
Pagi harinya dirumah kediamannya Rigel Orionis, terlihat Rigel yang baru saja selesai dari mandi paginya langsung menghidupkan mesin kopi dan berusaha untuk membangunkan Energateez untuk ikut sarapan bersama dengan mereka berdua
“ Selamat pagi~ Tuan Rigel~ semoga harimu ini menyenangkan~ “ Sapa sang robot pekerja yang sedang mempersiapkan roti isi mereka
“ Yaaa ! Terima kasih ! “ Jawab Rigel dengan senyuman ramahnya kepada sirobot tersebut
Rigel pergi kekamarnya Dullart sambil memberinya nampan dua cangkir kopi dan biskuit rasa madu untuknya dan Energateez. Sang mantan Delta tersebut bertanya tentang keberadaan Energateez. Rigel menjawab jika Energateez enggan keluar dari kamarnya karena merasa tidak ada energi untuk keluar dari ruangan tersebut
“ Pagi Dullart-san ! Jadi bagaimana dengan teman kecilmu itu ? “ Sapa Rigel sambil memberikan kopi kepada Dullart
“ Pagii~ aku sudah memanggilnya... tapi dia tidak mau keluar dengan alasan tidak memiliki cukup energi untuk keluar dari kamar tersebut “ Jelas Dullart sambil meminum kopinya
“ Apa ? Tidak ada energi katanya ? “
“ Hu’uh “
“ Okeee~ kelihatannya dia masih belum enggan keluar dari sana sejak makan malam kemarin ! Kalau begitu tolong bujuk dia sekali lagi sambil memberi ini dan biskuit ini untuknya ! Aku akan mempersiapkan sarapan dulu “ Ujar Rigel sambil memberikan nampan tersebut kepada Dullart
“ Baiklah~ aku akan mencoba untuk membujuknya ! “ Sahut Dullart sambil mengambil tatakan tersebut
( Tok! Tok! Tok! Tok! )
“ Energateez ! Aku boleh masuk ya ! “
“ Hmrrrrrr~ “ Jawab Energateez sambil mengaktifkan kunci pengaman dalamnya dan membiarkan Dullart untuk masuk kekamarnya
Energateez terlihat sangat tidak bersemangat dengan kepala menutupi bantalnya dan sebuah musik melodrama yang dimainkan didalam speaker kamar tersebut. Hal ini tentu saja membuat Dullart menjadi penasaran dan berusaha untuk menanyakan apa yang membuat ia menjadi tidak bersemangat
“ Oh lalaaa~ aku tidak menyangka kamu jadi seperti ini yaa~ “ Sahut Dullart sambik mematikan musik tersebut
“ Hmmmrrrr~ “
“ Ayo ! Ini ada kopi dan biskuit untukmu sembari menunggu sarapan dari Rigel-san “ Tawar Dullart kepada Energateez yang masih berada diposisi yang sama
“ Kopi ? Biskuti ? “ Tanya Energateez
“ Okeee~ apa ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan kepadaku ? “ Tanya Dullart kepada Energateez
“ Tidak adaaaa~ “
“ Um ? Okeeee~ aku yakin kamu merindukan masa-masa dimana kamu membuat dirimu berguna untuk yang lain... dengan semua candaanmu dan caramu untuk bereksprimen sesuatu yang menakjubkan ! Aku yakin Rigel-san pasti akan menyukainya ! “ Sahut Dullart dengan penuh semangat kepada Energateez untuk membuatnya kembali bersemangat
“ Uuuuhh~ yaaaa~ Aku merindukan ituuuu~ “ Gumam Energateez dengan suara mendesah dan ekspresinya yang masih lelah
“ Begitu dooong~ ayo ayo ayo ! Sekarang cepat bangun dan minum kopimu agar bisa berseeeeemangat lagiiii~ dan kembali menjadi Energateez yang lama yang penuh dengan energiiii~ “ Bujuk Dullart sambil berusaha untuk membangkitkan tubuhnya Energateez yang masih sangat lesu untuk bangun
“ Siaaaaaaap~ Tuan Mudaaaaaa~ “ Jawab Energateez yang masih lesu sambil memberikan jempol kepadanya
Didapur dan ruang makan, Rigel terlihat sudah selesai menyiapkan sarapan untuk mereka bertiga disaat yang bersamaan dimana Dullart dan Energateez memasuki ruang makan secara bersamaan
“ Aaaaah Energateez~ kelihatannya kamu sudah kembali mendapatkan energimu dari kopi yang kuberikan ? “ Sambut Rigel
