El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
145. Fallen


__ADS_3

Sementara itu, Tazuya dan yang lainnya berusaha mati-matian untuk mengalahkan Morsdantaque, sang lawan terakhir mereka yang tersisa yang masih berdiri. Morsdantaque terlihat masih menggunakan mode FYBER SUIT tahat keatasnya, dan kelihatannya sudah memunculkan tanda-tanda bahwa efek samping dari penggunaan FYBER SUIT tidak hanya menguras tenaga tetapi juga mempengaruhi kondisi mental dari si pemakai jika sudah meningkatkan 75% atau 80% dari tenaga FYBER SUITnya


( SYAAAAT! SYAAAT! TRAAAANG! TRAAAAANG! ZYAAASH ! )


“ Aaaagh ! “ Rintih Tazuya saat dirinya terkena serangan dari Morsdantaque


“ Tazuya ! Sialan kau ! “ Inuya berusaha untuk melakukan penyerangan terhadap Morsdantaque


“ Percuma ! Kau tidak akan bisa mendekatiku ! HAAAAAAH ! “ Teriak Morsdantaque kepada Inuya


( ZYAAAAASSH ! )


“ Ah ! Uwaaa !  Ini dia ! Heracle- “


( DUAGH ! )


“ Ugh ! “ Inuya diserang oleh Morsdantaque dan kalah cepat darinya


“ Sudah kubilang bukan ! Jangan coba-coba ! “ Kata Morsdantaque dengan nada kegeramannya kepada Inuya


( SYAAAAAT ! TRAAAANG ! TRAAAANG ! DUAGH ! SYAAAAT ! )


Ataru bersama dengan Rigel dan Dullart langsung melakukan perlawanan kepada Morsdantaque. Sang pangeran sulung bisa melihat jika Dullart sudah hampir mencapai batas pemakaian FYBER SUITnya. Dia langsung mencari cara untuk memprovokasi Dullart dengan memanfaatkan batasan FYBER SUITnya tersebut


( TRAAAAANG ! )


“ Kelihatannya FYBER SUITmu juga sudah berada diambang batasan ya ?! Ayo adikku…. Apa ada sesuatu yang membuatmu takut membuka batasan sepertiku ! “ Morsdantaque memprovokasi Dullart untuk membuka batasan FYBER SUITnya


“ Kau berusaha ingin membuatku menjadi seperti dirimu ?! HAAAAAAH ! “


( DUAGH ! SYAAAT ! SYAAAT ! SYAAAAT ! )


“ Aku hanya kasihan melihatmu yang tidak bisa melampauiku ! Walau sudah berusaha sekeras mungkin ! “ Lanjut Morsdantaque


“ Dasar besar mulu ! ICICLE BLAST : GIGANTE ! “ Rigel yang mulai jengkel dengan Morsdantaque langusng menyerangnya dengan menembaki peluru es raksasa tepat didepannya


( BUUUM! BUUUM! BUUUM! )


“ HAAAAAAAAH ! “


( TRAAAAAAANG ! )


“ Apa ?! “ Morsdantaque kaget saat melihat “FYBER PUNCH”nya tidak bisa mengenai Rigel


“ Ippen Kaze ! “ Tazuya yang berhasil menggunakan Perisai Mentalnya untuk melindungi Rigel dengan cepat langsung menyerang kearah Morsdantaque


“ FYBER FLASH EYE ! “ Rigel mengeluarkan teknik untuk membutakan mata orang disekitarnya


( ZYAAAAASSSH ! )


“ Aaaah ! “ Rintih Tazuya yang matanya perih saat terkena serangan dari Morsdantaque


“ Terima ini ! “ Mosdantaque mengambil kesempatan untuk menyerang Tazuya yang matanya terbutakan oleh serangan “FYBER FLASH EYE”


“ HAAAAAAAAAAAAAHHH ! “ Tazuya yang masih menutup matanya kemudian berteriak sambil mengeluarkan Psikokinesis untuk melindungi dirinya dari Morsdantaque


( BUUUUUUUUUUUUUUUUMMMM ! )


“ Uwaaaaaa ! “ serangan Psikokinesis barusan tidak hanya membuat Morsdantaque terpental, tetapi juga Rigel, Dullart, Inuya dan Ataru


“ Adududuuhh… Tazuyaaa… kau tidak bisa berhati-hati ! “ Keluh Inuya


“ Tazuya ! Kau baik-baik saja “ Dullart langsung bangkit dan mendekati Tazuya untuk melihat kondisinya


