El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
83. Something Impossible Can Be Possible


__ADS_3

“ Kerja bagus anak-anak ! Aku bangga dengan kalian semua bisa mengkoordinasi serangan dan strategi satu sama lain ! “ Puji Rigel kepada kelima V-FIGHTER akan hasil latihan mereka


“ Itu artinya kita bisa menghadapi Morsdantaque dan teman-temannuya ?! “ Tanya Jubei kepada yang lain


“ Walaupun bisa dikatakan kalian bisa menghadapinya... itu bukan berarti kalian harus menghadapi mereka seorang diri ! Yaaaaa... aku memang meminta kalian harus siap untuk menghadapi musuh seorang diri di situasi tertentu... tapi untuk saat ini kalian harus mempersiapkan strategi untuk melakukan penyerangan “ Jelas Rigel kepada mereka semua


“ Rigel Orionis ! Aku akan kembali menghadap Jenderal dan Pak Kepala Laboratorium Tom Louss untuk melaporkan ini ! Mungkin itu bisa aku gunakan untuk membicarakan tentang strategi yang akan digunakan untuk bertarung melawan Pangeran Morsdantaque dan para anak buahnya ! “ Ujar Oxtoroo yang memutuskan untuk kembali ke Superbia-07


“ Baiklah ! Tolong sampaikan kepada Jenderal bahwa aku baik-baik saja dan aku siapa akan dipanggil kembali menghadap beliau untuk membicarakan strategi ini ! “ Sahut Dullart


“ Nah anak-anak ! Hari sudah hampir telat dan sudah saatnya kalian boleh kembali keasrama kalian ! “


“ Yaa Tuan Rigel ! “


“ Ayooo~ kita pulaaaaaaaang~ “ DECA-I dengan penuh semangat mengikuti mereka berlima untuk menggantikan battlesuit mereka dengan seragam sekolah mereka


“ Oi ! Bukan’kah ini giliran kamu untuk memasak ? “ Tanya Tazuya kepada Ataru


“ Aaaaah~ itu soal kecil ! ‘Kan ada Shan Lee “ Celetuk Ataru


“ Ummm ! Tazuya Hideyuki Iga ! “ Panggil Oxtoroo


“ Ya ?! “


“ Bisa kita bicara sebentar diruang pertemuan ? “ Tanya Oxtoroo dengan nada kakunya


“ Hmmm... kalau hanya sebentar... tidak masalah ! Kalian duluan dulu keruang ganti ! Ini tidak akan lama kok “ Kata Tazuya kepada Inuya dan yang lain untuk segera pergi keruang ganti


Oxtoroo mengajak Tazuya keruang pertemuan. Saat Tazuya menawarkan minuman kemasan kaleng kepadanya, Oxtoroo mengatakan kepada Tazuya bahwa ia masih penasaran dengan kemampuan Kazenoid yang Tazuya miliki


“ Apa yang ingin anda bicarakan disini ? “ Tanya Tazuya sambil memberikan botol minuman kemasan kepada Oxtoroo


“ Sejujurnya aku penasaran dengan darah Kazenoidmu~ terlebih juga kami belum pernah mendengar yang namanya makhluk hibrida yang lahir secara alami ! “ Jelas Oxtoroo


“ Huh ?! “


“ Kami jarang menemukan makhluk hibrida yang lahir secara alami. Yaaa~ itu karena mereka semua kebanyakan lahir dari proses percobaan untuk menciptakan spesies baru yang kuat dengan menggabungkan DNA Spesies planet satu ke DNA Spesies planet lain “ Jelas Oxtoroo yang takjub akan Tazuya yang sejak lahir teridentifikasi sebagai Hibrida Manusia-Kazenoid


“ Aku sendiri tidak menyangka soal itu ! Yaaa itu karena Ibu kami tidak pernah bilang bahwa ia bukan berasal dari bumi ! Beliau jarang bicara soal keluarga dan latar belakangnya ! Namun saat ibu tahu jika aku memiliki Psikokinesis... beliau sangat senang dan bahkan langsung menunjukan bahwa ia juga memiliki itu... tidak hanya Ibu... tetapi juga keluarganya ! “ Tazuya menjelaskan bagaimana reaksi Sayuri saat pertama kali melihat Piskinesis miliknya


