
“ Agh ! “ Rintih Galaztis yang disebabkan oleh serangan dari Inuya
“ Aku... jatuh... lagi... “ Pikir Galaztis kepada dirinya sendiri
Galaztis tiba-tiba teringat momen dimana dia akhirnya dijatuhkan oleh Glabe dalam posisinya sebagai Kapten dari Prajurit Elit Morsdantaque beberapa tahun yang lalu disebuah pertarungan di salah satu arena luas yang gelap yang hanya berisi sebuah kamera pemantau yang diperhatikan oleh beberapa petinggi Kekaisaran
(Flashback On)
“ Selesai sudah ! “ Kata Glabe sambil melempar tubuh Galaztis dari ketinggian 4-5 Meter dan membenturkan kepalanya kelantai bawah
( BRUAAAGH ! )
“ Agh ! “ Rintih Galaztis pasca ditendang oleh Glabe dalam pertarungan mereka
“ Hmph ! Menyedihkan ! Tapi untungnya kau punya kepala yang sekeras berlian ! “ Ejek Glabe dengan ekspresi dingin yang penuh keangkuhannya
“ Haaaah ! Haaah ! Kau ! Jadi anak baru jangan sok-sokan berani ! Permainan kotormu benar-benar tidak bisa dibiarkan ! “ Kata Galaztis dengan penuh amarah
“ Tapi buktinya... kau sudah babak belur seperti itu ! Kau sudah cukup lama untuk menjabat sebagai Kapten kan ?! Jadi kaulah yang harusnya jangan sok paling hebat ! “ Balas Glabe dengan nada angkuhnya
“ Heh ! Kau ini berasal dari keluarga kriminal ternama di planet kita ya ?! Aku dengar keluargamu ditahan dan mendapatkan balasan yang berat atas kejahatan mereka dari Yang Mulia Zozo ! Tapi mereka sengaja menjualmu kepihak militer agar bisa diampuni oleh beliau ! Pantas... sikapmu tidak mencerminkan sebagai Prajurit Elit ! Dasar Preman kecil brengsek ! “ Jelas Galaztis yang mengingat akan latar belakang dari keluarga Glabe
“ Cih ! Kau sendiri juga... bergabung kesini cuma ingin mencari lawan tangguh untuk bisa bertarung dengan puas bukan ?! Lalu apa bedanya kau dengan apra preman brengsek yang kau benci itu ! Elitis sepertimu memang pantas dapat karma seperti ini ! “
Perkataan Glabe barusan membuat Galaztis menjadi semakin marah dan berniat menggunakan FYBER SUIT untuk menghabisi Glabe diarea tersebut
“ BERHENTI ! “ Morsdantaque menghentikan pertarungan mereka
“ Pangeranku ! “ Galaztis dan Glabe langsung berlutut dihadapannya
“ Sudah cukup ! Pertarungan kalian berdua sudah berakhir ! Tidak ada gunanya untuk kalian melanjutkannya ! “
“ Ma- maafkan kami Pangeranku ! “ Kata Glabe dan Galaztis secara bersamaan
“ Glabe ! Jika kau ingin membuktikan apa yang dikatakanmu itu benar... maka aku akan memberikanmu kesempatan untuk menjadi Kapten dari Prajurit Elitku ! Jika kau terbukti bisa bekerja dengan baik... maka permintaan dari keluargamu akan dikabulkan ! “ Jelas Morsdantaque yang memutuskan Glabe menjadi kapten baru dari Prajurit Elit miliknya
“ Terima kasih Pangeranku ! “
“ Tapi Pangeranku... anak sialan ini bertarung sangat tidak adil dan bukan berasal dari keluarga yang baik ! Apa anda yakin untuk menjadikannya sebagai Kapten ?! “ Tanya Galaztis yang tidak terima dengan keputusan Morsdanatque
