
Ternyata pria yang memanggil mereka bertiga adalah Sandy Miller bersama dengan para preman yang ia sewa untuk menghajar mereka. Karena ia masih ingat tentang Inuya dan yang lain saat mereka berusaha menghentikan aksi Sandy untuk menculik Tazuya, Sandy memutuskan untuk mengincar mereka demi mencari keberadaan Tazuya
“ Si pemuda bernama Sandy ! “ Kata Inuya yang ingat namanya berkat Tazuya yang sering menyebut namanya karena kesal akan ulahnya
“ Kalian temannya si cebol brengsek itu ? “
“ Kalau iya apa ? kalau bukan apa ?! “ Inuya balas bertanya dengan nada yang ketus
“ Aku yakin kalian semua pasti tahu dimana si cebol itu bersembunyi ! Beritahu aku atau kalian bertiga akan dapat masalah serius ! “ Ancam Sandy
Karena penasaran dengan alasan Tazuya dan Sandy saling membenci satu sama lain membuat Inuya memutuskan untuk bertanya kepadanya langsung akan alasannya. Sandy menolaknya karena merasa Inuya dan yang lain tidak berhak untuk tahu. Setelah dipaksa oleh Inuya dan Ataru, Sandy akhirnya mau membicarakannya yang membuat Inuya beserta Ryuga dan Ataru terkejut saat Sandy menjelaskan alasannya
“ Oke oke oke ! Aku sudah sering menghadapi orang-orang menyebalkan tukang penuduh asal seperti dirimu ! Tazuya sering sekali menyebut namamu dan menggerutu soalmu ! Dan sekarang aku ingin tahu apa alasan kenapa kalian saling membenci satu sama lain ! “ Ujar Inuya yang berusaha menenangkan suasana
“ Nah ! Jika anda ingin menghadapi secara dewasa... bicaralah saat dia memberimu kesempatan untuk membicarakan alasanmu ! “ Kata Ryuga
“ Itu bukan urusan kalian ! “ Bentak Sandy
“ Ooooh ! Kalau itu bukan urusan kami ingin tahu... apa hubungannya kedatanganmu dengan KAMI ! Okeeee~ jika menghajar kami adalah solusi kalian sebagai si orang-orang berotak udang seperti kalian~ maka kuperingatkan kalian satu hal... kau lihat dia ini ‘kan ? Dia adalah anak dari keluarga Mangetsu ! Sekali kalian menghajarnya maka kalian akan mendapat masalah serius ! Dan si pirang ini... ia bisa meledakan kepala kalian jika ia benar-benar marah ! “ Balas Inuya dengan menaikan nada bicaranya karena kesal dengan apa yang dikatakan Sandy sambil memperingatkan kepada mereka untu tidak menghajar mereka bertiga
“ Jadi kalian tidak takut dengan kami ? “ Tanya si preman dengan nada ancaman mereka
“ Heee ! Asal kalian tahu yaaa... kami sudah lebih perpengalaman mengalahkan keparat seperti kalian ! Empat lawan 1 ? Itu hal sangat mudah ! “ Kata Inuya yang merasa tertantang dengan ancaman dari Sandy dan para preman
“ Jika kamu tidak mau ngasih tahu maka akan kupastikan AKU akan memaksamu membuka mulutmu ! “ Ancam Ataru dengan nada intimidasinya yang membuat Sandy sedikit ngeri melihatnya
“ Cih ! Dasar ! Jika kalian mau memberitahu untuk si cebol itu untuk berhenti mendekati Karin Umida... aku akan berhenti ! “ Ujar Sandy dengan nada amarahnya
“ A-APAAAAA ?! JADI ITU ALASANMU ! “ Tanya Inuya dengan nada kesalnya saat tahu akan alasannya Sandy