“ Yaaa~ terima kasih atas kopinya~ “ Ujar Energateez yang masih agak lesu dan meletakan dagunya diatas meja
“ Ketahuilah jika aku agak mencemaskanmu yang selalu menolak makanan dariku ! Aku sudah mengatakan kepadamu untuk tidak terlalu canggung disini dan kamu bisa anggap tempat ini sebagai rumahmu “ Ujar Rigel
“ Uhhh~ “
“ Aku dengar dari Dullart jika kamu sangat ahli dalam menciptakan sesuatu sama seperti Polly bersaudara... dan karena itulah aku ingin kamu untuk membantu kami untuk melakukan itu sembari memberitahu kami info tentang apa yang kamu tahu dari Morsdantaque “ Lanjut Rigel tentang alasan kenapa ia membawa Energateez kemari
“ Bukan’kah aku sudah mengatakan apa yang kutahu kemarin ? “ Tanya Energateez yang masih terlihat lesu sambil meminum kopinya
“ Yaaaa sih~ tapi aku masih perlu beberapa info lain untuk keperluan misi kita selanjutnya ! Nanti jika kamu sudah memberitahu semuanya... maka aku akan berunding dengan Jenderal tentang rencana ini “ Rigel kembali meyakinkan Energateez untuk mau kerjasama dengan mereka
“ Jika kamu merindukan Sampson... maka jika kamu ingin bertemu dengannya... kamu harus berani untuk berkerjasama dengan kami “ Tambah Dullart
“ Sampson ? “
“ Sahabat kecilnya yang tidak sengaja ia serang waktu itu... dan sekarang ia bersama dengan Jenderal Argus di Superbia-07... dan aku yakin dia jadi tidak bersemangat karena kejadian itu dan berpikir jika Sampson akan membencinya “ Jawab Dullart
“ Sebenarnya... Samp-san sudah membenciku karena aku tidak sengaja membuat dia tersinggung saat penerimaan Prajurit Elit baru... aku berusaha untuk meminta maaf... tapi dia selalu sibuk dan menghindariku... dan aku yakin dia pasti semakin membenciku karena apa yang telah kulakukan padanya beberapa hari yang lalu “ Cerita Energateez sambil tertunduk lesu
“ Uh’ hu~ jadi begitu ceritanya~ selama kamu benar-benar menyesal atas apa yang kamu perbuat dengannya... berusahalah untuk minta maaf secara tulus dan jujur ! Aku yakin jika kamu melakukan itu Sampson akan menerima permintaan maafmu “ Dullart memberi saran kepada Energateez untuk berani minta maaf kepada Sampson
“... okeee... “ Jawab Energateez dengan penuh keraguan sambil kembali meminum kopinya
“ Kelihatannya kamu punya hubungan yang sangat rumit dengan si Sampson itu ? “ Tanya Rigel
“ Kami hanya... S- S- Sahabat biasa ! “ Jawab Energateez dengan malu-malu
Di SMA Internasional Shinjitsu, sebelum jam pertama dimulai, terlihat Tazuya dan Inuya sedang asyik bermain lempar-lemparan boneka bayi disepanjang kooridor lantai 1 gedung bahasa. Boneka bayi yang mereka mainkan sebenarnya sebuah alat peraga mata pelajaran Sosiolinguistik dimana mereka harus memainkan peran sebagai orang tua untuk mengajari anak mereka cara berbahasa yang baik
“ TANGKAAAAAAAAAP ! “ teriak Inuya sambil melempar boneka bayi tersebut kepada Tazuya
( Syaaaaat ! )
__ADS_1
“ URAAAAAAAAAAAAAAA ! “ Tazuya berteriak sambil langsung menangkap boneka tersebut dengan cepat
“ Horeeeeeeeeeeeeeeeeeee ! “ Sorak siswa-siswi lain yang ada disekiat kooridor tersebut
“ Menangkap dengan kecepatan 20 Detik ?! Ini rekor yang gemilang ! Kecepatanmu bisa melebihi kecepatan Cheetah ! “ Puji Inuya sambil melihat kearah stopwatch di jam digitalnya
“ Yeaaaaaaaah ! Nanti kita akan mencobanya dilapangan terbuka ! Bagaimana ? “ Ujar Tazuya dengan berteriak kegirangan sambil memberikan tantangan lain kepada Inuya
“ Boleeeeeh~ “ Inuya menyetujui tantangan tersebut