“ Aku bisa merasakan kekecewaanmu Galaztis ! Tapi anda harus berbesar hati untuk memberi kesempatan kepadanya untuk menjadi pemimpin dari tim Prajurit Elitku ! Anda sudah bekerja dengan baik... karena itu jangan kecil hati seperti itu ! Ini masih sebuah keberuntungan karena aku tidak “melenyapkan”mu seperti para pendahulu yang berhasil dijatuhkan oleh penerus mereka ! Jadi terimalah dengan besar hati ! “ Jelas Mosdantaque dengan nada tegasnya sambil meninggalkan ruangan tersebut
“... “ Galaztis tidak berkata apapun saat mendengar penjelasan dari Morsdantaque
Glabe menatap Galaztis dengan tatapan tajam yang penuh kesombongan kearah Galaztis yang menahan amarahnya kepada Morsdantaque
“ Hmph ! Kau sudah dengar perkataan dari mulut sang Pangeran bukan ?! Jadi terima saja ! Dan jangan pikir kita ini seimbang ! “ Bisik Glabe dengan nada ancamannya kepada Galaztis yang masih menahan amarah
Glabe berjalan keluar dari ruangan tersebut dengan senyum kebanggaannya. Galaztis perlahan meliriknya dengan tajam dan bersumpah akan menyingkirkannya dengan cara apapun dan merebut kembali posisi Kapten dari Prajurit Elit
“ Tertawalah ! Dan Tersenyumlah ! Aku tidak akan membiarkanmu mati sebagai pahlawan ! Akan kupastikan kau akan mati ditanganku ! “ Gumam Galaztis yang bersumpah akan mencari cara untuk menyingkirkan Glabe
(Flashback Off)
“ Yaaa ! Sejak saat itu aku bersumpah... aku tidak akan mati didalam misi sebelum aku bisa melihat Glabe mati tanpa penghormatan dari siapapun ! Bocah sialan itu... dia dan keluarganya... tidak pantas mendapatkan ampunan dari kekaisaran ! Kalian pantas dihukum... mendapatkan konsenkuensi dari ulah kalian... yang namanya kriminal sudah sepatutnya harus dihukum dan diperlakukan serendah mungkin ! “ Pikir Galaztis yang bertekat akan terus hidup disituasi apapun
( BRUUUUK !!! )
“ Serangan ini ?! Aku masih bisa bergerak ?! Jadi... apa dia tahu... kenapa aku tidak ingin mati disini ?! Apa ini... hasil pertarungan yang adil ?! “ Galaztis bertanya-tanya sambil memperhatikan Inuya
“ Selesai ! Akhinya... selesai juga ! “ Gumam Inuya dengan nafasnya yang agak berat karena kelelahan
Saat Inuya memutuskan untuk pergi ketempat Ataru, Galaztis mengeluarkan sebuah bola kecil dari FYBER SUITnya dan sambil tersenyum kearahnya dia kemudian melemparkan benda tersebut kearah Inuya
( TAAAK ! )
“ Ah ? “
( SIIIIIING! BWUUUUSSSSSHH ! )
“ Cela- “ Inuya terkejut saat bola kecil tersebut mengeluarkan asap yang sangat tebal dan menutupi dirinya dan Galaztis
“ Oh tidak ! “ Ataru yang panik bergegas pergi ketempat mereka
Ataru memasuki asap tersebut dan berhasil mendapati Inuya yang sedang kesulitan mencari keberadaan Ataru karena pelacak di helmnya kesulitan untuk mencarinya
“ Dimana dia ?! Bagus ! Kesini ! “ Dengan cepat Ataru langsung menarik Inuya keluar dari asap tersebut
“ Haaaaaaaah ! Syukurlah ! Syukurlah kau sempat menyelamatkanku ! “ Guman Inuya yang langsung membukakan Helm-nya
