
“ Adududuh ! “
“ Uuuugh~ tadi itu... aku tidak ingin lagi melakukan itu lagi ! “ Gerutu DECA-I kepada Tazuya
“ Ehehe~ nanti akan terbiasa kalau aku sering membawamu ke wahana Roller Coaster kok ! “ Ujar Tazuya yang berusaha untuk membangunkan dirinya
“ Iya yaaa~ Dasar anak muda ! “ Jawab DECA-I yang masih sebal dengan Tazuya
( SYAAAAAAAAAAAAAAAT !!! )
“ Eh ?! Apa ?! “ Tazuya merasakan adanya sesuatu yang aneh disekitar Kapal Induk
“ Sepertinya kita berada di bumi ! “ Ujar Anodyne sambil memperhatikan situasi dari monitor diruang kendali pesawat
“ Apa ?! “
Walaupun Tazuya berhasil menabrakan TSP-03 ke Kapal Induk dengan memanfaatkan program Light-Speed, ternyata itu tidak membuat program teleportasi di Kapal Induk terganggu. Alhasil Kapal Induk tersebut bersama dengan TSP-03 yang masih menancap disana akhirnya berpindah ke Planet Bumi
( BIIP! BIIP! BIIP! BIIP! )
“ Ataru ! Dimana kalian ?! “ Tanya Tazuya tentang keberadaan Ataru saat ini
“ Tazuya-kun ! Apa yang kau lakukan datang kemari ?! Sudah kubilang nanti kamu-“
“ Jika aku tidak datang kemari... maka aku tidak akan bisa membantu dan menyelamatkan kalian ! Aku adalah Alpha El-Fighter... sekaligus sahabat kalian... mana bisa aku terus-terusan berdiam diri disini sambil mempercayakan kalian tanpa berbuat apa-apa seperti orang lemah ! “ Tazuya memotong perkataan Ataru dengan nada tegasnya
“ Tazuya-kun ! Kau... heh ! Memang selalu nekat dan keras kepala ya~ “ Balas Ataru dengan nada bicaranya yang berbuah menjadi santai
“ Nak Ataru... berikan komunikasimu kepadaku “ Rigel meminta kepada Ataru memberikan komunikatornya kepada Tazuya
“ Tuan Rigel ! Apa anda baik-baik saja ?! Ini buruk ! Kita sudah berada di Planet Bumi karena program teleportasi mereka ! “ Kata Tazuya yang langsung melapor situasi terkini diskeitar mereka
“ Apa ?! Kita berada dibumi ?! Ini buruk ! Tazuya... kau harus segera ketempatku ! Karena kami mendapatkan sebuah suntikan yang bisa menghentikan Nanobot yand ada didalam tubuhmu ! Kami sudah mengujinya ditubuh Ataru barusan ! “ Jelas Rigel yang meminta Tazuya untuk segera mencari keberadaannya untuk disuntikan KRISTA SERUM
“ Benarkah ?! Ooooh~ syukurlah kalau begitu ! Ya Tuan ! Aku akan segera menemuimu secepat mungkin karena kita harus menghentikan Morsdantaque ! “ Kata Tazuya yang memahami akan apa yang diperintahkan Rigel kepadanya
“ Bagus ! Akan kuberi titik koordinasi keberadaan kami ! Sekarang cepat pergi untuk menemui kami ! “ Kata Rigel sebelum mengakhiri panggilannya
“ Dimengerti ! “
( Klik )
“ Ummm... Nenek ! “ Tazuya memanggil Anodyne sebelum ia pergi meninggalkan TSP-03