“ Itu artinya sebelumnya kamu tidak tahu soal Anodyne Trueax ?! “


“ Tidak ! Sudah kubilang aku tidak tahu soal keluarga dari pihak Ibu karena beliau jarang menceritakannya ! “


“ Dan apa yang ibumu katakan soal kemampuan Psikokinesismu itu ?! “ Tanya Oxtoroo


“ Eeeeh... ibu hanya bilang bahwa... keluarganya spesial “ Jawab Tazuya dengan nada keraguannya


Tidak lama, Rigel dan Dullart datang keruangan tersebut melalui pintu ruang latihan. Mereka terkejut melihat Tazuya dan Oxtoroo sedang berada disana dan langsung bertanya tentang apa yang baru saja mereka bicarakan


“ Tazuya ?! Bukan’kah kamu harusnya berada diruang ganti ? “ Tanya Dullart


“ Nak Tazuya ? Apa yang sedang kamu lakukan disini bersama dia ?! “ Tanya Rigel yang juga terkejut melihat Tazuya dan Oxtoroo duduk saling berhadapan diruang pertemuan


“ Aaah Tuan Rigel~ Oxtoroo-san hanya penasaran tentang darah Kazenoidku ! Karena itu ia mengajakku kemari untuk bercerita tentang Psikokinesisku “ Jelas Tazuya


“ Hooo jadi kamu penasaran dengan Nak Tazuya karena dia adalah cucu dari Anodyne Trueax ?! Kurasa aku tahu alasan kenapa kamu penasaran “ Ujar Rigel yang akhirnya duduk dikursi ruang pertemuan saat mengetahui jika Oxtoroo masih penasaran dengan Tazuya dan darah Kazenoidnya


“ Jadi~ anda sebenarnya tahu soal Kazenoid ?! “ Tanya Oxtoroo


“ Yaaa ! Bahkan aku pernah sekali diselamatkan oleh wanita itu dan juga putri satu-satunya ! Dan dari sanalah aku bisa melihat kenapa ia ditakuti siapapun... karena ia memiliki kemampuan unik yang hanya 1% persen Kazenoid saja yang memiliki kemampuan unik itu “ Jelas Rigel kepada mereka bertiga tentang kemampuan unik dari Trueax


“ Aku dengar Anodyne Trueax bisa menghancurkan target tanpa harus menyentuh target tersebut ! Bahkan lawan yang mendekat saja hampir tidak bisa mendekatinya ! “ Ujar Oxtoroo


“ Nah Nak Tazuya ! Apa kamu pernah tidak sengaja merusak sesuatu karena kemampuan Psikokinesismu ? “ Tanya Dullart kepada Tazuya


Tazuya berpikir sejenak untuk mengingat apakah ia pernah menggunakan Psikokinesis tanpa sengaja merusak yang disekitarnya. Saat berpikir akhirnya Tazuya ingat dimana hal itu pernah terjadi


“ Ummmm ! Yaaah ! Pernah ! “ Kata Tazuya


“ Kapan ? “


“ Saat aku tidak sengaja memecahkan gelas Inuya karena melihat pesan ancaman dari Sandy... juga aku tidak sengaja mendorong Yoshino saat panik melihat ia hampir jatuh dari prosotan di taman ! Aaaah oh ya... saat Sandy mengancamku di Mall... aku bisa melihat jika kaca di area toilet pria tersebut hampir retak karena Psikokinesisku “ Jelas Tazuya


“ Akhir-akhir ini aku sering mendengar tentang nama orang bernama Sandy ! Siapa dia ?! Anggota Atraco ? Pihak LA-SOMBRA ? Penjahat lain ? “ Tanya Rigel yang penasaran dengan orang yang bernama Sandy Miller


“ Tidak ! Dia hanya si brengsek teman sekelas teman kecilku bernama Karin Umida ! Ia pikir bahwa aku sebenarnya naksir dengan cewek itu “ Jelas Tazuya tentang orang yang bernama Sandy