“ Yaa… ma-maafkan aku “ Gumam Tazuya sambil mengusap matanya


( BUUUUUUUUUUUMMM !!! )


“ RAAAAAAAAAAGGGGGHHHH !!! “ Morsdantaque jadi murka saat dirinya terkena serangan dari Tazuya


“ Celaka ! Dia kembali meningkatan kapasitas FYBER SUITnya ! “ Gumam Dullart sambil memperhatikan ke monitor pelacak FYBER SUITnya


“ Awas kalian ! Awas kalian ! AWAS KALIAAAAN !!! “ Morsdantaque langsung menyerang kearah Tazuya dan Dullart


( ZYAAAAT ! )


“ Ah ! “


( WUUUUUUUUUUUUUUUSSSSSHHH !!! )


Beruntungnya Rigel berhasil menghentikan Morsdantaque dengan teknik “Heavenly Ice Wind” dari Anthemusanya. Serangan tersebut tidak hanya menyebabkan Morsdantaque berhasil membeku dan terjebak dialam es, tetapi juga membekukan area yang ada disekitarnya


“ Rigel-san ! “


“ Tuan Rigel ! “


“ Eeeerrgh ! Tazuya… hubungi Ryuga atau siapa saja sekarang…. Ini agar mereka bisa melindungi kalian dari ini ! Karena teknik “Alternate” yang ini tidak hanya membuat dia membeku… tetapi juga kalian semua akan ikut kena ! Gumam Rigel dimana telapak tangannya terlihat mulai membeku karena efek dari serangan tersebut


“ Ah ! Tangan beliau… “ Inuya menyadari telapak tangan Rigel perlahan membeku


“ Eeerrgh… kucoba memakai Perisai Mental untuk melindungi kita semua ! Semua saling berpegang… agar aku bisa memperluas Perisai ini ! “ Tazuya mulai berkonsentrasi untuk memperluas Perisai Mentalnya karena merasa tidak akan sempat untuk menghubungi Ryuga saat ini


“ Alternate : Heavenly Ice Wind ! Sub Zero ! “


(BWUUUSSSSHHH !!! )


Serangan “Alternate” barusan menciptakan sebuah ledakan es kecil yang menyebabkan bongkahan es yang mengurung Morsdantaque mulai hancur dan terlihat seluruh tubuhnya Morsdantque mulai membeku karena serangan tersebut


“ Ri- Rigel-san ?! “ Dullart terkejut melihat serangan yang diciptakan Rigel barusan


“ Suhu disekitar mulai terasa dingin dan menusuk ketulang ! “ keluh Tazuya yang bisa merasakan tubuhnya mulai kedinginan


“ Dullart… sekarang…. “ Panggil Rigel yang meminta Dullart untuk mengambil kesempatan menyerang Morsdantaque


“ Dimengerti ! HAAAAAAAH ! “ Dullart bersiap untuk menyerang kearah Mordantaque dengan mengaktfkan salah satu teknik terkuatnya untuk mengalahkan Morsdantaque


“ Hati-hati…. Dullart-san…. “ Gumam Ataru

__ADS_1


“ Ini adalah… kesempatan terbesarmu “ Sahut Inuya


" Tazuya ! Lindungi aku dengan Perisai Mentalmu ! " Dullart meminta Tazuya untuk mengikutinya agar bisa menggunakan perisainya untuk melindugi dirinya dari serangan Rigel


" Ah ! Umm~ Yaa ! Ayo kita lakukan ! "


“ Oke ! FYBER BLITZ SWORD ! “ Dullart mengeluarkan pedang ELECTRIC FYBERnya untuk menyerang Morsdantaque


( ZYAAAAAAAAAAASSSSH ! )


" SEKARANG ! " Tazuya dan Dullart secara bersamaan pergi menuju tempat Morsdantaque


( SYAAT ! )


“ HAAAAAH ! TERIMA INI !!!! “


( SYAAAAAAAAT ! ZAAAAAAAAAASSSSSSH ! BUUUUUUM !!! )


“ Be- berhasil ! “ Gumam Tazuya yang bangga akan serangan yang dikeluarkan oleh Dullart yang menyebabkan FYBER SUIT milik Morsdantaque mengalami kerusakan berat dan membentur ekor Kapal Induk yang ada dibelakangnya


“ Haaah ! Haaaah ! Haaaah ! Berhasil ? Berhasil ? Aaaaah~ S- Syukurlah kalau begi- “


( BRUK ! )


“ Dullart-san ! “ Tazuya beserta Inuya dan Ataru langsung pergi menuju Dullart yang terjatuh karena kelelahan dalam menghadapi Morsdantaque