“ Si Galaztis itu... dia tidak mengejar atau menyerang kita “ Lirik Ataru sambil memperhatikan asap tersebut perlahan menipis dan tidak ada tanda-tanda Galaztis untuk melakukan perlawanan
“ Benarkah ! Bagusdeh kalau begitu ! Aku suka tipe musuh yang sadar diri akan batasannya ! “ Sahut Inuya
Inuya dan Ataru kemudian melihat kearah pertarungan antara Rigel dan Dullart melawan Morsdantaque dari kejauhan yang semakin sengit
( BUUUUUMMMM ! SYAAAAT ! TRAAAAANG ! DRAAAK ! )
“ Tuan Rigel ! Ooouh ! “ Inuya yang berusaha berdiri untuk membantu Rigel tiba-tiba tersungkur karena sudah kelelahan
“Jangan paksakan dirimu ! Beristirahatlah ! Kamu sudah lihat situasi disana semakin sengit bukan ? Jika kau tetap ingin memaksakan diri dalam keadaan seperti itu... maka sudah pasti kau akan jadi target empuknya ! “ Gumam Ataru sambil menghampiri Inuya untuk tidak menyusul ketempat Rigel
“ Dan itu juga berlaku untuk tempatnya Tazuya ?! “
“ Iyap ! Jadi percayakan kepada mereka dan orang lain yang akan membantu mereka “ Kata Ataru sambil menepuk pundak Inuya
__ADS_1
“ Hmmm... “
“ Naah~ begitu dooong~ “ Kata Ataru dengan senyumannya
Bola kecil yang dilempar oleh Galaztis ternyata memiliki kamera pemantau didalamnya. Didalam Kapal Induk, terlihat Galaztis yang bersembunyi disebuah memperhatikan mereka bedua dari alat komunikasinya. Galaztis ternyata melempatkan bola asap kecil untuk bisa menghindari dari Inuya ataupun Ataru
“ Hmph ! Tadi itu sangat seru ! Aku sangat berterima kasih kepadamu karena mau membiarkan aku untuk tetap hidup ! “ Gumam Galaztis dengan senyuman bangganya kepada Inuya
“ Errgh ! Kelihatannya efek dari seranganmu tadi perlahan akan menjalar keseluruh tubuh ! Aku harus cepat untuk kesana ! Kau... mendingan tetap isitrahat disana bersama dengan temanmu ! Aku tidak ingin kesempatan terakhirku bisa sirna... karena kalian ! “ Gumam Galaztis yang merasa ada sesuatu yang aneh ditubuhnya dan memutuskan untuk mencari keberadaan Glabe
Inuyari Namidashi Vs Galaztis
Inuyari dinyatakan menang
“ Segini saja kemampuan kalian ?! Menyedihkan ! Untuk level prajurit elit... kalian lebih payah dari Energateez ! “ Ejek Glabe yang berhasil mengalahkan Hobbs dan Pearly yang sudah tidak berdaya untuk melanjutkan pertarungan
“ Kkkkh ! Uuugggh ! “
“ Meuniere Hobbs ! Kau adalah orang yang pantas kuberi pelajaran sebagai sesama Kapten dari prajurit elit ! Terlebih kau juga berada di militer karena demi keluargamu bukan ?! “ Gumam Glabe sambil mendekati Hobbs yang masih terkapar
“ Aku... tidak akan... mati konyol ditanganmu ! Jangan pernah meremehkan aku dan juga yang lain... kami adalah orang kepercayaan dari Pangeran Gretue ! “ Gumam Hobbs dengan nada tegasnya
“ Jangan khawatir ! Kau tidak akan mati digenggaman tanganku... tapi dibawah kakiku ! “ Ancam Glabe sambil mengaktifkan energi panas di kaki FYBER SUITnya dan bersiap untuk menginjak Hobbs dengan “FYBER STOMP”
( SYAAAT ! )
