soal perundingannya dengan si Jenderal Alien itu ? “ Pikir Ataru
“ Bisa jadi ! “ Sahut Inuya dengan singkat
“ Karena itu ayo cepaaaaaaat~ jangan kelamaaaan~ nanti Tuan Rigel keburu sudah tidur lagi~ “ Gumam DECA-I yang meminta mereka berlima untuk bergegas pergi kerumahnya Rigel sebelum terlambat
“ Okeee~ okeeee~ kami sudah cepat kok ! “ Ujar Tazuya meminta si robot tersebut untuk tetap tenang
Mereka berenam sudah sampai kekediaman Rigel dan langsung disambut oleh FAIS. Sang A.I dari rumah sang mantan Delta tersebut mengatakan kepada V-FIGHTER untuk langsung pergi menuju ruang pertemuan karena Rigel berserta dengan Dullart dan Energateez sudah menunggu mereka disana
“ Malam Tuan Rigel ! “ Sapa Tazuya
“ Aaahaaa~ malam juga anak- anak “ Balas Rigel
“ Huaaaaaaaam~ kenapa siiih harus malam- malam pertemuannyaaaa~ “ Gerutu Energateez yang mulai mengantuk
__ADS_1
“ Karena mereka sedang ada aktifitas lain disekolah mereka ! Karena itu... Rigel-san tidak bisa memaksa mereka untuk datang dalam pertemuan atau sesi latihan disiang hari kecuali saat mereka libur atau dalam pertemuan dadakan “ Jelas Dullart
“ ‘Kan bisa tinggal minta izin saja sama gurunya ? “ Sahut Energateez
“ Tidak bisa ! Ini bukanlah waktu yang tepat untuk memberitahu identitas rahasia mereka sebagai El-Fighter didepan umum karena faktor usia mereka ! Jika tidak orang disekitar mereka akan dalam bahaya ! “ Jelas Rigel sambil memberikan alasan kenapa sangat sulit untuk memberitahu identitas rahasia mereka
“ Hoooo... “
“ Anak- anak ! Silahkan duduk ! “ Ajak Rigel untuk mempersilahkan kelima V-FIGHTER untuk duduk
Saat semua V-FIGHTER mulai duduk, Tazuya langsung bertanya tentang hasil perundingannya dengan Argus. Rigel menjawab ya dan langsung menjelaskan hasil dari perundingan tersebut serta seperti apa rancangan rencana penyerangan mereka
“ Jadi Tuan Rigel... apa pembicaraan kita disini ada hubungannya dengan rundingan anda dengan si Jenderal itu ? “ Tanya Tazuya
“ Benar sekali ! Walau ada sedikit perubahan... tapi untungnya Argus menyetujuinya ! Jika kalian penasaran maka akan kujelaskan sekarang “ Ujar Rigel
“ Bisakah cepat-cepat jelaskannya ? Nanti aku bisa- “
“ Diam Ene-tan ! “ Tegur Dullart sambil memukul kepalanya Energateez
( BUUGH ! )
“ Ough ! “
“ Baiklah ! Ini dia bentuk dari Kapal Induknya umat Thetoid ! “ Rigel menunjukan bentuk hologram dari Kapal Induk Theta yang ukurannya lebih besar dari pesawat yang ada di bumi
“ Ini lebih besar dari pesawat Antonov ya ? “ Ujar Jubei
“ Tentu ! Jenderal itu memberikan ini kepadaku agar aku bisa merancang dari mana kita akan memulainya ! Dikarenakan kita memiliki dua orang yang bisa melakukan teleportasi ketempat itu... ini akan mempermudah kita untuk datang kesana dan kembali kesini dengan aman sebelum kapal induk itu memasuki atmosfer bumi ! “ Jelas Rigel sambil menjelaskan cara mereka memasuki kapal induk tersebut
“ Dua orang pengguna teleportasi ? Maksud anda Ataru dan si prajurit pendek ini ? “ Tanya Inuya yang berpikir jika orang yang dimaksud adalah Energateez dan Ataru
“ Yaa ! Dan kita akan berpencar kedua sisi agar tidak ketahuan ! Satu pergi ketempat mesin dan satunya pergi keruang pertemuan ! Energateez mengatakan disana medali teleportasi yang sengaja ia simpan disana saat Swift Polly meninggalkannya ! Jadi jika ada yang mendapat masuk keruangan itu... segera ambil dan berikan kepada pihak Argus “ Jelas Rigel sambil menunjukan bentuk dari medali tersebut
“ Dengan kata lain kalian akan ikut denganku “ Ujar Energateez
“ Hoooo “