“ Oy ! Oy! Namidashi ! Iga ! Apa-apaan ini ?! Apa kalian mau merusak properti sekolah ! “ Tegur Vladimir sang ketua kelas 1-LA-A
“ Aaaayyy~ jangan takut~ ini ‘kan cuma boneka bayi~ kalaupun lepas nanti bisa diperbaiki lagi ! “ Celetuk Tazuya
“ Dan itupun kami hanya main tidak begitu kejam seperti apa yang kamu pikirikan! Juga kamu menuduh kami merusak properti sekolah itu adalah kalimat yang terlalu keras ! “ Lanjut Inuya
“ Aku berkata seperti itu karena aku tidak ingin kalian hampir merusak sesuatu seperti saat kalian menggabungkan sepak bola dan kasti saat jam kosong olahraga ! Dan aku ingin kalian akan melakukan itu dengan melemparkan boneka itu dan memukulnya sedang pemukul kasti ! “ Jelas Vladimir
“ Baiklaaah~ terima kasih atas perhatianmu, wahai Tuan ketua kelas~ “ Jawab Inuya sambil membungkukan tubuhnya
“ Heee~ jika kalian ketahuan oleh para guru karena permainan bodoh kalian... jangan salahkan aku jika kalian mendapat nilai F ! “ Tegur Vladimir
( Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiing )
“ Aaaah~ tidak kusangka kita mendapatkan tugas yang begitu banyak yaaa~ Persentasi besok dikumpul... sama Video Roleplay untuk Sosiolinguistik dikumpul 2 minggu nanti ! “ Keluh Tazuya akan tugas mereka
“ Kata Pak Ito kita tidak masalah jika disuruh untuk memodifikasi boneka ini ! Jadi mau kita pakaikan apa ? “ Tanya Inuya sambil memperhatikan boneka bayi mereka
“ Topeng hoki Jason Voorhees ? “
“ Ataru sudah memakaikannya kepada boneka bayinya... kelihatannya dia akan memainkan Roleplay sebagai orang tua yang toxic “ Celetuk Inuya
“ Alaaa~ dia’kan satu partner sama Ryuga... jadi ga mungkin mereka akan roleplay sebagai itu ! “ Ujar Tazuya
“ Okeee~ pakaikan saja kostum Luchador~ kamu yang buatnya ! “ Usul Inuya sambil berjalan ke loker mereka untuk meletakan boneka tersebut
“ Eeeerrr~ nanti akan kupikirkan soal itu ! “
*****
Jam pertama diisi oleh pelajaran Sejarah dengan guru yang bernama Bapak Kouri Kanzaki. Di kelas 1-LA-A, pelajaran Sejarah dipelajari setiap hari Kamis dan Jumat. Pak Kanzaki sendiri adalah salah satu guru senior di SMA mereka dan rumor merupakan sahabat dekat dari sang kepala sekolah serta walikelas dari kelas 1-SOCIO-B
“ Selamat pagi Anak-anak ! “
“ Pagi Pak Kanzaki~ “
“ Pssst ! Inuya ! Bagian kamu sudah selesai ‘kan bagianmu?! “ Bisik Tazuya
“ Tenaaaang ! Ini juga nanti akan kukirim kok ! “ Jawab Inuya
“ Okeee kelihatan semuanya masuk ! Hari ini aku akan menjelaskan tentang bagaimana sejarah di kehidupan manusia itu bisa terbentuk “ Jelas Pak Kanzaki
“ Apa kita juga bicara soal El-Fighter yang terlibat didalamnya ? “ Tanya Rattana
“ Oh ya Pak ! Karena akhir-akhir ini El-Fighter akhirnya kembali muncul setelah 3 tahun menghilang bak ditelan bumi ! Sepertinya mereka adalah orang baru “ Ujar Kiko dengan penuh semangat
“ Okeee~ boleh juga ! Itu karena El-Fighter sudah banyak berkontribusi dalam menciptakan sejarah terbaik umat kita ! Bahkan dalam Perang Dunia Ke-II... El-Fighter tahap ke-2 yang dipimpin oleh Arthur Bright III juga ikut dalam menghentikan perang tersebut... termasuk dalam menghentikan organisasi LA-SOMBRA yang berusaha untuk menguasai meja di Generasi pertama PBB “ Jelas Pak Kanzaki sambil menunjukan foto dari keenam El-Fighter tahap ke-2 ditahun 1945 dari projektor
“ Ke-keren ! “ Ujar Haku yang takjub mendengar penjelasan tersebut sambil memperhatikan foto sang El-Fighter