Disaat Glabe berniat untuk menghabisi Hobbs dengan menginjaknya, Tazuya akhirnya kembali muncul untuk menghadapinya dengan medali teleportasi milik Eetch. Tazuya berhasil menghentikan niat Glabe dengan menggunakan kakinya sendiri yang dilindungi oleh “Perisai Mental”nya
( DAAAG ! )
“ Kau ! “ Glabe terkejut saat melihat Tazuya tiba-tiba datang menghentikannya
“ Tidak ada waktu untuk kaget ! “ Kata Tazuya sambil menatapnya dengan tatapan tajam
“ Kau juga... sekarang bukan saatnya untuk bertindak sok keren ! “ Jawab Glabe dengan nada geramnya
“ Yaaa ! “ Jawab Tazuya dengan singkat sambil menggunakan Psikokinesis untuk menjauhkan kaki Glabe darinya
( BUUUUUUUUUMMMM !!! )
“ AAAGGH ! “ Rintih Glabe yang terkena serangannya sendiri karena efek dari Psikokinesis dari Tazuya yang membuatnya menjauh dari Tazuya dan Hobbs
“ Ayo ! Kita selesaikan urusan kita ! “ Kata Tazuya sambil mengeluarkan Kuro dan Shiro Kusanaginya
*****
“ Heh ! Kelihatannya kau sudah kembali bersemangat untuk bertarung ! Berjanjilah untuk tidak mati konyol disini ! Terlebih jika tidak ada mereka sebelumnya... habislah riwayatmu tadi ! “ Ancam Glabe kepada Tazuya
“ Yaaa ! Aku tidak menyangka sesama Prajurit Elit saja kau bisa bertarung seperti ini tanpa memandang belas kasih ! “ Gumam Tazuya sambil memperhatikan Hobbs dan Pearly
“ Haaa~ jadi seperti ini kah moralitas dari para Prajurit Elit ? Kau tahu... aku tidak kaget melihatnya karena aku dan yang lain sudah melihat akan apa yang kau lakukan dengan Energateez ! Walau punya alasan yang berbeda tapi kalian selalu mengikuti apa yang diperintahkan oleh dia ! “ Jelas Tazuya
“ Sudah sepantasnya yang kejahatan mereka tidak bisa ditembus harus diberi hukuman yang setimpal tanpa ampunan ! Mengampuni mereka adalah sebuah kebodohan yang membahayakan diri kita ! “ Jelas Glabe sambil mempersiapkan dirinya untuk memulai pertarungan
“ Kalian ! Cepat pergi ! “ Tazuya meminta Eetch dan Borg untuk mengevakuasi Pearly dan Hobbs menjauh dari mereka
“ Kau yakin ingin menghadapinya seorang diri ? “ Tanya Hobbs
“ Aku tidak ingin kalian mendapat masalah lain hanya karena aku tidak menyelesaikan urusanku dan malah merepotkan kita semua ! Jadi karena itulah... pergilah dari sini ! Akan kuusahakan untuk mencapai titik kelemahannya “
“ Kupercayakan semuanya kepadamu... Fighter ! “ Gumam Borg sambil pergi meninggalkan mereka berdua
“ Hmmm ! HAAAAH ! “
( SYAAAAAT! TRAAAAANG! SYAAAAT! SYAAAT! SYAAAAT! )
“ FYBER METEOR ! “ Glabe mengaktifkan tinju panas dari FYBER SUITnya untuk melawan Tazuya
( BWUUUUSSSH ! )
“ HAAAAAH ! “
“ Alternate : Kaze No Shizuku ! Tatekaze ! “ Tazuya menggunakan teknik “Alternate” dari “Kaze No Shizuku" dengan menciptakan perisai angin kencang dengan memutarkan kedua Kusanagi secara bersamaan dengan kedua tali hiasan diujung pegangan dari Kusanagi
( TRAAANG! TRAANG! TRAAAANG! TRAAANG! TRAAAANG! BUUUUUM ! )
“ Kkh ! Hebat juga kau ! Terima ini ! FYBER PHOENIX STAB ! “ Glabe mengaktifkan pedang panas tambahan yang menyerupai ekor burung di FYBER SUIT dan mengarahkannya kearah Tazuya