“ Tuan Rigel… tangan anda… “


“ Ya nak Inuya… ini adalah efek dari penggunaan teknik “Sub Zero” yang tadi… jangan cemas ! “ Gumam Rigel sambil memperhatikan telapak tangannya yang tersayat karena suhu beku yang menyelimuti tangannya


Tidak lama, Ryuga dan DECA-I akhirnya muncul di atas Kapal Induk berkat Medali teleportasi milik Energateez. Mereka berdua memperhatikan Morsdantaque yang tidak sadarkan diri berada didekat ekor belakang Kapal Induk


( ZAAAAAAAAASSSHH ! )


“ Apa ?! Mereka… menang ? “ Tanya Ryuga


" Haaaah~ kita terlambat lagi kah ?! Jadi ini sudah selesai ?! " Gumam DECA-I yang heran melihat situasi didepan mereka


“ Ah ! “ Ryuga kemudian merasakan ada sesuatu yang aneh dari Morsdantaque


“ Dia…. “ Ryuga bisa merasakan aura mematikannya Morsdantaque yang menandakana bahwa sang Pangeran tersebut masih hidup


“ DIA MASIH HIDUP ! “ Ryuga langsung berteriak kepada Tazuya dan yang lain jika Morsdantaque masih hidup


“ Apa ?! “ Tazuya dan yang lain terkejut saat mendengar panggilan dari Ryuga


“ Ti-tidak mungkin ! “ Kata Rigel dengan nada paniknya


“ He… he… he…. Itu benar….. aku…. Masih… hidup… “ Gumam Morsdantaque yang mulai bangkit dengan nada pelannya sambil memberikan senyuman jahatnya kepada mereka semua


“ SIALAN KAU ! “ Tazuya yang mulai geram dengan Morsdantaque langsung menyerangnya tanpa berpikir panjang


“ Jangan nak Tazu- “


“ HAAAAAAAH ! “ Tazuya yang kesal langsung menyerang Morsdantaque dengan Shiro Kusanaginya


“ Agh ! “ Tazuya langsung dikalahkan oleh Morsdantaque dengan aliran listrik yang tersisa dari FYBER SUITnya


“ Kalian bilang untuk tidak meremehkan lawan ? Tapi justru kalianlah yang meremehkan lawan sendiri…. Memalukan…. Sungguh memalukan ! “ Gumam Morsdantaque sambil menggerakan kedua tangannya dan seketika Kapal Induk mulai mengalami masalah karena gerakan tangannya


( DRRRRT ! DRRRRT ! DRRRRT ! )


“ Kapal Induk… apa yang sedang terjadi… “ Kata Inuya yang merasakan ada sesuatu yang tidak beres dari Kapal Induk tersebut


“ Ini… ini akan kebawah “ Kata DECA-I dengan nada cemasnya


*****


Didalam ruang kendali Kapal Induk, Levirra dan Argus melihat sesuatu yang aneh dari dalam Kapal Induk dan mengalami kesulitan untuk mengendalikannya dikarenakan kendalinya bergerak sendiri dari jarak jauh oleh Morsdantaque


“ Status mesin utama belum stabil ! “ Lapor salah satu tentara yang bertugas disana


( Drrt ! Drrt ! Drrt ! )


“ Ah ! Ada apa ini ?! “ Tanya Levirra yang merasakan ada sesuatu yang aneh di Kapal Induk


( Drrrrt ! Drrrrt ! )


“ Celaka ! Kapal Induknya semakin kebawah ! “ Levirra menjadi panik saat menyadari bahwa Kapal Induk akan segera


“ Bagaimana dengan kendalinya ?! “ Tanya Argus dengan tentara yang bertugas disana


“ Maaf Jenderal ! Kendali Kapal Induk ada masalah ! “ Lapor salah satu tentara


“ Kelihatannya kendali Kapal Induk terganggu oleh sesuatu dan dikendalikan oleh seseorang dari luar “ Lanjut teman dari si tentara tersebut


“ Dikendalikan dari luar ?! Tapi teknologi milik manusia masih jauh dibawah kita ! Mustahil untuk mengacaukan kendali Kapal Induk ! “ Gumam Levirra yang tidak mencurigai pihak manusia


( DRRRRT ! )


“ AAAH ! “ Kapal Induk semakin lama menjadi semakin berat karena ulah dari Morsdantaque yang membuat orang yang ada didalam Kapal Induk terjatuh dan sulit menyeimbangkan diri mereka