“ Hm ? “
“ Terima kasih... atas semua pembicaraannya ! Mulai saat ini... aku akan terus maju dan bertahan hidup... tidak peduli seburuk apapun situasi yang kuhadapi ! Jika anda punya waktu luang... sesekali mampirlah ketempatku ! “ Kata Tazuya sambil berterima kasih kepada Anodyne karena telah membuatnya kembali bersemangat
“ Yaaa ! Sudah seharusnya kau memang begitu ! “ Balas Anodyne dengan senyumannya
“ Oh ya Nek ! Tolong kirim salam kepada pasanganmu tadi ! Bilang kepadanya bahwa aku baik-baiksaja ! Ayo DECA-I ! Kita pergi ! “
Tazuya mengeluarkan Kusanaginya untuk menebas kaca ruang kendali pesawat sebagai jalan tercepat untuk memasuki Kapal Induk
( ZYAAAAAAT ! PRAAAANG ! )
“ Tidak adakah cara lain selain merusak Pesawat orang ?! “ Tanya DECA-I dengan nada keluhannya
“ Ayoo~ DECA-I ! Kita tidak punya banyak waktu ! “ Ajak Tazuya kepada DECA-I
“ Berhenti ! “
Tidak lama saat Tazuya keluar dari TSP-03, lima belas tentara Thetoid datang dan memergok Tazuya yang akan meninggalkan pesawat tersebut. Mereka langsung mengepung Tazuya untuk tidak membuatnya lari
“ Sial ! Terkepung ! “ Tazuya terkejut saat melihat banyaknya tentara militer Theta yang mulai mengepungnya
“ Jangan coba-coba untuk lari ! “ Kata salah satu tentara sambil memerintahkan tentara lain untuk mempersiapkan senjata mereka
“ Kkkh ! Kita tidak ada- “
( BUUUUUUUUM !!! )
“ Ah ! “
( BRUUK !!! )
Anodyne turun dari TSP-03 dan mengarahkan Psikokinesisnya kesalah satu tentara tersebut dengan membuatnya terdorong jauh dari mereka. Seketika tentara malang tersebut tewas karena dorongan kuat psikokinesisnya
“ Tidak ! Itu Anodyne Trueax ! “ Kata salah satu tentara tersebut
“ Fighter sialan ini ternyata bersekongkol dengan- “
( BUUUUUUM !!! )
“ Berisik ! Dasar keroco yang besar mulut ! Kalau tidak ada yang mau menghadapiku... aku yang akan membasmi kalian !” Kata Anodyne dengan nada ancamannya kepada tentara tersebut sambil memberikan isyarat kepada Tazuya untuk segera lari meninggalkannya
“ Ah ! Si Fighter sialan itu melarikan diri ! “
“ Bagaimana ini ?! Apa yang harus kita lakukan ?! “
“ Oke ! Jika tidak ada yang mau maju... aku yang akan mulai ! “ Lanjut Anodyne sambil memasang mata tajamnya dan tanpa ragu langsung pergi kearah para tentara yang ketakutan tersebut dan seketika mereka semua mengalami pertarungan yang cukup brutal karena gaya bertarung Anodyne yang tidak ragu untuk membunuh lawannya
“ AAAAAAAAAAAAAAAHHHH !!! “
( SYAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAT! TRAAAANG! DUAAAAGH! DIEEESSH !!!)