“ Namun LA-SOMBRA ini termasuk dalam kategori sosok musuh yang tangguh dan keras kepala ! Terlebih secara diam-diam LA-SOMBRA bisa tumbuh sampai 3 generasi yang berbeda ! Sampai akhirnya... El-Fighter tahap ke-3 yang dipimpin oleh Nigulas akhirnya berhasil mengalahkan mereka sampai ke akarnya walau dengan cara yang cukup nekat “ Jelas Pak Kanzaki sambil menunjukan foto keenam El-Fighter tahap ke-3 15 tahun yang lalu dari projektor yang membuat semua siswa-siswi sangat terkejut
“ Oh lihat ! Sang El-Fighter itu mirip sekali dengan Namidashi ! “ Ujar Hikari yang terkejut sambil menunjuk kearah gambar Nigulas
“ Apa yang- AH ! “ Inuya yang kaget dari lamunannya tiba-tiba terkejut saat ia melihat foto lama dari Nigulas dan yang lain yang membuat Inuya seketika terdiam dengan ekspresi kosongnya dan langsung memegang kepala bagian kanannya
“ I-Inuya ! Ada apa ?! “
“ Aaaah... Haaaa... Haaaa... “ Nafas Inuya tiba-tiba berat sambil memegang kepalanya yang terasa sakit
“ I-Iya ! Ma-maafkan aku “ Ujar Inuya dengan nada sedikit lesunya sambil memperhatikan semua teman sekelasnya dalam keadaan kebingungan
“ Kelihatannya kamu sedang tidak enak badan, Nak Namidashi ! Vladimir Golomanov... tolong bawa dia ke UKS “ Ujar Pak Kanzaki sambil memerintahkan Vladimir untuk membawa Inuya ke UKS
“ Baik pak ! Inuyari... ayo ! “
“ Yaaa ! “
Saat Inuya pergi ke UKS bersama dengan Vladimir, Tazuya hanya bisa terdiam sambil melihat Inuya dengan ekspresi cemas dan penasarannya. Dalam perjalanan ke UKS, Vladimir mengomentari jika ia sangat terkejut melihat Inuya bisa tiba-tiba sakit karena ia selalu melihat Inuya terlihat sangat sehat
“ Aku tidak menyangka ternyata dirimu yang segar dan bugar bisa tiba-tiba sakit ! “ Ujar Vladimir dengan nada pedasnya
“ Laaaah~ emangnya kenapa ? Wajar ‘kan ?! Itu buktinya jika aku adalah manusia ! “ Celetuk Inuya
“ Nah ! Istirahatlah dengan tenang disini ! Kalau sudah baikan segeralah kembali “
__ADS_1
“ Yaaa “
“ Ada masalah apa ? “ Tanya sang petugas UKS
“ Migrain ! Karena kurang tidur “ Jawab Inuya dengan singkat
“ Okeee~ kelihatannya kamu belajar sangat rajin semalaman~ silahkan lapor jika sudah mendingan “ Ujar petugas UKS
“ Hu’uh “
Sambil berbaring di atas rangjang UKS, Inuya masih penasaran dengan sosok yang bernama Nigulas tersebut dan bertanya kepada dirinya sendiri kenapa ia selalu merasa tidak nyaman jika ada yang hal sesuatu yang berkaitan dengannya
“ Nigulas ? Si-siapa dia ? Kenapa perasaanku sering gelisah setiap kali mendengar hal yang berkaitan dengannya ?! “ Pikir Inuya dari dalam hati
Disaat yang bersamaan dimana Vladimir membawa Inuya ke UKS, Pak Kanzaki kembali menjelaskan materinya dengan menjelaskan tentang apa yang membuat momen bersejarah manusia bisa terjadi
“ Baik ! Kita kembali menjelaskan tentang bagaimana sejarah manusia itu terjadi ! Mungkin bagi kalian akan berpikir jika hanya orang-orang hebat saja yang bisa menciptakan sejarah yang berharga dan berdampak... namun ketahuilah kita sendiri bisa menciptakan suatu sejarah tersebut “ Jelas Pak Kanzaki
“ Mungkin aku bisa menjadi orang pertama didunia yang bicara dengan alieeen~ “ Ujar Kiko sambil berkhayal
“ Jadi kamu tidak tahu di El-Fighter sebelumnya ada anggota mereka bukan berasal dari bumi ? “ Tanya Shan Lee kepada Kiko
“ Aaaah~ bakal keren jika aku bisa bikin konser sendiri dimasa depan~ “ Gumam Elma
“ Kereeen ! Semoga saja impianmu terkabul Elma-chan ! “ Sahut Rattana dengan senang hati
“ Kalian tidak perlu harus melakukan sesuatu yang sangat besar untuk menciptakan sejarah kalian tersendiri... mungkin itu ada di prestasi kalian... atau melepaskan tradisi buruk keluarga kalian untuk menunjukan jika keluarga kalian bisa menjadi lebih baik “ jelas Pak Kanzaki