( Diluar Kapal Induk )


“ Uwaaaa ! “ Rigel dan yang lain ikut tersungkur saat Kapal Induk mulai turun kebawah Kota Shinjitsu


“ Ah ! Dullart-sam ?! Kapal Induknya ! Ini semakin kebawah ! “ Gumam Tazuya yang sadar kembali


“ Bagaimana ini ?! Kita harus menghentikan Kapal Induk ini sebelum menghancurkan separuh kota “ Gumam Inuya dengan nada paniknya


Disaat mereka semua berpikir soal cara untuk menghentikan Kapal Induk, Morsdantaque mengambil kesempatan ini untuk segera melarikan diri dari mereka


“ Ah ?! JANGAN LARI ! “ Ryuga yang baru saja berdiri langsung mengejar Morsdantaque dan menggunakan mantra Spezialistnya untuk menangkapnya


( SYAAAAAT ! )


“ Egh ! “ Morsdantaque berhasil ditangkap oleh Ryuga

__ADS_1


“ Hmph ! “ dengan cepat Ataru pergi kebelakang Morsdantaque dan bersiap untuk menebas kepalanya dengan tongkat sabitnya


“ HAAAAAAAAAH ! “ Morsdantaque mengeluarkan sisa-sisa aliran listrik dari FYBER SUIT miliknya


( ZYAAAAAAAASSSSH ! )


“ Aaaaaaggghh ! “ Rintih Ataru dan Ryuga yang terkena serangan tersebut


“ Aaah ! Teman-teman ! “ DECA-I ketakutan saat melihat mereka berdua diserang oleh Morsdantaque


“ Kau robot kecil enyahlah ! “ Kata Morsdantaque sambil menyerang kearah DECA-I


( ZYAAAASSSHH ! )


“ Eeeegh ! “ Rintih DECA-I yang seketika layarnya berubah menjadi hitam karena serangan tersebut


“ Celaka ! Dia lari ! “ Kata Tazuya yang panik melihat Morsdantaque melompat dari Kapal Induk untuk menyelamatkan dirinya dan langsung mengejarnya dengan ikut melompat dari Kapal Induk


“ HEI ! TUNGGU ! “ Inuya berusaha untuk mengejar Tazuya yang buru-buru mengejar Morsdantaque


(BUUUUUM! BUUUUUM!  ZYUUUUUNG! ZYUUUUNG! )


Pihak militer Neo-Asia yang menggunakan pesawat tempur dan Robot petarung bernama "Garrison" menembaki Kapal Induk saat mereka menemukan lokasi Kapal Induk yang berada diatas Kota Shinjitsu. Rigel dan Dullart terkejut melihat apa yang dilakukan pihak militer saat ini


" Si-siapa mereka ?! " Tanya Dullart sambil memperhatikan Garrison


" Itu... Garrison ?! Robot petarung milik militer Neo-Asia ! " Jawab Rigel


" Apa ?! Apa mereka tahu bahwa Kapal Induk akan segera jatuh ke kota ?! UWAAA ! " Tanya Inuya yang kembali kehilangan keseimbangan karena serangan dari Garrison


" Sialan ! Mereka hanya memperkeruh suasana ! Inuya.... kau tolong Ataru, Ryuga dan DECA-I menjauh dari sini ! Aku dan Dullart akan mengontak si Jenderal itu untuk mencari cara menghentikan Kapal Induk ini ! Setelah itu bergegaslah untuk mencari Tazuya dan Morsdantaque ! " Perintah Rigel kepada Inuya untuk segera menyelamatkan Ataru dan yang lain


( ZYAAAASSSSH ! )


" Cepat ! Portal teleportasi sudah terbuka ! " Teriak Dullart sambil membukakan Portal Dimensi dari Medalinya agar bisa mengevakuasi Ryuga dan yang lain kedalam Superbia -07


" Yaaa ! "


Disaat yang bersamaan, Tazuya terlihat sedang mengejar Morsdantaque dengan "Flight Mode" Battlesuitnya dan langsung menyerang si Pangerang Sulung tersebut dari atas l


" HAAAAAAAAAAAAAAHHH ! " Tazuya berteriak sambil mengerahkan Shiro Kusanagi kearah Morsdantaque


" KAU ?! " dengan geram Morsdantaque kembali menggunakan FYBER SWORD untuk menangkis serangan dari Tazuya


( SYAAAAT ! TRAAAAANG ! )


" Eeeergh ! HAAAAAAH ! "


( TRAAAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAANG! )