“ Si cebol itu sok-sokan polos jika dia merasa dia tidak pernah merebut cewek orang lain ! Dia berdalih bahwa mereka hanya sekedar teman masa kecil ! Karena itu... beritahu dia untuk berhenti mengganggu cewek orang lain ! Jika tidak mau dalam masalah ! “ Ujar Sandy yang masih dengan nada ancamannya
Inuya terdiam sambil mata sebelahnya berkedut saat mendengar alasannya Sandy yang benar-benar sangat sepele. Inuya langsung berteriak dan memakinya karena Sandy punya alasan yang sangat konyol dan menganggapnya sebagai sosok pencari gara-gara
“ KAU ! BAJIGAN ! SIALAAAAAAAAAN ! JADI ITU ALASANMU UNTUK MENCARI TAZUYA KEMARI HAH ?! ALASAN MACAM APA ITU ?! SUNGGUH ! BARU PERTAMA KALI ADA ORANG YANG SUKA MENCARI GARA-GARA KARENA ALASAN SEPELE SEPERTI ANAK-ANAK ! KAU SENDIRI SADAR BERAPA USIAMU HAAAAH ?! “ Teriak Inuya dengan nada kesalnya kepada Sandy dan para Preman
“ N-Namidashi ! Kau... kau serius bicara seperti itu dengan orang ini... dengan dia ?! “ Bisik R yuga yang kaget dengan apa yang dikatakan Inuya
“ SUDAH PASTI ! Aku dan Tazuya sudah menghadapi banyak keparat yang tangguh ! Tapi untuk pertama kalinya aku menghadapi keparat yang bermental seperti bocah ! “ Kata Inuya dengan nada yang sama
“ KAU... BILANG... APA ?! “ Tanya Sandy yang tersinggung dengan ucapannya Inuya
“ YAAAA ! Aku bilang seperti itu karena sifatmu sama PERSIS seperti anak kecil pencari gara-gara... overdramatis dan tidak lucu ! Baik perempuan maupun laki-laki pencemburu sama saja menjengkelkan !” Ejek Inuya kepada Sandy
“ Anak ini tidak normal karena ia tidak ada nafsu dan tidak mengerti percintaan ! “ Ejek salah satu sang Preman
“ OI ! “ Tegur si Inuya
( DUAGH !!! )
Disaat sang Preman mengejek Inuya tentang komentarnya tentang rasa cemburu seseorang, Sandy mengambil kesempatan tersebut dengan meninju Inuya sampai terjatuh kejalan yang membuat mulutnya terluka. Ryuga dan Ataru yang melihat ini terkejut
“ AH !!! “
“ Namidashi ! “
“ Bocah brengsek ! Sudah kurang ajar ternyata cerewet juga kau ya ! Bisa-bisa kau- “
“ HAAAAAAAAAAAAAH !!! “ Inuya langsung memotong perkataan Sandy dengan langsung bangkit dan membalas pukulannya dengan meninju wajahnya dengan sangat kuat
( DUAAAGGH !!! )
Para Preman bisa melihat jika pukulan yang dilancarkan Inuya jauh lebih kuat dari milik Sandy dan mulai ngeri melihatnya. Saat Inuya berusaha untuk mendekati Sandy yang ingin kembali menghajarnya, Sandy memerintahkan kepada keempat Preman itu untuk menyerang Inuya sebelum ia mati ditangan remaja bermata kuning itu
“ Bagaimana ?! “ Tanya Inuya dengan nada ancamannya
“ HEI ! HAJAR DIA !!! “ Perintah Sandy kepada para preman lainnay
“ SERAAAAAAAAAAAAAANG !!! “
“ Cih ! “ desis Inuya yang kesal dengan Sandy dan para Preman
( SYAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! DUAGH! DUAGH! DUAGH! )
“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAH !!!”