“ Aaaaah~ ternyata masalah cinta lagi yaaa~ “ Gumam Dullart


“ Baiklaah kurasa orang itu tidak penting untuk dibahas ! Mengingat kemampuan Psikokinesismu menjadi kuat karena kemarahan dan kecemasanmu dan itu bisa merusak sasaran yang mendekat... aku ingin tahu apa kamu bisa memperbaiki itu ke situasi semula “ Kata Rigel yang mengembalikan topik pembicaraan tentang Psikokinesis Tazuya


“ Hah ? Mengembalikan situasi menjadi seperti semula ? “ Tanya Tazuya yang tidak paham dengan apa yang dimaksud Rigel


“ 1% Kazenoid disana memiliki kemampuan untuk mengembalikan target yang terkena Psikokinesis ! Tazuya... aku ingin kamu meremukan kaleng minuman itu dengan Psikokinesismu dan setelah itu gunakan lagi untuk memperbaikinya kebentuk semula “ Ujar Rigel yang langsung meminta Tazuya untuk menggunakan Psikokinesis untuk meremukan kaleng minumannya yang sudah kosong

__ADS_1


“ Aaah ? “


“ Coba saja ! “ Kata Dullart


Walau masih tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Rigel, Tazuya tetap mengikuti apa yang dikatakannya yaitu meremukan kaleng minuman kosong dengan Psikokinesisnya. Tazuya memusatkan konsentrasinya terhadap kaleng tersebut. Setelah bersusah payah untuk memusatkan pikirannya untuk mengaktifkan Psikokinesisnya, Tazuya berhasil meremukkan kaleng tersebut dengan Psikokinesisnya


( KREEEK ! )


“ GUAH ! “ Tazuya langsung terkejut dan melepaskan konstentrasinya saat berhasil menggunakan Psikokinesisnya


“ Woah ! Jadi itu artinya kamu masih tetap butuh konsentrasi yang kuat juga yaaa ?! “ Ujar Oxtoroo


“ Itu karena aku tidak bisa menggunakannya jika dalam keadaan hati yang tenang “ Ujar Tazuya


“ Okeee ! Coba fokuskan Psikokinesismu untuk memperbaiki kaleng tersebut kebentuk asalnya “ Perintah Rigel


“ Hmmmm~ oke akan kucoba “


Tazuya menghela nafas dan kembali memfokuskan konsentrasinya untuk mengembalikan bentuk semula dari kaleng tersebut. Tazuya mengalami kesulitan untuk menggunakan Psikokinesis untuk memperbaiki kaleng tersebut. Setelah 3 menit berkonsentrasi, Tazuya menyerah dan mengaku kelelahan karena ia tidak bisa memaksakan dirinya untuk sering menggunakan Psikokinesis tersebut


“ Haaaaah ! Ma-maafkan aku ! Kurasa ini terlalu sulit bagiku untuk menggunakannya ! “ Keluh Tazuya yang kelelahan karena menggunakan Psikokinesisnya


“ Oh ya ! Aku hampir lupa Nak Tazuya juga memiliki Perisai Mental selain dari Psikokinesis ! Kalau kulihat, kamu bisa menggunakan salah satunya tergantung dari suasana hatimu ! Jika kesedihan, kemarahan dan kepanikanmu bergejolak maka Psikokinesismu akan semakin kuat... tapi jika dalam keadaan suasana yang tenang maka Perisaimu yang akan aktif !


“ Ujar Rigel yang menyimpulkan kedua sisi teknik khusus dari Tazuya


“ Lalu kenapa Anodyne bisa dengan mudah menggunakan itu ? “ Tanya Oxtoroo


“ Mungkin hanya orang yang cukup gila saja bisa menggunakan Psikokinesis tanpa ada masalah dari suasana hati... atau mungkin karena Tazuya Hideyuki Iga belum menguasainya “ Ujar Dullart


“ Nak Tazuya ! Kamu harus belajar menggunakan Psikokinesis dalam keadaan hatimu tenang... tidak hanya jika kamu dalam emosi negatifmu ! Aku bisa melihat jika kamu bisa mengontrol Psikokinesismu... itu akan sangat efektif jika digunakan dalam menghadapi musuh yang berat “ Jelas Rigel