Tazuya dan DECA-I mendapatkan titik koordinasi dari Rigel sambil memberi pesan kode untuk mencari mereka secepat mungkin sebelum ada prajurit elit yang menemukan mereka berdua
“ Mereka sudah pergi ! Aman ! “ Kata Tazuya yang melihat situasi sambil memperhatikan titik kooridnasi yang dikirim oleh Rigel
“ Ayo ayo ayo~ “ Bisik DECA-I
“ Ah ! “
( BRUK !!! )
Tazuya tiba-tiba terjatuh dan merasakan jika ada seseorang yang sengaja membuatnya jatuh dengan sangat kuat
“ Aduuuh ! Kakiku sakit sekali ! “
“ Tazuya ! Tazuya ! Kamu tidak apa-apa ?! “ Tanya DECA-I
“ Waaah~ Waah~ ada apa anak muda ?! Tiba-tiba saja terjatuh seperti itu ?! Mungkin aku bisa membantumu untuk mencari teman-temanmu “ Ternyata orang yang membuat Tazuya terjatuh tidak lain ialah Glabe yang juga sudah dibekali FYBER Suit-nya
“ Astaga ! Dia lagi ! “ Tazuya sangat tidak senang karena ia kembali bertemu dengan Glabe terleboh karena ia bisa melihat Glabe sudah banyak perisapan
“ Sungguh disayangkan jika kita tidak menuntaskan urusan kifta sebelumnya ! Terlebih karena kamu juga berada disini ! Kalau kau mau mengurus urusan lain... alangkah baiknya jika KAU harus... menuntaskan urusan lamamu ! “ kata Glabe sambil menantang Tazuya untuk kembali bertarung bersamanya
“ Tazuya ! Apa yang harus- “
‘ “ DECA-I... maaf ya... sepertinya kamu harus yang pergi duluan untuk mengambil suntikan itu ketempat Tuan Rigel ! “ Kata Tazuya yang mempercayai DECA-I untuk pergi ketempat Rigel sendiran
__ADS_1
“ Eh ?! Tapi- “
“ Ayo ! Sekarang pergilah ! “ Tazuya mengambil DECA-I dan melemparnya dengan psikokinsesisnya untuk membuat menjauh dari mereka
“ UWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~ JANGAN DORONG SEPERT IINIIIIIII “ Teriak DECA-I yang tidak terima didorong oleh Tazuya
Tanpa ragu, Tazuya langsung mengeluarkan Kusanagi dan menyerang kearah Glabe sebagai tanda jika ia menerima tantangan dari Glabe untuk melanjutkan pertarungan mereka yang belum selesai
“ Hiyaaaaaaaaaaaargh ! “
( TRAAAAAAAANG ! )
“ Haaah !
( TRAAANG! TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! )
“ Kau sudah banyak persiapan yaaa ! “ Kata Tazuya yang memuji akan keahliannya Glabe
“ Jadi kau sudah sadar akan FYBER SUIT ini ya ?! Jeli juga matamu wahai bocah Kazenoid ! “ Balas Glabe
( TRAAAAANG! )
“ Ini adalah FYBER I : Model Raggiana Paradise ! Seharusnya aku harus memakai punya si Galaztis ! Tapi sayangnya aku tidak sudi memakai yang bekasan ! Karena itu aku meminta FYBER khas yang sesuai denganku ! “ Jelas Glabe sambil memperkenalkan FYBER SUITnya kepada Tazuya sambil mengeluarkan pedang yang bernama Paradise dari lengan kanannya
“ Okee~ sejujurnya aku suka dengan designnya ! Kuakui kalian punya perancang yang kreatif ! “ Balas Tazuya
“ Karena itu... akan kuuji coba ini kepadamu karena kau akan menyukainya ! “
( SYAAAAAT ! TRAAAAANG ! )
“ Ayo kita selesaikan ini semua ! 1 LAWAN 1 ! “ Balas Tazuya yang terus menyerang kearah Glabe sambil mengeluarkan Kaze No Shizuku kearahnya
( WUUUUUUUUUUSSSH ! )
“ Ha ha ! “
( TRAAAAAANG! TRAAAAAAAANG! TRAAAAAANG! TRAAAAAAAANG ! )