( DUAAAAGH ! )
Saat salah satu Preman dengan pisau bersiap menyerang Inuya dari belakang, Ataru langsung mengambil tindakan dengan meninju pemuda tersebut sampai salah satu giginya lepas. Para Preman beserta Sandy akhirnya juga ikut mengincarnya dan ini membuat Ryuga ikut turun tangan sambil menggunakan teknik bela diri para Spezialist yang bernama “Krystallo” . Teknik bela diri Spezialist dengan mengeraskan Manna ditangan dan kaki untuk memperkuat tendangan dan pukulan mereka
“ Kau ! “
“ Kalian siiih~ Inuya-kun sudah memperingatkan kalian untuk tidak macam-macam ! Dasar ! “ Kata Ataru sambil menghajar salah satu si Preman tersebut
( DUAAGH !!! )
“ KURANG AJAAAAAAAAAR !! “
( BUAGH !!! )
__ADS_1
“ Ryuga ! “ Ujar Inuya yang takjub dengan aksinya Ryuga
“ Kalian tidak berani melawanku karena aku seorang Mangetsu ?! Kalau kalian terbukti jantan LAWAN AKU ! “ Tantang Ryuga
“ HYAAAAAAAAAAAHHHH “
“ Ayo Ataru ! “ Ajak Inuya yang memutuskan untuk kembali menghadapi mereka ditepi jalan
( SYAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! DUAGH! DUAGH! DUAGH! )
“ TERIMA INI ANAK-ANAK NA-“
( BUUUUUMMM ! )
“ AH !!! “
Saat salah satu Preman bersiap untuk menyerang Ryuga, tiba-tiba kepala sang Preman tersebut tertembak oleh serangan laser misterius yang mematikan dari kejauhan. Mereka semua terkejut saat melihat si Preman tersebut kepalanya hancur karena serangan tersebut. Melihat ada kesempatan saat mereka semua lengah, Ryuga menggunakan teknik sihir gandanya untuk menyingkirkan mereka menjauh dari sekolah mereka dan melupakan alasan kenapa mereka pergi ketempat tersebut
“ Si-sialan !!! Kai !!! DI-DIA MATI !!! “
“ Apa-apaan ini ?! “ Tanya Inuya yang terkejut akan melihat apa yang baru saja ia lihat
“ Ryuga-san ! Sekarang ! “ Perintah Ataru kepada Ryuga untuk menggunakan teknik sihirnya
“ Oke ! “
( DUAAAAGH! BUUUUUUUUUM! )
“ UWAAAAAAAAAAAAA “ Sandy dan para Preman terpental karena efek dari sihirnya Ryuga
“ Ayo cepat ! “ Ryuga menarik tangan Inuya untuk menghindari tempa tersebut
“ Ah ! Hei ! “
“ Adudududuh ! H-hei ! Kita ngapain ya ditempat ini ? “ Tanya salah satu preman yang kebingungan karena efek dari sihir Ryuga
“ Kenapa aku disini ? “ Sandy yang terkena efeknya juga jadi kebingungan
Ternyata yang sudah menembak kepala si Preman tersebut adalah Meteoralez, sang prajurit elit dari Morsdantaque. Ia terlihat bersama dengan Energateez dan Galaztis dari sebuah atap gedung yang tidak jauh dari asrama siswa
“ Hmph ! Harusnya kau menyuruhku untuk menembak salah satu dari bocah Fighter itu ! Bukan manusia yang tidak penting itu ! “ Gerutu Meteoralez kepada Galaztis
“ Sabar ! Kita harus menguji seberapa cepatnya kesadaran mereka akan kedatangan kita ! Karena itu... tidak ada salahnya jika kita ajak mereka untuk main petak umpet untuk sementara demi melihat kemampuan mereka yang lain “ Ujar Galaztis
*****
Inuya dan yang lain berhenti serta bersembunyi disuatu tempat yang cukup jauh dari asrama mereka. Inuya bertanya-tanya kepada mereka darimana asal serangan tersebut dan berpikir jika itu adalah salah satu trik Ataru untuk lari dari kejaran Sandy dan para Preman. Namun Ataru mengatakan jika ia tidak melakukan itu dan menduga jika ada seseorang yang sengaja melakukan itu tapi bukan untuk menyelamatkan mereka
“ Haaah ! Haaah ! Haaaah ! Aku juga tidak bisa menyangka untuk melihat akan apa yang kalian lakukan itu benar-benar... gila ! Ataru ! Berani sekali kau akan menunjukan sisi psycho-mu dihadapan orang banyak ! Yaaa termasuk dengan para orang brengsek itu ! “ Ujar Inuya yang berpikir jika Atarulah yang membunuh preman tersebut
“ Tidak ! Bukan aku kok ! “
“ Lalu siapa ? Tidak mungkin kepalanya bisa meledak sendiri ‘kan ? “