“ Ah ! “ Tazuya yang terkejut langsung menghindari serangan tersebut dengan cepat
( DRAAK! DRAAK! DRAAK! DRAAAK! DRAAK! DRAAAK! )
“ Kaze No Shizuku ! HAAAAH ! “
( WUUUUSSSSHH ! )
“ Cih ! Datang lagi ! “ Keluh Tazuya yang langsung menghindari serangan dari Glabe dengan kepanikan
( DRAAAAK !!! )
“ Ayooo ! Kau pasti bisa untuk mencari waktu yang tepat untuk mendekatinya ! “ Gumam Tazuya kepada dirinya sendiri sambil memperhatikan chip yang diberika oleh Borg
( SYAAAAT! TRAAAAANG! TRAAAANG! SYAAAAT! )
Sambil melanjutkan pertarungannya melawan Glabe, Tazuya kembali mengingat akan penjelasan dari Borg dan Eetch tentang penggunaan dari Chip khusus yang mereka berikan untuknya
__ADS_1
(Flashback On)
“ Glabe dan Galaztis sama-sama mengandalkan kecepatan dalam pertarungan termasuk dalam FYBER SUIT mereka dan juga petarung handal dari jarak dekat “ Jelas Borg tentang persamaan dari Glabe dan Galaztis
“ Okeee~ kalau dilihat baik-baik si rambut ungu itu lebih mengutamakan ilmu pedang ! Sedangkan yang kuhadapi barusan dia sepertinya memiliki indra perasa yang sangat kuat dan dapat merasakan apa yang ada disekitarnya dengan tepat “ Gumam Tazuya yang kembali mengingat dengan kemampuan dari Glabe dan Galaztis
“ Tepat sekali ! Soal Glabe... dia memang memiliki indra perasa yang kuat ! Dan aksesoris yang dipakai dimatanya itu adalah alat bantu untu penguatnya ! “ Borg membenarkan apa yang dikatakan Tazuya
“AISDIS-EYE adalah perangkat khusus yang digunakan untuk menguat indra perasa seseorang dan dapat meningkatkan fokus konsentrasi pada otak menjadi lebih baik... dan sudah pasti dibutuhkan modifikasi tubuh yang cukup intesif agar tubuh mampu menyesuaikan diri dengan penggunaan teknologi ini “ Lanjut Eetch
“ Itu alat yang ada dibagian wajah kanannya bukan ? “ Tanya Tazuya sambil mengingat teknologi yang dipakai oleh Glabe dan langsung teringat akan penutup matanya
“ Yaaa ! tepat sekali ! “
“ Itu artinya aku harus bisa mencapai matanya dan bisa meletakan ini ke FYBER SUIT miliknya ? “ Tanya Tazuya
“ Kalau anda ingin mengincar itu tidak ada salahnya “ Jawab Eetch
“ Yaaa ! Jika anda bisa menciptakan pengecoh untuk membuat AISDIS-EYE beliau menjadi kacau... kurasa itu tidak masalah ! Karena sehebat apapun indra perasa dari Glabe... dia masih tidak bisa memprediksi serangan yang datang secara bersamaan “ Lanjut Borg tentang kelemahan dari Glabe
Tazuya terdiam sesaat dan memikirkan akan penjelasan dari Borg dan Eetch tentang kemampuan dan kelemahan dari Glabe sambil memperhatikan chip yang diberikan oleh mereka
“ Baik ! Akan kucoba ! “ Kata Tazuya yang setujuh untuk menjalankan apa yang dikatakan Borg
“ Bagus ! “
“ Tapi seandainya jika kedua teman kalian ternyata gagal menangani dia... maka cepat evakuasi mereka dan percayakan aku sendirian menghadapinya “ Lanjut Tazuya
“ Hei ! Kau sudah gagal menghadapinya seorang diri jadi... “