Sementara itu, mengetahui jika ia tidak bisa terus menunggu Tazuya didalam ruangan rahasia, Rigel meminta Ataru untuk membawa 2 suntikan KRISTA SERUM kepada Ataru untuk diberikan kepada anggota V-FIGHTER yang berhasil ia temui
“ Nak Ataru ! Kita tidak bisa terus-terusan menunggu disini ! Karena itu aku percayakan dua suntikan ini kepadamu untuk diberikan kepada Inuya dan yang lain ! “ Kata Rigel sambil memberikan 2 KRITSA SERUM kepada Ataru
“ Hanya 2 ? Apa anda yakin orang yang bernama Swift Polly dan temannya itu berhasil menemukan suntikan tersebut ? Atau jangan-jangan itu malah diambil oleh yang lain ? “ Tanya Ataru dengan nada keraguannya
“ Bawa saja 2 ini ! Jika kamu berhasil menemukan salah satu dari mereka, langsung saja suntik kepada mereka sebelum ada prajurit elit yang menemukan kalian ! Bagaimana ?! “ Jelas Rigel kepada Ataru tentang apa yang harus ia lakukan saat ini
“ Baiklah ! Aku mengerti ! “ Ataru langsung mengambil suntikan tersebut dan bergegas pergi meninggalkan Rigel dan Pak Louss
*****
Dullart yang berhasil terbebas dari kepungan para tentara yang dikendalikan oleh Morsdantaque terlihat sedang berlari untuk mencari keberadaan Morsdantaque saat ini dengan memeriksa semua ruangan yang ada di Kapal Induk. Dullart tidak punya pilihan lain selain melumpuhkan mereka terlebih dahulu dan berhasil untuk tidak membunuh mereka. Saat mengetahui jika mereka sudah berada di Planet Bumi dan tentu saja dia harus menuntaskan pertarungannya sebelum terjatuhnya banyak korban
“ Kita sudah ada di Bumi ! Sialan kau Morsdan ! Bersembunyi dimana kau ! “
Tidak lama kemudian, Dullart tidak sengaja bertemu dengan Ataru yang sedang mencari keberadaan Inuya dan yang lain. Mengingat Ataru bisa melacak seseorang dengan “penglihatan masa depannya” , Dullart punya solusi yang bagus untuk mencari keberadaan Morsdantaque
“ Ataru Kurenai ! “
“ Dullart-san ! Bagaimana denagn pertarunganmu ?! “ Ataru langsung bertanya kepada Dullart akan hasil pertarungannya dengan Morsdantaque
“ Timing yang bagus ! Nak Ataru... tolong bantu aku ! “ Dullart langsung saja ke pointnya
“ Lacak Morsdantaque dengan ini ! Gunakan penglihatan masa depanmu untuk melacaknya ! “ Dullart mengeluarkan medali milik Morsdantaque yang terjatuh semasa pertarungan dan meminta Ataru untuk melacaknya dengan medali tersebut
“ Okeee~ akan kulacak ! “
Ataru memejamkan matanya sambil memegang medali tersebut dan melacak keberadaan Morsdantaque saat ini. Dalam sekejap, Ataru dapat menemukan keberadaan Morsdantaque yang beberapa saat lagi akan keluar dari ruang kendali Kapal Induk
“ Ketemu ! Tapi anda harus segera menemukannya di ruang kendali Kapal Induk sebelum dia- “
“ Bagus ! Terima kasih Ataru-san ! “ Dullart langsung meninggalkan Ataru saat sang calon Delta tersebut memberitahu lokasi Morsdantaque saat ini
“ Ah ! Dullart-san... uumm... semoga berhasil ! “ Ataru yang semula berniat ingin memanggilnya lalu mengurungkan niatnya dengan mengharapkan keberhasilan darinya dalam menghadapi Morsdantaque
Di ruang kendali Kapal Induk, Morsdantaque meminta kepada Kolonel Denzell untuk mengarahkan Kapal Induk ke titik koordinasi yang ia tunjuk yaitu negara Neo-Jepang dan tepatnya di kota Shinjitsu