“ Hmmm~ nanti akan kucoba ! “ Ujar Tazuya


“ Okee ! Nah sekarang hampir telat dan bergegaslah menggantikan pakaianmu ! Inuya dana yang lainnya pasti sudah menunggumu “ Kata Rigel


“ Baik Rigel Orionis ! Kalau begitu aku akan kembali ! “ Oxtoroo berpamitan kepada mereka bertiga


“ Yaaa ! Hati-hati ! “


Tazuya bergegas menggantikan pakaiannya dan pergi menuju keruang tamu dimana Inuya dan yang lain sudah menunggunya


“ Hei lama sekali ! Ngapain saja barusan ?  “ Tanya Inuya kepada Tazuya yang baru saja sampai ketempat mereka


“ Nanti kuceritakan dijalan ! Ayoo kita pulang ! “


“ Yaaa ! Hati-hati dijalan ! “


*****


Dalam perjalanan menuju Asrama, Inuya yang merasa agak lapar mengajak Tazuya dan yang lain untuk makan Okonomiyaki disebuah restoran yang tidak jauh dari rumah milik Rigel Orionis


“ Aaaaaaah~ Laparnya~ bagaimana kalau kita makan Okonomiyaki Mr.Octo disana ?! “ Ajak Inuya sambil menunjukan restoran Mr.Octo yang tidak jauh dari rumah Rigel


“ Boleh ! Ayo kita kesana ! Aku juga lapar nih ! “ Tazuya yang setujuh mengajak yang lain untuk pergi ke restoran tersebut


“ Asyiiiiiiiiik~ “ DECA-I jadi bersemangat saat kelima V-FIGHTER pergi ke restoran tersebut


( V-FIGHTER memasuki Restoran Mr.Octo)


“ Selamat datang di Mr.Octo~ “ Sambut salah satu pelayan


“ Meja untuk lima orang ! Kami pesan ummm~ 2 porsi Max-Cheese Okonomiyaki dan 5 es jeruk “ Kata Tazuya kepada si pelayan tersebut sambil menyebut menu dan kursi untuk mereka


“ Baiklah~ ikut aku “


Mereka berlima menemukan meja untuk lima orang disana. Beberapa saat kemudian akhirnya pesanan mereka datang. Sambil menunggu Okonomiyaki mereka masak, Inuya kembali menanyakan kepada Tazuya tentang apa


“ Ini adalah porsi yang cukup besar untuk kalian berlima loooh~ terlebih ini saja jumlahnya ada 2 porsi lagi ! “ Ujar DECA-I


“ ‘Kan ada Inuya~ jadi tidak masalah~ “ Celetuk Tazuya


“ Pssst ! Jangan keras-keras ! “ Tegur Inuya yang sedikit malu jika ada yang tahu kalau dia punya nafsu makan yang besar


Sambil menunggu Okonomiyaki mereka masak, Ryuga bertanya tentang apa yang baru saja Tazuya bicarakan dengan Oxtoroo barusan. Tazuya kemudian mau menjelaskan tentang apa yang baru saja mereka bicarakan karena itu pasti ada hubungan dengan meningkatkan potensi sebagai El-Fighter


“ Hmmm~ kelihatannya ini tempat yang agak jauh dari orang lain yaa~ kalau begitu... ini adalah waktu yang tepat untuk membicarakan apa yang baru saja kamu bicarakan dengan si Oxtoroo itu... Hideyuki “ Ujar Ryuga


“ Yaaa ! Apa yang baru saja kamu bicarakan dengan dia ? “ Jubei ikut penasaran dengan pembicaraan mereka


“ Okeee~ kalau kalian penasaran kurasa tidak ada salahnya jika aku bicara dengan kalian tentang tadi~ “ Ujar Tazuya


( Tazuya menutup mata dan terdiam sesaat)


“ Hmmm~ aku tidak yakin jika ini spesial atau tidak... tapi tadi orang yang bernama Oxtoroo itu hanya ingin tahu tentang gen Kazenoidku dan darimana aku mendapatkannya “ Jelas Tazuya dengan nada datarnya