“ Tradisi buruk... dikeluarga ? “ Tanya Jubei yang sedikit bingung dengan pernyataan itu
“ Yaaa~ contohnya seperti cara mereka memperlakukan anak... dan nanti kita sebagai orang tua harus menghentikan tradisi buruk mereka untuk menjadi orang tua yang lebih baik “ Jelas Machiko
“ Hmmm “ Jawab Ryuga dengan ekspresi datarnya saat mendengar perkataan Machiko
“ Dan ini membuatku penasaran seperti apa wajah dari si El-Fighter yang baru itu “ Ujar Kenneth
“ Kalau dilihat dari gerakan mereka... kelihatannya mereka masih muda atau mungkin seumuran dengan kita “ Jelas Alessander yang membuat keempat V-FIGHTER yang ada dikelas terkejut
“ Oh’ho “ Gumam Tazuya dengan matanya yang melebar
Mendengar perkataan Kenneth tentang menanyakan identitas dari para El-Fighter membuat Tazuya jadi terkejut dan berpikir jika Kenneth dan kemungkinan besar yang lain sudah memikirkan akan identitas mereka sudah jauh-jauh hari. Bahkan itu jadi masih terpikirkan sampai jam Penjaskes sambil menunggu kedatangan Pak Morgana
“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH “ Teriak Tazuya di lapangan
( BUUGH ! )
“ Aduh ! I-INUYA ! “ Rintih Tazuya yang kepalanya tiba-tiba dipukul oleh Inuya
“ Hei ! Apa-apaan yang membuat kamu teriak dilapangan seperti itu ? “ Tanya Inuya yang kondisinya sudah mendingan dan diizinkan keluar dari UKS
“ Eeeh~ Eeeh~ sa- sa- saat kamu pergi ke UKS... semua orang tiba-tiba bertanya tentang identitas kita sebagai El-Fighter ! “ Ujar Tazuya dengan nada sedikit paniknya kepada Inuya
“ Hartoless-kun hanya menebak saja~ jadi jangan cemas ! Toh tidak ada yang bertanya ‘kan sama kita soal itu ? “ Ujar Ataru
“ Okeee~ sepertinya tidak ada yang perlu kita cemaskan disini ya ? “ Tanya Inuya
“ Kurasa kita harus bertindak sepropesional mungkin agar terlihat berbeda dan tidak ada yang tahu akan usia kita “ Jelas Ryuga
“ Itu artinya kamu tidak masalah orang mengira kamu adalah perempuan saat sebagai Gamma El-Fighter ? “ Tanya Jubei kepada Ryuga
“ Jubei... aku tidak menyangka kamu bisa menyampaikan pertanyaan yang begitu sulit untuk dijawab “ Gerutu Ryuga
Tazuya kembali mengingat akan perkataan Pak Kanzaki tentang menciptakan sejarah dan berpikir tentang sejarah seperti apakah yang mereka ciptakan sebagai El-Fighter generasi yang baru
“ Menurut kalian... seperti apakah kita nanti saat kita menjadi El-Fighter seutuhnya ?” Tanya Tazuya
“ Itu sebenarnya... tergantung dari kita tentang cara untuk menumpas musuh-musuh kita... jika itu bagus dan diterima masyarakat juga tidak mencoreng nama El-Fighter sebelumnya... nama kita akan sangat bagus dibuku sejarah “ Jelas Inuya
“ Hmmmm “ Pikir Tazuya
Tidak lama, Pak Morgana akhirnya datang kelapangan. Sebelum memulai pelajaran mereka, Pak Morgana memberitahu sebuah info penting kepada para siswa kelas 1-LA-A
“ Baik anak-anak ! Sebelum kita memulai pelajaran, aku ingin memberitahu kita semua jika kalian hari ini bisa pulang lebih awal jam 12 siang... dikarenakan hari ini sedang ada rapat guru ! “ Ujar Pak Morgana
“ Ah ! Hei ! Hei ! Bagaimana kalau kita hari ini ke Museum setelah pulang sekolah ! “ Bisik Tazuya kepada Inuya saat Pak Morgana masih melanjutkan penjelasannya
“ Untuk apa ? “ Tanya Inuya
“ Sudah pasti untuk mencari info tambahan tugas kita ! “ Jelas Tazuya
“ Boleh ! Kita berlima nanti ke museum Grand-Knowledge saja... bagaimana ? “ Inuya memberinya usulan
“ Ide yang bagus “ Jawab Ryuga yang setujuh dengan apa yang dikatakan Inuya
“ Siip ! “
__ADS_1
*****