“ Kalau menurutku... mereka melakukan itu bukan ingin menolong kita ! Dan aku yakin itu bukan karena faktor salah tembak atau meleset ! “ Ujar Ataru yang berpikir tentang siapa yang menembak si preman itu
Mendengar perkataannya Ataru tentang siapa yang menembak preman tersebut, Inuya dan Ryuga berpikir sebentar. Mereka bertiga sudah menduga jika yang melakukan itu adalah musuh mereka yang sedang memantau dari kejauhan. Namun mereka tidak tahu apakah pelakunya adalah pihak Atraco atau prajurit elit Morsdantaque
“ Disengaja ? “ Tanya Ryuga
“ Hmmm ! Siapa kira-kira ?! Manusia ? Alien ? “ Tanya Inuya yang penasaran dengan pelakunya
“ Sudah pasti yang nomor 2 ! Senjata yang digunakan sepertinya bukanlah senjata laser biasa ataupun teknologi buatan manusia dibumi “ Jelas Ataru
“ Hmmmm ! Tapi kita harus pergi ketempat Tuan Rigel untuk memberitahu hal ini ! Yang terpenting sekarang kita tidak boleh lengah ! Atau kepala kita yang akan hancur ! Ataru... jangan sampai lengah ! Terus gunakan mata masa depanmu untuk memprediksi serangan selanjutnya ! Ayo ! “ Ujar Inuya sambil memperingatkan Ataru untuk tidak lengah dan selalu menggunakan kekuatan penglihatan masa depannya
“ Okee ! “
Dari kejauhan, Galaztis dan Meteoralez memperhatikan mereka melalui teropong khususnya. Saat Meteoralez bertanya dengan Galaztis tentang langkah mereka selanjutnya, Galaztis mengatakan untuk tidak menyerang jika tidak ia perintah karena itu belum waktu yang tepat untuk menyerang mereka
“ Galaztis ! Bagaimana ?! “ Tanya Meteoralez
“ Belum ! Bukan waktu yang tepat ! Kita tunggu sebentar ! “ Ujar Galaztis
“ Heh ! Seperti itulah kamu~ suka main-main dengan musuh dengan permainan gilamu~” Komentar Energateez yang bersandar didinding atap gedung tersebut
“ Bukan hanya sekedar main-main ! Tapi ingin melihat seberapa pintar mereka dapat mencari tahu keberadaan kita “ Jelas Galaztis dengan senyuman percaya dirinya
Ketiga prajurit elit tersebut masih memantau keberadaan Inuya dan yang lain. Mereka melihat sebuah mobil truk yang melaju dijalan dekat Inuya dan yang lain pergi ketempat rumahnya Rigel
“ Meteoralez ! Tembak itu ! “ Perintah Galaztis
“ Yaaa ! “
“ Tembak dibagian itunya ! “
( Ataru merasakan serangan kedua segera datang )
“ RYUGA-SAN PAKAI-“
__ADS_1
( BUUUUUUUUUUUM !!! )
Saat truk tersebut melewati Inuya dan yang lain, Meteoralez langsung menembakan tembakan laser keroda truk tersebut yang membuat truk itu oleng dan hampir menabrak toko yang ada didekat mereka
“ Uwaaaaaaaaaaaaa “ Teriak si sopir yang tidak bisa mengendalikan truknya
“ Sialan ! “ Ryuga yang panik langsung menggunakan sihir pelindung dan pengikat untuk menghentikan truk tersebut sebelum menabrak toko yang didekat mereka
( CKIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT )
“ A-apa barusan tadi ?! “ Tanya si sopir yang masih dalam keadaan panik
“ Anda tidak apa-apa ?! “ Tanya Inuya sambil menghampiri si sopir tersebut
“ Yaaa ! Te-terima kasih “
( BUUUUUUUUUMMM !! )
“ AH !!! “ Inuya terkejut saat mendengar sebuah serangan lainnya yang dilancarkan Meteoralez dengan menembak kearah mobil lain
“ HAAAAH !!! “ Ryuga bergegas menggunakan sihir yang sama untuk menghentikan mobil tersebut
“ Cih ! Kemana mereka ?! “ Tanya Ataru yang mulai kesal dengan apa yang dilakukan para prajurit elit tersebut
Ataru melihat sekitarnya untuk mencari tempat persembunyiannya ketiga prajurit elit tersebut. Tanpa ia sadari jika Galaztis dan yang lainnya ternyata menggunakan medali teleportasi untuk berpindah ketempat satu dari tempat lain untuk mengelabui gerakan mereka dari para V-FIGHTER
“ Bagus ! Tembak yang itu juga ! “ Perintah Galaztis sambil menunjuk kesebuah mobil yang dikendarai seorang wanita dan anaknya yang masih balita
“ Okeee ! “