__ADS_1


“ Hu’uh “


“ Aku menjelaskan bahwa ibu juga memiliki kemampuan yang sama denganku dan beliau mengatakan bahwa semua keluarganya memiliki Psikokinesis ! Tapi Ibu tidak pernah mengatakan seperti apa keluarganya selama beliau masih hidup ! Jadi aku tidak tahu apa-apa soal nenek dan kekuatan ini dan berpikir bahwa kami mendapatkan ini bahwa kami spesial “ Jelas Tazuya


“ Apa yang membuat dia penasaran soal itu ? “ Tanya Inuya


“ Seperti yang kalian tahu... karena belum ada hibrida alien yang murni dari lahir... dan karena Nek Anodyne adalah golongan Kazenoid yang spesial... mereka ingin tahu apakah aku juga menurunkan kemampuan beliau untuk eeerrr... memperbaiki sesuatu yang rusak karena Psikokinesis dengan Psikokinesis “ Jawab Tazuya


“ Hmmm... memperbaiki sesuatu yang rusak karena psikokinesis dengan Psikokinesis ? “ Gumam Ataru


“ Yaaa ! Tuan Rigel memintaku untuk mencoba dengan memperbaiki kaleng minuman kosong yang remuk karena Psikinesisku ! “


“ Ini kelihatannya mirip dengan namanya teknik manipulasi realita “ Kata Ataru


“ Manipulasi realita ? “ Kata Jubei


“ Definisnya sangat kuat ! Tapi apa yang dimaksud Tazuya-kun itu sebenarnya mendekati itu ! Karena Tazuya-kun harus memperbaiki objek atau seseorang yang rusak atau cidera karena Psikokinesisnya dengan mengembalikannya dalam keadaan semula “ Jelas Ataru


“ Tuan Rigel dan yang lain bilang bahwa hanya 1% Kazenoid yang bisa melakukan itu... mungkin nenek bisa... tapi aku dan ibu tidak “ Ujar Tazuya yang menyimpulkan kenapa ia tidak bisa mengembalikan objek yang terkena Psikokinesis


Saat mendengar penjelasan dari Tazuya tentang kemampuan Kazenoidnya, Inuya dan Ryuga menyimpulkan jika mereka percaya sesuatu yang kelihatan mustahil diraih pasti bisa diraih walaupun mereka belum tahu cara untuk mencapainya. Tidak hanya dalam segi mengasah kemampuan dan mencapai cita-cita tetapi juga dalam mengalahkan musuh mereka


“ Waah Waah Tazuya... aku tidak menyangka kamu bisa pesimis juga yaaa~ “ Celetuk Inuya dengan nada sarkastisnya


“ Tentu saja ! Jangan pikir Cuma karena kamu si penggerutu saja yang diperbolehkan untuk pesimis ! “ Gerutu Tazuya


“ Aku percaya sesuatu yang dianggap mustahil pasti bisa kita dapatkan ! Seperti contoh dalam aku mengikuti tes penerimaan di Howling Star dan di SMA Internasional Shinjitsu... aku tidak mengharapkan lebih dari itu... tapi aku percaya jika kemampuanku bisa mengantarkan aku kesana “ Jelas Inuya


“ Sama sepertimu Namidashi ! Aku sendiri saja tidak menyangka bahwa aku akan mendapat sebuah kemampuan yang dapat membantuku untuk melihat dunia ! Walau sebenarnya aku tidak bisa melihat tulisan beserta wajah kalian... aku masih tetap senang karena yang penting aku punya kemampuan yang bisa membuatku setara dengan yang lain “ Jelas Ryuga tentang kemampuan Dowsingnya


“ Mungkin saja... aku bisa melakukan itu ! Terlebih Tuan Rigel mengharap aku bisa melakukannya dalam kondisi emosi yag normal ! Sayangnya untuk saat ini... aku tidak tahu bagaimana caranya ! “ Ujar Tazuya sambil memperhatikan telapak tangannya


“ Apa menurut kalian aku juga punya kemampuan khusus ?! “ Tanya Jubei


“ Maksudmu ? “ Tanya Tazuya


“ Kalau dilihat baik-baik kelihatannya hanya aku yang tidak memiliki sesuatu yang spesial ! Tazuya memiliki Psikokinesis dan Perisai tidak terlihat... Inuya sangat kuat bahkan bisa menghancurkan sesuatu dengan pukulannya... Ryuga-kun bisa melihat aura dan Ataru bisa melihat masa depan ! Aku... agak iri dengan kalian soal itu “ Ujar Jubei dengan nada keraguannya