“ Baiklah ! Ini dia pembagian tim kita ! Akan kubagi menjadi dua tim... Energateez dan Dullart ! Yang ikut dengan Energateez ialah Ryuga dan Jubei ! Karena jika dilihat dari hasil latihan kalian berlima... aku bisa melihat Ryuga dan Jubei yang untuk sementara unggul dalam penyusupan dalam mengambil suatu target ! Pengalaman Jubei dalam berburu secara diam-diam itu bisa membantunya untuk menjalankan bagian dalam misi ini... sedangkan Ryuga bisa menggunakan Dowsing untuk melacak situasi yang ada disekitarnya ! “ Jelas Rigel sambil menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh Tim Energateez
“ Cukup dimengerti ! “ Ujar Ryuga yang diikuti oleh Jubei mengangguk kepadanya menandakan jika ia juga mengerti
“ Sedangkan Tazuya, Inuya dan Ataru ikut dengan Dullart ! Inuya dan Ataru bisa menggunakan Possession mereka untuk melumpuhkan atau menngulang kejadian ke 10 menit yang lalu jika kalian semua ketahuan oleh tentara yng ada disana ! “ Lanjut Rigel
“ Umm~ Tim Dullart-san nanti akan kemana ? “ Tanya Inuya
“ Sudah pasti untuk menghadapi Morsdantaque di ruang pribadinya “ Jawab Dullart dengan singkat yang membuat Tazuya sedikit kaget dengan apa yang dijawab Dullart
“ Jadi... kita berempat akan menghadapinya nanti ? “ Tanya Tazuya
“ Apa menurut anda prajurit elit lain selalu berada diruangannya Mosdantaque ? “ Tanya Ataru tentang keberadaan para prajurit elit
“ Tidak jugaaa~ kami hanya akan dipanggil jika ada pertemuan yang penting ! Namun sisanya kami melakukan dari monitor ! Pangeran Morsdantaque selalu menghabiskan waktunya sendirian diruangnya tanpa dijaga oleh yang lain “ Jelas Energateez tentang aktifitasnya dan Morsdantaque
“ Jadi itu artinya kamu tahu jadwalnya ? “ Tanya Tazuya
“ Tidak perlu cemas ! Aku sang adik kecilnya pun tahu tentang jadwalnya ! Jadi yang ikut bersamaku tetaplah patuh dengan arahan yang diberikan Tuan Rigel ! “ Sahut Dullart
“ Okeee~ kurasa untuk tim kita cukup aman “ Sahut Ataru
“ Tuan Rigel ! Setelah itu apa yang harus kami lakukan jika Energateez dan kami berdua berhasil mengambil medali yang anda maksud... apa yang harus kami lakukan nanti ? “ Tanya Ryuga kepada Rigel
“ Energateez akan memberikan medali itu kepada Argus dan yang lainnya di Superbia-07... setelah kalian berhasil memberikannya kepada mereka segera bergegas untuk kembali berkumpul dengan kami ! Argus dan yang lain akan melakukan bagian mereka dan memulainya diruang penyimpanan dan ruang portal teleportasi “ Jelas Rigel
“ Apa itu artinya Jenderal itu belum dicurigai oleh yang lain ? “ Tanya Inuya
“ Sepertinya begitu ! Tidak hanya Jenderal Argus... kelihatannya mereka tidak mencurigai Pak Louss dan Sampson juga ! “ Ujar Energateez
Mendengar semua penjelasan dari Rigel beserta Dullart dan Energateez, kelima V-FIGHTER mengerti semua penjelasannya Rigel dan setujuh untuk mengikuti rencana tersebut. Tazuya pun bertanya kapan mereka akan melakukannya
“ Dimengert ! “ Sahut Inuya yang diikuti dengan anggukan V-FIGHTER lainnya menandakan mereka paham dengan penjelasan Rigel
“ Jadi Tuan Rigel... kapan kita melakukan rencana ini ? “ Tanya Tazuya
“ Lusa ! Sekitar jam 9 pagi “ Sahut Rigel
“ Bukannya mereka sekolah ? “ Tanya Energateez
“ Minggu ini sudah memasuki Golden Week... Di Neo-Jepang mereka semua sekolah libur seminggu selama perayaan minggu itu ! Jadi tidak masalah untuk melakukan misi ini di jam 9 pagi “ Jawab Rigel sambil teringat tentang Golden Week di Neo-Jepang
“ Kalian tidak ada waktu lain ‘kan selama Golden Week ? “ Tanya Tazuya kepada keempat V-FIGHTER lainnya
“ Untuk sementara tidak ada ! “ Ujar Ryuga
“ Oke ! Baik Tuan Rigel ! Kami mengerti semua penjelasan anda ! Dan juga kami siap untuk melaksanakan misi lusa nanti ! “ Gumam Tazuya yang siap untuk melaksanakan misi baru mereka
“ Bagus ! Aku berharap kalian semua mengikuti arahanku “ Ujar Rigel yang memberikan kepercayaan kepada Tazuya dan yang lain
*****
__ADS_1