“ Arahkan Kapal induk ke titik koordinat ini ! “ Perintah Morsdantaque
“ Dimengerti Pangeranku ! “ Kolonel Denzell langsung mengarahkan koordinasi tujuan tersebut
“ Ketemu ! Apakah ini Pangeranku ?! “ Kolonel Denzell kembali bertanya tentang tempat tujuan mereka
“ Yaa ! Ini dia tempat tujuan pertama kita ! “
Morsdantaque keluar dari ruang kendali Kapal Induk untuk mempersiapkan invasi mereka. Tanpa ia sadari, Dullart sudah menunggunya dibalik pintu dan langsung menyerangnya dari belakang
“ HAAAAAAAH ! “
( BRAAAAAK !!! )
“ Eeeegggh ! “
“ Jangan lari lagi dariku Morsdantaque ! “ Teriak Dullart sambil terus menahan Morsdantaque
“ HAAAH !! “ Morsdantaque berusaha melawan tetapi Dullart dengan kuatnya menahan serangan dari Morsdantaque
( GREEEP !!! )
“ Ayo Morsdan ! Kita- “
“ Pangeranku ! Kita sudah- “ saat melihat Kolonel Denzell keluar dari ruang kendali Kapal Induk, tanpa ragu Morsdantaque langsung mengendalikan sang Kolonel tersebut dan membuatnya untuk mengeluarkan pisau listrik untuk diserang kearah Dullart
“ Ah ! “
( SYAAAAAAAAAT !!! )
Dullart berhasil menahan serangan dari Kolonel Denzell dan kemudian ia langsung melemparnya kearah dinding untuk menghentikan kendali dari Morsdantaque
“ Kkkkh ! Tuan Muda... ada apa... “ Tanya Kolonel Denzell dengan nada kebingungannya
“ Jangan... coba-coba... untuk... KENDALIKAN MEREKA LAGI !!! “ Teriak Dullart sambil melempar Kolonel Denzell dengan penuh amarah akan apa yang dilakukan Morsdantaque
“ TU- TUAN- “
( BRUAGH !!! )
“ Ma- maafkan aku... Kolonel ! “ Dullart meminta maaf kepada Denzell karena sudah melemparnya sebelum ia kembali melanjutkan pertarungannya melawan Morsdantaque
( DRAAAP !!! )
“ HAAAAAAH ! “
__ADS_1
( TRAAAAAAAAANG !!! )
“ Oke wahai adikku ! Jika ini yang kau mau... AYOOO !!! “ Morsdantaque akhirnya kembali menerima tantangan dari Dullart untuk melanjutkan pertarungan mereka
Disisi lain Kapal Induk, terlihat Argus membawa Gretue kesuatu ruangan untuk disuntikan KRISTA SERUM kedalam tubuhnya Gretue. Saat suntikan tersebut berhasil digunakan, Gretue perlahan membuka matanya dan bertanya tentang situasi saat ini
“ Uuuh... Gravitasnya kuat... dimana kita ? “ Tanya Gretue yang perlahan membuka matanya sambil merasakan mereka sudah berada ditempat yang berbeda
“ Dibumi “ Jawab Argus dengan singkat
“ Hah ?! Kenapa tiba-tiba ada disini ?! “ Tanya Gretue dengan nada kebingungannya
“ Sepertinya dia langsung mengarahkan Kapal Induk kebumi karena salah satu dari bocah El-Fighter itu menabrakan TSP-03 kearah sini untuk bisa masuk dan mencari yang lain “ Jelas Argus
“ Suntikan itu ?! Apa itu KRISTA SERUM ?! “
“ Yaaa ! Saat kedua saudaramu bertarung ditempat yang cukup jauh... aku membawamu kemari dan mencari KRISTA SERUM untukmu ! Dengan ini... tidak ada yang perlu kamu cemaskan untuk membantu adik- “
( BUUUUUUUUUUMMM !!! )
“ Suara apa itu ? “ Tanya Argus yang penasaran dengan suara dentuman tersebut
Argus dan Gretue mengintip dari pintu untuk melihat suasana. Ternyata keributan tersebut
berasal dari pertarungan antara Tazuya dan Glabe