“ Jubei... jangan minder soal itu... mungkin saja nanti suatu saat kamu akan tahu apa kemampuan spesialmu... tapi kalau menurutku setiap kemampuan spesial kita itu melambangkan sosok kita “ Pikir Tazuya tentang kemampuan spesial mereka


“ Hmmm... kira-kira apa ya ? “ Pikir Jubei tentang potensi kemampuan spesialnya


“ Mungkin ada hubungannya dengan makanan ? atau ada hubungannya kemampuan berburumu ? “ Gumam Ataru


“ Okeeee~ bicara soal makanan ayo kita makan dulu Okonomiyakinya keburu nanti hangus ! “ Kata Tazuya yang melihat Okonomiyaki mereka sudah sangat matang


“ Aaaaaaaaaaaaah~ Celakaaaaaaa~ hampir hangus iniiiiiii~ “ Jubei panik saat ia memperhatikan Okonomiyaki mereka


“ Maaf Jubei... tapi aku yakin suatu saat kamu akan menemukan “ Gumam Ryuga sambil meletakan tangannya kepundak Jubei


“ Heeee~ dan mungkin saja kemampuan itu pasti akan sangat keren ! Ayo kita makan dulu~ “ Kata Jubei dengan penuh semangat sambil memberikan piring Okonomiyaki ke Ryuga dan Ryuga membalasnya sambil tersenyum dan mengambil piring tersebut


Disaat yang bersamaan dimana V-FIGHTER menikmati makan malam mereka di Mr.Octo, Swift Polly terlihat sedang berjalan-jalan di sekitar Kota Shinjitsu untuk mencari keberadaan Oxtoroo. Tiba-tiba, saat keluar dari minimarket, tanpa ia sadari bahwa ia tidak sengaja berpapasan dengan Zi yang mobilnya tidak sengaja melintas diarah yang sama


“ Ah ! Wanita itu ! Dia masih ada disini ! “ Gumam Zi yang langsung mengenal Swift Polly dan langsung menghentikan mobilnya untuk memanggilnya


“ HEI KAU ! BERHENTI ! “ Panggil Zi


“ K-kau ! Jangan-jangan- “


“ Beraninya kau masih berkeliaran dikota ini pasca memutuskan hubungan kerja kita ! “ Kata Zi yang bersiap untuk menembaknya


“ Celaka ! “


( DOOOR ! )


Swift Polly berhasil menghindari tembakan tersebut yang membuat tembakannya Zi meleset dan seketika Swift Polly langsung lari menghindarinya


“ Cih ! Ayo Kitty ! Kita harus kejar si keparat itu ! “ Gumam Zi yang mengambil kucing peliharaan dari mobilnya bersama dengan Biofuse-Linknya


( SRIIIIIIIIIIIING )


Zi pergi kesebuah gang yang tidak jauh dari mobilnya bersama dengan kucing peliharaannya dan Biofuse-linknya agar ia bisa berubah menjadi monster kucing untuk mengejarnya. Monster kucing Zi bergegas lari mencari Swift Polly. Saat Swift Polly melihat kearah belakangnya, ia terkejut saat melihat kedatangan monster tersebut yang segera menangkapnya


“ CELAKA ! “


( BRUUUK ! )


Di kapal induk Theta, sang penjaga ruang tahanan yang mulai sadar langsung melaporkan pelarian Swift Polly kepada semua anggota militer yang ada disana termasuk dengan para Pangeran dan prajurit elitnya


“ AAAAAH ! Aku sudah tahu ! Ternyata itu benar ! Sialan kaaaau Swift ! Ternyata kau juga  jadi pengkhianat ! “ Ujar Rough Polly yang sangat murka sambil memukul meja kerjanya


“ Rough Polly ! Ayo berkumpul ! Kita akan membicarakan pelariannya Swift dan misi pencariannya sekarang ! “ Kata Galaztis dari monitor komputernya


“ Dimengerti ! “

__ADS_1


*****


__ADS_2