( ZYUUUUUUNG !!! )
“ Hah ! DISANA ! “ Ataru yang menyadari serangan laser yang akan datang dengan refleks mengeluarkan spirit pistolnya dan menembak kearah laser tersebut untuk melindungi si ibu pengendara tersebut
( BUUUUM !!! )
“ Ataru ! “ Panggil Inuya dari kontak telepatinya karena ia pikir Ataru membuka identitas rahasianya ke publik
“ Jangan cemas ! Aku hanya refleks ! Mereka terlalu panik untuk tahu identitas rahasiaku” Ujar Ataru
“ Anda tidak apa-apa ? “ Tanya Ryuga sambil menghampiri wanita tersebut
“ Yaaa ! Aku-“
( BUUUUUUMMMM !!! )
“ Ah !!! “ Semua orang yang mendengar ledakan tersebut terkejut
“ LAGI ! “ Kata Inuya yang panik
(Di SMA Internasional Shinjutsu )
“ AH !!! “ Tazuya dan Jubei terkejut saat kontak spiritual mereka tidak sengaja merasakan ledakan dari serangan milik Meteoralez
“ Ada apa Iga-san ? Fujieda-san ? Apa ada sesuatu yang mengejutkan dari materi kita hari ini ? “ Tanya Ibu Morgana
“ Aaah~ tidak ada bu ! “ Jawab Tazuya dan Jubei secara bersamaan dengan gugup
“ Hmph ! Jika ada yang tidak kamu ketahui tentang materi kita silahkan bertanya ! Jangan takut ! Tidak ada yang perlu kalian takutkan dalam Matematika ! “ Ujar Ibu Morgana
“ Yaaa Bu ! “
Inuya beserta dengan Ataru dan Ryuga terkejut saat melihat serangan laser tersebut menembak kedepan orang-orang yang berniat untuk menyebrang jalan. Melihat situasi semakin kacau membuat Inuya dan yang lain tidak punya pilihan lain untuk mencari keberadaan mereka terlebih dahulu untuk menghindari adanya banyak korban yang berjatuhan. Tanpa mereka sadari jika Tazuya dan Jubei bisa merasakannya melalui kontak spiritual mereka
“ Sialan ! Ataru ! Ryuga ! Ayo ! “ Ajak Inuya kepada mereka berdua untuk mencari tempat yang aman untuk menggantikan battlesuit mereka
“ Oke ! “ Sebelum pergi Ryuga mengaktifkan sihir ilusi untuk menciptakan tiruan mereka untuk mengelabui para prajurit elit tersebut
( SRIIIIIIIIIIIIIIING )
“ Apa ?! “ Galaztis terkejut melihat apa yang dilakukan Ryuga
“ Hmmm ! Sepertinya ia ragu untuk mengeluarkan teknik yang ampuh untuk mencari kita ! “ Pikir Galaztis yang terkecoh dengan ilusi ciptaan Ryuga yang membuat ia percaya jika Inuya dan yang lain berusaha untuk kabur dari mereka
“ Hmmm ! Mereka penakut juga yaaa rupanya “ Ejek Energateez dengan nada sarkastisnya
( Di suatu sudut bangunan )
“ Bagus Ryuga ! Dengan Ilusimu para alien itu akan berpikir jika itu adalah kita ! Ayo kita segera cari mereka ! “ Ujar Inuya sambil mengeluarkan jam battlesuitnya dan langsung mengaktifkannya
Inuya berserta Ryuga dan Ataru mengintip suasana diluar. Menurut perkiraan Ryuga jika tidak mungkin para prajurit elit menembaki mereka dalam posisi yang sama. Ini membuat mereka memberi kesimpulan jika prajurit tersebut berpindah ketempat-tempat lain dengan alat teleportasi untuk mengecoh pergerakan mereka
“ Hmmm ! Mereka benar-benar sengaja tidak menembak tepat kearah kita ! Mereka sengaja menembak kearah lain dengan harap kita akan membongkar identitas rahasia kita didepan umum ! Aku tidak menyangka jika kita akan menghadapi musuh yang suka bermain-main ! “ Pikir Ryuga sambil merasakan situasi dengan kemampuan sihir ilusi dan Dowsing-nya
( BUUUUUUUUM !!! )
“ Aku yakin mereka pasti menggunakan medali yang pernah mereka pakai untuk melarikan diri saat waktu itu ! “ Ujar Ataru yang teringat akan medali teleportasi yang dipakai oleh pihak Thetoid
( BUUUUUUUUUM !!! )
__ADS_1
“ Khhhh ! Kalau begini tidak ada cara lain selain mencari posisi dimana mereka menembak sekarang ! Ayoooo ! Kita pergi ketempat dimana klon ilusi kita berada untuk mencari lokasi mereka ! “ Kata Inuya yang mengajak mereka berdua untuk pergi mendekati ilusi mereka untuk mencari arah tembakan laser tersebut
*****