“ Itu si Alpha bukan ? “ Tanya Gretue kepada Argus
“ Yaaa ! Dialah sang calon El-Fighternya ! Si bocah yang memiliki darah dari Anodyne Trueax ! “ Jawab Argus
( BUUUUUUUUMMM !!! )
“ HAAAAAAAAAAH ! “
( TRAAAANG ! SYAAAAT ! SYAAAAT ! SYAAAAT ! SYAAAAT ! )
“ Kkkkh ! “
“ Heh ! Kuakui kau memang hebat dalam menggunakan Psikokinesismu untuk membuat pedangmu tidak patah ! “ Kata Glabe sambil terus menyerang Tazuya
“ Kau pikir ini pedang biasa ?! IPPEN KAZE ! “
( ZYAAAAAAAASSSSH !!! )
“ FYBER SHIELD ! “ Glabe mengaktifkan perisai khusus dari FYBER SUITnya yang bisa melindunginya dari segala arah
( ZAAAAAAAAASSH !!! )
“ Celaka ! “
“ Lihat ini ! FYBER SHIELD : REVERSE ! “ Glabe membalikan serangannya Tazuya kearahnya yang membuat Tazuya berusaha untuk menahan dirinya sendiri dengan Psikokinesisnya
( ZAAAAAAAAAAAAAASSSHH !!! )
“ Eeerrrgh ! Uuuuggh ! “
“ Heh ! Lengah kau ! “ Dengan cepat Glabe pergi kearah belakang Tazuya dan langsung menendangnya dengan kuat hingga menerobos kaca Kapal Induk
( PRAAAAAANGGG ! )
Tazuya dengan cepat mengeluarkan tali penancapnya dari Battlesuitnya dan menancapkan kearah Kapal Induk agar membuat dirinya tidak terjatuh dari ketinggian beribu kaki
( TRAAKK !!! )
“ Kkkh ! Ah ! “
( ZYUUUUUUNG !!! )
“ UWAAA ! “ Tazuya yang hampir jatuh karena kecepatan Kapal Induk yang mulai teleportasi ke Neo-Jepang
Tidak lama setelah itu, Kapal Induk langsung berteleportasi dengan cepat ke negara Neo-Jepang. Menyadari jika Tazuya belum jatuh setelah ditendang, Glabe langsung menghampiri Tazuya dan melanjutnya pertarungan diatas Kapal Induk
“ Oh tidak ! Ini Neo-Jepang ! “ Kata Tazuya dengan nada kekesalanya
“ Heh ! Kau masih belum jatuh juga rupanya ! “ Ujar Glabe yang berada dibelakangnya Tazuya
“ Kau pikir aku akan jatuh dengan semudah itu ! Ayo kita selesaikan sebelum kalian mendarat dikota kami ! “ Tazuya langsung menantang Glabe untuk kembali bertarung
“ Diatas Kapal Induk ? Heh ! Kau tidak takut ?! “
“ Aku lebih takut jika kota kami jatuh ketangan kalian ketimbang jatuh dari ketinggian selama bertarung ! “ kata Tazuya yang langsung menyerang kearah Glabe
( TRAAAAAAAAANG ! SYAAAAAT ! SYAAAAT SYAAAAAT ! )
“ HAAAAAAAH ! “
( TRAAAAAAAAANG !!! )
“ Heh ! Boleh juga kau ! FYBER ROTATE ! “ Glabe mengayunkan pedang FYBERnya kearah Tazuya dengan sangat cepat
( SYAAAAAAAAAAT !!! )
“ Seventh Dance : Hogo ! “ Tazuya mengarahkan kedua Kusanagi dan membuat perlindungan disekitar dengan menciptakan laser dari kedua mata pedang Kusanagi tersebut
( SRIIIIIIING ! )
“ Hassuru ! “ Tazuya melepaskan serangannya saat Glabe mulai mendekatinya
(TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! )
“ HAAAAAAAAAAAAAAAAAAH “
( ZYAAAAAAAAAASSSSSH !!! )
“ Kkkkh ! “
“ Tidak buruk ! “ Kata Glabe yang kembali menyerang kearah Tazuya
( TRAAAAAAANG ! )
“ Begitukah ?! Terima kasih atas PUJIANMU ! “ balas Tazuya sambil menendangnya menjauh dengan Psikokinesisnya
( DUAGH !!! )
“ Sekarang aku benar-benar menikmati pertarungan ini ! “ Lanjut Tazuya yang merasa tertantang dengan pertarungan mereka
“ Semangatmu... BENAR-BENAR HEBAT ! “ Balas Glabe
( TRAAAAAAAANG !!! )
*****
__ADS_1