" KAZE NO SHIZUKU !" Tazuya mengkombinasikan teknik Kusanagi dan Psikokinesisnya untuk menyerang Morsdantaque


( ZYAAAAAASSH ! )


" Ah ! " Morsdantaque yang tidak sempat melindungi dirinya terkena serangan dari Tazuya hingga jatuh tepat di jalan trotoar kota Shinjitsu


( BUUUUUUUUUUUUUUUUUMMM ! )


" Uuuugggh ! " Rintih Morsdantaque pasca terkena serangan dari Tazuya


" Kau... kau yang memulainya ! HAAAAH ! " Morsdantaque kembali bangkit dan kembali menyerang kearah Tazuya


" Sialan ! " Tazuya yang terkejut langsung bersiap untuk menangkis serangan dari Morsdantaque


( ZYUUUUUNG ! ZYUUUUNG ! ZYUUUUNG ! )


" AH ! " Morsdantaque terkena tembakan laser dari Superbia-07 yang dikendalikan oleh Pak Louss bersama dengan Sampson dan Swift Polly


" Sialan ! Tidak kena ! " Gerutu Sampson


" Yaaa maklumlah... karena lawan kita adalah Pangeran bukan para keroco " Celetuk Swift Polly


" Kalian pikir itu bisa membuatku jatuh ! Maju dan keluar dari sana ! " Gumam Morsdantaque dengan nada kekesalannya sambil menantang mereka yang ada didalam Superbia-07 untuk keluar dan menghadapinya


" JANGAN LENGAH KAU ! " Teriak Tazuya yang langsung menyerang Morsdantaque


( SYAAAAT! TRAAAAAANG! )


" Kkkh ! Kapal Induknya semakin kebawah !" Geram Tazuya sambil memperhatikan Kapal Induk tersebut


Disaat yang bersamaan dimana Tazuya sedang mengejar Morsdantaque, Oxtoroo dan Energateez, berkat perintah dari Dullart, bergegas masuk kedalam Kapal Induk dengan Medali teleportasi dan pergi menemui Argus dan Gretue untuk menghentikan Kapal tersebut


" Ah ! Oxtoroo dan Energateez ! Jangan bergerak ! " Sahut salah satu tentara saat tidak sengaja melihat mereka dan langsung mengancam mereka karena berpikir mereka adalah pengkhianat


( DOOOOR ! DOOOOR ! )


" UWAAAAA !!! " tentara tersebut langsung terpental oleh tembakan dari Energateez


" Keparat ! Dalam keadaan seperti ini... kalian masih saja mau mengincar kami ! Dasar bodoh ! " Keluh Energateez


" Menurut arahan dari Pangeran Gretue dan Jenderal... kita harus pergi keruang kendali belakang Kapal Induk ! Sementara Jenderal Argus beserta LetJen Levirra akan mencari cara untuk menghentikannya diruang kendali utama ! " Jelas Oxtoroo sambil memperhatikan pesan yang diberikan Gretue dan bergegas mencari ruang kendali belakang Kapal Induk


" Kau yakin ini akan berhasil ?! Menurut kabar dari Tuan Muda Dullart... Kapal Induk dikendalikan oleh Pangeran Morsdantaque dengan FYBER SUITnya... dan jika ingin menghentikannya yang harus kita lakukan adalah mengalahkan beliau ! " Gumam Energateez


" Yaaa ! Walau demikian... kita harus mencari cara untuk menghentikannya dari dalam Kapal Induk... jika kita terus bergantung dengan mereka yang ada sebagian kota ini akan rata dengan tanah ! " Jawab Oxtoroo saat mereka memasuki eskalator dan pergi menuju lantai bawah


" Heeeeei~ apa kabar ~ apa kabar~ " Sambut Boo-Boo sang robot kecil milik Energateez


" Boo-Boo kecilku ! Haaaa~ aku merindukanmu ! Kelihatannya kau sudah pulih kembali ! " Energateez sangat senang bisa bertemu robot kecilnya dan langsun memeluknya


" Yaaaa~ Yaaaa~ semuanya berkat usaha dari Eetch " Jawab Boo-Boo


" Baguslah kalau begitu ! Aku juga saat ini benar-benar membutuhkan bantuanmu " Gumam Oxtoroo kepada si robot kecil tersebut


" Butuh aku ? " tanya Boo-Boo


" Yaaa ! Untuk menghentikan kegilaan dari Pangeran sialan itu ! " Jawab Oxtoroo sambil melihat pintu ruang kendali Kapal Induk bagian belakang

__ADS_1


*****


__ADS_2