“ Aku belum gagal ! Dan aku akan mencobanya dengan cara apapun ! Aku percaya pasti ada cara untuk menghentikannya ! “ Tazuya memotong perkataan Eetch meyakinkannya untuk diberi kesempatan menghadapi Glabe sekali lagi
( Flashback Off )
“ Matanya ! Aku harus mendekati matanya ! “ Pikir Tazuya sambil memperhatikan sesuatu yang dapat mengganggu pandangan dan indra perasanya Glabe
( SYAAAAT ! )
“ Masih bisa melompat juga ya ! HAAAAAH ! “ Galaztis mengarahkan pedang khusus tersebut kearah Tazuya dengan memanjangkan mata pedangnya dan mengendalikannya sesuai dengan arahannya
( SYAAAT! SYAAAT! SYAAAAT! SYAAAT! )
“ Kazami ! “
( WUUUUUUUUUUSSSH ! )
“ Kkkkhhh ! Kau tidak punya teknik lain selain ini ?! Menyedihkan ! FLAMING DEATH STAB ! “ Remeh Glabe sambil kembali berusaha untuk menyerang Tazuya
“ Tidak ada teknik lain katamu ?! “ Tanya Tazuya dengan nada tegasnya sambil perlahan membuat kaca yang ada diruangan tersebut retak
( Trrrk ! Traak ! )
“ Kau yakin soal itu ?! HAAAAAAAAAAAAH ! “ Sambil berteriak Tazuya mengaktifkan Psychokinesisnya dan memecahkan kaca yang ada diruangan tersebut dan berterbangan karena serangan dari “Kazami”
( PRAAAAAANNG !!! )
“ Ah ! “ Glabe terkejut melihat kaca jendela diruangan tersebut pecah dan berterbangan
“ Ini dia ! KAGAMI FUNSAI ! “ Sambil mengangkat Kusanaginya, Tazuya mengendalikan angin yang menerbangkan pecahan kaca tersebut kearah Glabe
( SYAAAAAAAAAAAAAAAT ! )
“ Itu tidak akan mempan ! HYAAAAAAAAAH ! “ Dengan nada kegeraman Glabe langsung menangkis pecahan kaca tersebut
( TRAAANG! TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! )
Sambil mengendalikan tekniknya, Tazuya melihat adanya kesempatan untuk menggapai matanya Glabe disaat dia sedang kesulitan menghadapi serpihan kaca tersebut
“ Oke ! Sekarang saatnya ! “ Tazuya menggunakan Psikokinesis untuk menggabungkan serpihan kaca tersebut menjadi 20 batu kaca sebesar bola rugby untuk menyerang kearah Glabe
( TRRRKK ! SYAAAAAT ! )
“ Celaka ! “ Glabe terkejut melihat 20 batu kaca mulai menyerang kearahnya dari arah yang berbeda
( DRAAAAK ! DRAAAAK ! DRAAAAK ! DRAAAAK! SYAAAAT ! )
“ Ah- “
( DRAAAAK ! )
Disaat Glabe yang panik menyerang salah satu batu kaca yang hampir mengenai kepalanya, secara tiba-tiba Tazuya datang dihadapannya dan bersiap untuk menyerangnya dari jarak sangat dekat
“ Ippen Kaze : Arashi Nagashi ! “ Tazuya mengarahkan Kusanagi dan berhasil menebas Glabe yang sedang lengah
“ SIALAN KA- “
( ZYAAAAAAAAAAAASSSH ! )
“ Aaaaaaagh ! SIALAN KAU BOCAH KAZENOID ! “ Rintih Glabe yang berusaha untuk melakukan perlawanan dengan mendorong Tazuya dengan FYBER PUSHnya
“ HIYAAAAAAAAAARRGH ! “ Tazuya yang masih menggunakan “Arashi Nagashi”nya menggunakan Psychokinesis dengan kekuatan penuh untuk mendorong Glabe dengan sangat kuat yang membuat teknik tersebut saling bertabrakan dan mencipatakan dentuman yang kuat dan mendorong mereka berdua
( BUUUUUUUUUUUUUUUUUMMMM !!! )
*****
__ADS_1